D I N A S L I N G K U N G A N H I D U P K A B . T U B A B A FORMAT ADRT BANK SAMPAH
ANGGARAN DASAR BANK SAMPAH UNIT …………………………………. BAB I NAMA & TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 NAMA BANK SAMPAH Bank Sampah Unit dan selanjutnya disebut Bank Sampah Unit Tiyuh/Kelurahan .......................... Pasal 2 Tempat Kedudukan Bank Sampah Unit …………… ini beralamat di ………………………… Tiyuh …………………. Kecamatan ……………………. Kabupaten Tulang Bawang Barat BAB II AZAS DAN TUJUAN Pasal 3 Azas Bank Sampah Unit ………………… ini Berazaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan bekerja atas dasar prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat Pasal 4 Tujuan 1. Tujuan Bank Sampah berbasis Berbasis Masyarakat ini untuk : 2. Membangun Bank sampah berbasis masayarakat. 3. Memanfaatkan dan memelihara sarana Bank sampah yang telah dibangun dan sarana perlengkapannya. 4. Membangun sikap hidup bersih dan sehat baik untuk keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
5. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat. 6. Meningkatkan peran serta dan pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah Rumah tangga dan sampah lingkungan 7. Menumbuhkan masyarakat/pokmas dalam pengembangan Bank sampah BAB III ANGGOTA 1. Keanggotaan Bank Sampah Unit ini adalah terbuka bagi semua masyarakat yang menjadi Nasabah bank sampah 2. Keanggotaan bersifat permanen/ tetap selama masih menjadi nasabah Bank sampah BAB IV KEPENGURUSAN Pasal 5 Susunan Kepengurusan Kepengurusan Bank Sampah Unit terdiri dari : a. Direktur/Ketua b. Sekretaris c. Keuangan/Bendahara d. Administrasi/Teller e. Divisi Pemberdayaan f. Divisi Operasional g. Divisi Produksi BAB V PERTEMUAN RUTIN 1. Pertemuan rutin Bank Sampah Unit dilaksanakan paling sedikit satu minggu sekali yang diikuti oleh nasabah dan pengurus bank sampah Berbasis Masyarakat dalam kegiatan penimbangan, pencatatan dan pemilahan sampah
2. Pertemuan pengurus Bank Sampah Unit paling sedikit dilaksanakan satu bulan sekali, yang diikuti oleh seluruh pengurus Bank sampah Berbasis Masyarakat dalam kegiatan rekap hasil penimbangan, penjualan sampah dan penyusunan laporan keuangan bank sampah BAB VI PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. Pengambilan keputusan dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. 2. Tiap anggota/nasabah mempunyai hak satu suara. 3. Hak suara anggota tidak dapat diwakilkan. 4. Keputusan dianggap sah apabila mencapai quorum (2/3 dari jumlah anggota). BAB VII KEGIATAN & PENDANAAN BANK SAMPAH UNIT Pasal 6 Kegiatan Kegiatan pokok Bank Sampah Unit adalah Pemilahan sampah dari sumbernya, Penimbangan dan pencatatan sampah, penjualan/pemasaran sampah Pasal 7 Pendanaan 1. Pendanaan Bank Sampah Unit dapat diperoleh dari iuran anggota sesuai dengan jumlah yang disepakati bersama dan dari hasil laba penjualan sampah 2. Sumber lain yang bersifat tidak mengikat. BAB VIII PEMBUBARAN BANK SAMPAH UNIT Bank Sampah Unit dapat dibubarkan sewaktu-waktu melalui musyawarah anggota yang dihadiri oleh sedikitnya 2/3 anggota dan di syahkan dengan Surat Keputusan Kepala Tiyuh/Lurah.
BAB IX PERUBAHAN ANGGARAN DASAR 1. Anggaran Dasar berlaku efektif sejak ditetapkan 2. Anggaran Dasar bisa dirubah melalui musyawarah yang dihadiri oleh sedikitnya 2/3 anggota. 3. Jangka waktu perubahan Anggaran Dasar ini bisa dilakukan sedikitnya setelah 3 tahun. Ditandatangani di …………………… Pada tanggal : ………………… 2021 Ketua Bank Sampah Unit ……………………………….. …………………….. Sekretaris Bank Sampah Unit ………………………………... …………………….. Mengetahui/ Menyetujui : Ketua BPT Tiyuh/Kelurahan ……………………… …………………….. Kepala Tiyuh/Kelurahan ………………………………... …………………….. Mengetahui : Camat ………………………. ……………………..
ANGGARAN RUMAH TANGGA BANK SAMPAH UNIT …………………………………. BAB I HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA Pasal 1 Hak Anggota 1. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam Pertemuan Anggota. 2. Memilih dan /atau dipilih menjadi Pengurus. 3. Mendapat pelayanan dan pembinaan yang sama. 4. Melakukan pengawasan atas jalannya Bank Sampah Unit menurut ketentuan-ketentuan yang beraku. Pasal 2 : Kewajiban Anggota 1. Menaati dan melaksanakan ketentuan yang berlaku dalam Bank Sampah Unit. 2. Membela kepentingan dan nama baik Bank Sampah Unit. 3. Ikut hadir dan aktif mengambil bagian dalam pertemuan rutin serta mentaati keputusan-keputusannya. 4. Melakukan penimbangan sampah secara rutin. BAB II PERTEMUAN RUTIN 1. Pertemuan rutin Bank Sampah Unit dilaksanakan paling sedikit satu minggu sekali yang diikuti oleh semua nasabah dan pengurus Bank Sampah Unit. 2. Peretemuan pengurus Bank Sampah Unit diadakan paling sedikit dilaksanakan satu bulan sekali, pada hari Sabtu minggu ke-4 yang diikuti oleh seluruh pengurus Bank Sampah Unit.
BAB III PENGURUS Pasal 3 : Tugas Pengurus DIREKTUR/KETUA 1. Mengawasi kegiatan masing-masing divisi sesuai dengan prosedur kerja bank sampah yang telah ditetapkan 2. Merencanakan langkah ke depan dan target yang ingin dicapai masingmasing divisi. 3. Memberikan solusi dalam pemecahan masalah dan kendala yang ditemui dilapangan berdasarkan masukan masing-masing divisi. 4. Evaluasi keuangan bank sampah berdasarkan hasil kerja yang dilaksanakan masing-masing divisi 5. Bertanggung jawab atas pengeluaran keuangan kegiatan dari bank sampah 6. Melaksanakan sosialisasi dan pelatihan bank sampah dari instansi maupun kab/kota lain 7. Betanggung jawab atas kerjasama dengan pihak lain. ADMINISTRASI/TELLER 1. Melayani tamu dan nasabah yang datang ke kantor bank sampah. 2. Menerima telepon nasabah atau pelanggan 3. Memasukkan data pembelian berdasarkan penimbangan dari petugas pengambilan dan divisi operasional kedalam buku tabungan 4. Mencatat nilai sampah dari penimbangan sampah ke buku tabungan bagi yang ingin ditabung dan Buku induk 5. Menulis dan merekap nota penimbangan maupun nota penjualan ke buku induk dan laporan harian. 6. Menerima formulir dari individu, kelompok/unit atau instansi yang ingin menjadi nasabah. 7. Bertanggung jawab administarasi terhadap peminjaman uang nyicil dengan sampah hasil tabungan dari nasabah. 8. Memberi tanda tangan dan bukti stempel bukti pembayaran di buku tabungan, nota penimbangan atau nota penjualan 9. Mengarsipkan surat keluar dan surat masuk 10. Melaporkan kegiatan administrasi/teller pada direktur.
SEKRETARIS 1. Mencatat stok sampah berdasarkan data dari pembelian dengan kondisi lapangan yang berkoordinasi dengan divisi operasional dan divisi produksi 2. Mengajukan kebutuhan operasional administrasi dan rumah tangga bank sampah kepada keuangan dengan persetujuan direktur. 3. Bertanggung jawab terhadap pemasukan dari hasil penjualan barang hasil kerajinan, sembako dan usaha lainnya beserta stok yang ada. 4. Membuat daftar inventaris sarana dan prasarana bank sampah. 5. Membuat dan mengumpulkan absensi karyawan dari setiap divisi 6. Melaporkan kegiatan rumah tangga dan usaha pada direktur. DIVISI KEUANGAN/BENDAHARA 1. Membuat laporan harian dan bulanan penerimaan dan pengeluangan keuangan bank sampah beserta bukti-bukti serta pengarsipannya 2. Membuat laporan kesimpulan bulanan keuangan bank sampah terkait keuntungan dari hasil kegiatan bank sampah. 3. Memberikan gaji karyawan berdasarkan nota bulanan sesuai permintaan setiap divisi yang telah disetujui direktur. 4. Memberikan uang pembayaran sampah atau peminjaman uang atas permintaan teller. 5. Memberikan uang untuk kegiatan operasional bank sampah yang diminta masing-masing divisi berdasarkan nota pengajuan yang telah mendapat persetujuan direktur. 6. Melaporkan penerimaan dan pengeluaran keuangan pada direktur DIVISI PEMBERDAYAAN DAN PENGAMBILAN 1. Melakukan sosialisasi, pendampingan, pelatihan (pemilahan, kompos, dan kerajinan) dibank sampah maupun dilokasi atas permohonan masyarakat maupun pihak lain. 2. Memastikan waktu untuk konfirmasi ke masyarakat atau instansi yang mengajukan permohonan sosialisasi 3. Mengawasi dan evaluasi masalah atau kendala yang dihadapi dari nasabah terutama terkait dengan pemilahan sampah 4. Mengajukan biaya operasioanal divisi kepada keuangan dengan persetujuan direktur 5. Mengevaluasi kinerja karyawan dan mengajukan gaji divisi pemberdayaan kepada keuangan dengan persetujuan dari direktur
6. Melaporkan kegiatan divisi pemberdayaan kepada direktur. 7. Memastikan waktu untuk konfirmasi kunjungan ke masyarakat yang mengajukan permohonan sosialisasi dan pemberdayaan 8. Menyiapkan formulir permohonan sosialisai 9. Mencatat data dan informasi kelompok masyarakat yang akan disosialisasi. DIVISI OPERASIONAL 1. Mengawasi dan bertanggung jawab terhadap penerimaan sampah dan hasil penjualan sampah non produksi (kertas, plastik, kaleng) 2. Mengawasi dan bertanggung jawab pada pemprosesan sampah bersih untuk siap produksi 3. Mengawasi dan bertanggung jawab terhadap mutasi sampah bersih ke divisi produksi 4. Mengawasi seluruh proses pemilahan dan packing barang sesuai jenis yang ditentukan bank sampah 5. Mengevalusi kinerja pegawai dan mengusulkan gaji karyawan kepada keuangan dengan persetujuan direktur 6. Mengkoordinasi dengan petugas administrasi/teller tentang pemasukan barang dari kelompok/unit maupun individu. 7. Melaksanakan penjualan sampah yang siap dijual (sampah non produksi) dan melaporkan hasilnya pada direktur 8. Mengajukan biaya operasional divisi kepada keuangan dengan persetujuan direktur 9. Melaporkan kegiatan divisi operasional kepada direktur. SEKSI PENIMBANGAN, PEMILAHAN DAN PACKING A. PEMILAHAN GUDANG KERTAS 1. Menimbang sampah dari nasabah individu baik yang dibayar langsung maupun yang ditabung dan mencatatnya dalam nota penimbangan sementara (nota diberi tanda tangan dan stempel), yang selanjutnya diserahkan ke nasabah untuk diserahkan teller 2. Melaporkan kepada manager operasioanal jika gudang sudah penuh dan siap jual sampahnya. 3. Pemilahan dan packing kertas sesuai dengan jenis yang ditentukan 4. Penimbangan sampah yang akan dijual kepa supplier/pabrik dan mencatat dalam nota penimbangan (disertai tanda tangan dan stempel) dan
selanjutnya dilaporkan kepada manager operasional untuk diserahkan ke teller (hasil penjualan diserahkan keuangan). 5. Menjaga kebersihan dan keamanan barang dengan menatanya sesuai pada tempatnya. B. PEMILAHAN NON KERTAS (PLASTIK) 1. Menimbang sampah dari nasabah individu baik yang dibayar langsung maupun yang ditabung dan mencatatnya dalam nota penimbangan sementara (nota diberi tanda tangan dan stempel), yang selanjutnya diserahak ke nasabah untuk serahkan teller. 2. Melaporkan kepada manager operasional jika gudang sudah penuh dan siap jual sampahnya 3. Pemilahan sesuai dengan jenis yang telah ditentukan dan packing sampah non kertas dibagi dalam 2 jenis yaitu yang siap dijual langsung dan yang disiapkan dalam bahan baku produksi 4. Menimbang sampah yang akan dijual kepada supplier/pabrik dan mencatat dalam nota penimbangan (disertai tanda tangan dan stempel) dan selanjutnya dan dilaporkan kepada manager operasional untuk diserahkan ke teller (hasil penjualan diserahkan keuangan). 5. Menjaga kebersihan dan keamanan barang dengan menatanya sesuai pada tempatnya DIVISI PRODUKSI 1. Mengawasi dan bertanggung jawab terhadap proses produksi 2. Memeriksa dan mencatat barang yang masuk dari divisi operasional 3. Memeriksa dan melakukan perawatan/ perbaikan terhadap sarana dan prasarana produksi secara berkala 4. Bertanggung jawab terhadap penjualan dari hasil produksi setiap hari 5. Membuat laporan hasil penjualan produksi kepada keuangan dan direktur 6. Membuat laporan bulanan stok hasil produksi maupun stok bahan baku yang ada 7. Mengevaluasi kinerja pegawai dan mengusulkan gaji karyawan kepada keuangan dan disetujui oeh direktur 8. Mengawasi barang produksi terkirim dan diterima oleh pihak supplier/pabrik
9. Mengajukan biaya operasional divisi kepada keuangan dengan persetujuan direktur 10. Melaporkan kegiatan divisi operasioanal kepada direktur. BAB IV PEMANFAATAN SARANA SARANA BANK SAMPAH Demi terjaminnya sarana bank sampah serta berfungsinya sistem pengelolaan bank sampah yang ada, para nasabah, wajib sifatnya mentaati peraturan Bank sampah Unit yangg dikeluarkan pengurus bank sampah Unit dan disyahkan oleh Tiyuh. BAB V PENGELOLAAN KEUANGAN Pasal 5 : Tabungan/ simpanan Sampah 1. Nasabah melakukan penimbangan secara rutin dan hasil penimbangan akan masuk ke buku tabungan nasabah dan biasa diambil minimal setelah 6 Bulan dan minimal 6 x penimbangan. 2. Saldo tabungan minimal Rp. 5.000 pada saat dilakukukan tutup buku. 3. Dana nasabah untuk selanjutnya akan dikelola oleh pengurus untuk kegiatan pengembangan usaha BANK SAMPAH UNIT. 4. Dana nasabah tidak dibolehkan dimanfaatkan oleh pengurus/pengelola bank sampah. Pasal 6 Pembukuan Keuangan 1. Penimbangan Sampah dicatat dalam Buku Tabungan nasabah dan buku register dan di paraf oleh petugas penimbang/ pengurus dan anggota yang bersabgkutan memperoleh buku tabungan. 2. Pemasukan dan pengeluaran uang dicatat dalam Buku Kas harian. 3. Keadaan keuangan kelompok dilaporkan oleh Bendaharan dalam pertemuan rutin bulanan dan hasil reduksi sampah harus dilaporkan ke dinas terkait setiap 6 bulan sekali.
BAB VI PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA 1. Anggaran Rumah Tangga berlaku efektif sejak ditetapkan 2. Anggaran Rumah Tangga bisa dirubah dengan ketentuan musyawarah yang dihadiri oleh sedikitnya 2/3 anggota. 3. Anggaran Rumah Tangga ini biasa dilakukan perubahan sedikitnya setelah 1 tahun Ditandatangani di …………………… Pada tanggal : ……………………… Ketua Bank Sampah Unit ……………………………….. …………………….. Sekretaris Bank Sampah Unit ………………………………... …………………….. Mengetahui/ Menyetujui : Ketua BPT Tiyuh/Kelurahan ……………………… …………………….. Kepala Tiyuh/Kelurahan ………………………………... …………………….. Mengetahui : Camat ………………………. ……………………..