LAMPIRAN II PERATURAN WALI KOTA DEPOK TATAP MUKA
NOMOR 66 TAHUN 2021
TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN
TERBATAS DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019.
PROTOKOL KESEHATAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA
1. Satuan Pendidikan
SEBELUM PEMBELAJARAN SETELAH PEMBELAJARAN
a. melakukan disinfeksi sarana a. melakukan disinfeksi
prasarana dan lingkungan satuan sarana prasarana dan lingkungan
pendidikan; satuan pendidikan;
b. memastikan kecukupan cairan b. memeriksa ketersediaan sisa
disinfektan, sabun cuci tangan, air cairan disinfektan, sabun cuci
bersih di setiap fasilitas CTPS, dan tangan, dan cairan pembersih
cairan pembersih tangan (hand tangan (hand sanitizer),
sanitizer); c. memeriksa ketersediaan sisa
c. memastikan ketersediaan masker, masker dan/atau masker tembus
dan/atau masker tembus pandang pandang cadangan;
cadangan; d. memastikan thermogun (pengukur
d. memastikan thermogun (pengukur suhu tubuh tembak) berfungsi
suhu tubuh tembak) berfungsi dengan baik; dan
dengan baik; dan e. melaporkan hasil
e. melakukan pemantauan kesehatan pemantauan kesehatan warga
warga satuan pendidikan, satuan pendidikan harian kepada
memeriksa suhu tubuh dan Dinas Pendidikan dan
menanyakan adanya gejala umum Kebudayaan
seperti demam, batuk, pilek, nyeri
tenggorokan, sesak nafas, sakit
kepala, mual/muntah, diare,
anosmia (hilangnya kemampuan
indra penciuman), atau ageusia
(hilangnya kemampuan indra
perasa).
2. Warga Satuan Pendidikan
Warga satuan pendidikan yang terdiri dari pendidik, tenaga kependidikan,
dan peserta didik, termasuk pengantar/penjemput, wajib mengikuti
protokol kesehatan sebagai berikut:
NO. POSISI AKTIVITAS
1. Sebelum berangkat a. sarapan/konsumsi gizi seimbang;
b. memastikan diri dalam kondisi sehat dan
tidak memiliki adanya gejala umum
seperti demam, batuk, pilek, nyeri
tenggorokan, sesak nafas, sakit kepala,
mual/muntah, diare, anosmia (hilangnya
kemampuan indra penciuman), atau
ageusia (hilangnya kemampuan indra
perasa;
c. menggunakan masker bedah 2 lapisan
atau masker bedah 1 lapisan dengan
ditambahkan lapisan masker kain yang
menutupi hidung dan mulut sampai dagu
serta masker tembus pandang bagi yang
memiliki peserta didik disabilitas rungu.
Masker kain digunakan setiap 4 jam atau
sebelum 4 jam saat sudah lembab/basah;
d. sebaiknya membawa cairan pembersih
tangan (hand sanitizer);
e. membawa air minum sesuai kebutuhan;
f. wajib membawa perlengkapan pribadi,
meliputi: alat belajar, ibadah, dan alat
lain sehingga tidak perlu pinjam
meminjam.
2. Selama perjalanan a. menggunakan masker dan tetap menjaga
jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter;
b. hindari menyentuh permukaan benda-
benda, tidak menyentuh hidung, mata,
dan mulut, dan menerapkan etika batuk
dan bersin setiap waktu;
c. membersihkan tangan sebelum dan
sesudah menggunakan transportasi
publik/antar-jemput.
NO. POSISI AKTIVITAS
3. Sebelum masuk
a. pengantaran dilakukan di lokasi yang
lingkungan
satuan telah ditentukan;
pendidikan
b. mengikuti pemeriksaan kesehatan
4. Selama Kegiatan
Belajar Mengajar meliputi: pengukuran suhu tubuh dan
5. Selesai Kegiatan adanya gejala umum seperti demam,
Belajar Mengajar
batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak
nafas, sakit kepala, mual/muntah, diare,
anosmia (hilangnya kemampuan indra
penciuman), atau ageusia (hilangnya
kemampuan indra perasa;
c. melakukan CTPS sebelum memasuki
satuan pendidikan dan ruang kelas;
d. untuk tamu, mengikuti protokol
Kesehatan di satuan pendidikan.
a. menggunakan masker dan menerapkan
jaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima)
meter;
b. menggunakan alat belajar, dan alat
minum pribadi;
c. dilarang pinjam-meminjam peralatan
belajar dan ibadah;
d. memberikan pengumuman di seluruh
area satuan pendidikan secara berulang
dan intensif terkait penggunaaan
masker, CTPS dengan air mengalir, dan
jaga jarak;
e. melakukan pengamatan visual kesehatan
warga satuan pendidikan, jika ada yang
memiliki gejala gangguan kesehatan maka
harus ikuti protokol kesehatan satuan
pendidikan.
a. tetap menggunakan masker dan
melakukan CTPS dengan air mengalir
sebelum meninggalkan ruang kelas;
NO. POSISI AKTIVITAS
b. keluar ruangan kelas dan satuan
6. Perjalanan pulang
pendidikan dengan menerapkan jaga
dari Satuan jarak;
c. penjemput peserta didik menunggu di
pendidikan lokasi yang sudah disediakan dan
melakukan jaga jarak sesuai dengan
7. Setelah Sampai di tempat duduk dan/atau jarak antri yang
Rumah sudah ditandai.
a. menggunakan masker dan tetap jaga jarak
minimal 1,5 (satu koma lima) meter;
b. hindari menyentuh permukaan benda-
benda, tidak menyentuh hidung, mata,
dan mulut, serta menerapkan etika batuk
dan bersin;
c. membersihkan tangan sebelum dan
sesudah menggunakan transportasi
publik/antar-jemput.
a. melepas alas kaki, meletakan barang-
barang yang dibawa di luar ruangan dan
melakukan disinfeksi terhadap barang-
barang tersebut, misalnya sepatu, tas,
jaket, dan lainnya;
b. membersihkan diri (mandi) dan mengganti
pakaian sebelum berinteraksi fisik dengan
orang lain di dalam rumah;
c. tetap melakukan PHBS khususnya CTPS
dengan air mengalir secara rutin;
d. jika warga satuan pendidikan mengalami
adanya gejala umum seperti demam,
batuk, pilek, sesak nafas, sakit kepala,
mual/muntah, diare, anosmia (hilangnya
kemampuan indra penciuman), atau
ageusia (hilangnya kemampuan indra
perasa) setelah kembali dari satuan
pendidikan, warga satuan pendidikan
tersebut diminta untuk segera melaporkan
pada tim kesehatan satuan pendidikan.
3. Selama berada di lingkungan Satuan Pendidikan
NO. LOKASI AKTIVITAS
1. Perpustakaan, a. Melakukan CTPS dengan air mengalir
ruang praktikum, sebelum masuk dan keluar dari ruangan;
ruang b. Meletakkan buku/alat praktikum pada
keterampilan, tempat yang telah disediakan;
dan/atau ruang c. selalu menggunakan masker dan jaga jarak
sejenisnya minimal 1,5 (satu koma lima) meter.
2. Kantin pada masa a. melakukan CTPS dengan air mengalir
kebiasaan baru sebelum dan setelah makan;
b. selalu menggunakan masker dan
melakukan jaga jarak minimal 1,5 (satu
koma lima) meter;
c. masker hanya boleh dilepaskan sejenak
saat makan dan minum;
d. memastikan seluruh karyawan
menggunakan masker selama berada
di kantin;
e. memastikan peralatan memasak dan
makan dibersihkan dengan baik;
f. menggunakan alat makan pribadi.
3. Toilet a. melakukan CTPS dengan air mengalir
setelah menggunakan kamar mandi/toilet;
b. selalu menggunakan masker dan menjaga
jarak jika harus mengantri.
4. Tempat Ibadah a. melakukan CTPS dengan air mengalir
sebelum dan setelah beribadah;
b. selalu menggunakan masker dan
melakukan jaga jarak;
c. menggunakan peralatan ibadah milik
pribadi;
d. hindari menggunakan peralatan ibadah
bersama, misalnya sajadah, sarung;
e. hindari kebiasaan bersentuhan,
bersalaman, bercium pipi, dan cium
tangan.
5. Tangga dan a. berjalan sendiri-sendiri mengikuti arah
Lorong jalur yang ditentukan;
b. dilarang berkerumun di tangga dan lorong
satuan pendidikan.
6. Lapangan pada selalu menggunakan masker dan menjaga
masa kebiasaan jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter
baru dalam kegiatan kebersamaan yang dilakukan
di lapangan, misalnya upacara, olah raga,
pramuka, aktivitas pembelajaran, dan lain-
lain.
7. Ruang Serba a. melakukan CTPS dengan air mengalir
Guna dan sebelum dan setelah menggunakan
Ruang Olah ruangan atau berolah raga;
Raga pada masa b. selalu menggunakan masker dan
kebiasaan baru melakukan jaga jarak minimal 1,5 (satu
koma lima) meter;
c. olah raga dengan menggunakan masker
hanya dilakukan dengan intensitas ringan
sampai dengan sedang dengan indikator
saat berolahraga masih dapat berbicara;
d. gunakan perlengkapan olah raga pribadi,
misalnya baju olah raga, raket, dan lain-
lain;
e. dilarang pinjam meminjam perlengkapan
olah raga.
8. Asrama (kamar, a. melakukan CTPS dengan air mengalir
ruang makan, sebelum dan setelah memasuki asrama;
kamar mandi, b. menggunakan masker dan tetap menjaga
tempat ibadah, jarak jarak minimal 1,5 (satu koma lima)
ruang belajar, meter;
perpustakaan, dan c. membersihkan kamar dan lingkunganya;
lain-lain) d. melakukan pembersihan dan disinfeksi
ruangan dan lingkungan asrama sebelum
digunakan;
e. membersihkan dan disinfeksi pada gagang
pintu, tombol/saklar lampu, dan
permukaan benda yang sering disentuh;
f. memastikan sirkulasi udara di asrama
baik;
g. membersihkan kamar mandi setiap hari;
h. dilarang pinjam meminjam perlengkapan
pribadi, misalnya alat mandi, pakaian,
selimut, peralatan ibadah, alat makan, dan
peralatan lainnya;
i. membatasi aktivitas yang memungkinkan
interaksi dengan pihak luar termasuk
penyelenggaraan kegiatan di luar
lingkungan asrama, kecuali untuk
keperluan mendesak dan dilaksanakan
secara terbatas serta dengan penerapan
protokol kesehatan yang ketat;
j. apabila ditemukan Kasus Konfirmasi
COVID-19, wajib berkoordinasi dengan
Puskesmas dan Satgas COVID-19 untuk
dilakukan mitigasi.
WALI KOTA DEPOK,
TTD
K.H. MOHAMMAD IDRIS
LAMPIRAN III PERATURAN WALI KOTA DEPOK TATAP MUKA
NOMOR 66 TAHUN 2021
TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN
TERBATAS DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019.
PROSEDUR PEMBELAJARAN TATAP MUKA
DI SATUAN PENDIDIKAN
PROSEDUR
PERIHAL
MASA TRANSISI MASA KEBIASAAN BARU
1 23
Kondisi Kelas
1. Satuan Pendidikan jaga jarak 1. Satuan Pendidikan jaga jarak
Jumlah hari dan
jam pembelajaran paling sedikit 1,5 (satu koma paling sedikit 1,5 (satu koma
tatap muka dengan
pembagian lima) meter dan paling banyak lima) meter dan paling banyak
rombongan belajar
(shift) 20 (dua puluh) peserta didik 20 (dua puluh) peserta didik
per kelas. per kelas.
2. Dikecualikan bagi Satuan 2. Dikecualikan bagi Satuan
Pendidikan Taman Kanak- Pendidikan Taman Kanak-
kanak (TK), Kelompok kanak (TK), Kelompok
Bermain (KB), Taman Bermain (KB), Taman
Penitipan Anak (TPA), Satuan Penitipan Anak (TPA), Satuan
PAUD Sejenis (SPS) jaga jarak PAUD Sejenis (SPS) jaga jarak
paling sedikit 1,5 (satu koma paling sedikit 1,5 (satu koma
lima) meter dan paling banyak lima) meter dan paling banyak
10 (sepuluh) peserta didik 10 (sepuluh) peserta didik
per kelas. per kelas.
1. 2 (hari) pembelajaran tatap 1. 2 (hari) pembelajaran tatap
muka terbatas dengan durasi muka terbatas dengan
masing-masing 2 jam (120 durasi masing-masing 2 jam
menit) /hari (120 menit) /hari
Perilaku wajib di 1. menggunakan masker bedah 1. menggunakan masker bedah
seluruh lingkungan
satuan pendidikan 2 lapisan atau masker bedah 2 lapisan atau masker bedah
Kondisi medis 1 lapisan dengan 1 lapisan dengan
warga satuan
Pendidikan ditambahkan lapisan masker ditambahkan lapisan masker
Kantin kain yang menutupi hidung kain yang menutupi hidung
dan mulut sampai dagu serta dan mulut sampai dagu serta
masker tembus pandang bagi masker tembus pandang bagi
yang memiliki peserta didik yang memiliki peserta didik
disabilitas rungu. Masker kain disabilitas rungu. Masker
digunakan setiap 4 jam atau kain digunakan setiap 4 jam
sebelum 4 jam saat sudah atau sebelum 4 jam saat
lembab/basah. sudah lembab/basah.
2. cuci tangan pakai sabun 2. cuci tangan pakai sabun
(CTPS) dengan air mengalir (CTPS) dengan air mengalir
atau cairan pembersih tangan atau cairan pembersih
(hand sanitizer). tangan (hand sanitizer).
3. menjaga jarak paling sedikit 3. menjaga jarak paling sedikit
1,5 (satu koma lima) meter 1,5 (satu koma lima) meter
dan tidak melakukan kontak dan tidak melakukan kontak
fisik seperti bersalaman dan fisik seperti bersalaman dan
cium tangan. cium tangan.
4. menerapkan etika batuk/ 4. menerapkan etika batuk/
bersin. bersin.
1. Sehat dan jika mengidap 1. Sehat dan jika mengidap
penyakit penyerta penyakit penyerta
(comorbid) harus dalam (comorbid) harus dalam
kondisi terkontrol. kondisi terkontrol.
2. Tidak memiliki gejala 2. Tidak memiliki gejala
COVID-19, kasus konfirmasi, COVID-19, kasus
probable, suspek, dan kontak konfirmasi, probable,
erat COVID-19 termasuk suspek, dan kontak erat
orang yang serumah dengan COVID-19 termasuk orang
warga satuan pendidikan. yang serumah dengan warga
satuan pendidikan.
Tidak diperbolehkan. Warga Boleh beroperasi dengan tetap
satuan pendidikan hanya menjaga protokol kesehatan.
membawa minuman dan tidak
diperkenankan membawa
makanan di satuan pendidikan
Kegiatan Olahraga Tidak diperbolehkan di satuan Diperbolehkan, kecuali kegiatan
dan
Ekstrakurikuler pendidikan dengan adanya penggunaan
Kegiatan Selain alat/ fasilitas yang harus
Pembelajaran di
Lingkungan Satuan dipegang oleh banyak orang
Pendidikan
secara bergantian dalam waktu
yang singkat dan/atau tidak
memungkinkan penerapan jaga
jarak minimal 1,5 (satu koma
lima) meter, misalnya:
basket dan voli.
Tidak diperbolehkan ada Diperbolehkan dengan tetap
kegiatan selain pembelajaran, menjaga protokol kesehatan.
seperti orangtua menunggu
peserta didik di satuan
pendidikan, istirahat diluar
kelas, pertemuan orang tua
peserta didik, pengenalan
lingkungan satuan pendidikan
dan sebagainya.
Kegiatan Ditiadakan Diperbolehkan dengan tetap
Pembelajaran di Luar memperhatikan protokol
lingkungan Satuan kesehatan
Pendidikan
WALI KOTA DEPOK,
TTD
K.H. MOHAMMAD IDRIS