51 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) (HUKUM ARCHIMEDES) 1. Peserta didik dapat menjelaskan Hukum Archimedes 2. Peserta didik dapat menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi peristiwa terapung, melayang, dan tenggelam 3. Peserta didik membedakan peristiwa terapung, melayang, dan tenggelam 4. Memecahkan soal-soal yang berkaitan dengan Hukum Archimedes dalam kehidupan sehari-hari dengan benar Perhatikan video dibawah ini Video 1. Pengantar Hukum Archimedes Sumber https://www.youtube.com/watch?v=VVplSAmoQKc Berdasarkan video 5, apa saja yang bisa kalian lihat? Jelaskan fenomena yang terjadi berdasarkan video tersebut! 1. Tujuan Percobaan: 2. Orientasi Peserta didik Pada Masalah
52 Untuk membuktikan hipotesis yang telah kalian buat, kalian perlu melakukan penyelididikan. Agar kalian memahami mengenai konsep Hukum Archimedes, silakan simak video berikut ini! Buatlah Rumusan masalah berdasarkan fenomena pada video 5! .......................................................................................................... .................................................................................................. RUMUSAN MASALAH Buatlah hipotesisi yang sesuai dengan rumusan masalah yang telah kalian buat! ......................................................................................................................................... ......................................................................................................................................... HIPOTESIS 3.Mengorganisasikan Peserta Didik dalam Belajar 7. Kepada Masalah 8. 4. Membimbing Penyelidikan Individu Maupun kelompok Kepada Masalah 9. E-Modul Fluida Statis Data Hasil Pengamatan Video 2. Percobaan terapung, melayang, dan tenggelam menggunakan plastisin Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=nb1jYuSM14A
53 Petunjuk penngerkaan: Setelah kalian tonton vidio 2. Silakan mengisi data pengamatan di bawah ini! Keadaan Benda 1 plastisin berbentuk bola (N) Benda 2 plastisin berbetuk piringan (N) Keadaan saat dicelupkan dalam air Berat (diudara) = Wud Berat (dalam air) = Wc Gaya Apung (FA) = Selisih berat (diudara) dan berat (didalam air) 1. Menurutmu apa yang mempengaruhi tengelam atau tidaknya dari sebuah plastisin? 2. Apakah berat benda ketika ditimbang diudara dipengaruhi oleh bentuk benda? Jelaskan berdasarkan data hasil percobaan 3. Apakah berat benda ketika ditimbang didalam air dipengaruhi oleh bentuk benda? Jelaskan berdasarkan data hasil percobaan! Analisa Hasil Pengamatan 5. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya 6. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses PemecahanMasalah. E-Modul Fluida Statis
54 4. Manakah yang memiliki gaya apung paling besar? Jelaskan alasannya! 5. Dari percobaan, bagaimanakah cara untuk menghitung gaya apung? 6. Apa kegunaan gaya apung tersebut? 7. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi gaya apung tersebut? 8. Jelaskan apa yang terjadi jika : a. Berat benda lebih besar dari gaya apung b. Berat benda lebih kecil dari gaya apung c. Berat benda sama dengan gaya apung 9.Buatlah kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan dari percobaan E-Modul Fluida Statis
55 Tes Sumatif Kagiatan Pemebelajaran 2 1. Seorang mekanik melakukan percobaan dengan sebuah dongkrak hidrolik. Dimana data luas penampang dongkral hidrolik dan bahan yang digunakan seperti tertera pada tabel di bawah. Kategori Luas Penampang Pengisap Kecil (cm2 ) Luas Penampang Pengisap Besar (cm2 ) Berat benda pada penghisap besar (W) (Newton) I 10 80 7.600 II 10 90 9.500 III 20 160 8.200 IV 30 120 4.000 Jika mekanik memberikan gaya tekan minimal sebesar 1.000 N pada penghisap kecil, maka benda yang dapat mengangkat pada penghisap besar ditunjukkan oleh nomor.... a. I dan II b. I dan IV c. II dan III d. II dan IV e. III dan IV 2. Sebuah dongkrak hidrolik digunakan untuk mangangkat bagian belakang sebuah mobil yang bermassa 4000 kg, apabila luas penampang bawah mobil yang diangkat adalah 4 m, sedangkan luas penampang dongkrak yang ditekan adalah 8 cm, maka gaya minimal yang dibutuhkan agar mobil dapat terangkat adalah.... a. 800 Newton b. 0,8 Newton E-Modul Fluida Statis
56 c. 0,6 Newton d. 8000 Newton e. 0,08 Newton 3. Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut! 1) Hydrometer digunakan untuk mengukur massa jenis fluida 2) Dokter gigi menggunakan kurisi pasien untuk memeriksa gigi pasiennya 3) Serangga dapat berjalan diatas permukaan air tanpa tenggelam 4) Kapal selam digunakan wisatawan untuk menikmati keindahan biota laut dari dasar laut 5) Pompa sepeda digunakan untuk mengisi gas pada ban sepeda Peristiwa yang menerapkan konsep hukum pascal ditunjukkan oleh angka.... a. 1 dan 3 b. 1 dan 4 c. 2 dan 4 d. 2 dan 5 e. 3 dan 5 4. Menurut Hukum Archimedes jika sebuah benda dimasukan ke dalam zat cair maka.. a. Benda tersebut akan mendapatkan gaya apung sebesar jumlah berat fluida dikurang berat wadah yang dipindahkan b. Benda tersebut akan mengalami gaya dorong sebesar jumlah berat fluida dikurang berat wadah yang dipindahkan c. Benda tersebut akan mendapatkan gaya geser sebesar jumlah berat zat cair yang dipindahkan d. Benda tersebut akan mengalami gaya apung sebesar jumlah berat fluida yang dipindahkan e. Benda tersebut akan mendapatkan gaya gesek sebesar jumlah berat fluida yang ditambah berat wadah yang dipindahkan 5. Kapal laut membawa beban yang banyak tetapi tidak dapat tenggelam karena.... a. Kapal laut memiliki rongga volume kapal yang besar b. Kapal laut memiliki rongga volume kapal yang kecil E-Modul Fluida Statis
57 c. Bagian bawah kapal laut tidak dibuat datar d. Bagian atas kapal laut tidak dibuat datar e. Gaya apung kapal yang kecil 6. Sebuah benda ditimbang di udara beratnya 50 N. Setelah ditimbang di dalam air, beratnya menjadi 30 N. Benda tersebut mendapatkan gaya angkat sebesar… a. 10 N b. 20 N c. 30 N d. 40 N e. 50 N 7. Perhatikan gambar di bawah ini! Benda A dan B identik dan terbuat dari bahan yang sama, jika benda B terapung dalam fluida, bagaimana dengan benda A? a. Terbalik b. Melayang c. Tenggelam d. Terapung e. Seimbang 8. Konsep benda terapung yang benar adalah… a. Gaya apung lebih besar dariberat fluida b. Gaya apung sama dengan berat benda c. Gaya apung lebih besar dari berat benda d. Gaya apung lebih kecil benda benda e. Gaya apung sama dengan berat fluida 9. Sebuah kubus melayang di air, apabila kubus tersebut dimampatkan sehingga sisi-sisinya menjadi setengah dari sisi-sisi semula, maka keadaan kubus sekarang .... B A E-Modul Fluida Statis
58 a. Terapung di dalam air b. Melayang di dalam air c. Tenggelam di dalam air d. Terapung sebagian di dalam air e. Melayang hampir ke permukaan 10. Tiga buah benda dengan volume yang sama, dimasukkan dalam air. Ternyata A mengapung, B melayang dan C tenggelam. Pernyataan yang paling benar tentang peristiwa tersebut adalah... Pernyataan yang paling benar mengenai peristiwa tersebut adalah 1) Besar gaya apung yang dialami A lebih kecil dari gaya beratnya 2) Besar gaya apung yang dialami B sama dengan gaya beratnya 3) gaya apung yang dialami A sama dengan gaya apung yang dialami B 4) Gaya apung yang dialami B sama dengan gaya apung yang dialami C Penyataan yang benar adalah.... a. 2), 3) dan 4) b. 1), dan 4) c. 2), dan 4) d. 4) saja e. 1), 2), 3) dan 4) 11. Saat kapal selam akan mengapung di bawah laut proses yang terjadi adalah.... a. Kapal selam mengeluarkan air dari dalam tabung penyimpanan sehingga massa jenis kapal selam lebih kecil dari massa jenis air laut b. Kapal selam mengeluarkan air dari dalam tabung penyimpanan sehingga massa jenis kapal selam lebih besar dari massa jenis air laut c. Kapal selam memasukkan air ke dalam tabung penyimpanan sehingga massa jenis kapal selam sama dengan massa jenis air laut E-Modul Fluida Statis
59 d. Kapal selam mengeluarkan air dari dalam tabung penyimpanan sehingga massa jenis kapal selamsama dengan massa jenis air laut e. Kapal selam memasukkan air kedalam tabung penyimpanan sehingga massa jenis kapal selam lebih kecil dari massa jenis air laut 12. Yohana merasakan ada perbedaan pada berat tubuhnya ketika berenang. Dia merasakan tubuhnya lebih berat ketika naik kedarat dibandingkat dengan saat ia masih di dalam air. Yohana mulai berpikir apa yang menyebabkan perbedaan tersebut. Mengapa hal tersebut dapat terjadi.... a. Berat Yohana seolah-olah berkurang, karena adanya gaya angkat keatas oleh air b. Massa Yohana berkurang, karena adanya gaya angkat ke atas oleh air c. Massa Yohana bertambah, karena adanya gaya angkat ke atas oleh air d. Berat Yohana tidak berkurang, karena tidak adanya gaya angkat ke atas oleh air e. Berat Yohana berkurang, karena adanya gaya angkat ke atas oleh air 13. Disajikan data tentang volume benda tercelup pada suatu zat cair dengan massa jenis tertentu seperti pada tabel di bawah ini. Jika percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s, maka kesimpulan yang tepat sesuai data tabel diatas adalah.... Benda I dan benda II memiliki nilai gaya angkat ke atas (FA) yang sama Benda Massa jenis zat cair (gr/cm3 ) Volume benda tercelup (cm3 ) I 1 120 II 0,75 50 III 0,5 80 IV 0,25 150 E-Modul Fluida Statis
60 a. Benda II dan benda III memiliki nilai gaya angkat ke atas (FA) yang sama b. Benda II dan benda IV memiliki nilai gaya angkat ke atas (FA) yang sama c. Benda III dan benda IV memiliki nilai gaya angkat ke atas (FA) yang sama d. Benda I dan benda IV memiliki nilai gaya angkat ke atas (FA) yang berbeda 14. Tiga buah benda tercelup dalam zat cair yang memiliki massa jenis 750 kg/m3 , seperti gambar dibawah ini! Jika volume benda, kuning, hijau, dan biru yang tercelup adalah masing-masing 0,8, 0,5, 0,3 dari volume totalnya, maka benda yang memiliki massa jenis yang paling besar adalah.... a. Benda hujau dengan massa jenis sebesar 600 kg/m3 b. Benda kuning dengan massa jenis sebesar 375 kg/m3 c. Benda merah dengan massa jenis sebesar 225 kg/m3 d. Benda hijau dengan massa jenis sebesar 375 kg/m3 e. Benda merah dengan massa jenis sebesar 600 kg/m3 15. Zat cair A dan B masing-masing memiliki massa jenis 1 kg/m3 dan 800 kg/m3 . Jika suatu benda massa jenisnya 900 kg /m3 , dimasukkan ke dalam kedua zat tersebut secara bergantian, maka akan terjadi.... a. Benda terapung pada zat A dan tenggelam pada zat B b. Benda terapung pada zat B dan tenggelam pada zat A c. Benda terapung dalam kedua zat tersebut d. Benda tenggelam dalam kedua zat tersebut e. Benda melayang dalam kedua zat tersebut E-Modul Fluida Statis
61 Tujuan Pembelajaran 1. Melalui kegiatan pembelajaran problem based learning pendekatan STEAM peserta didik mampu menerapkan konsep kapilaritas dlam kehidupan sehari-hari dengan baik dan benar 2. Melalui kegiatan pembelajaran pendekatan STEAM peserta didik mampu mengidentifikasi besaran-besaran yang terdapat dalam viskositas dengan baik dan benar 3. Melalui percobaan sederhana dan diskusi peserta didik mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi viskositas suatu fluida dengan baik dan benar a). Kapilaritas perhatikan gambar dibawah ini Video 6. peristiwa kapilaritas pada tisu Sumber https://www.youtube.com/watch?v=7O47vnhw4Hk Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya permukaanzat cair melalui perantara, seperti kain, dinding, pipa kapiler dan lain sebagainya. Tidak semua zat cair mengalami gejala kapilaritas yang sama, misalnyapada air dan raksa. Kenaikan atau penurunan zat cair pipa dirumuskan sebagai berikut: Kegiatan Pembelajaran 3 Kapilaritas Uraian Materi E-Modul Fluida Statis
62 ........(3.1) Pada zat cair berupa air. permukaan zat cair dapat membasahi dinding. Sedangkan pada zat cair berupa raksa, tidak dapat membasahi dinding, raksa malah akan turun. Air membasahi dinding karena gaya kohesi antar partikel air lebih kecil dari gaya adhesi antara partikel air dan partikel dinding. Gaya tarikmenarik antar partikel sejenis disebut gaya kohesi. Sedangkan gaya tarik menarik antar partikel berbeda jenis disebut gaya adhesi. Gambar. 21 Peristiwa kapilaritas pada pipa kapiler Gejala kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari diantaranya pada tumbuhan dalam menyerap unsur hara, pada sumbu kompor minyak tanah dan obor, tisu yang dibasahi salah satunya dapat menjadi basa seluruhnya, serta basahnya dinding tembok rumah ketika ujung h = Keterangan: h = kenaikan/penurunan zat cair dalam pipa kapiler (m) γ = tegangan permukaan (N/m) θ = sudut kontak (0 ) ρ = massa jenis zat cair (kg/m3 ) g = percepatan gravitasi (m/s2 ) r = jari jari pipa kapiler (m) E-Modul Fluida Statis Mathematic
63 Contoh Soal Jari-jari pembuluh Xilem pada tanaman 1.10-5 m. Jika tegangan permukaan air 72,8.10-3 N/m, sudut kontak 00 dan g = 10 m/s2 , berapakah tinggi kenaikan air pada pembuluh akibat adanya kapilaritas ? Penyelesaian: Diketahui: L = 10 cm = 0,1 m F = 4 x 10-3 N Ditanya: ɤ = 2 ɤ = 4 10−3 210−1 ɤ = 1x 10−2 N/m E-Modul Fluida Statis
64 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KAPILARITAS Melalui kegiatan pembelajaran dengan model problm based learning pendekatan STEAM peserta didik mampu menerapkan konsep kapilaritas dlam kehidupan sehari-hari dengan baik dan benar Perhatikan video di bawah ini! Video 5 Peristiwa Kapilaritas Pada Tisu Sumber https://www.youtube.com/watch?v=7O47vnhw4Hk 1. Apa yang kalian amati dari vidio diatas! 2. Buatlah suatu rumusan maslah berdasarkan vidio tersebut! 1. Tujuan Pembelajaran 2. Orientasi Masalah 3. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar E-Modul Fluida Statis
65 3. Buatlah hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang telah kalian buat Untuk membuktikan hipotesis tersebut, kalian perlu melakukan penyelidikan! Alat dan Bahan 1. Gelas air mineral 2. Air 3. Pewarna 4. Tiga buah sedotan 5. Mistar 6. Jangka sorong Prosedur Percobaan 1. Siapkan alat-alat 2. Ukurlah jari-jari sedotan menggunakan jangka sorong, dan catat hasilnya pada tabel pengamatan 3. Isi wadah dengan air, lalu tambahkan pewarna 4. Masukan sedotan dengan diameter yang berbeda, sampai ke dasar gelas 5. Ukur kenaikan air di dlam sedotan dari permukaan air di gelas, lalu catat pada tabel hasil pengamatan Tabel hasil pengamatan! No Sedotan D (cm) R (cm) h (cm) 1 1 2 2 3 3 4. Membimbing Penyelidikan Individu dan kelompok 5. Mengembangkan dan Menyajiakan hasil karya E-Modul Fluida Statis
66 Berdasarkan data hasil pengamatan dari percobaan yang telah dilakukan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! 1. Bagaimana bentuk permukaan air yang berada di dalam sedotan ketika sedotan tersebut dicelupkan? Jelaskan mengapa hal tersebut terjadi! 2. Bagaimana perbedaan ketinggian air yang terdapat di dalam masingmasing sedotan tersebut? Mengapa demikian? 3. Bagaimana hubungan antara ketinggian fluida dengan diameter sedotan dari percobaan tersebut? 4. Kesimpulan E-Modul Fluida Statis 6. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
67 Viskositas Gambar 22. Peristiwa viskositas Sumber: https://materi.co.id/viskositas/ Viskositas adalah besaran yang mengukur kekentalan fluida. Hingga saat ini, kita anggap fluida tidak kental.semua fluida memiliki kekentalan, termasuk gas. Aspal termasuk fluida yang sangat kental. Agar mudah digunakan dalam perbaikan jalan, aspal harus dipanaskan agar mudah mengalir. Madu termasuk fluida yang cukup kental. Air termasuk fluida dengan kekentalan rendah. Sangat jauh lebih mudah mengalirkan air dibandingkan madu. Tingkat kekentalan (Viskositas) suatu fluida dinyatakan oleh koefisien kekentalan fluida tersebut. Jika sebuah bola dijatuhkan ke dalam fluida, maka akan mengalami gaya gesek antara permukaan benda dengan fluida. Gaya gesek ini besarnya sebanding dengan koefisien viscositas fluida. ........( 3.2) Keterangan: F = gaya gesek (N) η = koefisien viskositas (Ns/m2) r = jari jari bola (m) v = kecepatan bola (m/s) Gambar23:Peristiwa viskositas Yang mengalami gaya gesek Koefisien viskositas didefinisikan sebagai hambatan pada aliran cairan. F = 6 π ŋ r v E-Modul Fluida Statis
68 Koefisien viskositas dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan Poiseuille : .......... (3.3) Keterangan: η = koefisien viskositas (Ns/m2) r = jari jari bola (m) ρb = massa jenis bola (kg/m5 ) ρf = massa jenis fluida ( kg/m3) g = percepatan gravitasi (m/s2) v = kecepatan terminal bola (m/s) Untuk memperjelas pemahaman kalian dalam mempelajari kapilaritas dan viskositas, silakan simak vidio berikut: Video 7. Tegangan Permukaan Zat Cair : Sumber: https://www.youtube.com/embed/Z63oGUJJGjs?feature=oembed Contoh Soal Tentukanlah koefisien viskositas udara apabila kecepatan terminal satu tetes air hujan berdiameter 0,5 mm yang jatuh adalah 7,5 m/s. (Diketahui massa jenis udara = 1,3 kg/m3 dan percepatan gravitasi Bumi = 10 m/s2 ). Penyelesaian: Diketahui: d = 0,5 mm r = d/2 = 0,5/2 = 0,25 mm = 0,25 x 10-3 m η = 2 2. 9 ( − ) E-Modul Fluida Statis
69 VT = 7,5 m/s ρf = 1,3 kg/m3 g = 10 m/s2 ρb = 1000 kg/m3 Ditanyakan: ɳ = …? Jawaban: ŋ = 2 .,2510−3 .10 (1000−1,3) 9.7,5 = 73,98 x 10-3 Pas Rangkuman 1. Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya permukaan zat cair melalui perantara, seperti kain, dinding, pipa kapiler dan lain sebagainya. 2. Tingkat kekentalan (viskositas) suatu fluida dinyatakan oleh koefisien kekentalan fluida tersebut. Gaya Stokes Koefisien viskositas F = 6 π ŋ r v η = 2 2. 9 ( − ) η = 2 2. 9 ( − ) E-Modul Fluida Statis
70 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) VISKOSITAS 1. Melalui kegiatan pembelajaran model Problem Based learning pendekatan STEAM peserta didik mampu mengidentifikasi besaranbesaran yang terdapat dalam viskositas dengan baik dan benar 2. Melalui percobaan sederhana dan diskusi peserta didik mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi viskositas suatu fluida dengan baik dan benar Perhatikan gambar pergerakan aliran air berwarna biru dan aliran madu pada gambar diatas! 1. Buatlah suatu rumusan masalah berdasarkan fenomena pada gambar tersebut 2. Buatlah sebuh hipotesis awal sebelum melakukan percobaan yang menurut anda jawaban dari rumusan maslah diatas! 1. Tujuan Pembelajaran: 2. Orientasi masalah 3. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar E-Modul Fluida Statis
71 Petunjuk Percobaan 1. Berdoalah sebelum memulai pekerjaan 2. Bacalah materi pelajaran sebelum melakukan praktikum dimulai 3. Kerjakanlah praktikum dengan sungguh-sungguh dan selesaikan sesuai waktu yang diberikan 4. Lakukan diskusi kelompok dengan baik dan efektif 5. Jika terjadi kesulitan, tanyakan pada guru Alat dan Bahan ✓ 3 buah gelas bening/transparan ✓ Oli bekas ✓ Larutan gula ✓ Kecap ✓ 3 buah kelereng ✓ 1 buah stopwatch HP Langkah Percobaan 1. Siapkan gelas, kemudian isi masing-masing gelas dengan masingmasing cairan sebanyak 300 ml (jenis dan ukuran gelas gharus sama) 2. Siapkan stopwatch 3. Ambillah satu kelereng dan masukkan ke salah satu gelas yang berisi salah satu fluida kemudian catat waktu dari awal mulai menyentuh permukaan fluida dan hentikan stopwatch ketika kelereng menyentuh dasar gelas, amati pergerakkan kelereng menyentuh dasar gelar, amati pergerakkan kelereng saat melewati fluida tesebut 4. Ulangi langkah ke 3 untuk fluida yang lainnya. Kemudian catat hasilnya di kolom data pengamatan. No Jenis Fluida Waktu 1 Oli 2 Larutan gula 3 Kecap 4. Membimbing penyelidikan individu dan kelompok 5. Mengembangkan dan menyajikan hasil E-Modul Fluida Statis
72 Analisa Data 1. Berdasarkan pergerakan/waktu yang diperlukan kelereng sampai di dasar, manakah yang paling lambat? Urutkan waktu pergerakannya dari yang lambat sampai yang tercepat disertai dengan nama masingmasing fluida 2. Bagaimana viskositas suatu bahan dapat mempengaruhi laju suatu benda dalam zat cair? 3. Berdasarkan hasil pengamatan dan kegiatan praktikum, tuliskan kesimpulan mengenai viskositas pada kolom di bawah ini! 6. Analisis dan mengevaluasi proses pemecahan maslah E-Modul Fluida Statis
73 Tes Sumatif kegiatan pembelajaran 3 1. Suatu gejala naik/turunnya fluida di dalam suatu pipa kapiler disebut dengan… a. Kohesi b. Adhesi c. Kapilaritas d. Viskositas e. Tegangan permukaan 2. Perhatikan beberapa peristiwa dibawah ini! 1) Naiknya minyak tanah pada sumbu kompor sehingga kompor dapat menyala 2) Beberapa jenis serangga kecil bisa berjalan di atas air 3) Cairan tinta yang tumpah dapat diserap oleh kapur tulir atau kertas isap 4) Kapal selam yang dapat mengapung, melayang dan tenggelam Yang merupakan peristiwa kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari adalah.... a. 1), 2), dan 3) b. 2) dan 3) c. 1) dan 3) d.3), dan 4) e. 2), 3), dan 4) 3. Gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis disebut gaya… a. Kohesi b. Adhesi c. Gravitasi d. Tarik-menarik e. Tegangan permukaan E-Modul Fluida Statis
74 4. Permukaan raksa dalam tabung pipa kapiler lebih rendah dari permukaan raksa dalam bak. Penyebab peristiwa tersebut adalah… a. Adhesi raksa dengan pipa lebih besar dari kohesi antar partikel raksa b. Adhesi raksa dengan pipa sama dengan dari kohes antar partikel raksa c. Adhesi raksa dengan pipa lebih kecil dari kohesi antar partikel raksa d. Partikel raksa di permukaan mengalami tekanan udara yang sangat besar e. Sudut kontak pipa kapiler kurang dari 900 5. Sebuah wadah berisi air kemudian sebuah pipa kapiler dimasukkan ke dalam wadah seperti pada gambar di bawah ini : Pernyataan yang sesuai dengan gambar di atas adalah… a. Permukaan air dalam pipa kapiler lebih tinggi dari permukaan air di luar pipa kapiler karena adhesi air ˂ kohesi antara molekul air dengan kaca b. Permukaan air dalam pipa kapiler lebih tinggi dari permukaan air di luar pipa kapiler karena adhesi air ˃ kohesi antara molekul air dengan kaca c. Permukaan air dalam pipa kapiler lebih tinggi dari permukaan air di luar pipa kapiler karena adhesi air = kohesi antara molekul air dengan kaca d. Permukaan air dalam pipa kapiler lebih rendah dari permukaan air di luar pipa kapiler karena sudut kontak 0 ˃ 900 e. Permukaan air dalam pipa kapilerlebih rendah dari permukaan air di luar pipa kapiler karena sudut kontak 0˂ 900 E-Modul Fluida Statis
75 6. Perhatikan gambar berikut! Berdasarkan gambar, permukaan air dan merkuri tidak berada pada ketinggian yang sama. Hal yang menyebabkan terjadi peristiwa tersebut adalah… a. Tekanan hidrostatik merkuri lebih besar daripada air b. Gaya gravitasi air lebih kecil daripada kohesinya c. Adhesi air lebih kecil daripada kohesinya d. Kohesi air dengan pipa lebih besar daripada merkuri dengan pipa e. Kohesi air dengan pipa lebih besar daripada air dengan pipa 7. Saat Anda menuangkan air ke dalam gelas kaca, ada beberapa partikel air yang menempel di gelas kaca. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa antar pertikel zat memiliki… a. Gaya adhesi = gaya kohesi b. Gaya adhesi ˂ gaya kohesi c. Gaya adhesi ˃ gaya kohesi d. Gaya tegangan permukaan e. Kapilaritas 8. Ukuran kekentalan fluida yang menyatakan besar kecilnya gesekan dalam fluida disebut.... a.Tegangan permukaan b.Kapilaritas c.Fluida d.Meniskus e.Viskositas 9. Jika kelereng dijatuhkan ke dalam wadah berisi oli, perubahan kecepatan yang akan dialami oleh kelereng tersebut adalah… a. Konstan b. Diperlambat E-Modul Fluida Statis
76 c. Dipercepat d. Dipercepat lalu konstan e. Diperlambat lalu konstan 10. Sebuah tabung berdiameter 0,4 cm jika dimasukkan ke dalam air secara vertikalsudut kontaknya 600 . Jika tegangan permukaan air adalah 0,5 N/m, maka kenaikan air dlam tabung adalah.... a. 0,025 m b. 0,023 m c. 2,5 m d. 2,6 m e. 2,7 m 11. Kelereng berjari-jari 0,5 x 10-2 m dijatuhkan ke dalam ember berisi oli yang memiliki koefisien viskositas 0,1 kg/s. Jika kelereng bergerak dengan kelajuan 5 π -1m/s, maka besar gaya gesekan yang dialami kelereng adalah.... a. 0,75 N b. 1,2 N c. 1,4 N d. 1,65 N e. 2.5 N 12. Air naik sampai h1 dalam pipa kapiler yang jari-jarinya r dan massa air yang terangkat dalam pipa kapiler adalam M. jika jarijarinya 2r, massa air yang naik dalam pipa kepiler adalah… a. 1 4 M b. 1 2 M c. M d. 2M e. 4M 13. Pada tabel disajikan viskositas beberapa fluida. Fluida Viskositas (N.s/m2) Gliserin (200C) 10 Darah (370C) 1,50 Air (00C) 2,72 x 10-3 Air (200C) 1.79 x 10-3 E-Modul Fluida Statis
77 Air (1000C) 1,0055 x 10-3 Udara (200C) 1,82 x 10-5 Berikut kesimpulan yang tepat sesuai dengan data pada table tersebut adalah… a. Viskositas bervariasi terhadap suhu b. Viskositas tidak dipengaruhi suhu c. Gliserin memiliki viskositas paling rendah d. Air memiliki viskositas yang sama jika suhunya ditingkkatkan e. Udara memiliki viskositas paling tinggi 14. Jehezkiel melakukan percobaan tentang viskositas dengan menjatuhkan sebuah kelereng ke dalam wadah berisi minyak. Kegiatan lain yang harus dilakukan Jehezkiel untuk mengetahui pengaruh viskositas terhadap kecepatan jatuhnya kelereng dalam zat cair adalah… a. Menggunakan kelereng dengan massa yang lebih besar b. Menggunakan kelereng dengan volume yang lebih besar c. Menjatuhkan kelereng dengan ukuran berbeda ke dalam zat cair yang sama d. Menjatuhkan tiga buah kelereng yang identik ke dalam zat cair yang sama secara bersamaan e. Menjatuhkan kelereng yang sama ke zat cair yang berbeda 15. Saat Anda menungkan air ke dalam gelar kaca, ada beberapa partikel yang menempel di gelas kaca. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa antar partikel zat memiliki.... a. Gaya adhesi = gaya kohesi b. Gaya adhesi < gaya kohesi c. Gaya adhesi > gaya kohesi d. Gaya tegangan permukaan e. Kapilaritas E-Modul Fluida Statis
78 GLOSARIUM Tekanan : Gaya yang bekerja tegak lurus pada suatu bidang dibagi dengan luas bidang tersebut Tekanan hidrostatis : Tekanan zat cair yang hanya disebabkan berat zat cair itu sendiri Hukum pokok hidrostatika : Semua titik yang terletak pada satu bidang datar didalam satu jenis zat cair memiliki tekanan yang sama besar Prinsip Pascal : Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan kesegala arah sama besar Gaya Apung : Gaya yang arahnya keatas yang diberikan oleh fluida kepada benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya dalam fluida. Hukum Archimides Gaya apung yang dialami oleh benda Hukum Archmedes : Gaya apung yang dialami oleh benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Gaya Apung : Kondisi benda dimana sebagian benda berada di permukaan zat cair Melayang : Kondisi benda dimana seluruh benda berada di dalam fluida tetapi tidak menyentuh dasar fluida Tenggelam : Kondisi benda dimana seluruh benda berada di dalam fluida dan menyentuh dasar fluida Tegangan Permukaan : Kecenderungan permukaan zat cair untuk menegang, sehingga permukaannya seperti ditutupi oleh selaput yang elastis Sudut kontak : Sudut yang dibentuk oleh lengkungan zat cair dalam pipa kapiler terhadap dinding pipa kapiler Gaya Adhesi : Gaya tarik menarik antara partikel-partikel tidak sejenis Gaya Kohesi : Gaya tarik menarik antara partikel-partikel sejenis Kecepatan Terminal : Kecepatan tetap dan terbesar yang dialami oleh benda didalam fluida kental Kapilaritas : Peristiwa naik atau turunnya zat cair didalam pipa kapiler (pipa sempit) E-Modul Fluida Statis
79 DAFTAR PUSTAKA Fery Widianto, dkk. 2022. Buku Interaktif Fisika untuk SMA/MA Yogyakarta: Intan Pariwisata. Ginanjar, Agie. 2014. Intisari Fisika untuk SMA. Bandung: Pustaka Setia. Seran, Natalia Erlayan. 2015. Moodul Fisika Statis. Surabaya. https://www.youtube.com/watch?v=wdXrw0HDVhY https://www.youtube.com/watch?v=yWjJPpUGP1w https://www.youtube.com/watch?v=Nta-zGTUzwc https://www.youtube.com/watch?v=7LNlaW4_xtQ https://www.youtube.com/watch?v=VVplSAmoQKc https://www.youtube.com/watch?v=nb1jYuSM14A https://www.youtube.com/embed/Z63oGUJJGjs?feature=oembed https://www.youtube.com/watch?v=7O47vnhw4Hk
80 Tentang Penulis Alumi lulusan SD Inpres Imsar angkatan Tahun 1995, lulusan SMP Negeri 2 Nimboran tahun 1998, lulusan SMA YPK Diaspora tahun 2001, kemudian terpilih masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SLSB (Seleksis Lokal Siswa Berpretasi) di program Studi Fisika Universitas Cenderawasi dan berhasil menyelesaikan studi S-1 pada tahun 2006. Setelah itu melanjutkan mengajar pada SMA YPK Diaspora pada tahun 2007 awal bulan Januari sebagai tenaga guru honor, pada tahun 2009 mengkiti seleksi CPNS dan lulus sebagai CPNS pada tahun 2010 dan PNS pada tahun 2012 di SMA YPK Diaspora Kotaraja Jayapura hingga saat ini. Penulis saat ini sedang menempuh Pendidikan S2 di Universitas Cenderawasih Program Studi Pendidikan IPA, Angkatan 2022. Ida Oktovina Yaung, wanita kelahiran Sarmai Atas pada tanggal 08 Oktober 1981 ini merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari keluarga asli Suku Genyem yang lahir dan besar di Genyem.