PROFIL SMP NEGERI 1
PAGADEN
VISI
“Terwujudnya Siswa
Aktif, Kreatif, Bersih,
Amanah, Religius”
(AKBAR)
MISI
● Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang MAha Esa
melalui pembinaan keagamaan yang terarah, terpadu, dan
berkesinambungan.
● Mengembangkan minat dan bakat peserta didik melalui kegiatan
pengembangan diri yang berkelanjutan dan kegiatan ekstra kurikuler
yang beragam, bermutu, dan berkemajuan untuk meningkatkan
kompetensi sikap sosial peserta didik.
● Meningkatkan kemampuan peserta didik mengaitkan pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni dan budaya melalui pembelajaran yang
mengembangkan berpikir kritis/pemecahan masalah, kreativitas,
komunikasi,serta kolaborasi.
● Mengembangkan pendidikan karakter yang berbasis budaya dan
lingkungan hidup untuk menghasilkan insan yang berakhlak mulia,
berbudaya, tangguh, dan berdaya saing tinggi.
● Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan melaksanakan 7
K (kebersihan, kesehatan, keindahan, kerindangan,keamanan, ketertiban
dan kekeluargaan.
BAB I
KONDISI SEKOLAH
IDENTITAS SEKOLAH
Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Pagaden
Alamat : Jl. Stasiun no 63
Desa/Kelurahan : Kamarung
Kecamatan : Pagaden
Kabupaten : Subang
Propinsi : Jawa Barat
Nomor Telepon : 0260450260
NPSN : 20217045
NSS : 20.1.02.19.03.012
Jenjang Akreditasi : 2019/A
Tahun Didirikan : 1962
Tahun Beroperasi : 1962
Kepemilikan Tanah : Pemerintah Pusat
Kepemilikan Tanah : Pemerintah Pusat
Status Tanah : Sertifikat Hak Milik
Luas Tanah : 2.925 m2
Status Bangunan Milik : Pemerintah
Luas Seluruh Bangunan : 2.200 M2
Alamat E-mail :
[email protected]
STRUKTUR ORGANISASI
PROFIL KEPALA SEKOLAH
SMP NEGERI 1 PAGADEN
NAMA : NARWATI SUMARTINI, S.Pd,.M.M,Pd
NIP : 19650702 198703 2 003
TTL : LAMPUNG, 02 Juli 1965
Golongan : Pembina TK I /IV/C
Pendidikan Terakhir : S 2
B. Letak Sekolah
SMP NEGERI 1 PAGADEN terletak di Jalan. Stasion No. 63
RT: 25 RW:07 Kode Pos 41252 Desa/Kelurahan Kamarung
Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat.
Sumber : Google earth
C. Pemetaan Lingkungan Sekolah ( Eco mapping)
SMPN 1 Pagaden terletak di tengah kota kecamatan
Pagaden. Sebelah timur terdapat stasiun Pagaden dan
Pasar Pagaden. Sebelah Barat bertepatan dengan pusat
kota kecamatan Pagaden (Alun-alun Pagaden). Sebelah
Selatan ada Kantor Kepolisian Sektor Pagaden. Dan
SMPN 1 Pagaden dikelilingi oleh pemukiman
penduduk. Letak yang strategis dan terjangkau
membuat SMPN 1 Pagaden menjadi sekolah Pavorit.
D. Kondisi Masyarakat Sekitar.
Masyarakat sekitar sekolah mayoritas beragama Islam yang taat
menjalankan agamanya. Kerukunan dan kebersamaan kehidupan
beragama dengan pemeluk agama lain yang minoritas tetap terjaga
dan terpupuk dengan baik. Kegiatan-kegiatan sosial mereka lakukan
bersama tanpa membedakan pemeluk agama, ras maupun golongan.
Masyarakat sekitar sekolah SMPN 1 Pagaden memiliki bermacam
macam pekerjaan antara lain sebagai petani, pedagang, wiraswasta
lain dan PNS.
E. Kondisi Siswa dan Orangtua siswa
Kondisi Siswa SMP Negeri 1 Pagaden tergolong cukup baik
dari segi kognitif, hal itu didasarkan pada hasil pendaftaran
siswa baru (SD) setiap tahun ajaran baru. Itu merupakan data
yang diambil dari nilai UN (Surat Keterangan Hasil Ujian) rata
ratanya.
Kondisi ekonomi masyarakat mayoritas menengah ke bawah
meskipun ada yang status ekonominya mapan namun
jumlahnya relatif kecil.
F. Kondisi Proses Belajar dan Mengajar
Kegiatan Proses Belajar di SMP Negeri 1 Pagaden berlangsung
kondusif tertib dan lancar, dengan jumlah guru = 36 orang, terdiri dari
23 PNS (95% tersertifikasi) dan 13 Non PNS/Sukwan. Jumlah gedung
dan ruang kelas memadai dan ruang yang lain sebagai penunjang
kegiatan belajar mengajar.
G. Kondisi Sarana dan Prasarana.
Kondisi sarana dan prasarana SMP Negeri 1 Pagaden
sudah cukup memadai. Perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi telah memasuki kawasan lingkungan
pendidikan tidak terkecuali di SMPN 1 Pagaden.
SMPN 1 Pagaden telah memiliki ruang IT modern dan
fasilitas lain yang mendukung proses pembelajaran.
Sekolah menyediakan fasilitas berupa alat komunikasi bagi
siswa yang tidak memiliki alat komunikasi.
BAB II
POTENSI SEKOLAH
A. Potensi yang dimiliki Sekolah
1. Jumlah Siswa = 303 siswa.
Jumlah siswa kelas 7 = 352 siswa
Jumlah siswa kelas 8 = 343 siswa
Jumlah siswa kelas 9 = 998 orang.
Total siswa
2. Potensi Guru dan Kepala Sekolah
Jumlah Kepala Sekolah = 1 orang
Jumlah guru PNS & Honorer = 36 orang
Jumlah Tenaga Administrasi = 3 orang
Jumlah Tenaga Pelaksana = 11 orang
Satpam = 2 orang
Operator = 1 orang
Total Guru dan Karyawan = 53 orang.
B. Potensi Sarana Prasarana Sekolah
Jumlah Rombongan Belajar = 27 kelas
Jumlah Ruang Laboratorium = 1 ruang
Jumlah Ruang Perpustakaan = 1 ruang
Jumlah Ruang Multimedia = 1 ruang
Jumlah Sarana Ibadah = 1 Mushola
Jumlah Kantin Koperasi = 1 ruang
Jumlah Kantin Sekolah = 2 unit
Jumlah Lapangan olah raga = 1 unit
Jumlah Wastafel/ cuci tangan = 25 unit.
Jumlah Green house = 1 unit
Jumlah Taman Sekolah = 2 lahan
Jumlah Kebun Sekolah = 1 lahan
Jumlah Hutan Sekolah = 1 lahan
Jumlah Lahan Toga = 1 lahan
Jumlah Tempat Parkir = 1 lahan
Ruang Terbuka cukup memadai
C. Daya Dukung SDM dan SDA
Daya dukung Sumber Daya Manusia
Jumlah guru yang berijasah Sarjana (S1) = 35 guru
Jumlah guru yang berijasah Magister (S2) = 1 guru
Jumlah guru yang berijasah Doktoral (S3) = 2 guru
Kepala Sekolah yang berijasah S2 = 1 orang
D. Daya Dukung Sumber Daya Alam
Letak SMPN 1 Pagaden yang berada di tengah kota kecamatan memberi
banyak kemudahan bagi warga sekolah untuk mengembangkan potensi
pemberdayaan lingkungan. Lahan sekolah yang terbilang sempit telah
dioptimalkan menjadi sebuah lingkungan sekolah yang asri, bersih dan
nyaman seperti kebun sekolah, taman vertikal dan kolam. Warga sekolah
memanfaatkan limbah plastik dan lainnya adanya taman, menjadi karya yang
bermanfaat seperti pot, tempat tisu, tempat sampah, dan karya lain yang
bermanfaat.
E. Daya dukung Masyarakat Sekitar
Daya dukung masyarakat sekitar sekolah antara lain:
Agamis umumnya beragama Islam.
Latar belakang pekerjaan masyarakat sekitar sekolah bervariasi dari pedagang, buruh
tani, PNS, TNI, dan wiraswasta.
Lingkungan pemukiman 500 m dari sekitar sekolah amatlah padat.
F. Daya Dukung pemerintah Daerah
Daya dukung pemerintah Daerah antara lain:
Pemerintah Kabupaten Subang terus berupaya setiap tahun untuk menyandang kota
Adipura.
Juga pemerintah daerah terus berkomitmen menjadi daerah SUBANG JAWARA (Jaya,
Wibawa, Sejahtera)
Kebijakan Kantor / Dinas Lingkungan Hidup di Daerah yang terus memotivasi jumlah
Sekolah yang ikut Program sekolah Adiwiyata.
Kebijakan Disdikbud, Dinas Kesehatan, dan Kemenag Kabupaten dalam mewujudkan
sekolah-sekolah yang SEHAT yang berjenjang mulai dari tingkat sekolah, Kabupaten,
Provinsi sampai tingkat Nasional.
Kepedulian Program program Dinas Lingkungan Hidup yang mengadakan event
Prokasih ( Program Kali bersih, Penanaman Sejuta Pohon, Pengecatan Taman dsb).
BAB III
PERMASALAHAN SEKOLAH BERDASARKAN
POTENSI PERMASALAHAN DAERAH
A. Permasalahan Sekolah Berdasarkan Potensi dan Permasalahan Daerah
1. SMPN 1 Pagaden masih kekurangan tenaga guru
2. Pengelolaan sampah masih harus ditingkatkan
BAB IV
RENCANA AKSI SEKOLAH
A. Pemecahan terhadap masalah di sekolah
1. Pemecahan permasalahan Sampah.
▪ Mulai membentuk Tim Adiwiyata bagian pokja Sampah.
▪ Membuat Aksi nyata menambah sarana prasarana tempat sampah dari tong plastic
bekas cat yang ditulis sampah basah dan sampah kering.
▪ Memberi pembelajaran cara membuat kompos baik secara manual maupun dengan
menggunakan bahan EM 4 ditambah cairan air gula yang dieramkan selama 1 malam
sebagai setaternya.
▪ Memberi pembelajaran pembuatan kompos ala Takakura menggunakan keranjang dan
menggunakan kompos yang jadi sebagai setaternya, sebagai bahan adalah sampah
basah organik.
▪ Memilah sampah menjadi organik dan anorganik dan membiasakan buang sampah
pada tempatnya.
▪ Membuat daur ulang sampah menjadi berbagai macam peraga termasuk baju mascot
recycle, membuat tempat pensil, membuat tempat tisu, membuat miniatur rumah.
▪ Membuat slogan slogan yang berhubungan dengan sampah antara lain : sampah bukan
masalah tapi sampah jadi berkah.
▪ Memanfaatkan tempat pos pembuangan terakhir sampah untuk membuang sampah an
orgamik yang tidak dapat di olah lagi.
▪ Mengoptimalkan penggunaan komposter sebagai alat pembuatan kompos.
2. Pemecahan permasalahan Energi
▪ Pemecahan masalah energy listrik sementara yang mampu
dikerjakan adalah dalam bentuk penghematan penggunaannya,
misal dengan mengganti lampu lampu dari dop menjadi LED.
• Membuat slogan slogan hemat energy.
• Mematikan komputer bila tidak dipergunakan
• Mematikan lampu dan kipas angina jika sudah tidak digunakan.
• Mematikan jaringan internet dan wifi bila sudah tidak
digunakan..
• Membiasakan mematikan kipas angin di kelas pada saat selesai
jam terakhir pembelajaran.
3. Pemecahan masalah Air
• Penghematan air untuk cuci tangan sudah mengacu pada
penghematan karena lubang sisa air masuk ke taman taman.
• Setiap satuan unit gedung sudah terpasang wastafel tempat cuci
tangan dan dapat di salurkan menggunakan pipa pipa untuk
menyiram tanaman.
• Sudah memiliki tandon air yang lama telah rusak karena bocor dan
memiliki yang baru dari plastic tempat di musholla agar mudah dalam
berwudhu..
• Kedepan memiliki rencana untuk membuat kolam ikan dengan
memanfaatkan air dari sisa air wudhu.
• Persiapan membuat sumur resapan.
4. Pemecahan masalah Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati yang dimiliki SMP Negeri 1 Pagaden sementara
masih jenis tanaman glodok, ketapang, mangga dan palem yang memiliki
tajuk dan termasuk jenis tanaman berkayu tahunan.
Keanekaragaman hayati mulai digiatkan melalui sadar lingkungan
dengan hal yang kecil pada awalnya siswa membawa pupuk kandang dan
siswa baru membawa tanaman dari rumah, sehingga sejak kegiatan pokja
Hayati dibentuk bertambahlah beraneka jenis bunga.
Sedangkan aneka tanaman hias ada 30 jenis. Golongan Toga seperti
lengkuas, kencur , serei, kunyit, dll.
5. Pemecahan masalah Makanan Sehat.
Makanan sehat dan bergizi merupakan faktor penting
yang harus ada di sekolah, sementara kantin di SMP
Negeri 3 Pagaden keberadaannya kurang baik begitu
juga dengan aneka jajanan yang di jual. Namun sejak
pokja Makanan Sehat dibentuk mulai mensosialisasi
kepada pedagang juga kepada siswa tentang makanan
sehat dan bergizi.
B. Pemecahan terhadap masalah masyarakat di sekitar sekolah.
SEKOLAH BEKERJA SAMA DENGAN BABINSA
Bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja
Kegiatan Rutin Sosialisasi dari Polres
Bekerja sama dengan BNNK dan KPAI
BAB V
PENUTUP
Sebagai Sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten, SMP Negeri 1 Pagaden
mempunyai tugas untuk selalu membudayakan hidup sehat dan peduli
terhadap lingkungan hidup baik kepada warga Sekolah, wali murid, dan
masyarakat sekitar sekolah. Sebagai Sekolah adiwiyata di lingkungan
Kecamatan Pagaden, SMP Negeri 1 Pagaden harus dapat memberikan
imbas positif kepada sekolah-sekolah yang lain untuk menanamkan
budaya peduli lingkungan bukan hanya untuk ikut program adiwiyata tapi
tujuan yang lebih besar adalah untuk menyelamatkan bumi ini dan
penghuninya. Save the earth, save the life.