The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

e-modul pembelajaran PAI Kelas 5 Mari Belajar Al-Quran Surat Al-Maun

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by danihasanah97, 2022-10-25 00:50:39

e-modul pembelajaran PAI Kelas 5 Mari Belajar Al-Quran Surat Al-Maun

e-modul pembelajaran PAI Kelas 5 Mari Belajar Al-Quran Surat Al-Maun

1

TEMA:
Mari Belajar Al- Qur’an

Surat al-Maun

Disusun Oleh:
Dani Hasanah

1

PEMETAAN KI dan KD

KOMPETENSI
INTI

1.1 Terbiasa 2.1 menunjukkan sikap
membaca al- kerja sama dan peduli
Quran dengan sebagai implementasi
pemahaman makna
tartil Q.S at-Tin dan Q.S al-

Maun

KOMPETENSI
DASAR

3.1 Memahami makna 4.1.1 membaca Q.S al-
Q.S at- Tin dan Q.S al- Maun dengan tartil
Maun dengan baik dan 4.1.2 menulis kalimat-
kalimat dalam Q.S al
tartil Maun dengan benar
4.1.3 menunjukkan
hafalan Q.S al- Maun

2

PEMETAAN MODUL

PETA KONSEP

MATERI BELAJAR Al-QUR’AN
SURAT Al-MAUN

MEMBACA al- MENGHAFAL al-
QUR‟AN SURAT al- QUR‟AN SURAT al-

MAUN MAUN

MENULIS al- MEMAHAMI
QUR‟AN SURAT al- KANDUNGAN al-
QURAN SURAT al-
MAUN
MAUN

Surat al-Maun menerangkan mengenai orang-orang yang mendapatkan
ancaman karena mendustakan hari pembalasan. Mereka tidak

menyayangi anak yatim dan orang miskin. Mereka juga lalai dari
salatnya dan mempunyai sifat riya‟. Mereka enggan menolong orang

3

PEMBELAJARAN MANDIRI 01

Tema: Mari Belajar al- Qur‟an Surat al- Maun

Sub Tema 1: Ayo Membaca Surat al-Maun

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik dapat membaca surat al-Maun dengan tarti.
2. Peserta didik mampu menulis kalimat-kalimat dalam surat al-Maun.
3. Peserta didik mampu menunjukkan hafalan surat al-Maun dengan lancar.
4. Peserta didik mampu mengetahui makna surat al- Maun dengan benar.
5. Peserta didik mampu memiliki sikap menolong sebagai implementasi dari

pemahaman surat al- Maun.

Indikator:

1. Peserta didik mampu membaca surat al-Maun dengan memperhatikan
makhraj hurufnya secara individual.

2. Peserta didik membaca surat al-Maun secara berulang-ulang sampai hafal
dengan memperhatikan makhraj hurufnya.

3. Peserta didik mendemotrasikan bacaan surat al-Maun secara individual.

A. Ayo Membaca Surat al- Maun

Surat al-Maun diturunkan setelah surat at-Takasur. Surat al-Maun
termasuk golongan surat Makkiyah( yang turun sebelum hijrah). Surat ini
berisi penjelasan mengenai orang-orang yang menndapat ancaman karena
mendustakan hari pembalasan. Meraka tidak menyayangi anak yatim dan
orang miskin. Meraka juga lalai dari salatnya dan mempunyai sifat riya‟.
Meraka engga menolong orang lain dengan hartanya.

Nama al-Maun diambil dari kata al-Maun yang terdapat pada ayat
ketujuh, yang memiliki arti barang-barang yang berguna. Surat al –Maun
adalah surat ke 107 yang terdiri dari tujuh ayat.

Tata cara membaca al-Qur‟ān dimulai dengan isti‟adzah dan basmalah.
Kemudian cermati dengan baik al-Qur‟ān Surah al- Maun berikut ini. Bagi yang

4

sudah lancar membaca, langsung saja membaca dengan tartil. Tartil artinya
membaca sesuai dengan kata, tanda dan barisnya. Dibaca dengan tenang,
tidak tergesa-gesa.

Bagi yang belum pandai membaca, perhatikan dengan baik cara guru

atau teman yang sudah lancar membaca atau melafalkan Surah al-Maun
Ikuti langkah-langkah cara belajar membaca al-Qur‟ān yang mudah berikut ini:
1. Perhatikan tanda baca fathah , kasrah , dammah , sukūn dan tasydid pada

huruf al-Qur‟ān.

2. Bacalah dari sebelah kanan, dengan suara yang jelas, bukan hanya dalam
hati.

3. Huruf yang tidak ber-harakat atau bertanda baris tidak dibaca.
4. Perhatikan perubahan syakal dan huruf-hurufnya.
5. Cermati bapak atau ibu gurumu ketika membaca dan melafalkan ayat al-

Qur‟ān.
6. Bacalah berulang-ulang sampai lancar !
7. Bacalah surah at-Tiin berikut ini dengan tartil !

B.Ayo Berdiskusi

Amati dan bacalah al-Quran Surat al-Maun dibawah ini dengan baik bersama
orang tuamu!

5

Apakah kamu mengalami kesulitan membaca surat al-Maun di atas? Jika
mengalami kesulitan, maka cobalah baca penggalan ayat surat al-maun berikut ini!

6

Mulai dari sekarang marilah kita membiasakan diri untuk membaca al- Qur‟an
dalam kehidupan kita sehari-hari. Seorang muslim yang bisa membaca al-Quran
apalagi beserta tajwidnya tidak akan pernah merasa dirugikan. Itu artinya banyak
sekali keuntungan yang akan ia dapatkan. Untuk memudahkan membaca dan
mempelajari surat al-Maun silahkan kalian membuka link youtube
http://youtu.be/3ZLFA73bkFI

C.Sudahkah Kamu uji kemampuan?

Setelah kalian memperhatikan bacaan surat al-Maun secara berulamg-ulang,
baik melalui al- Quran, audio visual maupun media eletronik, kemudian kirim foto
atau video kegiatan kalian yang sedang membaca al-Quran surat al-Maun kepada
guru agama mu.

D. Yuk, kita Refleksi

Setelah kalian mengirim tugas tentang membaca surat al- maun, gurumu akan
memberikan penilaian. Hasil penilian di gunakan sebagai bahan penyususnan laporan
kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.

7

Rubrik Penilian sebagai berikut: Ketuntasan Tindak lanjut
T TT R P
NO Nama Aspek yang Jml skor Nilai
dinilai

12
1.
2.
3.
4.
5.
dst

Aspek yang dinilai: : Skor 50
: Skor 50
1. Tajwid : Skor 100
2. Kelancaran

Nilai Maksimal

8

PEMBELAJARAN MANDIRI 02

Tema: Mari Belajar al- Qur‟an Surat al- Maun

Sub Tema 2: Ayo menulis surat al-Maun

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik dapat membaca surat al-Maun dengan tarti.
2. Peserta didik mampu menulis kalimat-kalimat dalam surat al-Maun.
3. Peserta didik mampu menunjukkan hafalan surat al-Maun dengan

lancar.
4. Peserta didik mampu mengetahui makna surat al- Maun dengan benar.
5. Peserta didik mampu memiliki sikap menolong sebagai implementasi

dari pemahaman surat al- Maun.

Indikator:

1. Peserta didik mampu menulis kalimat-kalimat dalam surat al-Maun
sesuai dengan pedoman penulisan yang benar.

2. Peserta didik mampu menulis surat al-Maun dengan memperhatikan
letak huruf-hurufnya, serta memperhatiakan huruf yang dapat
bersambung ke kiri atau pun ke kanan, huruf huruf yang dapat
bersambung hanya ke kanan.

A. Menulis Surat al- Maun

Diantara manfaat menulis Al-Qur‟an adalah melatih keseimbangan fungsi otak
kanan dan kiri. Pada saat seseorang menulis maka secara tidak langsung ia pun
diharuskan membaca. Jadi dalam satu waktu ada dua kegiatan sekaligus. Melatih
kemampuan membaca dan menulis. Jika membaca fokus pada identifikasi masalah
maka menulis fokus pada penyelesaian masalah. Sehingga tahapan kerangka berpikir
secara sistematis seseorang lebih sempura.

9

Contoh huruf yang dapat bersambung hanya ke kanan.
Contoh huruf yang dapat bersambung ke kiri atau pun kr kanan

10

B. AYO BERDISKUSI

Tulislah penggalan ayat berikut ini ke dalam kolom bertitik dibawahnya bersama
orang tuamu!

...................... ...................... ...................... ..................

Tulislah penggalan ayat berikut ini ke dalam kolom bertitik dibawahnya!

...................... ...................... .................... .....................

11

Tulislah penggalan ayat berikut ini ke dalam kolom bertitik dibawahnya!

...................... ...................... .................... .....................
.

Tulislah penggalan ayat berikut ini ke dalam kolom bertitik dibawahnya!

...................... ......................

C. Sudahkah Kamu Uji Kemampuan?

Salinlah ayat-ayat surat al-Maun dibawah ini ke dalam kolom sebelahnya!

Kolom Salinan Surat al-Mā’ūn Surat al-Mā’ūn

........................................................

........................................................

12

.......................................................
.......................................................
.......................................................
.......................................................
.......................................................

D. Yuk, kita Refleksi

Setelah kalian mengirim tugas tentang menulis surat al- maun, gurumu akan
memberikan penilaian. Hasil penilian di gunakan sebagai bahan penyususnan laporan
kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.

Rubrik Penilian

No Nama Kriteria

1. Sangat Lancar Cukup Kurang
2. Lancar Lancar
3.
4.
5.
dst

13

Keterangan:
Sanagat Lancar : Peletakan huruf tepat, harakatnya tepat, tilisanya jelas.
Lancar: Peletakan huruf tepat, harakatnya tepat, tapi tulisanya sedikit kurang jelas
Cukup : Peletakan huruf tepat, harakatnya tepat, tapi tulisanya kurang jelas
Kurang : Peletakan huruf dan harakatnya kurang tepat, tulisanya kurang jelas
Konversi dalam bentuk angka
Baik : 3 dan skor yang di peroleh x 100= 100
Cukup Baik : 2 dan skor yang di peroleh x 100= 67
Kurang Baik ; 1 dan skor yang di peroleh x 100= 33

14

PEMBELAJARAN MANDIRI 03

Tema: Mari Belajar al- Qur‟an Surat al- Maun

Sub Tema 3: Ayo Menghafal Surat al-Maun

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik dapat membaca surat al-Maun dengan tarti.
2. Peserta didik mampu menulis kalimat-kalimat dalam surat al-Maun.
3. Peserta didik mampu menunjukkan hafalan surat al-Maun dengan lancar.
4. Peserta didik mampu mengetahui makna surat al- Maun dengan benar.
5. Peserta didik mampu memiliki sikap menolong sebagai implementasi dari

pemahaman surat al- Maun.

Indikator:

1. Peserta didik mampu menghafal surat al-Maun dengan memperhatikan
makhraj hurufnya secara individual.

2. Peserta didik menghafal surat al-Maun secara berulang-ulang sampai hafal
dengan memperhatikan makhraj hurufnya.

3. Peserta didik mendemotrasikan hafalan surat al-Maun secara individual

A. Menghafal surat al-Maun

Menghafal surat al-Maun hendaknya dilakukan dengan semangat dan
gembira. Mintalah bantuan orang tuamu atau gurumu jika kamu mengalami
kesulitan.

Jika kalian masih mengalami kesulitan dalam menghafalkan surat al-Maun
perhatikan langkah-langkah berikut!

1. Talqin atau Tasmi‟

Talqin berarti seorang Ustadz membacakan al-Quran untuk kemudian diikuti
oleh para muridnya. Sedangkan tasmi‟ berarti seorang murid membaca al-
Quran untuk didengarkan oleh ustadz

15

2. Tikrar
Tikrar berarti mengulang-ulangi bacaaan hingga hafal, caranya :
a. Baca ayat pertama hingga 10-20 kali hingga hafal
b. Lalu baca ayat kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal
c. Baca ayat pertama + kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal
d. Lalu baca ayat ketiga sebanyak 10-20 kali hingga hafal
e. Kembali baca ayat pertama + kedua + ketiga sebanyak 10-20 kali
hingga hafal
f. Dan seterusnya

3. Muraja‟ah
Muraja‟ah sangat penting karena muraja‟ah inilah yang akan melekatkan
hafalan secara lebih kuat ke dalam benak kita. Setelah hafal ulangi kembali
bacaan tersebut, inilah yang dimaksud dengan muraja‟ah.

B. Sudahkah Kamu Uji Kemampuan?

Setelah kalian menghafal surat al-Maun secara berulang ulang , baik melalui
ai qur‟an, audio visual maupun media elektronik , kirim video atau foto kegiatan
kalian yang sedang menghafal surat al-Maun kepada gurumu.

C. Yuk, kita Refleksi

Setelah kalian mengirim tugas tentang membaca surat al- maun, gurumu akan
memberikan penilaian. Hasil penilian di gunakan sebagai bahan penyususnan laporan
kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.
.

16

Rubrik Penilian sebagai berikut: Ketuntasan Tindak lanjut
T TT R P
NO Nama Aspek yang Jml skor Nilai
dinilai

12
1.
2.
3.
4.
5.
dst

Aspek yang dinilai: : Skor 50
: Skor 50
1. Tajwid : Skor 100
2. Kelancaran

Nilai Maksimal

17

PEMBELAJARAN MANDIRI 04

Tema: Mari Belajar al- Qur‟an Surat al- Maun

Sub Tema 4: Makna kandungan surat al-Maun

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik dapat membaca surat al-Maun dengan tarti.
2. Peserta didik mampu menulis kalimat-kalimat dalam surat al-Maun.
3. Peserta didik mampu menunjukkan hafalan surat al-Maun dengan lancar.
4. Peserta didik mampu mengetahui makna surat al- Maun dengan benar.
5. Peserta didik mampu memiliki sikap menolong sebagai implementasi dari

pemahaman surat al- Maun.

Indikator:

1. Peserta didik mampu menjelaskan makna kandungan surat al- Maun
2. Peserta didik mampu memiliki sikap menolong sebagai implementasi dari

pemahaman surat al-Maun

A. Makna kandungan surat al-Maun

Bacalah ayat dan arti Surat al-Mā‟ūn berikut dengan sungguh-sungguh

Arti Surat al-Mā’ūn Surat al-Mā’ūn

Tahukah kamu (orang) yang
mendustakan agama?

Itulah orang yang menghardik
anak yatim,

18

dan tidak menganjurkan memberi makan
orang miskin.

Maka celakalah bagi orang-orang yang
salat,

(yaitu) orang-orang yang lalai dari
salatnya,

orang-orang yang berbuat ria,

dan enggan (menolong dengan) barang
berguna.

Allah Swt. mengawali surat ini dengan pertanyaan “Tahukah kamu (orang)
yang mendustakan agama?” Pertanyaan itu dijawab sendiri oleh‫ ز‬Allah Swt , seperti
berikut.
Orang yang mendustakan agama itu mempunyai ciri sebagaimana berikut.

1. Orang yang menghardik anak yatim. Menghardik maksudnya membentak atau
menyakiti fisik maupun perasaannya. Misalnya mengatakan kepada mereka “Hei
anak yatim”.

2. Orang yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Kemudian Allah
Swt. mengemukakan orang yang celaka, yaitu:
a. Orang yang lalai dari Çalatnya,
b. Berbuat ria (mempertontonkan amal perbuatan baiknya kepada orang lain),
dan
c. Orang yang enggan (menolong dengan) memberikan bantuan barang
berguna.
19

Sikap terpuji apa sajakah yang dapat diambil dari ayat di atas?

Sikap terpuji yang dapat diambil dari ayat di atas dan perlu kita amalkan ialah:

•Mencintai dan menyayangi anak yatim.

Misalnya kita berteman dengan baik, bertutur kata yang santun kepada mereka. Bila
kita yatim, maka berbuat yang santun terhadap sesama saudara yatim.

 Menyayangi dan memberi makan orang-orang miskin. Sudah menjadi kewajiban
bagi orang yang punya (kaya) membantu orang yang tak berpunya (miskin).

 Salat ditegakkan atau dilakukan tepat waktu. Apabila tiba waktu salat
bersegeralah menunaikannya, pasti beruntung.

 Hindari perbuatan ria yang mempertontonkan amal perbuatan baiknya.
Misalnya memamerkan sesuatu yang dimilikinya kepada orang lain hanya
untuk berbangga diri.

 Hendaklah memberi bantuan kepada orang yang membutuhkan. Mengapa?
Karena manusia itu adalah makhluk sosial, satu dengan lainnya saling
membutuhkan.

B. Ayo Berdiskusi

Membuat kegiatan rutin bersama keluarga yang mencerminkan sikap terpuji
seperti menghafal surat al-Maun, mengerjakan salat tepat waktu, dan saling
membantu sesama teman.

C. Sudahkah Kamu Uji kemampuan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas.

1. Siapakah pendusta agama menurut surat al-Mā‟ūn?
2. Sebutkan ciri orang yang celaka menurut surat al-Mā‟ūn?

3. Apa yang dimaksud dengan menghardik anak yatim? Jelaskan.

4. Pada ayat ketiga Surat al-Mā‟ūn berbunyi“tidak menganjurkan memberi makan

orang miskin”? Jelaskan.

5. Sebutkan arti

20

D. Yuk, kita Refleksi

Cocokkanlah jawaban Kamu dengan Kunci Jawaban Uji Kemampuan 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian
gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan kamu terhadap
materi pembelajaran ini
Tingkat Penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar X 100%

Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan:
90 – 100% = baik sekali
80 – 89% = baik
70 – 79% = cukup

< 70% =kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih Kamu dapat meneruskan
dengan Pembelajaran selanjutnya. Bagus! Jika masih kurang dari 80%, Kamu harus
mengulang materi Pembelajaran ini, terutama pada bagian yang belum dikuasai
.

21

Tema:

Mari mengenal Rasul-Rasul
Allah swt

22

PEMETAAN KI dan KD

KOMPETENSI
INTI

1.3 Meyakini 2.3 Menunjukkan
keberadaan Rasul sikap sabar dan
Allah dan Rasul jujur sebagai
Ulul Azmi implementasi dari
pemahaman
mengenal nama-
nama Rasul Allah

KOMPETENSI
DASAR

3.3 Memahami 4.3 Menunjukkan
nama-nama hafalan nama-

Rasul Allah dan nama Rasul Allah
Rasul Ulul Azmi dan Rasul Ulul
Azmi

23

PEMETAAN MODUL

PETA KONSEP

MARI MENGENAL RASUL-
RASUL ALLAH

APA MAKNA RASUL ULUL
RASUL ALLAH AZMI

Swt

TUGAS DAN SIFAT Kisah
RASUL-RASUL keteladanan Nabi
ALLAH Swt Muhammad saw
sebagai Ulul Azmi
Sikap terpuji para Rasul
Ulul Azmi

Manusia sebagai khalifah di bumi bertanggung jawab atas apa yang mereka
lakukan. Dalam melakukan amal perbuatan, manusia tentu membutuhkan
sosok-sosok yang mampu dijadikan teladan. Allah mengutus para rasul agar
memberi keteladanan kepada manusia. Dari sekian rasul, ada sebutan nabi-
nabi ulul azmi yang paling sabar diantara lainnya.

24

PEMBELAJARAN MANDIRI 01

Tema: Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah

Sub Tema 1: Makna Rasul Allah Swt

Tujuan Pembelajaran:

1. Meyakini keberadaan Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
2. Menunjukkan sikap sabar dan jujur sebagai implementasi dari pemahaman

mengenai nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
3. Memahami nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
4. Menghafal nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi

Indikator:

1. Peserta didik mampu meyakini keberadaan Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
2. Peserta didik mampu menjelaskan makna Rasul Allah

A. Pengertian Rasul Allah

Menurut bahasa Rasul artinya utusan. Sedangkan menurut istilah Rasul adalah
lelaki utusan Allah yang menerima wahyu dan berkewajiban menyampaikannya
kepada orang lain atau umat manusia. Iman kepada nabi dan rasul adalah rukun
iman yang keempat. Beriman kepada nabi dan rasul artinya percaya atau meyakini
kebenaran para nabi dan rasul sebagai utusan Allah swt. Perhatikan Q.S. al- An‟am/6:
48 berikut ini.

Artinya: “Dan tidak Kami mengutus para rasul melainkan untuk
memberi kabar gembira dan peringatan”.

25

Ayat di atas menjelaskan alasan Allah Swt mengutus para rasul?

Jawabannya adalah untuk memberi kabar gembira dan memberikan peringatan.

Kabar gembira maksudnya menyampaikan janji Allah Swt. bagi orang yang menaati
perintah-Nya. Bagi mereka diberikan kenikmatan dan kesenangan di dunia maupun di
akhirat kelak. Rasul memberi peringatan, yaitu bagi mereka yang ingkar kepada Allah
Swt. dan Rasul-Nya akan mendapat balasan buruk yaitu neraka jahanam.

Nabi dan rasul adalah manusia biasa, laki-laki yang dipilih oleh Allah Swt.
untuk menerima wahyu. Sebagaimana manusia lainnya rasul pun hidup seperti
kebanyakan manusia, yaitu makan, minum, berjalan-jalan, nikah, punya anak,
merasa sakit, senang, susah, semakin tua, mati, dan sifat-sifat manusiawi lainnya.

B. Ayo Berdiskusi

Untuk memudahkan kalian dalam memahami makna Rasul Allah silahkan
kalian membuka link youtube berikut http://youtu.be/BOEloH9A_tk bersama orang
tuamu.

C. Sudahkah kamu uji komptensi

TUGAS

Setelah kalian memahami makna Rasul Allah melalui buku modul, media sosial
youtube dan media elektronik lainnya , tuliskan Nama-Nama Rasul Allah secara urut
dalam buku tugasmu, kemudian foto hasil tugasmu dan kirim kepada guru
agamamu.

D. Yu, kita Refleksi

Cocokkanlah jawaban Kamu dengan Kunci Jawaban Uji Kemampuan yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian
gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan kamu terhadap materi
pembelajaran ini

Tingkat Penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar X 100%

26

Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan:
90 – 100% = baik sekali
80 – 89% = baik
70 – 79% = cukup

< 70% =kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih Kamu dapat

meneruskan dengan Pembelajaran selanjutnya. Bagus! Jika masih kurang dari 80%,
Kamu harus mengulang materi Pembelajaran ini, terutama pada bagian yang belum
dikuasai.

27

PEMBELAJARAN MANDIRI 02

Tema: Mari Mengenal Rasul-Rasul allah

Sub Tema 2: Tugas dan Sifat Rasul- Rasul Allah Swt

Tujuan Pembelajaran:

1. Meyakini keberadaan Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
2. Menunjukkan sikap sabar dan jujur sebagai implementasi dari pemahaman

mengenai nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
3. Memahami nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
4. Menghafal nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi

.

Indikator:

1. Peserta didik mampu menyebutkan tugas Rasul-Rasul Allah.
2. Peserta didik mampu menyebutkan sifat Rasul-Rasul Allah.

A. Tugas dan sifat Rasul-rasul Allah

Para utusan Allah mempunyai tugas yang sangat berat, yaitu memimpin
manusia agar hidup sejahtera dan bahagia di dunia dan di akhirat. Agar tugas itu sukses
dan berhasil, mereka diberisifat-sifat yang istimewa oleh Allah Swt. Sifat tersebut lebih
dikenal dengan “sifat-sifat wajib bagi rasul” artinya sifat yang harus dimiliki seorang
rasul.

Secara umum ajaran para rasul dapat disimpulkan sebagai berikut!
1. Keimanan
2. Akhlak
3. Ibadah

28

Para rasul yang diutus oleh Allah kepada umatnya mempunyai tugas –tugas
yang harus dilaksanakan. Tugas –tugas tersebut diantaranya sebagai berikut.

1. Menyampaikan ajaran-ajaran Allah kepada umatnya.
2. Memberikan petunjuk kepada umatnya kejalan yang benar.
3. Memberikan peringatan kepada umatnya.
4. Menjadi suri teladan yang baik untuk umatnya.
5. Membimbing umatnya agar berbudi pekerti luhur.
Fungsi rasul adalah suri teladan bagi umatnya sebagaimana tercantum dalam Q.S
Al Ahzab ayar 21. Agar tugas itu sukses dan berhasil mereka diberi sifat-sifat yang
istimewa oleh Allah swt. Sifat tersebut dikenal dengan sifat-sifat wajib bagi Rasul
artinya sifat yang harus dimiliki seorang rasul yaitu sebagai berikut

1. Siddiq artinya benar
2. Amanah artinya dapat dipercaya
3. Tablig artinya menyampaikan
4. Fatanah artinya pandai

B. Ayo Beriskusi

Untuk menambah pengetahuan kalian mengenai sifat wajib Rasul Ulul Azmi
silahkan kalian membuka link youtube http://youtu.be/Otxo8JShsBE bersama orang
tuamu.

C. Sudahkah kamu uji Kompetensi

Setelah kalain memahami tugas dan sifat Rasul Allah, tuliskan sifat- sifat wajib
rasul beserta pengertiannya dalam buku tugasmu.

D. Yuk. Kita Refleksi
29

Cocokkanlah jawaban Kamu dengan Kunci Jawaban Uji Kemampuan 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian
gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan kamu terhadap materi
pembelajaran ini
Tingkat Penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar X 100%

Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan:
90 – 100% = baik sekali
80 – 89% = baik
70 – 79% = cukup
< 70% =kurang

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih Kamu dapat
meneruskan dengan Pembelajaran Selanjutnya. Bagus! Jika masih kurang dari 80%,
Kamu harus mengulang materi Pembelajaran ini, terutama pada bagian yang belum
dikuasai.

30

PEMBELAJARAN MANDIRI 03

Tema: Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah Swt

Sub Tema 3: Rasul Ulul Azmi

Tujuan Pembelajaran:

1. Meyakini keberadaan Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
2. Menunjukkan sikap sabar dan jujur sebagai implementasi dari pemahaman

mengenai nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
3. Memahami nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
4. Menghafal nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi

.

Indikator:

1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian Rasul Ulul Azmi
2. Peserta didik mampu menyebutkan nama-nama rasul Ulul Azmi

A. Rasul Ulul Azmi
1. Apa yang Dimaksud dengan Rasul Ulul ‘Azmi?

Jawaban pertanyaan di atas adalah sebagai berikut. Ulul ‟Azmi terdiri dari
dua kata, yaitu Ulul dan al-Azmi. Ulul atau Ulu/Uli artinya mempunyai atau
memiliki. Al-Azmi artinya teguh atau tekad yang kuat. Ulul „Azmi artinya
memiliki keteguhan/tekad. Kalau disebut rasul Ulul „Azmi, maka artinya rasul
yang memiliki keteguhan atau tekad. Para rasul Ulul „Azmi memiliki keteguhan,

tekad, ketabahan, dan kesabaran yang sangat kuat, serta teguh dalam
menjalankan tugasnya, yaitu menyampaikan ajaran-ajaran Allah Swt.

2. Siapa Saja Rasul yang Tergolong Ulul ‘Azmi?
Rasul Ulul „Azmi itu adalah Nūh a.s., Ibrāhim a.s., Mūsā a.s., Isā a.s., dan

Muhammad saw.

31

Ayo, ikuti riwayat singkat para Rasul Ulul „Azmi berikut.

a. Nabi Nūh a.s. adalah keturunan kesepuluh dari Nabi Ādam a.s. Ia mengajak

manusia agar menyembah Allah Swt. dan melarang memperhambakan diri
kepada selain Allah Swt. Tetapi manusia di masa itu tidak mengacuhkan

seruannya. Seruan Nabi Nūh a.s. itu mereka sambut dengan cemooh dan
ejekan. Selama 950 tahun Nabi Nūh a.s. menyiarkan ajaran Allah Swt., tetapi
umatnya tetap saja ingkar termasuk anaknya sendiri yang bernama Kan‟ān.

Akhirnya Tuhan menurunkan kepada mereka siksaan berupa banjir besar.
Hanya sedikit orang yang selamat dari banjir besar. Mereka yang selamat

adalah para pengikut Nūh a.s.

b. Nabi Ibrāh³m a.s. adalah anak Azar tukang membuat patung-patung untuk
dijadikan sesembahan. Nabi Ibrāh³m a.s. hidup pada masa raja Namrud
yang zalim, musyrik dan kufur. Nabi Ibrāh³m a.s. mengajak raja Namrud dan

kaumnya agar beriman dan menyembah Allah Swt. Ia ajak agar mereka
meninggalkan menyembah berhala. Ada banyak kesabaran dan keteguhan

Nabi Ibrāh³m a.s. yang dapat kita ketahui lebih lanjut. Karena ketaatan Nabi
Ibrāh³m kepada Allah Swt., maka doanya dikabulkan.

c. Nabi Mūsā a.s. adalah putra Imrān, keturunan Bani Israil. Ia hidup pada masa

raja Firaun yang sangat zalim, mengaku dirinya Tuhan. Siapa yang tidak mau

menuhankannya, maka orang itu akan dibunuh. Nabi Mūsā a.s. terus saja

menyebarkan ajaran Allah Swt. kepada kaum Bani Israil seraya berdoa agar
diberi kawan yang membantunya. Akhirnya diberilah Harun saudaranya yang

membantu dakwahnya. Doa Nabi Mūsā a.s. dikabulkan Allah Swt., maka
Nabi Hārūn a.s. diangkat Allah Swt. menjadi Rasul.

d. Nabi Isā a.s. adalah putra Maryam. Dengan kekuasaan Allah Swt. beliau

dilahirkan dengan perantaraan ibu saja. Keajaiban kelahiran ini menjadi ujian

kepada manusia, percaya atau tidak kepada kekuasaan Allah Swt. Nabi Isā
a.s. dalam menjalankan dakwahnya, diancam dan direncanakan untuk
dibunuh dengan cara disalib. Namun Allah Swt. menyelamatkan Nabi Isā a.s.

dengan cara diangkatkan ke alam ghaib (mi‟raj). Ternyata yang terbunuh adalah

orang yang menyerupai Nabi Isā a.s. yaitu Yahuza (Iskariot). Lihat Q.S. an-
Nisa/4: 157: “... tidaklah mereka membunuh dan menyalib Isa, hanya orang

32

yang diserupakan Allah dengan Isā a.s. yang tersalib.”

e. Nabi Muhammad saw. adalah putra Abdullah dengan ibunya Aminah.
Beliau diangkat Allah Swt menjadi rasul pada usia 40 tahun. Beliau
pembawa ajaran Islam dengan kitab sucinya Al-Quran. Beliau adalah nabi
dan rasul terakhir. Nabi Muhammad saw wafat pada tanggal 12 Rabiul
awwal 11H/ 8 juni 632 M. Beliau berdakwah selama 23 tahun.

B. Ayo Berdiskusi

Untuk menambah pengetahuan kalian silahkan kalian membuka link youtube
berikut http://youtu.be/khPgduRBx28

C. Sudahkah kamu uji kompetensi

TUGAS

Setelah kalian mengetahu tentang rasul Ulul Azmi, tuliskan tentang mukzizat
yang di miliki oleh para rasul ulul azmi dalam buku tugasmu. Kalian bisa melihat dari
buku modu, internet dan sumber yang lain.

D. Yuk kita Refleksi

Setelah kalian paham tentang rasul Ulul azmi, serta kalian sudah menjawab soal
tentang mukzizat yang dimiliki oleh rasul ulul azmi , kalian boleh melanjutkan ke
pembelajaran berikutnya. Tetapi jika kalian belum memahami pemebajaran ini kalian
boleh mengulanginya lagi dengan mebaca ulang materi ini.

33

PEMBELAJARAN MANDIRI 04

Tema: Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah Swt

Sub Tema 4: Kisah Keteladanan Nabi Muhammad saw sebagai Ulul Azmi

Tujuan Pembelajaran:

1. Meyakini keberadaan Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
2. Menunjukkan sikap sabar dan jujur sebagai implementasi dari pemahaman

mengenai nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
3. Memahami nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
4. Menghafal nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi

Indikator:
1. Peserta didik mampu menjelaskan kisah keteladanan nabi Muhammad saw
2. Peserta didik mampu mengimplementasikan kisah keteladanan nabi
Muhammad saw dalam kehidupan sehari-hari

A. Kisah keteladanan Nabi Muhammad saw sebagai Rasul
Ulul Azmi

Keteladanan beliau secara garis besar dapat dibagi antara lain menjadi
keteladanan dalam hidup berumah tangga, keteladanan sebagai pemimpin umat, dan
keteladanan sebagai pribadi muslim.

1. Keteladanan dalam berumah tangga
Nabi Muhammad saw senantiasa berusaha agar rumah tangganya menjadi
rumah tangga yang memperoleh rida Allah saw. Beliau selalu berusaha
bersama istrinya ( Khadijah) mewujudkan rasa cinta dan kasih sayang, tolong
menolong, menghormati dalam kebaikan dan ketaqwaan.

34

2. Keteladanan sebagai pemimpin umat
a. Senantiasa menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada orang-orang
yang di pimpinnya.
b. Berusaha agar persaudaraan sesama umat islam( ukuwah islamiyah)
terwujud.
c. Sering bermusyawarah dengan para sahabat.

3. Keteladanan sebagai pribadi
Nabi muhammad senantiasa berusaha memelihara kesehatan, kebersihan, dan
keindahan tubuhnya secara islami. Beliau juga senantiasa berakhlak terpuji
ketika berhubungan dengan sesama manusia.

B. Ayo Berdiskusi

Bersama keluargamau, diskusikan tentang bagaimana cara meneladani sifat Nabi
Muhammad. . Kemudian, sampaikan hasil diskusi tersebut di depan teman- temanmu
yang lain

C. Sudahkah kamu uji kompetensi

No. Pernyataan Pernyataan Alasan
S TS TT
1. Para rasul Allah Swt. itu wajib
kita imani.

2. Kehadiran rasul adalah untuk
mendidik manusia.

3. Berikap amānah

menjadikan manusia mulia.
4. Berperilaku siddiq membuat

orang susah
5. Untuk menjadi orang cerdas

harus bekerja keras.

S = Setuju TS= Tidak Setuju TT= Tidak Tahu

35

D. Yuk kita refleksi

Setelah kalian paham tentang meneladani sifat Nabi Muhammad sebagai rasul
Ulul azmi, serta kalian sudah menjawab pernyataan yang ada dengan jujur, kalian
boleh melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. Tetapi jika kalian belum memahami
pemebajaran ini kalian boleh mengulanginya lagi dengan mebaca ulang materi ini.

.

36

PEMBELAJARAN MANDIRI 05

Tema: Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah Swt

Sub Tema 4: Sikap terpuji para Rasul dan Rasul Ulul Azmi

Tujuan Pembelajaran:

1. Meyakini keberadaan Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
2. Menunjukkan sikap sabar dan jujur sebagai implementasi dari pemahaman

mengenai nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
3. Memahami nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
4. Menghafal nama-nama rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi

.

Indikator:

1. Peserta didik mampu menjelaskan sifat terpuji para rasul
2. Peserta didik mampu mengimplementasikan sifat terpuji para rasul dalam

kehidupan sehari-hari.

A. Sifat terpuji para Rasul dan Rasul Ulul Azmi

Terpuji (mahmūdah) artinya sikap yang baik sesuai aturan agama Islam. Misalnya
jujur (al-Amanah), pemaaf (al-„Afwu), tekun (al-Khusū‟), malu kalau diri tercela (al-Hayāu),
bersih (an-Nazafah), pemurah (as-Sakhau), sabar (as-sabru) dan seterusnya

Sikap terpuji para rasul itu dapat dibagi menjadi dua, yaitu sikap terpuji kepada
Allah Swt. sebagai pencipta alam semesta, dan sikap terpuji kepada sesama manusia dan
alam sekitar.

Sedangkan sifat-sifat terpuji para rasul ulul azmi antara lain sebagai berikut

1. Para rasul ulul azmi adalah orang-orang yang sangat sabar dan tabah.
2. Para rasul ulul azmi adalah orang yang ikhlas menjalankan perintah Allah
3. Para rasul ulul azmi adalag orang yang tekun, tidak kenal menyerah
4. Para rasul ulul azmi memiliki sifat pemaaf.

37

B. Sudahkah kamu uji kompetensi

TUGAS

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas!

1. Sebutkan artiUlul ‘Azmi.
2. Amanāh artinya dapat dipercaya. Jelaskan contohnya.
3. Semua orang ingin cerdas (fatanah)! Bagaimana caranya supaya cerdas.

Jelaskan.
4. Semua rasul membawa ajaran tauhid! Apa arti tauhid? Jelaskan.
5. Mengapa Nabi Muhammad saw. disebut rasul terakhir? Jelaskan.
6. Ulul ’Azmi maksudnya teguh hati. Jelaskan contohnya.
7. Rasul Ulul ’Azmi ada 5 orang. Sebutkan.
8. Sebutkan sifat-sifat yang dimiliki Nabi Muhammad saw. di masa muda.
9. Apa arti musyrik?Jelaskan

C Yuk, kita refleksi

Cocokkanlah jawaban Kamu dengan Kunci Jawaban Uji Kemampuan yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian
gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan kamu terhadap materi
pembelajaran ini

Tingkat Penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar X 100%
Jumlah Soal

Arti tingkat penguasaan:
90 – 100% = baik sekali
80 – 89% = baik
70 – 79% = cukup

38

< 70% =kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih Kamu dapat

meneruskan dengan Pembelajaran selanjutnya. Bagus! Jika masih kurang dari 80%,
Kamu harus mengulang materi Pembelajaran ini, terutama pada bagian yang belum
dikuasai.

39

TEMA:
MARI HIDUP
SEDERHANA DAN

IKHLAS

40

PEMETAAN KI dan KD

KOMPETENSI
INTI

1.5 meyakini bahwa 2.5 menunjukkan sikap
sikap sederhana sebagai sederhana dalam
cermin dari iman. kehidupan sehari-hari
1.6 meyakini bahwa 2.6 menunjukkan sikap
ikhlas beramal sebagai ikhlas beramal dalam
cermin dari iman kehidupan sehari-hari

KOMPETENSI
DASAR

3.5 memahami 4.5 mencontoh sikap
maknahemat dan hemat dan sederhana
sederhana dalam dalam kehidupan sehari-
kehidupan sehari-hari
hari
3.6 memahami makna 4.6 mencontoh sikap
ikhlas beramal dalam ikhlas beramal dalam
kehidupan sehari-hari kehidupan sehari-hari

41

PEMETAAN MODUL

PETA KONSEP

MARI HIDUP SEDERHANA
DAN IKHLAS

MARI HIDUP MARI IKHLAS
SEDERHANA BERAMAL

Ajaran Islam menekankan pada perilaku atau akhlak terpuji. Akhlak
terpuji atau akhlak mahmudah adalah segala bentuk perbuatan,
ucapan, dan perasaan seseorang yang bisa menambah iman dan
mendatangkan pahala.

42

PEMBELAJARAN MANDIRI 01

Tema: Mari Hidup Sederhana dan Ikhlas

Sub Tema 1: Mari Hidup Sederhana

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik meyakini bahwa sikap sederhan dan ikhlas beramal sebagai
cerminan dari iman

2. Menunjukkan, memaknai, dan mencontohkan sikap sederhan dan sikap
ikhlas beramal dalam kehidpuan sehari-hari.

Indikator:

1. Peserta didik dapat meyakini bahwa sikap sederhana sebagai cerminan dari
imam.

2. Peserta didik dapat meyakini bahwa ikhlas beramal sebagai cerminan dari
iman.

3. Peserta didik dapat menunjukkan sikap sederhana dalam kehidupan sehari-
hari.

4. Peserta didik dapat menunjukkan sikap ikhlas beramal dalam kehidupan
sehari-hari.

A. Mari Hidup Sederhana

Bagaimanakah hidup sederhana itu?

Perhatikan gambar rumah di sebelah ini.

Rumah itu terletak di pinggir pantai.
Di sekitar rumah banyak tanaman dan pepohonan yang terawat baik, serta
lingkungan dan halaman rumah pun tampak bersih. Menurutmu, apakah rumah tersebut
tergolong sederhana atau tidak? Kemukakan pendapatmu.

43

Q.S. al-Furqān/25: 67 mengajarkan ciri-ciri orang yang hidup sederhana

Artinya: “Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang
yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula)
kikir, di antara keduanya secara wajar.” (Q.S. al- Furqān/25: 67).

Menurut al-Qur‟ān, hidup sederhana itu adalah di antara berlebihan dan kikir.

Berlebihan artinya tidak wajar atau aneh-aneh, sedangkan kikir artinya terlampau hemat
atau disebut jugapelit. Dalam menggunakan uang jajan dianjurkan agar tidak berlebihan
dan tidak pula kikir. Hidup sederhana bukan berarti harus miskin, atau tidak punya apa
apa. Contoh sederhana misalnya makan bakso, antara makan dua mangkuk dengan
seperempat mangkuk, maka yang dianggap sederhana dari itu adalah makan bakso satu
mangkuk.

Apa keuntungan hidupsederhana?
Nabi Muhammad saw. teladan kita. Ketaatan dan kesederhanaan Nabi
Muhammad saw. harus dicontoh dengan segenap kemampuan kita. Orang yang hidup
sederhana bukan berarti orang miskin atau tidak punya.
Keuntungan sederhana antara lain seperti berikut.

1. Orang yang hidup sederhana berarti telah mengamalkan ajaran agama atau
perintah Allah Swt., dan orang tersebut mendapat pahala.

2. Orang yang hidup sederhana berarti telah mampu melawan godaan setan
yang mendorong hidup boros.

3. Orang yang hidup sederhana biasanya rendah hati, dan disenangi banyak
orang.

4. Orang yang hidup sederhana tidak akan ditimpa penyakit resah-gelisah
5. Orang yang hidup sederhana tidak akan pernah mengambil harta orang

44

lain.

B. Ayo Berdiskusi

Amati gambar berikut!

Apa yang kamu simpulkan dari gambar di atas? Tulis hasil pengamatanmu
dalam buku tugasmu.

Untuk memudahkan kalian dalam belajar tentang hidup sederhana, silahkan
kalian buka link youtube berikut ini http://youtu.be/0nqUylOWfSs

45

C. Sudahkah kamu uji kompetensi

Tuliskan contoh sikap sederhada dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan
keluargamu. Kirim hasil tugasmu kepada guru agamamu.

D. Yuk. Kita refleksi

Setelah kalian paham tentang hidup sederhana , serta kalian sudah menjawab
pernyataan yang ada dengan baik , kalian boleh melanjutkan ke pembelajaran
berikutnya. Tetapi jika kalian belum memahami pemebajaran ini kalian boleh
mengulanginya lagi dengan mebaca ulang materi ini.

46

PEMBELAJARAN MANDIRI 02

Tema: Mari Hidup Sederhana dan Ikhlas
Sub Tema 2: Mari Ikhlas Beramal
Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik meyakini bahwa sikap sederhan dan ikhlas beramal sebagai
cerminan dari iman

2. Menunjukkan, memaknai, dan mencontohkan sikap sederhan dan sikap
ikhlas beramal dalam kehidpuan sehari-hari.

Indikator:

1. Peserta didik dapat meyakini bahwa sikap sederhana sebagai cerminan dari
imam.

2. Peserta didik dapat meyakini bahwa ikhlas beramal sebagai cerminan dari iman.
3. Peserta didik dapat menunjukkan sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
4. Peserta didik dapat menunjukkan sikap ikhlas beramal dalam kehidupan sehari-

hari.

A. Mari Ikhlas Beramal

1. Apakah Ikhlas Itu?
Ikhlas maknanya bersih. Bersih dari kotoran. Ikhlas adalah per- buatan hati,

karena ikhlas itu ada di dalam hati. Misalnya kalau dikatakan “ikhlas bersedekah”
artinya memberikan dengan hati bersih. Contoh lain, “Pak Ahmad membantu dengan
ikhlas”, artinya pak Ahmad membantu dengan hati bersih tanpa mengharapkan sesuatu
balasan atau imbalan.

47

Kata “ikhlas” sering juga dihubung- kan dengan kalimat “karena Allah Swt.”.
Misalnya, “Pak Ahmad membantu dengan ikhlas karena Allah Swt.”. Maka ketika Pak
Ahmad membatu orang lain, di hatinya hanya ada semboyan “membantu adalah
perintah Allah Swt.”. Tetapi, kalau Pak Ahmad membantu dengan berharap pujian
orang, maka Pak Ahmad belum ikhlas.

Suatu ketika Rasulullah saw. pernah bersabda

(keikhlasan) hatimu”. (H.R. Muslim). “Sesungguhnya Allah Swt. tidak melihat
(menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi
Allah melihat

Ikhlas merupakan buah dari intisari dari iman. Seseorang dianggap beragama
dengan benar jika amal ibadahnya dilaksanakan dengan ikhlas.

2. Ikhlas Beramal karena Allah Swt.
Beramal yaitu melakukan perbuatan baik. Semua perbuatan baik yang

dilakukan dengan ikhlas menurut ajaran Islam akan mendapat pahala.

Perhatikan dan bacalah firman Allah Swt. Q.S. al-Bayyinah/98: 5 berikut.

Artinya: “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah Swt. dengan ikhlas
menaati- Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar
melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang

48

lurus” (benar).

Ciri –Ciri orang yang ikhlas antara lain sebagai berikut.
1. Beramal dengan sungguh-sungguh tanpa mengharap pujian dari manusia.

Pujian bukan harapan kita meskipun ada orang yang memuji.
2. Beramal dengan tekun dan rajin semata-mata karena tindakan itu adalah

perintah Allah Swt. Tentu ada yang memuji, tetapi pujian bukan tujuan.
3. Tidak memamerkan dan menceritakan amalnya kepada orang lain.
4. Tidak pernah mengeluh dalam melaksanakan tugas

B. Ayo berdiskusi

Bersama temanmu, diskusikan keuntungan dari sikap ikhlas. Kemudian,
sampaikan hasil diskusi tersebut di depan teman-temanmu yang lain.

C. Sudahkah kamu uji kompetensi

TUGAS

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas.
1. Jelaskanlah cara hidup sederhana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw.
2. Apa keuntungan orang yang hidup sederhana? Jelaskan.
3. Mengapa Allah Swt. menyatakan bahwa orang pemboros adalah saudara setan?

Jelaskan.
4. Apa ciri-ciri orang yang hidup sederhana? Jelaskan.
5. Apa ciri-ciri orang yang ikhlas beramal?

D. Yuk kita refleksi

Cocokkanlah jawaban Kamu dengan Kunci Jawaban Uji Kemampuan yang terdapat
di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian gunakan rumus
berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan kamu terhadap materi pembelajaran
ini

49


Click to View FlipBook Version