The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Preview_Majalah WARTA PERTANIAN Edisi SEPTEMBER

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gimbal.wiwi, 2020-10-10 15:54:55

Preview_Majalah WARTA PERTANIAN Edisi SEPTEMBER

Preview_Majalah WARTA PERTANIAN Edisi SEPTEMBER

DAFTAR ISI | VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

14 5 5
30 44
49 Pemerintah meyakini dengan besarnya
penduduk Indonesia dibutuhkan sebuah

kawasan pertanian terintegrasi dalam
skala besar.

14

Selain di Kalimantan Tengah (Kalteng),
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul

Yasin Limpo (SYL) juga terus memantau
perkembangan kawasan Food Estate
Hortikultura di Sumatera Utara

(Sumut), persisnya Kabupaten Humbang
Hasundutan (Humbahas).

26

Pagu Anggaran Kementerian
Pertanian (Kementan) dalam
RKA-KL (Rencana Kerja Anggaran
Kementerian/Lembaga) 2021 disetujui
Komisi IV DPR RI sebesar Rp21,83 triliun.

32

Dari tahun ke tahun, upaya pemerintah
menyejahterakan petani setidaknya
membuahkan hasil.

38

Pemerintah melalui Kementerian
Pertanian (Kementan) terus melakukan
penyempurnaan dalam implementasi

penggunaan Kartu Tani dalam
mendistribusikan pupuk bersubsidi.

44

Dalam beberapa kesempatan, Menteri
Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo

(SYL) selalu mendorong komoditas
hortikultura untuk tampil di kancah

internasional.

48

Kementerian Pertanian (Kementan) terus
berupaya melakukan stabilisasi usaha

ayam potong, salah satunya dengan pola
kemitraan.

3VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Indonesia memiliki
mimpi besar mencapai
kedaulatan pangan.
Mimpi ini dibutuhkan
kerja sama semua
pihak. Melalui
pembangunan Food
Estate, diharapkan
mimpi tersebut bisa
terealisir.

Ayo Kawal Mimpi Besar RI
via Food Estate!

PERTEMPURAN

DKEEMDI AULATAN
PANGAN

4 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Kerja sama di lapangan PEMERINTAH meyakini dengan besarnya penduduk Indonesia
sangat ketat tidak ada dibutuhkan sebuah kawasan pertanian terintegrasi dalam
yang berjalan sendiri dan skala besar. Pertanian tidak lagi hanya terpusat di Pulau Jawa
semua saling topang satu dan sekitarnya. Butuh suatu kawasan baru berjangka panjang yang
dengan yang lain,” didukung dengan mekanisasi pertanian modern.

Syahrul Yasin Limpo Hal ini menjadi perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Masyarakat perlu memiliki akses mudah untuk menjangkau
Menteri Pertanian RI kebutuhan akan bahan pokok itu. Nah guna mewujudkan itu harus
didukung dengan pembukaan lahan baru dalam bentuk kawasan
pangan atau Food Estate.

Pengembangan rawa untuk pertanian dinilai sebagai langkah
strategis dan prospektif guna menopang kebutuhan produksi
pangan. Lahan ini memenuhi kecukupan produksi hampir komoditas
pertanian. Dengan demikian diharapkan terwujudnya jaminan
ketersediaan pangan berjangka panjang.

Food Estate ini mengambil lokasi di dua provinsi di Indonesia,
yakni Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Utara (Sumut).
Lokasi Sumut tepatnya berada di Kabupaten Humbang Hasundutan
(Humbahas). Sementara Kalteng berlokasi di Kabupaten Pulang Pisau
dan Kabupaten Kapuas.

Pengembangan jangka panjang di Kalteng meliputi penyediaan
lahan baru berupa rehabilitasi lahan yang ada dengan meningkatkan
sarana pendukung produktivitas lahan, terutama dari sisi pengairan
dan drainase di lahan berawa. Pengembangannya untuk menciptakan
lumpung pangan baru di Kalteng.

Area Food Estate ini adalah sisa dari lahan ’Program Sawah Sejuta
Hektare’ yang dirintis Presiden Soeharto sekitar 30 tahun silam.
Pada 2020 hingga 2021 ini terdapat 30 ribu hektare (ha) areal yang
pertama akan digarap. Seluas 110 ribu ha lainnya akan dilaksanakan
pada anggaran 2022-2023 yang dibuat lebih produktif. Selebihnya,
diharapkan bisa dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.

5VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Melalui APBN, pemerintah telah mengalokasikan ”Kalteng dipilih karena lahannya luas. Dan jika
anggaran Rp1,9 triliun sampai dua tahun ke depan. Pada dimanfaatkan dengan riset juga penggunaan ilmu
tahap pertama 2020, lahan yang akan direhabilitasi pengetahuan dan teknologi, maka kekuatan kita akan
seluas 1.210 ha dengan dana Rp73 miliar. Berikutnya, menjadi sangat besar melalui Kalteng,” katanya.
tahap kedua 2021 seluas 3,330 ha senilai Rp484,3
miliar, dan tahap ketiga perbaikan irigasi seluas 22,65 Mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dua
ha dengan anggaran Rp 497,2 miliar. Untuk 110 ribu periode ini mengatakan, semua menjadi bagian dari
ha lain yang akan dikerjakan 2022-2023 masih dalam pembangunan bangsa. Dari Kalteng masa depan
tahap pembahasan. Indonesia akan lebih baik dan akan lebih besar. Dan jika
mimpi besar itu terwujud, orang pertama yang akan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menikmatinya adalah masyarakat Kalteng.
mengajak seluruh pihak di Kalteng untuk mengawal
mimpi besar Indonesia melalui pembangunan food “Kalau mau melihat rakyat sejahtera, perbaiki pertanian.
estate. Ajakan tersebut disampaikan Mentan SYL saat Karena pertanian tidak kena krisis, pertanian tidak kena
berkunjung ke Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Senin Covid-19. Pertanian tidak kena resistensi. Karena kita
(31/8/2020). tidak bisa tunda kalau lapar, semua butuh makan. Bukti
dibutuhkannya pertanian adalah PDB (Produk Domestik
Dalam kunjungan kali ini, Mentan melakukan tanam Bruto) pertanian tumbuh positif di saat sektor lain
perdana di lokasi food estate menggunakan drone terpuruk,” katanya.
tabur juga rice transplanter.
Mentan SYL mengatakan, tidak ada pertanian yang rugi,
”Saya hadir keempat kali untuk menyiapkan sesuatu kecuali salah manajemen. Kalau tanam seperti biasa,
yang menjadi impian besar bangsa ini (Indonesia, red). manajemen air diatur, varietas yang digunakan jelas,
Juga mimpi Presiden Joko Widodo yang ingin melihat budidaya tepat, pupuk tepat, tidak akan yang salah
kita punya kedaulatan pangan yang besar. Dan kita dengan pertanian.
harus mengawalnya. Ini pertempuran dalam bentuk lain
untuk bangsa dan negara,” tandasnya. Terkait dengan kesiapan lahan, Mentan memberikan
arahan kepada jajaran di bawahnya untuk melakukan
Ditegaskannya, pembangunan di lokasi Food Estate mekanisasi secara komprehensif untuk tanam perdana
ini bukan proyek, melainkan program keberpihakan bersama Presiden Jokowi. “Pak Dirjen (Prasarana dan
yang akan membuat Indonesia lebih kuat ketahanan Sarana Pertanian, red), tidak ada lahan yang diolah tanpa
pangannya. traktor, pakai traktor rawa, lakukan dengan mekanisasi,
tentukan tempat yang bagus,” pungkas Mentan saat

6 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

kunjungan ke Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih (23/9/2020).
Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (12/9/2020), untuk
meninjau progress penyiapan lahan Food Estate. Di lapangan, lanjut SYL, Kementan akan menguatkan
aneka ragam tanaman pangan seperti subsektor
Di lokasi tersebut, Mentan juga berharap dapat hortikukultura, perkebunan, dan peternakan. “Komoditi
menunjukkan pengembangan seluruh komoditas kita kan bukan hanya padi saja, tetapi ada hortikultura,
pertanian dengan skala luas, yang merupakan upaya ada perkebunan dan ada peternakan. Insya Allah
terobosan peningkatan produksi pangan dan stok penggarapan lahan 30 ribu ha akan dilakukan bulan
cadangan pangan nasional, terutama mengantisipasi depan dan dilanjutkan dengan penanaman,” katanya.
dampak Pandemi Covid-19.
Secara teknis, Minggu pertama pada Oktober 2020 akan
Mentan meminta tidak hanya padi dan jagung, namun dilakukan penggarapan lahan dengan menggubakan
juga jeruk, kelapa, itik, ikan dan lainnya dipersiapkan. alat mesin pertanian (alsintan) traktor, drone,
Dirinya ingin agar skema program dan rencana program dan deretan mesin-mesin lainnya. Rencananya,
jelas, begitu pula hasilnya. penggarapan ini dipimpin langsung Presiden Jokowi.

Pengembangan Kawasan Food Estate Berbasis “Presiden berharap mekanisasi dan teknologi pertanian
Korporasi Petani di Lahan Rawa Kalteng, diupayakan bisa dilakukan di sana. Kita juga sudah menyiapkan
melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan sistem penaburan benih dan pupuk menggunakan
rawa melalui pengembangan sistem hulu sampai hilir drone dan kita juga memberdayakan petani. Insya
lintas Kementerian dan Lembaga terkait. Allah setelah kick off penanaman bisa cepat rampung
di 30 ribu ha,” katanya.
Untuk 2020, kegiatan Food Estate difokuskan untuk
pengembangan pada areal pertanian yang telah ada, Dengan kerja sama ini, Mentan berharap Indonesia
yaitu seluas 30 ribu ha di Kabupaten Kapuas dan memiliki lumbung pangan baru yang bisa menopang
Kabupaten Pulang Pisau. Intensifikasi lahan pada kebutuhan cadangan pangan nasional serta
lokasi Food Estate ini dilakukan dengan meningkatkan menghasilkan produksi pertanian berkualitas.
kemampuan lahan pertanian di lahan rawa melalui
pemberian sarana produksi pertanian. “Kita berharap muara akhirnya ada pada industri. Kita
tidak akan menjual gabah saja, tetapi menjual beras
Di waktu berbeda, Mentan Syahrul menegaskan berkualitas yang dapat masuk ke market place. Kalau ini
siap melakukan pengawalan secara ketat dengan ditata dengan baik, maka bisa menjadi produksi yang
menguatkan kerja sama antar-lembaga dan berkualitas ekspor, sehingga kita punya cadangan yang
kementerian terkait. “Kerja sama di lapangan sangat cukup dan dapat meningkatkan pendapatan nasional,”
ketat tidak ada yang berjalan sendiri dan semua tegasnya.
saling topang satu dengan yang lain,” ujarnya, Rabu,

7VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Selain alsintan, Ditjen PSP juga memberikan dukungan
(PSP) Kementan Sarwo Edhy yang turut mendampingi berupa benih. Sarwo Edhy mengatakan Program Food
kunjungan kerja Mentan mengatakan, di Pulang Pisau Estate akan digarap secara bertahap dan dimulai dari
lahan yang akan dijadikan lokasi Food Estate pada Kabupaten Pulang Pisau. ”Rangkaian pembangunan
tahun ini seluas 10.000 ha. pertanian di lokasi food estate diawali dari Kabupaten
Pulang Pisau yang melakukan penanaman mulai
”Untuk mendukung percepatan olah lahan yang September 2020. Pada tahap awal, pertanaman di
dilakukan bertahap, Ditjen PSP Kementan memberikan Kabupaten Pulang Pisau akan dilakukan pada lahan
dukungan berupa bantuan alsintan traktor roda seluas 1.921 ha,” tuturnya.
dua 200 unit, dan 150 unit traktor roda empat. Jumlah
ini cukup untuk mengolah lahan seluas 1.000 ha yang Menurut Sarwo Edhy, pada 2020 ini target pengolahan
akan ditanam perdana Presiden.” katanya. lahan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 10.000 ha.
Selain seluas 1.921 ha pada September, rencana tanam
Sarwo Edhy menjelaskan, konsep pengembangan juga akan dilakukan pada Oktober dengan target 4.621
Food Estate adalah melalui pendekatan hulu hingga ha, dan November 3.458 ha.
hilir. Food Estate juga mengintegrasikan tanaman
pangan, hortikultura, ternak, dan perkebunan. Untuk Kabupaten Pulang Pisau

“Selain itu, di lokasi ini juga dikembangkan konsep hingga 7 September 2020 telah selesai olah tanah untuk
pertanian yang modern serta berkelanjutan.
Dan untuk mendukung budidaya, akan dilakukan lahan seluas 1.474 ha dan salur benih untuk 1.921 ha
rehabilitasi jaringan irigasi, baik primer, sekunder
maupun dan tersier,” tuturnya. yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pulang

Pada September 2020, proses tanam akan difokuskan Pisau yang menjadi lokasi food estate.
di Kabupaten Pulang Pisau dengan terget 1.921 ha.
Rinciannya, lahan seluas 501 ha akan digarap di Untuk memaksimalkan kinerja petani di lapangan, Ditjen
Kecamatan Maliku, di Kecamatan Pandih Batu seluas PSP pun telah menyalurkan bantuan alsintan berupa
1.237 ha, Kahatyan Hilir (38 ha), dan Sebangau Kuala traktor roda dua sebanyak 234 unit dengan rincian
(145 ha). Eksisting sebanyak 84 unit dan tambahan baru 150 unit.
Ada juga traktor roda empat sebanyak 111 unit dengan
Diketahui provitas lahan yang ada saat ini, rincian eksisting sebanyak 30 unit, dan tambahan
menghasilkan 4 hingga 5 ton/ha gabah dengan IP 200. baru 81 unit, kemudian pembuatan surjan dengan
Varietas yang ditanam adalah Inpari 42, Inpari 32, dan target 1.921 ha dan telah selesai 80 ha.
Hibrida, dengan sistem tanam tabur benih langsung,
dan tanam pindah untuk varietas Hibrida. Diterangkan Sarwo Edhy, untuk target tanam
di Kabupaten Kapuas akan dilakukan pada
Oktober 2020 dengan target 9.541 ha, dan November
10.459 ha.

8 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Di Kapuas, alsintan yang
disediakan adalah traktor roda dua
sebanyak 680 unit dengan rincian eksisting
sebanyak 530 unit, dan tambahan baru
sebanyak 150 unit, dan traktor roda empat
sebanyak 161 unit, eksisting 14 unit, dan
tambahan baru 147 unit. Sementara
pembuatan surjan ditargetkan 200 ha.

“Untuk Kabupaten Kapuas, benih akan
didistribusikan saat mendekati rencana
tanam, atau sekitar Oktober nanti. Di
Kapuas, kendala yang kita temui adalah
pada umumnya IP masih 100. Ini coba
akan kita tingkatkan agar produksi juga
meningkat,” katanya.

Selain menggelontorkan sejumlah
bantuan alsintan, Ditjen PSP juga
menyiapkan sumberdaya manusia (SDM)
untuk mengoperasikan alsintan di lahan
Food Estate Kalteng.

Kesiapan SDM ini dilakukan dalam

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoperasian

dan Pemeliharaan Alsintan yang telah

dilaksanakan di tiga lokasi pada 25 -27

Agustus 2020 di Kantor Dinas Tanaman

Pangan Hortikultura dan Peternakan

Kalteng, Kantor Dinas Pertanian

Kabupaten Pulang Pisau dan Kantor

Dinas Pertanian TPH Kabupaten

Kapuas. Bimtek ini diikuti oleh Operator

(Poktan/Gapoktan), Penyuluh/PPL dan

Babinsa. Pelatihan Bimtek ini melibatkan

penyedia alsintan seperti PT Yanmar, PT

Gatra Nusantara, dan PT Rutan.

Sementara komoditas hortikultura
akan dikembangkan pada lahan
seluas 473 ha. Untuk Kabupaten Kapuas
dengan luasan 220 ha akan ditanam
jeruk 140 ha, durian 40 ha, cabai
rawit 20 ha, dan sayuran daun (kangkung
dan sawi) 20 ha. Sementara itu di
Kabupaten Pulang Pisau dengan total
areal 253 ha rencananya akan ditanami
durian 110 ha, kelengkeng 100 ha, cabai
rawit 20 ha serta sayuran daun (kangkung
dan sawi) 23 ha.

“Ditjen Hortikultura siap mendukung
integrasi komoditas pertanian di lahan
rawa Kalteng. Benih buah maupun
sayuran secara simultan kami persiapkan,”
ujar Dirjen Hortikultura Prihasto
Setyanto dalam hubungan telepon, Jumat
(25/9/2020).

Dirinya menyebutkan saat ini tim teknis
Ditjen Hortikultura tengah memverifikasi

9VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

data CPCL guna memastikan agar tidak ada calon CPCL ditetapkan oleh Kepala Dinas Kabupaten terkait.
petani dan calon lokasi (CPCL) yang duplikasi dengan
CPCL padi pada lahan 30 ribu ha. ”Benih buah maupun sayuran secara simultan
kami persiapkan. Saat ini sudah mulai melakukan
”CPCL untuk komoditas buah dan sayuran di dua pertanaman benih jeruk di sepanjang pematang sawah
kabupaten tersebut sudah terfokus pada satu sepanjang 2,5 km yang berlokasi di Kecamatan Pandih
kecamatan. Jika dimungkinkan bisa pada dua Batu. Pada lahan tersebut akan ditanam benih Jeruk
kecamatan, jika kecamatan pertama sudah tidak Siam Banjar sebanyak 850 batang,” imbuh Bibah.
memungkinkan,” ujar Direktur Buah dan Florikultura
Liferdi Lukman. Sementara di Kecamatan Maliku, sudah
terbangun 48 blok surjan siap tanam dengan
Dia menjelaskan, CPCL yang disampaikan secara ukuran 4 x 200 untuk peletakan 3.264 benih Jeruk
keseluruhan berada pada lokasi lahan rawa tipe Siam Banjar siap tanam. Untuk selanjutnya, pada
luapan C (kering) dan masuk dalam lokasi food estate tahun 2021 Ditjen Hortikultura telah mengalokasikan
Kalimantan Tengah yang telah ditetapkan. Untuk anggaran untuk pengembangan komoditas
Kabupaten Kapuas meliputi Kecamatan Basarang, hortikultura.
Kapuas Hilir, dan Pulau Petak. Sedangkan untuk
Kabupaten Pulang Pisau meliputi Kecamatan Pandih Untuk mendukung pengembangan kawasan
Batu, Maliku, dan Kahayan Hilir. hortikultura di Food Estate Lahan Rawa Kalteng,
Direktorat Perbenihan Hortikultura sudah memastikan
Kasubdit Tanaman Jeruk, Perdu dan Pohon juga selaku ketersediaan benih jeruk varietas siam banjar 28 ribu
Tim Teknis Hortikultura FE Kalteng, Siti Bibah Indrajati batang, durian varietas gelapir 3 ribu batang, durian
menyebutkan bahwa masing-masing CPCL berbeda varietas kromo banyumas 12 ribu batang dan kelengkeng
untuk setiap komoditas yang akan diterima. Usulan varietas kateki 10 ribu batang. Penananaman ini

10 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

dijadwalkan pada awal November 2020. Kementan yang membuat gerakan tanam di lokasi Food
Estate menjadi lebih cepat.
Menanggapi Program Food Estate di daerahnya, Ketua
Kelompok Tani Bina Sejahtera, Budiyono mengaku Menurutnya, Kalteng akan menjadi penjaga lumbung
senang dan bangga. Berada di dalam kawasan pangan pangan nasional. ”Untuk itu, kita butuh dukungan dari
dengan budidaya berbasis teknologi adalah yang belum semua pihak. Seluruh lapisan masyarakat harus bahu
pernah terpikirkan olehnya. Hal ini diakuinya memacu membahu membangun pertanian di Kalteng,” katanya.
semangat untuk berproduksi maksimal.
Fahrizal menambahkan, pangan merupakan kebutuhan
”Kami-kami ini sebenarnya petani generasi kedua. dasar setiap penduduk, terutama beras. Terutama
Orang tua kami dulu membuka lahan dengan alat mengantisipasi Pandemi COVID-19 yang sangat
seadanya. Tidak heran mencetak lahan pertanian butuh dirasakan pada perekonomian.
waktu bertahun-tahun. Dengan hadirnya teknologi
pertanian yang diberikan pemerintah ini, semua terasa ”Pertanian harus didukung. Apalagi, di saat sektor
cepat dan mudah. Dengan traktor roda empat bisa lain tumbuh negatif, namun PDB pertanian tumbuh
menggarap sawah seluas empat ha hanya dalam waktu positif 16,24 persen. Ini menandakan sektor pertanian
satu hari,” ucapnya bangga. tetap eksis saat pandemi. Pertanian Kalteng juga
tumbuh positif 3,25 persen pada triwulan II 2020, jika
Apresiasi dibandingkan dengan triwulan II tahun 2019,” katanya.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui Sekda Fahrizal mengajak semua pihak tetap bekerja keras dan
Kalteng Fahrizal Fitri menyampaikan apresiasi kepada ikhlas. Ini agar Indonesia bisa merdeka pangan dan agar
pertanian Indonesia menuju maju, mandiri modern.

11VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Masyarakat Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, Dukungan yang sama juga disampaikan Mahasiswa
Kabupaten Pulang Pisau juga menyambut antusias Universitas Palangkaraya, Fendri Wijaya (24). Kata
program pertanian masa depan Food Estate. Warga Fendri, mahasiswa akan segera melakukan konsolidasi
menilai program ini mampu menghidupkan suasana lokal untuk mendorong percepatan program
ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. pembangunan pertanian Food Estate.

“Dengan adanya sawah dan perkebunan, kami berharap “Food Estate itu adanya di wilayah Kalimantan. Nah kita
bisa mendapat tambahan,” ujar Mukminah (39), saat sebagai mahasiswa lokal harus mendukung program ini
menghadiri tanam perdana food estate di Kabupaten agar menjadi solusi pasti bagi keberlangsungan pangan
Pulang Pisau, Senin, (31/8/2020). Indonesia,” katanya.

Sebelum Food Estate, lanjut Mukminah, lahan Fendri berharap kehadiran Food Estate bisa menjadi
di Desanya adalah lahan terbengkalai serta sulit pemicu lahirnya gerakan ketahanan pangan nasional
digunakan untuk bercocok tanam. Namun berkat secara masif. Program ini juga diharapkan menjadi
sentuhan teknologi dan mekanisasi lahan ini menjelma solusi atas berbagai krisis yang dihadapi bangsa
jadi lahan subur. “Warga di sini sangat senang apalagi Indonesia. (tim humas)
kita dilibatkan langsung untuk memggatap program
ini,” katanya.

12 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

SELAIN di Kalimantan Tengah (Kalteng), Menteri super prioritas Kementerian Pertanian (Kementan)
Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) juga pada tahun ini. Komoditas utama yang dikembangkan
terus memantau perkembangan kawasan Food meliputi kentang sebagai bahan baku industri, bawang
Estate Hortikultura di Sumatera Utara (Sumut), persisnya merah dan bawang putih.
Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Pengecekan progres kawasan pengembangan Food “Humbang dan beberapa daerah di sekitarnya menjadi
Estate itu dilakukan sesuai arahan Presiden Joko bagian dari program khusus pertanian super prioritas
Widodo. Kawasan Kabupaten Humbahas akan dijadikan yang berkait dengan Food Estate dan di Kabupaten
sebagai salah satu percontohan pengembangan Food Humbahas ini akan ada tiga komoditi yang akan kita
Estate berbasis hortikultura. coba,” tambah Syahrul.

“Food Estate ini adalah program yang diminta oleh Dia juga mendorong pembangunan korporasi pertanian
bapak presiden untuk bisa dioptimalkan lahan-lahan di lokasi pengembangan Food Estate mulai dari
yang berpotensi, sehingga meningkatkan nilai komoditi hulu hingga hilir. Proyek ini akan menggarap sekitar
pertanian yang tentu harga jualnya bisa lebih mahal,” 30.000 hektare (ha) lahan untuk dikelola hingga tiga
ujarnya saat meninjau lokasi Food Estate di Desa tahun ke depan. Namun untuk tahun ini pengerjaan
Ria-Ria, Kec Pollung Kab Humbahas, Sumut, Jumat dimulai dari klaster terpadu seluas 1.000 ha sebagai
(11/9/2020). Turut hadir mendampingi dalam kunjungan percontohan nasional.
tersebut antara lain Wakil Gubernur (Sumut) Musa
Rajekshah dan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor. “Kita akan kembangkan lahan Food Estate dilokasi
seluas 30 ribu ha. Tapi untuk uji coba di 2020 ini
Mentan menambahkan bahwa pengembangan kawasan ada kurang lebih 1000 ha untuk kita coba. Tentunya
Food Estate Hortikultura menjadi salah satu program keterlibatan petani setempat harus ada,” terang Syahrul.

13VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Seusai melakukan kunjungan di lokasi Food Estate, seperti ini. Untuk berhasil kita wajib mematuhi arahan
Mentan kemudian berlanjut meninjau lokasi screen yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya.
house perbenihan kentang di Desa Parsingguran II
Kab Humbahas. Dosmar mengatakan, proyek Food Estate yang segera
digarap merupakan peluang besar untuk masyarakat
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajabasha sangat sekitar. Tidak hanya itu, keberhasilan dari proyek ini
turut mendorong memperkuat ketahanan pangan
optimistis menyambut upaya pemerintah daerah dan nasional.

mengembangkan Food Estate seluas 30.000 ha di Dosmar menambahkan, Kabupaten Humbahas menjadi
bagian proyek dari Food Estate khusus tanaman
wilayahnya. “Tanah kita sangat subur, sehingga tidak hortikultura. Sesuai laporannya ke Presiden RI Joko
Widodo bahwa ada tiga komoditi yang paling prioritas
ada alasan kita kalah dari negara lain dalam hal yang akan dikembangkan, yakni kentang sebagai bahan
industri, bawang merah dan bawang putih.
pertanian dan pengembangan Food Estate. Kabupaten
“Pak menteri, sekali lagi kami sangat senang dan
Humbahas bukan lagi milik Sumt, tapi milik Indonesia kami sangat berbangga hati dan kami siap untuk
mensukseskan Food Estate Humbahas,” tambahnya.
karena Humabas dijadikan contoh,” tegasnya.
Sumba Tengah
Musa sangat mengharapkan upaya pengembangan
Food Estate dapat dilanjutkan di wilayah lainnya di Di Nusa Tenggara Timur (NTT), Mentan Syahrul Yasin
Sumut. Dirinya berharap pembukaan lahan seperti di Limpo (SYL) melakukan penanaman jagung, sekaligus
Humbahas, dapat diikuti di daerah lainnya di Sumut. meresmikan Food Estate di Desa Umbul Pabal
Kecamatan Umbu Rato Nggai Barat, Sumba Tengah,
Lahan luas dan subur tersebut, mulai sekarang sudah Selasa (22/9/2020).
bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di Humbahas.
“Selama ini ada stigma bawang putih tidak bisa ditanam Tanam jagung ini dihadiri juga Wakil Gubernur NTT
dan harus impor, ternyata kita bisa buktikan bahwa Josef Nae Sodan, Bupati Sumba Tengah Paulus S.K.
bawang putih bisa ditanam dan berhasil baik,” tukas Limu serta jajaran Eselon I Kementan.
Musa.

Sejalan sengan Wakil Gubernur Sumut, Bupati
Humbahas Dosmar Banjarnahor sangat optimistis
upaya pemerintah dalam mengembangkan Food
Estate di wilayahnya. “Sejak dunia diciptakan baru
kali ini tanah diolah untuk pengembangan komoditi
hortikultura, mungkin seribu tahun tidak akan lagi

14 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Mentan SYL mengatakan, kedatangannya di Sumba Lebih lanjut, Mentan SYL menjelaskan bahwa dengan
Tengah, selain untuk tanam jagung, ia juga ingin pemasaran yang baik, di luar maupun di dalam negeri
memastikan produksi jagung cukup sesuai kebutuhan khususnya penyediaan bahan baku jagung untuk
bulanan. industri pengolahan, diharapkan akan memberikan
nilai yang sangat besar bagi kesejahteraan petani.
Menurutnya, harus ada peningkatan luas tanam dan
produktivitas sebagai upaya bersama untuk memenuhi ”Bukan hanya nilai ekspor, Nilai Tukar Petani (NTP)
kebutuhan dalam negeri, mengurangi impor dan periode Agustus 2020 juga naik sebesar 100,65 atau
meningkatkan volume ekspor. Saat ini, beberapa sentra meningkat 0,56 persen dibanding pada Juli 2020 yang
penghasil jagung sudah mencapai target produktivitas hanya 100,09,” kata SYL.
sekitar 8-9 ton per hektare (ha), walaupun rata-rata
produktivitas jagung lokal saat ini masih sekitar 6,4 ton Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi
per ha. menambahkan, menindaklanjuti kebijakan Mentan
SYL dalam menggenjot produksi jagung nasional
”Untuk itu, kami (Kementan, red) memberikan bantuan dan pengembangan food estate, Kementan telah
sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mengimplementasikan Program Pengembangan
mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas Kawasan Tanaman Pangan Korporasi (Propaktani).
kredit usaha rakyat (KUR), pengembangan pertanian
berbasis korporasi dan klaster,” ungkap SYL. Korporasi petani diperkuat melalui pola kemitraan
dengan berbagai pihak yakni Bank untuk memperoleh
Menurut Mentan, peran penting komoditas jagung fasilitas KUR, asuransi, unit pengelola jasa alat mesin
diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pertanian atau mekanisasi, penyedia benih, pupuk,
ekonomi melalui peningkatan produksi dan pendapatan pestisida, Kostraling (Komando Strategi Penggilingan),
petani. industri olahan, pedagang, eksportir dan lainnya dalam
ikatan bisnis yang saling menguntungkan.
”Alhamdulillah, kinerja ekspor pertanian kita periode
Agustus 2020 mengalami peningkatan yang cukup “Di NTT khususnya Kabupaten Sumba Tengah ini kami
signifikan, yakni sebesar 8,6 persen atau naik akan menggenjot produksi jagung dan tanaman pangan
menjadi Rp36,5 triliun, dibanding periode yang sama lainnya, hingga kesejahteraan masyarakat dengan
pada 2019 yang hanya Rp32,6 triliun. Ini adalah hasil pengembangan pertanian berbasis korporasi,” jelas
kerja keras kita semua,” ungkapnya. Suwandi. (tim humas)

15VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Amunisi Baru dalam rangka pelaksanaan program pembangunan
dari TNI-AD pertanian. “Kerja sama yang dilakukan meliputi
peningkatan kapasitas sumberdaya manusia (SDM)
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) semakin di bidang pertanian, pemanfaatan sarana, prasarana,
optimistis dalam mencapai kedaulatan pangan. serta pendampingan penerapan inovasi teknologi
Ini setelah mendapat ‘amunisi’ baru dari jajaran pertanian, serta bidang kerja sama lain dalam upaya
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). mencapai swasembada pangan,” tandasnya.

Ya Kementan dibawah pimpinan Menteri Pertanian “Saya melihat respon dari TNI-AD sangat luar biasa,
(Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menggandeng TNI- juga angkatan lain dan Polri juga terus mendorong kami
AD untuk memperkokoh dukungan pendampingan, di Kementan. Untuk itu, saya menyampaikan terima
percepatan tanam, dan peningkatan produksi kasih kepada jajaran TNI AD yang terus memberikan
komoditas tanaman pangan melalui Program Food pendampingan dan juga didukung oleh para bupati dan
Estate dan pendampingan pengembangan sapi. gubernur di daerah,” tuturnya.
Program ini untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok
utamanya padi, jagung, dan daging sapi dan komoditas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD)  Jenderal  TNI
pertanian lain seperti sayuran, buah, perkebunan Andika Perkasa mengatakan, ketersediaan bahan
utamanya kelapa, serta ternak itik. pangan pokok merupakan salah satu tugas besar
negara. ”Kami (TNI, red) juga merasa menjadi bagian
“Secara umum TNI siap mendampingi seluruh akselerasi dari tanggung jawab itu,” ujarnya saat menyampaikan
dari program Kementan baik secara teknis maupun sambutan.
secara fisik. Karena kalau kesiapan pangan dalam negeri
kita sudah cukup maka ekspor sangat terbuka lebar,” “Dalam hal ini kebetulan Mentan ingin menggandeng,
ujar Syahrul saat menandatangani MoU dengan TNI-AD, maka kami siap,” tegas perwira tinggi lulusan Akademi
Selasa, (29/9/2020) di Kantor Pusat Kementan, Jakarta. Militer (Akmil) 1987 itu.

Syahrul juga menyampaikan bahwa kerja sama yang Kesiapan tersebut oleh Jenderal Andika sudah
dilakukan tersebut sebagai bentuk pendampingan dibuktikan di Kalimantan Tengah (Kalteng). Pengolahan
lahan tahap pertama pada Program Food Estate bisa
dibilang sukses.

16 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

“Walaupun di dua kabupaten,
yaitu Pulang Pisau dan Kapuas
yang dimulai September
2020. Target sebenarnya pada
September hanya 1.921 ha.
Dan kita sampai hari ini (akhir
September 2020, red) sudah
mengolah 4.200 ha,” ungkapnya.

Capaian ini tentu jauh melebihi
dari target yang yang sudah
ditentukan. Jenderal Andika
optimistis pada November
2020, pengolahan lahan untuk
Pulang Pisu akan terselesaikan
yang kemudian akan dilanjutkan
mengolah lahan di Kapuas pada
Oktober hingga Desember 2020.

Karena itu, Jenderal Andika
menyampaikan ketersediaan
alsintan berupa traktor roda
empat apung harus segera
direalisasikan. “Ini kan lahannya
rawa, sehingga jika tidak
dimodifikasi dengan ban apung
bisa tenggelam. Saat ini, sudah
ada 217 traktor roda empat
dan 30 sudah dimodifikasi
menjadi traktor apung,” katanya.

Menanggapi keseriusan dan
semangat Jenderal Andika
dan jajarannya, Mentan SYL
menyampaikan apresiasi dan
kebanggaanya atas integritas
dan dedikasi TNI. “Saya ini anak
tentara. Jadi, bisa merasakan
juga bagaimana semangat
Jenderal Andika dan tentara
yang ada di seluruh Indonesia,”
ungkap SYL.

Pria yang akrab dipanggil

Komandan ini menjelaskan

bahwa pertanian pada

umumnya didominasi oleh

petani kecil, namun kontribusi

mereka untuk menyediakan

produksi pertanian, khususnya

bahan pangan sangat

dibutuhkan.

“Saat sektor lain hampir tidak

tumbuh, di saat pandemi ini,

performa pertanian tumbuh

cukup membanggakan.

Penyumbang PDB tertinggi pada

Triwulan II,” tandasnya. (tim

humas)

17VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Indonesia
Komitmen
Ketahanan
Pangan

Mentan Virtual Meeting FAO
Wilayah Asia Pasifik

PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian memperkuat cadangan pangan, dan sistem logistik
Pertanian (Kementan) komitmen dalam menjaga serta melakukan pengembangan pertanian modern.
ketahanan pangan nasional, khususnya menghadapi
Pandemi Covid-19. Selain itu, sektor pertanian juga “Kementerian Pertanian (Kementan) baru saja
sangat berperan penting dalam menciptakan lapangan meluncurkan Rencana Pembangunan Strategis
kerja di pedesaan serta meningkatkan pendapatan untuk (Renstra) lima tahun untuk periode 2020-2024 yang
keluarga petani. bertujuan mewujudkan sektor pertanian yang maju,
mandiri, dan modern melalui penguatan ketahanan
Demikian yang ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) pangan dan daya saing produk pertanian,” tambahnya.
Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam virtual meeting Tingkat
Menteri ke-35 Konferensi Regional FAO (Food and Selain itu, Mentan Syahrul menyampaikan bahwa
Agriculture Organization) untuk wilayah Asia Pasifik, dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang melambat
Kamis (3/9/2020) akibat Pandemi Covid-19, sektor pertanian Indonesia
pada kuartal II mengalami peningkatan pertumbuhan
“Pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting PDB sekitar 2,19 persen dibandingkan tahun
sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja sebelumnya (yoy).
di pedesaan, meningkatkan pendapatan keluarga
petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional,” Pada kuartal ini juga menunjukkan capaian
ujar Mentan. pertumbuhan sektor pertanian hingga 16,24 persen
dibandingkan kuartal sebelumnya (qoq). Berdasarkan
Syahrul menambahkan bahwa peran sektor pertanian Indeks Ketahanan Pangan Global, peringkat ketahanan
di Indonesia saat ini cukup signifikan yang terlihat dari pangan Indonesia menunjukkan peningkatan dari
kontribusinya terhadap total PDB (Produk Domestik peringkat 74 pada 2015 menjadi peringkat 62 pada
Bruto) mencapai 14 persen dan menyediakan lapangan 2019. “Prevalensi stunting Indonesia juga mengalami
kerja bagi hampir separuh total penduduk.

Dengan demikian untuk menjaga ketersediaan pangan
bagi seluruh masyarakat di era New Normal atua Normal
Baru, saat ini Kementan tengah mengembangkan
beberapa kebijakan di antaranya meningkatkan kapasitas
produksi, mengembangkan diversifikasi pangan lokal,

18 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

penurunan dari 30,8 persen pada 2018 menjadi 27,67 mengedepankan pengembangan strategi dan program
persen pada 2019,” jelasnya. ketahanan pangan global.

Dalam acara konferensi yang diselenggarakan FAO atau “Saya mengajak sesama Menteri Pertanian dunia
serta mitra lainnya untuk memperkuat kolaborasi
Badan Pangan Dunia dan Pemerintah Kerajaan Bhutan dan mendukung berbagai inisiatif FAO melalui Kerja
sama Selatan-Selatan dan Triangular (South-South dan
tersebut, Mentan turut mengapresiasi peran FAO dalam Triangular Cooperation). Dalam hal ini Indonesia siap
berbagi pengalaman kepada setiap negara di dunia,”
mempromosikan dan mendukung pembangunan terangnya.

pertanian berkelanjutan atau  sustainable Mentan menerangkan, dalam situasi dan kondisi yang
serba sulit akibat pandemi ini, kontribusi dan peranan
development  goal’s (SDG’s), serta mengembangkan sektor pertanian di Indonesia cukup signifikan. Ini
terlihat dari total angka produk domestik bruto yang
strategi dan program untuk ketahanan pangan global. mencapai 14 persen. Kondisi ini semakin baik karena
sektor pertanian berhasil menyediakan lapangan kerja
“Dalam kondisi sulit saat ini akibat Pandemi Covid-19 bagi hampir separuh total penduduk Indonesia.
yang belum pernah terjadi sebelumnya, forum ini
menjadi semakin penting untuk membahas prioritas “Pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting
bersama guna mencapai koherensi kebijakan di antara sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di
negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik,” tuturnya. pedesaan. Kami juga fokus meningkatkan pendapatan
keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan
Ke depan, Indonesia akan terus bersinergi dengan FAO nasional,” katanya.
serta dua Badan PBB bidang pangan dan pertanian
lainnya yang berbasis di Roma seperti International Selain FAO, Mentan SYL juga menghadiri pertemuan
Fund for Agricultural Development (IFAD) dan World virtual Menteri Pertanian dan Irigasi G20, Sabtu
Food Program (WFP) dalam menangani dampak krisis (12/9/2020) malam. Pertemuan G20 kali ini, mantan
akibat Covid-19 pada sistem pangan serta mengambil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dua periode ini
tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan menekankan peran penting sektor pertanian dan
ketahanan pangan Indonesia. capaian pertanian Indonesia di tengah tantangan
Pandemi Covid-19 dan juga program terobosan
“Melalui Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular menghadapi New Normal.
(South-South dan Triangular Cooperation, red),
Indonesia siap untuk berbagi pengalaman kami dengan Mentan menegaskan, pertemuan ini sangat penting
setiap negara di kawasan ini dan sekitarnya, bersama- dalam upaya akselerasi pembangunan pertanian
sama, untuk berkontribusi dalam pencapaian tujuan
pembangunan berkelanjutan,” ujar SYL.

Sementara itu, Mentan RI juga mendorong
Menteri-Menteri Pertanian di seluruh dunia agar
membangun sistem pertanian berkelanjutan dengan

19VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

mengingat peran sektor pertanian di tengah dampak Ketiga, memperkuat cadangan pangan dan sistem
Pandemi Covid-19 menjadi penyelamat perekonomian logistik melalui pengembangan cadangan pangan di
negara. Karena itu, pertemuan ini merupakan wadah tingkat provinsi dan masyarakat dan meningkatkan
untuk dapat saling berbagi pandangan dalam rangka sistem logistik pangan nasional untuk stabilisasi
pencapaian pertanian berkelanjutan dan ketahanan pasokan dan harga.
pangan.
“Keempat, pengembangan pertanian modern melalui
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya dapat promosi mekanisasi pertanian, smart farming,
berbicara pada Pertemuan Virtual Para Menteri pemanfaatan screen house, food estate dan korporasi
Pertanian dan Irigasi G20. Peran sektor pertanian di petani,” tegasnya.
Indonesia saat ini cukup signifikan, yang terlihat dari
kontribusinya terhadap total PDB mencapai 14 persen “Indonesia juga terus mendorong pemanfaatan
dan menyediakan lapangan kerja bagi hampir separuh teknologi digital dan inovasi sebagai komponen penting
total penduduk,” papar SYL. dalam mewujudkan sistem pangan berkelanjutan,
inklusif dan tangguh, di tengah goncangan akibat
Hadir Menteri Abdulrahman A. Alfadley, Kerajaan Saudi Pandemi Covid-19,” sambung SYL.
Arabia selaku tuan rumah penyelenggara Menteri
Pertanian dan Irigasi G20, para Menteri Pertanian dan Dia menegaskan, seluruh upaya tersebut telah
Irigasi Anggota G20, perwakilan negara dan hadir juga menghasilkan peningkatan pertumbuhan PDB
dari organisasi internasional. sektor pertanian sekitar 2,19 persen dibandingkan
tahun sebelumnya (year-on-year). Kuartal ini juga
Lebih lanjut Mentan SYL membeberkan di tengah menunjukkan capaian pertumbuhan sektor pertanian
keterbatasan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah hingga 16,24 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Indonesia terus mendorong peran penting sektor
pertanian dalam menciptakan lapangan kerja “Maka dari itu, dalam pertemuan ini, saya mengajak
di pedesaan, memberikan perlindungan sosial, seluruh Menteri Pertanian G20 dan Organisasi
meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta Internasional untuk berkolaborasi dalam penanganan
memastikan ketahanan pangan nasional. dampak pandemi covid-19 terhadap sistem pangan
global. Kami siap berbagi pengalaman untuk
Untuk menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh berkontribusi dalam pencapaian target-target SDGs
masyarakat di era normal baru, Kementan hingga saat (global pembangunan pertanian berkelanjutan, red),”
ini telah mengembangkan seperangkat kebijakan yang ujarnya.
disebut dengan empat cara bertindak.
Di lain moment, Mentan SYL melakukan konferensi
“Pertama, meningkatkan kapasitas produksi melalui secara virtual membahas upaya penguatan kerja sama
percepatan tanam padi, konversi lahan suboptimal negara Indonesia dengan International Rice Research
menjadi lahan pertanian dan perluasan areal kawasan Institute (IRRI) yang segera memiliki bentuk baru
budidaya baru untuk komoditas strategis,” bebernya. sebagai reformasi tata kelola kelembagaan Consultative
Group on International Research and Development
Kedua, sebut SYL, melakukan diversifikasi pangan lokal (CGIAR) menjadi ‘One CGIAR’ di ruang Agriculture War
melalui pengembangan diversifikasi pangan berbasis Room, Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta,
kearifan lokal dan pemanfaatan pekarangan dan Rabu (16/9/2020).
lahan marjinal.

20 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Direktur Jenderal IRRI Matthew Morrell yang hadir pada Timur ( Jatim), Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL)
kesempatan tersebut menyampaikan resturkturisasi menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Pesantren
dalam wadah ‘One CGIAR’ diharapkan setiap inovasi Sidogiri, Pasuruan, Jumat (4/9/2020).
yang dihasilkan dapat disebarluaskan secara lebih cepat
dengan skala yang lebih besar dengan biaya yang lebih Mentan menemui pengasuh PP Sidogiri KH Nawawi.
rendah serta tepat sasaran. Mentan yang didampingi para dirjen disambut hangat
KH Nawawi saat menerima kedatangan rombongan,
Mengenai hal itu, Mentan SYL menyatakan dukungannya dan mendoakan Mentan Syahrul agar terus berjuang
atas reformasi kelembagaan tersebut dan berharap untuk petani.
jalinan kerjasama kedepannya dapat memperkuat
ketahanan pangan. Secara khusus, Mentan Syahrul mohon doa restu
untuk terus bisa amanah dan mampu terus bekerja
”IRRI telah berkontribusi bersama yang lain, kepada untuk memenuhi pangan 270 juta rakyat Indonesia.
pertanian di Indonesia dan cukup dirasakan manfaatnya “Saya mohon doa Pak Kyai agar terus sehat dan
bagi bangsa ini, saya terima kasih, ini menjadi mampu menghadapi tantangan ke depan di tengah
harapan 273 juta orang yang tergantung pada pertanian pandemi,” tutur Syahrul. Menurutnya, bekerja keras
di Indonesia dan tentu negara negara Asia lainnya, dan itu sangat penting, namun doa para ulama juga
ini menjadi kebutuhan, IRRI dan komponen-komponen penting agar kinerja pemerintah selaras dengan
yang lain, kebutuhan masyarakat terhadap hasil riset kebutuhan rakyat.
kita hasil kerja bersama kita, bisa dimanfaatkan lebih
besar di masa yang akan dating,” papar Mentan saat KH Nawawi berpesan agar Mentan istiqomah bekerja
memberikan sambutannya. untuk rakyat dan mendoakan jajaran Kementerian
Pertanian sukses mengabdikan diri bagi negara.
Dukungan Ulama

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia
(MUI) KH Cholil Nafis mendukung program-program
Kementan dan dalam membangkitkan semangat bertani
masyarakat. Dukungan yang sama juga ia harapkan
mengalir dari berbagai pihak lainnya agar pertanian
Indonesia betul-betul menjadi sektor yang bermanfaat
bagi kemaslahatan umat.

”Selama ini kesan pertanian itu kotor dan ketinggalan
zaman. Padahal di negara-negara maju Eropa sangat
memprioritaskan pertaniannya. Termasuk di Indonesia
yang sudah menerapkan pertanian modern. Bonus
demografis yang kita miliki ini harus dimaksimalkan
untuk membangun negeri ini lewat pertaniani,” ujarnya,
Senin, (7/9/2020).

Sementara di tengah kunjungan kerjanya di Jawa

21VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Fokus Rawan Pangan Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan
kapasitas usaha dan fasilitas pemasaran online untuk
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) pelaku usaha di bidang pertanian.
memberi perhatian serius terhadap upaya pengentasan
daerah rentan rawan pangan agar masyarakat dapat Mentan Syahrul mengatakan, kerja sama ini merupakan
memenuhi kebutuhan pangan secara merata. bukti kuat bahwa Indonesia memiliki kemajuan dan
kemandirian usaha yang terus berkembang pesat
Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementan Agung secara modern. “Hadirnya Bukalapak yang bekerja
Hendriadi menyatakan  bahwa melalui upaya sama dengan Badan Ketahanan Pangan dan PPSDM
pengentasan rentan rawan pangan ini diharapkan melalui ini menandakan bahwa pertanian kita tidak
masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pangannya seperti kemarin. Pertanian kita bersama Bukalapak
secara mandiri dan juga  meningkatkan pendapatan menandakan pertanian modern yang terus berlangsung
keluarga petani. hingga saat sekarang ini,” ujarnya.

“Kami harap melalui kegiatan ini ada tambahan CEO Bukalapak Rahmat Kaimuddin mendukung upaya
pendapatan, sehingga kesejahteraan petani Kementan dalam mengembangkan usaha tani melalui
meningkat. Jadi bukan hanya kegiatan menanam, sistem e-commerce. Bukalapak siap membangun
tapi harus bisa meningkatkan pendapatan” tegas pertanian indonesia melalui pemutusan mata rantai
Agung saat mengunjungi  Gapoktan Sido Lestari distribusi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan
di  Desa Bendungrejo  Kecamatan Ngablak, Kabupaten harga barang yang baik dan kesejahteraan petani
Magelang, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2020). ikut meningkat.

Agung didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Pemulihan Ekonomi
Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, dan Kepala
Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Risfaheri juga ke Dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun
lokasi kegiatan pengentasan rentan rawan pangan di Anggaran (TA) 2021, pemerintah akan memfokuskan
Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (3/9/2020). pembangunan pada Pemulihan Ekonomi dan Reformasi
Sosial. Fokus rencana pembangunan ini tak lepas dari
Di Sumatera Barat (Sumbar), Agung menekankan dampak yang ditimbulkan dari Pandemi Covid-19.
pentingnya ketersediaan pangan yang cukup. Pasokan
tiap titik konsumen harus cukup, harga pun bisa Nah guna mendukung perencanaan dan penganggaran
dikendalikan. “Hadirnya PMT (Pasar Mitra Tani) ini program kegiatan sektor pertanian, Komisi IV DPR-
bertujuan agar pasokan ke masyarakat terjamin, RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang
harganya pun tidak bergejolak,” ujarnya. dilakukan bersama dengan pimpinan Eselon I
Kementan untuk membahas penjabaran dari Rencana
PMT Sumbar yang diresmikan Gubernur Sumbar Irwan KerjaKementerian Pertanian untuk 2021 beserta
Prayitno pada Juli 2020 ini merupakan bentuk komitmen anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya di
pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di ruang sidang komisi IV DPR, Kamis (10/9/2020).
wilayah ini.
Ketua Komisi IV Sudin mengingatkan agar program yang
Di DKI Jakarta, Kementan resmi bekerja sama dengan akan dilaksanakan Kementan pada TA 2021 agar dapat
perusahaan e-commerce Bukalapak, Kamis, (24/9/2020).

22 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

dilaksanakan secara menyeluruh. ”Ini agar program- Covid-19 dalam masa pandemi ini. ”Ini penting untuk
program dilaksanakan jangan berorientasi pada kita membiasakan diri dengan memulai hidup baru
direktorat sentris, sebaiknya kegiatan direalokasikan dengan mengutamakan protokol kesehatan karena kita
pada kegiatan berskala nasional ataupun regional. tidak tahu kapan ini akan berakhir. Baik di lingkungan
Perencanaan sebaiknya dimulai dari kegiatan yang kantor atau rumah kita harus tetap disiplin dan jangan
dibutuhkan oleh petani,” ujarnya. abai,” tandasnya.

Di tempat berbeda, Ketua IKA Fakultas Pertanian
Universitas Hasanuddin (Unhas) Wilayah Jabodetabek
Arifin Tasrif mendukung Kementan dalam penyediaan Panen Tiba
pangan serta peningkatan devisa negara di tengah
Pandemi Covid-19. Percepatan tanam yang digalakkan Kementan sejak
Juni 2020 mulai menunjukkan hasilnya. Salah satunya di
Dukungan tersebut disampaikannya saat menghadiri Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ( Jateng) dilaksanakan
silaturahmi dengan Mentan Syahrul di kantor Kementan panen di lokasi pertanaman padi Gerakan Percepatan
RI, Jakarta Selatan pada Kamis (17/9/2020). “Kita sangat Olah Tanah dan Tanam (GPOT) Periode Juni 2020 di
apresiasi sekali atas keberhasilan Kementan dalam Kelompok Tani Dewi Sri Desa Tegalharjo, Kecamatan
menjaga pangan serta memberikan peningkatan pada Eromoko seluas 50 hektare (ha).
perekonomian nasional di saat Pandemi Covid-19.
Tentu ini memberikan hasil yang sangat nampak bagi Padi yang ditanam kala itu Varietas Ciherang dengan
masyarakat,” ujar Arifin. hasil dari ubinan 78 kwintal/ha. Warjito, kepala Balai
Besar Pengembangan dan Pengujian Mutu Benih
Di tempat terpisah, Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) Tanaman Pangan dan Hortikultura berpesan kegiatan
meminta seluruh jajaran pegawainya bekerja serius GPOT ini dapat memacu petani untuk mempercepat
dan memastikan pembangunan pertanian yang pengolahan lahan dan menambah areal tanam,
ada berjalan dengan lancar. Karena itu, harus ada khususnya padi. ”Kegiatan GPOT ini diharapkan dapat
pengecekan langsung terhadap situasi dan kondisi meningkatkan luas tanam dan produksi, dengan
pertanian di lapangan. memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini diberakan,”
ujarnya, Rabu (2/9/2020).
“Pertanian itu bicara lapangan dan setiap lapangan
pasti kondisinya berbeda. Karena itu, local problem Di Jawa Barat (Jabar), Mentan SYL melakukan panen
must be respon by local respon,” tegas Mentan saat padi sekaligus menjamin ketersediaan pupuk untuk
menyapa penyuluh pertanian melalui Agriculture petani di Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungan ini
War Room (AWR) di Kantor Pusat Kementan, Selasa, pun, Mentan menyalurkan bantuan untuk Kabupaten
(8/9/2020). Indramayu senilai Rp19,2 miliar.

Di sisi lain, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) “Indramayu adalah pertanian percontohan yang ada
Agung Hendriadi menaruh perhatian terhadap dan terbaik di seluruh Indonesia. Kehadiran saya
upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan ini sesuai dengan perintah Bapak Presiden Jokowi,
melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Penyebaran agar selalu turun ke petani dan menyelesaikan cepat
Covid-19 kepada seluruh pegawai BKP secara virtual masalah. Produksi pangan harus tetap terjaga walau
pada Rabu (23/9/2020). dihadapkan pada tantangan apapun,” ucapnya dalam
acara panen padi di Desa Karang Tumaritis, Kecamatan
Dalam kesempatan tersebut, Agung menegaskan Hautgeulis, Indramayu, Sabtu (5/9/2020).
pentingnya untuk menyosialisasikan secara terus
menerus terkait cara hidup berdampingan dengan Di Jakarta, Mentan Syahrul melakukan panen serentak

23VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diikuti 34 provinsi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten
secara virtual, Kamis (24/9/2020). ”Pertanian menjadi Sleman Heru Saptono mengatakan untuk saat ini beras
sektor yang mengalami pertumbuhan di antara sektor sleman sudah dipasarkan di toko modern dan beberapa
lain. Ini menunjukkan bahwa pertanian ini menjadi pasar tradisional.
andalan, apalagi di tengah pandemi saat ini,” tandasnya.
Berawal dari keprihatinan Pemkab Sleman sejak 2016,
Di Nusa Tenggara Timur, Mentan Syahrul melakukan beras yang diproduksi petani Kabupaten Sleman
tanam jagung di Sumba Tengah, Selasa (22/9/2020). diwadahi dengan branding beras Delanggu. Gabah
Dia menyebutkan bahwa untuk memastikan tingkat banyak dibawa ke Demak, Jawa Tengah dan Jawa
produksi jagung, harus ada peningkatan luas tanam dan Barat lalu dikemas dan dipasarkan di Jogja. Sekarang,
produktivitas sebagai upaya bersama untuk memenuhi dengan bermodalkan mutu yang baik, Sleman berhasil
kebutuhan dalam negeri, mengurangi impor, dan membranding berasnya sendiri.
meningkatkan volume ekspor.
Alih Fungsi Lahan
Di sebagian wilayah timur Indonesia seperti NTT,
Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, sebagian wilayah Jawa Upaya Kabupaten Sukabumi, Jabar untuk menjaga
Timur, dan Sulawesi Selatan jagung menjadi bahan lahan pertanian patut mendapat apresiasi. Kabupaten
makanan pokok masyarakat setempat. ini telah melakukan sejumlah langkah untuk mencegah
terjadinya alih fungsi lahan pertanian.
Di Aceh, Mentan Syahrul merayakan panen padi di
lahan program olah tanah gratis seluas 8.000 ha di Mentan Syahrul juga memberikan apresiasi kepada
Gampong Tumbo, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Kabupaten Sukabumi yang tidak pernah berhenti
Aceh Besar. Aceh Besar. Wilayah itu merupakan salah mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian. ”Alih
satu daerah lumbung pangan yang memiliki lahan padi fungsi lahan adaah ancaman buat pertanian. Sebab,
seluas 29.000 ha dengan produktivitas mencapai 7,2 lahan pertanian yang sudah beralih fungsi, susah untuk
ton per ha. bisa kembali digunakan untuk pertanian. Yang artinya,
aih fungsi lahan bisa mengurangi produktivitas,”
Dalam sambutannya Mentan SYL mengucapkan terima tegasnyanya, Jumat (4/9/2020).
kasih, khususnya untuk petugas penyuluh lapangan.
”PPL adalah Kopassus-nya Kementan dan saya, Mentan Selain alih fungsi lahan, Kementan juga telah
mengucapkan terima kasih,” tandasnya. banyak melakukan terobosan untuk mendorong
indeks pertanaman dan peningkatan produktivitas
Di Yogyakarta, Kabupaten Sleman kini telah berhasil komoditas pertanian. Selain bantuan benih unggul,
membranding beras hasil produk Gabungan Kelompok alat mesin pertanian dan pupuk, Kementan juga fokus
Tani (Gapoktan ) setempat dengan branding ‘Beras mengantisipasi kekurangan air irigasi yang sering
Sleman’ yang siap dipasarkan di sejumlah toko modern terjadi, terutama pada musim kemarau, sehingga
berjejaring nasional.

24 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

banyak membangun dam parit, salah satunya di musim kemarau.
Kabupaten Bandung, Jabar.
“Para petani melalui ketua kelompok dan penyuluh
Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sinar Sawargi, pertanian menyampaikan terima kasih kepada Mentan
Warsidi mengungkapkan program Kementan dalam Sahrul Yasin Limpo, Dirjen PSP Sarwo Edhy, dan
meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas Direktur irigasi Rahmanto yang sudah mengalokasikan
dan bertambahnya luas tanam melalui bantuan dam bantuan pembangunan dam parit. Dulu untuk peroleh
parit sangat memberikan solusi nyata bagi petani di air irigasi cukup susah dan produksi padi tidak banyak,
Kabupaten Bandung, khususnya petani di Poktan Sinar tapi kini lahan terairi bertambah luas dan produksi
Sawargi. Pembangunan dam parit telah mengatasi naik,” ujarnya di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu
kekurangan air di lahan pertanian yang selama ini (23/9/2020). (tim humas)
merupakan masalah klasik yang dihadapi petani pada

25VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Tok Tok Tok.. Anggaran
Kementan 2021 Sah!
Total Rp21,83 Triliun

PAGU Anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan.
dalam RKA-KL (Rencana Kerja Anggaran
Selain itu, lanjut dia, terdapat dua program prioritas lain
Kementerian/Lembaga) 2021 disetujui Komisi IV yang saling berkaitan dengan prioritas utama seperti
peningkatan ketersediaan akses dan kualitas konsumsi
DPR RI sebesar Rp21,83 triliun. Nantinya pagu anggaran pangan serta peningkatan nilai tambah, lapangan kerja,
investasi di setor rill dan industrialisasi.
tersebut untuk menjalankan rencana kerja dalam
“Banyak sekali yang mampu kita capai dari waktu yang
mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. ada ini, untuk itu saya harap Kementan bersama Komisi
IV terus bersinergi untuk memajukan sektor pertanian
Dibandingkan 2020, anggaran 2021 ada peningkatan Indonesia,” tandasnya.

hampir 50 persen dari besaran Rp14,06 triliun. Di tempat yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi
Duka menilai jika anggaran yang sudah disetujui ini
“Komisi IV DPR RI dengan ini menyetujui Pagu Anggaran mampu diimplementasikan dengan baik. Ini bisa
Kementan sebanyak Rp21,83 triliun,” kata Wakil Ketua dilihat dari meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) dari
Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi, Senin, (21/9/2020). tahun ke tahun yang memberi dampak langsung pada
kesejahteraan petani Indonesia.
Dedi menjelaskan, komposisi anggaran tersebut dibagi
per eselon yang meliputi Sekretariat Jenderal (Sekjen), Sebagai informasi, NTP pada Agustus 2020 sebesar
Inspektorat Jenderal (Itjen), Direktorat Jenderal (Ditjen) 100,65 atau meningkat 0,56 persen dibanding pada
Tanaman Pangan, dan Ditjen Hortikultura. Kemudian Juli 2020 yang besarnya 100,09. Berdasarkan sub sektor,
Ditjen Perkebunan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan nilai NTP yang mengalami peningkatan antara lain sub
Hewan, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Badan sektor tanaman pangan dan sub sektor perkebunan.
Ketahanan Pangan, dan Badan Karantina Pertanian.
(Lihat grafis).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL)
menjelaskan, fokus kerja Kementan meliputi prioritas
kerja nasional, yakni memperkuat ketahan ekonomi

PAGU ANGGARAN

KEMENTAN
2021
Rp1,7 triliun
Sekretariat Jenderal Rp164 miliar
Rp4,91 triliun
Inspektorat Jenderal Rp1,14 triliun
Rp1,61 triliun
Ditjen Tanaman Pangan Rp2,13 triliun
Rp5, 27 triliun
Ditjen Hortikultura Rp767 miliar
Rp1,11 triliun
Ditjen Perkebunan

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan

Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian

Badan Ketahanan Pangan

Badan Karantina Pertanian

Sumber : Kementan, 2020

26 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

“Anggaran ini sudah diberikan untuk kepentingan para alsintan, khususnya dalam hal pemeliharaan untuk
petani. Untuk itu, kita harus pastikan bahwa petani tidak mengantisipasi kerusakan mengingat alat mesin
boleh lagi mendapat kesusahan. Apapun keperluan pertanian mempunyai umur pakai yang terbatas.
petani harus kita berikan karena ini menyangkut Karena itu, kegiatan perbengkelan alsintan melalui
kepentingan nasional,” ujarnya. lembaga UPJA (Unit Pengelola Jasa Alsintan) merupakan
langkah cerdas sehingga harus kita dukung,” ujarnya
Suhardi juga mendorong Kementan segera di Jakarta.
mempersiapkan rencana kerja 2021 secara detail.
Saat ini persoalan pangan menjadi bagian yang Menurut Charles, perbengkelan alsintan ini adalah
paling penting sebagai pijakan kehidupan masyarakat sesuatu yang harus ada mengingat di beberapa
berkelanjutan. “Apapun akan kita lakukan untuk wilayah sentra produksi tanaman pangan telah
kepentingan pertanian karena sektor ini manyangkut menerima banyak bantuan alsintan sehingga untuk
hajat hidup orang banyak,” ujarnya. keberlanjutannya diperlukan layanan pemeliharaan,
perbaikan dan penyediaan suku cadang.
Dukung Bengkel Alsintan
Karena itu, langkah Kementan di mana perbengkelan
Kementan telah membuat terobosan peningkatan alsintan dikelola melalui lembaga UPJA atau
Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas di daerah gabungan kelompok tani (gapoktan) adalah
sentra produksi untuk mewujudkan swasembada langkah yang tepat sehingga harus didukung penuh
pangan, khususnya beras. Di antaranya melalui demi mewujudkan swasembada pangan secara
penyediaan benih unggul, pupuk hayati dan penyediaan berkelanjutan dan keberlanjutan petani memperoleh
pupuk unggul lainnya dan perbaikan jaringan irigasi tambahan pendapatan.
serta mekanisasi pertanian.
”Untuk memfasilitasi perbaikan alsintan di wilayah
Anggota Komisi IV DPR RI Charles Meikyansah menilai yang sulit dijangkau diperlukan sarana pendukung
penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) merupakan perbengkelan alsintan yang bersifat mobile. Maka
program terobosan yang memiliki peran strategis untuk munculah kegiatan pendampingan dalam pemanfaatan
meningkatkan efisiensi kerja, intensitas pertanaman alsintan berupa kegiatan perbengkelan. Rencana awal
dan penurunan biaya produksi serta meningkatkan nilai alokasi untuk kegiatan perbengkelan sejumlah 32 lokasi
tambah petani. Alokasi bantuan alsintan dari 2014-2019 (32 provinsi, red) sesuai dengan jumlah distribusi
sudah mencapai 450 ribu alsintan dengan nilai kurang alsintan 2014-2015,” ucapnya.
lebih Rp12 triliun.
”Tapi mengingat prioritas kegiatan pengembangan
”Dengan nilai anggaran yang besar maka diperlukan pertanian, maka dari 32 lokasi difokuskan
kegiatan pendampingan terhadap pemanfaatan hanya 18 lokasi pada 2021,” tandas Charles. (tim humas)

27VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

MARI ATASI
PERSOALAN

DI MOMEN HTN

PERINGATAN Hari Tani Nasional (HTN) 2020 menjadi Menurut Mentan, peringatan ini harusnya menjadi
momen tersendiri bagi Kementerian Pertanian momentum konsolidasi emosional bagi jajaran
(Kementan). Kali ini, Menteri Pertanian (Mentan) pemerintah yang bekerja di bidang pertanian. Sektor
Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak seluruh elemen pertanian, harus lebih baik dan menjadi sektor
masyarakat untuk memperkuat kerja sama dan andalan nasional.
kolaborasi dalam memajukan sektor pertanian
ke depan. “Kemajuan sebuah daerah, bahkan kemajuan nasional
sangat ditentukan seperti apa akselerasi pertanian
Pertanian, kata Mentan, merupakan sektor strategis yang kita optimalkan. Makin kuat pertanian kita, maka
yang mengedepankan kepentingan bersama dalam makin kuat juga kehidupan bangsa dan negara kita,”
pilar berbangsa dan bernegara. “Bertepatan dengan katanya.
Hari Tani Nasional ini saya mengajak para pelaku
pembangunan pertanian untuk bekerja sama mengatasi Sejauh ini, lanjut Mentan, sektor pertanian sudah
persoalan pertanian. Kita harus bahu membahu membuktikan keandalannya sebagai penopang
memajukan sektor pertanian, karena ini bukan hanya perekonomian bangsa Indonesia. Produktivitas
tugas Kementan saja, melainkan tugas semua orang,” pertanian Indonesia nyatanya mampu tumbuh dari lima
ujarnya saat memberikan arahan dalam pembukaan sektor penyumbang ekonomi nasional lainnya di saat
peringatan HTN di Pusat Informasi Agribisnis (PIA) ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 5,3 persen.
Kantor Pusat Kementan, Kamis (24/9/2020).
Seperti diketahui, Pertanian menjadi satu-satunya
Sebagai informasi, HTN diperingati setiap 24 September.
Tahun ini, peringatan HTN mengangkat tema ‘Pertanian
Andalan Nasional di Tengah Pandemi Covid 19’.

28 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

sektor yang mengalami pertumbuhan 2,19 persen Karenanya, momen HTN dirinya mengajak masyarakat
pada Agustus 2020. Nilai tukar petani mengalami cintai produk petani Indonesia, dan membantu akses
kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar 100,65 pasar bagi petani dengan segala kemampuan yang
atau naik 0,56 persen (m to m), kenaikan juga dimiliki. “Tentu pemerintah sangat terbatas tangannya,
terjadi pada nilai tukar usaha petani atau n poop tapi tangan-tangan pelaku usaha dan masyarakat
Agustus 2020 sebesar 184 atau naik 0,31 persen. pasti mampu hingga ke pelosok. Kita tidak boleh diam
membiarkan harga pangan anjlok, dan petani menjadi
“Petani menjadi pahlawan yang menjaga perekonomian pesimis. Semua butuh keperdulian kita bersama,”
Indonesia. Terima kasih kepada para petani, karena tambahnya.
petani adalah pahlawan penyelamat kehidupan
bangsa,” tandasnya. Karenanya pemerintah sangat mengapresiasi upaya
para start up pertanian, pelaku usaha dan pihak
Lebih lanjut SYL turut mengharapkan di masa lain yang perduli dengan petani. Sebagai contoh,
Pandemi Covid-19, Indonesia bisa bahu membahu Bukalapak yang memberi akses pasar bagi kelompok
dalam memberikan energi untuk sektor pertanian, petani melalui jaringan Kostratani. Begitu pula Bayer
memberikan dukungan kepada para petani dan terus Indonesia dan Mercy Corps Indonesia dengan program
meningkatkan produktivitas hasil pertanian baik dari ‘Better Life Farming’, memberdayakan 500.000 Petani
dukungan dari kepala daerah, sektor pembiayaan di 44 kabupaten dan 15 provinsi se-Indonesia.
perbankan hingga industri hulu-hilir.
Kepala Biro Humas Kementan Kuntoro Boga Andri
”Makan rakyat Indonesia tidak bisa ditunda, sehingga mengatakan, tema perayaan HTN 2020 yang
Kementan tidak bisa kerja sendiri harus bekerja dilaksanakan Kementan adalah pertanian andalan
bersama dengan semua kalangan untuk bisa bersama ekonomi nasional pada masa Covid-19.
mengakselerasi pertanian. Kita berharap besok
kehidupan pertanian yang makin produktif sekaligus Ia mengatakan bahwa seluruh jajaran Eselon 1 serta UPT
mendorong kesejahteraan petani,” cetusnya. lingkup Kementan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan
Pangan di daerah berpartisipasi di dalam rangkaian
Menurutnya, Pandemi Covid-19 telah berdampak HTN melalui gerakan mendukung sektor pertanian dan
pada semua sektor, dan semua elemen masyarakat. kepedulian terhadap petani dalam berbagai gerakan
Pertanian pun terdampak tatkala produksi baik dan seperti panen raya tanam serentak, gerakan percepatan
melimpah, petani mengalami kesulitan memasarkan ekspor, pelatihan petani, pelatihan petugas petani serta
hasilnya akibat tidak lancarnya rantai pasok dan memberikan penghargaan terhadapa petani millenial.
melemahnya daya beli. ”Perayaan HTN sebagai upaya dari kita menghargai
profesi petani sekaligus sebagai upaya menyatukan
Kebutuhan dasar untuk pertanaman seperti benih, gerak dan arah meningkatkan kinerja sektor pertanian
pupuk dan saprodi telah digelontorkan pemerintah ke depan,” tukas Kuntoro.
dalam jumlah besar, meski belum memenuhi kebutuhan
seluruh petani Indonesia. Begitu pula dengan akses Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat
pasar dan harga pangan yang terganggu akibat logistik (LPEM) Universitas Indonesia (UI) Riyanto mengatakan
yang belum normal. bahwa sudah saatnya Indonesia memfokuskan program

29VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

dan kebijakanya untuk membangkitkan sektor pangan Strategi Jitu
nasional. Pertanian merupakan sektor strategis dalam
menjadikan Indonesia lebih maju, mandiri, dan modern. Kementan memiliki lima strategi jitu dalam menjalankan
pembangunan pertanian pada 2021. Kelima strategi
“Saya berharap peringatan HTN tahun ini merupakan itu di antaranya memperkuat ketahanan pangan dan
momentum bagi bangsa ini untuk memfokuskan meningkatkan daya saing pertanian di pasar global.
program dan kebijakanya terhadap sektor pertanian. Selanjutnya, Kementan juga akan memfokuskan
Pertanian harus terus maju dan berkembang, sehingga kinerjanya pada pengembangan sumberdaya pertanian
kesejahteraan petani terus meningkat,” ujarnya, Kamis yang ada serta menjamin ketersediaan saran dan
(24/9/2020). prasarana produksi pertanian.

Bupati Purwakarta, Jawa Barat Anne Ratna Mustika “Di tahun depan, kami bahkan fokus meningkatkan
menggelar peringatan HTN 2020 Tingkat Kabupaten kualitas SDM pertanian, dan mewujudkan reformasi
yang dikemas melalui Pencanangan Panen Padi Varietas birokrasi serta tata kelola pemerintahan berorientasi
Tarabas di Kampung Tegal Onder, Purwakarta, Kamis pada layanan prima,” ujar Mentan Syahrul, Selasa
(24/9/2020). (22/9/2020).

Bupati Anne Ratna mengungkapkan, pertanian Menurut Mentan, kelima strategi tersebut memiliki
merupakan andalan pemerintah Kabupaten Purwakarta sasaran akhir, yakni mewujudkan kemandirian pangan
pada masa Pandemi Covid-19 ini. Karena itu, ia nasional, mencukupi kebutuhan pangan penduduk
memberikan apresiasi kepada para petani dan penyuluh Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani.
karena dapat menjaga produksi dan produktivitas Indonesia. “Strategi yang kami rancang adalah hasil dari
hasil pertanian dan juga mengapresiasi program penjabaran program-program tentang ketersediaan
terobosan Kementan yang berdampak nyata terhadap akses dan konsumsi pangan berkualitas. Strategi
peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani tersebut memiliki nilai tambah dan daya saing industri
itu sendiri di era Pandemi Covid-19. yang cukup bagus, terutama dalam mengembangkan
riset dan inovasi teknologi ilmu pengetahuan,” katanya.

30 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Sementara dalam pembukaan Seminar Internasional untuk memperkuat kelembagaan petani melalui
Pengelolaan Lahan Tropis yang Berkelanjutan 2020 yang model bisnis yang dilakukan secara berkelompok.
digelar secara virtual, Rabu (16/9/2020), Mentan Syahrul Karena itu, Kamis (24/9/2020) di Bogor, sosialisasi dan
mengatakan, sektor pertanian membutuhkan peran peningkatan SDM korporasi tanaman pangan yang
para peneliti dan pakar dalam bidang tanah, lahan, dan menghadir perwakilan wilayah yang akan menjadi
iklim. Kontribusi mereka sangat penting dalam rangka pilot project Program Pengembangan Kawasan
merumuskan kebijakan pembangunan pertanian Tanaman Pangan Berbasis Korporasi atau lebih dikenal
Indonesia yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. dengan Propaktani.

“Dunia mengalami degradasi lahan dan terkena dampak Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi
perubahan iklim, sehingga butuh solusi dari para pakar mengatakan, membangun korporasi tidaklah mudah,
agar pertanian tetap tangguh,” kata Syahrul. sebab kalau dipahami ini seperti merubah peradaban
dari pola lama ke pola baru. Menurutnya, cara-cara
Kepala Badan Litbang Pertanian Dr Fadjry Djufry MSi kerja sebelumnya dengan korporasi akan berubah
mengakui persoalan pertanian tropis hanya dapat semua termasuk didukung sistemnya sehingga
diatasi dengan inovasi teknologi dari para pakar dan Propaktani merupakan perubahan pola pertanian baru
praktisi yang bergelut langsung di lapangan. “Praktisi dengan perbaikan aspek manajemen.
pertanian dapat memberikan umpan balik agar
inovasi teknologi para pakar sesuai dengan kebutuhan “Perubahan pertama berupa rekayasa sosial, yaitu
pertanian tropis,” katanya. Sebaliknya para pakar dapat rekayasa kelembagaan. Apa yang ada selama ini
mendiagnosis persoalan-persoalan yang dihadapi di dibuat naik kelas. Mari kita menuju peradaban baru
lapangan. dengang cara yang lebih baik dibanding sebelumnya
karena 2020 ini mulai tongggaknya. Siapa yang kerja
Di lain pihak, Kementan tengah mengembangkan cepat akan dapat,” paparnya. (tim humas)
kawasan korporasi tanaman pangan banyak kabupaten

31VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Buah Kerja Keras,

Petani Semakin Sejahtera

DARI tahun ke tahun, upaya pemerintah merupakan buah hasil kerja keras petani, semua pelaku
menyejahterakan petani setidaknya usaha, dan pemerintah di sektor pertanian.

membuahkan hasil. Berdasarkan data Badan Sebagai informasi, NTP merupakan salah satu indikator
kemampuan daya beli petani di pedesaan. Dari NTP,
Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) pada dapat pula diketahui daya tukar (terms of trade) produk
pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi
Agustus 2020 terus mengalami kenaikan. Lonjakan maupun untuk biaya produksi.

ini bahkan nilainya cukup signifikan, yakni sebesar Sebelumnya, kontribusi sektor pertanian terhadap
Produk Domestik Bruto (PDB) juga mengalami kenaikan,
100,65 atau 0,56 persen (m to m). Selain itu, kenaikan khususnya pada Kuartal II/2020. Pertanian menjadi
satu-satunya sektor dari lima penyangga utama PDB
juga terjadi pada Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) yang tumbuh positif sepanjang periode ini.

Agustus 2020, dimana angkanya mencapai 100,84 atau Sementara dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV
DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin,
0,31 persen (m to m). (14/9/2020), Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin
Limpo (SYL) menegaskan, pentingnya peranan sektor
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan, kenaikan pertanian dalam pemulihan ekonomi di tengah Pandemi
NTP dan NTUP disebabkan Indeks Harga yang diterima Covid-19 yang masih melanda dunia. “Terbukti, NTP dan
petani (It) jauh lebih besar ketimbang indeks harga NTUP periode Mei-Agustus mengalami pertumbuhan
yang dibayar petani. Dalam catatanya, indeks harga positif. Itu artinya pertanian sangat penting,”
yang diterima naik sebesar 0,39 persen. “NTP Bangka tandasnya.
Belitung menjadi angka yang tertinggi, yaitu sebesar
3,64 persen. Sebaliknya, NTP Provinsi Maluku turun Menurut SYL, NTUP Nasional pada Agustus 2020 naik
terbesar 1,21 persen,” ujarnya, Selasa (1/9/2020). 0,31 persen atau sekitar 100,84 dibanding Juli 2020.
Sedangkan untuk NTP pada Agustus 2020 naik sebesar
Meski demikian, lanjutndia, ada dua subsektor turunan 0,56 persen atau senilai 100,65 dibanding Juli
pangan yang mengalami penurunan. Keduanya, 2020. “Peningkatan ini menjadi tolak ukur bahwa
subsektor hortikultura dan peternakan. Namun, baik kesejahteraan petani terus meningkat dan lebih baik,”
NTP maupun NTUP pada Januari-Agustus secara katanya.
keseluruhan terus membaik, yaitu berada di angka
101,21. “Kami mencatat indeks harga yang dibayar
mengalami penurunan sebesar 0,17 persen,” katanya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan
Kuntoro Boga Andri menyatakan bersyukur bahwa
indikator kesejahteraan petani ini semakin baik. Itu

32 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Selain itu, lanjut Mentan, kinerja ekspor pertanian Kostratani itu mendorong kostraling,” katanya saat
juga memperlihatkan konsistensinya secara baik. berbincang melalui aplikasi Zoom dalam ‘Mentan Sapa
Tercatat nilai ekspor pertanian pada Juli 2020 mencapai Penyuluh Petani’, Jumat (18/9/2020).
Rp35,82 triliun atau meningkat 23,30 persen
dibanding ekspor bulan lalu lalu yang hanya Rp29,05 Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM
triliun. “Secara kumulatif, nilai ekspor pertanian Pertanian (BPPSDMP) Kementan menambahkan, hal itu
Januari-Juli 2020 mencapai Rp225,51 triliun atau juga yang mendorong Kementan memperkuat peran
meninkat 9,52 persen disbanding periode yang sama dan fungsi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) menjadi
pada 2019 Rp205,93 trilun,” katanya. Kostratani.

Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka mengapresiasi Sementara terkait dengan Program Propaktani
pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian. (Program Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis
Karena itu, ia berharap Kementan bisa menjaga Korporasi Petani) yang dijalan sejak 2019. Pada 2020,
pertumbuhan ini untuk menyelamatkan bangsa Kementan terus mengembangkan program ini dan kini
Indonesia dari ancaman resesi. ada sebanyak 14 kabupaten yang sudah mengelola
korporasi tanaman pangan, Kabupaten Blitar, Jawa
“Inilah yang perlu tetap terjaga dimana pertumbuhan Timur salah satu contoh Kabupaten yang berhasil
di sektor pertanian terus positif dan meningkat. Meski menerapkan program ini.
di sektor lain mengalami kontraksi, tapi saya yakin
pertanian bisa terus tumbuh sehingga masalah pangan Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi
dan perekonomian nasional bisa baik-baik saja,” menyebutkan bahwa pola korporasi sudah diuji
ujarnya. coba sejak tahun lalu di beberapa lokasi seperti di
Tuban, Lampung, Kalsel, Sulut dan lainnya. Terbukti
Kostratani dan Propaktani kinerjanya bagus, sehingga tahun ini akan direplikasi
di 130 kabupaten. “Kebijakan yang dicetus Mentan
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong agar Syahrul Yasin Limpo dalam membangun pertanian
BPP Komando Strategis Pembangunan Pertanian berbasis korporasi terus dikawal dan dikembangkan
(Kostratani) mendukung Komando Strategis dan tahun depan diperluas di seluruh wilayah,” ujarnya
Penggilingan Padi (Kostraling) untuk meningkatkan di Jakarta pada Senin (7/9/2020).
pendapatan petani. Dengan Kostratani seluruh insan
pertanian bisa bersama-sama, saling memahami, Di Jawa Tengah ( Jateng), melakukan penandatanganan
dan mencari solusi untuk permasalahan yang sedang Nota Deklarasi Dukungan Bersama Pengembangan
dihadapi. Kawasan Korporasi Padi di Koperasi Serba Usaha (KSU)
Citra Kinaraya, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Gajah,
”Kostratani menjadi rumah bersama, menjadi dapur Kabupaten Demak.
bersama untuk satu arah dengan kebijakan pusat untuk
seluruh Indonesia dan untuk stakeholder pertanian. Ugi Sugiharto, kepala Bagian Perencanaan Ditjen
Tanaman Pangan Kementan menyebut program
korporasi merupakan bagian dari arahan Menteri

33VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Pertanian SYL. ”Kementan terus membuat terobosan banyak yang tidak menikmati hasil panennya secara
salah satunya ProPaktani. Program ini difasilitasi maksimal karena banyak dijual dalam bentuk gabah
dengan dukungan lembaga permodalan menuju petani kering panen. Untuk itu Kementerian Pertanian berikan
yang maju mandiri dan modern,” sebutnya. bantuan alsintan seperti combine harvester, vertical
dryer, RMU, dan mesin packing.
Pengembangan korporasi juga dilakukan di Kabupaten
Grobogan. Kabupaten tersebut merupakan daerah Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten
penghasil kedelai terbesar di Jateng dengan kontribusi Pati, Jateng Purwanto, petani di Desa Kepuhkencono
sebesar 30 persen untuk Jateng dan 4,9 persen untuk Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati mendapat
kebutuhan nasional. Ngaringan merupakan salah satu bantuan SP3T komplit mulai dari alat tanam, alat panen
Kecamatan penghasil kedelai terbesar di Grobogan. sampai alat pasca panen. ”Para petani yang tergabung
Petani di Kecamatan Ngaringan yang menanam kedelai di Gapoktan Fortuna telah bisa melayani permintaan
dengan menerapkan sistem Tanpa Olah Tanam (TOT). beras seperti apa saja karena alat sudah tersedia dari
Biasanya setelah panen padi, petani langsung sebar Kementan,” ucapnya pada saat Tim Humas Ditjen
benih. Hal ini untuk menghemat biaya tenaga kerja Tanaman Pangan berkunjung ke tempat SP3T Gapoktan
tanam dan lebih efisien. Fortuna Desa Kepuhkencono Kecamatan Pucakwangi
Kabupaten Pati.
”Alhamdulillah tahun ini, petani bersemangat tanam
kedelai walau kondisi masih Pandemi Covid-19. Cuaca Kementan-JICA
juga mendukung, ketersediaan air cukup karena pada
awal tanam masih ada hujan kiriman,” kata Koordinator Program pembinaan dan pelatihan Kementan bersama
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Japan International Cooperation Agency (JICA)
Ngaringan Moh Matamari di Desa Belor, Grobogan, berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteran
Selasa (8/9/2020). petani di sejumlah daerah yang menjadi sasaran
kegiatan. Pangkalnya, pelaksanaan proyek dari hulu ke
Di Sulawesi Utara (Sulut), Kementan melalui Direktorat hilir memiliki dampak berganda.
Perbenihan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan terus
mengembangkan kegiatan Pengembangan Petani “Membantu petani mempersiapkan kalender
Produsen Benih Tanaman Pangan untuk mendukung penanaman dan juga pengiriman berdasarkan
ketersediaan benih secara nasional. Salah satu bukti permintaan dari pasar yang sudah ada atau dipilih,”
keberhasilan kegiatan ini, yaitu dilaksanakannya panen kata Ketua Tim Proyek JICA Tsutomu Nishimura tentang
raya benih jagung hibrida varietas JH 37 seluas 11,5 salah satu manfaat program pembinaan saat presentasi
di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, Kabupaten dalam ‘Joint Coordination Committee Meeting’ secara
Minasaha, Senin (14/9/2020). daring, Senin (21/9/2020).

Program SP3T Keuntungan lainnya, produktivitas meningkat meskipun
kegiatan terakhir dilaksanakan saat musim hujan,
Kementan tidak hanya sebatas meningkatkan produksi seperti budi daya tomat, brokoli, buncis, dan jambu
pangan khususnya padi, namun juga hingga menjamin kristal. “Ada petani yang mendapatkan produksi paling
agar harga jual yang diperoleh petani pada posisi tinggi tinggi sekitar 500 kg lebih, hampir tiga kali lipat dari
agar menikmati keuntungan. Karena itu, penanganan yang rata-rata di Indonesia,” ungkapnya.
pascapanen yang baik harus dengan sistem
pengelolaan yang terstruktur, salah satunya Kemudian, harga jual yang diterima membaik
melalui pembentukan Sentra Pelayanan lantaran kualitas produksi membaik dan hasil
Pertanian Padi Terpadu (SP3T). usaha tani langsung disuplai ke ritel. Ini seperti
yang dinikmati petani Sukabumi,
SP3T lahir atas dasar keprihatinan. Jawa Barat. (tim humas)
Karena selama ini petani padi

34 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

35VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Pandemi Covid-19 yang melanda
seluruh dunia membuat
ekonomi di banyak negara
mengalami pelemahan yang cukup
signifikan. Tak heran, kondisi ini
telah menimbulkan beragam krisis.
Salah satunya krisis pangan. Bahkan
badan pangan dunia FAO telah
menyampaikan himbauan untuk
mewaspadai kemungkinan adanya
krisis pangan tersebut.
Mengenai hal ini, Selebriti yang juga
pengusaha Toko Mitra Tani Vicky Shu
memandang pentingnya merawat
dan menjaga sektor pertanian dari
berbagai ancaman dan tantangan
krisis yang dihadapi.
Menurut Vicky, pertanian harus
menjadi modal dasar bagi
keberlangsungan hidup mamusia.
“Saya kira momentum pandemi

36 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

ini harus menjadi sebuah kesadaran bersama bahwa bersama dengan Asosiasi Masyarakat Singkong
pertanian itu sangat penting dan bermanfaat bagi orang Indonesia diterima dengan hangat Mark Sungkar
banyak. Sebab tidak ada manusia yang tidak butuh dengan penyambutan yang sangat baik. Dia memulai
pangan. Semuanya pasti butuh makan,” ujarnya saat bercerita tentang masa kecilnya yang sudah tertarik
mengikuti Tik-Talk Volume 3 yang digekar Kementerian untuk ikut lomba bercocok tanam dan hasilnya pada
Pertanian (Kementan) di Gedung PIA, Jakarta, Jumat, saat itu sangat memuaskan. Bakat dan minat tersebut
(4/9/2020). terus berlanjut mengawal segala macam karir yang
beliau lalui.
Vicky sendiri mengaku sudah lama tertarik dengan
dunia pertanian dan peternakan. Selain bisa merawat ”Saya sangat bersyukur menjadi petani,“ ujarnya.
asupan gizi pangan sehari-hari, bisnis ini juga dinilai Begitulah kalimat yang berulang ulang diucapkan
menjanjikan karena memiliki akses pasar yang tetap. mengawali kisahnnya menjadi seorang petani. ”Semakin
saya belajar tentang pertanian makin saya tidak
“Dari dulu memang sudah tertarik dengan dunia tahu, karena begitu luasnya ilmu tentang pertanian,“
pertanian dan saya juga ingin mengembangkan lanjutnya.
peternakan khusunya telur. Saya bersyukur karena
pertanian sekarang semakin maju dan modern,” Lebih lanjut Mark merasa memiliki tanggung jawab
katanya. moral untuk menyebarkan pengetahuan yang ia
punya kepada seluruh petani. ”Jujur saya merasa
Selain Vicky, artis senior, Mark Sungkar juga menggeluti marah dan sangat sakit hati saat saya berada di
bidang pertanian. Bahkan, beliau juga merupakan Belanda, Saya melihat petani-petani di sana kaya
pemerhati dan pelaku pertanian yang sudah raya. Sedangkan petani di Indonesia miskin,” kata
berkecimpung di dunia pertanian sejak usianya masih Mark dengan empatinya yang besar terhadap kondisi
sangat belia. petani di Indonesia. ”Kalau saja Indonesia bisa sukses
berswasembada, kita tidak lagi membutuhkan ekspor
Mengunjungi kediamannya yang asri, luas dan sangat apa pun dari negara lain,” sambungnya. (tim humas)
sejuk di wilayah Cisarua, Bogor Jawa Barat, Rabu (16/
9/2020 ), Tim Humas Ditjen Tanaman Pangan Kementan

37VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Tahun Depan

Kartu Tani

DEitfaregektktanif

PEMERINTAH melalui Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan, jumlah petani berdasakan
(Kementan) terus melakukan penyempurnaan eRDKK ada sebesar 13,9 juta orang. Sedangkan Kartu
dalam implementasi penggunaan Kartu Tani dalam Tani yang telah dicetak 9,3 juta kartu, dan Kartu Tani
mendistribusikan pupuk bersubsidi. Penyebaran Kartu yang terdistribusi sekitar 6,2 juta kartu. Dari jumlah itu,
Tani ke seluruh Tanah Air akan dilakukan bertahap dan Kartu Tani yang digunakan baru 1,2 juta.
diharapkan bisa diberlakukan secara efektif pada 2021.
”Untuk masalah ini, kita di Ditjen PSP menjalankan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) instruksi dari KPK tetapi tetap menyesuaikan dengan
mengatakan, Kartu Tani memiliki manfaat yang baik kondisi di lapangan. Diharapkan awal tahun depan
buat petani, khususnya buat penerima pupuk subsidi. Kartu Tani sudah efektif dan bisa selesai 100 persen,”
”Pola pendistribusian pupuk subsidi terus kita perbaiki. katanya.
Sehingga saat ini data penerima pupuk subsidi bisa valid
hingga 94 persen. Data ini akan akan semakin diperkuat Untuk itu, Sarwo Edhy mengajak Himbara, yaitu BRI, BNI,
dengan Kartu Tani yang kriterianya berdasarkan Mandiri, untuk segera mendata dan menginventasir
by name by address (sesuai rekomendasi Komisi Kartu Tani yang ada di wilayahnya, serta mendata Kartu
Pemberantasan Korupsi, red). Dengan cara ini, kita Tani yang belum terdistribusi ke petani.
harapkan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh
pihak yang membutuhkan,” tuturnya dalam Webinar Terkait keluhan langkanya pupuk subsidi di
Kartu Tani yang diselenggarakan Kontak Tani Nelayan daerah, terutama di Subang dan Karawang, langsung
Andalan (KTNA) bersama Kementan dan disiarkan live direspons cepat Kementan melalui Ditjen PSP. Menurut
streaming di kanal Youtube, Selasa (8/9/2020). Mentan Syahrul, disetujuinya permintaan untuk
menambah alokasi pupuk subsidi adalah kabar baik
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan buat insan pertanian. ”Kita ingin agar dampaknya pada
Sarwo Edhymengatakan, distribusi Kartu Tani terus produktivitas pertanian juga terjadi. Produksi pertanian
dilakukan. ”Memang Kartu Tani agak tersendat, dalam harus meningkat, dan penambahan pupuk subsidi akan
rapat bersama DPR, kesimpulannya Kartu Tani harus turut menunjang ketahanan pangan,” katanya, Rabu
dilaksanakan secara bertahap. Karena banyak petani (9/9/2020).
belum punya Kartu Tani, kita keluarkan surat yang
isinya pupuk subsidi diberlakukan bagi para petani Penurunan alokasi pupuk 2019 terjadi karena
yang pegang kartu tani, sedangkan untuk yang belum
punya, akan dilakukan secara manual,” paparnya.

38 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

menurunnya luas baku lahan pertanian Badan yang memiliki lahan di bawah 2 hektare (ha), jangan
Pertanahan Nasional (BPN) 2013 seluas 8 juta ha menjadi sampai salah sasaran penerima. Untuk selesaikan
7,1 juta ha pada 2018. Padahal, tanpa pengurangan pun, permasalahan distribusi kita menyikapinya dengan
alokasi pupuk subsidi dinilai Kementan tetap kurang. membutuhkan detailing check and re-check di lapangan.
Berdasarkan hitungan Kementan, kebutuhan riil pupuk Sehingga pupuk subsidi didistribusikan sesuai dengan
subsidi harusnya 13 juta ton per tahun. kebutuhan,” ujarnya dalam acara kunjungan kerja dan
penandatanganan nota dekralasi dukungan bersama
Itu sebabnya, Kementan sempat menyiasati penurunan kepada korporasi petani padi di Kabupaten Indramayu,
alokasi pupuk subsidi 2020 dengan menyesuaikan Sabtu( 5/9/20).
dosis pemakaian pupuk. Jika selama ini pemakaian
NPK 300 kg per ha, sekarang dikurangi jadi 200 kg per Di Kabupaten Purbalingga, Ditjen PSP Kementan
ha. Untuk urea, dari anjuran 150-300 kg per ha, maka menegaskan bahwa stok pupuk subsidi di wilayah tersebut
pemakaian cukup 200 kg per ha. masih tersedia. Ini sekaligus menjawab keresahan petani
mengenai ketersediaan pupuk subsidi.
Dirjen PSP Sarwo Edhy mengungkapkan, anggaran
pupuk subsidi 2019 dan 2020 memang mengalami Mentan Syahrul mengatakan, Kementan selalu
pengurangan sekitar Rp2 triliun. Kementan sudah berupaya memenuhi kebutuhan petani. ”Kebutuhan
mengajukan tambahan alokasi pupuk subsidi ke petani menjadi perhatian serius buat kita. Hanya
Menteri Keuangan. ”Alhamdulillah disetujui,” ujarnya. saja, dengan kondisi anggaran yang berkurang, pola
distribusi pun kita perketat. Kita ingin agar pupuk
Menurut Sarwo Edhy, persetujuan tambahan pupuk subsidi yang tersedia bisa didistribusikan agar tepat
subsidi tersebut sudah dibahas dalam Rakortas sasaran, sampai ke tanngan mereka yang benar-benar
beberapa waktu lalu. ”Tambahannya sekitar 1 juta ton membutuhkan serta bisa berimbas pada peningkatan
lebih atau senilai Rp3,14 triliun. Kita harapkan tambahan produksi,” katanya, Rabu (23/9/2020).
segera keluar, sehingga kekurangan pupuk dapat
diatasi,” tegasnya. Di Jawa Timur ( Jatim), Mentan SYL kembali
menegaskan, pupuk menjadi bagian terpenting untuk
Hanya saja, dia menolak jika tambahan alokasi mengoptimalisasi pertanian. ”Pupuk adalah bagian
ini menuntaskan kekurangan pupuk. ”Tidak! penting untuk hadirnya optimalisasi pertanian. Dan kita
Karena kebutuhan petani memang cukup tinggi,” yakin Petrokimia dan pabrik pupuk lainnya akan terus
tandasnya. Realisasi penyaluran pupuk subsidi berupaya maksimal, khususnya untuk mengadakan
hingga 22 Agustus 2020 sudah mencapai 74,8 persen. pupuk subsidi,” tuturnya saat berkunjung ke gudang
Artinya, alokasi pupuk yang tersisa tinggal 25 persen pupuk Petrokimia di Malang Bakalan, Desa Bakalan
atau sekitar 1,975 juta ton. Malang, Jumat (4/9/2020).

Sidak Pupuk Di Kalimantan Tengah (Kalteng), persiapan penerapan
Kartu Tani terus dilakukan Kementan. Di Kotawaringin
Di Jawa Barat ( Jabar), Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) Barat, tidak kurang 11 ribu lembar Kartu Tani telah
melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di gudang pupuk didistribusikan ke petani. Ini untuk Implementasi Kartu
PT Petrokimia dan PT Pupuk Kujang Lini III di kawasan Tani yang akan diwajibkan pada 2021.
pertanian Pantura Jawa Barat, Indramayu, Sabtu
(5/9/2020). Kunjungan kali ini dalam rangka mengecek Menurut Mentan Syahrul, Kartu Tani akan dipersiapkan
stok ketersediaan pupuk subsidi guna mengantisipasi dengan maksimal. ”Target kita, tahun depan penerapan
kekurangan atau alokasi kebutuhan para petani Kartu Tani bisa berjalan efektif di seluruh Tanah Air.
sehingga meskipun di masa Pandemi Covid-19, Karena itu, berbagai persiapan kita maksimalkan
ketersediaan pupuk tetap aman. di masa transisi ini. Kita juga berharap petani bisa
memahami penggunaan Kartu Tani, sehingga saat
“Saya memastikan ketersedian stok aman. implementasi nanti tidak ada masalah,” katanya, Selasa
Pendistribusian pupuk harus benar-benar untuk petani (29/9/2020). (tim humas)

39VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

RAMAH LINGKUNGAN

DENGAN

HAYATIAGENS

ORGANISME Pengganggu Tumbuhan (OPT) atau Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan
yang lebih dikenal masyarakat dengan hama Edy Purnawan menyambut baik pesatnya minat petani
atau penyakit pada tanaman komoditas selalu dalam pemanfaatan agens hayati sebagai solusi ramah
menjadi momok setiap tahunnya pada setiap komoditas lingkungan dalam pengendalian hama. ”Banyak daerah
pertanaman. Berbagai upaya terus dilakukan baik yang telah kami coba melalui program perbanyakan
oleh petani, dinas pertanian, dan juga Kementerian dan pemanfaatan agens hayati serta budidaya tanaman
Pertanian (Kementan) untuk mengendalikan populasi sehat untuk mengedukasi petani mengenai penerapan
OPT agar tidak mengganggu atau merusak produksi pengendalian hama terpadu (PPHT) dan terbukti bahwa
pangan nasional. panennya pun tidak kalah memuaskannya dengan
budidaya yang masih menggunakan pestisida kimiawi.
Tidak hanya melalui penggunaan pestisida, namun kini Pendekatan ramah lingkungan yang berkelanjutan
langkah-langkah yang lebih bersifat ramah lingkungan, inilah yang akan kami terus dorong untuk dilakukan
misalnya pengendalian hama tikus menggunakan lebih banyak lagi,” jelas Edy.
musuh alaminya, yaitu burung hantu, pemanfaatan
tanaman refugia untuk menarik musuh alami hama di Di lain waktu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
sekitar lahan sawah, penggunaan pestisida dari bahan Yasin Limpo (SYL) mendorong petani menuju pertanian
nabati, dan juga pegembangan agens hayati untuk organik. Selain bermanfaat bagi kesehatan, juga mampu
kebutuhan pengendalian populasi OPT di pertanaman. menjaga lingkungan sekitar. “Bertani organik itu kaya
manfaat. Semangat pertanian organik perlu dikobarkan
Lilik Retnowati, kepala Subdirektorat Data dan dan ditularkan kepada petani lainnya,” imbuh dia.
Kelembagaan Pengendalian OPT Kementan
mengungkapkan bahwa pemanfaatan agens hayati Salah satunya Kelompok Tani Baji Ati yang berlokasi
terus meningkat di kalangan petani untuk pengendalian di di Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea,
OPT di pertanaman. ”Pemanfaatan agens hayati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Adapun
seperti Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, komoditas yang dibudidayakan, yaitu bawang
Trichoderma spp., Paenibacillus polymyxa, dan lain merah, sawi, bayam, kangkung, terong, cabai, dan
sebagainya kini bekembang sangat pesat,” ujarnya. timun organik.

40 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Di tempat terpisah, Mentan Syahrul juga berharap langsung di lapangan.
Aspphami (Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama
Indonesia) menjadi bagian penting dalam pengendalian POPT Kecamatan Kuantan Mudik, Darmansyah
hama dan bakteri pada semua komoditas pangan yang mengungkapkan pengamatan OPT pada komoditas padi
diimpor maupun ekspor. ”Aspphami juga diharapkam telah mendeteksi adanya serangan hama ulat grayak
mampu bekerja sama dengan karantina untuk sejak akhir Agustus pada sejumlah desa di Kecamatan
melakukan screening pada setiap barang yang masuk Kuantan Mudik. “Dari hasil pengamatan sejak akhir
ke Indonesia,” ujarnya saat membuka Musyawarah Agustus hingga awal September 2020 ditemukan
Nasional IV Aspphami 2020 bertemakan ‘Peran Fumigasi adanya serangan hama ulat grayak di Desa Pebaun Hulu
Dalam Peningkatan Daya Saing Ekspor’ di Kota Bekasi, seluas 4 hektar, Desa Pebaun Hilir seluas 3,5 ha, Desa
Jawa Barat, Kamis, (10/9/2020). Bukit Pedusunan seluas 5 ha, dan Desa Saik seluas 6,5
Menurut Mentan, penyebaran hama dan bakteri hektar,” ujar Darmansyah, Jumat (18/9/2020).
harus benar-benar diperhatikan secara serius untuk
memastikan masyrakat dalam kondisi sehat. Hama dan Di Jawa Barat (Jabar), Kementan gencar melakukan
bakteri tidak boleh masuk kedalam produk maupun pengendalian WBC (Wereng Batang Coklat) di lahan
makanan Indonesia. “Kalau begitu semua pintu keluar sawah. Kepala Balai Besar Peramalan OPT (BBPOPT)
masuk ekspor impor harus dipastikan bebas dari hama Enie Tauruslina mengungkapkan, pengamanan produksi
dan bakteri. Kita semua harus bisa memperkuat negara terus dilakukan melalui bimtek dan gerdal di beberapa
ini dengan baik,” tandasnya. kabupaten di Jabar dan pantura. “Kementan melalui
Ditjen Tanaman Pangan akan terus mengawal kegiatan
Sementara menanggapi adanya laporan serangan hama pengamanan produksi pangan nasional. Karena itu,
ulat di Kecamatan Kuntan Mudik, Kabupaten Kuantan kami terus turun ke lapangan untuk melakukan bimtek
Singingi, Riau yang menyerang ratusan hektare lahan dan gerdal, terutama di wilayah endemis WBC seperti
sawah, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Karawang, Bekasi, Subang, Indramayu, serta Cirebon,”
Tumbuhan (POPT) setempat segera melakkan respon tutur Enie. 
cepat. Pihaknya sejatinya telah mendeteksi adanya
serangan tersebut berdasarkan hasil pengamatan Sementara merespon laporan dari masyarakat di
Kabupaten Lampung Tengah terkait beberapa serangan
penyakit hawar bakteri yang menyerang tanaman ubi
kayu, Balai Proteksi Tanaman Pangan dan hortikultura
Lampung melakukan Gerakan Pengendalian(Gerdal).
Pengendalian ini dilakukan untuk mencegah
penyebaran penyakit meluas dan menghindari kerugian
para petani dikarenakan Lampung Tengah merupakan
daerah sentra komoditi ubi kayu.

”Untuk saat ini, gerdal ubi kayu telah dilaksanakan di
dua lokasi, total luas pengendaliannya 18 ha,” ucap
Bagiyo Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan
Hortikultura (BPTPH) Provinsi Lampung.

Di sisi lain, menghadapi musim hujan di awal Oktober
2020, masyarakat tetap mewaspadai wilayah-wilayah
yang akan mengalami musim hujan lebih awal, yaitu
di sebagian wilayah Sumatera dan Sulawesi serta
sebagian kecil Jawa, Kalimantan, NTB, dan NTT.

Secara teori menanam komoditi hortikultura pada
musim hujan akan menghadapi kendala karena memicu
berkembangnya organisme pengganggu tanaman,
terutama penyakit. Dampaknya, risiko kegagalan
panen menjadi lebih besar. Beberapa OPT yang perlu
diwaspadai antara lain antraknosa, layu fusarium dan
bercak ungu.

Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto
menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan
peningkatan produksi, yaitu melakukan pengendalian
OPT. “Saya meminta Petugas Pengendali OPT yang
berada di bawah Balai Proteksi Tanaman Pangan dan
Hortikultura agar tetap semangat melakukan tugasnya
dalam monitoring OPT, baik di musim hujan maupun
pada musim kemarau,” ujarnya. (tim humas)

41VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

EKSPOR MENANJAK,

KINERJA MELONJAK

KINERJA ekspor pertanian pada periode dikedepankan kali ini adalah produk olahan kelapa
Agustus 2020 mengalami peningkatan yang cukup meliputi santan kelapa tujuan Jerman dengan
signifikan, yakni sebesar 8,6 persen atau naik volume 70 ribu kilogram (kg) senilai Rp1,6 miliar dan
menjadi USD 2,4 miliar dibanding periode yang sama bubuk kelapa tujuan India dengan volume 108 ribu kg
pada 2019 yang hanya USD 2,2 miliar. senilai Rp1,2 miliar.

“Secara kumulatif nilai ekspor pertanian periode Mentan Syahrul menyebutkan bahwa Kementan
Januari-Agustus 2020 mencapai USD 2,4 miliar atau memiliki program strategis Gerakan Tiga Kali Ekspor
meningkat dari sebelumnya yang hanya USD 2,2 miliar,” (Gratieks). Melalui program ini, diharapkan sektor
kata Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian pertanian bisa menjadi penopang kemajuan ekonomi.
Akhmad Musyafak, Kamis, (17/9/2020). “Dalam lima tahun ke depan, secara terukur kita
harapkan peningkatan ekspor pertanian sebanyak
Di samping itu, lanjut Musyafak, ekspor olahan tiga kali lipat itu bisa kita capai. Berdasarkan data
pertanian juga turut meningkat pada periode yang kami, 544 kabupaten/kota sudah teridentifikasi
sama. Kondisi ini membuktikan bahwa sektor pertanian memiliki potensi untuk ekspor,” ucapnya.
merupakan solusi pasti atas perbaikan ekonomi
di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda Hingga kini, Kementan terus berusaha untuk
seluruh dunia. menggenjot ekspor, dengan mensinergikan hulu
dengan hilir salah satunya melalui pengembangan
“Olahan pertanian pada periode Januari- korporasi berbasis komoditi tanaman pangan. Ini
Agustus 2020 mencapai USD 15,92 miliar atau lantaran nilai ekspor komoditas tanaman pangan
meningkat 5,4 persen dibanding periode yang sama
pada 2019 yang hanya USD 15,09 miliar,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan)
Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Menteri
Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga
dan sejumlah menteri bidang perekonomian
lainnya melepas ekspor produk pertanian di
kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam,
Kepulauan Riau, Sabtu (26/9/2020).

Saat memberikan sambutan, Airlangga

menyampaikan harapan, ekspor yang

dilaksanakan hari ini dapat dijadikan

rujukan untuk direplikasi di daerah lainnya.

“Ini adalah ekspor yang luar biasa dan

diharap dapat direplikasi diberbagai

daerah karena

kita adalah

negeri rayuan

pulau kelapa,”

ungkap Menko.

Komoditas
pertanian yang
diekspor yang

42 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Indonesia terus meningkat, meski di tengah Pandemi Ketua Asosiasi pelaku usaha Talas Beneng Pandeglang
Covid-19. Berdasarkan catatan Kementan, peningkatan Ardi Maulana menjelaskan, permintaan untuk Daun
komoditas tanaman pangan sebesar 14 persen. Talas Beneng kering ke Australia dan Selandia baru
mencapai 20 ton per bulan. “Sedangkan untuk
Dirjen Tanaman Pangan Suwandi dalam rapat virtual permintaan produk umbi gaplek Talas Beneng
koordinasi bersama para eksportir komoditas tanaman sebanyak 40 ton ke India dan 50 ton ke Turki,“ jelasnya.
pangan beserta instansi pemerintah dan stakeholder terkait
lainnya di Jakarta, Rabu (9/9/2020) mengatakan, peluang Di Jawa Timur ( Jatim), Direktur Perbenihan
ekspor komoditas tanaman pangan Indonesia masih sangat Tanaman Pangan Kementan Mohammad Takdir
besar, beberapa negara di Eropa, Afrika dan Asia Tenggara Mulyadi didampingi Kabid Dinas Tanaman Pangan
telah mengkonfirmasi permintaan produk tanaman Kabupaten Tuban Dharmadin Noor melakukan panen
pangan Indonesia seperti beras premium, beras organik, Pengembangan Petani Produsen Benih Jagung Hibrida
jagung, ubi jalar, kacang hijau, porang, dan lainnya. (P3BTP) Berbasis Korporasi di Kelompok Tani Cinde
Laras, Desa Paseyan, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten
Di sisi lain, Ketua Umum Komite Pengusaha UMKM Tuban, Jawa Timur Varietas Nasa 29 seluas 75 ha.
Indonesia Bersatu (KOPITU) Yoyok Pitoyo mendukung Takdir memberi apresiasi kepada petani Tuban yang
Program Gratieks. Dukungan ini disampaikannya saat telah 2 (dua) kali ini sukses membuat benih.
menghadiri silaturahmi dengan Mentan SyahruI di Dharmadin mengatakan, hasil panen kegiatan P3BTP
kantor Kementan RI, Jakarta, Rabu, (9/9/2020). Jagung Hibrida ini, provitasnya rata-rata mencapai lebih
dari 3,2 ton per ha glondong kering sawah (GKS) calon
”Bagi UMKM yang sudah melakukan ekspor perlu benih. Tahun depan rencananya ada penambahan
ada pengembangan pasar, salah satunya melakukan pengembangan pertanaman hasil F1 petani Tuban
penetrasi market di luar negeri. Untuk itu, kami di kecamatan lain seluas 3.000 ha dengan beberapa
akan menyukseskan dan bersinergi dalam Program macam varietas. ”Untuk tahap awal 200 ha, dan 50 ha
Gratieks,” ujar Yoyok. untuh show window. Bahkan, pada Oktober 2020 dengan
menggandeng Mitra Korporasi kita akan siapkan
Melepas dari Daerah ekspor benih ke Filipina dan Timor Leste, tahap awal
sebanyak 45 ton,” ungkapnya.
Sementara di Jawa Timur ( Jatim), Mentan Syahrul Yasin Di Sulawesi Tengah (Sulteng), Bupati Tojo Una-
Limpo (SYL) melepas ekspor komoditas pertanian Una (Touna) Mohammad Lahay SE MM mengapresiasi
berupa sayuran kubis sebanyak empat kontainer ke Program Gratieks yang digagas Mentan Syahrul.
Taiwan. Setiap kontainer berisikan 25 ton kubis dengan Pasalnya, gerakan yang juga sampai gemanya di
harga mencapai 40 ribu per kg. wilayahnya ini turut memberi semangat pelaku usaha,
petani dan juga peternak untuk terus berproduksi,
“Inilah yang kita sebut sebagai akselerasi pertanian. meningkatkan kualitas dan bahkan menembus
Dimana konsumsi nasional kita mampu meningkatkan pasar ekspor.
ketahanan pangan sekaligus punya nilai ekspor dan “Terakhir jagung Touna diekspor pada 2018 dan kini
diminati oleh masyarakat di seluruh dunia,” ujar dengan dukungan semua pihak dapat diekspor secara
Mentan saat ekspor Kubis di Kabupaten Malang, Kamis perdana pada 2020. Selamat!” katanya saat melepas
(3/9/2020). ekspor 6.100 ton dengan nilai Rp22 miliar tujuan
Filipina di Pelabuhan Mantangisi, Touna pada Jumat
Di Jawa Barat (Jabar), Kementan terus memacu aktivitas (11/9/2020). (tim humas)
ekspor pertanian di berbagai daerah, sehingga sektor
pertanian semakin tangguh dan berkontribusi terhadap
perekonomian nasional meski di masa Pandemi
Covid-19. Ekspor komoditas pertanian yang terus
berjalan salah satunya ubi jalar dari Jabar ke Hongkong.

Pelepasan ekspor sebanyak 30 ton ini dilakukan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Direktur Aneka Kacang
dan Umbi Kementan Amirudin Pohan, Bupati Bandung
Dadang Supriatna dan juga turut hadir serta jajaran
Forkopimda Jabar dan Kabupaten Bandung.

Di Banten, masa pandemi ini permintaan luar negeri
untuk Talas Beneng ternyata tidak menyurut. Selain
Belanda, ada lima negara baru yang menampung hasil
panen Talas Beneng asal Pandeglang. Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama Assoisasi
Talas Beneng Kabupaten Pandeglang terus menggenjot
produksi Talas Beneng asal Pandeglang ini.

43VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

TUNTUTAN
PRODUK HORTIKULTURA

SESUAI GAP

DALAM beberapa kesempatan, Menteri Pertanian penguatan kelembagaan terkait, seperti seperti BPTPH,
(Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu POPT, LPHP, Klinik PHT, desa pertanian organik, SIM DPI,
mendorong komoditas hortikultura untuk tampil SIG OPT, dan BBPOPT Jatisari di Kabupaten Karawang,
di kancah internasional. Sejalan dengan itu, Dirjen Jawa Barat (Jabar).
Hortikultura Prihasto Setyanto selalu mengingatkan
jajarannya untuk terus meningkatkan mutu buah dan Di sisi lain, pengembangan sektor pertanian
sayur berstandar ekspor. memerlukan strategi komprehensif dari hulu hingga
hilir. Pemanfaatan benih bermutu serta pengemasan
Era perdagangan global tidak mengandalkan hambatan yang baik adalah syarat produk pertanian memiliki
tarif, tetapi lebih menekankan pada hambatan teknis
berupa persyaratan mutu, keamanan pangan, serta
sanitary dan phytosanitary. Kondisi ini menuntut
negara-negara produsen untuk meningkatkan daya
saing produk antara lain buah dan sayur.

Menghadapi tuntutan untuk dapat menghasilkan
produk buah dan sayur yang aman konsumsi, bermutu
dan diproduksi secara ramah lingkungan, maka
perlu mengacu kepada ketentuan Good Agriculture
Practices (GAP). Hal ini sekaligus menindaklanjuti
amanat Peraturan Pemerintah (PP) No 86/2019 tentang
Keamanan Pangan yang relevan dengan kondisi
Indonesia (Indo GAP). GAP mencakup penerapan
teknologi yang ramah lingkungan, pencegahan
penularan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT),
penjagaan kesehatan, meningkatkan kesejahteraan
petani, dan prinsip penelusuran balik (traceability).

Sementara Direktorat Perlindungan Ditjen Hortikultura
Kementan merencanakan lima program utama pada
2021. Seluruh kegiatan menyasar pada pengamanan
produksi untuk peningkatan daya saing baik kuantitas
maupun kualitas, melalui pengendalian organisme
pengganggu tanaman (OPT) sesuai pengelolaan
hama terpadu (PHT) dan dampak perubahan iklim
(DPI). Dengan demikian produk yang dihasilkan aman
konsumsi dan ramah lingkungan.

“Produk yang dihasilkan juga layak ekspor karena
memenuhi persyaratan teknis SPS (sanitary and
phytosanitary) yang diatur WTO (Organisasi
Perdagangan Dunia),” ucap Direktur Perlindungan Ditjen
Hortikultura Sri Wijayanti Yusuf dalam keterangan
tertulis, Minggu (27/9/2020).

Kelima program tersebut, yakni memasifkan
gerakan pengendalian (gerdal) OPT; penerapan PHT;
penanganan DPI; menggencarkan bimbingan teknis
(bimtek), pengawasan dan evaluasi (monitoring and
evaluation/monev), dan pelaporan regulasi; serta

44 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

daya saing dan nilai tambah. berkualitas,” ujar Mentan saat melakukan kunjungan
kerja ke Kabupaten Malang, Kamis, (3/9/2020).
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura,
Ditjen Hortikultura Kementan Bambang Sugiharto Di Kepulauan Riau (Kepri), Mentan SYL melakukan
dalam keterangannya, Selasa (29/9) menyampaikan peninjauan ke Balai Benih Induk (BBI) Dinas Ketahanan
bahwa tantangan daya saing cukup kompleks dan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan di Tembeling,
tidak bisa dikerjakan secara parsial sehingha harus Toapaya Kabupaten Bintan, Kamis (24/9/2020) sekaligus
diselesaikan bersama-sama dari awal sampai akhir melakukan penanaman secara simbolis bibit buah
dan berkelanjutan. mangga dan panen buah naga.

Ada lima tantangan daya saing produk hortikultura. Balai Benih Induk Pertanian, lanjut Mentan, memiliki
Pertama, inkonsistensi mutu produk dan suplai. Kedua, peluang yang besar untuk pengembangan produk
harga produk mahal imbas tingginya biaya logistik pertanian khususnya di sektor hortikultura,
dan produksi. perkebunan. Dari lokasi ini, ke depannya bisa

Kemudian, produk belum didesain sesuai permintaan diproyeksikan untuk pengembangan sektor
pasar dan minimnya akses pemasaran. Lalu, diplomasi peternakan. Terlebih, posisi Kepri yang begitu dekat
perdagangan internasional lemah. “Terakhir, minimnya dengan negara tetangga merupakan modal kekuatan
pemanfaatan teknologi. Sehingga produk cepat perekonomian negara.
kadaluwarsa, mudah rusak, dan tidak menarik,”
jelasnya. Di Jawa Barat ( Jabar), Mentan mengunjungi perkebunan
durian Warso Farm di Jalan KH Halimi, Cijeruk, Bogor.
Mentan mengapresiasi kawasan agro edukasi dengan
jejeran pohon durian siap panen serta produksi
Komoditas Unggulan olahan yang siap jual. “Produksi seperti ini harus terus
dikembangkan,” ujarnya, Sabtu (19/9/2020).
Di Jawa Timur ( Jatim), Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL)
mendorong pengembangan bibit unggul di Kabupaten Perkebunan Durian Warso Farm berencana
Malang. Kabupaten ini memiliki potensi besar mengembangkan 13 ha lahan kosong untuk tanaman
dalam mengembangkan budidaya buah dan aneka buah naga dan durian di kaki Gunung Salak, Cijeruk,
tanaman hortikultura. Kabupaten Bogor. Pengembangan ini merupakan
upaya Warso Farm dalam memenuhi kebutuhan buah
“Kami hadir disini untuk memastikan bahwa program- Indonesia, khususnya kebutuhan pasar ekspor.
program yang ada di Malang akan terus kami dorong
demi menghadirkan bibit-bibit yang unggul dan Di Kabupaten Bandung, Pasar Tani Sabilulungan
di bawah binaan Dinas Pertanian, Perkebunan dan

45VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

Peternakan setempat berinisiatif menawarkan paket “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan
sayuran ke berbagai lembaga pemerintahan dan Solar Dryer dari Kementan. Pengeringan mangga
swasta. Gayung bersambut, rata-rata permintaan setiap menjadi olahan manisan kering tidak lagi dilakukan
minggu mencapai 2.000 paket sayuran dibanderol Rp15 secara tradisional, sehingga produk olahan yang
–20 ribu. dihasilkan lebih higienis,” ujar Sukardi dari Kelompok
Pengolah Danu Jaya.
“Kondisi ini kembali menggairahkan para petani
untuk bertanam sayur dan mengatur pola tanam Di tempat terpisah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
guna memenuhi permintaan pasar. Aneka produk Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
sayuran terus dibudidayakan oleh petani. Sekalipun Kabupaten Brebes merupakan salah satu pemerintah
pandemi, permintaan masih terus ada. Masyarakat daerah yang telah menginisiasi inovasi dengan
menyadari bahwa mengkonsumsi sayur-sayuran dapat melakukan pengembangan kawasan pisang di lahan
meningkatkan imun tubuh,” ujar Dirjen Hortikultura, sawah.
Prihasto Setyanto saat diwawancarai tertulis, Rabu
(16/9/2020). Baru-baru ini Brebes melakukan panen pisang di
lahan sawah Kecamatan Losari dengan hasil cukup
Di Kabupaten Cirebon, Kementan memfasilitasi membanggakan, 1.106 ton. Total rupiah yang bisa
bantuan kegiatan prasarana pengolahan berupa dihasilkan di atas lahan seluas 151 ha ini ditaksir
bangunan pengering tenaga surya (Solar Dryer). mencapai Rp2,5 miliar lebih, dengan asumsi bila rata-
Alat ini mampu mengatasi kendala yang dimiliki rata harga pisang Rp 2.500 per kg.
pengeringan tradisional. Tahun ini total bantuan
solar dryer yang diperuntukkan kepada petani Sementara demi meningkatkan harga cabai, petani di
sebanyak 88 unit. Salah satu kelompok penerima Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim mengolah cabai
bantuan tersebut adalah Kelompok Tani Pengolah Hasil menjadi produk olahan. Cara ini mampu mendongkrak
Danu Jaya, Kecamatan Kedawung. pendapatan petani yang mengeluhkan rendahnya

46 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

harga cabai. Dengan ketinggian 1100-1600 mdpl, Modoinding sangat
cocok sebagai lokasi pengembangan sayuran seperti
Salah satu komoditi yang cukup lama bertahan di kol, brokoli dan bawang daun.
titik terendah selama pandemi adalah cabai. Selama
beberapa pekan terakhir harga cabai tidak mampu Kelompok Tani Betania, yang berlokasi di Desa Linelean,
melaju di atas Rp 10 ribu per kilogram. Di beberapa Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan
wilayah bahkan sempat menembus titik terendah pada adalah salah satu kelompok tani yang mengembangkan
kisaran Rp2 ribu per kg. Pada angka ini biasanya petani aneka komoditas hortikultura.
memilih untuk tidak memanen cabainya, karena biaya
petik lebih mahal dibanding harga jual cabai. Di sisi lain, tak hanya bertanam sayur-sayuran,
menanam tanaman hias pot baik berupa bunga potong
Sedangkan dalam upaya membantu petani maupun daun potong juga menjadi pilihan. Dewasa ini,
memasarkan hasil panennya, Kementan melalui Pasar tanaman hias semakin diburu dan harganya melonjak
Mitra Tani melakukan pembelian langsung tomat naik. Banyak orang mencari tanaman hias yang unik
dan cabai dari petani di salah satu sentra produksi di dan cantik, menambah indah pekarangan rumah.
Kabupaten Malang.
Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menyebutkan,
Hadirnya Pasar Mitra Tani dalam menyerap hasil panen dengan banyaknya orang berada di rumah semasa
petani disebutkan Mentan Syahrul dalam berbagai pandemi, terkuak bahwa bukan hanya kebutuhan
kesempatan bertujuan untuk menjaga stabilitas bahan pangan untuk fisik yang diperlukan namun juga
pasokan dan harga pangan, agar masyarakat mendapat ‘asupan’ jiwa. “Banyaknya orang yang nyaman dengan
bahan pangan yang terjangkau, dan petani juga menikmati keindahan tanaman di dalam rumahnya,
memperoleh harga yang wajar. semacam healing, merelaksasi jiwa. Ini menjadi
peluang mendorong usaha tanaman florikultura.
Di Sulawesi Utara (Sulut), sayuran menjadi produk Usaha florikultura ini mulai menjadi alternatif bisnis,
hortikultura andalan yang banyak dikembangkan di terlebih akibat pengurangan karyawan di beberapa
Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan. perusahaan,” katanya. (tim humas)

47VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

POLA KEMITRAAN

JA DI SANDARAN

PETERNAK

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus bulan November sampai Desember 2020. “Di dalam
berupaya melakukan stabilisasi usaha ayam SE tersebut juga disebutkan kewajiban penyerapan
potong, salah satunya dengan pola kemitraan. livebird dari internal dan eksternal perusahaan
Mendorong peternak ayam potong mengikuti pembibit berdasarkan market share,” jelas Nasrullah.
kemitraan yang diyakini sudah terbukti menguntungkan
bagi peternak. Kementan juga terus komitmen memperjuangkan
agar harga ayam peternak rakyat membaik atau
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menguntungkan. Bahkan, Kementan juga menjamin
menilai pola kemitraan usaha ayam potong (broiler) keberlangsungan usaha peternakan rakyat dengan
memberikan perlindungan kepada peternak. Melalui memberikan berbagai bantuan dan pendampingan.
kemitraan usaha, peternak mendapatkan jaminan “Kementan di bawah bimbingan dan arahan Mentan
kepastian usaha dan risiko terhadap fluktuasi harga. Syahrul Yasin Limpo berjuang untuk kepentingan
“Bahkan dalam kondisi menurunnya harga ayam hidup peternak rakyat,” ujar Direktur Perbibitan dan
atau livebird (LB) saat ini, pola kemitraan menjadi
sandaran peternak mendapatkan penghasilan yang
layak,” ujarnya di sela-sela kunjungannya ke Balai
Veteriner Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2020).

Dalam kemitraan usaha ayam potong, peternak sebagai
pihak plasma mendapatkan jaminan pasokan DOC (Day
Old Chicken), pakan ternak, obat vaksin desinfektan
(OVD) dan jaminan pemasaran sesuai harga kontrak
mengacu perjanjian tertulis dengan perusahaan
sebagai pihak inti.

Peternak plasma hanya menyediakan kandang,
sarana peralatan dan tenaga kerja untuk memelihara
ayam potong sejak DOC sampai panen. Kemudian
perusahaan berkewajiban menyerap seluruh hasil
panen peternak dalam bentuk ayam hidup/livebird (LB)
dengan harga kontrak.

Sementara Kementan melalui Ditjen Peternakan dan
Kesehatan Hewan (PKH) terus berupaya menjaga
stabilisasi supply dan harga livebird (ayam hidup)
di tingkat peternak. Dirjen PKH Nasrullah juga telah
menerbitkan Surat Edaran (SE) Dirjen PKH No.
09246T/SE/PK/230./F/08/2020 Tentang Pengurangan
DOC FS Melalui Cutting HE Umur 18 Hari, Penyesuaian
Setting HE dan Afkir Dini PS 2020. “Seluruh perusahaan
pembibit juga berkomitmen mematuhi pelaksanaan SE
Dirjen PKH ini,” ujar Nasrullah.

Selain itu, diatur juga pengendalian supply melalui
cutting Hatching Egg (HE) umur 18 hari dan
pengurangan jumlah setting HE di mesin setter akan
mengurangi supply DOC FS bulan September-Oktober
2020. Sementara dampak afkir dini Parent Stock (PS)
secara bertahap akan mengurangi supply DOC FS mulai

48 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020

Produksi Ternak, Ditjen PKH Kementan Sugiono saat laboratorium dan kandang utama Balai Embrio Ternak
menerima audiensi para peternak ayam terkait aspirasi (BET) Cipelang, Bogor, Jawa Barat. Di lokasi itu, Mentan
perlindungan terhadap keberlangsungan budidaya memantau produksi peranakan hingga perawatan sapi
ayam broiler di aula Gedung D Kementan, Jakarta, melalui sentuhan teknologi canggih.
Selasa (1/9/2020).
“Saya harap setiap tahun selalu ada akselerasi untuk
Sugiono menjelaskan, sesuai instruksi dari Mentan menghadirkan bibit yang banyak semennya dan banyak
SYL, Kementan konsisten perjuangkan kendala para inseminasinya secara massal,” ujar Mentan, Sabtu
peternak. Permentan No 32/2017 tentang penyediaan, (19/9/2020).
peredaran dan pengawasan ayam ras serta telur
konsumsi disusun untuk melindungi peternak Sementara itu, Ditjen PKH berupaya meningkatkan
rakyat mandiri. populasi sapi dan produksi daging sapi melalui Program
Kegiatan Pengembangan 1.000 Desa Sapi. Pelaksanaan
program ini sendiri merupakan instruksi dari Presiden
Joko Widodo ( Jokowi), dan dalam pelaksanaannya
ditindaklanjuti melalui Mou Menteri Pertanian dan
Panglima TNI Nomor 10/MOU/HK.220/M/4/2020
pada 1 April 2020 tentang Dukungan Pelaksanaan
Program Pembangunan Pertanian.

”Sesuai arahan Mentan, kita perlu bersinergi dalam
mengoptimalkan program untuk mencapai keberhasilan
Pengembangan 1.000 Desa Sapi. Dengan program
ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan
peternak,” ujar Dirjen PKH Nasrullah.

Di Surabaya, Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU)
Bidang Kesehatan di bawah Ditjen PKH, Pusat Veteriner
Farma (Pusvetma) melakukan vaksinasi rabies dengan
cara drive thru. Vaksinasi ini dilakukan di halaman
dan lapangan depan perkantoran Pusvetma, Senin
(28/9/20).

Vaksinasi drive thru ini merupakan serangkaian
kegiatan untuk memperingati HUT Pusvetma yang
ke-68 dan Hari Rabies Sedunia setiap 28 September.
Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi pemerintah
dalam mengingatkan masyarakat bahwa rabies masih
merupakan masalah kesehatan di Indonesia.

Dirjen Nasrullah mengatakanm sosialisasi tentang
rabies ini memang sangat penting. Karena, rabies
masih dianggap sebagai penyakit berbahaya.”Rabies
ini merupakan salah satu penyakit zoonosis yang
mematikan di dunia. Setiap sembilan menit satu orang
meninggal. Bahaya sekali,” tandasnya. (tim humas)

“Permentan No 32 disusun melingkupi semua aspek.
Tidak ada lagi kuota kuota, sehingga semua integrator
akan mendapat bagian hilir. Jadi pemerintah hingga
saat ini masih terus berjuang untuk kesejahteraan
peternak. Kita secara serius konsisten menangangani
aspirasi para peternak,” tandasnya.

Sapi dan Rabies

Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau proses
Inseminasi Buatan (IB) sapi lokal dan internasional di

49VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN

50 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020


Click to View FlipBook Version