The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Kesiapan Masuk Sekolah Dasar: Penguatan Perkembangan Emosio Anak Usia Dini disusun sebagai panduan bagi orang tua, pendidik, dan pemerhati anak dalam mempersiapkan anak menghadapi masa transisi penting menuju jenjang Sekolah Dasar. Kesiapan masuk SD tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik seperti membaca atau berhitung, tetapi lebih mendasar pada kesiapan sosial dan emosional anak dalam menghadapi lingkungan baru, aturan sekolah, serta tuntutan interaksi sosial yang lebih. Buku ini terdiri dari lima bab utama yang membahas aspek-aspek penting perkembangan sosial emosional anak usia dini, yaitu pengertian perkembangan sosial emosional, keterampilan sosial, regulasi emosi, kemandirian, serta kemampuan penyesuaian diri terhadap aturan dan lingkungan baru. Setiap bab dilengkapi dengan contoh strategi pengembangan, kemungkinan gangguan yang muncul apabila kebutuhan sosial emosional tidak terpenuhi, tips pengasuhan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, serta asesmen diagnostik sederhana untuk membantu orang tua dan guru memahami kondisi anak secara lebih. Melalui buku ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh pemahaman dan langkah praktis dalam mendukung kesiapan sosial emosional anak agar mereka siap memasuki Sekolah Dasar dengan percaya diri, bahagia, dan optimal.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Asja Khoiriyah, 2026-02-12 05:51:48

ASESMEN EMOSIO ANAK USIA DINI untuk KESIAPAN MASUK SD

Buku Kesiapan Masuk Sekolah Dasar: Penguatan Perkembangan Emosio Anak Usia Dini disusun sebagai panduan bagi orang tua, pendidik, dan pemerhati anak dalam mempersiapkan anak menghadapi masa transisi penting menuju jenjang Sekolah Dasar. Kesiapan masuk SD tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik seperti membaca atau berhitung, tetapi lebih mendasar pada kesiapan sosial dan emosional anak dalam menghadapi lingkungan baru, aturan sekolah, serta tuntutan interaksi sosial yang lebih. Buku ini terdiri dari lima bab utama yang membahas aspek-aspek penting perkembangan sosial emosional anak usia dini, yaitu pengertian perkembangan sosial emosional, keterampilan sosial, regulasi emosi, kemandirian, serta kemampuan penyesuaian diri terhadap aturan dan lingkungan baru. Setiap bab dilengkapi dengan contoh strategi pengembangan, kemungkinan gangguan yang muncul apabila kebutuhan sosial emosional tidak terpenuhi, tips pengasuhan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, serta asesmen diagnostik sederhana untuk membantu orang tua dan guru memahami kondisi anak secara lebih. Melalui buku ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh pemahaman dan langkah praktis dalam mendukung kesiapan sosial emosional anak agar mereka siap memasuki Sekolah Dasar dengan percaya diri, bahagia, dan optimal.

Keywords: Aasesmen,Sosial emosional,anak usia dini

‘Asjadul Khoiriyah, S.Pd.ASESMEN EMOSIONALANAK USIA DINIU N T U KKESIAPAN MASUKSEKOLAH DASAR


K A T A P E N G A N T A RPuji syukur ke hadirat Allah SWT, e-book ini disusunsebagai panduan bagi guru PAUD dan orang tua dalammemahami kesiapan anak memasuki jenjang SekolahDasar (SD). Masa transisi dari TK ke SD merupakantahap penting dalam perkembangan anak, sehinggadiperlukan persiapan yang matang, tidak hanya darisegi akademik, tetapi juga sosial, emosional, fisik, dankemandirian.Semoga e-book ini dapat memberikan manfaat danmenjadi referensi praktis dalam mendampingi anakmemasuki dunia sekolah dasar dengan percaya diri danbahagia.Padang, 2026Penulis‘Asjadul Khoiriyah, S.Pd.


D A F T A R I S IB A B 1K E S I A P A NM A S U KS E K O L A HD A S A RA. Pengertian Kesiapan Masuk SD (1)B.FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPANMASUK SD (2)D. Peran Guru PAUD (3)E. Peran Orang TUA (3)B A B 2A S P E KP E R K E M B A N G A NE M O S I A N A KU S I A D I N IA. PENGERTIAN Self-Awareness(Kesadaran Diri) (4)B. Self-Regulation (Pengendalian Diri) (4)C. Self-Confidence (Percaya Diri) (4)D. Self-Esteem (Harga Diri) (5)E. Self-Control (Kontrol Diri) (5)B A B 3A S E S M E NA. Pengertian Perkembangan ASESMEN (6)B. Jenis – Jenis Asesmen Pendidikan AnakUsia Dini (7)C. Asesmen Yang Yang Digunakan UntukMengasesmen Ketrampilan / KemampuanEmosi Anak Usia Dini (8)D. Asesmen Perkembangangan EMOSIAnak Usia Dini Untuk Masuk Sekolah Dasar(15)D A F T A RP U S T A K A


A. PENGERTIAN KESIAPAN MASUK SDKesiapan adalah kondisi perkembangan anakyang memungkinkan anak mampu mengikutikegiatan belajar dan menyesuaikan diri denganlingkungan baru sesuai tahap perkembangannyamenurut Asep Supena (2015). Kesiapan masuk SDadalah kondisi perkembangan anak yang mencakupkesiapan fisik, kognitif, bahasa, sosial, emosional,serta kemampuan adaptasi untuk mengikuti prosespembelajaran secara optimal.Menurut Santrock (2011), kesiapan sekolah adalahkemampuan anak untuk menyesuaikan diri dengantuntutan akademik dan sosial di sekolah.Sementara itu, Berk (2013) menjelaskan bahwakesiapan sekolah melibatkan perkembanganregulasi diri dan keterampilan sosial sebagai dasarkeberhasilan anak di jenjang pendidikan dasar.Selain itu, kesiapan anak juga berkaitan eratdengan kematangan sosial emosional. Anak yangmemiliki kesiapan sosial emosional cenderung lebihmampu mengelola emosi, mengikuti aturan,membangun hubungan sosial, serta menunjukkanperilaku mandiri dalam kegiatan belajar. Hal inisejalan dengan pendapat CASEL yang menyatakanbahwa kemampuan sosial emosional meliputikesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial,B A B 1K E S I A P A N M A S U KS E K O L A H D A S A R1


keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusanyang bertanggung jawab (CASEL, 2020, hlm. 5).Kemampuan tersebut menjadi fondasi penting bagianak untuk beradaptasi di lingkungan sekolah.Kesiapan masuk sekolah dasar juga dipengaruhioleh stimulasi dan pengalaman yang diperoleh anaksejak usia dini. Lingkungan keluarga, sekolah, sertadukungan guru berperan penting dalam membantuanak mencapai kesiapan yang optimal. Anak yangmemperoleh stimulasi sosial emosional secaratepat akan lebih percaya diri, mampumengendalikan diri, serta memiliki motivasi belajaryang baik. Oleh karena itu, pengembangan kesiapansosial emosional anak usia dini perlu dilakukansecara terencana melalui kegiatan pembelajaranyang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhanperkembangan anak.B. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN MASUKSDBeberapa faktor yang mempengaruhi kesiapan anakantara lain:1. Lingkungan keluarga2. Pola asuh orang tua3. Pengalaman belajar di PAUD4. Dukungan guru dan sekolah5. Kondisi psikologis anakMenurut Wortham (2012), kesiapan sekolahberkembang optimal jika anak mendapatkanstimulasi yang sesuai di rumah dan di sekolah.2


D. PERAN GURU PAUDGuru PAUD berperan penting dalammempersiapkan anak melalui:1. Pembelajaran berbasis bermain2. Penguatan sosial emosional3. Pembiasaan kemandirian4. Asesmen perkembangan anak5. Kolaborasi dengan orang tuaGuru perlu mengembangkan kegiatan yangmembantu anak mengenal rutinitas sekolah dasartanpa tekanan akademik.E. PERAN ORANG TUAOrang tua dapat mendukung kesiapan anak dengancara:1. Memberikan dukungan emosional2. Melatih kemandirian sehari-hari3. Membiasakan disiplin dan rutinitas4. Membangun komunikasi positif5. Mengurangi tekanan “harus bisa baca-tuliscepat”3


A. PENGERTIAN SELF-AWARENESS (KESADARAN DIRI)Self-awareness merupakan kemampuan individudalam mengenali emosi, pikiran, dan kondisi dirinyasendiri. Kemampuan ini menjadi dasar dalamperkembangan sosial emosional anak karenamembantu anak memahami perasaan yangdialaminya (Goleman, 2020).B. SELF-REGULATION (PENGENDALIAN DIRI)Self-regulation adalah kemampuan untukmengelola emosi dan perilaku agar sesuai dengansituasi yang dihadapi. Pada anak usia dini,kemampuan ini terlihat dari usaha anak dalammenenangkan diri dan mengontrol reaksiemosionalnya (CASEL, 2020).C. SELF-CONFIDENCE (PERCAYA DIRI)Self-confidence berkaitan dengan keyakinanindividu terhadap kemampuan dirinya. Anak yangmemiliki rasa percaya diri cenderung beranimencoba hal baru dan mengekspresikan dirinyasecara positif (Bandura, 1997)B A B 2A SPEK PERKE M B A N G A NE M O SI A N A K U SI A D I N I4


D. SELF-ESTEEM (HARGA DIRI)Self-esteem merupakan penilaian individuterhadap nilai dan keberhargaan dirinya. Anak yangmemiliki self-esteem yang baik akan menunjukkanrasa bangga terhadap dirinya serta mampumenerima kekurangan yang dimiliki (Harter, 2012).B. SELF-CONTROL (KONTROL DIRI)Self-control adalah kemampuan individu dalammengendalikan dorongan dan perilaku agar sesuaidengan norma yang berlaku. Pada anak usia dini,kemampuan ini penting dalam membentuk perilakudisiplin dan adaptif (Mischel, 2014).5


A. PENGERTIAN PERKEMBANGAN ASESMENMenurut Panduan Pembelajaran dan Asesmen EdisiRevisi 2024 (Anak et al. 2024) yang diterbitkan olehBadan Standar, Kurikulum, dan AsesmenPendidikan, asesmen merupakan aktivitas yangdilakukan selama proses pembelajaran untukmencari dan mengumpulkan bukti ketercapaiantujuan pembelajaran. Dalam panduan tersebutditegaskan bahwa pembelajaran dan asesmenmerupakan satu siklus yang tidak dapat dipisahkan,di mana asesmen memberikan informasi mengenaikebutuhan perencanaan pembelajaran sertadigunakan untuk mengevaluasi efektivitaspembelajaran yang telah berlangsung.Asesmen tidak dimaknai sebagai alat untukmemberi label atau membandingkan anak,melainkan sebagai sarana untuk memahamikebutuhan individual anak serta sebagai dasarperencanaan pembelajaran yang sesuai dengantahap perkembangannya.Asesmen pada anak usia dini harus bersifatdevelopmentally appropriate, (Wortham and Hardin2020) menekankan bahwa sesuai dengankarakteristik dan tahapan perkembangan anak. Olehkarena itu, penilaian tidak hanya berfokus pada hasilakhir (product), tetapi lebih menekankan padaproses (process) belajar anak dalam konteks yangalami dan bermakna. Asesmen yang baik dilakukanB A B 3A S E S M E N6


secara berkelanjutan (ongoing assessment) melaluiobservasi, dokumentasi, portofolio, catatananekdot, serta interaksi langsung dengan anak.Maka, penting bagi guru PAUD dan orang tuauntuk menjadikan asesmen sebagai alat refleksibersama dalam mendampingi anak menjadi pribadiyang utuh secara sosial, emosional, dan moral.B. JENIS – JENIS ASESMEN PENDIDIKAN ANAK USIADINIJenis-jenis asesmen yang umum digunakan dalamPAUD antara lain asesmen formatif (untukpemantauan harian), asesmen sumatif (untukpenilaian capaian dalam periode tertentu), sertaasesmen yang digunakan untuk mengidentifikasipotensi atau hambatan dalam perkembangan anak.Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, asesmenpada anak usia dini dilakukan secara autentik untukmemperoleh informasi tentang capaianperkembangan anak melalui observasi, catatananekdot, hasil karya, dan unjuk kerja yang dilakukandalam kegiatan bermain dan pembelajaran seharihari (Kemendikbud, 2022)Teknik asesmen dapat berupa observasi,wawancara, analisis karya anak (portofolio),checklist perkembangan, hingga penggunaaninstrumen tertentu yang valid dan reliabel untukmengukur aspek-aspek tertentu, seperti sosialemosional atau kemampuan literasi awal.7


C. ASESMEN YANG YANG DIGUNAKAN UNTUKMENGASESMEN KETRAMPILAN / KEMAMPUAN EMOSIANAK USIA DINI1. ObservasiObservasi merupakan teknik penilaian yangdilakukan dengan cara mengamati perilaku, sikap,dan perkembangan anak secara langsung dalamkegiatan sehari-hari (Kemendikbutristek,2022).Penilaian observasi membantu guru memahamiperkembangan sosial emosional anak melaluiperilaku nyata yang ditunjukkan anak selamaaktivitas pembelajaran berlangsung (Suyadi, 2010).Observasi digunakan untuk melihat perilakuemosional anak secara langsung dalam kegiatansehari-hari, seperti cara anak mengekspresikanperasaan, mengendalikan emosi, berinteraksidengan teman, dan merespons situasi tertentu.Observasi menjadi teknik yang paling seringdigunakan dalam PAUD karena sesuai dengankarakteristik perkembangan anak usia dini. Melaluiobservasi, guru dapat memperoleh informasi nyatamengenai perkembangan sosial emosional anakdalam situasi alami selama proses bermain danbelajar berlangsung.2. Checklist/Lembar Ceklis PerkembanganChecklist digunakan untuk menilai ketercapaianindikator perkembangan emosional anakberdasarkan indikator yang telah ditentukan,seperti kemampuan mengenali emosi, percaya diri,dan pengendalian diri. Penilaian checklist dilakukandengan memberikan tanda pada kategoriperkembangan anak sesuai hasil pengamatan guruselama kegiatan berlangsung.8


Dalam asesmen ini, kategori penilaian dapatmenggunakan kriteria Belum Mahir, Mulai Mahir, danMahir untuk menggambarkan tingkat capaiankemampuan emosi anak.Belum Mahir: Anak belum menunjukkankemampuan emosional sesuai indikator danmasih memerlukan banyak bimbingan.Mulai Mahir: Anak mulai menunjukkankemampuan emosional tertentu namun masihmemerlukan arahan dan pendampingan.Mahir: Anak mampu menunjukkan kemampuanemosional secara mandiri dan konsisten dalamberbagai situasi.Checklist merupakan teknik penilaian yangdigunakan untuk mengetahui ketercapaian indikatorperkembangan anak melalui pencatatan perilakuyang muncul selama proses pembelajaran(Kemendikbudristek, 2022).9


1 0No Aspek IndikatorSkala Penilaian1 2 3 41Self-Awareness(Kesadaran Diri)Anak dapat menyebutkan emosiyang sedang dirasakannya (senang,sedih, marah).Anak dapat menunjukkan ekspresisesuai dengan emosi yangdirasakannya.Anak dapat menyampaikanperasaannya secara sederhanakepada guru atau teman.2Self-Regulation(pengendalianemosi)Anak mampu menenangkan diri saatmarah atau sedih.Anak mampu mengontrol emosi saatmenghadapi masalah.Anak tidak menunjukkan reaksiemosi berlebihan (tantrum).3Self-Control(kontrol perilakuemosi)Anak mampu menahan diri saatmarah agar tidak menggangguteman.Anak mampu mengendalikanperilaku saat sedang emosi.Anak mampu kembali tenang setelahmengalami emosi negatif.4Self-Confidence(emosi positif diri)Anak berani mengungkapkanperasaan di depan guru atau teman.Anak menunjukkan keyakinan saatmengekspresikan perasaannya.Anak berani menyampaikanperasaan tanpa ragu.D. ASESMEN PERKEMBANGANGAN EMOSI ANAK USIADINI UNTUK MASUK SEKOLAH DASAR


1 1No Aspek IndikatorSkala Penilaian1 2 3 45Self-Esteem(penghargaan diriemosi)Anak menunjukkan rasa banggaterhadap perasaannya ataupengalamannya.Anak menerima perasaan yangdialaminya tanpa menyalahkan diri.Bertanggung jawabAnak menunjukkan sikap positifterhadap dirinya saat mengalamiemosi tertentu.D. ASESMEN PERKEMBANGANGAN EMOSI ANAK USIADINI UNTUK MASUK SEKOLAH DASARE. RUBRIK PENILAIAN ASESMEN


Ahmad ibn Hanbal. (2001). Musnad Ahmad ibnHanbal. Mu’assasah al-Risalah.Al-Bukhari, M. I. (2002). Shahih al-Bukhari. DarIbn Kathir.Albert Bandura. (1997). Self-efficacy: Theexercise of control. W. H. Freeman.Laura E. Berk. (2013). Child development (9thed.). Pearson Education.Bredekamp, S. (2014). Effective practices inearly childhood education: Building afoundation. Pearson.CASEL. (2020). Core SEL competencies.Collaborative for Academic, Social, andEmotional Learning.Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and“why” of goal pursuits: Human needs and theself-determination of behavior. PsychologicalInquiry, 11(4), 227–268.Denham, S. A. (2006). Social–emotionalcompetence as support for school readiness:What is it and how do we assess it? EarlyEducation and Development, 17(1), 57–89.Eisenberg, N., Spinrad, T. L., & Eggum, N. D.(2010). Emotion-related self-regulation and itsrelation to children’s maladjustment. AnnualReview of Clinical Psychology, 6, 495–525.Erik Erikson. (1993). Childhood and society. W.W. Norton. (Original work published 1950).D A F T A R P U S T A K A


Daniel Goleman. (1995). Emotional intelligence.Bantam Books.Susan Harter. (2012). The construction of theself: Developmental and socioculturalfoundations (2nd ed.). Guilford Press.Kemendikbud. (2014). Standar nasionalpendidikan anak usia dini. KementerianPendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.Kemendikbudristek. (2022). Panduanpembelajaran dan asesmen pendidikan anak usiadini. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.Walter Mischel. (2014). The marshmallow test:Understanding self-control and how to master it.Little, Brown and Company.John W. Santrock. (2011). Child development(13th ed.). McGraw-Hill.Suyadi. (2010). Psikologi belajar PAUD.Pedagogia.Wortham, S. C. (2012). Assessment in earlychildhood education (6th ed.). Pearson.Wortham, S. C., & Hardin, B. J. (2020).Assessment in early childhood education (8thed.). Pearson.D A F T A R P U S T A K A


Click to View FlipBook Version