The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Media Pembelajaran Spreadsheet

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by karinaolivia473, 2023-11-22 07:37:58

EBOOK SPREADSHEET

Media Pembelajaran Spreadsheet

PRAKTIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG MICROSOFT EXCEL DISUSUN: KELOMPOK 1 PENERAPAN DALAM SMK/SMA/MA


Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya, sehingga kami kelompok 1 mampu menyelesaikan penyusunan media pembelajaran “Microsoft Excel: Penerapan dalam Akuntansi Perusahaan Dagang” dengan baik. Kami sampaikan terimakasih kepada Ibu Ferby Mutia Edwy S.E., M.Ak. selaku dosen pengampu mata kuliah Spreadsheet dan anggota kelompok 1 yang saling memmbantu dan ikut berkontribusi dalam membuat media pembelajaran ini. Kami menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam media pembelajaran ini untuk itu kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan media pembelajaran ini sangat kami butuhkan. Dan semoga media pembelajaran ini dapat memberikan maanfaat bagi siswa SMK/sederajat dan pihak yang membutuhkan. Malang, 22 November 2023 Kelompok 1 Penulis KATA PENGANTAR II


BAB 1 MICROSOFT EXCEL......................................................1 1.1 GAMBARAN UMUM MICROSOFT EXCEL....................1 1.2 MANFAAT DAN KEGUNAAN MICROSOFT EXCEL.............1 1.3 BARIS, KOLOM, SEL DAN RANGE......................1 1.4 FUNGSI MICROSOFT EXCEL...........................2 1.5 DATA VALIDATION..................................3 BAB 2 AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG..........................4 2.1 PENGERTIAN AKUNTANSI.............................4 2.2 KONSEP DAN PRINSIP AKUNTANSI.....................4 2.3 PERSAMAAN AKUNTANSI..............................5 2.4 FUNGSI MICROSOFT EXCEL...........................6 2.5 DATA VALIDATION..................................6 BAB 3 PRAKTIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG...................................................................................7 DAFTAR ISI III KATA PENGANTAR...................................................................II DAFTAR ISI.............................................................................III


Microsoft Excel sebagai alat kalkulasi data, dalam hal ini proses hitung menghitung Microsoft Excel sebagai alat untuk menganalisis data Microsoft Excel sebagai alat untuk memvisualisasikan data, dalam hal ini berhubungan dengan grafik, diagram, dan tabel 1.1 GAMBARAN UMUM MICROSOFT EXCEL Microsoft Excel merupakan salah satu produk dari perusahaan perangkat lunak ternama dunia, Microsoft. Microsoft Excel berbentuk lembar bentang (Spreadsheet) yang mampu secara canggih meganalisis serta memvisualisasi data penggunanya. File hasil dari Microsoft Excel ini berformat .xlxs. Microsoft Excel bisa diakses melalui smarthphone ataupun pc. 1.2 MANFAAT DAN KEGUNAAN MICROSOFT EXCEL Microsoft Excel diciptakan untuk membantu proses mengelola data sehari-hari dengan praktis dan cepat, berikut adalah manfaat dan kegunaan Microsoft Excel dalam kegiatan mengelola data sehari-hari: 1. 2. 3. 1.3. BARIS, KOLOM, SEL DAN RANGE 1.Baris Kumpulan sel yang membentang secara horizontal 2.Kolom Kumpulan sel yang membentang secara vertikal 3.SEL Sel merupakan perkumpulan atau potongan-potongan antara kolom dan baris. Sel diberi nama sesuai dengan lokasinya. Contohnya adalah sel A13, pertemuaan antara kolom A dan baris ke 13. 4.RANGE Range merupakan sekelompok dari sel. Contohnya sekelompok A1 sampai A10 (A1:A10) BAB 1 MICROSOFT EXCEL 1


1.4 FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL Untuk menunjang kegiatan pengelolaan data, Microsoft Excel menyediakan kurang lebih 230 fungsi, yang dikategorikan dalam 10 kategori. Namun pada praktikum akuntansi secara sederhana ini kita hanya akan mempelajari beberapa fungsi penting, diantaranya: 1.Fungsi Math and Trig Fungsi ini digunakan untuk mencari hasil akhir dari suatu perhitungan. Contoh: a. fungsi SUM dan tanda (+) untuk penjumlahan b. tanda (-) untuk pengurangan b. tanda (*) untuk perkalian c. tanda (/) untuk pembagian e. fungsi SUMIF untuk mencari penjumlahan dari kriteria yang diberikan. 2.Fungsi Logical Fungsi Logika digunakan untuk mecari dan menentukan sebuah keputusan dari pilihan data (syarat) yang diberikan. Contoh: fungsi IF 3. Fungsi Date & Time Fungsi date & Time digunakan untuk menentukan tanggal dan waktu. Contoh: fungsi DATE 4. Fungsi Lookup and Reference Fungsi Referensi ini digunakan untuk mencari data dari suatu tabel. Contoh: fungsi VLOOKUP 2


Block seluruh sel data yang dibutuhkan dan ganti name box menjadi nama yang diinginkan. 1.5 Data Valid Pada praktikum akuntansi ini, data validation merupakan sebuah fitur yang mempermudah untuk keperluan list suatu data, sehingga kita tidak perlu mengetik kembali cukup hanya mengklik data yang kita butuhkan. Contoh: kita membutuhkan nomor akun untuk keperluan buku besar. Langkah-langkah untuk mengaktifkan data validation: 1. 3 1 2 2. Pada Tab Menu pilih menu Data 3. Pada bagian any value, pilih List dan klik OK, masukkan range yang sudah kita buat tadi dengan menambahkan tanda (=) 1 2 3 4 3. Jika sudah muncul segitiga dan data yang kita pilih tadi, maka sudah berhasil.


2.1 PENGERTIAN AKUNTANSI BAB AKUNTANSI 2 PERUSAHAAN DAGANG 4 PENCATATAN PENGGOLONGAN PENGIKHTISARAN PELAPORAN 2.2 KONSEP DAN PRINSIP AKUNTANSI Dalam menjalankan proses akuntansi, haruslah mengacu pada peraturan dan perundangan yang berlaku. Karena peraturan dan perundangan merupakan hal yang dapat mengatur penilaiandan pengelolaan data akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku secara umum. Berikut adalah prinsip yang mengatur praktik akuntansi. 1.Konsep Entitas Konsep entitas merupakan konsep yang mengacu pada pemisahan urusan atau permasalahan antara kesatuan usaha dan individu (pemiliknya). Sehingga menjadi suatu unit ekonomi yang terpisah. 2.Prinsip Keandalan Prinsip keandalan merupakan prinsip yang mengacu pada keabsahan dari suatu pencatatan akuntansi. Karena laporan keuangan yang dihasilkan haruslah bisa dibuktikan kebenarannya. TRANSAKSI KEUANGAN


3.Kesatuan Moneter Kesatuan moneter merupakan prinsip yang menyatakan bahwa suatu kegiatan ekonomi dapat dilakukan pencatatan atau pembukuan apabila kegiatan tersebut dapat diukur dengan satuan mata uang. 4.Konsep Kesinambungan Konsep Kesinambungan merupakan konsep yang mengasumsikan bahwa suatu entitas akan secara terus menerus melakukan kegiatan usahanya sehingga pencatatan akuntansi juga akan terus menerus berkesinambungan dari tahun ke tahun. 2.3 PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI 5 ASSETS = LIABILITIES + EQUITY ASSETS KELOMPOK AKUN 1. Asset merupakan kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Contoh: Kas dan setara kas, persediaan barang dagang, peralatan, gedung , dan lain-lain. 2. LIABILITIES Liabilities merupakan kewajiban perusahaan kepada pihak lain yang suatu saat nanti harus dipenuhi atau dibayar kembali. Contoh: hutang dagang, hutang wesel, hutang bank. 3. EQUITY Equity merupakan modal yang disetor oleh pemilik dan bisa juga modal dari pihak lain. Contoh: saham 4. REVENUE Revenue merupakan hasil dari pertukaran barang atau jasa yang telah dilakukan, Revenue ini berbentuk sebagai nilai yang dapat diukur dengan satuan mata uang. Contoh: penjualan dan pendapatan jasa. 5. EXPENSE Expense merupakan sejumlah uang yang harus dikeluarkan untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan. Contoh: beban upah dan gaji, beban listrik,air dan telepon, beban sewa.


Laporan laba rugi 2.4 SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG Perusahaan dagang adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jual beli barang tanpa mengubah bentuknya. Biasanya perusahaan dagang membeli barang dagang dari supplier dan menjualnya kembali ke customer. 2.5 LAPORAN KEUANGAN Laporan keuangan merupakan hasil dari kegiatan siklus akuntansi yang telah dilakukan, mulai dari kegiatan transaksi, analisis transaksi, penggolongan ke dalam buku besar, pengikhtisaran kedalam neraca saldo dan terbentuklah beberapa laporan keuangan. Beberapa laporan keuangan tersebut misalnya: 1. Laporan yang berisi pendapatan dan beban perusahaan, sehingga bisa mengetahui laba atau kerugian perusahaan. 2. Laporan Perubahan Ekuitas Laporan perubahan ekuitas berisi modal awal. kerugian/keuntungan perusahaan, dan transaksi yang dapat mengurangi ekuitas, contohnya pengambilan pribadi pemilik dan dividen. 3. Neraca Neraca merupakan laporan yang berisi assets, liabilities,dan equity perusahaan. Fungsi dari laporan ini adalah untuk mengetahui jumlah harta, kewajiban dan perkembangan modal perusahaan. 4. Arus Kas Arus kas merupakan laporan yang disusun untuk mengetahui arus masuk dan keluar kas perusahaan. 6


Bukti kas masuk Bukti kas keluar Voucher kas kecil Faktur penjualan dan faktur pembelian Nota kontan 3.1 INFORMASI UMUM PERUSAHAAN Informasi umum berisi data perusahaan, mulai dari nama perusahaan, penjelasan terkait bidang perusahaan, alamat perusahaan, serta kebijakan-kebijakan akuntansi yang dianut oleh perusahaan tersebut. Pada studi kasus praktikum akuntansi biasanya juga dilampirkan Neraca Saldo pada periode sebelumnya 3.2 BUKTI TANSAKSI Bukti transaksi merupakan hal yang penting dalam sebuah transaksi bisnis, bukti transaksi digunakan sebagai tanda kebenaran adanya sebuah transaksi bisnis Contoh bukti transaksi: 1. 2. 3. 4. 5. BAB PRAKTIKUM AKUNTANSI 3 PERUSAHAAN DAGANG 7


Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal) dan Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Payment Journal) 3.3 JURNAL DAN PENJURNALAN Setelah menerima bukti transaksi tugas kita selanjutnya yaitu menganalisis transaksi dan memasukkannya ke dalam jurnal. Jurnal ini biasa disebut sebagai jurnal khusus. 1. Jurnal Penerimaan Kas hanya digunakan untuk mencatat transaksi masuknya kas perusahaan. Sedangkan, Jurnal Pengeluaran Kas hanya untuk mencatat transaksi keluarnya kas perusahaan. Pada kedua jurnal ini, kita menganalisis dan memasukkan transaksi secara manual. Lalu pada kolom Recapitulation kita bisa menggunakan 2 fungsi, yaitu: a. =SUM(number1;number2;...) Fungsi ini digunakan untuk menjumlahkan nominal dari kolom yang hanya 1 jenis akun, contoh: Cash in Bank dan Account Receivable, dan Account Payable. Selain itu, digunakan juga untuk menjumlahkan pada kolom total antara kolom debit dan kredit. 8


b. =SUMIF(range;criteria;sum_range) untuk menjumlahkan bagian yang memiliki banyak jenis akun, fungsi sumif akan menjumlahkan nominal berdasarkan kriteria (nomor akun) yang dipilih. Contoh rekapitulasi pada akun Sales discount dengan nomor akun 4-1300 Keterangan: Range = sel yang berisi data, berarti nomor akun dan nominal pada kolom other Criteria = kriteria yang merupakan acuan, disini berarti adalah nomor akun Sum range = range nominal yang akan dijumlah. Agar rumusnya tidak berubah, bagian range dan sum range harus dijadikan sel absolut. Caranya dengan klik tombol F4/Fn F4 pada keyboard. Jurnal penjualan digunakan untuk mecatatan transaksi penjualan yang hanya dilakukan secara kredit. Begitu pula dengan jurnal pembeliaan, jurnal pembeliaan merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi pembelian secara kredit. 9 2.Jurnal Penjualan (Sales Journal) dan Jurnal Pembelian (Purchase Journal)


Pada kedua jurnal ini, kita menganalisis dan memasukkan transaksi secara manual. Lalu pada kolom Recapitulation kita bisa menggunakan 1 fungsi, yaitu: a. =SUM(number1;number2;...) Fungsi ini digunakan untuk menjumlahkan nominal dari kolom yang hanya 1 jenis akun, contoh: Sales, Mercandise Inventory, Cost of Goods Sold. Keterangan: Penggunaan fungsi SUM ini sangat sederhana, cukup hanya =SUM dan block kolom yang diinginkan. Jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi selain penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan kredit dan pembelian kredit. Contohnya adalah transaksi retur penjualan dan retur pembelian. 10 3.Jurnal Umum (General Journal)


Jurnal kas kecil adalah jurnal yang digunakan untuk pencatatan pengeluaran kas kecil, yaitu pengeluaran kas yang nominalnya kurang dari Rp1.000.000. Pada jurnal ini kita bisa mengaktifkan data validation untuk mengisi nomor akun dan ada 3 fungsi yang akan kita gunakan, yaitu: a.=VLOOKUP(Lookup_value;Table_array;Col_index_num;Range _lookup) Fungsi ini digunakan untuk mencari nama akun dengan acuan nomor akun. Keterangan: Lookup value: data yang dijadikan acuan (sel nomor akkun) Table array: tabel data yang datanya ingin kita ambil/kita butuhkan Col index number: tempat data pada tabel, misalkan data nama akun ada pada kolom ke 2 maka col index numbernya 2. Range Lookup: bisa diisi dengan True atau False 11 4.Jurnal Kas Kecil (Petty Cash Journal)


b. =SUM(number1;number2;...) Fungsi ini digunakan untuk menjumlahkan nominal dari kolom yang hanya 1 jenis akun, contoh: petty cash. Keterangan: Penggunaan fungsi SUM ini sangat sederhana, cukup hanya =SUM dan block kolom yang diinginkan. c.=SUMIF(range;criteria;sum_range) Keterangan: Range = sel yang berisi data, berarti kolom accounts no. dan total Criteria = kriteria yang merupakan acuan, disini berarti adalah nomor akun Sum range = range nominal yang akan dijumlah, berarti kolom total Agar rumusnya tidak berubah, bagian range dan sum range harus dijadikan sel absolut. Caranya dengan klik tombol F4/Fn F4 pada keyboard. 12


Kartu persediaan adalah kartu atau tempat untuk pencatatan masuk dan keluarnya persediaan barang dagang. Pada kartu persediaan, kita bisa menggunakan tanda operasi hitungan seperti (+), (-), (*), dan (/) Keterangan: Gambar diatas merupakan contoh dari penggunaan tanda (+) dan (-) untuk menghitung amount atau jumlah pada bagian balance. Pada kartu persediaan kita cukup hanya mengerti apakah nominal itu harus ditambah, dibagi, dikali, ataupun dibagi. Buku besar pembantu piutang adalah tempat pencatatan yang digunakan untuk mencatat rincian dari kegiatan piutang setiap customer, misalnya jika terjadi penjualan kredit, pelunasan faktur. Sedangkan, buku besar pembantu hutang digunakan untuk mencatat perincian mengenai hutang kita kepada supplier, misalnya pembelian kredit dan pelunasan faktur. 13 5.Kartu Persediaan (Inventory Card) 6.Buku Besar Pembantu Piutang (Subdiary Ledger of Account Receivable) dan Buku Besar Pembantu Hutang (Subdiary Ledger of Account Payable)


Pada buku pembantu piutang dan buku pembantu hutang, kita bisa menggunakan tanda operasi hitungan seperti (+) dan (-), tergantung bagaimana jenis transaksinya apakah menambah piutang atau mengurangi hutang dan apakah menambah hutang dan mengurangi hutang. Keterangan: Gambar diatas merupakan contoh dari penggunaan tanda (+) dan (-) untuk menghitung jumlah pada bagian balance. Contoh: pada buku pembantu piutang, karena saldo normal piutang ada dibagian debit maka kita menghitung hasil akhir pada kolom debit. Rumusnya adalah debit pada kolom sebelumnya (saldo awal) + debit pada kolom bawahnya bagian customer account (karena kolom debit akan menambah piutang maka tanda +) - credit pada kolom customer account (karena pada kolom credit akan mengurangi piutang maka tanda (-) , maka akan muncul hasil akhirnya di kolom debit. 14


Buku besar adalah tempat pencatatan mengenai ringkasan mutasi dari akun-akun yang ada di neraca saldo. Mutasi ini bisa berasal dari jurnal khusus, jurnal umum, jurnal kas kecil. Pada buku besar, kita bisa mengaktifkan data validasi untuk nomor akun dan menggunakan 1 fungsi untuk 2 bagian dalam pengerjaannya, yaitu fungsi =VLOOKUP(Lookup_value;Table_array;Col_index_num;Range_l ookup) a. Bagian Nama Akun Keterangan: Lookup value: sel data yang dijadikan acuan (sel nomor akun) Table array: tabel data yang datanya ingin kita ambil/kita butuhkan dalam hal ini AKN Col index number: tempat data pada tabel, misalkan data nama akun ada pada kolom ke 2 maka col index numbernya 2. Range Lookup: bisa diisi dengan True atau False2b b. Bagian Opening Balance dalam kolom Balance 15 7. Buku Besar (General Ledger)


Pada buku pembantu piutang dan buku pembantu hutang, kita bisa menggunakan tanda operasi hitungan seperti (+) dan (-), tergantung bagaimana jenis transaksinya apakah menambah piutang atau mengurangi hutang dan apakah menambah hutang dan mengurangi hutang. Keterangan: Gambar diatas merupakan contoh dari penggunaan tanda (+) dan (-) untuk menghitung jumlah pada bagian balance. Contoh: pada buku pembantu piutang, karena saldo normal piutang ada dibagian debit maka kita menghitung hasil akhir pada kolom debit. Rumusnya adalah debit pada kolom sebelumnya (saldo awal) + debit pada kolom bawahnya bagian customer account (karena kolom debit akan menambah piutang maka tanda +) - credit pada kolom customer account (karena pada kolom credit akan mengurangi piutang maka tanda (-) , maka akan muncul hasil akhirnya di kolom debit. 16


Keterangan: Dalam mengisi opening balance (saldo awal) kita bisa mengambil data dari neraca saldo awal menggunakan fungsi VLOOKUP. Lookup value: sel data yang dijadikan acuan (sel nomor akun) Table array: tabel data yang datanya ingin kita ambil/kita butuhkan, yaitu NSA Col index number: tempat data pada tabel, misalkan data ada pada kolom debit dan debit adalah kolom ke 3 maka col index numbernya 3, jika data ada di kolom kredit maka data berada pada kolom 4 sehingga col index numbernya 4. Range Lookup: bisa diisi dengan True atau False2b 17 8. Neraca Saldo Sebelum Penyesuaian (Unadjustment Trial Balance), Jurnal Penyesuaian (Adjustment Journal Entries) dan Neraca Saldo Setelah di Sesuaikan (Adjustment Journal Entries)


Pada ketiga bagian ini kita cukup menggunakan 1 fungsi, yaitu fungsi =SUM(number1;number2;...) untuk menjumlahkan kolom debit dan kolom debit. a. Contoh pada kolom Debet b. Contoh pada kolom Credit Keterangan: Penggunaan fungsi SUM ini sangat sederhana, cukup hanya =SUM dan block kolom yang diinginkan. Neraca lajur merupakan suatu lembaran kertas berlajur atau berkolom yang meyajikan ringkasan kegiatan akuntansi. Neraca lajur terdiri atas banyak kolom yang mencakup neraca saldo awal, jurnal penyesuaian, neraca saldo setelah disesuaikan, laba rugi dan neraca 18 9. Neraca Lajur (Worksheet)


Pada bagian Worksheet ini kita akan membahas berdasarkan kategori jurnalnya bukan berdasarkan fungsi yang digunakannya. a. Trial Balance (Neraca Saldo) Data pada kolom ini berasal dari Trial Balance sebelum disesuaikan kita bisa menggunakan tanda (=) untuk mengambil datanya secara satu per satu. b. Jurnal Penyesuaian (Adjustment Journal Entries) Data pada tabel ini berasal dari jurnal penyesuian yang sudah dibuat di sheet sebelumnya. Untuk mengambil datanya kita menggunakan fungsi =SUMIF Contoh penggunaan =SUMIF pada kolom debit b. =SUMIF(range;criteria;sum_range) =SUMIF(AJE!$F$8:$H$27;WS!B8;AJE!$G$8:$G$27) Keterangan: Range = sel yang berisi data, berarti sheet pada kolom penyesuaian Criteria = kriteria yang merupakan acuan, disini berarti adalah nomor akun Sum range = range nominal yang akan dijumlah, berarti kolom debit pada jurnal penyesuaian Agar rumusnya tidak berubah, bagian range dan sum range harus dijadikan sel absolut. Caranya dengan klik tombol F4/Fn F4 pada keyboard. Untuk penggunaan pada kolom kredit cukup sama hanya perlu mengganti sum range menjadi kolom kredit. 19


c. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian (Adjustment Trial Balance) Pada perhitungan bagian ini kita hanya menggunakan tanda (+) dan (-) untuk menghitung setiap kolom debit dan kredit. Rumus pada kolom debit: debit(TB)-kredit(TB)+debit(AJE) Rumus pada kolom kredut: kredit(TB)-debit(TB)+kredit(AJE) d. Laporan Laba Rugi (Income Statement) Laporan ini berisi penjualan dan pendapatan lain-lain, harga pokok penjualan, dan beban kita hanya mengambil nominal yang berasal dari kolom TB-AJE (neraca saldo setelah peyesuaian) mulai dari akun 4-1100 Sales hingga akun 9-1300 Income Tax Expense. Fungsi yang digunakan untuk bagian ini adalah =IF(logical_test;value_if_true;value_value_if_false) Contoh: Pada kolom debit rumusnya =IF(B28>=B48;I28:I66;0) Keterangan: Logical test: block sel yang berisi nomor akun dan kita menambahkan (=>) untuk menandai bahwa akun yang akan kita pilih mulai nomor akun sales hingga nomor akun income tax expense Value if true = Jika akun tersebut benar, maka akan keluar jumlah nominal yang sama milik akun tersebut Value if false = jika akun tersebut tidak masuk sesuai kriteria yang dipilih maka akan bernilai 0 20


d. Laporan Neraca (Balance Sheet) Laporan ini berisi harta dan kewajiban perusahaan, kita hanya mengambil nominal yang berasal dari kolom TB-AJE (neraca saldo setelah peyesuaian) mulai dari akun 1-1100 Cash In Bank hingga akun 3-1200 Raden Drawing. Fungsi yang digunakan untuk bagian ini adalah =IF(logical_test;value_if_true;value_value_if_false) Contoh: Pada kolom kredit rumusnya =IF(B8<=B27;H8:H46;0) Keterangan: Logical test: block sel yang berisi nomor akun dan kita menambahkan (=<) untuk menandai bahwa akun yang akan kita pilih sama dengan kurang dari nomor akun Raden Drawing hingga nomor akun iCash In Bank Value if true = Jika akun tersebut benar, maka akan keluar jumlah nominal yang sama milik akun tersebut Value if false = jika akun tersebut tidak masuk sesuai kriteria yang dipilih maka akan bernilai 0 Jika rumus gagal atau value maka kita bisa membuat sel itu menjadi absolut dengan mengklik F4. 21


Laporan keuangan adalah laporan yang merupakan hasil dari seluruh proses akuntansi yang telah dilakukan mulai dari analisis transaksi hingga penjurnalan dan peringkasan menjadi neraca saldo, laporan keuangan berisikan mengenai posisi keuangan sebuah perusahaan. Laporan keuangan terdiri dari a. Laporan Laba Rugi (Income Statement) b. Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Changes in Equity) c. Laporan Neraca (Balance Sheet) d. Laporan Arus Kas (Cash Flow) Pada laporan keuangan fungsi yang digunakan hanyalah =SUMIF untuk menjumlahkan total dan juga tanda penjumlahan (+) & penurangan (-) jika yang ingin dijumlah memiliki tanda yang berbeda. 22 10. Laporan Keuangan (Financial Statement)


Jurnal Penutup adalah jurnal yang digunakan untuk menutup akun pendapatan dan beban sehingga yang tersisa di akhir periode pembukuan hanyalah kelompok harta dan kewajiban. Pada jurnal penutup ini kita mengambil data dari Neraca Saldo setelah Disesuaikan, kemudian fungsi yang digunakan hanyalah =SUM untuk menjumlahkan total dari semua kolom. Neraca Saldo Setelah Penutupan adalah ringkasan dari General Journal setelah kita memposting pada jurnal penutupan Pada neraca saldo sete penutup ini kita mengambil data dari Neraca Saldo setelah Disesuaikan, kemudian fungsi yang digunakan hanyalah =SUM untuk menjumlahkan total dari kolom debit dan kredit. 23 11. Jurnal Penutup (Closing Journal) 12. Neraca Saldo Setelah Penutupan (Post Closing Trial Balance)


TERIMA KASIH SUDAH BERKENAN MEMBACA... SEMOGA BERMANFAAT


Click to View FlipBook Version