VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020
Proyek Food Estate Kalteng dan Sumut
ROLE
MODEL
PROVINSI LAIN
www.pertanian.go.id
Salam Redaksi
PENGARAH: PRESIDEN Republik Indonesia
(RI) Joko Widodo ( Jokowi)
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian
menunjukkan keseriusannya
PENANGGUNG JAWAB:
terhadap proyek pengembangan
Kepala Biro Humas
dan Informasi Publik kawasan Food Estate atau lumbung
PENYUNTING: pangan. Ini ditunjukkan dengan
Drh. Moch. Arief Cahyono, M.Si kehadirannya ke kawasan proyek
PELAKSANA: Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah
Abiyadun, SE, MM (Kalteng) pada Kamis (8/10/2020) dan Kabupaten Humbang
ANGGOTA: Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa
Dra. Ria Satiti (27/10/2020).
Imam Santoso, SE
Alice Raga Dewi, S.Sos Kawasan Food Estate di Kalteng akan digarap seluas 168.000
Hendrayani Yacub, S.Sos hektare (ha) dan pada 2020 dikerjakan seluas 30.000 ha sebagai
model percontohan. Ini terdiri lahan di Kabupaten Pulang Pisau
Makmur, SE seluas 10.000 ha dan Kapuas 20.000 ha.
VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 Pengembangan jangka panjang di Kalteng meliputi penyediaan
lahan baru berupa rehabilitasi lahan yang ada dengan
Proyek Food Estate Kalteng dan Sumut meningkatkan sarana pendukung produktivitas lahan, terutama
dari sisi pengairan dan drainase di lahan rawa.
MORDOELLEPROVINSI LAIN
Area Food Estate ini adalah sisa dari lahan ’Program Sawah
www.pertanian.go.id Sejuta Hektare’ yang dirintis Presiden Soeharto sekitar 30 tahun
silam. Pada 2020 hingga 2021 ini terdapat 30 ribu hektare (ha)
Isi diluar tanggungjawab percetakan areal yang pertama akan digarap. Seluas 110 ribu ha lainnya
Dilarang mengutip tanpa izin akan dilaksanakan pada anggaran 2022-2023 yang dibuat
lebih produktif. Selebihnya, diharapkan bisa dilanjutkan oleh
Majalah Warta Pertanian pemerintahan berikutnya.
Melalui APBN, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp1,9
triliun sampai dua tahun ke depan. Pada tahap pertama 2020,
lahan yang akan direhabilitasi seluas 1.210 ha dengan dana Rp73
miliar. Berikutnya, tahap kedua 2021 seluas 3,330 ha senilai
Rp484,3 miliar, dan tahap ketiga perbaikan irigasi seluas 22,65
ha dengan anggaran Rp 497,2 miliar. Untuk 110 ribu ha lain yang
akan dikerjakan 2022-2023 masih dalam tahap pembahasan.
VOLUME XXI/EDISI SEPTEMBER 2020 Di kawasan Food Estate Kalteng akan dikembangkan komoditas
padi dan singkong, serta hortikultura, peternakan hingga
perikanan. Kawasan pengembangan Food Estate itu juga
akan dijadikan sebagai lahan percontohan dengan penerapan
penggunaan teknologi pertanian modern, sehingga budidaya
pertaniannya berbeda dari cara tradisional.
Sementara Sumut memiliki potensi lahan yang dapat
dikembangkan seluas 61.042 ha ha tersebar di empat kabupaten
antara lain Kabupaten Humbahas, Pakpak Barat, Tapanuli
Tengah, dan Tapanuli Utara. Namun untuk kawasan Food Estate,
akan dibangun di lahan seluas 30.000 ha.
Pada 2020 target pembukaan lahan untuk pembangunan Food
Estate Humbahas seluas 1.000 ha yang sumber dananya dari
APBN Kementan seluas 215 ha dan swasta 785 ha.
www.pertanian.go.id Kawasan lumbung pangan Humbahas merupakan
pengembangan lahan pertanian berbasis hortikultura
sebagai komoditi utama. Terdapat tiga komoditi yang akan
dikembangkan di kawasan Food Estate Humbahas di antaranya
kentang, bawang merah, dan bawang putih.
Dalam proyek pengembangan lumbung pangan baru, baik di
Kalteng maupun di Sumut menerapkan pola bisnis terintegrasi.
Dari proses ini, kemudian akan disempurnakan dan dapat
menjadi contoh bagi pengembangan lumbung pangan serupa di
provinsi-provinsi lainnya.
Pundi-pundi rupiah akan mengalir kompetitif dari Program Food
Estate yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional
2020-2024. Dengan demikian, selain dapat menciptakan
lapangan kerja di pedesaan, pemberian perlindungan sosial, dan
memastikan ketahanan pangan nasional, serta mengantisipasi
dampak Pandemi Covid-19, juga dapat meningkatkan
pendapatan keluarga petani. (*)
DAFTAR ISI | VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
17 5 5
28 38
48 Kawasan pengembangan Food Estate
merupakan salah satu Program Strategis
Nasional 2020-2024 untuk membangun
lumbung pangan nasional.
16
Masyarakat Indonesia diminta jangan
panik dan resah. Ini karena pemerintah
menjamin ketersediaan beras aman
hingga akhir 2020.
24
Pandemi Virus Corona atau Covid-19
memberi makna yang berbeda bagi
perayaan Hari Pangan Sedunian (HPS)
tahun ini.
30
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92
pada tahun ini memiliki makna dan spirit
baru bagi sejumlah anak muda yang
menekuni sektor pertanian.
36
Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker)
klaster pertanian memiliki kepentingan
strategis dalam mensejahterakan petani.
44
Produksi kopi Indonesia tampaknya
semakin ‘harum’ dan nikmat. Ini ditandai
dengan permintaan pasar global yang
kian meningkat.
48
Kementerian Pertanian (Kementan)
melalui Direktorat Jenderal Peternakan
dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) merilis
introduksi rumpun sapi baru, Wagyu
melalui Surat Keputusan (SK).
3VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Proyek Food Estate Kalteng dan Sumut
ROLE MODEL
PROVINSI LAIN
4 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Kawasan pengembangan Food Estate atau lumbung pangan baru menjadi
perhatian serius Pemerintah Pusat, khususnya dari kepala negara.
Secara berturut-turut, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampangi
Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo meninjau langsung Food Estate
di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara.
KAWASAN pengembangan Food Estate (Mentan) RI Syahril Yasin Limpo (SYL) dan sejumlah
merupakan salah satu Program Strategis pejabat terkait selalu mendampingi orang nomor
Nasional 2020-2024 untuk membangun satu di Indonesia itu.
lumbung pangan nasional. Upaya ini dapat
menciptakan lapangan kerja di pedesaan, pemberian Di Kalteng, Jokowi melakukan kunjungan lapangan
perlindungan sosial, meningkatkan pendapatan ke Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu,
keluarga petani, dan memastikan ketahanan pangan Kabupaten Pulang Pisau. Kunjungan ini dalam rangka
nasional, serta mengantisipasi dampak Pandemi meninjau lumbung pangan, proses olah tanah, dan
Covid-19. tanam padi, keramba ikan, serta peternakan bebek.
Untuk mewujudkan kawasan Food Estate, Presiden “Jadi saya kembali lagi Kalimantan Tengah, khususnya
Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ( Jokowi) sekarang ini ada di Kabupaten Pulang Pisau ingin
memiliki perhatian khusus. Ini ditunjukkan dengan memastikan dimulainya Food Estate,” ujarnya dalam
kehadiran kepala negara dua periode itu ke kawasan keterangan persnya pada Kamis (8/10/2020).
proyek Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau,
Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis (8/10/2020) Presiden menyampaikan bahwa kawasan Food Estate
dan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), di Kalteng akan digarap seluas 168.000 hektare (ha)
Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa (27/10/2020). dan pada 2020 dikerjakan seluas 30.000 ha sebagai
model percontohan. Ini terdiri lahan di Kabupaten
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian Pulang Pisau seluas 10.000 ha dan Kapuas 20.000 ha.
5VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
“Di sini misalnya pemupukan kita memakai drone, pengembangan Food Estate di Kabupaten Humbahas,
untuk membajak sawah memakai traktor apung. Saya Sumut. Presiden melakukan pengecekan terhadap
tanya tadi satu hari bisa berapa hektare? Operator benih dan menyaksikan pengolahan lahan tanam
mengatakan bisa dua hektare. Inilah kecepatan,” berbasis teknologi modern dengan penerapan
terangnya. mekanisasi pertanian serta penanaman bibit komoditas
hortikultura yang telah disiapkan.
Jokowi menambahkan, pengembangan kawasan
lumbung pangan yang digarap berskala besar, sehingga Dalam kunjungan ini, selain Mentan SYL, ada hadir pula
mekanisasi alat-alat modern sangat diperlukan. Selain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar
itu, di kawasan yang sama akan dibuat pengembangan Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
berbagai komoditas meliputi komoditas tanaman
pangan, komoditas hortikultura, perkebunan dan
peternakan serta perikanan
“Lumbung pangan ini mengkombinasikan antara sawah
yang ditanam padi kemudian di pinggirnya ditanam
jeruk, bawang merah, dan kelapa. Kita harapkan nanti
yang dihasilkan, petani bukan hanya padi, tapi ada
jeruk, kelapa dan yang lainnya,” ujar mantan Gubernur
DKI Jakarta ini.
Jokowi mengatakan, kombinasi-kombinasi model bisnis
akan diterapkan di kawasan Food Estate ini sebagai
tahapan percontohan, sehingga ke depan jika upaya ini
berhasil, maka akan direplikasi ke daerah lain.
Selain itu, Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas memiliki
hamparan lahan luas dan semuanya datar, kekayaan
airnya melimpah serta tanah yang subur sehingga
sangat sayang sekali jika tidak dimanfaatkan supaya
lahan menjadi produktif.
“Dengan cara-cara ini kita harapkan pendapatan
petani akan naik, tidak hanya dari padi, tapi juga dari
jeruk, bawang merah, kelapa, ikan ditambah juga itik,”
tandasnya.
Selain itu, Jokowi juga meninjau kawasan
6 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
(LHK) Siti Nurbaya Bakar, dan Gubernur dikerjakan Food Estate. Kita memiliki dua lokasi yang akan kita pakai
Sumut Edy Rahmayadi. untuk memulai program pengembangan Food Estate, yang pertama di
“Siang ini kita berada di Sumut, tepatnya Sumut, lalu kedua di Kalteng” ujar Jokowi saat memberikan keterangan
di Kabupaten Humbang Hasundutan. persnya di Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas,
Di sini sesuai dengan rencana akan Selasa (27/10/2020).
“Kita semua harus bekerja Presiden menjelaskan bahwa kawasan lumbung pangan Kabupaten
keras dan bekerja sama Humbahas merupakan pengembangan lahan pertanian berbasis
dilandasi dalam upaya hortikultura sebagai komoditi utama. Terdapat tiga komoditi yang
penyediaan tambahan akan dikembangkan di kawasan Food Estate Humbahas di antaranya
stok pangan nasional. kentang, bawang merah, dan bawang putih.
Semoga wabah Covid-19
ini segera berakhir dan “Dan yang akan ditanam di sini seperti kita lihat ini adalah tempat
aktivitas kembali normal, dimulainya Food Estate di Sumut, yaitu untuk tanaman pertama
sehingga perekonomian kentang, yang kedua bawang merah, dan yang ketiga bawang putih.
masyarakat Insya Allah ini sudah dimulai tanamnya dan hasilnya akan kita lihat
bangkit kembali,” kira-kira nanti dua sampai dua setengah bulan,” ucap Jokowi.
Syahril Yasin Limpo
Menteri Pertanian RI
7VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Sumut memiliki potensi lahan yang dapat dikembangkan Estate akan dibangun model bisnis korporasi petani
seluas 61.042 hektare (ha) tersebar di empat kabupaten dengan melibatkan kelompok tani di lahan per 100 ha,
antara lain Kabupaten Humbahas, Pakpak Barat, dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di lahan per
Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. Namun untuk 1.000 ha.
kawasan Food Estate Sumut akan dibangun di lahan
seluas 30.000 ha. “Semua dalam bentuk hilirisasi dan semua industrinya
harus dirancang dengan baik. Pengembangan lahan
“Di Kalteng akan dibangun Food Estate khusus untuk Food Estate ini merupakan model percontohan,
padi dan singkong. Di sini ada luas lahan sekitar 60.000 sehingga didalamnya kita harus kembangkan korporasi
ha. Dan yang akan digunakan untuk Food Estate seluas dalam kelompok yang besar,” ucapnya di Kalteng.
30.000 ha yang tersebar di Kabupaten Humbahas,
Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Pakpak Barat, dan Saat ini, khususnya pada masa Pandemi Covid-19, sektor
di beberapa titik yang tersebar di Sumut,” jelasnya. pertanian memberikan pertumbuhan positif sebesar
16,24 persen pada Kuartal II (q to q). Oleh karena itu,
Presiden mengatakan, dalam proyek pengembangan diperlukan upaya khusus untuk tetap mempertahankan
lumbung pangan baru, baik di Kalteng maupun di keamanan dan ketersediaan pangan demi terciptanya
Sumut ingin melihat proses bisnis terintegrasi yang kondisi masyarakat yang damai dan sejahtera.
nantinya akan dijalankan. Dari situ kemudian akan
disempurnakan dan dapat menjadi contoh bagi “Kita semua harus bekerja keras dan bekerja sama
pengembangan lumbung pangan serupa di provinsi- dilandasi dalam upaya penyediaan tambahan stok
provinsi lainnya. pangan nasional. Semoga wabah Covid-19 ini segera
berakhir dan aktivitas kembali normal, sehingga
“Saya rasa kita ingin melihat model bisnisnya seperti perekonomian masyarakat bangkit kembali,”
apa, proses bisnis yang akan dilakukan di sini seperti tandas SYL.
apa, hitung-hitungannya sudah ada. Ini akan menjadi
contoh (role model, red) untuk provinsi-provinsi lain Di Sumut, Mentan Syahrul mengatakan, pengembangan
yang ingin membuat Food Estate,” katanya. proyek Food Estate akan digarap para perusahaan dan
industri besar. Selain itu, peran besar dari masyarakat
Sementara itu, Mentan Syahrul menambahkan, Kabupaten Humbahas baik di hulu hingga hilir juga
pengembangan kawasan Food Estate di Kalteng harus dilibatkan secara aktif.
dilakukan dengan teknologi optimalisasi lahan rawa
secara intensif. Ini untuk meningkatkan produksi dan “Selalu saja Bapak Presiden meminta supaya pelibatan
Indeks Pertanaman (IP). masyarakat setempat secara maksimal dilakukan
dan itu akan kita coba lakukan untuk kesejahteraan
Pengembangan pertanian dilakukan melalui teknologi masyarakat Humbahas,” tegasnya.
modern yang sudah ada. Kawasan pengembangan Food
8 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Teknologi Modern produksi pertanian.
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, sesuai Kelompok tani akan menggarap lahan seluas 100 ha,
arahan Presiden Jokowi, kawasan pengembangan sehingga nantinya lahan per 1.000 ha akan digarap oleh
Food Estate di Kalteng akan dijadikan sebagai lahan gabungan kelompok tani (gapoktan) dan kemudian ada
percontohan dengan penerapan penggunaan teknologi korporasi yang lebih besar lagi untuk 10.000 ha.
pertanian modern, sehingga budidaya pertaniannya
berbeda dari cara tradisional. “Begitu banyak koreksi selama di lapangan. Kami (lintas
kementerian, red) secara serentak akan turun, tetapi
“Bapak presiden hadir di Pulang Pisau untuk melihat pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat Kalteng
progres pengerjaan Food Estate yang kita rencanakan serta para bupati tentu akan menjadi utama dalam
hadir di Kalteng ini,” ujar Mentan saat diwawancarai penanganan pangan yang ada,” tutur Syahrul.
usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau progres
Food Estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Sementara di Kabupaten Humbang Hasundutan
Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng pada Kamis (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut) dilakukan
(8/10/2020). terobosan melalui pengembangan kawasan Food Estate
hortikultura berbasis korporasi.
Mentan menambahkan, dalam pengembangan
kawasan Food Estate di Kalteng akan dibangun model Mentan Syahrul menyampaikan bahwa total luas
bisnis berbasis korporasi pertanian. Nantinya akan areal yang dipersiapkan kurang lebih mencapai 1.000
dilakukan pengembangan lumbung pangan secara ha. Kemudian areal yang sedang dalam penggarap
terintegrasi mencakup berbagai komoditas seperti seluas 215 ha.
tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, bahkan
peternakan di suatu kawasan. “Sesuai arahan bapak presiden kurang lebih ini areal
yang sudah kita persiapkan sebagai lahan percontohan
“Bapak presiden, bahkan sedikit menekankan bahwa utama. Selanjutnya Kemeterian Pertanian (Kementan)
rakyat (petani, red) nantinya jangan jual gabah lagi hanya bisa masuk setelah Kementerian LHK dan PUPR
harus jual beras. Artinya semua harus hilirisasi dan serta lainnya selesai,” ujar Mentan saat mendampingi
industrinya harus dirancang dengan baik,” ucapnya. Presiden Jokowi meninjau proyek Food Estate di
Humbahas, Selasa (27/10/2020).
SYL menambahkan, dalam proyek lintas kementerian
ini penerapan mekanisasi serta teknologi pertanian Menurut Mentan, dalam pengembangan kawasan
diharapkan dapat mengoptimalkan rawa menjadi di Sumut akan dibangun model industri hulu-hilir,
lahan pertanian produktif dan meningkatkan termasuk pascapanen. Sehingga nantinya akan ada
‘market place’ seperti pasar modern.
“Kami memang menargetkan pada peningkatan luas
tanam dan produksi komoditas bawang merah, bawang
putih dan kentang serta memperkuat kerjasama dan
sinergi antar petani dengan stakeholders terkait,”
katanya.
Lebih lanjut Mentan mengutarakan, pihaknya
juga akan meningkatkan kapasitas petani dengan
membentuk Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) untuk
pengembangan komoditas hortikultura dan penyiapan
benih hortikultura bermutu.
Sebagaimana diketahui, tujuan Food Estate berbasis
hortikultura, yaitu untuk membangun kawasan
hortikultura terpadu yang berdaya saing, ramah
lingkungan dan modern, mendorong sinergitas dengan
stakeholders dalam pengembangan Food Estate
berbasis hortikultura, serta mendorong terbentuknya
kelembagaan petani berbasis korporasi.
“Ada sekitar tujuh investor yang sudah siap dan
tentunya akan mendukung omzet untuk kesejahteraan
para petani,” tegasnya.
Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menyampaikan
bahwa banyak sasaran yang ingin dicapai dari
pembangunan Food Estate ini. Tidak hanya peningkatan
luas tanam dan produksi bawang merah, bawang
9VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
putih, dan kentang, tetapi juga memperkuat kerja Terpisah, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana
sama dan sinergitas petani dengan stakesholders Pertanian (Dirjen PSP) Sarwo Edhy mengatakan,
terkait, sekaligus meningkatkan kapasitas petani serta pengembangan kawasan Food Estate di Kalteng
membentuk kelembagaan ekonomi petani. dilakukan dengan teknologi optimalisasi lahan rawa
secara intensif guna meningkatkan produk dan indeks
“Skema yang pas untuk menggerakkan agribisnis Food pertanaman (IP).
Estate ini adalah korporasi kemitraan antara petani dan
investor. Petani sebagai sumberdaya manusia (SDM) Komponen teknologi dengan sebutan ‘Rawa Intensif,
yang ada disini merupakan pemilik lahan, sekaligus Super, dan Aktual’ (RAISA), yakni dengan menggunakan
sebagai tenaga kerja produktif,” jelasnya. Varietas Unggul Baru (VUB) potensi hasil tinggi,
pengelolahan lahan, Tata Air Mikro (TAM) pembenah
Namun begitu, lanjut Prihasto, petani memiliki tanah, pemupukan berimbang, pengendalian OPT
keterbatasan modal. Untuk mengatasi masalah (Organisme Pengganggu Tanaman) terpadu, dan
tersebut, peran KUR (Kredit Usaha Rakyat) menjadi mekanisasi pertanian.
penting. Setiap pinjaman memerlukan jaminan di bank,
maka dibutuhkan sosok investor yang berfungsi sebagai “Food Estate merupakan budidaya yang
off taker penyerapan hasil produksi petani dan mampu multikomunitas. Jadi para petani tidak hanya menanam
menyediakan benih, pupuk dan sparodi lainnya. padi bisa menanam komoditas lain, yakni hortikultura,
tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan
Perlu diketahui, pada 2020 target pembukaan lahan perikanan seperti tanam jeruk, pisang yang bisa di
untuk pembangunan FE Humbahas seluas 1.000 ha yang tanam di pinggir sawah,” jelasnya.
sumber dananya dari APBN Kementan seluas 215 ha dan
swasta 785 ha. Pihak swasta yang telah menanamkan Sarwo mengatakan, untuk pengembangan Food Estate
modal untuk pengembangan kawasan di antaranya PT di Kalteng dengan lahan percontohan seluas 30.000 ha
Indofood, PT Calbee Wings, PT Champ, PT Semangat yang akan di garap tahun 2020 dimana lahan seluas
Tani Maju Bersama, PT Agra Garlica dan PT Agri Indo 10.000 ha berada di kabupaten pulang pisau dan lahan
Sejahtera, dan PT Karya Tani Semesta. seluas 20.000 ha berada di kabupaten kapuas.
10 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
“Lahan ini lahan intensifikasi artinya jaringan irigasinya Perekonomian Kalteng juga dijamin semakin cerah
sudah baik, baik itu irigasi primer, irigasi sekunder seiring digulirkannya Program Food Estate. Lokasinya
maupun irigasi tersier itu yang kita optimalkan berada di Belanti Siam, Pandih Batu, dan Pulang Pusau.
di 2020 ini seluas 30000 hektar,” ucap Sarwo. Launchingnya dilakukan langsung oleh Presiden RI
Jokowi. Memiliki luas potensial 164,6 ribu har, Food
Sarana alat mesin pertanian (alsintan) pun disediakan Estate mengembangkan pendekatan pertanian dari
dengan total mencapai 1.232 unit yang terdiri dari hulu-hilir. Untuk luas fungsional sekitar 85,45 ribu ha;
traktor roda dua, traktor roda empat, dan transplanter. lalu 79,1 ribu ha merupakan luas fungsional.
Selain itu, teknologi drone juga dihadirkan untuk
menanam dengan sistem tabur. “Dari awal program ini sangat bagus secara ekonomi.
Ada banyak manfaat ekonomi yang didapat petani
Ketersediaan sarana produksi untuk 30.000 ha dan masyarakat dalam pengelolaan satu kawasan
pada 2020 ini pun terpenuhi. Yakni terdiri dari dolomit Food Estate. Semua potensi ini dikembangkan secara
satu ton per ha, herbisada empat liter per ha, pupuk komprehensif dan terukur,” ungkap Mentan Syahrul
hayati empat liter per ha, urea 200 kg per ha, NPK 200 kg Yasin Limpo (SYL), Kamis (8/10/2020).
per ha. Ketersediaan benih pun tercukupi meliputi benih
padi, benih hortikultura --jeruk, kelengkeng, durian, “Food Estate akan menjadi sentra ekonomi baru
dan cabai--, kelapa genjah, itik, dan kandangnya. bagi Kalteng, bahkan Indonesia. Aktivitas pertanian
dilakukan komprehensif dengan basis korporasi.
“Dengan percontohan ini yang sudah dibuat, kita Komoditasnya sangat beragam dengan value ekonomi
mendorong para petani untuk merubah mindset besar. Intinya, Food Estate akan terus mendongkrak
dari pola bertani tradisional ke pola bertani secara perekonomian masyarakat selain lumbung pangan
modern tentunya dengan menggunakan mekanisasi,” nasional,” terangnya.
tandas Sarwo.
Diintegrasikan dengan komoditas lain, Food Estate
Kalteng mengembangkan budidaya itik. Spesies yang
dikembangkan ada dua, yaitu Itik Alabimaster-2 Agrinak
Rupiah Mengalir dan Itik Mojomaster-1 Agrinak. Itik Alabimaster-1
memiliki kemampuan produksi telur 128 butir dengan
Pundi-pundi rupiah akan mengalir kompetitif dari berat 0,8 gram pada enam bulan awal. Bila berumur
Program Food Estate Kalimantan Tengah (Kalteng). setahun, produksinya menjadi 287 butir per ekor. Itik
Selain padi rawa, Food Estate diperkirakan akan jenis ini mulai bertelur pada usia 177 hari.
menghasilkan beragam komoditi dengan nilai ekonomi
menjanjikan hingga Rp14 juta per bulan per orang. Profil kompetitif juga dimiliki Itik Mojomaster-1 yang
Produknya mulai dari hortikultura, peternakan mulai bertelur pada usia 120 hari. Pada usia enam
hingga perikanan. Dengan mengoptimalkan luas bulan, Itik Mojomaster-1 menghasilkan telur 120 butir
lahan 30 ribu hektare (ha), integrasi beragam produk per ekor. Jumlahnya melonjak jadi 238 butir per ekor
tersebut dipercaya membuat petani semakin sejahtera.
11VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
12 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
“Dengan cara-cara saat masuki usia satu tahun. Berat telurnya mencapai
ini kita harapkan 60,2 gram per butir. Saat berusia satu tahun, itik rata-
pendapatan petani akan rata dijual dengan harga Rp90 ribu per ekor. Itik dijual
naik, tidak hanya dari untuk dikonsumsi dagingnya.
padi, tapi juga dari jeruk,
bawang merah, kelapa, Keuntungan ekonomi semakin besar karena harga
ikan ditambah juga itik,” telur itik mencapai Rp2 ribu/butirnya. Untuk berat
satu kg terdiri dari sekitar 20 butir telur itik. “Integrasi
Joko Widodo itik dan komoditi lain dalam Food Estate tentu
menguntungkan. Ada banyak sekali lini pendapatan
Presiden RI dengan nilai potensial yang dimiliki oleh petani.
Dengan profil positif seperti ini, daerah lain di
Indonesia bisa mencontohnya,” tegas Syahrul.
Selain itik, Food Estate juga mengembangkan produk
perikanan. Jenis ikan yang dikembangkan adalah lele
(Clasias Gariepinus) dan ikan kapar belmeah (Belontia
Haseti). Ikan-ikan ini dipelihara pada karamba dengan
ukuran 3x3x1,5 meter. Total ada 168 karamba yang
sedang dikembangkan di irigasi sekunder. Dalam satu
karamba menghasilkan 500 ekor lele besar.
Kompetitif dikembangkan, budidaya lele memberikan
banyak manfaat. Nilai ekonominya pun dihasilkan
dari berat panen lele sekitar 200 gram per ekor.
Harga jualnya mencapai Rp20 ribu per kg dengan
siklus panen tiga kali dalam setahun. Selain ekonomi,
lele juga memiliki kandungan gizi yang bagus. Ada
energi 240 Kkal, 17,57 gram protein, lemak 14,53 gram
hingga 13,6 gram asam lemak Omega 3.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM
Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menambahkan,
Food Estate didesain sebagai penghasil pendapatan
yang komplek, apalagi pendekatannya secara
korporasi. ”Ada banyak manfaat ekonomi yang diraih,
selain produktivitasnya. Selain kualitas, kami memang
terus menaikan produktivitasnya melalui inovasi dan
teknologi,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Food Estate juga
mengembangkan budidaya jeruk siam Pontianak.
Jeruk ini mampu menghasilkan 75-200 kg per pohon
per tahun. Umur panen idealnya berada pada 1,5
hingga dua tahun.
Sebagai strategi mengoptimalkan produktivitasnya,
Kementan melalui BPPSDMP melakukan banyak
pelatihan. Tema pelatihannya di antaranya integrasi
padi-kelapa genjah-itik. Pelatihan lainnya adalah
tumpangsari padi-kelapa genjah.
“Impact Food Estate luar biasa. Dalam tiga tahun,
pendapatan petani bisa meningkat tujuh kali lipat.
Semuanya sudah dihitung. Kami juga melakukan
berbagai upaya untuk menaikan produktivitas dan
kualitas produk-produk Food Estate. Kami akan terus
support, termasuk penguatan sumberdaya manusia
(SDM) untuk melahirkan inovasi terbaik. Kalau Food
Estate dikembangkan maksimal, tentu manfaatnya
akan luar biasa,” ujar Dedi. (tim humas)
13VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
14 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
15VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Masyarakat Jangan Panik,
Stok Beras Surplus
MASYARAKAT Indonesia diminta jangan panik
dan resah. Ini karena pemerintah menjamin
ketersediaan beras aman hingga akhir 2020.
Memenuhi kebutuhan konsumsi, stok beras diprediksi
surplus sekitar tujuh juta ton pada Desember 2020.
Jaminan ketersediaan pangan tersebut jadi indikasi
keberhasilan program Kementerian Pertanian
(Kementan). Apalagi, Kementan saat ini punya
program Komando Strategis Pembangunan Pertanian
(Kostratani) dan kawasan pengembangan Food Estate.
Jaminan ketersediaan beras sepanjang tahun ini
disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
Yasin Limpo (SYL) melalui agenda ‘Mentan Sapa Petani
dan Penyuluh Pertanian (MSPP)’, Jumat (16/10/2020).
Pesertanya mencapai 500 orang yang terdiri penyuluh
pertanian dan petani. Audiensi ini juga mengevaluasi
kinerja pertanian yang kompetitif sepanjang masa
Pandemi Covid-19.
”Produksi beras sepanjang 2020 sangat aman.
Hingga akhir Desember 2020 nanti, bahkan ada stok
sekitar tujuh juta ton. Sejauh ini progresnya sangat
kompetitif. Realisasi ini akan terus positif, apalagi ada
support program Kostratani. Food Estate juga sudah
digulirkan di Kalimantan Tengah (Kalteng),” ungkap
Syahrul, Jumat (16/10/2020).
Mengawali 2020, Indonesia memiliki stok awal beras
sekitar 5,9 juta ton. Sepanjang Musim Tanam (MT)
I 2020, produksi beras total sekitar 30,6 juta ton.
Produksi ini didulang dari luas tanam 6,1 juta hektar
di MT-I 2020 Oktober-Maret 2019/2020. Ada juga luas
lahan 5,4 juta hektare (ha) pada MT-II April-September
2020. Fase produksi ini total menghasilkan 17,06 juta
ton beras dengan nilai Rp172 triliun.
Cadangan beras pun semakin kompetitif, apalagi ada
stok 5,94 juta ton dari Desember 2019. Dari angka
produksi tersebut, kebutuhan konsumsi masyarakat
dari Januari-Juni 2020 mencapai 15,17 juta ton. Lalu,
didapatlah stok beras mencapai 7,83 juta ton. Syahrul
menambahkan, program percepatan dilakukan agar
stok pangan stabil dan tumbuh.
”Stabilitas pangan, dalam hal ini beras, menjadi mutlak
yang harus dipenuhi. Stok pangan harus stabil bahkan
tumbuh agar kondisi masyarakat kondusif. Meski ada
krisis Pandemi Covid-19, situasi di dalam negeri masih
aman. Tidak ada kelangkaan beras,” tandas Syahrul.
Untuk menaikkan akselerasi produksi beras, program
percepatan produksi juga digulirkan. periodenya
16 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
mulai April hingga September 2020 dengan luas lahan Mentan Syahrul juga mengajak seluruh jajaran kerjanya
riil 5.621.074 ha. Hasilnya, produksi beras dari Juli untuk mengawal kebutuhan pangan rakyat selama
hingga Desember 2020 diprediksi 12,5-15 juta ton. Bila beberapa tahun ke depan. Ia berharap sektor pertanian
dijumlahkan seluruhnya, produksi dan stok beras pada menajdi solusi pasti atas berbagai upaya pemerintah
MT-II 2020 mencapai 22,09 juta ton. dalam memperbaiki ekonomi nasional.
Komposisi ketersediaan beras semakin “Karena itu, harus ada cita-cita bersama. Dan inilah
saatnya jajaran Kementan menjadi pahlawan makanan
menjanjikan, apalagi kebutuhan konsumsi Juli- bagi rakyat,” ujarnya dalam acara Rapat Koordinasi
(Rakor) Penguatan Kostratani Mendukung Ketahanan
Desember 2020 itu sekitar 14,98 juta ton. Jadi, stok Pangan Nasional yang digelar di Bogor Icon Hotel,
Bogor, Jawa Barat ( Jabar), Rabu, (14/10/2020).
akhir beras pada Desember 2020 diperkirakan
Mentan mengatakan, cita-cita yang dimaksud adalah
mencapai 7,1 juta ton. ”Terkait pangan, semuanya tetap meningkatkan semua produksi pertanian. Ini supaya
bangsa ini mampu berdaulat pangan secara utuh.
positif. Sekali lagi, stok beras tetap aman hingga akhir Lebih dsri itu, pertanian ke depan juga harus mampu
menguatkan pengelolaan managemen secara modern.
2020. Beragam upaya terus dilakukan untuk menaikkan
produktivitasnya. Beragam percepatan juga dilakukan,”
katanya.
Dalam kesempatan berbeda, Mentan Syahrul
menyampaikan terima kasih atas kerja keras para
petani dalam memenuhi cadangan pangan nasional
selama MT 2020. Kata Mentan, kontribusi petani sangat
nyata lantaran Indonesia mengalami overstock beras
hingga mencapai tujuh juta ton.
Berdasarkan data KSA BPS (Badan Pusat
Statistik), stok awal beras nasional sampai akhir
Desember 2020 mencapai 5,9 juta ton. Apabila produksi
beras sebesar 31,63 juta ton dan kebutuhan konsumsi
mencapai 30 juta ton, maka hingga akhir tahun
mendatang Indonesia memiliki stok akhir kurang lebih
sebanyak tujuh juta ton. “Semua ini pastinya karena
kerja keras kita semua, karena jerih payah petani
yang selalu menanam serta para aparat yang selalu
setia mengawal dan mendampingi. Saya ingin sinergi
semacam ini terus berjalan,” ujar Mentan, Kamis,
(29/10/2020).
Menurut SYL, produksi beras merupakan indikator
kinerja Kementan yang menjadi tolok ukur atas
keberhasilan berbagai program yang ada. Produksi
beras juga sekaligus indikator utama dimana
kesejahteraan petani perlahan, tapi pasti terus
mengalami peningkatan.
17VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
“Harus ada cita-cita untuk meningkatkan produktivitas Dedi Nursyamsi berjanji ke depan pihaknya akan
dan memajukan managemen secara baik. Dalam hal memperkuat koordinasi hubungan kerja sekaligus
ini, sistem modernisasi harus digunakan secara tepat meningkatkan komitmen para penanggung jawab
melalui AWR (Agriculture War Room) dan Kostratani,” dalam pendampingan Kostratani.
katanya.
Di tempat terpisah, Pemerhati Kebijakan Pertanian
Mulai tahun depan, harap SYL, sistem manajemen Prof Pantjar Simatupang menilai peningkatan
pertanian sudah menggunakan teknologi modern produksi padi ini merupakan berita gembira dan
yang berbasis artifisial intelejen. Langkah ini penting prestasi membanggakan di tengah aneka berita
dilakukan agar pemetaan wilayah bisa dilakukan dari sedih dan kegagalan akibat dampak Pandemi
satu tempat, bahkan hanya dengan mengandalkan Covid-19 berkepanjangan. Capaian ini membenarkan
satu tombol. kebijakan pemerintah, dimana penghujung pada
Oktober 2020 belum mengumumkan akan melakukan
“Petunjuk saya adalah semua harus melakukan impor beras dan Mentan Syahrul Yasin Limpo dengan
mapping pemetaan wilayah untuk menghadapi tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak perlu
berbagai persoalan. Termasuk kondisi alam La Nina mengimpor beras pada 2020.
yang akan kita hadapi dalam waktu dekat. Karena itu,
tahun depan penting bagi kita untuk menggunakan ”Indonesia tidak perlu mengimpor beras pada 2020 ini.
teknologi digital,” tandasnya. La Nina dalam dua bulan ke depan harus dijadikan
peluang untuk memacu peningkatan produksi padi MT
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber 2020/2021, sehingga pada 2021 pun tidak perlu impor
Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan beras,” tegasnya di Bogor, Selasa (27/10/2020).
18 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
hanya sebesar 100,65,” katanya.
Momon menambahkan, saat ini Kementan juga telah
menerapkan kebijakan Empat Cara Bertindak dalam
rangka menjaga ketersediaan pangan di era new
normal. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas
produksi dan cadangan pangan. “Kemudian ada juga
diversifikasi pangan lokal berbasis kearifan lokal serta
memanfaatkan pekarangan dan lahan marjinal serta
pengembangan pertanian modern,” ujarnya.
Sebagai informasi, agenda pertemuan ini dilaksanakan
secara back to back dengan pertemuan AMAF plus Three
ke-20 dengan melibatkan China, Jepang, dan Korea serta
pertemuan AIMMAF ke-6 yang mengikutsertakan India.
APBN 2021 Fokus Pangan
Di sisi lain, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani
Indrawati menegaskan bahwa salah satu program
strategis yang, termasuk dalam APBN 2021 akan
difokuskan untuk mewujudkan ketahanan pangan
melalui dukungan pemulihan ekonomi dan revitalisasi
sistem pangan nasional serta pengembangan
Food Estate.
Dorong ASEAN dan Global Menurut Menkeu, program Food Estate merupakan
upaya pemerintah untuk menciptakan ketahanan
Sementara itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo mendorong pangan dengan meningkatkan produktivitas di luar
kerangka pemulihan ekonomi jangka panjang untuk pulau Jawa serta bagian dari reformasi struktural yang
wilayah ASEAN dan global secara menyeluruh, telah diakomodasi di dalam APBN 2021. “Saya kira kita
khususnya pada bidang pangan dan kehutanan. harus dukung APBN sebagai instrumen fiskal untuk
Pemulihan perlu dilakukan mengingat sektor pangan mewujudkan ketahanan pangan di dalam negeri,”
adalah kebutuhan utama yang harus dijaga bersama, ujarnya, Minggu, (11/10/2020).
terutama dalam situasi Pandemi Covid 19.
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, program
“Langkah kita dalam menyusun ASEAN Comprehensive Food Estate merupakan program jangka panjang yang
Recovery Framework (ACRF) menjadi bukti keseriusan dapat menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan.
Indonesia dalam menciptakan ASEAN yang sehat dan Program ini juga mampu meningkatkan pendapatan
ASEAN yang produktif,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) keluarga petani dan memastikan ketahanan pangan
Kementan Momon Rusmono saat mewakili Mentan secara nasional.
Syahrul dalam pertemuan dengan Menteri Kehutanan
ASEAN (AMAF) ke-42, Kamis, (22/10/2020). Dengan program ini, kata Mentan, nantinya akan ada
kelompok tani yang menggarap lahan seluas 100 hektare
Menurut Momon, selama ini Kementan sudah berperan (ha) dan lahan per 1.000 ha akan digarap oleh gabungan
aktif dalam pencapaian ketahanan pangan regional kelompok tani yang dikorporasikan menjadi lebih besar
dan global, khususnya dalam kerangka kerja sama lagi hingga 10.000 ha. “Diharapkan nantinya petani
ASEAN. Bahkan, pemerintah terus mendorong peran tidak lagi menjual gabah secara murah. Artinya semua
penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan harus hilirisasi dan industrinya harus dirancang dengan
pekerjaan di pedesaan serta meningkatkan pendapatan baik,” katanya.
keluarga petani.
Lebih lanjut, kawasan pengembangan Food Estate
“Peran petani dalam pemenuhan pangan bagi lebih di Kalimantan Tengah akan dijadikan sebagai lahan
dari 273 juta jiwa masyarakat Indonesia sangat vital. percontohan dengan penerapan sentuhan teknologi
Karena itu, Nilai Tukar Petani (NTP) naik sebesar 101,66 pertanian modern, sehingga budidaya pertaniannya
jika dibandingkan dengan NTP Agustus 2020 yang berbeda dari cara tradisional. “Dalam proyek lintas
kementerian ini, penerapan mekanisasi serta teknologi
pertanian diharapkan dapat mengoptimalkan rawa
menjadi lahan pertanian produktif dan meningkatkan
produksi pertanian,” ujarnya. (tim humas)
19VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Panen Raya
Langsung
Gaspol
Tanam Padi
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP) Kementan
berkomitmen menjamin ketersediaan beras Suwandi menyatakan, meski di tengah masa Pandemi
nasional sebagai pangan pokok strategis secara Covid 19, pihaknya bekerja keras mendorong semua
berkelanjutan. Ini dibuktikan dengan pelaksanaan daerah melakukan percepatan tanam pada musim
panen raya di sejumlah daerah. Selain itu, gaspol hujan atau Musim Tanam (MT) Oktober 2020-Maret
atau melakukan percepatan tanam padi di lahan 2021. Kementan memberikan bantuan benih, alat
yang telah dipanen, sehingga musim tanam padi mesin pertanian (alsintan), asuransi pertanian, dan
pada musim hujan yang dimulai Oktober 2020 dapat pendampingan agar percepatan tanam sukses dan
optimal dilakukan. memberikan hasil yang tinggi. ”Sesuai arahan Mentan,
kami terus terjun ke lapangan, tidak hanya sekadar
Menteri Pertanian Syahrul (Mentan) Yasin Limpo memonitor, sehingga dapat memastikan langsung dan
(Mentan SYL) optimistis stok beras hingga cepat mengambil langkah nyata jika terdapat lahan yang
akhir 2020 aman. Nah untuk memperkuat stok beras belum melakukan pengolahan dan penanaman,” tuturnya.
pada tahun berikutnya, Kementan fokus menggenjot
percepatan tanam pada musim tanam hujan atau ”Percepatan olah tanah pada lahan tadah hujan, lahan
Oktober-Maret 2021. kering, dan sawah di lokasi yang sudah siap airnya
didukung modal dari KUR (Kredit Usaha Rakyat). Kementan
“Pada musim panen biasanya harga menurun. bersama pihak Bank memudahkan petani peroleh modal
Karena itu, kita harus intervensi, dengan sehingga usaha pertanian semakin mudah dan mandiri,”
mempersiapkan daya serap tentu tidak cukup hanya pintanya.
dengan Bulog, tapi dengan sinergi kementerian lain
dan lembaga seperti BUMN, ada Berdikari, Pertani
dan yang lain serta menggoptimalkan peran pelaku
usaha,” ujarnya di Jakarta, Kamis (1/10/2020).
20 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Di Lampung Mentan Syahrul didampingi Gubernur yang mampu menunjukkan kinerjanya di tengah
Lampung dan Wakil Gubernur Lampung, serta Anggota kondisi Pandemi Covid-19. “Di saat sektor lainnya
DPR Komisi II melakukan Panen Raya, Gerakan terpuruk, justru pertanian yang meningkat
Percepatan Olah Tanah dan Tanam di Desa Tempuran, tajam. Ekspor pertanian kita pada Januari sampai
Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, Selasa dengan Agustus 2020 mencapai Rp258 triliun
(6/10/2020). Panen kali ini dilakukan di hamparan dan pada September ekspor pertanian naik 20,84
seluas 335 ha dengan varietas Inpari 32. persen dibanding bulan sebelumnya. Begitu
juga daya beli petani atau NTP periode Januari-
Rombongan Mentan pun menyaksikan prosesi September 2020 sebesar 101,66 atau naik 0,99 persen
mekanisasi panen padi dengan combine harvester dan NTUP periode ini naik 0,90 persen,” katanya.
dan olah tanam dengan traktor roda empat. Pada
kesempatan tersebut diperlihatkan pula demo drone Di Kep Maluku, Mentan Syahrul melakukan kunjungan
menyemprot bahan cair untuk mempercepat proses kerja optimalisasi lahan di Desa Margo Mulyo,
jerami dan singgang menjadi bahan organik serta Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara,
tanam padi dengan rice tranplanter. Pulau Buru, Minggu, (4/10/2020). Mentan memantau
jalannya produktivitas pertanian di Pulau Buru yang
Mentan SYL mengatakan, apa yang dilihat hari ini memiliki skala produksi mencapai delapan ton dalam
adalah suatu langkah yang sangat tepat dan langkah sekali panen. Capaian tersebut bahkan bisa bertambah
yang mempunyai loncatan ke depan yang lebih baik. banyak mengingat kondisi alam di Pulau Buru
“Pertanian adalah kekuatan sebuah negara, kalau sangat menjanjikan.
mau melihat negara baik, lihat saja seperti apa
pertaniannya,” tandasnya. Di Sumatera Barat (Sumbar), Mentan SYL melakukan
kunjungan kerja ke Nagari Sicincin Kecamatan 2x11
Syahrul juga mengapresiasi ketangguhan Lampung Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.
sebagai penyumbang terbesar pangan nasional, Kunjungan sekaligus melakukan panen raya padi ini
yakni 2019 menjadi provinsi dengan produksi padi dalam rangka memastikan optimalisasi Musim Tanam II
tertinggi keenam di Indonesia. “Selama pandemi, sektor (MT- II) dan overstock beras pada tahun 2020 khusunya
pertanian tumbuh positif 16,24 persen. Bahkan kinerja menghadapi era Pandemi Covid-19. “Saya bersama
ekspornya sangat menggembirakan, mencapai Rp258 yang mewakili Gubernur Sumbar dan Bupati
triliun. Ini tanda pertanian bukan saja menjanjikan, Padang Pariaman melakukan evaluasi dan sekaligus
namun juga menguntungkan,” katanya. menyaksikan seperti apa kesiapan Sumbar
mempersiapkan ketahanan pangan kita, khususnya
Di Sulawesi Tenggara (Sultra), Mentan SYL didampingi untuk kepentingan Sumbar dan nasional yang ada,”
Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin melakukan ujarnya di sela-sela acara panen raya tersebut, Selasa
panen raya padi di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, (27/10/20). Padi yang dipanen merupakan varietas
Konawe Selatan, Kamis (22/10/2020). banang pulau (variertas lokal rasa pera) seluas 125 ha.
Mentan mengatakan, pertanian adalah sektor
21VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Di Jawa Barat ( Jabar), Mentan Syahrul berharap agar baik dibandingkan dengan masa tanam kedua.
akselerasi pertanian di Sukabumi yang merupakan
salah satu daerah penghasil pangan ini dapat digarap Di Jawa Timur ( Jatim), Kementan terus mendorong
dari hulu hingga hilir. ”Sejauh ini ketahanan pangan peningkatan produksi padi, dengan membentuk klaster
di Sukabumi cukup terjamin cukup baik, hanya kawasan korporasi padi di sentra-sentra penghasil padi
akselerasinya yang harus kita terus bangun dan jaga,” seperti Kabupaten Ngawi. Wilayah itu memiliki luas
jelasnya saat meninjau lokasi Peternakan Kambing, baku lahan seluas 50.197 ha dan sudah adanya unit
Domba dan Sapi di Yayasan Adzkia, Desa Sukaresmi, pendukung seperti Pengilingan padi (RMU) perberasan,
Cisaat, Sukabumi, pada Senin (12/10/2020). unit usaha penangkaran benih, Unit Pengelolaan Jasa
Alat-alat Produksi Pertanian (UPJA) .
Sukabumi tercatat memiliki luas lahan baku sawah
56.782 ha, yang sebagian besar lahannya ditanami
komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung ”Saya yakin Program Pengembangan Kawasan Tanaman
dan kedelai. Dari luas panen padi di Sukabumi yang Pangan Berbasis Korporasi (Propaktani) di Kabupaten
mencapai 93.378 ha pada 2019, wilayah ini mampu Ngawi ini akan berjalan lancar, karena komponen utama
memproduksi padi hingga 468.764 ton GKG atau setara sudah ada tinggal di menej saja. Kita bentuk korporasi,
268.930 ton beras. petani pun akan diuntungkan,” ucap Takdir Mulyadi,
direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementan saat
Pada akhir September 2020, banjir bandang menerjang mengunjungi unit-unit bisnis di Kabupaten Ngawi,
sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Banjir akibat Kamis (8/10/2020).
meluapnya aliran sungai di Kaki Gunung Salak ini,
bukan hanya merusak ratusan rumah warga, tetapi Di Jakarta, Mentan Syahrul mengunjungi sawah abadi
juga ikut merendam ratusan hektar lahan pertanian milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian
dan mengakibatkan lumpuhnya aktivitas petani, salah DKI di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2020).
satunya petani di Kecamatan Cicurug, Sukabumi. Dalam tinjauan ini, Mentan berharap Pemprov DKI
terus mempertahankan sawah abadi dari derasnya
Saat mengunjungi lahan tersebut, Mentan SYL pembangunan kota dan alih fungsi. “Karena itu, ke
mengatakan, setidaknya ada agenda yang secara depan pilihan komoditinya jangan hanya padi. Akan
kongkret dilakukan pihaknya bersama dengan pemda tetapi petani didorong menanam sayur, jagung dan
untuk mengatasi lahan pertanian terdampak banjir, komoditas yang lain. Nah ini harus ada bibit yang bagus,
sehingga mengakibatkam puso di lebih dari 100 ha lahan agar hasilnya juga bisa dirasakan masyarakat,” kata SYL.
pertanian di Kecamatan Cicurug. ”Agenda yang darurat,
kita harus bersihkan lahan pertanian yang terdampak, Budidaya urban farming di kawasan perkotaan juga
kita perbaiki pematangnya. Agenda kedua kita dorong menerapkan sistem hidroponik. Mentan Syahrul
agar petani dapat segera tanam, kita dukung dengan menilai pertanian perkotaan sangat potensial di
sarana produksi yang memadai, benih, pupuk dan tengah Pandemi Covid-19. Pemanfaatan pekarangan
alsintan” ucap Syahrul saat berbincang dengan petani membuat keluarga perkotaan dapat memenuhi pangan
korban banjir di Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug. sendiri dan berpotensi menghasilkan pendapatan.
“Saat ini produksi hortikultura meningkat signifikan
Di Yogyakarta, petani di Dusun Gelaran I, Bejiharjo, ditambah dengan adanya urban farming. Laporan
Karangmojo, Gunungkidul juga melakukan panen raya dari Dinas Pertanian Jawa Tengah, penjualan benih
padi untuk masa tanam ketiga, Kamis (8/10/2020). horti meningkat sampai lima kali lipat. Masyarakat
Produktivitas lebih baik dibandingkan dengan panen punya hobi baru menanam benih (hortikultura, Red)
di masa tanam kedua. Salah seorang petani di Dusun di rumah,” kata Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto
Gelaran I, Surono mengaku puas dengan hasil panen saat launching ‘Sayur Supermini’ atau Microgreen Kit di
di masa tanam ketiga. Pasalnya, dilihat dari hasil lebih Purwakarta, Rabu (21/10/2020).
22 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Jurus Atasi La Nina Sementara hama tikus merupakan salah satu
hama yang sering menjadi momok pada dunia
Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil sejumlah pertanian khususnya pada komoditas padi. Gerakan
kebijakan strategis untuk mengantisipasi dan memitigasi pengendalian hama tikus pun dilakukan kelompok
dampak badai La Nina yang mulai menerjang sebagian tani di berbagai daerah dengan metode pengendalian
wilayah Indonesia. yang beragam. Berbagai cara dilakukan untuk
mengendalikan hama tikus di sawah. Ada yang
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, menggunakan cara gopryokan, pengemposan,
terdapat tujuh stimulus kebijakan yang sudah diambil menggunakan anjing buru, dan racun tikus.
untuk mitigasi la nina. Salah satunya adalah melakukan
mapping di seluruh wilayah rawan banjir. “Kemudian Sejumlah daerah kini coba mengubah strategi dalam
kami mengaplikasikan early warning system dan pengendalian hama tikus yang lebih ramah lingkungan
memantau semua informasi yang ada di BMKG. Kita juga serta efektif untuk pengendalian jangka panjang
membentuk gerakkan brigade banjir (satgas OPT-DPI), seperti trap barrier system dan pemanfaatan burung
brigade tanam, dan brigade panen,” ujarnya di ruang hantu sebagai predator atau musuh alami tikus
Agriculture War Room (AWR), Senin, (26/10/2020). dengan mendirikan rumah burung hantu (rubuha) di
sawah.Salah satunya adalah Kabupaten Jember yang
Menurut Mentan, pihaknya juga akan melakukan sedang gencar melakukan pemasangan rubuha.
pompanisasi in-out dari sawah serta rehabilitasi jaringan
irigasi tersier atau kuarter. Langkah ini perlu dilakukan Kepala Satgas Proteksi Jember, Jawa Timur Darmadi
untuk mempersiapkan kemungkinan terendamnya sawah mengungkapkan, pada 2012 di Kab Jember terjadi
serta tanaman. Karena itu, Mentan berharap para petani serangan tikus cukup parah dan luas. ”Waktu itu
segera menggunakan benih tahan genangan seperti sampai-sampai sawah di Desa Sumberagung,
Inpara 1 sampai 10, Inpari 29, Inpari 30, Ciherang Sub 1, Kecamatan Sumberbaru tidak laku disewakan. Pada
Inpari 42 Agritan, dan varietas unggul lokal dan sejenisnya. Juni 2013 diadakan gerakan pengendalian tikus
“Yang paling penting lakukan klaim asuransi usaha tani dengan berbagai cara. Pihak Kementan melepas
padi bagi yang sudah mendaftar dan bantuan benih gratis empat pasang burung hantu dan memasang empat
bagi yang puso. Dan terakhir, perbaiki cara pascapanen unit rumahnya. Sejak saat itu rumah burung hantu
dengan menggunakan dryer atau pengering dan RMU,” terus bertambah, ada dari petani, kelompok tani,
katanya. Dinas Pertanian Kabupaten bahkan dari perusahaan
swasta,” tuturnya. (tim humas)
23VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
HPS dan Pahlawan
Pangan di Tengah Corona
PANDEMI Virus Corona atau Covid-19 memberi Tema HPS tahun ini menyerukan untuk membangun
makna yang berbeda bagi perayaan Hari Pangan kembali dengan sistem pangan yang lebih baik dan
Sedunian (HPS) tahun ini. Tantangan pangan kian pertanian yang lebih tangguh dan kuat. ”Lebih dari
kompleks, peran petani dalam pemenuhan pangan bagi sebelumnya, kita membutuhkan inovasi dan kemitraan
lebih dari 273 juta jiwa masyarakat Indonesia pun kian yang kuat. Setiap orang memiliki peran untuk dilakukan
meningkat. mulai dari pemerintah, swasta hingga individu untuk
memastikan makanan sehat dan bergizi tersedia untuk
Meski dalam suasana yang berbeda, Menteri Pertanian semua,” ungkap Victor Mol.
(Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak
masyarakat agar dapat memberi energi untuk Sampai hari ini kelaparan masih terjadi, angka
berkontribusi bersama dalam menghadirkan sistem kegemukan cukup tinggi, lingkungan rusak,
produksi hingga pola konsumsi pangan yang lebih pemborosan makanan cukup marak, serta kurangnya
bertanggung jawab. proteksi pekerja sepanjang rantai pangan merupakan
ironi di tengah kemampuan memproduksi pangan
”HPS 2020 ini harus memberi artikulasi yang baik yang cukup. Pandemi menambah kekhawatiran baru di
terhadap pangan, kita harus secara bersama-sama area pangan dan pertanian. Namun di saat yang sama
menghadirkan pangan bagi 273 juta jiwa masyarakat Pandemi memberikan kesempatan untuk membangun
Indonesia, dengan membangun sistem pangan yang kembali sistem pangan dan pertanian.
lebih baik dan pertanian yang lebih maju, mandiri
dan modern,” terangnya di Kantor Pusat Kementerian Sementara itu, Kementan berperan aktif dalam
Pertanian (Kementan), Jakarta. pencapaian ketahanan pangan regional dan global,
khususnya dalam kerangka kerja sama ASEAN. Langkah
Sesuai dengan Tema HPS tahun ini ‘Tumbuhkan, ini selaras dengan Rencana Strategis Pembangunan
Pelihara, Lestarikan Bersama. Tindakan kita adalah Pertanian 2020-2024 yang bertujuan mewujudkan
Masa Depan Kita’, Syahrul mendorong semua pihak, pertanian maju, mandiri, dan modern.
termasuk dari tingkat keluarga, untuk berperan dalam
hal pangan lewat program Family Farming. Upaya ”Ini sejalan dengan arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo
ini diharap mampu melahirkan pahlawan-pahlawan dalam beberapa kesempatan membeberkan bahwa
pangan baru yang turut berperan menghadapi ditengah keterbatasan akibat Pandemi Covid-19. Selain
tantangan pemenuhan pangan di Indonesia. memastikan ketahanan pangan nasional terwujud,
Pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting
Family Farming bagi Syahrul, dapat mendukung sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja
gerakan diversifikasi pangan, dan penguatan pangan di pedesaan, memberikan perlindungan sosial serta
lokal sebagai alternatif pangan non beras. Bertepatan meningkatkan pendapatan keluarga petani,” ujar Sekjen
dengan peringatan HPS ini, Syahrul menyampaikan Kementan Momon Rusmono dalam sambutannya
apresiasi kepada para petani, yang selama ini telah mewakili Mentan Syahrul dalam pertemuan ke-42
berperan menjadi Pahlawan Pangan. ”Siapa yang telah Menteri Pertanian dan Kehutanan ASEAN (AMAF), Rabu
berjuang dan memberi kekuatan dalam menyediakan (21/10/2020).
pangan untuk negara, mereka layak kita sebut sebagai
Pahlawan Pangan. Kalau beli baju, motor atau lainnya Sapa Petani dan Penyuluh
bisa kita tunda, tapi pangan tidak bisa kita tunda.
Masalah perut tidak bisa menunggu,” tandasnya. Di tempat terpisah, Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL)
kembali menyapa petani pada program ‘Mentan Sapa
Victor Mol, perwakilan FAO (Food and Agriculture Petani dan Penyuluh Pertanian’, Jumat (16/10/2020).
Organization) atau Badan Pangan Dunia di Indonesia Pada acara yang mengambil tema ‘Pupuk Subsidi
mengatakan, HPS tahun ini dapat menjadi kesempatan dan Percepatan Tanam Oktober-Maret 2020/2021’ itu
kita untuk berterima kasih kepada Pahlawan Pangan Mentan berbicara banyak hal mengenai strategi, target,
--petani, nelayan , komunitas hutan, dan pekerja di dan teknis serta output yang akan dihasilkan.
seluruh rantai pasokan makanan-- yang dalam keadaan
apa pun, terus menyediakan makanan untuk komunitas Dalam paparannya di hadapan sekitar 500 petani dan
mereka dan sekitarnya.
24 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
penyuluh pertanian, SYL menegaskan, pada musim Gerakan Diversifikasi
tanam kesatu (MT 1) pihaknya menarget dilakukan
penanaman padi di atas lahan seluas 8,2 juta hectare Upaya Pemerintah dalam mengembangkan sagu
(ha). ”Jadi yang harus dilakukan mulai sekarang start nasional terus dilakukan dengan berbagai cara. Salah
penanaman dengan target 8,2 juta ha lahan,” katanya satunya dengan memprioritaskan pengembangan
dalam pertemuan melalui daring. industri sagu berbasis perkebunan sesuai amanat
Perpres No 18/2020 tentang RPJM nasional 2020-2024.
Secara rinci Mentan SYL menjelaskan teknis penanaman
berdasarkan waktu dan target. Pada Oktober target Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis
penanaman di atas lahan seluas 700 ribu ha lahan. Lalu Kemenko Perekonomian Musdalifah Macmud
pada November 900 ribu ha lahan; Desember 1,9 juta ha mengatakan, sagu merupakan komoditas penting
lahan; Januari 2,16 ha lahan; Februari 1,2 juta ha lahan; sebagai asupan makanan sehat pengganti beras.
dan Maret 1,01 ha lahan. ”Nanti dibagi per kabupaten, “Masyarakat jangan hanya tergantung kepada beras
per kecamatan dan per desa. Kita berharap besar dari sebagai sumber utama pangan nasional, tetapi mulai
8,2 juta ha lahan yang ditanami pada MT 1 Oktober- saat ini kita harus berupaya mewujudkan sagu sebagai
Maret 2020/2021 menghasilkan 20 juta ton beras,” salah satu pangan Indonesia,” ujarnya saat mengikuti
harapnya. Pekan Sagu Nasional, Selasa, (20/10/2020).
Untuk itu ia meminta agar diperhatikan betul segala Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
macam hal yang berkaitan dengan target tersebut yang mewakili Menteri Koordinator Perekonomian
seperti pengairan, benih, pupuk dan kondisi existing Airlangga Hartarto berjanji akan mengembangkan sagu
suatu daerah penanaman. Di sisi lain, Mentan SYL juga Indonesia sehingga memiliki nilai lebih di pasar global.
meminta kepada jajarannya agar menyiapkan benih
untuk para petani demi memenuhi kebutuhan target “Pemerintah terus mendorong diversifikasi produk
pada musim tanam tersebut. ”Benih 205 ribu ton lebih dan konsumsi agar dapat menjaga ketahanan
sudah harus didipersiapkan di mana tempatnya, di pangan nasional. peningkatan diversifikasi pangan
mana ambilnya dan lain sebagainya,” tutur SYL. lokal dilakukan melalui penyebaran inovasi produk
produk pangan yang sehat dan bergizi, sehingga
Mentan Syahrul juga meminta para penyuluh di seluruh dapat memberikan opsi kepada masyarakat untuk
Indonesia untuk memaksimalkan jalanya program mengkonsumsi berbagai lainnya selain beras,” katanya.
Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani)
secara baik dan benar. Sekjen Kementan Momon Rusmono mengatakan,
makanan sagu bisa menjadi alternatif pangan sehat
Menurut Mentan, pengelolaan pangan tidak bisa dan bergula rendah yang bisa dikonsumsi masyarakat
lagi dilakukan dengan cara lama, melainkan harus Indonesia. Berkaitan dengan hal ini, pemerintah baru
ada perubahan besar dengan pendekatan teknologi saja mengoptimalkan lahan sagu seluas 314.000 ha.
modern. “Kalau ada petani yang mau sukses harus “Dari 5,5 juta ha, baru 314.000 ha saja yang digunakan,
ditentukan dengan hadirnya digital yang menjadi itu pun dengan provitas 3,57 ton per ha, yang
bagian dari kehidupan baru,” ujarnya saat menyapa sebenarnya bisa ditingkatkan lagi jadi 10 ton,” katanya.
para penyuluh dan petani Indonesia melalui Agriculture (tim humas)
War Room (AWR), Jumat, (16/10/2020).
25VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
KESEJAHTERAAN
NAIK,
PETANI KEMBALI SEMRINGAH
DI TENGAH Pandemi Covid-19, para petani kembali beberapa produk seperti kelapa sawit, karet, kakao,
semringah atau senang. Ini seiring dengan angka kopi, dan tembakau,” jelasnya.
Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha
Pertanian (NTUP) secara nasional yang mengalami Selain perkebunan, NTP tanaman pangan juga
peningkatan lagi. Berdasarkan data yang dirilis Badan meningkat sebanyak 0,9 persen. Tercatat NTP tanaman
Pusat Statistik (BPS), tercatat pada September 2020, pangan mencapai 101,53 karena indeks harga yang
NTP mencapai 101,66 naik 0,99 persen dibandingkan diterima mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni 0,85
bulan sebelumnya. persen, sebaliknya indeks yang dibayar turun.
Tak hanya NTP, NTUP juga naik menjadi 101,74 atau Kenaikan NTP tanaman pangan juga diikuti peningkatan
naik 0,90 persen dibandingkan bulan sebelumnya. harga gabah di tingkat petani. Harga gabah kering
NTP dan NTUP digunakan sebagai indikator tingkat panen sebesar Rp4.891 per kilogram atau mengalami
kesejahteraan petani. “Pergerakan NTUP dan NTP kenaikan sebesar 1,53 persen secara month to month
ini searah,” kata Kepala BPS Suhariyanto pada Kamis (mtm). “Kita bisa lihat posisinya, harga gabah naik 1,53
(1/10/2020). persen. Ini berita menggembirakan,” ucap Suhariyanto.
Suhariyanto menjelaskan, kenaikan NTP merupakan Dalam kesempatan berbeda, Kepala Biro Humas dan
akumulasi dari kinerja ekspor dan produksi pertanian Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan)
secara keseluruhan. Kenaikan NTP juga didukung Kuntoro Boga Andri menyebutkan, peningkatan NTP
kenaikan NTP perkebunan rakyat. Pada September dan NTUP merupakan kerja keras para petani. ”Menteri
2020, NTP perkebunan rakyat naik 2,67 persen menjadi Pertanian mengarahkan kawan-kawan di lapangan
105,76 persen. ”Kenaikan terjadi karena indeks yang untuk mengawal petani dalam melakukan percepatan
diterima naik tinggi sejalan dengan kenaikan harga tanam sejak Mei kemarin. Kerja keras petani dalam
melakukan percepatan tanam tersebut bisa dirasakan
26 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Korporasi petani juga ditargetkan
berimplikasi pada penumbuhan
semangat generasi milenial untuk
terjun memajukan sektor pertanian
yang inovatif dan berdaya saing.
Sementara di Kulonprogo tercatat
sukses menjadi salah satu sentra
penghasil bawang merah di Daerah
Istimewa (DI) Yogyakarta, bahkan
nasional. Varietas bawang merah
yang banyak dikembangkan, yaitu
Tajuk dan Varietas Lokal Srikayang
yang telah terdaftar di Kementan.
Kawasan tersebut akan didorong
untuk tumbuhnya korporasi petani
bawang merah.
Bupati Kulonprogo H Sutedjo saat
melakukan panen raya bawang
merah di sentra Srikayangan,
Sentolo, Senin (19/10/2020)
menyampaikan panen kali ini
sangat menggembirakan petani.
“Hasil ubinan basahnya bisa
sampai 20 ton per hektare (ha).
Harga jual di lahan bisa sampai
Rp25 ribu per kilo atau Rp40 juta
per seribu meter persegi,” ujarnya.
Di Jawa Barat (Jabar), Kementan
melalui Program Pengembangan
Kawasan Tanaman Pangan
Korporasi (ProPaktani) berupaya
melakukan peningkatan produksi
tanaman pangan sekaligus
saat ini. Di banyak wilayah sekarang sudah mulai masuk panen,” mendorong ekspor, salah satunya
ungkapnya.
jagung. Pengembangan budidaya
Di tempat terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo
(SYL) meninjau penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) Korporasi jagung dengan pendekatan
Petani Koperasi Serba Usaha (KSU) Citra Kinaraya di Desa Mlantiharjo,
Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2020). kawasan korporasi petani
Sesuai arahan Presiden Jokowi, kunjungan ini dalam rangka semakin menggeliat dan benar-
menggairahkan penumbuhan korporasi petani di berbagai daerah guna
meningkatkan nilai tambah, daya saing, pengembangan produk turunan benar membawa kemajuan,
dan meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri serta pengembangan
pertanian yang maju, mandiri dan modern. seperti korporasi petani
RMU Korporasi Petani KSU Citra Kinaraya ini membina para petani jagung di Kecamatan Nagreg,
memproduksi aneka beras khusus dari varietas padi yang diciptakan
sendiri seperti beras hitam, beras sultan wangi pulen, beras merah, beras Kabupaten Bandung.
genki, beras cokat dan beras melati (ameka susi). Beras dipasarkan sendiri
ke seluruh Indonesia dengan harga jual Rp16.000 sampai Rp25.000 per Bupati Bandung Dadang M. Naser
kilogram (kg), sehingga margin yang tinggi dinikmati langsung petani.
mengatakan, pengembangan
Mentan SYL mengatakan, menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi,
penumbuhan korporasi petani menjadi salah satu program prioritas budidaya jagung melalui
yang harus diwujudkan untuk membangun proses bisnis dari hulu ke
hilir yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional kawasan korporasi petani jagung
dalam menghadapi tantangan, salah satunya Pandemi Covid-19 saat ini.
di Kecamatan Nagreg telah
memberikan hasil nyata terhadap
pendapatan petani dan perubahan
pengelolaan pertanian yang lebih
maju. ”Perputaran nilai uang pada
budidaya jagung dengan korporasi
tersebut kini mencapai Rp17 miliar
dalam sebulan, sehingga saat
ini bisnis jagung sangat memiliki
prospek yang baik untuk terus
ditingkatkan baik produksi dan
27VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
kualitas produksi,” ujarnya,
Kamis (22/10/20).
Di Halmahera Utara, Gubernur
Maluku Utara (Malut) Abdul
Ghani Kasuba merasa gembira
Mentan Syahrul hadir ditengah
para petani Halmahera
Utara. Kehadiran Mentan
merupakan berkah tersendiri
masyarakat Maluku Utara.
“Kemarin saya dengar (Mentan,
Red) mau ke sini, Ya Allah
ini rahmat. Saya cari beliau
ke Jakarta belum sempat
jumpa, tapi beliau (Mentan,
Red) yang mengantarkan
dirinya sendiri ke sini,” ujarnya
dalam sambutannya.
Sebagai informasi, setelah
melakukan kunjungan kerja
di Pulau Buru, Mentan
melanjutkan rangkaian
kunjungan kerja di Kecamatan
Kao Barat Kabupaten
Halmahera Utara, Maluku
Utara, Minggu (4/10/2020).
28 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Mentan SYL yang tak kenal lelah ini, melihat langsung untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
tanam padi dan panen dengan mekanisasi. Dia Di bawah Kementan, Program Padat Karya telah
memastikan petani tetap bekerja, mengingat pangan dilakukan di beberapa daerah guna menumbuhkan
menjadi salah satu sumber kekuatan negara yang produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan
mendasar, karenanya harus dikawal dengan baik. petani yang bermuara pada memacu pertumbuhan
potensi ini mampu menjadi Sentra Produsen Padi di perekonomian.
Provinsi Maluku Utara.
Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian
Sementara di beberapa daerah, Kementan terus (PSP) Kementan Gunawan mengatakan, Program
berupaya menjaga pendapatan petani dengan Padat Karya Kementan merupakan salah satu program
memberikan bantuan dan bimbingan selama prioritas Mentan Syahrul untuk meningkatkan andil
berproduksi. Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di
baru saja melakukan serah terima bantuan sarana pedesaan. Pola Program Padat Karya yang diterapkan
produksi (saprodi) untuk komoditas cabai dan tanaman salah satunya di Lampung dengan melibatkan peran
obat di antaranya Probolinggo, Banyuwangi, dan petani untuk menggarap jaringan irigasi, sehingga
Serang. dapat memberikan income tambahan kepada petani
atau masyarakat berupa upah tenaga kerja.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha
menyampaikan bahwa program Ditjen Hortikuktura “Tujuan kegiatan ini untuk memastikan pemberikan
terus berjalan meskipun di tengah badai pandemi. stimulus kepada petani setempat berupa alat
Hal ini tak lain bertujuan mendorong petani terus pertanian dan pembangunan jaringan irigasi seluas
bersemangat di lahan, sehingga kebutuhan pangan 1.000 ha di Lampung Selatan berjalan dengan tepat
negeri ini tetap tercukupi. sasaran,” ujarnya saat memberikan arahannya
dalam acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis
(Bimtek) yang berlangsung mulai 30 September
hingga 1 Oktober 2020 di Lampung Selatan, Kamis
Program Padat Karya (1/10/2020). (tim humas)
Pemerintah saat ini menggencarkan berbagai upaya
29VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
SUMPAH PEMUDA,
ANAK MUDA, DAN DUNIA PERTANIAN
PERINGATAN Hari Sumpah Pemuda ke-92 pada katanya menanggapi peringatan Hari Sumpah Pemuda
tahun ini memiliki makna dan spirit baru bagi pada Rabu, (28/10/2020).
sejumlah anak muda yang menekuni sektor
pertanian. Salah satunya Nur Agis Aulia, seorang petani Sementara itu, sejumlah petani milenial mengajak anak
milenial sekaligus founder Jawara Farm yang berbasis di muda Indonesia untuk menekuni dan menggeluti dunia
Kabupaten Serang, Banten. pertanian. Menurut mereka, dunia pertanian adalah
dunia pasti yang sangat menjanjikan untuk menambah
Agis, begitu ia disapa mengatakan bahwa Sumpah jumlah penghasilan.
Pemuda dan sektor pertanian adalah dua korelasi yang
sama-sama tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan Agus Ali Nurdin misalnya, petani milenial yang pernah
sehari-hari. Sumpah Pemuda berarti semangat besar ikut magang Kementan di Jepang ini menceritakan
yang tidak boleh pudar oleh berbagai dinamika dan bahwa penghasilnya dari usaha tani bisa mencapai
tantangan zaman. Rp500 juta per bulan. Bahkan, saat ini hasil sayurannya
mampu disuplai ke berbagai outlet, mall, dan restoran
Sementara pertanian adalah sumber kehidupan utama Jepang yang ada di Jakarta.
yang tidak boleh padam oleh berbagai keadaan. Ini
termasuk adanya krisis Pandemi Covid-19 yang melanda “Kuncinya hanya satu, tanam, tanam, dan tanam.
seluruh dunia. Karena sejatinya manusia membutuhkan makanan
dan produksi akan berjalan setiap harinya,” ujar Agus
“Harus menjadi tonggak sejarah, dimana masalah dalam acara Tik-Talk Kementan yang digelar di Gedung
pangan harus tertanam didalam benak pemuda,” PIA, Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat, (23/10/
30 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
2020). maju. Masyarakat akan semakin lebih sejahtera,”
tandasnya.
Di sisi lain, Kementan juga terus mendorong lahirnya
petani-petani baru dari kalangan milenial. Regenerasi Di tempat berbeda, Mentan Syahrul Yasin Limpo
petani harus dilakukan untuk menjamin ketersediaan menjelaskan bahwa tahun ini ada sekitar 33,4 juta
pangan dan juga penting dalam mengkosolidasikan petani yang bergerak di semua komoditas sektor
lahirnya inovasi dan teknologi pertanian dari hulu pertanian. Angka tersebut jumlahnya jauh lebih
hingga hilir juga pembentukan pasar secara modern. kecil jika dibandingkan jumlah petani pada tahun
sebelumnya yang mencaapi 34,58 juta.
Alhasil, program penumbuhan petani milenial terus
tumbuh di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya Padahal, lanjut Mentan, selama Pandemi Covid-19
di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. sektor pertanian selalu menjadi andalan dan tulang
Ali Alhamdi (27 tahun), salah satu petani milenial dari punggung ekonomi bangsa. Karena itu , regenerasi
Kabupaten Konawe Selatan yang kini berpenghasilan petani untuk menghadirkan petani baru yang berusia
cukup lumayan. muda penting dilakukan sebagai bentuk antisipasi.
“Saya sewa lahan, selama empat tahun dan ternyata “Pertanian sangat terbuka untuk semua usia. Semakin
lahan itu berjodoh walau saya harus meminjam uang muda semakin kuat, semakin enerjik, semakin kritis,
dari bank,” ungkap Ali setelah melakukan panen padi makin apik kerjanya. Pertanian dengan semangat
bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin baru harus diluncurkan. Seperti membangun prilaku
Limpo (SYL) didampingi Plt Bupati Konawe Selatan baru dan behaviour anak muda untuk mendapatkan
Arsalim Arifin beserta jajaran pejabat eselon satu pendapatan yang jauh lebih baik dari bidang pertanian,”
Kementan di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda katanya.
Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (22/10/2020).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM
Ali yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekar Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi
Sari mengatakan bahwa ada dua tantangan yang menilai peranan pemuda sangatlah penting, terutama
membutuhkan pendekatan khusus yang kerap dalam pembangunan pertanian ke depan. Pemuda
dihadapi petani muda, yakni menyatukan petani dan adalah generasi masa kini yang wajib meneruskan
mengoptimalkan hasil panen. Selain terjun di budidaya, perjuangan para petani Indonesia.
Ali juga mengoperasikan mini Rice Milling Unit (RMU)
dan menyewakan Combine Harvester (mesin panen Sedangkan salah satu upaya yang dilakukan Kementan
padi) yang diperoleh dari hasil pinjaman bank. Pada dalam mengatasi rawan pangan adalah melalui
satu kali musim tanam padi, potensi uang yang berputar Pertanian Keluarga. Kegiatan itu melibatkan petani
dari hasil penyewaan jasa mesin panen mencapai Rp20 milenial. “Dalam upaya mengentaskan rentan rawan
miliar. pangan ini, saya melihat semangat para petani milenial.
Kita akan dukung terus agar mereka mampu menjadi
Pada kesempatan berbeda, Presiden Joko Widodo penggerak pembangunan pertanian,” ujar Kepala
( Jokowi) mengajak kalangan muda Indonesia kembali Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung
menekuni dunia pertanian. Soalnya, hanya dengan cara Hendriadi saat melakukan tanam bawang merah di
itu negara ini kembali berjaya dan merdeka atas hasil lahan milik kelompok tani Top Milenial, Bangka Tengah,
tani yang sangat menjanjikan. Selasa (20/10/2020).
“Saya berharap keberadaan forum petani organik Poktan Top Milenial merupakan sekelompok pemuda
muda ini dapat mengajak lebih banyak anak-anak muda pengangguran dan lulusan SMA di Bangka Tengah
untuk kembali bertani, tidak malu, tidak gengsi. Tapi yang berusaha mewujudkan ketahanan pangan di
sebaliknya, bangga dan bersemangat karena menjadi daerahnya dengan terjun ke dunia pertanian. Ketua
petani itu mulia,” kata Jokowi dalam sambutan acara Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Yaldi Saputra
Forum Petani Muda Organik yang disiarkan secara yang merupakan sarjana pertanian memilih pulang
daring, Kamis, (29/10/2020). dan terjun mengajak para pemuda di kampungnya,
mengelola lahan tidak tergarap berupa rawa dan bekas
Presiden mengatakan, Indonesia bisa terbebas dari penambangan timah menjadi lahan pertanian produktif,
bayang-bayang impor jika semua anak muda memiliki
pola pikir yang maju, khususnya dalam pembangunan ”Dengan luas lahan sebesar 2,5 hektare (ha), kami
pertanian ke depan. Bahkan, Indonesia berpotensi membudidayakan berbagai komoditas pangan seperti
menjadi negara pengekspor dan memenuhi kebutuhan jagung, bawang merah, cabe serta ikan,” ujarnya.
dalam negeri jika sektor pertanian selalu menjadi
Yaldi mengakui aktifitas pertanian yang dilakukan
pilihan bagi sumber kehidupan. kelompoknya sangat bermanfaat karena dapat
memenuhi kebutuhan pangan. ”Dengan pertanian
“Dengan pengolahan pertanian secara modern, saya keluarga ini, kami dapat bergerak lebih mudah dalam
harapkan pertanian Indonesia dapat tumbuh bertani. Kita sudah panen lele 400 kg dan juga jagung
sebagai pilar penting pertumbuhan mencapai 3,7 ton,” ujarnya. (tim humas)
ekonomi nasional. Pertanian akan semakin
31VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
MOMENTUM
SATU TAHUN KERJA
JADIKAN PELECUT
KABINET Indonesia Maju genap setahun kita kerjakan, pertanian bisa jauh lebih baik lagi dengan
menjalankan kinerjanya sejak dilantik ada kebersamaan di dalamnya,” jelasnya.
Presiden Joko Widodo di Istana Negara,
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ahmad
Jakarta pada 23 Oktober 2019. Selama setahun itu Firdaus mengapresiasi kinerja jajaran Kementan selama
satu tahun terakhir. Menurut Prof Firdaus, Kementan
pula, Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah dibawah pimpinan Syahrul Yasin Limpo mampu
mengemban visi misi Presiden Jokowi, khususnya dalam
Syahrul Yasin Limpo (SYL) menunjukkan hasil yang pembangunan pertanian yang jauh lebih baik.
menggembirakan. Kementan juga terus berupaya “Catatan saya ada tiga yang membuat Kementan
dibawah pimpinan Pak Menteri Syahrul berhasil
meningkatkan sinergitas dan kinerja sektor pertanian membangun pertanian. Yang paling pertama tentu saja
adalah penguatan logistik pangan nasional,” ujarnya,
untuk meningkatkan perekonomian nasional. Senin (26/10/2020).
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul dalam acara Yang kedua, lanjut dia, Kementan mampu
Tasyakuran satu tahun Kementan Kabinet Indonesia
Maju menyampaikan bahwa momentum ini harus
dijadikan pelecut –alat mencambuk-- untuk terus
berakselerasi dan bekerja lebih keras lagi dalam
memajukan sektor pertanian. “Kita harus perkuat
konsepsi dan pertajam program-program yang sudah
berjalan,” ujarnya dalam Syukuran bersama yatim piatu
di Auditorium Kementan, Senin (26/10/2020).
Dalam kesempatan ini, Mentan juga mengapresiasi
seluruh perangkat fungsional Kementan dan kebijakan
negara dalam melaksanakan tugasnya selama satu
tahun. Menurutnya, keberhasilan yang dicapai selama
ini tidak lepas dari peran eselon satu dan struktur
berikutnya. “Apa yang kita capai satu tahun ini adalah
kerja keras kita semua. Saya tidak dapat berhasil tanpa
bantuan dan kerja keras dari seluruh stakeholder yang
ada,” katanya.
Perlu diketahui, di masa kepemimpinan Mentan
Syahrul, sektor pertanian menjadi penyumbang
angka tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi
nasional pada kuartal II sebesar 16,14 persen. Selain
itu, Kementan juga kembali meraih opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) 4 kali berturut-turut dari Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK).
Di sisi lain, Kementan terus mendorong kinerja ekspor
melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks).
Tercatat pada periode Januari-Agustus, ekspor
pertanian sebesar 8,82 persen dengan nilai mencapai
Rp258 triliun. Bahkan di bulan September, ekspor
pertanian naik 20,84 persen.
“Kita tentunya tidak boleh puas dan ini harus menjadi
tolak ukur bahwa dengan visi yang kuat dan misi yang
32 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
merealisasikan pengembangan korporasi petani seperti Tekankan Kolaborasi
pemberdayaan poktan dan gapoktan dalam integrated
farming. Dalam program ini, Kementan bahkan Di tempat terpisah, Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL)
memfasilitasi seluruh anggota poktan dengan payung menegaskan bahwa kolaborasi Kementan dengan
off taker supaya bisa mengajukan KUR dan bermitra perguruan tinggi, khususnya bidang teknik sangat
dengan perusahaan benih dan perusahaan asuransi. dibutuhkan dalam menkosolidasikan kemajuan
teknologi pertanian yang maju, mandiri dan modern.
“Catatan saya yang ketiga adalah pak Mentan Syahrul Pembangunan pertanian ke depan tidak boleh pada
mampu meningkatkan kapasitas penyuluh melalui penggunaan teknologi yang stagnan, namun harus
program (Kostratani) komando strategi pembangunan menerapkan pertanian digital, artificial intelligence,
Pertanian yang terhubung langsung dengan pusat data robotic construction, dan internet of things.
Agriculture War Room (AWR),” katanya.
“Saya minta kepada para dirjen, sinergi dengan Fakultas
Menurut Prof Firdaus, ketiga catatan tersebut Teknik Unhas. Bantu bangun laboratorium agar bisa
merupakan awalan kinerja yang sangat bagus dalam menghasilkan teknologi, bibit unggul dan alat mesin
mencapai tujuan jangka pangang lainya seperti pertanian modern,” ujarnya saat menyampaikan
ketahanan pangan dan swasembada pertanian secara orasi ilmiah dalam puncak perayaan Dies Natalis
nasional. “Ketiga capaian tersebut sangat bagus sekali ke 60 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas),
sebagai modal awal dalam pembangunan empat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hadir Rektor
tahun ke depan. Apalagi program korporasi Petani itu Unhas Prof Dwi Aries Tina Pulubuhu, jajaran Eselon I
kegiatanya lebih dulu dari Food Estate dan tercantum di Lingkup Kementan, dan Staf Khusus Mentan Prof Imam
RPJMN,” ujarnya. Mujahidin Fahmid.
33VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
34 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Sementara itu, di Jawa Tengah, Mentan Syahrul pertanian secara total, bahkan telah sejalan dengan
mengunjungi Integrated Farming atau pertanian program pembangunan pertanian nasional, termasuk
terpadu di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, program diversifikasi pangan lokal.
Kabupaten Karanganyar. Kementan tengah mendorong
pengembangan Integrated Farming untuk mendukung Arinal mengatakan, Lampung memiliki banyak potensi
upaya Pemerintah dalam mewujudkan lumbung komoditi unggulan seperti ubi kayu nomor satu di dunia,
pangan. Pola ini merupakan pengelolaan pertanian nanas, singkong, pisang, kopi dan kakao. begitu juga
terpadu, di mana dalam satu hamparan dibudidayakan komoditi ternak sapi potong, ayam dan telur. “Sektor
banyak komoditas. pertanian merupakan sektor penopang utama terhadap
jalannya perekonomian di Lampung. Sektor ini terbukti
Dalam sambutannya Mentan sangat mengapresiasi mampu bertahan dalam situasi krisis seperti wabah
penerapan Integrated Farming yang sudah dilakukan di Pandemi Covid-19,” tegasnya di tengah peluncuran
Kabupaten Karanganyar dengan beragam komoditas Kartu Pertani Berjaya, Selasa (6/10/2020).
dibudidayakan secara terintegasi.
Sebagai provinsi dengan karakter pertanian, Arinal
Selanjutnya Mentan menilai harus mulai menambahkan sebanyak 70 persen masyarakatnya
mengkoorporasikan dan membenahi dari mulai hulu hidup dari sektor pertanian. Sebagai informasi,
sampai hilir. “Kita perbaiki bibitnya, pupuknya dipenuhi, Kementan telah menyalurkan bantuan 1.000 ekor sapi
obatnya disiapkan, yang harus pakai mesin kita siapkan kepada Lampung. Kemudian menyerahkan bantuan
mesinnya. Dan di ujungnya tidak ada lagi petani yang benih padi dengan luas 1.161 ha, bantuan rehabilitasi
menjual gabah, petani harus jual beras,“ jelasnya. ladang, bantuan traktor roda empat dan penyerahan
KUR, dengan total bantuan kurang lebih mencapai
Di lokasi berbeda, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Rp208,245 miliar. (tim humas)
menyebut visi besar propinsinya untuk menghidupkan
35VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
ADA KEPENTINGAN STRATEGIS
DIBALIK UU CIPTAKER
Polemik Omnibus Law Klaster Pertanian
OMNIBUS Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) klaster berorientasikan pada kepentingan petani. “Ketentuan
pertanian memiliki kepentingan strategis dalam impor di pasal 14 harus memperhatikan kepentingan
mensejahterakan petani. Ini terlihat dari adanya petani. Kan sejauh ini seolah-olah kita dianggap
pembukaan investasi dan kemudahan izin usaha yang berpihak pada impor,” ujarnya.
lebih tersistem. Demikian ditegaskan Kepala Pusat
Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Padahal, lanjut dia, UU ini sudah sejalan dengan visi
Kementerian Pertanian (Kementan) Prof Erizal Jamal di Presiden Jokowi, yakni membuka akses lapangan kerja
Jakarta. seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia. “Kalau kita
lihat lima visi Presiden Jokowi, di antaranya Indonesia
Sebelumnya, Omnibus Law UU Cipta Kerja klaster akan membuka diri untuk investasi dalam upaya
pertanian sempat menimbulkan polemik di kalangan membuka lapangan kerja secara luas,” tandasnya.
pengamat karena dianggap berpotensi memperluas
impor pangan. Padahal, hingga saat ini prioritas utama Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan
dalam memenuhi kebutuhan pangan adalah produksi Kuntoro Boga menjelaskan, terkait UU Cipta berpotensi
dalam negeri yang sejalan dengan rumusan UU Pangan memperluas impor pangan, hal tersebut tidak benar
Pasal 3. dan perlu diluruskan. Hingga kini prioritas utama
pemenuhan kebutuhan pangan adalah produksi dalam
Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa, pemenuhan negeri, sejalan dengan yang dirumuskan dalam UU
kebutuhan pangan berdasarkan kedaulatan pangan, Pangan Pasal 3.
kemandirian pangan, dan ketahanan pangan. Dengan
basis itu, maka pemenuhan kebutuhan pangan dalam “Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa, pemenuhan
negeri tetap mengutamakan produksi dalam negeri. kebutuhan pangan berdasarkan kedaulatan pangan,
kemandirian pangan, dan ketahanan pangan. Dengan
Menurut Erizal, subtansi umum dalam UU ini basis itu, maka kita memandang bahwa pemenuhan
merupakan mempermudah aturan lama menjadi kebutuhan pangan dalam negeri tetap mengutamakan
aturan baru yang bisa diakses oleh semua pihak, produksi dalam negeri,” katanya saat dihubungi Selasa,
termasuk para petani yang ingin memulai usaha kecil (13/10/2020).
dan menengah. “Jadi regulasi yang tadinya tumpang
tindih sudah disederhanakan. Perizinan yang rumit juga Selain itu, lanjut Boga, urutan prioritas dalam UU
sudah dipermudahkan. Kenapa? karena kewenangan di tersebut menunjukkan prioritas pemerintah, dengan
daerah baik kota maupun kabupaten sudah masuk satu menempatkan produksi pangan dalam negeri sebagai
sistem di pemerintah pusat,” katanya. prioritas utama. “Impor hanya dilakukan sebagai
upaya kesiapsiagaan bila dalam keadaan tertentu kita
Erizal menambahkan, UU Cipta kerja, bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan dari produksi
mengatur konsekuensi kebijakan impor yang harus sendiri dan cadangan, maka impor opsi terakhir untuk
36 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
dilakukan,” jelasnya. Ketua Dewan Badan Pengurus Pusat (BPP)
Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI)
Kemudian, terkait dengan perubahan Pasal 15, Arief Satria mengungkapkan, saat ini dalam Global
Kuntoro menuturkan, justru ketika kebutuhan pangan Complexity Index, Indonesia berada di urutan pertama.
dalam negeri tercukupi, maka diharapkan Indonesia Itu disebabkan karena sistem perizinan berinvestasi
mampu mengekspor ke luar negeri. Hal ini sesuai yang sangat panjang di Indonesia. ”UU Cipta Kerja
dengan Pasal 15 UU No 19/2013 tentang perlindungan dapat memberikan ruang bagi semua kalangan
dan pemberdayaan petani yang menyebut bahwa baik pengusaha maupun petani kecil,” ujarnya saat
pemerintah berkewajiban melakukan peningkatan membuka Forum Webinar bertema ‘Bedah UU Cipta
produksi pertanian. “Kemudian, dalam pasal tersebut Kerja’, Jumat (23/10/2020).
disebutkan pula kewajiban pemerintah lainnya,
membentuk strategi perlindungan petani,” bebernya. Sementara itu, Kepala Riset Center for Indonesian Policy
Study (CIPS) Felippa Ann Amanta mengungkapkan,
Terakhir, mengenai indikator kepentingan petani UU Cipta Kerja dapat memberikan dampak positif
sebagai produsen pangan, Kuntoro menjelaskan bahwa terhadap perkembangan sektor pertanian. Ini karena
kepentingan petani dalam Pasal 36 terkait dengan dapat memperkuat produksi pangan domestik dan
harga jual produk dan juga kesejahteraan petani. melindungi petani kecil. “Kalau produksi pangan dalam
negeri ditingkatkan, petani bisa diuntungkan,” katanya
“Sebagai contoh pada saat panen raya tentu, dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (21/10/2020).
pemerintah tidak akan impor. Ini karena kita melihat
ada kepentingan petani terkait dengan harga jual Melalui regulasi itu, lanjut Felippa, pemerintah pusat
produknya yang harus tetap stabil, sehingga mereka dan daerah sesuai dengan kewenangan berkewajiban
bisa mendapatkan harga jual yang layak dan juga mengutamakan dan meningkatkan produksi pertanian
pendapatan yang memadai sebagai salah satu indikator dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan
kesejahteraan petani,” terang Kuntoro. nasional. (tim humas)
37VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
VOLUME
EKSPOR PERTANIAN
TAK HENTI MENANJAK
KINERJA ekspor pertanian terus menunjukkan September 2019 tercatat berkontribusi sebesar 2,5
angka yang menggembirakan. Berdasarkan data persen sedangkan pada September 2020, sektor
Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekspor pertanian memberikan kontribusi sebesar 2,95 persen.
produk pertanian meningkat 20,84 persen dibanding “Kalau share pertanian terhadap total ekspor kita pada
bulan sebelumnya, Agustus 2020. Peningkatan yang September 2019 itu baru 2,5 persen sedangkan pada
signifikan ini disumbangkan oleh kenaikan volume bulan September 2020 ini meningkat menjadi 2,95
ekspor yang cukup besar di antaranya beberapa produk persen,” jelasnya.
hortikultura seperti sayur sayuran dan buah-buahan
tahunan, kemudian juga kopi dan lada. Selama Januari–September 2020, ekspor nonmigas
Indonesia menurut sektor industri pengolahan
“Sektor pertanian pada September 2020 itu tumbuh menurun 0,25 persen dibanding 2019 yang disumbang
bagus sekali. Berdasarkan month to month (M to oleh menurunnya ekspor kendaraan bermotor,
M) naik 20,84 persen dan year on year ( yoy) juga ekspor produk pertambangan dan lainnya menurun
mengalami peningkatan sebesar 16,22 persen,” ujar 23,96 persen serta ekspor batubara, sedangkan
Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference di ekspor produk pertanian meningkat 9,70 persen yang
Kantornya, Jakarta, Kamis (15/10/2020). disebabkan oleh meningkatnya ekspor buah-buahan
tahunan. “Tentunya kita berharap ke depan ekspor
Dia menambahkan, ekspor sektor pertanian secara sektor pertanian ini akan semakin bertambah lagi,”
yoy yang mengalami kenaikan sebesar 16,22 persen tandas Suhariyanto.
disebabkan kenaikan nilai ekspor di beberapa komoditas
seperti sarang burung, udang hasil tangkap, sayuran, Sementara itu, sebagai pendobrak kerja luar biasa
cengkeh dan juga lada hitam. “Kenaikan ekspor pertanian dalam peningkatan ekspor Indonesia selama 4 tahun
yang konsisten ini diiringi dengan penurunan share dari ke depan, Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki
pertambangan menyebabkan share dari pertanian pelan- program jangka panjang Gerakan Tiga Kali Ekspor
pelan merangkak naik,” tambahnya. (Geratieks). Program ini juga biasa disebut sebagai
gerakan pemersatu kekuatan seluruh pemegang
Suhariyanto juga mengatakan bahwa kontribusi kepentingan pembangunan pertanian dari hulu
sektor pertanian pada September 2020 terhadap total sampai hilir.
nilai ekspor mengalami peningkatan sebesar 0,41
persen dibandingkan September 2019. Nilai Ekspor Menteri Pertanian (Mentan) SyahruI Yasin Limpo
38 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
(SYL) dalam kesempatannya beberapa waktu lalu Lepas Ekspor
menyampaikan, bahwa gerakan tersebut merupakan
gerakan bersama untuk mengoptimalkan potensi Kementan melepas ekspor perdana premix vitamin dan
pertanian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan mineral ke India dari produksi PT Agrinusa Jaya Santosa,
dalam negeri serta memenuhi pasar internasional. Di anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Total
sisi lain, gerakan ini juga diharapkan mampu membuka premix yang akan diekspor sebanyak 27 ton senilai USD
lapangan pekerjaan secara luas di seluruh Indonesia. 213.000 atau sekitar Rp3 miliar dari total produk yang
akan diekspor senilai USD 1 juta atau Rp15 miliar.
“Saya menitipkan pesan kepada eksportir agar kalian
membuka lapangan pekerjaan secara luas. Kami butuh Mentan Syahrul dalam sambutan di acara pelepasan
tangan eksportir agar rakyat kita banyak yang kerja. ekspor mengaku bahagia dan berbangga atas capaian
Caranya tingkatkan ekspor kalian menjadi tiga kali lipat,” ini. Ia mengapresiasi kinerja produksi dari PT Agrinusa
katanya. Jaya Santosa yang sejalan dengan upaya pemerintah
dalam mengembangkan ekspor komoditas pertanian.
Dalam kesempatan berbeda, Staf Khusus Presiden
Bidang Inovasi, Interpreneurship, dan Milenial Billy “Atas terealisasinya ekspor ini, berarti semua yang telah
Mambrasar menyampaikan apresiasi atas kinerja positif diupayakan selama ini oleh pihak perusahaan telah
dari Kementan di bawah kepemimpinan Mentan SYL. membuahkan hasil yang baik, dan kami mengapresiasi
karena telah memproduksi produk yang dapat diterima
Billy menilai Kementan telah berhasil meningkatkan negara tujuan,” ujarnya, Rabu (21/10/2020).
nilai ekspor sektor pertanian sehingga membuktikan
bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang paling Sementara itu, produksi tanaman hias hingga
kuat di masa Pandemi Covid-19. Diketahui bahwa pada Triwulan II pada 2020 berdasarkan data BPS mencapai
periode Januari-Agustus 2020, ekspor sektor pertanian 342.422.645 pcs. Sementara itu ekspor volumenya
Indonesia meningkat sejumlah 8,82 persen, yakni mencapai 4.176.294 kg atau setara dengan US$
mencapai Rp258 triliun. 12.176.244. Besarnya angka ekspor benih tanaman hias
menunjukkan bahwa bisnis benih tanaman hias masih
”Saya siap mendukung seluruh program yang diusung sangat terbuka.
Kementan, khususnya untuk meningkatkan sumberdaya
manusia (SDM), terutama generasi milenial di sektor Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Prihasto
pertanian,“ ujarnya saat melakukan pertemuan dengan Setyanto menyatakan bahwa jajarannya telah
Mentan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa melakukan berbagai upaya untuk mendukung
(13/10/2020). program Gratieks tersebut, yakni melalui Gedor Horti
(Gerakan Dorong Produksi, Daya Saing dan Ramah
Lingkungan Hortikultura).
”Gedor Horti berfokus pada upaya peningkatan mutu
dan produktivitas produk hortikultura melalui penerapan
sistem jaminan mutu yang dibuktikan dengan sertifikasi
GAP, GHP termasuk registrasi kebun. Terpenting juga,
penerapan teknologi budidaya dan pasca panen untuk
mengefisienkan biaya operasional usaha tani hortikultura,”
ujarnya di berbagai kesempatan. (tim humas)
39VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Mentan SYL:
Distributor
Jangan Main-Main!
Mudahkan Akses Pupuk Bersubsidi
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus kita miliki, yakni pupuk yang bersubsidi di semua lini di
berupaya keras menjamin kelancaran distribusi kawasan Indonesia Timur. Saya minta distributor jangan
dan kemudahan petani guna mengakses pupuk main-main dengan distribusi pupuk karena pupuk
subsidi dengan mengambil langkah tegas. Selain bukan hanya kebutuhan tanaman, tapi lebih pada
menambah alokasi, Kementan mengumpulkan para sebagai basis ketahanan pangan terutama pada masa
distributor untuk memberikan kemudahan kepada pandemi covid 19 ini,” ujar Menteri Pertanian Mentan
petani untuk mengakses pupuk bersubsidi yang Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat diwawancarai
sudah tersuplai di tingkat kios, walau belum memiliki usai membuka rapat monitoring dan pengelolaan
kartu tani. penyaluran pupuk bersubsidi TA.2020 di Hotel Claro,
Makassar, Sulawesi Selatan, (Sulsel), Selasa(20/10/20).
“Rapat koordinasi pupuk ini dalam rangka
mengecek distribusi serta ketersediaan pupuk yang SYL menegaskan, pemerintah tidak main-main
40 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani. terpenuhi,” jelasnya.
Presiden Jokowi telah menyetujui tambahan pupuk
bersubsidi dengan volume 1 juta ton atau senilai Rp3,14 “Berdasarkan kesepakatan KPK, DPR RI dan Kementan,
triliun. Ini mengingat sektor pertanian memiliki peran petani yang belum pemegang kartu tani tetap
vital dalam menyelamatkan perekonomian nasional harus dilayani mendapat pupuk bersubsidi dengan
dan ketahanan pangan rakyat di saat Pandemi Covid-19. pencatatan khusus hingga akhir Desember 2020,”
pinta Sarwo.
Oleh karena itu, SYL mengajak para distributor
mendeteksi distribusi pupuk bersubsidi mulai dari Di tempat terpisah, Komisi IV DPR RI meminta Kementan
area Lini I, distribusi pada agen pupuk dan hingga untuk terus mendorong petani dalam penggunaan
tingkat kios. Bahkan distributor juga akan mengatur pupuk organik guna menciptakan ketahanan
dan menyalurkan pupuk sesuai dengan SOP yang lingkungan serta produk yang berkualitas. Selain itu,
ditentukan, RDKK yang sudah ditetapkan sehingga tepat produk pertanian juga dapat memiliki nilai jual dan
sasaran serta pembelian bisa dilakukan dengan KTP. nilai kesehatan yang tinggi sehingga bisa menjangkau
“Untuk saat ini kartu tani tidak diwajibkan bagi petani pasar mancanegara.
yang belum memilikinya, namun tahun depan kartu
tani ini sudah bisa diakses. Saat ini kebutuhan pupuk Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan,
dalam tiga bulan kedepan harus dipenuhi,” ucapnya. pupuk menjadi salah satu sarana produksi yang
mempunyai peranan penting dalam meningkatkan
Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) Sarwo produktifitas dan hasil pertanian. Karena itu,
Eddy mengatakan, dalam rangka memperbaikan pemerintah selalu mengalokasikan anggaran yang besar
tata kelola pupuk bersubsidi, Kementan bersama PT melalui kebijakan pupuk bersubsidi bagi para petani
Pupuk Indonesia, seluruh dinas pertanian provinsi dan dalam rangka memperoleh pupuk yang berkualitas.
kabupaten dan para distributor menyelenggarakan
ralat monitoring dan pengelolaan distribusi pupuk ”Menurut saya dalam jangka panjang Kementan
bersubsidi. Adapun tambahan pupuk bersubsidi 1 juta juga tidak boleh terus menerus petani bergantung
ton sudah dialokasikan ke semua provinsi. dengan pupuk kimia harus didorong sinergi dengan
peternakan, perikanan, lingkungan hidup agar petani
“Dengan tambahan ini kita harapkan tidak ada masalah. Indonesia bisa mandiri dalam melakukan pengelolaan
Pupuk yang sudah berjumlah 8,9 juta ton itu kita pupuk dengan mengembangkan pupuk organik,”ujarnya
harapkan segera didistribusikan ke lini III distributor dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang ditayangkan
dan ke kios, sehingga pupuk untuk musim tanam II bisa secara virtual, Senin (5/10/2020). (tim humas)
41VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
MENUJU
PELAYANAN
PUBLIK
YANG LEBIH BAIK
DIREKTORAT Jenderal (Ditjen) Hortikultura Sementara itu, pemerintah pusat bersinergi dengan
Kementerian Pertanian (Kementan) siap pemerintah daerah dan BUMN memberikan fasilitas
menerapkan dan bantuan untuk mendukung dan mengoptimalkan
Sistem Manajemen Mutu ISO pertanaman cabai di Kabupaten Pesawaran, Lampung,
tepatnya di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng.
9001:2015 untuk meningkatkan pelayanan publik, Soalnya, hamparan seluas 450 hektare (ha) itu sebagian
besar merupakan lahan kering, maka diperlukan sarana
khususnya menyangkut pendaftaran varietas, irigasi yang memadai guna mendukung pengembangan
kawasan cabai.
pemasukan ataupun pengeluaran benih, dan
Mentan Syahrul Yasin Limpo, beberapa waktu lalu
rekomendasi impor, sekaligus mengoptimalkan realisasi sempat melakukan peresmian irigasi pompa air
bertenaga surya yang disponsori oleh CSR PT Bukit Asam
kebijakan dan mengakselerasi sektor pertanian. Tbk. Perusahaan tambang batu bara ini memberikan
bantuan sarana irigasi yang dapat mengalirkan air dari
Langkah itu, menurut Sekretaris Ditjen Hortikultura embung ke seluruh lahan pertanian Desa di Trimulyo.
Retno Sri Hartati Mulyandari, sesuai arahan Menteri Penggunaan pompa tenaga surya tersebut diharapkan
Syahrul Yasin Limpo yang menginginkan Kementan dapat meningkatkan efisiensi biaya pengairan dan tidak
meningkatkan pelayanan publik agar sektor pertanian menimbulkan polusi bagi lingkungan sekitar.
terus bertumbuh. Dengan begitu, kembali menjadi
penopang pembangunan perekonomian nasional.
“Apalagi dalam situasi pandemi saat ini, di mana
perekonomian dunia memburuk, termasuk Indonesia.
Namun, kebutuhan pangan tetap harus terpenuhi.
Sehingga, perlu akselerasi agar realisasi kebijakan
dirasakan manfaatnya tanpa mengabaikan prosedur
dan ketentuan,” ucapnya saat memberikan sambutan
dalam sosialisasi ’Sistem Manajemen Mutu (ISO)
Lingkup Ditjen Hortikultura’ di Kota Depok, Jawa Barat,
Kamis (8/10/2020).
Kepala Seksi Fasilitasi Industri dan Organisasi Publik
Badan Standardisasi Nasional (BSN) Tegar Ega
Pragita memaparkan, instrumen penilaian kinerja
unit pelayanan publik sesuai ISO 9001 diatur dalam
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor
38/2012. Dalam pelaksanaannya, pelayanan harus
bermutu demi kepuasan pelanggan, baik dari internal
maupun eksternal. “Karena itu, kita harus mengerti
kebutuhan pelanggan saat ini dan yang akan datang,
memenuhi persyaratan pelanggan, dan berupaya
melebihi ekspektasi pelanggan,” katanya.
42 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Sekaligus dalam kesempatan tersebut, Direktorat setempat.” Ujar Imran, anggota Kelompok Tani
Jenderal Hortikultura memberikan bantuan saprodi (Poktan) Lalotengae di Desa Bone Kecamatan Segeri,
untuk pengembangan kawasan cabai seluas 50 ha. Benih Kabupaten Pangkep.
yang diserahkan berupa benih bersertifikat disertai
sarana pengendali OPT berupa likat kuning. Pemberian Di sisi lain, talas beneng merupakan komoditas unggul
benih ini bertujuan agar petani di Kabupaten Pesawaran lokal Kabupaten Pandeglang, Banten yang saat ini telah
bisa memproduksi cabai dengan benih hibrida sehingga menjadi salah satu komoditas ekspor untuk mendorong
produktivitas yang dihasilkan lebih tinggi. Selama ini program strategis Kementan, yaitu Gerakan tiga kali
petani di wilayah tersebut identik bertanam benih lipat ekspor (Gratieks).
varietas lokal krisna.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang
”Saya berharap masyarakat sekitar, khususnya petani Budi S. Januardi, talas beneng akan dikembangkan
dapat memelihara dan memafaatkan sebaik-baiknya dalam satu kawasan dengan luas 100 hektare-an
fasilitas-fasilitas yang diberikan dari Kementan maupun yang disebut Kampung Talas Beneng. Pengelolaan ini
BUMN. Dengan adanya bantuan ini petani cabai merupakan juga implementasi konsep korporasi petani,
di Kabupaten Pesawaran dapat berbudidaya cabai yakni dari hulu ke hilir yang dijalankan Kementan,
sepanjang tahun tanpa terkendala air dan produktivitas sehingga proses produksinya maksimal dan petani
cabainya pun meningkat,” jelas Prihasto. terjamin memperoleh peningkatan kesejahteraan.
Di Sulawesi Selatan (Sulsel), Kementan sejak tahun “Dari 100 ha itu akan kita buat konsep agro-edu-wisata
lalu mulai mendorong produksi kacang hijau dengan seluas 10 ha, sedangkan 90 ha lainnya untuk budidaya
memberikan perhatian lebih melalui pemberian talas beneng. Konsep agro-edu-wisata Talas Beneng
bantuan berupa perbaikan varietas benih dan pupuk. akan menggandeng pengusaha-pengusaha setempat,”
Budidaya kacang hijau akhir-akhir ini memberikan ungkapnya di Pandeglang, Rabu (21/10/2020).
keuntungan yang cukup menjanjikan untuk para petani
dikarenakan produksi kacang hijau dalam negeri Dorong Swasta
ternyata telah diminati negara tetangga.
Di Jawa Barat, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
Sulsel merupakan salah satu sentra produksi kacang Yasin Limpo (SYL) mengunjungi perkebunan hidroponik
hijau di luar Jawa dengan produksi pertahun sebesar swasta di Babakan Madang, Kabupetan Bogor. Mentan
24.347 ton. Pengembangan kacang hijau di Sulsel meninjau proses pembibitan hingga pengemasan sayur
mendapat dukungan dari pemerintah pusat berupa menuju pasar penjualan di wilayah Jabodetabek.
bantuan benih serta pupuk hayati untuk lahan seluas
1.000 ha yang dialokasikan di sembilan kabupaten. “Saya mau melihat tanaman sayur dan berbagai inovasi
Realisasi tanam kegiatan tersebut sudah dimulai yang sudah menggunakan teknologi buatan anak
sejak Mei 2020, yang dimulai dari Kabupaten Pangkep bangsa. Misalnya ada rumah pengering yang tidak pakai
kemudian Takalar. listrik dan tidak pakai macam-macam.Semuanya betul-
betul green house,” ujar Mentan, Minggu (18/10/2020).
”Hasil panen tahun ini sangat memuaskan, tahun lalu
dari satu hektare lahan kami panen sekitar 1,5 ton, tapi Syahrul mengatakan, perkebunan milik PT Asabi
tahun ini hasil panen mencapai 1,8 ton. Kacang Hijau harus menjadi inisiator utama dalam mewujudkan
kami juga mudah dijualnya dengan harga Rp15.000 pertanian kota atau Urban Farming. ”Pertanian kota
per kilo setelah panen langsung diangkut pedagang sangat dibutuhkan dalam menjaga ketahanan pangan
nasional,” tandasnya. (tim humas
43VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
Kopi Nasional
Semakin Harum
dan Nikmat
Kelapa dan Serai Wangi juga Diminati
PRODUKSI kopi Indonesia tampaknya semakin
‘harum’ dan nikmat. Ini ditandai dengan permintaan
pasar global yang kian meningkat. Berdasarkan
data Badan Pusat Statistik (BPS), volume ekspor kopi
pada periode Januari-Mei 2020 mencapai 127 ribu ton.
Angka itu mengalami peningkatan sebesar 31,05 persen
di periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu
96,57 ribu ton. Pada 2024, nilai ekspor kopi ditargetkan
mencapai USD 2,6 miliar.
Nah dalam memajukan kopi lokal dan meningkatkan
kesejahteraan petani kopi Indonesia, Dewan Kopi
Indonesia (Dekopi) berencana melakukan kerja sama
dengan Kementerian Pertanian (Kementan).
Rencana kerja sama tersebut diutarakan oleh Ketua
Dekopi Anton Apriyantono saat bersilaturami dengan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo
di kantor Kementan RI, Jakarta Selatan pada Jumat
(2/10/2020).
”Ke depan kita akan mendirikan House of Coffee
Indonesia dimana akan menjadi pusat informasi bagi
mereka yang mau melakukan ekspor kopi, mulai dari
jenisnya hingga ketersedian sudah diatur,” ujarnya.
Anton mengaku siap bekerja sama untuk meningkatkan
kinerja dan performa kopi nasional. Mantan Menteri
44 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
Pertanian periode 2004-2009 itu juga berharap Dekopi dua perusahaan olahan kelapa. Kerja sama tersebut
dapat bekerja sama secara erat dengan Kementan ditandai dengan penandatanganan 16 Memorandum
mulai dari perencanaan program sampai realisasi of Understanding (MoU) antara PT Mahligai Indococo
program. Kerja sama tersebut dapat meringankan Fiber dan PT Kepala Biru Nusantara dengan masing-
tugas pemerintah. masing delapan Kelompok Tani (Poktan) kelapa asal
Sulut. Kegiatan penandatanganan tersebut dilakukan di
Dalam berbagai kesempatan, Mentan Syahrul sela Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Akses
menyampaikan bahwa kopi Indonesia, khususnya untuk Pasar Serta Pengembangan Produk Utama dan Produk
jenis arabika sangat diminati di pasar internasional. Samping Kelapa Berbasis Kelompok Tani di Manado,
Kopi Indonesia memiliki cita rasa yang khas. ”Ini menjadi Kamis (24/9/2020).
point plus yang baik bagi citra kopi Indonesia di pasar
internasional yang perlu kita jaga dan promosikan yang Dirjen Kasdi dalam sambutannya mengatakan, FGD
lebih intensif,” kata mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut bertujuan menggali potensi produk turunan
(Sulsel) dua periode yang juga penikmat kopi ini. kelapa di provinsi sentra produksi kelapa. Ini dilakukan
untuk meningkatkan nilai tambah untuk memenuhi
Di tempat terpisah, Dirjen Perkebunan Kementan kebutuhan pasar dunia melalui kemitraan produksi dan
Kasdi Subagyono mengatakan, kopi merupakan salah pemasaran. Untuk itu, tambah Kasdi, pihaknya juga
satu dari tujuh komoditas perkebunan yang akan melibatkan Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC)
ditingkatkan produksi dan produktivitasnya sepanjang untuk membuka dan memperluas akses pasar produk
2020. pertanian Indonesia.
“Kami terus mendorong petani dan kelompok tani “Kita mengundang perwakilan dari ITPC Chennai India
menjaga konsistensi kualitas produk kopi yang dan ITPC Shanghai China membicarkan potensi pasar
dikembangkannya dengan tetap menjalankan prinsip dan hambatan ekspor produk kelapa Indonesia. Ini
budidaya kopi berkelanjutan lingkungan dalam terutama di masa Pandemi Covid-19, karena China dan
penanaman sampai panen kopi, dan pasca panen,” India adalah dua negara tujuan ekspor terbesar kelapa
katanya. Indonesia,” paparnya.
Asep Sukarna, salah satu petani kopi di Kabupaten Di sisi lain, serai wangi kini semakin diminati. Komoditas
Bandung Barat, Jawa Barat mengatakan, penyediaan perkebunan itu banyak digunakan sebagai bahan baku
bibit unggul kopi seyogyanya memperhatikan industri. Tanaman yang bernama Latin Cymbopogon
kesesuaian dengan karakter daerah masing-masing. nardus ini dipakai sebagai campuran untuk sabun,
“Jangan sampai bibit kopi yang difasilitasi oleh parfum, kosmetik, antiseptik, aromaterapi, dan sebagai
pemerintah tidak sesuai, sehingga tujuan peningkatan bahan aktif pestisida nabati.
produksi tidak tercapai,” katanya saat dihubungi, Sabtu
(24/10/2020). Seiring dengan peningkatan permintaan tersebut,
Kementan juga terus mengembangkan budidaya serai
Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar wangi di berbagai daerah, salah satunya di daerah
(Balittri) Kementan Tri Joko Santoso mengakui banyak Brebes, Jawa Tengah. Pengembangan komoditas ini
tanaman kopi yang sudah tua, sehingga harus dilakukan Direktorat Tanaman Semusim dan Rempah,
dilakukan peremajaan. Untuk diketahui, dalam dua-tiga Ditjen Perkebunan.
tahun ke depan konsumsi kopi dunia akan mengalami
peningkatan dua sampai lima persen. Sejak Juli lalu, tim dari Direktorat Tanaman Semusim dan
Rempah telah melakukan pengawalan dan monitoring
Sementara untuk komoditas kelapa, pemerintah pengembangan serai wangi di Desa Pamulihan dan
terus mendorong kerja sama antara petani dengan Wlahar, Kecamatan Larangan. Di Kecamatan ini,
pengusaha. Ini dilakukan Kementerian Pertanian komoditas serai wangi dibudidayakan oleh para petani
(Kementan) yang memfasilitasi kemitraan antara yang tergabung dalam kelompok tani Tani Maju dan
petani kelapa dari Sulawesi Utara (Sulut) dengan Watu Geni. (tim humas)
45VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
HADAPI TANTANGAN,
PERKUAT
KARANTINA PERTANIAN
PERKEMBANGAN perkarantinaan dan perdagangan
internasional yang terus bergerak dinamis.
Karenanya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul
Yasin Limpo (SYL) meminta jajaran Badan Karantina
Pertanian (Barantan) untuk mampu beradaptasi.
Menurut Mentan, hingga saat ini Barantan telah
mampu membuktikan sebagai benteng terdepan
pertanian Indonesia dalam menjaga dan melindungi
kelestarian sumberdaya alam hayati Indonesia untuk
kesejahteraan bangsa dan negara.
Bertepatan dengan Hari Karantina Pertanian ke-
143 ini, juga merupakan momentum pemberlakuan
perkarantinaan yang baru melalui UU No 21/2019
yang menjadi tonggak bagi reformasi Badan Karantina
Pertanian dalam beradaptasi terhadap perkembangan
zaman,” ujar Mentan saat memimpin apel di Balai Uji
Terap Teknik Metode Karantina Pertanian, Bekasi, Jawa
Barat, Minggu (18/10/2020).
Seiring berjalannya UU No 21/2019, lanjut SYL,
tugas penyelenggaraan perkarantinaan semakin
berkembang. Selain itu, para jajaran badan karantina
pertanian sebagai economic stools dan border protection
harus semakin dipertegas.
Kemudian, kata Mentan, sistem penelusuran yang
diamanakahkan wajib dibangun juga menjelaskan
jangkauan perkarantinaan untuk dapat bersinergi lebih
baik dengan entitas lainnya. “Kerja sama dengan TNI,
Polri, dan Bea Cukai harus mampu manjadi sebuah
46 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
kekuatan dalam memperkuat pemeriksaan sistem sekaligus kita harus bersinergi menjaganya,” ujarnya.
logistik,” tandasnya.
Dari data pemusnahan kali ini, lanjut Mentan, banyak
Mentan menilai melalui skema single submission benih tanaman hias, termasuk anggrek yang masuk.
Barantan bersama dengan Bea Cukai dan karantina Sayangnya tidak dilengkapi jaminan kesehatan
mendukung ekosistem logistik nasional melalui karantina. ”Tentunya kami tidak melarang, namun
iklim logistik yang lebih baik dan diharapkan makin pastikan telah sesuai dengan aturan, yakni lengkapi
mempermudah bagi pelaku usaha di bidang agribisnis dengan Surat Izin Pemasukan (SIP) jika itu benih
atau bibit dan pastikan dijamin sehat dan aman dari
Penguatan sistem perkarantinaan merupakan negara asal. Petugas karantina pertanian akan kembali
peningkatan kompetensi sumberdaya manusia. memeriksanya. Kita harus pastikan sehat, aman dan
Oleh karena itu, laboratorium uji hingga sarana dan menghindari ancaman bioterorisme,” tegasnya.
prasarana menjadi modal utama serta memanfaatkan
teknologi informasi guna mempercepat layanan untuk Selain menyaksikan pemusnahan, SYL juga sekaligus
meningkatkan daya saing serta penguatan diplomasi melakukan pelepasan ekspor produk pertanian ke
pertanian,” ujarnya. enam negara. Kepala Barantan Ali Jamil yang turut
hadir memaparkan ragam komoditas yang diekspor
Di tempat terpisah, Mentan Syahrul menyaksikan yakni, sarang burung walet 130 kg (24 karton) senilai
pemusnahan 538 kilogram dan 480 batang bibit, benih Rp2,9 miliar tujuan China; Tanaman Aquarium,
dan buah impor asal dari delapan negara. Pemusnahan sebanyak 18.838 batang senilai Rp133,8 juta, menuju
dilakukan dengan menggunakan alat pembakar Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Jepang.
bersuhu tinggi atau incenerator di Instalasi Karantina
Pertanian Sorkarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu Dan jenis tanaman hias yang juga sedang digemari
(21/10/2020). masyarakat berupa mostrea, aglonema dan
philondendron sebanyak 352 batang senilai Rp17,6 juta
Komoditas pertanian impor ini masuk melalui ke Hongkong, Inggris dan AS. (tim humas)
bandar udara internasional Soekarno Hatta tanpa
dilengkapi dokumen kesehatan karantina dari negara
asal. “Tindakan ini harus kami lakukan agar potensi
penyebaran hama penyakit tumbuhan dari luar negeri
dapat kita cegah. Produk pertanian apapun yang masuk
ke Indonesia harus lolos dan dijamin kesehatannya oleh
petugas karantina pertanian,” kata SYL.
Dia menambahkan, pemusnahan produk pertanian
yang ilegal atau tidak sehat ini merupakan tindakan
pengawasan dan penidakan terhadap produk pertanian
yang ilegal atau tidak sehat ini. ”Negara kita di anugerahi
kekayaan sumberdaya alam hayati yang luar biasa, jadi
mari kita manfaatkan untuk kesejahteraan bersama
47VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
INI SAPI PRIMADONA,
NAMANYA WAGYU
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui dimiliki Sapi wagyu ini memang,” terang Nasrullah.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan
Hewan (Ditjen PKH) merilis introduksi rumpun Nama Wagyu sendiri berasal dari Jepang dengan kata
sapi baru, Wagyu melalui Surat Keputusan (SK). Ini ‘Wa’ berarti negara Jepang, sedangkan kata ‘Gyu’ dapat
dilakukan untuk terus berupaya menjaga ketersediaan diartikan sebagai sapi. Maka, Wagyu bisa diartikan
daging kualitas premium di Indonesia. sebagai daging sapi yang berasal dari Jepang.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Sapi Wagyu yang dibudidayakan di Jepang ini
(Dirjen PKH) Nasrullah mengatakan, dengan tersedianya adalah jenis sapi dengan perawatan sangat baik
sapi Wagyu ini diharapkan bisa memenuhi penyediaan dan diternakkan secara tradisional. Sapi Wagyu ini
daging kualitas premium dengan harga yang terjangkau dipengaruhi oleh ras Inggris dan Kontinental seperti
di pasar Indonesia. “Intinya kami terus berupaya Brown Swiss, Shorthorn, Devon, Simmental, Ayrshire,
menyediakan kemudahan bagi masyarakat yang ingin Korea, Holstein dan Angus selama beberapa generasi
daging berkualitas premium, salah satunya Sapi Wagyu hampir 100 tahun yang lalu.
ini,” ujarnya.
Salah satu ciri dari daging Sapi Wagyu ialah
Diketahui, Sapi Wagyu memang mempunyai pola marbling halus yang
menjadi primadona di melimpah pada dagingnya dan
antara beberapa sapi
jenis daging sapi lainnya.
Dari karakteristik, Sapi
Wagyu memiliki beberapa
kelebihan. Misalnya, Sapi Wagyu
dikenal merupakan sapi yang tenang
dan tidak tempramental. Sapi Wagyu
juga merupakan sapi yang mudah
beradaptasi dengan berbagai kondisi
iklim yang berbeda.
Berat lahir rendah dengan kisararan
30-40 kg juga membuat Sapi Wagyu ini
mudah dalam proses melahirkan. Sapi
wagyu dikenal sangat subur, sapi betina
bisa mencapai dewasa sebelum usia dua belas bulan.
Sapi jantan dapat melayani betina 50 persen lebih
banyak daripada kebanyakan breed lainnya.
“Sapi wagyu juga memiliki kemampuan untuk
mengkonversi pakan gandum atau hijauan menjadi
daging sapi yang unggul. Jadi banyak kelebihan yang
48 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020
didistribusikan secara merata ke seluruh otot. Daging
Wagyu memiliki kandungan asam lemak shomifuri yang
kaya akan Omega-3 yang mengandung kolestrol baik
dan bagus untuk jantung.
Selain itu, daging Wagyu juga mengandung
sekitar 30 persen lemak tak jenuh yang lebih tinggi
dari daging sapi biasa. Tingginya konsentrasi lemak
tak jenuh inilah yang membuat daging Wagyu sangat
berbeda dari daging sapi lainnya berupa kualitas dan
rasanya yang halus, lembut serta berair dengan titik
leleh rendah ketika dimasak untuk rasa manis dan
ekstra juicy yang unik.
Nasrullah mengungkapkan, kebutuhan daging di Saat ini, embrio Sapi Wagyu sendiri sudah tersedia di
Indonesia saat ini masih sekitar 90% untuk memenuhi Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang. Embrio ini berasal
permintaan pasar basah, sedangkan untuk memenuhi dari betina sapi Wagyu hasil sapi tabung dan semen
daging sapi premium seperti Wagyu masih diimpor dari beku pure sapi Wagyu.
Amerika, Jepang dan Australia. Untuk itu, ia berharap
masyarakat bisa membudidayakan Sapi Wagyu ini. Kepala BET Cipelang Oloan Parlindungan mengatakan,
masyarakat dapat membeli embrio Wagyu ke BET
“Wagyu ini memiliki bobot lahir yang relatif kecil Cipelang dengan cara mengajukan pembelian melalui
kurang lebih 30 sampai 40 kg. Nah ini membuat Sicobety, atau bersurat ke BET Cipelang. Oloan
sapi Wagyu tidak mengalami kesulitan dalam proses menjelaskan, hingga Oktober 2020, BET Cipelang
kelahiran, sehingga memudahkan masyarakat untuk telah mendistribusikan pejantan sapi Wagyu ke
BBIB Singosari sebanyak 5 ekor dan BIB Lembang
membudidayakan sapi Wagyu,” sebanyak 4 ekor.
papar dia.
“Sapi pejantan yang didistribusikan ke B/BIB telah
diproduksi semennya dan selanjutya semen digunakan
untuk program inseminasi buatan (kawin suntik) di
masyarakat,” ucap Oloan.
Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin
Limpo (SYL) memastikan penyediaan daging kualitas
premium ini akan terus berkelanjutan. Ia mengatakan,
dalam upaya penyediaan daging premium, Ditjen PKH
Kementan juga menggunakan semen Belgian Blue dan
Galacian Blonde untuk diinseminasi ke masyarakat.
“Semuanya guna menghasilkan sapi kualitas premium
baik bagi masyarakat maupun ekspor, karena target
kami pertumbuhan volume ekspor peternakan pada
tahun 2024 naik 300 persen menjadi 884.212 ton
ke 100 negara,” tuturnya. (tim humas)
49VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020 MAJALAH WARTA PERTANIAN
50 MAJALAH WARTA PERTANIAN VOLUME XXII/EDISI OKTOBER 2020