The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Preview_Majalah WARTA PERTANIAN Edisi AGUSTUS

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gimbal.wiwi, 2020-09-13 17:16:57

Preview_Majalah WARTA PERTANIAN Edisi AGUSTUS

Preview_Majalah WARTA PERTANIAN Edisi AGUSTUS

DAFTAR ISI | VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

5

“Hari ini, secara serentak di seluruh
Indonesia kita canangkan, kita gaungkan

Gerakan Diversifikasi Pangan.”

5 14
Dalam menjalankan Gerakan Diversifikasi
Pangan, Kementerian Pertanian
(Kementan) fokus terhadap pangan lokal
sumber karbohidrat non-beras seperti
singkong, jagung, kentang, talas, pisang,
sagu, dan sebagainya.

14 42 23
32
48 Sektor pertanian semakin menunjukkan
keperkasaannya di tengah kondisi

perekonomian Indonesia yang melemah
akibat Pandemi Covid-19.

30

Kalangan legislator menekankan
pentingnya Balitbangtan (Badan
Penelitian dan Pengembangan
Pertanian), terutama dalam peningkatan

produktivitas padi.

36

Kementerian Pertanian (Kementan)
menggandeng tujuh rektor dari

perguruan tinggi di wilayah timur
Tanah Air untuk memperkuat sistem

perkarantinaan pertanian.

42

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kementerian
Pertanian (Kementan) bergerak cepat

untuk melakukan tracing dan isolasi agar
penyebaran virus tidak meluas.

48

Program Komando Strategi Penggilingan
(Kostraling) Kementerian Pertanian
(Kementan) mendapat support atau

dukungan dari kalangan wakil rakyat,
khususnya Komisi IV DPR RI.

3VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Belum kenyang kalau
tidak makan nasi
atau beras. Itulah
mindset atau pola
pikir yang selama ini
muncul di masyarakat
Indonesia. Padahal
banyak makanan
non-beras yang kaya
karbohidrat. Karenanya,
Kementerian Pertanian
(Kementan) mengajak
masyarakat untuk
mengkonsumsi pangan
non-beras. Bagaimana
caranya?

MELAWANKementan Serentak Gaungkan Diversifikasi Pangan
MINDSET

KENYANG MAKAN NASI

4 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

“HARI ini, secara serentak di seluruh Indonesia kita Pertanian bisa menjadi
canangkan, kita gaungkan Gerakan Diversifikasi solusi, termasuk dalam
Pangan.” Demikian yang ditegaskan Menteri menghadapi Covid-19.
Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo Karena itu, saya minta
(SYL) saat menyapa para gubernur dalam Pencanangan Gerakan para gubernur, bupati,
Diversifikasi Pangan, Ekspose UMKM Pangan Lokal dan Buah wali kota, camat, dan
Nusantara 2020 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) lurah hingga kepala
Jakarta, Rabu (19/8/2020). Pencanangan ini diikuti serentak desa bahu membahu
oleh 34 provinsi secara virtual. menangani ketahanan
pangan, termasuk
Diversifikasi Pangan merupakan salah satu langkah yang sangat menangani dampak,
penting untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah ekonomi akibat Covid-19,”
Pandemi Virus Covid-19 sekarang ini.
Syahrul Yasin Limpo
Tujuan pencanangan Gerakan Diversifikasi Pangan sebagai antisipasi
krisis pangan global dan ancaman kekeringan, penyediaan pangan Menteri Pertanian RI
alternatif sumber karbohidrat lokal non-beras.

Selain itu, untuk menggerakan ekonomi masyarakat, mewujudkan
sumberdaya manusia (SDM) yang sehat, aktif, dan produktif melalui
kecukupan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Dengan pencanangan Gerakan Diverisifkasi Pangan ini diharapkan
ketergantungan konsumsi beras akan menurun, dan konsumsi
pangan lokal sumber karbohidrat lain meningkat. Kalau sudah
demikian, diharapkan permintaan produk pangan lokal akan semakin
pesat, sehingga mampu memicu pertumbuhan UMKM (usaha mikro
kecil menengah) khususnya di bidang pangan lokal.

Menurut Mentan SYL, diversifikasi pangan harus dimulai dengan
membangun mindset bahwa kenyang tidak harus dengan beras, ada
banyak komoditas pangan yang beragam dan bergizi.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa upaya memasyarakatkan

5VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

diversifikasi pangan perlu terus
didorong kepada masyarakat. Ini
agar potensi pangan lokal yang ada
bisa dioptimalkan pemanfaatannya,
sekaligus meningkatkan gizi
masyarakat. “Makan pangan
lokal enak luar biasa, juga bergizi,
sehingga daya tahan tubuh lebih
kuat menghadapi Covid-19,”
ujarnya.

Untuk itu, Mentan mengajak seluruh
gubernur dan bupati/wali kota yang
hadir secara virtual tersebut untuk
bersinergi menguatkan gerakan
diversifikasi pangan ini dalam
upaya mengokohkan ketahanan
pangan. “Pertanian bisa menjadi
solusi, termasuk dalam menghadapi
Covid-19. Karena itu, saya minta
para gubernur, bupati, wali kota,
camat, dan lurah hingga kepala
desa bahu membahu menangani
ketahanan pangan, termasuk
menangani dampak, ekonomi
akibat Covid-19,” ujarnya.

Syahrul menegaskan, sektor

pertanian merupakan solusi

pasti dalam meningkatkan

ekonomi rakyat. Sektor pertanian

merupakan penopang utama

dalam memulihkan ekonomi

nasional pasca Pandemi Covid-19.

Karena itu, Gerakan Diverfikasi

Pangan adalah pilihan pasti dalam

membangun kekuatan ketahanan

dan kedaulatan pangan.

“Saya ingin semua UMKM yang bisa
dilakukan ekspornya dibuatkan one
day with Coffe and food and cake
from Indonesia di semua benua
yang ada di dunia,” tandasnya.

Saat ini, lanjut Mentan, pihaknya
sudah menjalin kerja sama dengan
kementerian dan lembaga (K/L)
lain untuk penguatan ekspor.
“Saya sudah bekerja sama dengan
Kementerian Luar Negeri supaya
produk UMKM yang non-beras yang
layak akan kita dorong ekspor,”
katanya.

Dalam kesempatan yang sama,

Kepala Badan Ketahanan

Pangan (BKP) Agung Hendriadi

juga mengajak masyarakat

mengonsumsi pangan lebih

6 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

beragam. Diversifikasi pangan yang digaungkan Karena itu, Khofifah berharap Kementan meningkatkan
Kementan fokus pada enam pangan lokal sumber kerja samanya dengan Kementerian Sosial (Kemensos)
karbohidrat non-beras. untuk melakukan sosialisasi terhadap pangan lokal.
“Kami ingin ada kerja sama dengan Kemensos untuk
“Saya mengajak semua pihak dan masyarakat. Mari kita melakukan sosialisasi ke masyarakat, sehingga nanti
biasakan mengonsumsi pangan yang beragam, karena diversifikasi pangan ini cakupan bisa lebih luas lagi,”
bahan pangan kita tidak hanya beras, tetapi masih ujarnya.
ada singkong, jagung, kentang, talas, pisang, sagu, dan
lainnya” ujarnya. Dalam acara itu juga dihadiri Dirjen Pembangunan Desa
Kemendes PDTT (Kementerian Desa, Pembangunan
“Dengan diversifikasi pangan, masyarakat lebih sehat, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), BUMN di bidang
aktif dan produktif, dan tentunya ketahanan pangan pangan, pejabat Eselon I, II Kementan, sedangkan
kita akan semakin kokoh,” tegas Agung. di daerah dihadiri gubernur, bupati/wali kota
beserta jajarannya.
Gubernur Jawa Timur ( Jatim) Khofifah Indar Parawansa
yang turut hadir melalui video virtual mengaku akan Dalam kesempatan itu, Kementan dan
terus mendukung Gerakan Diversifikasi Pangan secara Kemendes PDTT juga sepakat memperkuat Lumbung
menyeluruh. Dukungan itu salah satunya dengan Pangan Masyarakat Desa (LPMDes). Perjanjian Kerja
menggerakan petani di Jatim untuk menanam pangan Bersama Penguatan LPMDes yang ditandatangani
lokal yang memiliki nilai jual. Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi dan Dirjen
Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT
Menurut Khofifah, Indonesia sudah saatnya mengubah Samsul Widodo di Jakarta, Rabu (19/8/2020).
pandangan masyarakat terhadap pangan lokal yang
dinilai tidak menguntungkan. “Sekitar 97 persen Penandatanganan tersebut disaksikan
masyarakat Jatim makanan pokoknya masih nasi, kalo langsung Mentan Syahrul dan Sekjen Kementan
makan selain nasi masyarakat dinilai belum sejahtera. Momon Rusmono dalam rangkaian Pencanangan
Persekftif seperti ini yang haus diubah seolah-olah kalo Gerakan Diversikasi Pangan. Kesepakatan itu sebagai
belum makan nasi standar kesejahteraan kita belum salah satu langkah strategis dalam upaya memenuhi
tercapai,” tandasnya. penyediaan pangan bagi masyarakat desa, terutama

7VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

dalam menghadapi dampak Pandemi Covid-19. mendorong peningkatan produksi kentang, sehingga
dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Agung menyatakan bahwa upaya Penguatan LPMDes
ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan Pertanian Keluarga
masyarakat desa dalam rangka mendukung ketahanan
pangan nasional guna mengantisipasi terjadinya krisis Sektor pertanian terbukti mampu bertahan dari
atau kerawanan pangan, gangguan produksi, bencana dampak Pandemi Covid-19. Namun ancaman terjadinya
alam dan khususnya pada masa keadaan darurat, krisis pangan global tentu harus terus diwaspadai.
yaitu dampak Pandemi Covid-19. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan
Agung Hendriadi menyatakan bahwa ketahanan pangan
”Keberadaan lumbung pangan di masa pandemi saat harus dibangun melalui kemandirian dan kedaulatan
ini cukup krusial dalam meningkatkan penyediaan pangan, yang mampu memproduksi pangan dengan
dan akses masyarakat terhadap pangan, terutama di memanfaatkan sumber daya lokal.
wilayah perdesaan,” ujarnya.
”Seringkali disampaikan Mentan Syahrul Yasin Limpo
Untuk itu, fungsi lumbung diperkuat tidak lagi bahwa tidak boleh 267 juta penduduk Indonesia ada
hanya berbasis kelompok namun berbasis desa. yang mengalami kelaparan. Artinya apa, kita harus
”LPMDes nantinya tidak hanya dikelola oleh gapoktan menjamin bahwa setiap individu harus hidup sehat
(gabungan kelompok tani), tetapi bisa menjadi salah aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Karena itu,
satu unit usaha dari BUMDes,” jelas Agung. kita harus bangun ketahanan pangan kita berdasarkan
kemandirian dan kedaulatan pangan,” ungkapnya
Dalam hal ini, Kementan menggandeng dalam sebuah diskusi daring.
Kemendes dan PDTT untuk mensinergikan peran
BUMDes/BUMDesma dalam pengelolaan LPMDes. Agung menyebut pendekatan pertanian keluarga
penting untuk dilakukan agar setiap keluarga mampu
Kerja sama Penguatan LPMDes tersebut dilaksanakan memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.
melibatkan tiga direktorat jenderal (ditjen) yang ada ”Kegiatan pekarangan pangan lestari dan pertanian
di Kemendes dan PDTT, yaitu Ditjen Pembangunan keluarga akan memicu masyarakat untuk mandiri
dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Ditjen dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangannya,
Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Ditjen
Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP).

Penguatan LPMDes akan diprioritaskan pada 38.700
desa yang tersebar di 240 kabupaten non-sentra
produksi, yaitu wilayah dengan kebutuhan konsumsi
beras penduduk melebihi potensi produksi setempat.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala BKP Agung
Hendriadi kembali menegaskan, desa menjadi basis
ketahanan yang harus didorong dengan berbagai
dukungan pengembangan pertanian yang maju
dan modern. ”Petani patut dihargai sebagai garda
terdepan dalam perjuangan melawan pandemi,
sebab semangat dalam pemenuhan pangan
bagi 270 juta rakyat Indonesia berada di tangan para
petani,” ujarnya dalam Jelajah Desa Pangan di Desa
Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang,
Jawa Timur, Minggu (30/8/2020).

Agung mengapresiasi kegiatan Jelajah Desa Pangan
dengan tema ‘#indonesiabebaskrisispangan’ ini.
Menurutnya, pertanian harus menjadi sektor yang
terus bertumbuh di tengah pandemi dan ancaman
krisis pangan. ”Ketahanan pangan kita masih terjaga.
PDB (Produk Domestik Bruto) di sektor pertanian
masih tumbuh, sedangkan sektor lain minus. Mengapa
tumbuh? Karena petani masih semangat untuk
berproduksi,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agung memberikan
paket bantuan bibit kentang dan aneka sayuran
kepada gabungan kelompok tani di Kecamatan
Ngantang. Bantuan tersebut akan dipergunakan untuk

8 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

bahkan dapat menambah pendapatan, sehingga ini Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon
bisa berkelanjutan. Mereka akan terus menanam Progo Aris Nugroho menyebutkan bahwa sayuran yang
untuk menjadi sumber pendapatan ekonomi mereka,” dihasilkan selain untuk memenuhi konsumsi nantinya
ujarnya. akan dihubungkan dengan e-warung untuk memasok
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten
Desa Purwosari Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo. Ini sejalan dengan Program Bela Beli
Kulonprogo Provinsi DI Yogyakarta merupakan salah Kulonprogo dimana kebutuhan konsumsi harus dipasok
satu lokasi penerima kegiatan pertanian keluarga. dari produksi para petani di wilayah Kulonprogo.
Masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan Agro ”Sayuran yang dihasilkan selain untuk dikonsumsi,
Makmur di desa ini telah melakukan aktivitas pertanian nantinya akan kami hubungkan ke e-warung untuk
berupa ternak kambing dan bertanam sayuran. memasok BPNT di kabupaten Kulonprogo,” ujarnya.

Ketua Gapoktan Agro Makmur Dwi Widiyanto Sinergi Nasional
mengungkapkan, tidak kurang dari 89 ekor kambing
PE dibudidayakan, dan juga bertanam berbagai jenis Kementerian Pertanian (Kementan) bersinergi
sayuran seperti bawang merah, terong, dan buncis. dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam
peningkatan ketahanan pangan nasional. Kerja sama
Andriko Noto Susanto, kepala Pusat Ketersediaan yang dijalin bertujuan menghidupkan kembali daya
dan Kerawananan Pangan saat berkunjung di Desa beli masyarakat yang dinilai melemah akibat dampak
Purwosari, Jumat (21/8/2020) mengaku bisa merasakan Pandemi Covid-19.
besarnya semangat teman-teman petani di desa ini
dalam berusaha tani. “Muhammadiyah adalah organisasi besar yang
memiliki stakeholder di seluruh Indonesia. Karena
Andriko juga mengunjungi lokasi pertanian keluarga itu, kita menjalin kerjasama dibidang ketahanan
di Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi Kabupaten pangan bersama dengan Kementan untuk membuat
Purworejo, Jawa Tengah. ”Saya berharap bantuan percontohan percontohan yang dapat menghidupkan
pemerintah melalui pertanian keluarga ini dapat kembali perekonomian masyarakat,”ujar Mentan
menambah semangat kepada para petani di desa Syahrul Yasin Limpo (SYL) usai menerima kunjungan
ini untuk terus melakukan aktivitas usahataninya,”
katanya.

9VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

PP Muhammadiyah di Kantor Pusat Kementan, Jakarta membangun ketahanan pangan masyarakat akan
pada Selasa (4/8/20). dilakukan di lahan yang akan segera ditinjau. Upaya
ini juga dilakukan untuk memproduktifkan lahan lahan
Syahrul mengungkapkan sangat merespon positif yang masih menganggur, sehingga dapat menghasilkan
untuk kerja sama yang akan dilakukan antara Kementan bagi masyarakat yang di sekitarnya.
dan PP Muhammadiyah. Dalam kerja sama ini akan
dibentuk gugus tugas yang fokus terhadap lahan yang Selain itu, Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan
akan digarap.”Rencananya pada Agustus kita sudah (BKP) juga menggandeng enam perguruan tinggi
mulai lihat lapangan. Mereka akan bentuk gugus tugas Indonesia dalam rangka pengembangan diversifikasi
nanti dikoordinasikan dengan dirjen secara teknisnya,” pangan lokal dan pendampingan kegiatan pekarangan
ucapnya. pangan lestari.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Enam perguruan itu di antaranya Institut Pertanian
Abbas sangat mendukung program kerja Kementan Bogor (IPB), Universitas Lampung (UNILA), Universitas
dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB),
khususnya untuk menghadapi Indonesia akan Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas
memasuki resesi ekonomi akibat dampak Pandemi Lambung Mangkurat (UNLAM) serta Sekolah Vokasi IPB
Covid-19. Sinergi penguatan pangan sangat penting (Institut Pertanian Bogor).
sebab mengakibatkan daya beli masyarakat akan
mengalami penurunan, sehingga PP Muhammadiyah Pada kegiatan ini, Mentan Syahrul menyampaikan
dan Kementan perlu melakukan upaya untuk bahwa ini merupakan kerja sama lanjutan yang
mensejahterakan masyarakat. “Muhammadiyah datang memiliki tujuan untuk memperkuat diversifikasi pangan
bertemu Menteri Pertanian untuk bertukar pikiran dan lokal lebih khusus untuk pekarangan pangan lestari.
kemudian untuk bekerja sama. Dari pembicaraan tadi, Perguruan tinggi memiliki teknologi dan inovasi yang
kami akan membuat project di Jonggol terlebih dahulu,” harus diterapkan di masyarakat, agar meningkatkan
ucapnya. penyediaan pangan.

Anwar menambahkan bahwa kerja sama dalam upaya “Kerja sama ini Insya Allah dapat menjadi percontohan

10 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

dalam membangun mindset tentang pekarangan Universitas Brawijaya.
pangan lestari serta diversifikasi pangan,” ujar Mentan
Syahrul saat menghadiri penandatanganan dengan “Fakultas Pertanian Brawijaya sekarang lagi
enam perguruan tinggi Indonesia di Kantor Pusat mengembangkan sistem pertanian terintegrasi dan
Kementan, Jakarta, Selasa (4/8/2020). lestari. Kami sudah merancang bidang sub tanaman
yang terintegrasi dengan peternakan dan perikanan,”
Menurut Syahrul, di tengah Pandemi Covid 19 yang ujarnya.
masih mewabah seluruh dunia, masyarakat diharapkan
tetap memiliki semangat dalam menjaga ketahanan Menurut Daman Huri, sistem pertanian terintegrasi
pangan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan di adalah pengembangan sub pertanian mahasiwa
sekitar rumah. Brawijaya dalam memanfaatkan lahan pertanian
menjadi area peternakan dan perikanan. Jadi, kata
“Sebenarnya lahan di sekitar kita sangat potensial dia, mahasiswa dan masyarakat bisa saling bekerja
untuk menanam buah-buahan, sayur-sayuran bahkan sama melakukan budidaya ikan, pakan ikan, dan
peternakan. Ini semua sangat dibutuhkan untuk hasil pertanian.
keperluan gizi yang cukup bagi masyarakat Indonesia,”
tandasnya. Senada dengan Daman Huri, Dekan Fakultas Pertanian
Universitas Lampung (UNILA) Irwan Sukri Banua
Mentan juga mendorong seluruh mahasiswa di mengatakan bahwa Gerakan Pangan Lestari atau
berbagai perguruan tinggi nasional untuk terjun Family Farming adalah gerakan yang sangat tepat dalam
langsung membantu pemberdayaan masyarakat meningkatkan ketahanan pangan nasional.
dalam pengembangan diversifikasi pangan lokal
dan pendampingan pekarangan pangan lestari. “Program dan gerakan ini sangat luar biasa untuk
Mahasiswa memiliki peran penting dalam membuat banyak aspek. Salah satunya pencegahan dan
suatu terobosan dan inovasi yang tidak biasa untuk penanganan pengendalian Covid-19. Dengan demikian,
kepentingan masyarakat Indonesia. ketahanan pangan nasional benar-benar meningkat
untuk memproduksi bahan pangan yang cukup
“Kami berharap mahasiswa mau turun ke lapangan. memadai,” katanya.
Konsepnya sudah ada dan kita juga punya ilmunya.
Hanya saja perlu dilakukan pendekatan yang tidak Di tempat terpisah, Wakil Rektor IPB Drajat Martianto
biasa. Ini adalah salah satu solusi untuk menjaga mengajak masyarakat Indonesia memanfaatkan lahan
ketahanan pangan Indonesia,” ujarnya. kecil dan pekarangan rumah untuk ditanami aneka
sayur dan buah-buahan. Langkah ini kata Drajat penting
Mentan menambahkan, kerja sama ini sangat penting dilakukan untuk mewujudkan ketahanan pangan
karena persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan oleh nasional melalui gerakan diserfikasi pangan Lestari.
Kementerian Pertanian (Kementan) saja. Melainkan
harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, terutama “Masyarakat Indonesia memang harus melakukan
perguruan tinggi sebagai mercusuar utama. diversifikasi pangan untuk meningkatkan mutu
konsumsi pangan mereka sehari-hari. Yang paling
“Kami berharap definisi-definisi serta teori-teori yang penting kita harus berkontribusi menghidupkan
diajarkan oleh perguruan tinggi Indonesia, dapat pertanian Indonesia,” ujarnya, Jumat (7/8/2020).
segera digagas oleh BKP untuk dapat mengembangkan
ketahanan pangan. Karena ini menyangkut hak hidup Menurut Drajat, kegiatan menanam berbasis pangan
masyarakat Indonesia,” terangnya. lestari adalah sebuah keharusan untuk menjawab
tantangan kehidupan di masa mendatang. Ancaman
Kepala BKP Agung Hendriadi mengatakan, diversifikasi krisis pangan seperti yang disampaikan Badan Pangan
pangan dan pekarangan pangan lestari merupakan Dunia atau FAO merupakan ancaman nyata yang harus
upaya Kementan dalam menyediakan akses pangan direspon cepat oleh semua pihak.
bagi rumah tangga. Selain itu, upaya tersebut juga
untuk menggerakan ekonomi masyarakat serta “Saya kira apa yang dilakukan Kementan dengan
menyediakan kebutuhan pangan yang aman. mendorong perguruan tinggi untuk melakukan
pengembangan dan pendampingan pangan lestari
“Kami mencoba melakukan pendampingan dengan sangat tepat. Artinya kita bisa menggerakkan
bekerja sama dari dari beberapa Universitas. Karena mahasiswa untuk melakukan diversifikasi pertanian,”
kami menyadari, kontrol ini tidak mudah karena tandasnya.
tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Daman Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi
Huri mendukung Gerakan Disertifikasi Pangan Lokal Nursyamsi mengharapkan bahwa dalam situasi seperti
dan Family Farming yang digaungkan Kementan dalam sekarang ini masyarakat mampu memanfaatkan lahan
mewujudkan kemandirian pangan. Dukungan itu salah sempit dan pekarangan sebagai tempat bercocok
satunya dengan melibatkan mahasiswa untuk terlibat tanam baik sayur maupun buah.
langsung pada program sistem pertanian terintegrasi

11VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

“Dalam situasi pandemi yang masih berlangsung ini, untuk menjadi gerakan besar dalam mengoptimalkan
kita harus terus menggenjot produksi pangan lokal. kekayaan alam nusantara. Ia optimistis gerakan ini
Apalagi Indonesia kaya akan pangan lokal seperti sagu, bisa menjadi gerakan ketahanan pangan nasional yang
singkong, jagung, ubi, dan lainnya. Kita bisa manfaatkan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
lahan sempit dan pekarangan sebagai tempat bercocok
tanam,” katanya. “Saya sangat yakin Gerakan Diversifikasi mampu
mendorong Gerakan Pangan Nasional karena hanya
Dedi mengatakan, sebagai negara tropis pertanian dengan cara ini pangan kita terus lestari. Makanya, saya
Indonesia sangat diuntungkan karena mendapat sinar mengajak semua pihak dukung dan dorong gerakan ini
matahari berlimpah dengan suhu yang sangat cukup, menjadi gerakan bersama,” tandasnya
kemudian memiliki sumber air yang banyak, serta
tanah yang subur. Kondisi ini membuat masyarakat bisa Antisipasi Banjir
melakukan cocok tanam setiap saat dan dimana saja.
Meski kemarau terus berlanjut, Badan Meteorologi,
“Saya minta petani, penyuluh, dan petani milenial, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan
untuk terus tanam. Jangan biarkan sejengkal tanah potensi hujan tinggi di sejumlah wilayah. Indonesia
tidak tanam, jangan sampai ada waktu kosong untuk bagian selatan mengalami kemarau, sedangkan wilayah
tidak tanam. Di mana saja, kapan saja, kita harus ekuator masih berpotensi curah hujan tinggi. Dinamika
tanam, tanam, dan tanam. Utamanya, tanam komoditas cuaca dan iklim di Indonesia tahun ini menjadikan
pangan lokal,” ujarnya. terjadinya cuaca atau iklim yang kontras, yaitu sejumlah
wilayah mengalami kekeringan, sementara wilayah lain
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan diguyur hujan ekstrem, seperti halnya yang terjadi di
Kuntoro Boga Andri menjelaskan, saat ini masyarakat sebagian wilayah Sulawesi.
bisa melakukan gerakan tersebut melalui konsep
“Pangan dari Pekarangan”. Konsep ini dinilai bisa Sebelumnya banjir bandang menerjang Kabupaten
memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara
swadaya, termasuk mendukung Gerakan Kemandirian (Sulut) pada Sabtu (25/7/2020). Saat ini, kerugian
Pangan Nasional. di sektor pertanian sedang didata dan dihitung
oleh Dinas Pertanian Sulut dan Dinas Pertanian
“Intinya setiap keluarga bisa mensubstitusi kebutuhan Kabupaten Bolmong.
pangannya. Masyarakat bisa membangun kebun
keluarga dengan memanfaatkan lahan kosong dan Menurut Yohanes Wowor, petugas dari Balai Proteksi
pekarangan rumah yang sempit,” tegasnya. Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) selaku
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang berwenang
Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya mendata dan melaporkan kejadian banjir pada
(P4S) Cireundeu Jajat Sudrajat menyambut baik Gerakan pertanaman pangan dan hortikultura, ada lima
Diserfikasi Pangan Lestari yang digaungkan Kementan kecamatan yang pertanamannya terdampak banjir.
dalam memperkuat produksi pangan lokal. ”Pertanaman padi dan jagung yang terdampak banjir
antara lain di Kecamatan Dumoga, Dumoga Timur,
Senada dengan para pengusaha kecil dan menengah Dumoga Tengah, Dumoga Utara, dan Dumoga Barat,“
yang menyambut antusias kegiatan Gerakan ungkapnya.
Diversifikasi dan Ekspose UMKM Pangan Lokal yang
digelar di halaman Gedung PIA Kementerian Pertanian Potong Rantai Pasok
(Kementan), Jakarta, Rabu, (19/8/2020).
Di tengah situasi Pandemi Covid-19 yang masih
Kegiatan yang juga dihadiri Mentan Syahrul ini meliputi melanda, Mentan Syahrul Yasin Limpo menegaskan
bazar pangan lokal dan sosialisasi gerakan diversifikasi. pihaknya akan terus menjaga ketahanan pangan. Salah
Founder sekaligus Distributor Three-P Retail Mirza satu upaya yang dilakukan adalah menggerakkan Pasar
mengatakan, gerakan ini sangat membantu para Mitra Tani (PMT) dan mengoptimalkan penyerapan
pengusaha kecil dan menengah yang ingin menjadikan produk pertanian.
pangan lokal sebagai sumber kehidupan dan sumber
keuntungan. Lebih dari itu, gerakan tersebut juga Kehadiran PMT di seluruh provinsi untuk menjaga
sangat membantu para petani yang selama ini pasokan agar tetap stabil sehingga masyarakat
melakukan cocok tanam pangan lokal seperti ubi, mendapat bahan pangan yang terjangkau. Kepala
singkong, dan sagu. Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi
menekankan pentingnya ketersediaan pangan yang
“Kita ingin pangan lokal Indonesia menjadi sumber bagi cukup, pasokan di tiap titik konsumen harus cukup,
semua orang. Karena itu, perusahaan saya fokus pada harga pun bisa dikendalikan. “Hadirnya PMT ini
penjualan dan pembelian panhan lokal singkong dan bertujuan agar pasokan ke masyarakat terjamin,
ubi,” ujar Mirza.

Pengusaha lainya, Agus Sudomo mengatakan, program
Diversifikasi Pangan harus didorong oleh semua pihak

12 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

harganya pun tidak bergejolak,” ujarnya saat meninjau Sementara itu, kegiatan perdana di masa Pandemi
Pasar Mitra Tani Kalimantan Timur di Samarinda, Rabu Covid-19, Pasar Tani Mall to Mall yang berlangsung di
(12/8/2020). Trans Mall Studio, Cibubur, Jakarta menuai antusias dari
konsumen. Omzetnya pun masih cukup besar hingga
Di Jawa Barat (Jabar), dalam upaya membantu petani mencapai Rp11 juta perhari.
memasarkan komoditas pangannya, Pasar Mitra
Tani melakukan pembelian langsung tomat petani Direktur Jenderal Hortikultura Kementan mengatakan,
pada salah satu sentra produksi tomat di Kabupaten laporan BPS menyebutkan pertumbuhan ekonomi saat
Bandung dan Bandung Barat. Tidak hanya itu, hal ini ini masih bertumpu pada sektor pertanian. Terlihat
dilakukan sebagai respon cepat ketika harga komoditas dari angka pertumbuhan PDB sebesar 2,19 persen,
pertanian anjlok pada saat produksi berlebih. “Upaya sedangkan yang lain tumbuh negatif. “Di tengah
ini kami lakukan, untuk membantu petani tomat yang Pandemi Covid-19 kita tidak salah memilih pertanian.
saat ini produksi nya lebih sehingga harganya jatuh,” Ternyata tidak ada ruginya kita kelola sektor pertanian.
ujar Agung Hendriadi, Jumat (14/8/2020). Kalau pun rugi mungkin salah kelola,” katanya di sela-
sela berkunjung ke Pasar Tani di Trans Mall Studio di
Untuk tahap awal ini, lanjutnya, tidak kurang dari 2,6 Cibubur, Rabu (4/8/2020). Kegiatan Pasar Tani Mall to
ton tomat telah dibeli langsung ke petani dan kemudian Mall ini digerakkan Asosiasi Pasar Tani yang anggotanya
dipasarkan melalui Pasar Mitra Tani. Diapun berharap petani dan pelaku usaha pengolahan produk pertanian.
langkah ini mampu menggerakan kenaikan harga yang (tim humas)
wajar di tingkat petani.

13VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

PANGAN LOKALMemperkuat Komoditas

DALAM menjalankan Gerakan Diversifikasi penanaman jagung sekaligus penyerahan bantuan
Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) benih dan penandatanganan MoU di Desa Maliran
fokus terhadap pangan lokal sumber Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Jawa Timur
karbohidrat non-beras seperti singkong, jagung, ( Jatim), Kamis (13/8/2020).
kentang, talas, pisang, sagu, dan sebagainya.
Sementara jagung merupakan salah satu jenis SYL menyatakan, Kementan menjamin dapat
komoditi pertanian tanaman pangan di Indonesia memenuhi kebutuhan jagung, sehingga menargetkan
yang menempati urutan kedua terbesar setelah padi. produksi jagung pada 2020 lebih tinggi dari tahun
lalu demi mengamankan pasokan jagung dalam
Seiring dengan masuknya musim hujan di beberapa negeri. Panen raya jagung yang sudah dilaksanakan
wilayah sentra produksi, Kementan mulai melakukan pada musim tanam I mencatat angka surplus untuk
gerakan tanam jagung. Kali ini, Menteri Pertanian beberapa daerah. Data produksi yang dihasilkan
(Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terjun langsung dapat menjadi acuan dalam meningkatkan luas
bersama Bupati Blitar melakukan tanam jagung tanam dan memperbaiki produktivitas. ”Kita harus

14 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

pastikan produksi jagung cukup sesuai kebutuhan pangan nasional secara berkelanjutan. Blitar juga
bulanan. Luas tanam kita tingkatkan, tapi produktivitas mampu membackup kebutuhan wilayah lain dengan
juga harus bagus,” ujar SYL. multi komoditi yang dimiliki. “Blitar ini menurut saya
sangat subur dan sangat bagus. Ini kekayaan luar biasa
Perlu diketahui, rata-rata produktivitas jagung lokal saat yang kita miliki. Saya kira Blitar bisa menghasilkan
ini sekitar 6,4 ton per ha, targetnya produktivitas dapat sesuatu untuk kepentingan Nasional,” katanya.
naik menjadi 8 sampai 9 ton per ha. Saat ini, beberapa
sentra sudah bisa mencapai target produktivitas Menurut SYL, Kabupaten Blitar terus mengalami
tersebut. Dengan tercukupinya kebutuhan jagung juga perkembangan pertanian secara agresif. Di daerah itu
akan semakin menjauhkan Indonesia dari keran impor nyaris tidak ada lahan pertanian yang tidak produktif.
jagung yang merugikan petani. Semua lahan memiliki potensi untuk menjaga
ketahanan pangan. “Saya sedang bekerja keras dengan
Karena itu, SYL mengingatkan kondisi Pandemi seluruh jajaran pemerintahan yang ada. Hal ini sesuai
Covid 19 menjadi tantangan bagi pertanian untuk dengan perintah bapak presiden kepada kami semua
tetap bergerak maju, memastikan kebutuhan pangan supaya mempersiapkan ketahanan pangan dan
bagi 267 juta jiwa. Sektor pertanian terus didorong sampai hari ini kesiapan-kesiapan itu cukup baik dan
menjadi penopang utama pertumbuhan perekonomian terkendali,” tandasnya.
nasional. ”Ini bukan krisis biasa, tapi multidimensi,
sektor pertanian menjadi penopang utama yang Bupati Blitar Rijanto tengah melakukan upaya
menggerakkan perekonomian, jadi jangan biasa-biasa modernisasi di sektor pertanian. Upaya ini untuk
saja harus usaha ekstra keras,” tegasnya. mewujudkan Kabupaten Blitar swasembada pangan,
sehingga sejumlah alat mesin pertanian (alsintan) dari
Mentan menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar Kementan diserahkan kepada para petani. Adapun
merupakan pionir dalam mempersiapkan kebutuhan

15VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

bantuan dari Kementan berupa Combine Harvest Besar pengembangan pertanian berbasis korporasi dan
Multiguna, Combine Harvest Sedang, Corn ShelIer, klaster.
Corn Sheller Mobile, Power Thresher, Multiguna Mobile
Handtraktror, Traktor Roda 4, Rice Transplanter, Motor “Upaya lain yang tak kalah penting adalah
Roda 3, Handsprayer dan beberapa bibit tanaman pengembangan varietas benih unggul provitas tinggi.
hortikultura seperti padi, jagung kepada kelompok Produktivitas kita tingkatkan, sehingga produksi
tani. Kementan melalui anggaran APBN 2020 ini surplus, impor berkurang dan kita terus tingkatkan
mengalokasikan bantuan senilai Rp16,2 miliar untuk ekspor. Jangan bergantung pada impor. Mari kita
Kabupaen Blitar dan Rp288 miliar untuk Jatim. siapkan pangan dari Sulut,” ujar SYL pada kegiatan
tanam sekaligus panen integrasi kedelai-kelapa
Di Sulawesi Utara (Sulut), Mentan Syahrul menggenjot dan panen jagung di Desa Tontalete, Kecamatan
pengembangan produksi kedelai, jagung, dan kelapa Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu
serta komoditas perkebunan lainnya, yakni pala dan (30/8/2020). Hadir Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI
cengkeh. Tujuannya untuk meningkatkan produksi Santos Matondang, Sekretaris Daerah Sulut Edwin
nasional dan volume ekspor, sehingga di tengah Silangen, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke, dan
dampak Pandemi Covid-19 sektor pertanian semakin jajaran Eselon I Kementan.
tangguh terhadap perekonomian nasional.
Sementara di Kepulauan Bangka Belitung (Babel),
SYL mengatakan, Kementan menerapkan berbagai Mentan SYL terus memperkuat ketahanan pangan
upaya dalam meningkatkan produksi hingga nasional melalui komoditas pangan lokal, salah satunya
mewujudkan swasembada kedelai, jagung dan dengan menggairahkan pengembangan budidaya ubi
komoditas perkebunan di Sulut untuk mendorong kayu hingga industri tapioka dan komoditas sagu.
kebutuhan nasional. Ini di antaranya dengan
memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen, Mentan mengatakan, untuk menjaga pasokan pangan
dan pasca panen, serta mendorong para petani untuk tetap aman, terutama di masa Pandemi Covid-19,
menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan perlu alternatif pengembangan pangan lokal seperti

16 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

sagu, ubi kayu, ubi jalar, jagung, talas, sorgum, dan industri pangan dengan syarat mempunyai kadar
lainnya. Penguatan pangan lokal sangat penting alfatoksin di bawah 20 ppb. Tetapi, pemenuhan jagung
mengingat sektor pertanian, khususnya subsektor untuk industri pangan ini masih sangat tergantung dari
tanaman pangan saat ini menjadi pengungkit utama luar negeri. Menjawab tantangan tersebut, dengan
pertumbuhan perekonomian. dimotori Koperasi Dinamika Nusa Agribisnis (DNA) di
Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya
”Ubi kayu banyak digunakan untuk industri tapioka. mampu merintis produksi jagung rendah alfatoksin
Industri tapioka akan tumbuh jika ada kemitraan. Spek yang selama ini tergantung dari luar negeri.
ubi kayunya harus bagus dan ada kemitraan dengan
skala kawasan,” ujarnya saat berkunjung ke pabrik Koperasi ini telah bekerja sama dengan Dinas Pertanian
tepung tapioka dan sagu di Bangka Induk, Kep Babel, NTB dan pihak swasta berupaya memperbesar produksi
Sabtu (8/8/2020). jagung rendah alfatoksin. Kepala Dinas Pertanian dan
Perkebunan NTB Husnul Fauzi mengatakan, kualitas
Didampingi Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Mentan jagung dihasilkan Koperasi DNA di Desa Pringgabaya
meninjau PT Bangka Asindo Agri (BAA) pabrik tepung Utara Kecamatan Pringgabaya dapat dipertahankan.
tapioka yang sudah lama berdiri di Kabupaten
Bangka. Ubi kayu sebagai komoditas tanaman pangan Menurut Husnul, cikal bakal produksi jagung rendah
yang sedang gencar-gencarnya digalakkan sebagai alfatoksin di NTB sudah dilakukan sejak 2019 dan
pengembangan pangan lokal. mampu menghasilkan rata-rata 20 ton jagung rendah
alfatoksin yang digunakan oleh perusahaan penghasil
Di lain pihak, jumlah produksi jagung di Indonesia susu sapi segar.
setiap tahun kurang lebih 22 juta ton dengan
penggunaan lebih dari 70 persen produksi digunakan “Direncanakan produksi jagung rendah alfatoksin pada
untuk kebutuhan bahan baku industri pakan ternak, tahun 2020 akan lebih besar dengan target produsi
terutama unggas baik berupa ayam pedaging maupun sebesar 20.000 ton yang berasal dari 3.500 hektar
ayam petelur. lahan,” kata Husnul di kantornya, Mataram, Senin
(3/8/2020). (tim humas)
Selain sebagai sumber bahan baku industri pakan
ternak, jagung juga digunakan sebagai bahan baku

17VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Perda LP2BApresiasi Kementan Untuk

PEMERINTAH daerah (pemda) dapat berperan Bekasi, Jawa Barat (Jabar); Provinsi Lampung, dan
aktif dalam mencegah alih fungsi lahan. Ini karena sebagainya.
telah ada regulasi yang mengaturnya, yakni
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59/2019 tentang Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Langkah itu Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) memberikan
sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. dukungan kepada Madiun untuk segera menjalankan
Perda LP2B. Sebelumnya, DPRD Madiun telah
Sejumlah daerah bahkan segera dan sudah menjalankan menyetujui Raperda tentang perubahan atas Perda
Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Lahan Madiun No 1/2014 tentang Perlindungan Lahan
Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di antaranya Pertanian Pangan Berkelanjutan ditetapkan menjadi
Kabupaten Madiun, Jawa Timur ( Jatim); Kabupaten Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Madiun

yang definitif.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
Yasin Limpo (SYL), langkah Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Madiun ini untuk menjaga keberlangsungan
pertanian. ”Menjaga lahan pertanian sangat penting.

Ini karena ketahanan pangan bisa diraih lewat
kemandirian dan itu hanya bisa diwujudkan jika

18 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

lahan pertanian kita tidak berkurang. Kalau bisa kita dapat menjaga lahan pangan berkelanjutan, sekaligus
tambah. Karena pangan adalah kebutuhan mendasar. mendapatkan apresiasi dari Kementan. Terlebih lagi,
Pangan tidak boleh bersoal, pangan tidak boleh Lampung telah menetapkan LP2B dalam Perda RTRW
bermasalah dalam kondisi apa pun,” tuturnya, Minggu dan Perda Perlindungan LP2B.
(2/8/2020).
Mentan SYL mengatakan, perlindungan terhadap
Mentan SYL menambahkan, dengan telah ditetapkan lahan pertanian harus dilakukan. ”Kita tidak mau lagi
Luas Lahan Baku Sawah di Kabupaten Madiun sesuai ada lahan pertanian yang beralih fungsi. Sebab bukan
dengan Surat Keputusan Menteri ATR/BPN No. 686/SK- hanya mengganggu pertanian. Alih fungsi lahan juga
PG.03.03/XII/2019 , yaitu seluas 31.542 hektare (ha) agar mengurangi produksi karena lahan pertanian semakin
dapat ditetapkan menjadi LP2B. mengecil. Karena itu, kita memberikan apresiasi untuk
daerah yang menjaga lahan pertaniannya, termasuk
”Lahan yang telah ditetapkan dalam Luas Baku Sawah Provinsi Lampung yang telah menetapkan LP2B dalam
Nasional agar dapat diperhatikan dan dilindungi serta Perda RTRW dan Perda Perlindungan LP2B,” tuturnya,
di tetapkan menjadi LP2B dan sebagai bagian yang Selasa (11/8/2020).
tidak terpisahkan dari Perda LP2B di seluruh Indonesia,”
jelasnya. Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian
(PSP) Kementan Sarwo Edhy dalam Executive Meeting
Sementara itu, Kementan juga memberikan apresiasi Perlindungan LP2B di Bandar Lampung menegaskan,
kepada Kabupaten Bekasi, Jabar yang berupaya ketersediaan lahan untuk usaha pertanian merupakan
mempertahankan luas 48.000 ha lahan pertanian syarat mutlak dalam mewujudkan kemandirian,
pangan di wilayahnya. Rencananya, pada 2020 Pemkab ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional.
Bekasi akan melanjutkan pembahasan raperda
(rancangan peraturan daerah) yang mengatur LP2B. Menurutnya, daerah harus menjadi yang terdepan
untuk mengantisipasi alih fungsi lahan. ”Alih fungsi
Mentan Syahrul menegaskan, salah satu ancaman lahan pertanian akan berdampak negatif pada
terbesar buat pertanian adalah terjadinya alih fungsi ketahanan pangan Indonesia. Kesejahteraan petani
lahan pertanian. “Alih fungsi lahan ini membuat luas juga akan menurun,” kata Sarwo.
lahan pertanian terus menyusut. Dampaknya tentu saja
semakin berkurangnya produktivitas. Jika tidak dicegah, Dongkrak Produksi
kondisi ini bisa membuat kita mengalami kekurangan
pangan. Makanya, Kementan berharap lahan pertanian Di tempat terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
bisa dilindungi,” katanya, Minggu (2/8/2020). Yasin Limpo (SYL) bersama Gubernur Kepulauan
Bangka Belitung (Kep Babel) Erzaldi Rosman dan Bupati
Kabupaten Bekasi memiliki Luas Baku Sawah sebesar Bangka Selatan Justiar Noer melakukan panen raya
57.511 ha sesuai dengan SK Menteri ATR/BPN No. padi dan penyerahan kartu tani, fasilitas dana Kredit
686/SK-PG.03.03/XII/2019. Harapannya tentu lahan Usaha Rakyat (KUR) atau permodalan dan berbagai
tersebut dapat ditetapkan menjadi LP2B dan masuk bantuan prasarana dan sarana produksi di Desa Rias,
dalam perda di Kabupaten Bekasi. Kecamatan, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat

Selain Blitar dan Bekasi, disusul Provinsi Lampung yang

19VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

(7/8/2020). dan jajaran Eselon I Kementan dan para petani.

Panen padi di Negeri Serumpun Sebalai ini merupakan Di waktu berbeda, Mentan Syahrul juga mengunjungi
bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar,
untuk terus meningkatkan pasokan pangan pada masa Kabupaten Bangka Selatan, Kep Babel, Selasa
Pandemi Covid-19 dan berkontribusi besar terhadap (25/8/2020). Mentan bersama Gubernur Kep Babel
pertumbuhan ekonomi nasional. Erzaldi Rosman melakukan olah tanam dan tanam
perdana di lahan rawa seluas 7.100 hektare (ha) yang
“Kita mau jadikan orang di Bangka Selatan, Bangka merupakan program optimalisasi lahan sawah.
Belitung dan seluruh Indonesia mengatakan bahwa
untuk memajukan negara harus menjadikan pertanian Langkah tersebut merupakan upaya Kementan
yang maju, mandiri, dan modern. Panen raya padi ini meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan
membuktikan dalam tantangan apapun, pertanian pangan bagi 267 juta jiwa, disamping pemberian
selalu berproduksi. Dan Kabupaten Bangka Selatan ini bantuan sarana produksi, alat pra panen dan
pertaniannya sangat luar biasa, kita harus bersinergi pasca panen, serta mendorong para petani untuk
agar pertanian lebih maju lagi,” ujar SYL saat panen menggunakan fasilitas KUR dan pengembangan
raya padi. Hadir Anggota DPD RI Alexander Fransiscus pertanian berbasis korporasi dan klaster.

20 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Di Kalimantan Selatan (Kalsel), Mentan Syahrul bisa 5 sampai 7 ton, dicoba di sini ya,” tegas Mentan.
melakukan kunjungan kerja untuk kegiatan optimalisasi
lahan dan panen padi di Gapoktan (Gabungan Kelompok Dari kondisi tersebut Kementan terus berupaya
Tani) Harapan Maju, Handil Mesjid, Desa Anjir Pasar meningkatkan produksi pangan melalui program
Lama, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian salah satunya
Senin (31/8/2020). dengan optimasi lahan rawa.

Dari optimalisasi lahan diharapkan Kalsel dapat menjadi Melalui program optimasi lahan rawa diharapkan
bagian lumbung pangan nasional. Sejalan dengan itu terjadi peningkatan Indeks Pertanaman (IP) serta
Mentan berharap dukungan pengolahan lahan dan peningkatan produktivitas yang akan berkontribusi
penggunaan varietas hibrida untuk menghasilkan pada ketersediaan stok pangan nasional.
produktivitas yang tinggi. “Varietas yang digunakan
masih banyak yang lokal, tidak sebanyak menggunakan Dengan perbaikan sistem tata kelola air, rehabilitasi
varietas hibrida. Kita ingin tahu pergantian musim irigasi, serta peningkatan kualitas kesuburan lahan
berikutnya dengan varietas unggul, satu hektar rawa, diharapkan dapat meningkatkan produksi
tanaman pangan. (tim humas)

21VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Sektor Pertanian
Semakin Perkasa

HUT Ke-75 RI Momentum Garda Terdepan

22 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

SEKTOR pertanian semakin menunjukkan “Ruang di sektor pertanian akan menjadi ruang terbuka
keperkasaannya di tengah kondisi perekonomian untuk bisa bertahan hidup. Minimal bisa memenuhi
Indonesia yang melemah akibat Pandemi Covid-19. kebutuhan makanan sehari-hari dengan memanfaatkan
Produk Domestik Bruto (PDB) pertanian melesat positif lahan di sekitaran rumah,” tandasnya.
hingga mencapai 16,24 persen pada Triwulan II (Q
to Q). Bahkan, catatan dari tahun ke tahun (Y on Y), Di sisi lain, sektor pertanian juga masih berjalan normal
sektor pertanian tetap mampu tumbuh positif hingga dan tetap melakukan produksi meski dalam suasana
2,19 persen. Pertumbuhan sektor pertanian sekaligus krisis. Ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekspor
membuat kontribusinya terhadap ekonomi nasional pertanian yang terus meningkat.
terus meningkat.
“Dampaknya ada, tapi tidak terlalu besar karena pangan
“Kalau kita lihat sektor pertanian pada Kuartal II/2019 itu pasti dibutuhkan semua orang. Tidak ada manusia yang
adalah 13,57 persen, tapi pada Kuartal II ini kontribusi tidak makan. Ini berarti pertanian masih menjanjikan
sektor pertanian pada PDB meningkat menjadi 15,46 dan besok kita akan akselerasi apa yang ada,” katanya.
persen,” ujar Suhariyanto, kepala Badan Pusat Statistik
(BPS) di Jakarta, Rabu, (5/8/2020). Di lain waktu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan
Menurut dia, peningkatan sektor pertanian dipicu Kacaribu mengatakan, pertanian adalah sektor yang
lantaran tanaman pangan mengalami pertumbuhan memberi kontribusi besar bagi pertumbuhan PDB
yang paling tinggi, yakni sebesar 9,23 persen sebagai nasional. Sektor pertanian rata-rata berkontribusi 13,3
akibat dari puncak panen padi yang terjadi pada persen setelah industri pengolahan dan perdagangan.
Triwulan II/2020. Seperti diketahui, musim panen raya “Subsektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan
yang bisa jatuh pada Februari-Maret, tahun ini bergeser jasa pertanian menyumbang sekitar 10 persen PDB,”
ke Maret-April dan panen juga terus terjadi pada Mei ujarnya di Jakarta, Kamis, (6/8/2020).
dan Juni yang masuk dalam termin Kuartal II/2020.
Febrio menilai kontributor terbesar produk pertanian
Di samping itu, lanjut Suhariyanto, tanaman didominasi oleh kelompok padi, kelapa sawit, ikan,
perkebunan juga mengalami pertumbuhan positif. Ini unggas, dan karet. Meski demikian ada juga kontribusi
karena subsektor tersebut didorong oleh peningkatan dari subsektor lainya seperti peternakan dan sayur-
produksi kelapa sawit, kopi, dan tebu di beberapa sentra sayuran. “Untuk padi menyumbang 2,7 persen,
produksi. Kemudian ada juga beberapa peningkatan lalu kelapa sawit 1,6 persen, lalu ada ikan yang
permintaan luar negeri untuk komoditas olahan kelapa menyumbang 1,5 persen, unggas dan karet masing-
sawit atau Crude Palm Oil (CPO). masing menyumbang 0,9 persen,” jelasnya.

“Dari lima besar penyumbang ekonomi terbesar Febrio menyampaikan, untuk memudahkan kinerja
memang hanya sektor pertanian yang masih mencatat para petani, pemerintah telah menurunkan tarif Pajak
pertumbuhan. Sedangkan sektor industri, perdagangan, Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk pertanian
konstruksi, dan pertambangan semuanya mengalami tertentu dari 10 persen menjadi satu persen.Produk
pertumbuhan negatif,” katanya. pertanian yang memperoleh fasilitas tersebut di
antaranya barang hasil perkebunan, tanaman pangan,
Suhariyanto berharap ke depan sektor lainnya mampu tanaman hias dan obat, hasil hutan kayu, serta hasil
mengikuti jejak sektor pertanian yang tumbuh positif di hutan bukan kayu.
tengah kondisi seperti saat ini.
“Penggunaan mekanisme nilai PPN satu persen dan
Di tempat terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) penunjukkan badan usaha industri sebagai pemungut
Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak semua pihak diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor
untuk terlibat langsung pada proses pembangunan 89/PMK.010/2020 tentang Nilai Lain Sebagai Dasar
sektor pertanian. Kererlibatan ini sangat dibutuhkan Pengenaan Pajak Atas Barang Hasil Pertanian Tertentu,”
dalam memperkuat ekonomi nasional akibat Pandemi katanya.
Covid-19 yang berkepanjangan.
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan
“Kita membutuhkan pikiran-pikiran semua pihak Kementan Dedi Junaidi menyambut baik atas
untuk menjadikan pertanian ini sebagai penyelamat. diterbitkannya PMK No 89/2020. Menurunt dia, momen
Setidaknya meminimalisir dampak Covid-19 untuk food ini sangat ditunggu-tunggu oleh para petani khususnya
security,” ujarnya saat mengikuti webinar yang digelar pekebun. “Tentu kita bersyukur dengan terbitnya PMK
Sekolah Politik Yayasan Cemara Sembilanbelas. No 89/2020 ini. Saya rasa momentumnya sangat pas di
tengah Pandemi Covid-19,” tandasnya.
Mentan mengatakan, pertanian merupakan salah satu
sektor yang mampu membuka lapangan pekerjaan Terkait pertumbuhan sektor pertanian, Pengamat
besar karena adanya akses pasar yang terbuka lebar. Pertanian Prof Bustanul Arifin menilai pertumbuhan
Apalagi, Indonesia merupakan negara agraris yang positif sektor pertanian, khususnya subsektor tanaman
dikaruniai sinar matahari berlimpah dan kebutuhan air pangan, selain karena pergeseran musim tanam, namun
yang cukup. patut diapresiasi juga disebabkan karena di tengah

23VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Pandemi Covid-19 pemerintah melalui Kementan terus mampu melewati pandemi dengan baik karena
bekerja bersama petani. Di tengah pandemi, Kementan Kementan selalu mendorong pembiayaan APBN dan
terus gencar memberikan bantuan dan pendampingan Non-APBN untuk mendukung proses produksi di
sehingga aktivitas pertanian terus memberikan tingkat petani tetap terjaga.Tinggal sekarang kolaborasi
kontribusi terhadap ekonomi nasional karena produksi antar sektor agar mampu mendongkrak ekonomi
pangan tidak ada masalah. nasional. Bila produksi sudah baik, maka logistik dan
pasar mestinya digerakkan untuk memacu sektor riil,”
“Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tegasnya.
sebenarnya tidak terdampak oleh Pandemi Corona.
Ini tentu juga ditopang oleh keberpihakan pemerintah Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat
yang terus menyalurkan bantuan dan pendampingan (LPEM) Universitas Indonesia (UI) Riyanto menyatakan,
kepada petani. Upaya peningkatan produksi terus Indonesia sudah saatnya fokus pada pengembangan
dilakukan Kementan, salah satunya saat ini ada fasilitas sektor pertanian. Langkah tersebut sudah sangat
KUR. Petani tidak lagi dimanjakan dengan bantuan, tepat karena berdasarkan data BPS, PDB pertanian
tapi sudah mengarah ke sesuatu yang mandiri,” ujar mengalami kenaikan yang signifikan.
Bustanul di Jakarta, Rabu (5/8/2020).
“Saya sudah menduganya jika sektor pertanian
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada dikembangkan lebih besar, pasti dapat menyerap
(UGM) Jamhari menyampaikan bahwa pertumbuhan tenaga kerja yang lebih banyak. Tidak heran kalau PDB
sektor pertanian merupakan faktor yang sangat
penting dalam memberi kontribusi pada perekonomian
nasional. Dia juga mengajak kalangan akademisi
dan masyarakat lainnya mendukung berbagai upaya
Kementan dalam membangun ketahanan pangan
nasional berjangka panjang.

Menurut dia, hanya dengan cara itu ekonomi nasional
dapat segera pulih dan bisa menjadi kekutan utama
bagi perekonomian dunia dimasa yang akan datang.
“Pertanian itu bukan hanya soal petani, tetapi juga
masalah pemerintah daerah kabupaten, provinsi,
dan pusat. Bukan juga hanya urusan Kementan tetapi
juga urusan kementerian lainnya,” kata Jumhari, Rabu,
(26/8/2020).

Maxwell Gultom, direktur Eksekutif The Indonesia Green
Financial and Investment Institute (TIGFII) mengaku
tidak heran bila pertanian tumbuh positif. Pasalnya,
Indonesia masih punya sumberdaya alam (SDA) yang
cukup, dan basis masyarakat petani masih kuat. “Saat
orang kesulitan dengan pekerjaan di tengah pandemi,
sektor pertanian menjadi pilihan terbaik. Pemerintah
juga saya lihat proaktif memberikan insentif,” katanya.

Bila membaca data BPS, Maxwell menilai pergeseran
musim tanam dan puncak panen malah menjadi
berkah menjaga PDB pertanian. Selain itu, sektor
perkebunan pun meningkat produksinya, bahkan
terjadi peningkatan permintaan luar negeri untuk
olahan kelapa sawit atau CPO.

“Sektor tanaman pangan saya nilai paling berpengaruh.
Ia tumbuh 34,77 persen (q to q) atau 9,23 persen (y on
y). Panen baik dan menjanjikan stok yang cukup. Tidak
ada kekawatiran stok beras semestinya,” ujarnya.

Indikator Nilai Tukar Petani (NTP) yang mengalami
peningkatan 0,49 persen pada Juli 2020 menjadi 100,09,
menjadi catatan positif sektor pertanian. Maxwell
berharap Mentan Syahrul dapat mempertahankan
kinerja positif sektor pertanian.

“Bila kondisi ini terjaga, saya berkeyakinan Indonesia

24 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

telekomunikasi hanya 1,29 persen.

Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)
Winarno Tohir menegaskan bahwa sektor pertanian
memiliki peran penting sebagai penyelamat ekonomi
bangsa, terutama di masa krisis Pandemi Covid
19. Sebab, hanya sektor pertanian yang mampu
berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi
nasional di Kuartal II/2020.

“Di tengah pandemi ini, sebagian dari petani telah
membuat sejumlah terobosan. Petani bahkan bisa
panen lebih dari dua kali. Inilah yang menjadi kunci dari
sektor pertanian bisa tumbuh positif saat pandemi,”
tandasnya, Rabu, (26/8/2020).

Pengamat pangan sekaligus Wakil Dekan Bidang
Akademik Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya
Sujarwo menegaskan, tidak ada alasan yang rasional
untuk mengkritisi kinerja Menteri Pertanian selama
setahun ini. Pasalnya, improvement yang dilakukan
secara bertahap mulai memberi dampak positif pada
sektor pertanian.

“Isu tentang penggantian Menteri Pertanian menurut
saya tidak menjadi strategis dibicarakan. Ini karena ada
realitas menunjukkan tren yang cukup baik di sektor
pertanian, terutama di tengah lesunya tarikan demand
seluruh sektor perekonomian. Dengan kata lain,
Mentan Syahrul bawa pertanian kita jauh lebih baik,”
tandasnya, Minggu, (30/8/2020).

Apresiasi Dewan

pertanian naik,” ujarnya di Jakarta, Rabu, (5/8/2020). Komisi IV DPR RI mengapresiasi kinerja sektor
pertanian dibawah Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL)
Sekjen Gerakan Pemuda (GP) Ansor Adung Abdul dalam menjaga produksi pangan selama Pandemi Covid
Rochman mengapresiasi capaian kinerja dan nilai 19. Berkat kerja kerasnya itu, PDB Pertanian tumbuh
ekspor Kementan di tengah ancaman resesi. Saat ini, positif dan menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
sektor pertanian mampu menunjukkan prestasi di “Bahkan sektor pertanian menjadi satu-satunya sektor
kala sektor lainnya terpuruk, justru pertanian yang untuk PDB Kuartal II yang tumbuh positif dalam kondisi
meningkat tajam dan menjadi satu-satunya sektor pandemi ini,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI Johan
yang menyelamatkan perekonomian nasional. “Kita Rosihan saat menggelar Rapat Kerja bersama Mentan
mengapresiasi Kementan yang bisa menjaga sektor Syahrul Yasin Limpo di Gedung Parlemen, Rabu,
pertanian tidak minus dan saat ini malah meningkat (26/8/2020).
tajam,” ujarnya usai pertemuan dengan Mentan SYL di
Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (24/8/20). Menurut Johan, capaian ini merupakan bukti bahwa
sektor pertanian merupakan penyokong kuat bagi
Diketahui BPS mencatat ada dua sektor yang pemulihan ekonomi nasional. Karenanya, ia berharap
pertumbuhan PDB nya positif atau berkontribusi Kementan mendapat tambahan anggaran untuk
terhadap PDB nasional, yaitu pertanian dan melanjutkan pembangunan pertanian.
telekomunikasi. Sektor pertanian paling tinggi
kontribusinya yakni 16,24 persen, sedangkan “Sebagai reward (penghargaan, red) atas pertumbuhan
sektor pertanian ini anggaran harus dinaikkan. Jangan
malah dikurangi. Ini menjadi bukti bahwa hanya sektor
pertanian saja yang mampu tumbuh positif di tengah
Pandemi Covid-19,” katanya.

Senada dengan Johan, Anggota Komisi IV lainnya,
Charles Meikyansah juga mengapresiasi kinerja
jajaran Kementan selama pandemi. Selain itu, Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memberikan

25VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

apresiasi kepada Kementan berupa penghargaan Kementan untuk mempercepat pelaksanaan program
sebagai kementerian yang memiliki data akurat dan kegiatan dengan turun ke daerah. Permasalahan
pemberi bantuan pupuk dan benih subsidi dengan di daerah harus diidentifikasi dan diselesaikan agar
memanfaatkan nomor induk kependudukan (NIK). segala bantuan pemerintah dapat segera disalurkan ke
penerima,” ujar Mentan saat menghadiri Rapat Kerja
“Saya sangat mengapresiasi atas penghargaan yang bersama Komisi IV DPR RI, Rabu, (26/8/2020).
didapat dari KPK. Dari sini kita berharap sektor
pertanian masih bisa mencatatkan pertumbuhan postif Ke depan, lanjut Mentan, pihaknya akan memfokuskan
pada kuartal ketiga dan keempat agar pereonomian kinerjanya sesuai Rencana Kerja dan Anggaran
nasional lebih baik,” ujarnya. (RKA) 2021. Dalam RKA tersebut, Kementan memiliki
tanggung jawab dalam mengembangkan komoditas
Anggota Komisi IV lainnya, Salim Fakhry mengaku utama di masing-masing subsektor pertanian.
bangga dengan kerja keras Mentan Syahrul yang “RKA 2021 telah kami susun dengan membagi kegiatan
setiap Minggu turun langsung ke lapangan. Mentan utama dalam tiga kategori, yakni mendukung ketahan
merupakan sosok ideal karena pertanian membutuhkan pangan, mendukung ketersediaan bahan baku industri
tenaga ekstra dan pengecekan lapangan. “Kalau dilihat dan mendukung ekspor,” jelasnya.
dari action Mentan Syahrul, sudah seharusnya Program
Food Estate ini ada di bawah kendalinya. Karena Di sisi lain, Kementan juga fokus mengerjakan program
pekerjaan lapangan sangat dikuasai sekali oleh Mentan pada 2020 seperti pemulihan dan penanggulangan
Syahrul,” tandasnya. wabah Covid-19. “Program tersebut antara lain
penguatan lumbung pangan masyarakat desa,
Rencana Kerja pengembangan usaha pangan masyarakat, Pekarangan
Pangan Lestari (P2L), serta pembangunan nursery
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) perkebunan dan kegiatan padat karya,” katanya.
menyampaikan bahwa sektor Pertanian memiliki
peluang besar dalam mendorong pertumbuhan Benteng Pertahanan
ekonomi nasional di Kuartal III/2020. Pertumbuhan PDB
pada Kuartal II/2020 merupakan modal sekaligus bukti Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan
bahwa peran pertanian tak bisa diremehkan. RI merupakan momentum yang tepat untuk menjadikan
sektor pertanian sebagai garda terdepan pertahanan
“Saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran negara dan mengenal program terobosan Kementan,

26 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

sehingga menjadi benteng utama
pertahanan negara. Sektor
pertanian di tengah tantangan
besar, yakni Pandemi Covid-19 yang
melanda semua dimensi kehidupan
di Tanah Air bahkan dunia adalah
satu-satu sektor penyelamat
perekonomian nasional.

Merujuk data BPS, pada kuartal
II 2020 sektor pertanian
menjadi penyumbang tertinggi
pertumbuhan ekonomi nasional
Indonesia dengan pencapaian
16,24 persen (q to q). Padahal,
Pandemi Covid-19 belum juga usai
dan sejumlah sektor lain pun masih
cenderung terpuruk di tengah
pertumbuhan ekonomi Indonesia
turun sampai 4,19 persen (q to q)
dan 5,32 persen (y-o-y).

Mentan Syahrul Yasin Limpo

(Mentan SYL) mengungkapkan,

salah satu faktor penyebab

pertumbuhan kinerja sektor

pertanian adalah musim tanam

yang sukses berproduksi, meski

Covid-19 masih mewabah.

Penguatan sektor pertanian salah

satunya ditopang oleh program

strategis yang mentransformasi

model pengelolaan yang sendiri-

sendiri atau tak berkorporasi

menjadi korporasi.

“Korporasi pertanian menekankan
sebuah keniscayaan hadirnya
industri dalam satu hamparan
luas dan atau pengelompakan sub
kawasan (klaster, red),” ujarnya di
Jakarta, Minggu (16/8/2020).

Ketua Departemen Ilmu Ekonomi
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Sahara mengatakan, sudah saatnya
Indonesia melakukan transformasi
ekonomi dengan menjadikan sektor
pertanian sebagai leading sector.
Pertanian merupakan perjuangan
dan cita-cita yang harus menjadi
tujuan kebangkitan.

“Momentum kemerdekaan ini
harus kita jadikan penanda bahwa
pertanian Indonesia mengalami
kebangkitan, dimana sektor
pertanian menjadi tonggak utama
dalam transformasi perekonomian
Indonesia,” katanya, Senin,
(17/8/2020). (tim humas)

27VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

MENTAN: JABATAN ADALAH
DAKI-DAKI YANG MELEKAT

Penyebaran Organisasi, Dirjen PKH Nama berikutnya yang juga ikut dilantik antara lain
Dijabat Nasrullah Priatna Sasmita sebagai Kepala Pusat Penelitian
dan Pengembangan Tanaman Pangan, Muhammad
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melakukan Taufik Ratule sebagai Kepala Pusat Penelitian dan
penyegaran organisasi pada pejabat pimpinan Pengembangan Hortikultura, Agus Susanto sebagai Pj
tinggi madya dan pratama lingkup Kementerian Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan
Pertanian (Kementan) RI. Dalam penyegaran ini, serta Maidaswar sebagai nama terakhir yang
Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan menempati posisi Kepala Balai Besar Pengujian Mutu
Hewan yang sebelumnya ditempati Ketut Diarmita dan Sertifikasi Obat Hewan.
digantikan oleh Dr Ir Nasrullah.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan)
Selain Nasrullah, Kementan juga mengangkat Drs Zulkifli Syahrul Yasin Limpo (SYL) langsung meminta para
sebagai Pj Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, pegawainya untuk bekerja lebih ekstra. Dia berharap,
Muchlis sebagai Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan, dengan jabatan ini sektor pertanian mampu mencapai
Akhmad Musyafak sebagai Pj Kepala Pusat Data dan hasil maksimal.
Sistem Informasi Pertanian serta Gunawan sebagai PJ
Sekretaris Direktorat Sarana dan Prasaran Pertanian. “Saya berpesan agar kalian mampu mengembangkan
sumberdaya yang kita miliki dan menjalankan
28 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

organisasi ini secara maksimal. Semoga pengabdian Inilah adalah momen umat
saudara menjadi ladang amal, dan bermanfaat bagi muslim, untuk berkorban dari
masyarakat Indonesia,” ujarnya, Kamis, (6/8/2020). apa yang dimiliki sebagai bentuk
persembahan ketaqwaan kepada
Menurut Mentan, setiap jabatan tidak akan berarti Allah, seperti sudah dicontohkan
apa-apa jika dalam kenyataannya abdi negara tidak Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.”
mampu memberikan kontribusi maksimalnya terhadap
kemajuan bangsa. Maman Suherman

“Jabatan itu hanya datang dari Tuhan. Bahwa segalanya Kepala Biro Umum dan Pengadaan,
sudah jadi takdir kalian. Tapi seorang pejabat bukan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementan
untuk berleha-leha. Ini amanah dari Allah, dari Tuhan.
Karena itu, jabatan adalah daki-daki yang melekat, kepada sesama mahluk ciptaan-Nya.
bukan sesuatu yang luar biasa. Besok pasti habis. Justru
yang jadi soal adalah kita semua akan mengakhiri “Ibadah qurban kita ini memiliki nilai ritual dan sosial
jabatan ini dengan kondisi apa? Saya minta pertanian sekaligus, berdimensi hablun minallah wa hablun
kita jauh lebih hebat lagi,” tegasnya. minannas, terhadap pencipta dan juga sesama,”
imbuhnya.
Hewan Qurban
Di hari Raya Idul Adha Masjid Nurul Iman Kementan
Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Pengadaan, menyalurkan daging qurban kepada masyarakat yang
Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementan Maman berada di sekitar kantor Kementan, serta kepada
Suherman menyerahkan hewan qurban secara simbolis para petugas Tenaga Harian Lepas lingkup Kementan.
kepada Panitia Qurban Mesjid Nurul Iman Kementan di (tim humas)
Kantor Pusat Kementan Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Hewan qurban yang berasal dari karyawan, pejabat
Kementan dan mustahiq lainnya ini yang terdiri
dari 12 ekor sapi dan lima ekor kambing. Salah satunya,
hewan qurban milik Mentan, yaitu jenis silangan Belgian
Blue berumur di atas dua tahun seberat 910 kg.

“Inilah adalah momen umat muslim, untuk berkorban
dari apa yang dimiliki sebagai bentuk persembahan
ketaqwaan kepada Allah, seperti sudah dicontohkan
Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,” ungkap Maman.

Dia menambahkan, rangkaian kegiatan hari raya Idul
Adha, ibadah qurban memiliki dua dimensi yang dapat
diraih oleh seorang muslim, dimensi vertikal kepada
sang pencipta Allah SWT, dan dimensi horisontal

29VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

BALITBANG

KUNCI PRODUKTIVITAS

PADIINDONESIA

KALANGAN legislator menekankan pentingnya(Badan dan dan Perikanan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu
Balitbangtan Penelitian diterima langsung Kepala Balitbangtan Fadjri Djufry
dengan didampingi Kepala Pusat Penelitian dan
Pengembangan Pertanian), terutama dalam Pengembangan Tanaman Pangan, Priatna Sasmita.

peningkatan produktivitas padi. ”Kita sering melupakan Di akhir sambutannya, Dedi menyarankan agar areal di
BB Padi selain menjadi pusat penelitian juga bisa menjadi
akar masalah, bahwa seluruh produktivitas padi yang wilayah edukasi bagi masyarakat dan pelajar. ”Saya
dari tadi memandang, bangunan harus diubah semua,
ada di Indonesia, kunci utamanya adalah di Balitbang,” kemudian ditata kembali, biar anak-anak sekolah itu
mengerti bagaiana cara menanam padi”, ungkapnya.
ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dalam
Kepada para Anggota Komisi IV, Kepala Balitbangtan
kunjungan kerja ke Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

(BB Padi), Balitbangtan di Sukamandi, Subang, Jawa

Barat ( Jabar), Selasa (11/8/2020).

Komisi IV DPR RI yang membidangi Pertanian, Kelautan

30 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung signifikan selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar
seluruh wilayah sesuai kondisi masing-masing dalam 3,37 juta ekor, sehingga populasi saat ini berjumlah
pengembangan komoditas pertaniannya. 18,82 ekor,” ungkap Mentan.

”Kami punya padi, jagung, kedelai, umbi-umbian, Selain IB sebagai sarana percepatan populasi. Pakan
bawang merah, dan untuk ternak ada domba garut bisa juga memegang peranan penting untuk meningkatkan
kami siapkan pendampinganya disetiap provinsi karena hasil produksi ternak. Salah satu hijauan pakan ternak
kami memiliki kantor BPTP yang tersebar disetiap (HPT) yang memiliki potensi untuk meningkatkan bobot
provinsi,“ tambahnya. ternak adalah lamtoro.

Khusus mengenai penelitian padi, Fadjry mengatakan Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menyebutkan bahwa
bahwa Balai Besar Penelitian Padi sejak didirikan penelitian dan pengembangan lamtoro khususnya
pada 1972 telah menghasilkan kurang lebih 318 varietas kultivar Tarramba untuk pakan sapi penggemukan
unggul baru. Bahkan, tiap tahun Balai Besar ini bisa sudah dilakukan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan
memproduksi kurang lebih 20 hingga 50 varietas Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak tahun 2010. ”Bahkan,
unggul baru yang ditanam di seluruh Indonesia. jumlah peternak yang mengembangkan tanaman
lamtoro sebagai pakan utama untuk sapi penggemukan
Di lain pihak, peningkatan produksi protein khususnya di NTB, khususnya di Pulau Sumbawa sudah mencapai
daging sapi terus digencarkan oleh pemerintah. sekitar 2000 peternak. Jenis sapi yang dipelihara pada
Program inseminasi buatan (IB) sebagai salah satu umumnya adalah sapi Bali,” ujarnya.
cara mendorong peningkatan populasi sapi pun terus
digalakkan. Sapi penggemukan diberi pakan yang mengandung
70-100 persen lamtoro dengan lama penggemukan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berkisar antara empat sampai 12 bulan. Kenaikan
(SYL) saat melakukan panen pedet di Kabupaten berat badan yang dicapai berkisar 0,4-0,6 kg per hari.
Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (30/7/2020) optimistis ”Dengan tingkat pertumbuhan tersebut peternak
dengan model peternakan melalui inseminasi buatan dapat menghasilkan sapi penggemukan dengan berat
serta dukungan kepada para peternak akan mampu jual atau berat potong lebih dari 250 kg pada umur
memperkecil nilai ekspor dan berdampak signifikan yang lebih muda. Persentase karkas diperoleh lebih
pada perekonomian peternak. dari 50 persen, sehingga kualitas daging yang dihasilkan
meningkat,” lanjut Fadjry. (tim humas)
”Dengan keberhasilan (program, red) tersebut, terjadi
lompatan populasi sapi maupun kerbau yang cukup

31VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

MENUJU SATU DATA PETERNAKAN

DAN KESEHATAN HEWAN

BBPTUHPT Baturraden KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus
juga sudah melakukan berupaya mewujudkan satu data Peternakan dan
Kesehatan Hewan (PKH). Hal ini diupayakan untuk
beberapa kegiatan mendukung wacana satu data pertanian hingga satu
lainnya untuk mendukung data Indonesia.
percepatan pengembangan
ternak ruminansia potong Direktorat Jenderal PKH Kementan (Ditjen PKH)
membangun komitmen kerja sama yang semakin kuat
tahun 2020 ini.” dengan Pusat Data dan Informasi Pertanian (Pusdatin),
Nasrullah BPS (Badan Pusat Statistik), dan instansi terkait. Kerja
sama ini dilakukan dalam rangka pengumpulan,
Dirjen PKH pengolahan, penyajian data dan informasi peternakan
dan kesehatan hewan.
32 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020
“Sehingga kita harapkan akan lebih memudahkan
dalam upaya mewujudkan satu data peternakan dan
kesehatan hewan menuju satu data pertanian hingga
satu data Indonesia,” kata Dirjen PKH Kementan I
Ketut Diarmita.

Dia menyampaikan kerja sama ini tidak lepas dari
tantangan yang akan dihadapi Ditjen PKH ke depannya.
Berdasarkan hasil SUPAS pada 2015 yang dilaksanakan
BPS, jumlah penduduk Indonesia pada 2020 diperkirakan
mencapai 269,60 juta jiwa dan pada 2035 diproyeksikan
mengalami peningkatan menjadi 304,21 juta jiwa.

Dalam rangka pengumpulan, pengolahan, penyajian
data, dan informasi ini, Ditjen PKH telah menerbitkan
dua Keputusan Dirjen PKH. Pertama, keputusan nomor

798/Kpts/OT.040/F/11/2012 tentang Petunjuk Teknis Sementara itu, Ditjen PKH juga terus berusaha
Pengumpulan dan Penyajian Data Peternakan dan memberdayakan Kelompok Tani/Ternak, Gabungan
Kesehatan Hewan. Kelompok Tani (Gapokan), dan Unit Pelaksana Teknis
Daerah (UPTD) serta kelembagaan ekonomi usaha
Kedua, keputusan nomor 5943/Kpts/TI.000/F/09/2016 petani lainnya.
tentang Petunjuk Teknis Pengumpulan dan Penyajian
Data Fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan Salah satu upayanya, yaitu melakukan percepatan
yang mencakup Fungsi Perbibitan dan Produksi kegiatan pengembangan ternak ruminansia potong
Ternak, Pakan Ternak, Kesehatan Hewan, Kesehatan pada 2020 di BBPTU-HPT Baturraden sebagai salah satu
Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Ditjen PKH Kementan.
Peternakan, dan Dukungan Manajemen. Diharapkan, kegiatan ini akan membuat distribusi
bantuan ternak ruminansia potong di provinsi dan
Petunjuk teknis tersebut disusun bersama dengan kabupaten/kota meningkat. “BBPTUHPT Baturraden
Pusat Data dan Sistem Informasi Kementan dan BPS. juga sudah melakukan beberapa kegiatan lainnya
Harapannya data ini dapat digunakan sebagai panduan untuk mendukung percepatan pengembangan ternak
bagi para petugas pengelola data peternakan baik di ruminansia potong tahun 2020 ini,” ujar Dirjen PKH
pusat maupun daerah, dalam melaksanakan kegiatan yang baru, Nasrullah menggantikan I Ketut Diarmita
pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan pada 6 Agustus 2020.
informasi peternakan dan kesehatan hewan.
Tim BBPTU-HPT Baturraden, lanjut Nasrullah, telah
Diketahui saat ini sudah diterbitkan Perpres No 39/2019 melakukan kegiatan verifikasi CPCL (calon penerima
tentang Satu Data Indonesia yang mengamanatkan dan calon lokasi) program Kegiatan Pengembangan
agar setiap instansi pemerintah harus membenahi Ruminansia Ternak Potong TA 2020 pada Juli lalu.
tata kelola data pemerintah agar menghasilkan data
yang berkualitas.

33VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Swasembada Daging daging sapi asli Indonesia. Kali ini melalui Branding Special
Bali Beef untuk daging Sapi Bali dari hasil penggemukan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berbasis pakan lokal yaitu Lamtoro Taramba, dan melalui
(SYL) bersama Gubernur NTB (Nusa Tenggara Barat) penanganan pasca panen tertentu yang menghasilkan
Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah Moh. Suhaili daging rendah lemah namun tetap bertekstur empuk.
Fadhil Thohir melakukan panen 1.000 pedet hasil
inseminasi buatan (IB) di Desa Barabali, Kecamatan Mentan Syahrul pada acara Sosialisasi dan Uji Rasa
Batukliang, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (22/8/2020). Special Bali Beef di Mandalika NTB, yang juga dihadiri
Panen pedet ini merupakan upaya menggairahkan Gubernur NTB sangat menyambut baik program ini
peternak dan para stakeholder untuk terus bersinergi karena diharapkan dapat menjadi produk unggulan
membangun peternakan yang maju, mandiri dan nasional yang diakui dunia. Syahrul juga memuji
modern sehingga swasembada daging terwujud. kelembutan Special Bali Beef pada saat mencicipi
daging yang sudah dijadikan steak. Ia mengaku baru
Mentan SYL menegaskan, pihaknya bertekad mewujudkan pertama kali merasakan kelembutan daging dari
memajukan peternakan Indonesia, khususnya swasembada Indonesia yang luar biasa.
daging, sehingga secara bertahap dapat dipenuhi sendiri
dan tidak lagi didatangkan dari negara lain. NTB merupakan “Daging yang selembut ini untuk pertama kalinya.
salah satu lokomotif budidaya sapi Indonesia, sehingga Kelembutannya saya rasa sudah seperti daging sapi
peternakan di NTB harus bergerak lebih kuat guna impor. Selain itu, ada aroma yang khas dan ini bisa menjadi
menopang menyediakan daging nasional secara mandiri. keunggulan dibanding daging sapi lainnya,” katanya.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa kita harus bisa Di tempat terpisah, Ketua Dewan Pertimbangan
cukupi kebutuhan pangan dari produksi sendiri. Kita Organisasi Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia
masih impor 280 ribu ton atau 1,2 juta ekor sapi pertahun. (ISPI) Ali Agus mengatakan, peternakan Indonesia
Masa harus beli dari luar, kenapa kita tidak produksi terus mengalami kemajuan yang signifikan. Bahkan,
sendiri? Oleh karena itu, Pak Gubernur mari kita kuatkan kehadiran teknologi dan berbagai bantuan pemerintah
pertanian NTB. Kita siapkan program 1.000 desa sapi, lambat laun mampu mewujudkan swasembada daging.
satu desanya 200 ekor sapi. Kita kembangkan sapi limosin
dan brahman, taak terkecuali sapi lokal juga,” ujarnya. “Saya melihat ke depan peternakan kita akan semakin
berkembang dan semakin maju. Karena itu, baik pemerintah
Di Lombok, Kementan melalui Ditjen PKH terus melakukan maupun pengusaha harus fokus dan konsistensi mengurusi
upaya peningkatan nilai tambah dan daya saing produk peternakan nasional,” ujarnya, Minggu, (23/8/2020).

34 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Perunggasan Stabil Data setting telur HE selama Juni 2020 tercatat sebanyak
272.070.577 butir dan menghasilkan DOC FS pada
Kementan melalui Ditjen PKH menyatakan perunggasan bulan Juli 2020 sebanyak 212.269.464 ekor. Produksi
nasional masih dalam batas stabil. Hal ini hasil dari DOC FS bulan Juli berpotensi menghasilkan livebird
upaya stabilisasi perunggasan yang mengimbau pada Agustus 2020 sebanyak 199.533.296 ekor atau
perusahaan melakukan penyerapan livebird di tingkat setara dengan daging sebanyak 234.053 ton. Sementara
peternak UMKM. kebutuhan daging ayam sebanyak 161.475 ton. “Nah
supply demand pada Agustus 2020 ini juga masih bisa
Berdasarkan data Setting Hatching Record (SHR) terjaga. Ada potensi surplus daging ayam sebanyak
tanggal periode setting telur HE yang dihimpun dari 72.578 ton (44,94 persen, red),” ungkap Ketut.
laporan 47 perusahaan pembibit, maka dapat diestimasi
produksi daging ayam ras bulan Juli dan Agustus 2020. Kemitraan Susu
Produksi livebird bulan Juli berdasarkan SHR sebanyak
174.917.479 ekor atau setara daging ayam sebanyak Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan
205.178 ton. Pangan (BKP) mengembangkan kegiatan Pengembangan
Korporasi Usaha Tani (PKU) yang dirancang
Sementara, kebutuhan daging ayam ras dari Maret- komprehensif dari budidaya (onfarm) hingga pengolahan
Oktober 2020 diprediksi Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemasaran (off farm). Hal ini telah menjadi tekad
mengalami penurunan 43,2 persen akibat dampak Mentan Syahrul beserta jajarannya untuk terus menjaga
pandemi covid-19. Menurut BPS setelah menghitung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan
akibat dari penurunan konsumsi, kebutuhan daging petani.
ayam pada Juli 2020 sebanyak 162.465 ton atau setara
livebird sebanyak 138.503.836 ekor. “Tapi livebird Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Kepala
masih surplus pada Juli sebanyak 36.413.642 ekor atau Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi beberapa
setara daging ayam sebanyak 42.713 ton (26,29 persen, waktu lalu, bahwa kegiatan usaha tani yang dijalankan
red). Jadi bisa dikatakan masih stabil,” ujar Dirjen PKH I secara terintegrasi dari hulu ke hilir dengan orientasi
Ketut Diarmita. bisnis dapat meningkatkan mutu, skala usaha dan
memberikan nilai tambah produk. ”Kegiatan PKU
Sedangkan, produksi daging ayam bulan Juli 2020 dari ini dapat membangun ekonomi berbasis pertanian
integrator adalah sebesar 42,72 persen atau sebanyak dan perdesaan untuk menyediakan lapangan kerja
87.652 ton dan produksi dari peternak eksternal dan meningkatkan pendapatan serta memenuhi
(mandiri) sebesar 57,28 persen atau sebanyak 117.527 pangan bagi kelompok masyarakat melalui pemberian
ton. Kontribusi produksi daging ayam dari peternak bantuan pemerintah sebagai trigger,” ungkap Agung.
eksternal (mandiri) terhadap kebutuhan daging ayam (tim humas)
ras nasional pada Juli adalah sebesar 72,34 persen atau
sebanyak 117.527 ton daging ayam.

35VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

REKTOR
PERKUAT SISTEM
PERKARANTINAAN

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) hama penyakit hewan dan tumbuhan. Dan kini potensinya
meningkat akibat arus lalu lintas manusia dan media pembawa
menggandeng tujuh rektor dari perguruan tinggi baik hewan dan tumbuhan yang juga terus meningkat.

di wilayah timur Tanah Air untuk memperkuat Dan ini, tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa-
biasa, harus ada terobosan, harus ada inovasi. Untuk
sistem perkarantinaan pertanian. Adapun tujuh inilah kerja sama dengan dunia pendidikan baik
nasional maupun internasional sangat dibutuhkan.
Universitas yang menandatangi nota kesepahaman
“Inovasi biosensor untuk mendeteksi cepat hama
antara lain Universitas Hasanuddin, Universitas penyakit hewan dan tumbuhan sangat dibutuhkan,
karena dengan lalu lintas yang tinggi, pemeriksaan juga
Cendrawasih, Universitas Papua, Universitas Gorontalo, harus akurat, jika tidak maka hama penyakit bisa masuk
dan mengancam SDA hayati kita,” papar Mentan.
Universitas Sam Ratulangi, Universitas Alhaairat, dan
Kerja sama Barantan dengan lembaga riset pertanian,
Universitas Tadulako. termasuk hasil riset yang datang dari para akademisi di
perguruan tinggi, menurut SYL, menjadi mutlak.
“Saya sangat mengapresiasi kerja sama ini karena
Barantan (Badan Karantina Pertanian) dalam ”Balai karantina yang ada diakselerasi, jangan dibiarkan
menjalankan tugasnya harus terus memperkuat sendiri, kita dan kampus harus masuk pada pendekatan
pengawasan keamanan pangan dan pengendalian yang lebih canggih, by digital. Jangan pake gaya peramal
mutu baik produk pangan maupun pakan asal produk atau di kira-kira, gaya karantina jaman dulu, dan ini
pertanian di pintu-pintu tanah air, “ kata Menteri harus didukung oleh semua” tandasnya.
Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat
menyaksikan penandatangan kerja sama Barantan
dengan perguruan tinggi tersebut secara virtual di
Agriculture War Room (AWR), Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Pesatnya perkembangan saat ini, lanjut dia, maka Barantan
tidak lagi hanya menjaga sumberdaya alam (SDA) hayati dari

36 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Kerja sama tersebut diharapkan mendorong kompetensi perguruan tinggi menyampaikan kesediaannya
sumberdaya manusia (SDM) di kedua belah pihak yang untuk turut mendukung harapan Mentan terkait
berkualitas, serta memperkaya wawasan di bidang pengembangan inovasi dibidang biosensor. “Kami siap
karantina pertanian, terutama bagi petugas dalam berkolaborasi Pak Menteri baik dengan Barantan dan
melakukan fungsi pengawasan hama dan penyakit Balitbangtan, terlebih diwilayah timur ini kaya akan SDA
tumbuhan dan hewan, hingga mendukung peningkatan hayati yang harus dilindungi,” ujarnya.
ekspor komoditas pertanian dan pangan Indonesia.
Rektor Universitas Papua Dr Meky Sagrim menyebutkan
Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina saat ini petani di wilayahnya sangat menbutuhkan
Pulubuhu yang hadir sebagai salah satu dari tujuh bantuan akibat serangan hama pada tanaman Kakao.
“Beberapa tahun lalu kami bisa ekspor, sekarang tidak
lagi karena hama.

Untuk itu, kerja sama dengan Barantan ini sangat kami
apresiasi, semoga petani di Papua dapat segera kembali
bersemangat bertanam Papua dan bisa ekspor lagi,” katanya.

Pertanian Modern

Kepala Barantan Ali Jamil yang didampingi Kepala Pusat
Kepatuhan, Kerja Sama dan Informasi Perkarantinaan
Juanedi sesaat setelah melakukan penandatanganan
kerja sama ini menyampaikan bahwa implementasi
kerja sama juga berupa penguatan laboratorium dan
peningkatan kompetensi SDM dikedua belah pihak.

Lebih lanjut Jamil menyebutkan, pelaksanaan tindakan
karantina dalam kegiatan ekspor dan impor perlu didukung
dan didasari oleh justifikasi ilmiah yang bersumber dari
lembaga-lembaga riset d antaranya perguruan tinggi.

Penguatan justifikasii ilmiah juga digunakan
untuk pelaksanaan perkarantinaan dalam rangka
perlindungan SDA hayati seperti IAS (Invasive Alien
Species) dan SDG (Sumberdaya Genetik).

“Era sekarang ini kebijakan tarif tidak lagi populer,
sehingga kebijakan teknis sanitari dan fitosanitari
menjadi penentu dalam ekspor produk pertanian. Untuk
itu Barantan yang bertugas menjamin pemenuhan
persyaratan SPS negara tujuan ini berperan sangat
strategis,” tutup Jamil. (tim humas)

37VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

BUAH MEROKET
SAYURAN AMAN

Kuat Dihantam Pandemi-Kemarau yang cukup tajam atau meroket. Peningkatan terjadi
karena permintaan pasar terus melonjak, utamanya
PRODUKSI buah-buahan Indonesia memiliki selama Pandemi Covid-19.
kualitas yang bagus dan tidak kalah dengan
kualitas buah dari negara lain. Bahkan banyak “Pada Januari hingga Mei 2020, permintaan ekspor
yang menilai kualitas buah tropis terbaik di dunia buah meningkat sebesar 357 ribu ton. Selanjutnya nilai
berasal dari Indonesia. tambah ekspor juga naik 73,4 persen. Ini merupakan
peluang sekaligus tantangan untuk meningkatkan
“Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) produksi buah-buahan kita,” ujar saat menghadiri
akan memperkuat budidaya buah, terutama varietas- webminar ‘Gerakan Konsumsi Buah Nusantara dalam
varietas tertentu yang dibutuhkan dunia serta cocok Rangka menguatkan Bangga Buatan Indonesia’, Senin
dengan selera semua orang,” ujar Menteri Pertanian (10/8/2020).
(Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat menghadiri
Launching Gelar Buah Nusantara (GBN) ke-5 di Jakarta, Seperti diketahui, PDB (Produk Domestik Bruto)
Senin, (10/8/2020). pertanian tumbuh sebesar 16,24 persen pada triwulan-
II 2020 (q to q). Bahkan sektor pertanian secara yoy
Dalam kesempatan ini, Mentan menyampaikan bahwa tetap berkontribusi positif hingga sebesar 2,19 persen.
ekspor utama buah nanas ke Amerika Serikat (AS), Pertumbuhan sektor pertanian disebabkan karena
Belanda, Spanyol, Jerman, dan, Jepang mencapai Rp1,5 adanya dukungan kuat dari sub sektor pangan 34,77
triliun. Kemudian ekspor utama manggis ke Hongkong, persen, hortikultura 21,75 persen dan perkebunan
China, Malaysia, Saudi Arabia dan Prancis mencapai 23,46 persen.
Rp1,09 triliun.
Menurut Musdhalifah, berdasarkan catatan Kemenko
“Untuk mangga ekspor utama kita ke Singapura, volume ekspor terbesar secara berturut-turut
AS, China, Hongkong, Vietnam. Salak juga seperti antara lain Vietnam sebesar 27 persen, kemudian
itu nilainya di atas Rp9 miliar, rambutan dan durian Malaysia 19 persen, Tingkok 17 persen, India 10 persen,
termasuk buah naga,” terangnya. Hongkong enam persen, Thailand enam persen, dan
UEA tiga persen. “Untuk itu, perlu gerakan besar dalam
Sementara Deputi Bidang Koordinasi Pangan membangun raksasa yang sedang tertidur. Salah
dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang satunya melalui gelar buah nusantara ini,” katanya.
Perekonomian Musdhalifah Macmud mengatakan,
ekspor buah lokal diprediksi mengalami peningkatan Di Kota Batu, Jawa Timur ( Jatim), Mentan Syahrul

38 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Pertanian menjadi sesuatu yang
dibutuhkan, industri butuh
pertanian dalam negeri, oleh
karena itu, kita siapin yuk.”
Syahrul Yasin Limpo

Menteri Pertanian

melaunching produksi sayuran tetap melimpah di tengah
musim kemarau saat ini. Selain di lahan, saya
Taman Sains Pertanian (TSP) juga cek langsung ke pasar induk setempat.
Pasokan beberapa komoditas seperti bawang Merah,
Jeruk di Balai Penelitan Tanaman Jeruk dan Tanaman Kubis, Sawi, Wortel dan Kentang tampak melimpah,”
ujarnya.
Subtropika untuk mendukung aktivitas pelatihan dan
Menurut pria yang kerap disapa Anton tersebut, kawasan
pemagangan, percontohan (show window), kerja sama Argapura Majalengka cocok untuk pengembangan
sayuran dataran tinggi. “Selama ini kawasan Argapura
bisnis dan wisata edukasi untuk konsentrasi komoditas dikenal sebagai sentra sayuran terbesar di Majalengka.
Untuk bawang merah saja, dalam satu kali musim
tanaman jeruk dan tanaman subtropis, Jumat tanam bisa mencapai 450 hektare (ha) hamparan di satu
kawasan. Setahun bisa tanam dua kali. Varietas yang
(14/8/2020). banyak dikembangkan adalah Batu Ijo dan Sumenep.
Harga di petani sangat menguntungkan, yaitu Rp17.000
Dari TSP Jeruk ini Mentan berharap lahirnya kegiatan per kilogramnya,” terangnya. Dalam sekali panen petani
perbenihan, on farm dan pascapanen yang representatif mampu meraup untung lebih dari Rp100 juta.
untuk menjawab kebutuhan dari sektor pertanian.
”Pertanian menjadi sesuatu yang dibutuhkan, industri Di Kulonprogo, Gedor Horti atau Gerakan Mendorong
butuh pertanian dalam negeri, oleh karena itu, kita Produksi, Meningkatkan Daya Saing dan Ramah
siapin yuk,” ungkap Mentan. Lingkungan Hortikultura merupakan program
strategis jangka panjang Direktorat Jenderal (Ditjen)
Sementara di tengah musim kemarau tahun ini, Hortikultura. Gedor Horti dilaksanakan menggunakan
produksi aneka jenis sayuran di berbagai sentra pendekatan pengembangan kawasan hortikultura
terpantau aman. Bahkan beberapa komoditas seperti yang berdaya saing. Caranya melalui penggunaan
kubis, sawi putih hingga bawang merah produksinya benih bermutu, pendampingan budi daya, pengawalan
melimpah sehingga harganya cenderung turun. Seperti dan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman
halnya di Majalengka, Jawa Barat (Jabar), produksi (OPT), penguatan kelembagaan tani, penyiapan sarana
sayuran tetap stabil memasok pasar lokal dan luar pascapanen, dan pembentukan pasar tani/pasar lelang.
daerah.
Salah satu yang tengah digenjot adalah budidaya
Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto bawang merah ramah lingkungan. Dirjen Prihasto
melakukan kunjungan lapang ke sentra produksi aneka Setyanto dalam keterangannya, Rabu (5/8/2020)
sayuran Kecamatan Argapura dan Pasar Induk Sayuran
Majalengka, Minggu (9/8/2020). “Menarik, ternyata

39VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

menyatakan dukungannya terhadap upaya produksi Di Jawa Tengah ( Jateng), selepas sukses melakukan dua
bawang merah ramah lingkungan. ”Pasar global kali ekspor bawang putih ke Taiwan, kali ini Kabupaten
menuntut produk hortikultura yang berkualitas dan Batang melakukan panen bawang putih tepatnya di
aman konsumsi. Preferensi konsumen sudah mulai Desa Pranten, Kecamatan Bawang dengan produktivitas
mempertimbangkan bagaimana proses produk yang cukup mencengangkan, 17 ton per ha.
dihasilkan. Karena itu, budi daya ramah lingkungan
menjadi suatu keharusan,” ujar Anton. Program tanam bawang putih di Kabupaten
Batang ini sebenarnya telah berjalan kurang lebih
Di Aceh, bawang merah merupakan salah satu dua tahun. Berawal pada 2018 seluas 50 ha,
komoditas unggulan nasional yang mempunyai daya disusul 2019 seluas 275 ha. Kini pada 2020 mendapatkan
adaptasi luas dan bernilai ekonomi cukup tinggi. Karena kembali alokasi tanam 115 ha. ”Kami yakin dengan
itulah, perlu upaya pengendalian serangan terhadap budidaya yang baik akan memberikan hasıl yang
OPT yang kerap ditemui dalam budidaya bawang bermanfaat. Kabupaten Batang selalu melakukan
merah dalam rangka menjaga kinerja dan kontribusi ekspansi lahan baru. Luasan yang ada sekarang
sektor pertanian terhadap ekonomi nasional. ini 115 ha dan akan terus kami perluas,” ujar Wakil
Bupati Batang Suyono saat melakukan panen perdana
Langkah pengendalian yang dimaksud ditempuh melalui APBN 2020, Sabtu (22/8/2020).
budidaya pertanian ramah lingkungan dan penerapan
pengendalian hama terpadu dilakukan secara preventif Terkait peluang subsektor tanaman hias, Ketua Asosiasi
dan kuratif yang dimulai dari pengaturan pola dan waktu Florikultura Poktan Alamanda Sukabumi Anas Anis
tanam bertujuan untuk memutus siklus hidup hama dan mengatakan bahwa bisnis tanaman hias di tengah
penyakit di suatu wilayah lahan tertentu. Caranya melalui pandemi seperti sekarang ini benar-benar menjanjikan.
pergiliran antar tanaman yang tidak berasal dari satu
family agar siklus hidup tidak berlanjut. Menurut dia, orderan tanaman hias dari pintu ke pintu
terus mengalami peningkatan. “Alhamdulillah order
Sementara, dalam pengendalian OPT ramah kami semakin banyak dan berkah hingga bisa berbagi
lingkungan, peran musuh alami seperti parasitoid, order kerjaan ke yang lain dan saling support pada
predator dan cendawan entomapatogen yang diketahui temen-temen,” ujarnya Rabu, (12/8/2020).
dapat menekan serangan OPT pada tanaman bawang
merah perlu dimanfaatkan secara maksimal. Anas Anis menuturkan, selain peningkatan order, ekspor
untuk tanaman hias juga mengalami peningkatan yang
Saat ini Ditjen Hortikultura tengah mengembangkan cukup besar. Kata dia, produksi dari petani kecil saja
budidaya bawang merah ramah lingkungan. “Budidaya meningkat 95 persen ekspor oriented. “Pastinya kita
ramah lingkungan menjadi suatu keharusan untuk per bulan sekarang ini 3 x 40 ft rf container. Itu belum
diimplementasikan. Pasar global menuntut produk termasuk yang jalur air freight,” terangnya.
hortikultura yang berkualitas dan aman konsumsi.
Preferensi konsumen sudah mulai mempertimbangkan Anas Anis menilai tanaman hias yang digenjot
bagaimana proses produk dilakukan sehingga ekspornya antara lain Dracaena fragran, Dracaena
menghasilkan produk yang aman konsumsi,” ujar compacta, Dracaena sanderiana, Policias, Siklok, dan
Dirjen Hortikultura. benerapa tanaman lainnya yang tak kalah menarik

40 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

perhatian masyarakat dunia. Kami yakin dengan budidaya
yang baik akan memberikan
Di sisi lain, Kementan telah menyiapkan skenario
dalam menghadapi musim kemarau, terutama pada hasıl yang bermanfaat.
cabai. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Kabupaten Batang selalu
Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau melakukan ekspansi lahan
pada 2020 diprediksi akan terjadi lebih awal. Secara umum baru. Luasan yang ada sekarang
musim kemarau dimulai dalam waktu tidak bersamaan. ini 115 ha dan akan terus

Pada Mei dan Juni 2020, 65,8 persen zona musim kami perluas.”
kemarau mulai terjadi di sebagian besar wilayah
Indonesia. Sementara 64,9 persen zona musim
yang merupakan puncak kemarau terjadi pada
Agustus 2020 di sebagian besar Jawa, Bali, Nusa
Tenggara, Kalimantan Bagian selatan, Sulawesi Bagian
Selatan dan Tenggara serta Maluku Utara.

Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto mengungkapkan,
Sabtu (8/8/2020) pihaknya telah menyiapkan antisipasi
kemarau panjang ini. Sesuai dengan arahan Menteri
Syahrul, seluruh jajaran di Kementan harus memiliki
rencana jangka panjang dan inovasi, dalam menghadapi
anomali cuaca.

Dia menyebutkan bahwa potensi musim kemarau
ekstrem harus diwaspadai dan diantisipasi sejak dini.
”Petani dapat menerapkan teknologi pengairan seperti
irigasi kabut/tetes/sprinkle, infrastruktur panen air
hujan seperti embung kecil, dan parit, long storage,
sumur dangkal,” jelasnya.

Kementan Terkait Ganja Suyono

Ganja telah dimasukkan dalam kelompok tanaman Wakil Bupati Batang
obat sejak 2006 melalui Keputusan Menteri Pertanian
(Kepmentan) Nomor 155/2006. Namun baru sekarang komoditas binaan? Ini karena Kementan mengakomodir
diperbincangkan setelah beberapa periode menteri komoditas emerging ekspor baru seperti porang dan
pertanian berganti. Kepmentan tersebut mengalami sarang walet sebagai komoditas binaan,” jelas Kuntoro.
penyempurnaan menjadi Kepmentan 104/2020 tentang
Komoditas Binaan Kementerian Pertanian yang diteken Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 3 Februari 2020. Hortikultura Tommy Nugraha menyampaikan bahwa
setelah Kepmentan No 155/2006 terbit, Kementan
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan melakukan pembinaan dengan mengalihkan petani
Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa Kepmentan ganja untuk bertanam jenis tanaman produktif lainnya,
No 104/2020 memang tetap memasukkan komoditas dan memusnahkan tanaman ganja yang ada saat itu.
yang sebelummnya sudah ada di dalam Kepmentan No
115/2006, ditambah beberapa emerging commodity atau “Ganja termasuk kelompok komoditas tanaman obat,
komoditas potensial baru khususnya yang memiliki ditanam hanya untuk keperluan medis dan secara
potensi ekonomi. legal oleh UU Narkotika, itu yang kita jadikan acuan,”
tegasnya, Sabtu (29/8/2020). (tim humas)
“Jadi itu sudah sejak 2006, kok baru ribut sekarang.
Kenapa keluar Kepmentan No 104/2020 terkait

41VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

MENANGKALKEBAKARAN
DAN MENCEGAH

Tidak Ada Lockdown di Kementan memastikan protokol kesehatan lingkup Kementan
benar-benar diterapkan dengan baik.
SATUAN Tugas (Satgas) Covid-19 Kementerian
Pertanian (Kementan) bergerak cepat untuk Pada pengecekan ini, Mentan SYL didampingi Sekretaris
melakukan tracing dan isolasi agar penyebaran Jenderal Kementan Momon Rusmon, Dirjen Perkebunan
virus tidak meluas. “Kami secara terus menerus aktif Kasdi Subagiyono, Kepala Biro Umum dan Pengadaan
mengingatkan kewaspadaan dalam bekerja. Protokol Maman Suherman, dan Kepala Biro Humas dan Informasi
kesehatan tetap berlaku secara ketat, meski secara Publik Kuntoro Boga Andiri. Mentan SYL sekaligus
bergantian harus bekerja di kantor,” jelas Menteri mengecek kondisi gedung dan fasilitasnya seperti alarm,
Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat sensor asap dan panas di dalam gedung, kesiapan hydran
melakukan pengecekan fasilitas keamanan dan dan gudang mesin pompa air hydran. “Jadi fasilitas
penunjang lainnya di Gedung C dan gedung-gedung kita lengkap dan kondisinya siap siaga. Kondisi rawan
lingkungan Kantor Pusat Kementan, Senin (24/8/2020). kebakaran saat ini kita antisipasi dini. Tapi kita harap tidak
Ini sebagai upaya dini agar penyebaran wabah Covid-19 terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
dan tidak terjadi kebakaran. Pengecekan itu juga guna
Terkait pencegahan Covid 19, Mentan menuturkan,
Kementan secara teratur melakukan rapid test dan tes swab
untuk setiap karyawan Kementan. Selain itu, Kementan juga
terus melakukan sterilisasi gedung seusai jam kerja untuk
tetap menjaga ruang kerja aman dari ancaman Covid-19.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan
Kuntoro Boga Andri menjelaskan, tidak ada lockdown di
Kementan seperti dalam pemberitaan media. Penutupan
sementara gedung C lebih untuk memberikan waktu
bagi Satgas Covid-19 untuk melakukan desinfeksi total ke
semua ruangan. Sementara dilakukan desinfeksi, semua
pegawai tetap bekerja dari rumah. Proses desinfeksi
diperkirakan hanya berlangsung beberapa hari. “Kita
perlu waktu untuk tindakan pencegahan dan antisipasi
penularan lanjutan. Yang terdeteksi pun saat ini sudah
ditangani dan isolasi mandiri,” jelasnya.

42 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

saat berada di Klinik Ditjen Hortikultura, Selasa (25/8).

Dirinya bersyukur dari tes yang dilakukan hasilnya non-
reaktif. Meskipun demikian, apabila terdapat temuan
pegawai yang reaktif, akan ditindaklanjuti dengan
pemberlakuan isolasi mandiri dan tes swab. ”Kami akan
lakukan langkah preventif agar pegawai yang reaktif
tersebut melakukan isolasi mandiri dan meningkatkan
kesehatannya selama pemulihan,” lanjutnya.

Kami mengapresiasi gerak cepat Pengamat Kebijakan Publik Bambang Istianto menilai
tim satgas, sehingga pegawai langkah yang diambil Kementan dalam menangani
yang berpotensi terpapar Virus penularan Covid-19 pada Senin (24/8/2020) sudah sangat
Covid-19 bisa cepat terdeteksi.” tepat. Dalam penanganan ini, Kementan melalui Satgas
Covid 19 langsung bergerak cepat melakukan desinfeksi
Kuntoro Boga Andiri total ke semua ruangan yang ada. “Apapun yang dilakukan
Kementan asalkan bisa efektif silakan dilakukan. Yang paling
Kepala Biro Umum dan Pengadaan penting harus diingat bahwa pelayanan di sana tidak boleh
terganggu,” katanya di Jakarta, Selasa (25/8/2020).
Sejak awal Pandemi Covid-19, Kementan telah
membentuk Satgas Covid-19 yang melibatkan dokter Pengamat pangan, sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik
dan tenaga medis. Satgas Covid-19 Kementan bertugas Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Sujarwo menilai
untuk melakukan tracing dan isolasi agar penyebaran penularan virus Covid-19 di lingkup Kementan pada Senin
virus tidak meluas. ”Kami mengapresiasi gerak cepat (24/8/2020) tidak akan berpengaruh terhadap produksi dan
tim satgas, sehingga pegawai yang berpotensi terpapar stok pangan nasional. Kondisi ini terjadi lantaran koordinasi
Virus Covid-19 bisa cepat terdeteksi,” ungkap Kuntoro. dan fungsi di Kementan tetap berjalan dengan baik.

Menurutnya, sudah menjadi prosedur tetap di lingkungan “Kemampuan Kementan mengelola lembaganya
Kementan untuk melakukan rapid test secara berkala bagi dengan baik akan mengundang potensi kolaborasi
pegawai yang masih bertugas di kantor maupun lapangan. kelembagaan lainnya yang telah terinisiasi saat ini. Saya
Jika ditemukan hasil reaktif pada rapid test, maka satgas kira Kementan sangat mampu mengatasi masalah ini
akan secepatnya melakukan uji swab lanjutan. secara cepat dan tepat,” tandasnya, Rabu, (26/8/2020).

Kuntoro menegaskan, kejadian positif Covid-19 Kalung Eukaliptus
beberapa pegawai di Kementan tidak menyurutkan
upaya penyediaan pangan bagi rakyat. Ini menjadi Menanggapi pertanyaan beberapa pihak tentang efektivitas
program utama di Kementan, dengan tetap selalu kalung eukaliptus, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik
memprioritaskan protokol kesehatan. Kementan Kuntoro Boga Andri menegaskan, kalung eukaliptus
bukan alat pelindung diri (APD) atau sejenis masker.
Kuntoro mengaku usaha Kementan dan para stakeholder
di tengah Pandemi Covid-19 memang berat. Apalagi risiko ”Kami harus meluruskan bahwa kalung eukaliptus
terpapar penyakit sangat tinggi, mengingat lokasi yang harus bukan buat kita jadi kebal. Sejak awal mengenalkan
dijangkau cukup beragam, dan bertemu banyak orang. kalung eukaliptus, kami ingatkan protokol Covid-19
“Doakan kami. Para pegawai di jajaran Kementan berjuang wajib dijalankan. Meski sudah menggunakan kalung
untuk pangan kita semua cukup, sekaligus menjaga dampak eukaliptus, masyarakat tetap harus tertib dan disiplin,
ekonomi akibat pandemi tidak parah,” tandasnya. termasuk menggunakan masker untuk memastikan
pencegahan penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.
Sementara itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura
Kementan langsung tanggap terhadap hasil temuan Berdasarkan penelitian yang dilakukan Balai Penelitian
sejumlah pegawai Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Veteriner (Balitvet) Kementan, eukaliptus ditemukan
yang terkonfirmasi positif Covid-19. Seluruh pegawai memiliki potensi sebagai antivirus Corona. Kementan
difasilitasi rapid test untuk mengetahui kondisi awal saat ini bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia
apakah ada indikasi reaktif atau non-reaktif terhadap virus. (IDI) untuk melakukan pengembangan penelitian menuju
Itu dinilai penting guna mencegah penyebaran Covid-19 tahapan uji klinis kepada pasien yang terpapar virus
tersebut. ”Ini salah satu arahan Menteri Pertanian untuk Covid-19. ”Penemuan potensi eukaliptus oleh Balitvet ini
melakukan langkah preventif dengan melakukan rapid test,” tentunya perlu terus kita uji klinis lebih lanjut,” tuturnya.
ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Prihasto Setyanto
Kuntoro menambahkan, kalung eukaliptus ini sedang dalam
tahap produksi oleh swasta nasional. Penemuan eukaliptus
ini diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. ”Ini
merupakan bentuk ikhtiar kami untuk membantu pencegahan
penyebaran virus Covid-19,” ujarnya. (tim humas)

43VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

KADO INDAH HUT RI

SETELAH 25 tahun lebih Indonesia mengalami Saat ini kondisinya berbalik.
kebergantungan bawang putih konsumsi asal Kebutuhan bawang putih
impor. Akhirnya, Pemerintah Indonesia melalui nasional 580.000-600.000
Kementerian Pertanian (Kementan) bisa melakukan ton per tahun, tapi lebih
ekspor perdana bawang putih sebanyak 15 ton dari dari 95 persen kebutuhan
target 1.000 ton ke Taiwan. Ini merupakan kado indah
perayaan HUT ke-75/2020 Kemerdekaan Republik nasional dipenuhi dari impor.
lndonesia (RI). Lebih dari Rp8 triliun devisa kita
dipakai untuk beli bawang putih
Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan
dari luar.”
Prihasto Setyanto mengaku bersyukur dengan capaian
Prihasto Setyanto
ini lantaran momentumnya tepat
Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan
menjelang perayaan
sebelum krisis moneter (krismon), tepatnya pada 1994.
HUT ke-75 Kala itu, budidaya dilakukan di 100 kabupaten lebih
dan impornya tidak pernah melampui 10 persen dari
Kemerdekaan RI kebutuhan nasional.

serta di tengah “Saat ini kondisinya berbalik. Kebutuhan bawang
putih nasional 580.000-600.000 ton per tahun, tapi
upaya jajaran lebih dari 95 persen kebutuhan nasional dipenuhi dari
impor. Lebih dari Rp8 triliun devisa kita dipakai untuk
Kementan beli bawang putih dari luar,” katanya saat memberikan
sambutan jelang pelepasan ekspor bawang putih
menggenjot di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ( Jateng), Rabu
(12/8/2020).
pertumbuhan

ekonomi

melalui ekspor

pertanian.

Menurutnya,
swasembada

bawang putih
terakhir
terjadi

Bupati Brebes Idza Priyanti menyatakan, wilayahnya
hingga kini masih menjadi sentra bawang merah

dengan 18,5 persen produksi nasional. Dari
luas lahan budi daya 29.000 ha, mampu
memproduksi 313 ribu ton lebih per
tahun. Meski demikian, Brebes memiliki
potensi untuk mengembangkan bawang
putih lantaran memiliki dataran tinggi
mencapai 800 meter di atas permukaan laut

(mdpl) seperti di Kecamatan Sirampog dan Paguyangan
yang berada di lereng Gunung Slamet. “Lokasi tersebut
dulunya memang sentra bawang putih. Tiga tahun
terakhir ini mulai dikembangkan lagi bawang putih oleh
para petani muda di sana,” ungkapnya.

44 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Luas pengembangan bawang putih di Brebes baru perekonomian dan sumber ketahanan pangan negara. “Kita
mencapai 40-an ha. Namun, Idza berjanji pihaknya punya tepung, sagu dan tapioka itu, kemudian sekarang
bakal terus mendorong peningkatan budi dayanya sudah masuk kepada mie. Mie itu kan menjadi pilihan-pilihan
lantaran potensinya besar dan berkontribusi terhadap makanan orang Indonesia. Dan kita berharap memang
perekonomian daerah. “Adanya pelaku usaha ekspor menjadi kekuatan Indonesia ke depan,” ujarnya.
yang berdomisili di Brebes ini menjadi peluang bagi
petani bawang Brebes untuk bermitra, terutama untuk Varietas ubikayu casesa yang dihasilkan dari daerah
pemasaran hasil produksinya,” ujarnya. Provinsi Bangka diketahui memiliki provitas 25-28 ton
per hectare (ha) dengan kandungan pati 25-27 persen
Ekspor perdana bawang putih ini dilakukan PT Agri Indo lebih tinggi dari yang dihasilkan daerah lain.
Sejahtera. Eksportir membeli seharga Rp20.000 per
kilogram bawang putih basah dari petani. “Saya ambil Di Sulawesi Utara (Sulut), Mentan Syahrul juga melepas
dari berbagai daerah. Ada dari Brebes, Lombok Timur,” ekspor komoditas pertanian, yakni rempah pala biji,
kata Direktur PT Agri Indo Sejahtera Benny Santoso. cengkeh, kelapa parut, minyak kelapa, santan kelapa
dan bunga pala sebanyak 3.766 ton ke Jerman, China,
Untuk tahap perdana PT Agri Indo Sejahtera India, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Turki. Pelepasan
mengekspor 15 ton dari peluang pasar 1.000 ton ekspor ini bertujuan juga untuk inspeksi langsung
karena sejumlah sentra bawang putih baru akan panen kesiapan ekspor tersebut.
dalam waktu dekat. “Tadinya mau pakai kontainer
yang 20 ton,” akunya. “Semua komoditas ini telah melewati serangkaian
tindakan karantina pertanian untuk memenuhi
Komoditas Lain persyaratan negara tujuan,” tegas Mentan saat
melepas ekspor sekaligus inspeksi dan penyerahan
Tak hanya bawang putih, kegiatan ekspor produk sertifikat kesehatan karantina pertanian di Komplek
pertanian tetap berjalan dengan baik, meski di Kantor Badan Penelitian Tanaman Palma (Balitpalma),
tengah Pandemi Covid-19. Salah satunya di Bangka Minahasa Utara, Minggu (30/8/2020).
Belitung (Babel). Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
Yasin Limpo (SYL) melepas ekspor turunan sawit SYL mengungkapkan, komoditas unggulan ekspor asal
berupa cangkang sawit ke Jepang, sekaligus meninjau Sulut senilai Rp62,1 miliar ini telah dipastikan sehat
pengolahan komoditas ubikayu di PT BAA (Bangka dan aman. Ini sekaligus pula memenuhi persyaratan
Asindo Agri), Sungailiat, Sabtu (8/8/2020). sanitari dan fitosanitari (SPS Measures) sesuai aturan
dari tujuh negara tujuan tersebut.
Mentan menyebutkan bahwa ubikayu beserta olahan
turunannya, seperti mie, dapat menjadi pendorong Menurutnya, kebijakan hambatan tarif tidak lagi
populer di perdagangan global saat ini dan berganti

45VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

dengan kebijakan hambatan teknis dalam perdagangan menggenjot kinerja ekspornya hampir dua kali lipat.
atau Technical Barrier to Trade (TBT), yakni hambatan Dan ini tentunya menjadi pengungkit kinerja ekspor
yang diakibatkan oleh hal-hal teknis seperti kualitas sektor pertanian secara keseluruhan, “ kata Kepala
produk, pengepakan, penandaan, dan persyaratan Karantina Pertanian Padang, Eka Darnida melalui
keamanan pangan. keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2020).

Di Padang, Kementan melalui Karantina Pertanian Padang Di Jateng, Kabupaten Temanggung memiliki jargon Swadaya
melaporkan bahwa fasilitasi ekspor buah manggis Bhumiphala yang berarti kemandirian dalam bidang
asal Sumatera Barat (Sumbar) meningkat dua kali lipat agrikultur. Hingga kini wilayah di lereng Gunung Sindoro,
dibandingkan periode sama pada 2019. Berdasarkan data Sumbing dan Prau ini masih mengandalkan pertanian dan
dari sistem perkarantinaan, IQFAST periode Januari hingga perkebunan sebagai penopang perekonomian rakyat.
Juli 2020 tercatat sebanyak 143 kali pengiriman dengan Kabupaten Temanggung terkenal dengan komoditas vanili,
total 475,5 ton dan nilai ekonomi mencapai Rp21,4 miliar. kopi dan tembakau. Ketiga komoditas tersebut bahkan
Sementara pada periode Januari-Juli 2019 hanya sebanyak tergambar dalam logo Kabupaten Temanggung. Selain itu,
240,9 ton senilai Rp10,8 miliar saja. terdapat potensi pengembangan asparagus yang dikelola
Asosiasi Asparagus Temanggung Farm (ATAF) yang terletak
“Kita patut bersyukur di masa yang serba terbatas di Dusun Sobohan, Desa Mangunsari, Kec Ngadirejo,
akibat pandemi, petani manggis Sumbar bisa Temanggung.

46 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan kawasan pisang mas yang melibatkan 234 petani dari
Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Joko Budi tujuh kelompok tani di delapan kecamatan.
Nuryanto menyampaikan pengembangan asparagus
di wilayahnya seluas 14 hektare (ha) dengan produksi Sejak 2018, pisang mas program kemitraan dengan
rata-rata 15-20 ton per ha. petani di Kabupaten Tanggamus telah berhasil diekspor
ke Singapura, Timur Tengah, dan Tiongkok. Melalui pola
”Komoditas ini cocok di ketinggian wilayah, kontur ini ternyata pemasaran pisang memiliki potensi ekspor
tanah dan kemiringan serta serapan cahaya matahari yang cukup besar. Bahkan kebutuhannya belum dapat
seperti di Temanggung. Asparagus tergolong tanaman dipenuhi karena banyaknya permintaan.
super food dengan harga yang terbilang sangat tinggi
dibanding produk pertanian lainnya,” ujar dia melalui Permintaan ekspor pisang mas ke Singapura baru
keterangan tertulisnya, Rabu (12/8/2020). seperlimanya dapat dipenuhi oleh petani mitra. Pada
2020, Direktorat Buah dan Florikultura, Ditjen Hortikultura
Di Riau, Kementan melalui Karantina Pertanian Kementan telah mengalokasikan program pengembangan
Pekanbaru mencatat adanya peningkatan fasilitasi kawasan pisang di Kabupaten Tanggamus seluas 200 ha
pemeriksaan perkarantinaan terhadap komoditas yang nantinya akan menjadikan lokasi kawasan komersil
sub sektor peternakan berupa sarang burung walet yang berbasis ekspor.
(SBW) asal Riau sepanjang masa pandemi. Sebanyak
75,35 ton SBW dengan nilai ekonomi Rp753 miliar pada Pisang mas Tanggamus ini mulai berproduksi rata-rata
Semester I-2020 atau meningkat kurang lebih 10 ton di usia sembilan bulan pertanaman dan bisa dipanen
jika dibandingkan dengan jumlah pengiriman di periode sebanyak delapan kali. Panen berikutnya selang empat
yang sama pada 2019, yakni 65,37 ton saja. bulan sekali. Awal panen satu tandan bisa memiliki
berat 10 kg. Panen berikutnya bobot bisa bertambah
“Kualitasnya bagus dan telah memenuhi persyaratan berkisar 11–16 kg. “Sekarang ini satu ha areal tanam
sanitari dan fitosanitari, sehingga laris juga di pasar mencapai 1.300 pohon. Ke depan akan ditingkatkan
global,” kata Kepala Karantina Pertanian Pekanbaru, Rina mencapai 2.000 pohon,” ujar Ketua Kelompok Tani Hijau
Delfi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/8/2020). Makmur M. Nur Sholeh. (tim humas)

Sementara itu, Kabupaten Tanggamus, Lampung
merupakan salah satu sentra pisang nasional yang saat
ini dijadikan model percontohan pengembangan kawasan
hortikultura. Pengembangan pisang di Tanggamus juga
sudah bermitra dengan PT GGP (Great Giant Pineapple)
sebagai off taker dan kelompok tani yang tergabung
dalam Koperasi Tani Hijau Makmur. Pola kerja sama ini
merupakan model pengembangan kawasan berbasis
korporasi, di mana koperasinya difungsikan sebagai
korporasi yang bermitra dengan perusahaan.

Saat ini kemitraan di Kabupaten Tanggamus terus
meningkat hingga mencapai luasan lebih dari 200 ha

47VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

KETIKA

WAKIL RAKYAT

KOSTRALINGSUPPORT

PROGRAM Komando Strategi Penggilingan Saat yang tepat bagi rakyat
(Kostraling) Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyampaikan apa yang
mendapat support atau dukungan dari kalangan
wakil rakyat, khususnya Komisi IV DPR RI. Melalui program menjadi kendala selama ini,
ini, Kementan membentuk Sentra Pelayanan Pertanian kami ingin yang sejahtera bukan
Padi Terpadu (SP3T) agar terbangun penanganan hanya pemilik sawah saja, tapi
pascapanen hasil pertanian yang baik dengan sistem
pengelolaan yang terstruktur. SP3T bertujuan untuk semua petani sampai dengan
memberikan fasilitas pasca panen bagi kelompok tani buruh taninya. SP3T di Banten
supaya harga jual petani saat panen pada posisi tinggi ini berjalan bagus dan harus
sehingga petani dapat menikmati keuntungan.
direplikasi di wilayah lain.”
“Saat yang tepat bagi rakyat untuk menyampaikan apa yang Hasan Aminuddin
menjadi kendala selama ini, kami ingin yang sejahtera bukan
hanya pemilik sawah saja, tapi semua petani sampai dengan Wakil Ketua Komisi IV DPR
buruh taninya. SP3T di Banten ini berjalan bagus dan harus
direplikasi di wilayah lain,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR
Hasan Aminuddin saat mengunjungi salah satu SP3T di
Banten bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan
Suwandi, Selasa (11/8/2020).

Dalam kunjungan ini dilakukan pemberian bantuan
simbolis kepada para petani tepatnya di Desa Singarajan,

48 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020

Kecamatan menghilangkan subsidi pupuk diganti menjadi subsidi harga.
“Saya kira kita perlu berpikir ulang untuk mengkaji pupuk
Pontang, subsidi ini, apakah masih efektif jika setiap kali petani masih
mengeluh pupuk langka,” ujarnya.
Kabupaten
Selain itu, Hasan juga menyebutkan perlunya pelatihan
Serang, yakni bagi petani sebagai langkah upaya meningkatkan SDM.
“Semakin terbatasnya petani, maka harus diimbangi
bantuan benih padi, dengan banyak program pelatihan,” ucapnya.

benih jagung, bibit kopi, bibit Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi IV
DPR RI Nuraini menginginkan pemerintah lebih
kelapa, power thresher, dan KUR Kostraling. mengembangkan pertanian di Banten, khususnya
Kabupaten Serang karena potensi di wilayah tersebut
Hasan menuturkan maksud kunjungannya untuk masih cukup luas. ”Potensi lahan pertanian di
memonitor progress bantuan yang diberikan pemerintah Banten cukup luas, kami apresiasi pemerintah fokus
dan menampung keluh kesah petani. Terkait keluhan petani mendorong peningkatan produksi di sini,” ujarnya.
akan kelangkaan pupuk, ia berpendapat gagasannya untuk
Dirjen Tanaman Pangan Suwandi menjelaskan, SP3T
lahir untuk membantu petani padi dapat menikmati hasil
panennya secara maksimal. Sebab selama ini petani
padi banyak yang tidak menikmati hasil panennya secara
maksimal karena banyak dijual dalam bentuk gabah kering
panen, bahkan ada yang dijual secara tebasan ketika gabah
masih ada di lahan. ”Sebagai solusinya, Kementan di bawah
arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo menginisiasi dengan
memberikan bantuan alsintan seperti combine harvester,
vertical dryer, RMU, dan mesin packing untuk UPJA (unit
pengelola jasa alat mesin pertanian),” jelasnya.

Di Bandung, Gerakan Kostratani resmi diluncurkan di
Jawa Barat (Jabar) oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK)
bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan
SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi
di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (28/8/2020) dan
disiarkan secara live streaming. RK mengaku kehadiran
Kostratani sebagai pusat data dan informasi sangat bagus.
Sebab, data menjadi salah satu masalah di Indonesia.

Sementara Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin
Limpo (SYL) mengatakan, keberadaan Kostratani harus
dimanfaatkan dengan baik. ”Karena Kostratani bukan
hanya sebagai tempat data dan informasi. Kostratani
juga menjadi tempat untuk berkonsultasi dan belajar
petani. Mereka bisa mencari tahu apa yang butuhkan
untuk meningkatkan produktivitas,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPPSDMP Kementan
Dedi Nursyamsi juga menegaskan pentingnya peningkatan
kemampuan, pengetahuan, dan skill SDM.”Berdasarkan
hasil penelitian seorang psikolog dan motivator, bahwa
pengungkit terbesar dalam peningkatan produksi pertanian
adalah SDM. Memang ada ada tiga faktor pengungkit,
pertama adalah sarana dan prasarana, kemudian ada
kebijakan dan perundang-undangan, semua hanya
berperan 25 persen untuk produksi. Dan yang paling besar
adalah SDM mencapai 50 persen,” katanya.

Dedi menambahkan, pertanian Indonesia punya Kostratani
di tingkat kecamatan. Mengapa kecamatan? Karena gerakan
pertanian ada di sawah, ada di kebun, di ladang. Berarti
gerakan perkembangan pertanian harus dimulai dari sawah,
kampung, desa, dan kecamatan. (tim humas)

49VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

50 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XX/EDISI AGUSTUS 2020


Click to View FlipBook Version