TEMA 1
ORGAN GERAK HEWAN
SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 5 & 6
NI LUH PUTU RESIYANA DEWI, S.Pd
NIP. 19860921 200903 2 012
SEMESTER 1
HEWAN VERTEBRATA &
AVERTEBRATA, GAMBAR
ILUSTRASI, IDE POKOK
Tujuan pembelajaran
Melalui kegiatan membaca siswa membedakan hewan
vertebrata dan avertebrata serta menentukan organ
geraknya
Melalui kegiatan membaca siswa mampu memahami
gambar ilustrasi dan mampu membedakan jenis-jenis
gambar ilustrasi.
Melalui kegiatan mengamati lingkungan, siswa mampu
membuat salah satu jenis gambar ilustrasi dengan
terampil.
VERTEBRATA & AVERTEBRATA
Hewan vertebrata
adalah jenis hewan yang
memiliki tulang belakang
pada tubuhnya. Fungsi
dari tulang belakang
tersebut adalah untuk
menopang tubuh hewan
tersebut dan melindungi
sumsum tulang belakang
serta menghubungkannya
pada sistem saraf.
Hewan avertebrata
atau invertebrata
adalah hewan yang
termasuk ke dalam
jenis hewan yang
tidak memiliki tulang
punggung antar ruas-
ruas tulang
belakang.
Hewan vertebrata dapat dikelompokkan menjadi lima
jenis. Pengelompokan ini dibagi berdasarkan penutup
tubuh, alat gerak, dan cara berkembangbiak. Berikut
klasifikasi hewan vertebrata selengkapnya.
1. Hewan Menyusui (Mamalia)
Pada kulit mamalia, terdapat kelenjar keringat dan
kelenjar minyak. Mamalia bernapas dengan paru-paru
dan mempunyai diafragma untuk membantunya
bernapas. Perkembangan otak mamalia merupakan yang
paling sempurna dibandingkan dengan jenis hewan
lainnya. Bayi mamalia mendapatkan nutrisi dari susu
yang dihasilkan oleh induknya.
2. Ikan (Pisces)
Tempat hidup ikan dapat dibedakan antara di air
tawar, payau, dan air laut. Ikan bernapas dengan
insang dan bergerak dengan menggunakan sirip serta
ekor. Ikan memiliki sisik yang berlendir untuk
memudahkan pergerakan serta memiliki gurat sisik
yang berfungsi untuk mengetahui tekanan air.
3. Burung (Aves)
Burung memiliki darah panas. Pembuahan terjadi di
dalam tubuh sang induk dan berkembangbiak dengan
bertelur. Burung bernapas menggunakan paru-paru dan
memiliki alat tambahan berupa pundi-pundi udara
sebagai tempat cadangan udara pernapasan di saat
terbang jauh.
4. Hewan Melata (Reptilia)
Reptil bergerak menggunakan perut atau kaki serta
bernafas menggunakan paru-paru. Reptil memiliki kulit
keras, kering, dan bersisik yang terbuat dari zat
keratin. Pembuahan terjadi di dalam tubuh induknya
yang menghasilkan telur bercangkang.
5. Katak (Amphibia)
Katak bergerak menggunakan dua pasang kaki yang
memiliki selaput lendir untuk berenang. Kulit katak
selalu dalam keadaan basah karena mengandung
pembuluh darah yang dapat membantu berdifusi
melalui kulit.
HEWAN AVERTEBRATA
Adapun ciri-ciri hewan avertebrata biasanya susunan syarafnya
berada di perut, memiliki rangka luar, dan otaknya tidak terlindungi
oleh rangka. Contoh hewan avertebrata adalah siput, serangga,
cacing, ubur-ubur, cumi-cumi, dan lain-lain.
Berikut beberapa contoh hewan avertebrata.
Amatilah organ gerak siput berikut!
Nama organ gerak: Kaki perut dengan bentuk pipih dan lebar.
Fungsinya: Fungsi utama kaki perut pada siput adalah untuk
bergerak dan berpindah tempat.
Amati hewan berikut!
Nama Hewan: Belalang
Nama Organ Gerak: kaki dan sayap
Fungsinya: Belalang bergerak dengan kaki dan sayap. Kaki berfungsi
untuk melompat dan sayap berfungsi untuk terbang.
Amati hewan berikut!
Nama Hewan: Cacing
Nama Organ Gerak: otot perut dan tubuhnya
Fungsinya: perut cacing sebagai otot semu untuk bergerak atau
berpindah tempat saat di permukaan tanah maupun di dalam tanah.
Amati hewan berikut!
Nama Hewan: Ubur-Ubur
Nama Organ Gerak: otot
Fungsinya: untuk bergerka maju, Ubur-Ubur mengambil air ke dalam
otot bel mereka kemudian menyemprotkannya keluar dari belakang
tubuh mereka. Selain itu, Ubur-Ubur juga bergerak dengan cara
melayang pada arus air.***
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi merupakan penggambaran dari sebuah teks.
Tujuan ilustrasi adalah untuk memperjelas, memperindah,
dan menerangkan isi atau informasi dari sebuah bacaan.
Objek gambar ilustrasi dapat berupa gambar manusia,
hewan, dan tumbuhtumbuhan serta benda-benda yang ada di
sekitar kita. Objek gambar ini harus
disesuaikan dengan isi atau bacaan.
Langkah-langkah membuat gambar ilustrasi adalah
sebagai berikut:
1. Gagasan/Ide
Gagasan bersumber dari bacaan. Setelah menentukan
gagasan, tentukanlah adegan apa yang akan digambar, siapa
saja tokohnya, bagaimana suasananya, serta media yang akan
digunakan.
2. Sketsa
Sketsa adalah rancangan gambar yang dibuat sesuai dengan
gagasan. Membuat sketsa harus berhati-hati, perhatikan
bagaimana tata letak dan ukuran objek yang digambar.
3. Pewarnaan
Setelah sketsa selesai dibuat, kamu dapat mewarnainya.
Pewarnaan dapat dilakukan dengan dua cara, pertama
memberi warna sesuai dengan aslinya, kedua memberi warna
berdasarkan imajinasi sendiri. Kamu dapat menggunakan cat
air, cat minyak, pensil warna, spidol, dan lain-lain.
B. Adapun media gambar yang bisa kamu gunakan
untuk menggambar adalah:
1. Media Alas Gambar
Media alas merupakan media atau tempat untuk menuangkan
gambar. Kamu dapat menggunakan kanvas, kain, kertas, atau
bahkan kaca dan komputer. Media ini juga berpengaruh pada
pemilihan media pewarna yang digunakan. Selain itu juga
berpengaruh pada awet dan tidaknya hasil gambar pada saat
disimpan.
2. Media Pewarna
A. Pensil Warna
Jenis pensil ini banyak mengandung lilin. Pilihan warnanya pun
banyak sekali.
B. Cat air
Cat air adalah pewarna yang terlebih dahulu dicampur
dengan air sebelum dipergunakan. Ada dua macam cat air,
yakni transparan dantidak transparan.
Contoh gambar cerita atau ilustrasi adalah sebagai
berikut:
1. Realis
Realis merupakan gambar yang dibuat seperti keadaan
aslinya, baik bentuk, ukuran, dan tata letaknya. Contohnya
seperti lukisan berjudul Kapal Dilanda Badai karya Raden
Saleh berikut
2. Karikatur
Karikatur merupakan gambar yang melebih-lebihkan atau
mengubah dari objek aslinya. Gambar karikatur menyajikan
objek dengan karakter yang lucu dan aneh. Biasanya gambar
karikatur mengandung kritikan dan sindiran.
3. Kartun
Kartun merupakan gambar yang berfungsi untuk menghibur
dan berisikan
humor. Gambar kartun dapat berupa tokoh binatang atau
manusia.
4. Dekoratif
Dekoratif adalah gambar yang disajikan dengan mengubah
bentuk objek aslinya namun tanpa menghilangkan ciri-ciri
khasnya. Berikut contoh gambar dekoratif!
Setelah kalian memahami tentang hewan
vertebrata dan avertebrata, coba amatilah
hewan-hewan yang ada di sekitarmu.
Tentukan apakah hewan tersebut
merupakan hewan vertebrata atau
avertebrata! Dan buatlah sebuah gambar
ilustrasi tentang hewan tersebut!
DAFTAR PUSTAKA
https://www.suara.com/tekno/2020/12/07/085801/apa-itu-hewan-vertebrata-lengkap-dengan-ciri-
ciri-dan-klasifikasinya?page=all
https://kabarlumajang.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-422218794/nama-organ-gerak-hewan-
avertebrata-belalang-cacing-dan-ubur-ubur-pada-tema-1-kelas-5-sd-dan-mi-halaman-43?page=3
https://coretanalfaridzi.blogspot.com/2020/07/sbdp-kelas-5-tema-1.html
TERIMA KASIH