The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ridwan.s1983, 2021-06-09 11:10:32

Modul Bahan Ajar_Ridwan Sekti Nugroho

Modul Bahan Ajar_Ridwan Sekti Nugroho

MODUL PEMBELAJARAN
ILMU PENGETAHUAN ALAM

SUHU dan PEMUAIAN
DISUSUN SEBAGAI TUGAS TERSTRUKTUR
MODUL -097 ILMU PENGETAHUAN ALAM

Disusun Oleh :
Ridwan Sekti Nugroho

201502784931
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN

PRODI ILMU PENGETAHUAN ALAM
2021

Daftar Isi

Halaman Judul

Daftar Isi

1. Pendahuluan
1.1. Deskripsi
1.2. Relevansi
1.3. Petunjuk Belajar

2. Inti
2.1. Capaian Pembelajaran
2.2. Sub Capaian Pembelajaran
2.3. Uraian Materi
2.3.1. Suhu
2.3.2. Jenis Termometer
2.3.3. Skala Termometer
2.3.4. Perubahan Akibat Suhu

3. Penutup

Daftar Pustaka

1. Pendahuluan
1.1. Deskripsi
Modul Suhu, Pemuaian dan Kalor mata pelajaran IPA kelas 7 semester satu
sebagai tugas pembuatan bahan materi ajar PPG dalam jabatan tahun 2021
Universitas Pendidikan Indonesia. Modul ini dirancang untuk memperkuat
kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap secara utuh. Proses
pencapaian dirancang melalui proses basic learning (PBL) suhu, pemuaian dan kalor
dengan didukung berbagai jenis media terkait yang menunjang sebagai suatu
kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tertentu. Materi Suhu,
Pemuaian dan Kalor disajikan sebagai suatu kesatuan dalam mata pelajaran IPA
untuk memberikan wawasan yang utuh bagi siswa terhadap perinsip prinsip dasar
yang mengatur alam semesta beserta segenap isinya.
Modul ini berisi materi tentang suhu pemuaian dan kalor yang disusun
mengacu pada pembelajaran IPA secara terpadu dan utuh. Pengetahuan yang
diajarkan pembelajarannya harus dilanjutkan sampai siswa melakukan percobaan
untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda secara
perpindahan kalor, dengan memiliki sikap mensyukuri anugrah alam semesta yang
dikaruniakan kepadanya dengan penuh tangung jawab.
Modul ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk
mencapai kompetensi diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam
pembelajaran. Siswa didorong untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan
terbentang luas disekitarnya. Peran guru sangat penting untuk membimbing dan
memfasilitasi siswa untuk belajar IPA termasuk meningkatkan dan menyesuaikan
adya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada modul. Guru dapat memperkaya
dengan kreasi dalam bentuk kegiatan kegiatan yang sesuai dan relevan yang
bersumber dari lingkungan social dan alam
1.2. Relevansi
Modul ini disusun sebagai salah satu alternative seumber materi ajar bagi siswa
untuk memahami topik suhu, pemuaian dan kalor. Melalui pembahasan materi yang terdapat
pada modul ini siswa dapat memiliki dasar pengetahuan yang disesuaikan dengan indicator
yang telah disusun, dan terutama dalam memfasilitasi kemampuan bernalar siswa. Selain itu,

materi ini juga aplikatif untuk siswa sendiri sehingga mereka dapat menerapkannya dalam
kehidupan sehari hari.

Komponen komponen didalam modul ini disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di
dilapangan (kebijakan pembelajaran masa pandemic covid19) dan dikembangkan dengan
tujuan agar peserta didik dapat dengan mudah mengaplikasikan suhu, pemuaian dan kalor
dalam kehidupan sehari hari, melakukan percobaan, sekaligus mendorong siswa mencapai
kemampuan berpikir tingkat tinggi.
1.3. Petunjuk Belajar
Untuk memperoleh hasil belajar secara maksimal dalam menggunakan modul ini, maka
langkah langkah yang perlu dilaksanakan antara lain :

a. Bacalah dan pahami secara seksama uraian uraian materi yang ada pada modul
b. Kerjakan tugas formatif (soal latihan) untuk mengetahui seberapa besar kepahaman

terhadap materi
c. Untuk kegiatan belajar yang terdiri teori dan praktik, perhatikan hal hal berikut :

1) Perhatikan petunjuk keselamatan kerja yang berlaku
2) Pahami setiap langkah (prosedur praktikum) dengan baik
3) Sebelum melaksanakan praktikum, identifikasi (tentukan)pealatan dan bahan

yang diperlukan dengan cermat
4) Gunakan alat sesuai prosedur pemakain dengan benar
5) Setelah selesai, kembalikan alat dan abahn ke tempat semula
d. Jika belum memahami materi yang disampaikan, bertanyalah kepada guru
e. Perhatikan beberapa fitur yang ada pada modul berikut :
1) Fitur tahukah kamu, berisi informasi atau pengetahuan tambahan terkait

materi yang dipelajari
2) Fitur ayo kita lakukan, berisi memberikan panduan percobaan sederhana

atau aktivitas untuk membantu kamu dalam memahami prinsip atau konsep.
Aktivitas ini dapat dilakukan secara berkelompok dibawah bimbingan guru
3) Fitur rangkuman berisi ringkasan materi dari bab yang telah dipelajari.
Anda dapat mereview keselruhan materi yang telah dipelajari melalui fitur
ini
4) Fitur tes formatif berisi soal soal untuk mengevaluasi pemahaman dan
penerapan konsep dalam satu bab yang telah dipelajari

2. Inti
2.1. Capaian Pembelajaran
Kompetensi Dasar
3.4. Menganalisis konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya
dalam kehidupan sehari hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada
manusia dan hewan
4.4. Melakukan percobaan untuk menyelidiki pegaruh kalor terhadap suhu dan eujud serta
perpindahan kalor
2.2. Sub Capaian Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.4.1. Mendeskripsikan konsep suhu
3.4.2. Membuktikan kemampuan indra peraba sebagai alat pengukur suhu
3.4.3. Mengidentifikasi jenis skala thermometer dan karakteristiknya
3.4.5. Menganalisis hubungan anatara empat skala termometer
3.4.6. Menganalisis hubungan suhu dengan perubahan zat suatu benda
2.3. Uraian Materi
2.3.1. Suhu
Masa pandemi seperti ini kita wajib memenuhi protokol kesehatan yang sudah
ditetapkan oleh pemerintah. Seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan
sabun, menjaga jarak aman dengan orang lain dan mengecek suhu. Dikutip
dari Biomedcentral, hasil analisis di Rumah Sakit Mount Sinai, New York, menunjukkan
sebanyak 9417 pasien dinyatakan positif mengidap COVID-19 dengan deteksi PCR. Suhu
tubuh corona pada 50 persen pasien yakni diatas 37 derajat celcius.

Gambar 1. Cek suhu sebelum memasuki lingkungan sekolah
Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5338906/suhu-tubuh-
pada-pasien-corona-berapa-sih Senin, 18 Jan 2021 18:00 WIB

Akhir akhir ini seberapa sering melihat kegiatan seperti pada gambar. 1? Taukah kegiatan
apakah itu? Ya, benar iru adalah salah satu kegiatan protocol kesehatan yaitu mengecek
suhu tubuh. Bagi yang memiliki suhu tubuh tinggi, lebih baik tidak mengikuti kegiatan di
luar rumah terlibih dulu. Lalu alat apa yang digunakan untuk mengecek suhu tubuh?
Apakah ada perbedaan alat untuk mengukur suhu tubuh dan suhu benda?

Perhatikan dan amati gambar 2! Ceritakan dan sampaikan pendapat kamu dari
gambar tersebut? Ya, benar gambar seorang ibu yang sedang mengecek suhu anaknya
yang sedang demam dengan menepelkan telapak tangan kedahi. Apakah mengukur suhu
dengan tangan itu akurat? Bagaimana mengetahui panas atau dingin suatu benda?

Gambar 2. Ilustrasi demam naik turun
Sumber : Buku Ilmu Pengetahuan Alam, Pusat Kurikulum
dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Kita akan belajar bagaimana dingin atau panas benda. Untuk mengetahui dengan
pasti dingin atau panas suatu benda, memerlukan suatu besaran atau sesuatu yang dapat
diukur dengan alat ukur. Suhu adalah besaran yang menyatakan ukuran derajat panas atau
dinginnya suatu benda. Untuk mengukur panas atau dinginnya suatu benda, diperlukan
sebuah alat. Thermometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu. Prisnsip
yang digunakan adalah perubahan volume zat cair. Syarat thermometer yang baik yaitu :

1. Mudah dibaca skalanya
2. Peka terhadap perubahan suhu
3. Jangkauan alat ukurnya cukup besar
4. Aman digunakan

Aktivitas 1.

Apakah indra peraba merupakan alat pengukur suhu yang handal?
 Tujuan Percobaan

Menyelidiki indra peraba sebagai pengukur suhu
 Hipotesisi/perkiaan sementara

………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………..
 Alat dan bahan

1. Gelas bening 3 buah/ wadah air/mangkuk ukuran sedang
2. Air hanngat secukupnya
3. Air dingin (es) secukupnya
4. Air kran secukupnya
5. Buku cetak IPA
6. Alat tulis
 Langkah kerja
1. Siapkan alat dan bahan
2. Beri label pada masing masing gelas, yaitu gelas A, gelas B dan gelas C
3. Masukkan tangan kananmu ke dalam gelas A yang berisi air dingin dan

tangan kiri ke dalam gelas C yang berisi air hangat

Gambar 3.a : percobaan suhu dan Gambar 3.b. Percobaan merasakan suhu
perubahanya air di gelas

4. Diamkan selama kurang lebih 30 detik
5. Secaar bersamaan angkat dan masukkan tanganmu ke dalam gelas B yang

berisi air kran
6. Rasakan yang terjadi pada tanganmu
7. Ulangi langkah (c) sampai (f) oleh anggota keluaraga atau teman atau 5

orang yang lain
8. Tulis di tabel hasil pengamatan

 Data hasil Suhu Air pada kelas

No Anggota Keluarga/Teman Gelas A Gelas B Gelas C

1
2
3

 Diskusi

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, diskusikan pertanyaan-

pertanyaan dibawah ini!
1. Apakah suhu air pada gelas A yang diukur menggunakan tanganmu

dengan tangan anggota keluarga/teman yang lain sama?
Jawab………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………..
2. Apakah suhu air pada gelas B yang diukur menggunakan tanganmu

dengan tangan anggota keluarga/teman yang lain sama?
Jawab………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
3. Apakah suhu air pada gelas C yang diukur menggunakan tanganmu

dengan tangan anggota keluarga/teman yang lain sama?
Jawab………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
4. Berdasarkan hasil percobaan dan diskusi, apakah indra peraba (tangan)

dapat di gunakan sebagai alat pengukuran suhu yang tepat?
Jawab………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………..
5. Apakah nama alat pengukur suhu benda yang paling tepat?
Jawab………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
6. Berdasarkan studi literatur pada buku cetak atau internet, tuliskan macam

macam thermometer!
Jawab………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………

 Kesimpulan
Berdasarkan percobaan diatas, tuliskan kesimpulannya!
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………

2.3.2. Jenis Thermometer
Berapa suhu tubuh manusia sehat ? Ya, benar 370 . Huruf “C” kependekan dari

Celsius. Skala suhu digunakan untuk memberikan tampilan nilai yang terukur pada suhu.
Saat ini dikenal beberapa skala suhu, contohnya Celsius, Fehreneit, Reamur dan Kelvin.
Kelvin merupakan skala suhu dalam SI.

a. Thermometer Zat Cair
Zat zair yang digunakan umunya alkohol atau raksa sebagai bahan
untuk membuat thermometer. Alasanya memiliki warna yang
mengkilat dan cepat bereaksi terhadap perubahan suhu, titik beku
rendah, serta titik didik yang tinggi. Beberapa thermometer yang
menggunakan zat cair yaitu : thermometer laboratorium, thermometer
suhu badan.

1) Thermometer laboratorium

Gambar 4 : Thermometer Laboratorium
Bentuknya panjang dengan skala dari 100 samapai 1100
2) Thermometer suhu badan

Thermometer jenis ini biasanya digunakan mengukur suhu
badan manusia, dengan mengunakan raksa. Skala yang
tertulis antara 350 samapai 420

Gambar 5 : Termometer Suhu Badan
b. Thermometer Zat Padat
Thermometer dengan bahan zat padat, biasanya dengan bahan logam.
Thermometer yang menggunakan bahan zat padat yaitu :

1. Thermometer bimetal
Thermometer bimetal merupakan thermometer menggunakan
dua logam yang berbeda sebagai bahan, untuk menujukkan
adanya perubahan suhu dengan prinsip logam memuai jika
dipanaskan dan menyusut jika didinginkan

Gambar 6 : Termometer Bimetal

2. Thermokopel
Termokopel merupakan thermometer terdiri dari dua jenis
logam yang dihubungkan, dan membentuk rangkaian
tertutup. Pengukurannya berdasarkan perubahan aliran listrik
pada kawat. Biasanya digunakan sebagai sensor suhu pada
pendingin baik pendingin ruangan atau lemari pendingin

Gambar 6 : Termokopel

3. Thermometer Kristal cair
Thermometer ini termasuk thermometer klinis, tetapi bisa
digunakan untuk mengukur suhu ruangan, suhu air mandi
bayi atau suhu lemari pendingin

Gambar 7. Thermometer Kristal Cair

Taukah Kamu?
Massa pendemi covid19 seperti ini kita sering melihat, bahkan diukur

suhu tubuhnya menggunkan termogun, seperti pada gambar berikut ini.

Gambar 8. Pemgukuran Suhu dengan Termogun

Thermogun merupakan salah satu jenis termometer inframerah untuk
mengukur temperatur tubuh yang umumnya di arahkan ke dahi. Alat ini menjadi
andalan utama sebagai alat skrining COVID-19 dengan gejala demam, alat ini
tersedia hampir di setiap pintu masuk tempat umum dan perkantoran. Pengunjung
atau pegawai dengan temperatur di atas 37,5℃ dilarang masuk dan diminta untuk
memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan.

Berbeda dengan termometer raksa atau termometer digital yang
menggunakan prinsip rambatan panas secara konduksi, termometer ini
menggunakan prinsip rambatan panas melalui radiasi. Dalam prinsip ilmu fisika
kedokteran, setiap benda dengan temperatur lebih besar dari 0 Kelvin akan
memancarkan radiasi elektromagnetik. Energi radiasi dari permukaan tubuh
ditangkap dan kemudian diubah menjadi energi listrik dan ditampilkan dalam
angka digital temperatur derajat celcius pada thermogun. Prinsip teknologi serupa
juga digunakan di kamera termal untuk skrining temperatur di bandara serta

thermal goggles di militer untuk mendeteksi keberadaan seseorang di malam hari
yang gelap.

Termometer inframerah yang tersedia di pasaran umumnya untuk
mendeteksi temperatur gendang telinga (termometer telinga) atau temperatur dahi
(termometer dahi). Termometer dahi lebih cocok untuk skrining gejala demam
COVID-19 karena hanya perlu “ditembak” ke arah dahi tanpa perlu
kontak/bersentuhan langsung dengan kulit. Termometer ini mendeteksi
temperatur arteri temporal pada dahi untuk mengestimasi suhu tubuh seseorang.
Hal yang perlu diperhatikan adalah akurasi pengukuran temperatur bergantung
pada jarak dan sudut alat thermogun terhadap objek yang diukur. Maka dari itu,
jangan heran jika hasil pengukuran bisa berubah-ubah. Alat thermogun untuk
skrining temperatur seseorang bekerja dengan menerima pancaran inframerah dari
benda, bukan dengan memancarkan radiasi apalagi LASER. Sebagai alat
pengukur suhu sebagai indikator kesehatan. alat thermogun untuk skrining
temperatur seseorang bekerja dengan menerima pancaran inframerah dari benda,
bukan dengan memancarkan radiasi apalagi LASER. Pengukuran temperatur
tubuh dengan thermogun tidak bisa dijadikan acuan utama terkait apakah
seseorang menderita COVID-19 atau tidak, karena pasien COVID-19 bisa muncul
tanpa gejala demam

2.3.3. Skala Termometer 0 K
…. ….
Kativitas 2 “ Mengkonversi Satuan Suhu” …. ….
….
0 0 50
45 …. …. 300
… 60
…. ….
…. ….

Berapa suhu badan/ tubuh manusia normal? Ya, benar secara umum suhu tubuh
normal manusia berkikasar 370 . Maksud 0 dibaca derajat celcius. Celsius
adaalh salah satu satuan atau skala suhu. Saat ini ada beberapa skala suhu yaitu
Celcius, Fahrenheit, Reamur dan Kelvin.

Gambar 9. Rentang Skala Termometer

Perbedaan rentang skala pada thermometer dapat digunakan untuk menentukan
konversi skala suhu. Ada empat nilai satuan skala untuk menentukan nilai suhu
atau temperature suatu benda :

1. Fahrenheit
Fisikawan Jerman bernama Daniel Gabriel Fahrenheit, berhasil
menemukan thermometer alcohol pada tahun 1709. Pada mulanya
Fahrenheit mengunakan tiga titik referensi temperature anatara air, es,
dan garam (ammonium klorida) sebagai pada skala 00, suhu air es (tidak
mengunakan garam) pada skala 300, dan suhu tubuh manusia standar
960, dan air mendidih pada angka 2120. Jadi titik beku di skala 320 dan
titik didih pada skala 2120, sehingga ada selisih sebesar 1800

Gambar 10. Fahrenheit dan Penemuannya

2. Reamur
Pada tahun 1731, Rene Antoine Ferchault de Reaumur mengusulkan ide
yang lain berkaiatan dengan skala. Dengan membuat thermometer
alcohol dan membuat ketetapan titik beku air pada skala 00 dan titik
didih sebesar 800. Alasanya memilih pada skala tersebut menurut
Reamur adalah angka pada skala mudah dibagi dua

Gambar 11. Reamur dan Penemuannya

3. Celcius
Astronom Swedia bernama Anders Celsius pada tahun 1742, telah
mengkalibarasi skala, dengan menggunakan air pada titik beku 00 (titik
tetap bawah) dan 1000 titik didih air (titik tetap atas)

Gambar 12. Celsius dan Penemuannya

4. Kelvin
Lord William Kevin dari Skotlandia, mengajukan ide atau gagasannya
yaitu konsep nol mutlak sebagai batas bawah (suhu terendah dialam).
Secara teroritis, tidak ada yang lebih rendah dari suhu nol mutlak, oleh
sebab itu pada skala kelvin tidak ditemukan suhu minus.

Gambar 13.Kelvin dan Penemuannya

Dari keempat terori yang sudah disampaikan, maka dapat dibuat
perbandingan skala thermometer sebagai berikut :

Dari perbandingan diatas dapat dituliskan rumusan secara umum :

− 1 = − 1
2 − 1 2 − 1

Dengan keterangan :

= ℎ ℎ ℎ
= ℎ
1 , 1 = ℎ
2 , 2 =

2.3.4. Perubahan Akibat Suhu

Aktivitas 3 “ Pemuaian Zat

 Tujuan Percobaan

Menyelidiki pengaruh suhu terhadap pemuaian pada zat gas

 Hipotesis / Perkiraan Sementara
………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………

 Alat dan Bahan
1. Panci atau wadah 2 buah
2. Botol kaca 2 buah
3. Balon 2 buah
4. Stropwatch
5. Air panas dengan sepenuh panci
6. Air dingin (es) dengan sepenuh panci

 Langkah Kerja
1. Siapkan 2 buah panci
2. Masukkan air paans di panci A dan air dingin di panci B

3. Masukkan ujung balon kemulut botol kaca, pastikan balon menutup
rapat dan tidak ada lubah. Lakukan pada kedua balon dan botl
kacanya

4. Masukkan 1 rangkaian botol balon ke dalam panci A, dan 1
rangkaian lagi ke dalam panci B

5. Amati kedua rangakaian tersebut selama kurang lebih 30 menit
6. Lihatlah apa yang terjadi, kemudian tuliskan di tabel hasil

pengamatan.
 Data Hasil

No Rangkaian Perlakuan (kondisi balon)

Sebelum Sesudah

1 Panci dengan air panas (A)

2 Panci dengan air es (B)

 Diskusi

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, diskusikan pertanyaan

pertanyaan berikut dibawah ini!
1. Apa yang terjadi pada balon dirangkaian panci air dingin?
Jawab………………………………………………………………
……………………………………………………………………..
2. Apa yang terjadi pada balon di rangkaian panci air panas?
Jawab………………………………………………………………
………………………………………………………………………
3. Apakah ada pengaruh suhu terhadap pemuaian zat gas pada

percobaan diatas?

Jawab………………………………………………………………
………………………………………………………………………
 Kesimpulan
Berdasarkan percobaan, tuliskan kesimpulan!
………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………....

Perubahan Akibat Suhu

Gambar 14. Laju Kereta apai dan Sambungan relnya Gambar 15. Kabel Listrik dan Malam hari

Gambar 14. mengambarkan kereta api melintas pada rel, dengan rel terdapat

sambungan. Sambungan rel Nampak menyatu jika setelah dilewati kereta.

Gambar 15 menggambarkan kabel listrik pada siang hari dan malam hari. Kabel

listrik terlihat panjang atau kendur pada siang hari dan pada malam hari tampak

pendek atau kencang. Dari dua kejadian diatas, mengapa rel bisa tampak menyatu

atau kabel bisa tampak memendek, peristiwan apa yang terjadi?

Menyatunya sambungan rel kereta setelah dilewati kereta atau memendeknya

kabel listrik pada malam hari merupakan salah satu peristiwan pemuaian atau

penyusutan oleh zat, yang disebabkan oleh perubahan suhu. Berikut ini jenis

pemuaian :

A. Pemuaian Zat Padat

Zat padat dapat mengalami pemuaian atau penyusutan bila terjadi

perubahan suhu. Baik suhunya dinaikan atau diturunkan. Gelaja ini

memang sulit untuk diamati secara langsung, tetapi dapat dilihat

pengaruhnya (gambar 14 dan gambar 15). Pemuaian atau penyusutan

terjadi pada sebgain benda yaitu:

1. Pemuaian Panjang
Zat padat jika dipanaskan akan mengalami pertambahan panjang.
Pertambahan panjang dipengaruhi oleh jenis banda (koefisien muai
zat), panjang mula mula dan perubahan suhu yang terjadi pada
benda.

Gambar 16. Pemuaian Panjang Pada Zat Padat

Pemuaian panjang adalah bertambahnya ukuran panjang suatu benda
karena menerima kalor. Pada pemuaian panjang, nilai lebar dan tebal
sangat kecil disbanding nilai panjang benda tersebut, sehingga lebar
dan tebal dianggap tidak ada. Tiap bahan suatu benda memiliki
koefisien muai panjang yang berbeda beda. Berikut tabel koefisien
muai panjang dari setiap bahan :

Tabel koefisien Muai Panjang

Sumber : http://fisikaloyolacollege.blogspot.com/2016/06/pemuaian.html

Rumusan menentukan panjang akhir pada pemuaian adalah sebagai
berikut :

2. Pemuaian Luas
Pemuaian luas merupakan pertambahan ukuran luas suatu benda
karena menerima kalor. Pemuaian luas pada benda yang mempunyai
ukuran panjang dan lebar, sedangkan tebal nilainya kecil dan
dianggap tidak ada.

Gambar 16. Pemuaian Luas Pada Zat Padat

Untuk menentukan luas akhir pada pemuaian luas, nilai koefisien
muia zat untuk luas merupakan dua kali dari koesiien muai panjang.
Jadi rumusan pemuaian luas akhir pada pemuaian luas adalah
sebagai berikut :

3. Pemuaian Volume
Pemuaian volum merupakan pertambahan ukuran suatu benda
karena kalor, sehingga benda mengalami perubahan panjang, lebar
dan tinggi.

Gambar 17. Pemuaian Volum Pada Zat Padat

Untuk menentukan volum akhir pada pemuaian luas, nilai koefisien
muia zat untuk luas merupakan tiga kali dari koesiien muai panjang.
Jadi rumusan pemuaian luas akhir pada pemuaian luas adalah
sebagai berikut :

B. Pemuaian Zat Cair
Albu didih adalah alat yang dipakai untuk menyelidiki pemuaian zat cair.
Zat cair memiliki sifat utama yaitu nenyesuaiakan dengan bentuk

wadahnya. Oleh sebab itu pemuaian pada zat cair tidak melibatkan muai

panjang atau pemuaian luas, tetapi hanya dikenal sebagai pemuaian ruang

atau pemuaian volum.

C. Pemuaian Zat Gas

Pernahkan anda kegert kerana adanya letusan dari balon udara? Kira kira

balon tersebut meletus karena apa? Balon bisa meletus karena adanya

pemuaian gas didalam balon yang disebabkan perubahan suhu.

3. Penutup
3.1. Rangkuman

3.1.1. Suhu adalah besaran yang menyatakn derajat panas dingin suatu benda

3.1.2. Indra perasa yang kita meliki tidak dapat menyatakan suhu suatu benda

dengan tepat. Alat indra juga bukanlah alat pengukur suhu dikarenakan indra

tidak mampu memberikan nilai suhu benda dengan satuan tertentu. Sehingga

diperlukan thermometer yang digunakan untuk mengukur suhu dan besarannya.

3.1.3. Terdapat 4 skala thermometer yaitu Celsius, reamur, fahrenhait dan kelvin

3.1.4. Hubungan antara skala Celsius, reamur, fahrenhait dan kelvin, dapat

dinyatakan secara umum sebagai berikut :

− 1 = − 1
2 − 1 2 − 1

Dengan keterangan :
= ℎ ℎ ℎ
= ℎ
1 , 1 = ℎ
2 , 2 =

3.1.5. Saat siang hari terlihat kabel listrik lebih panjang atau kendor, sedangkan
malam hari pendek atau kendacang. Sama halnya sambungan rel kereta api,
setelah dilalui kareta api, sambungan rel akan menutup. Peristiwa iru terjadi

karena adanya pemuaian datau penyusutan, yang disebabkan adanya perubahan
suhu.
3.2. Tes Formatif
1. Berikut ini yang merupakan konsep tentang suhu yang benar adalah…..

A. Suhu adalah besaran turunan yang menyatakan energy yang dimiliki
oleh pertikel pertikel penyususn suatu zat

B. Suhu adalah besaran fisika yang menyatakan derajat atau intensitas
panas suatu benda

C. Secara mikroskopik, suhu menujukkan rata rata energy potensial yang
dimiliki partikel partikel suatu zat

D. Thermometer yang dapat dipergunakan untuk mengukur suhu adalah
Celsius, reamur, kelvin dan farenheit

2. Seorang peserta didik mengukur suhu air dengan menggunakan dua buah
thermometer seperti pada gambar berikut!

Jika suhu air hasil pengukuran pada thermometer Celcius diketahui seperti
gambar, suhu pada thermometer Fahrenheit adalah…
A. 600
B. 1080
C. 1400
D. 1720

3. Perhatikan gambar perbcobaan berikut!

Soerang anak memaukkan tangan kanan ke wadah air hangat dan tangan kiri
ke wadah air dingin secara bersamaan. Setelah beberapa menit kemudian
kedua tangan di masukkan ke air biasa. Dari percobaan sederhana diatas,
kesimpulan yang benar adalah…

A. Tangan bukan alat ukur volume
B. Tangan merupakan alat ukut volume yang baik
C. Tangan merupakan alat ukur suhu yang handal
D. Tangan bukan alat ukur yang baik
4. Termometer X memiliki titik beku air 300 dan titik didih air 2100
pada tekanan 1 atm. Jika suatu zat mempunyai suhu 900 , maka
temometer X menjuk skala …
A. 1000
B. 1300
C. 1620
D. 1920
5. Pada saat kita berada di dalam ruangan tertutup dengan suhu 590 .
Tindakan yang sebaiknya kita lakukan adalah…
A. Cukup mengenakan baju atau kaos yang tipis
B. Mengenakan jaket atau baju hangat
C. Menghidupkan kipas angina
D. Cukup mengenakan kaos dalamBedah
6. Perhatikan gambar berikut

Berdaasarkan pada gambar diatas, alasan dalam pemasangan alat diatas
adalah….

A. Gaya gesekan ketika dilalui kereta apai semakin kecil
B. Getaran ketika dilewati kereta api semakin kecil
C. Jika rel mengalami pemuaian, tidak melengkung

D. Rel kereta api tidak melengkung saat kereta lewat
7. Rata rata suhu normal tubuh manusia secara umum 370 . Berapa rata rata

suhu normal tubuh manusia jika dinyatakan Reamur, Fahrenheit, dan

Kelvin secara berurutan?
A. 300 ; 1100 ; 310
B. 29,60 ; 98,60 ; 310
C. 28,60 ; 900 ; 320
D. 270 ; 98,60 ; 320
8. Secara umum thermometer zat cair berisi alcohol atau raksa. Berikut ini
alasan yang benar thermometer tidak diisi air adalah…
A. Volume tetap

B. Tidak memuai ketika dipanaskan
C. Memiliki pemuaian yang kecil
D. Air membasahi dinding kaca
9. Zat cair dan zat padat yang dipanaskan dalam waktu secara bersamaan,
akan mengalami pemuaian. Berikut ini contoh dalam kehidupan yang
benar adalah…
A. Panci yang berisi air penuh, ternyata sebagian airnya tumpah ketika

sedang mendidih

B. Gelas yang berisi air dinding luar gelas akan basah
C. Gelas yang berisi es dan air penuh, ternyata bila es mencair

seluruhnya tidak ada yang tumpah

D. Penguapan air laut yang disebabkan oleh pemanasan matahari

10.Perhatikan Gambar berikut!

Diatas gambar bimetal dengan koefisien muai yang tertra pada tebel. Jika
masing rangkaian bimetal dipanaskan, pernyataan berikut yang benar
adalah…
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)

Soal Formatif

No Indikator Level Soal Kunci Jawaban
Kognitif
1 Disajikan C2 Berikut ini yang merupakan konsep Jawab B
pernyataan, siswa tentang suhu yang benar adalah….. Suhu adalah besaran
mampu fisika yang
mendeskripsikan A. Suhu adalah besaran turunan yang menyatakan derajat
konsep suhu menyatakan energy yang dimiliki panas suatu benda
oleh pertikel pertikel penyususn
suatu zat

B. Suhu adalah besaran fisika yang
menyatakan derajat atau intensitas
panas suatu benda

C. Secara mikroskopik, suhu
menujukkan rata rata energy
potensial yang dimiliki partikel
partikel suatu zat

D. Thermometer yang dapat
dipergunakan untuk mengukur
suhu adalah Celsius, reamur, kelvin

2 Disajikan gambar, C2 dan farenheit − 32 0
siswa menentukan 9 =5
konversi antara Seorang peserta didik mengukur suhu air 60
skala termometer dengan menggunakan dua buah
thermometer seperti pada gambar berikut! ( − 32) = 5 9
= 108 + 32

= 140

Jika suhu air hasil pengukuran pada

thermometer Celcius diketahui seperti

gambar, suhu pada thermometer
Fahrenheit adalah…

A. 600
B. 1080
C. 1400
D. 1720

3 Disajikan gambar, Perhatikan gambar perbcobaan berikut! Jawab D
siswa dapat Indra perasa yang kita
membuktikan Soerang anak memaukkan tangan kanan miliki tidak dapat
kemapuan indra ke wadah air hangat dan tangan kiri ke menyatakan dengan
peraba sebagai alat wadah air dingin secara bersamaan. tepat untuk mengukur
pengukur suhu Setelah beberapa menit kemudian kedua suhu. Alat indra juga
tangan di masukkan ke air biasa. Dari bukan alat ukur.
percobaan sederhana diatas, kesimpulan Sehingga perlu alat
yang benar adalah… ukur suhu dan
besarnya. Alat ukur
A. Tangan bukan alat ukur volume suhu adlah
B. Tangan merupakan alat ukut volume thermometer

yang baik
C. Tangan merupakan alat ukur suhu

yang handal
D. Tangan bukan alat ukur yang baik

4 Peserta didik dapat Termometer X memiliki titik beku air Jawab D
membandingkan 300 dan titik didih air 2100 pada
skala thermometer − 1 = − 1
dari hasil yang tekanan 1 atm. Jika suatu zat mempunyai 2 − 1 2 − 1
diketahui suhu 900 , maka temometer X menjuk
skala … − 30 = 90 − 0
5 Disajikan soal 210 − 30 100 − 0
cerita, peserta A. 1000
didik dapat B. 1300 − 30 = 90
menganalisis C. 1620 180 100
hubungan suhu D. 1920
dengan perubahan = 192
zat suatu benda
Pada saat kita berada di dalam ruangan Jaawb B
6 Disajikan gambar C4 tertutup dengan suhu 590 . Tindakan Untuk
peserta didik dapat yang sebaiknya kita lakukan adalah… mengetahui
menganalisis pengaruh suhu
hubungan suhu A. Cukup mengenakan baju atau kaos tersebut maka
dengan perubahan kita ubah dulu
zat suatu benda yang tipis

B. Mengenakan jaket atau baju hangat

C. Menghidupkan kipas angina

D. Cukup mengenakan kaos dalam

kedalam Celsius.

Jika diubah ke

Celsius adalah

15 celsius

Perhatikan gambar berikut Jawab C

Celah pada rel

kereta api

dimaksudan untuk

memberikan ruang

bagi besi untuk

Berdaasarkan pada gambar diatas, alasan memuai. Besi
dalam pemasangan alat diatas adalah….
termasuk benda
A. Gaya gesekan ketika dilalui
kereta apai semakin kecil yang akan memuai

B. Getaran ketika dilewati kereta api jika kena panas. Jika
semakin kecil
sambungan antara
C. Jika rel mengalami pemuaian,
tidak melengkung

D. Rel kereta api tidak melengkung rel tidak diberikan

saat kereta lewat celah atau ruang,

maka akan terjadi

muai volum

sihingga rel akan

bengkok

7 Siswa Rata rata suhu normal tubuh manusia Jawab B
menganalisis secara umum 370 . Berapa rata rata suhu Gunakan rumus
hubungan antara konversi Celsius ke
skala dengan normal tubuh manusia jika dinyatakan Reamur yakni: t° R
empat skala = 4.t°C/5 t° R =
termometer Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin secara 4.37/5 t° R = 29,6° R
Gunakan rumus
8 Peserta didik berurutan?
dapat A. 300 ; 1100 ; 310
mengidentifikasi B. 29,60 ; 98,60 ; 310
jenis termometer C. 28,60 ; 900 ; 320
dan D. 270 ; 98,60 ; 320
karakteristiknya
konversi Celsius ke
9 Disajikan
pernyataan, siswa Fahrenheit yakni: t°
mampu
menghubungkan F = (9. t°C/5) + 32 t°

F = (9.37/5) + 32 t°

F = 98,6° F Gunakan

rumus konversi

Celsius ke Kevin

yakni: t K = t° C +

273 t K = 37 + 273 t

K = 310 K

Secara umum thermometer zat cair berisi Jawab D
alcohol atau raksa. Berikut ini alasan yang
benar thermometer tidak diisi air adalah… Karena air

A. Volume tetap membasahi
B. Tidak memuai ketika dipanaskan
C. Memiliki pemuaian yang kecil dinding kaca
D. Air membasahi dinding kaca

Zat cair dan zat padat yang dipanaskan Jawab A
Peristiwa tumpahnya
dalam waktu secara bersamaan, akan

mengalami pemuaian. Berikut ini contoh
dalam kehidupan yang benar adalah…

peristiwa sehari A. Panci yang berisi air penuh, ternyata air dalam panci yang
hari dengan sebagian airnya tumpah ketika
konsep pemuaian sedang mendidih dipanaskan

B. Gelas yang berisi air dinding luar menujukkan
gelas akan basah
pemuaian volum air
C. Gelas yang berisi es dan air penuh,
ternyata bila es mencair seluruhnya lebih besar dari
tidak ada yang tumpah
pemuaian pada
D. Penguapan air laut yang disebabkan
oleh pemanasan matahari panci. Hal ini

dikarenakan

koefisien muai

volum air lebih besar

muai volume panci

Perhatikan Gambar berikut!

Diatas gambar bimetal dengan koefisien
muai yang tertra pada tebel. Jika masing
rangkaian bimetal dipanaskan, pernyataan
berikut yang benar adalah…

A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)


Click to View FlipBook Version