Siklus Akuntansi
Perusahaan Jasa
SIKUNSA
Kelompok 6
MAKALAH MEDIA DAN BAHAN AJAR AKUNTANSI
APLIKASI “SIKUNSA”
(SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA)
Dosen Pengampu:
1. Dr. Lyna Latifah, S.Pd., S.E., M.Si.
2. Saringatun Mudrikah, S.Pd., M.Pd.
Disusun oleh Kelompok 6 :
1. Nia Fitri Solekha 7101419054
2. Daonah 7101419063
3. Ameylia Wistyorini 7101419068
4. Indriani Apriliana 7101419075
PENDIDIKAN EKONOMI (AKUNTANSI)
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
SEMARANG
2021
KELOMPOK 6 1
LATAR BELAKANG DAN TUJUAN
1. Latar Belakang
Penggunaan media dalam proses pembelajaran merupakan salah satu upaya
untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berkualitas. Media
pembelajaran berfungsi sebagai sebuah alat untuk menyampaikan pesan
pembelajaran (Shahzad et al., 2009). Media pembelajaran harus dikemas semenarik
mungkin agar siswa bisa tertarik untuk mempelajari suatu materi. Pada proses
pembelajaran menggunakan media yang konvensional seperti papan tulis, buku
pelajaran, dan power point. Pembelajaran seperti ini kurang interaktif, akibatnya,
siswa tidak memahami materi dengan baik dan mempengaruhi hasil belajar mereka.
Oleh karena itu, diperlukan sebuah media pembelajaran berbasis teknologi yang
relevan dengan kebutuhan siswa yang mudah diakses dan dapat mendukung proses
pembelajaran baik di dalam maupun di luar kegiatan belajar mengajar di kelas.
Saat ini Teknologi Informasi dan Komunikasi telah berkembang dengan sangat
pesat termasuk teknologi smartphone (Zhi-An et al., 2012). Smartphone memiliki
berbagai macam sistem operasi dan salah satu yang diminati saat ini adalah android
(Satiabudi et al., 2013). Android merupakan sistem operasi yang berbasis open
source (Jie et al., 2012). Sistem operasi android dengan berbagai macam
pengembangan aplikasinya mampu menghasilkan media pembelajaran yang
representatif (Kahraman, 2015). Dengan teknologi berbasis android pembelajaran
tidak akan monoton dengan teks saja, tetapi bisa membuat unsur-unsur audio atau
visual bahkan animasi untuk mempermudah siswa dalam memahami materi.
Belajar menggunakan smartphone menjadi cara unik karena bisa dilakukan dimana
dan kapan saja (Lee et al., 2012). Teknologi smartphone memiliki potensi untuk
memberikan pembelajaran dan pengalaman baru karena siswa sering terlibat
langsung dalam kegiatan belajar (Kim et al., 2013).
Berdasarkan hal tersebut, kelompok kami membuat media pembelajaran yang
lebih interaktif dan menarik perserta didik dalam pmbelajaran. Media ini
diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik dan semangat dalam dalam belajar.
Kelompok kami memberi nama media ini dengan nama Sikunsa yang merupakan
kepanjangan dari Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa. Media pembelajran yang kami
buat ini merupakan sebuah aplikasi yang bisa diakses menggunakan gadget.
KELOMPOK 6 2
Pembuatan media ini bertujuan untuk mempermudah siswa dalam belajar, sehingga
siswa tidak perlu repot membawa banyak buku yang dapat membebani siswa.
Apalagi di masa pandemic seperti sekarang ini, apakah mereka belajar dirumah atau
hanya bermain gadget?. Aplikasi ini berisi materi-materi tentang siklus akuntansi
perusahaan jasa mulai dari identifikasi transaksi sampai neraca awal/akhir (setelah
penutupan). Di dalam aplikasi ini juga ada latihan soal-soal sehingga peserta didik
yang telah memahami materi bisa mengukur kemampuan mereka dengan
menjawab soal-soal tersebut.
2. Tujuan
Tujuan pembuatan aplikasi SIKUNSA ini adalah:
1. Memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga
meningkatkan minat peserta didik untuk belajar
2. Menumbuhkan sikap dan keterampilan tertentu dalam bidang teknologi
3. Menciptakan situasi belajar yang tidak mudah dilupakan oleh siswa
4. Untuk mewujudkan pembalajaran yang efektif
5. Untuk memberikan motivasi belajar kepada siswa
6. Melatih siswa belajar secara mandiri
7. Melatih kemampuan belajar siswa
8. Mempermudah siswa dalam memahami siklus akuntansi perusahaan jasa
9. Agar siswa tidak merasa jenuh dalam pembelajaran
10. Memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
KELOMPOK 6 3
DESKRIPSI APLIKASI SIKUNSA
(SISTEM AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA)
Sikunsa merupakan suatu aplikasi yang dapat digunakan sebagai alat/media
pembelajaran berbasis teknologi. Aplikasi ini berisi materi tentang pembukuan
berbagai transaksi dalam perusahaan jasa secara sistematis serta dapat dengan
mudah dipahami dan digunakan. Pada user interface/menu awal dari aplikasi
Sikunsa akan disajikan 2 menu utama yang berisi informasi penting dan bisa
digunakan oleh pengguna yaitu Materi dan Latihan.
A. Menu Materi
Pada menu materi pengguna bisa mendapatkan berbagai macam informasi
terkait seperti apa dan bagaimana proses pembentukan siklus akuntansi dalam
perusahaan jasa yang baik dan benar beserta penjelasan yang terdapat didalamnya.
1. Siklus Akuntansi (Accounting Cycle)
Adalah suatu proses rangkaian kegiatan perusahaan untuk menghasilkan
informasi keuangan dari suatu perusahaan yaitu dari bukti keuangan, jurnal
umum, posting ke buku besar, buku besar (buku besar pembantu pada
perusahaan dagang), neraca saldo, kertas kerja, penyesuaian, laporan
keuangan, jurnal penutup, neraca, jurnal pembalik dan kembali keawal
periode dan berulang ulang terus. Perusahaan jasa adalah perusahaan yang
kegiatan utamanya memberikan pelayanan jasa kepada konsumen untuk
mendapatkan keuntungan.
2. Contoh Perusahaan Jasa
Berikut ini adalah beberapa contoh perusahaan jasa:
a) Jasa profesi seperti dokter, akuntan, konsultan keuangan serta konsultan
pajak.
b) Jasa travel seperti penjualan tiket perjalanan dan angkutan umum.
c) Layanan instalasi dan reparasi seperti reparasi ponsel maupun bengkel.
d) Jasa pendidikan/ kursus seperti bimbingan belajar, kursus bahasa, serta
sekolah.
e) Penginapan seperti hotel, asrama dan mess.
f) Penyedia layanan komunikasi seperti televisi, radio dan telepon.
KELOMPOK 6 4
g) Jasa perawatan tubuh seperti salon dan spa.
3. Karakteristik Perusahaan Jasa
Contoh siklus akuntansi pada perusahaan jasa adalah merujuk pengertian
perusahaan jasa, maka dapat kita peroleh beberapa karakteristik dari
perusahaan jasa. Adapun karakteristik perusahaan jasa adalah sebagai
berikut:
a) Kegiatan Utamanya Menjual Jasa
Karena perusahaan jasa tidak membuat produk, maka kegiatan utama
perusahaan jasa pun hanya menjual atau menawarkan jasa yang
dimilikinya.
b) Tidak Menyediakan Produk Dalam Bentuk Fisik
Seperti yang Anda tahu bahwa jasa merupakan bentuk intangible
sehingga perusahaan jasa tidak menjual produk yang bisa disimpan atau
dilihat. Meskipun produknya tidak dapat dilihat tetapi manfaat nya
dapat dirasakan oleh konsumen atau penggunanya.
c) Hasil Tidak Dapat Disamakan
Hasil dari usaha jasa sangat subjektif, bergantung terhadap kepuasan
konsumen atau pelanggannya. Sehingga, hasil usaha jasa tidak dapat
disamakan antara satu konsumen dengan konsumen lainnya.
Penyebabnya yakni karena ukuran kepuasan setiap orang berbeda.
Selain itu, kualitas karyawan juga tergantung kondisi psikologis,
kesehatan, dan sebagainya. Sebagai contoh karyawan yang memiliki
shift sejak pagi hingga sore pasti berbeda dalam memberikan
pelayanannya, layanan pagi pasti lebih prima dibanding dengan layanan
yang dilakukan sore hari saat kondisi karyawan sudah capek.
d) Tidak Ada Harga Pokok Produksi
Karakteristik yang sangat membedakan antara perusahaan jasa dengan
jenis perusahaan lainnya adalah tidak adanya harga pokok produksi dan
penjualan. Perusahaan jasa tidak melakukan kegiatan produksi barang
karena tidak membutuhkan bahan baku produksi. Hal tersebut membuat
laporan keuangan pada perusahaan jasa tidak terdapat informasi tentang
harga pokok produksi dan penjualan.
KELOMPOK 6 5
e) Tidak Ada Standar Harga yang Umum
Kebutuhan konsumen atau pelanggan biasanya berbeda-beda
tergantung keluhan atau keinginannya. Sehingga harga jasa tidak bisa
dipatok secara umum dan harus disesuaikan dengan kebutuhan
konsumen.
4. Berikut adalah siklus akuntansi perusahaan jasa:
1) Identifikasi dan Analisis Transaksi (Penggolongan)
Langkah pertama dalam siklus akuntansi adalah mengidentifikasi dan
menganalisis transaksi. Tidak semua transaksi dapat dicatat, transaksi
yang dapat dicatat adalah transaksi yang mengakibatkan perubahan
posisi keuangan perusahaan, memiliki bukti dan dapat dinilai ke dalam
unit moneter secara objektif. Contohnya seperti nota pembelian,
kwitansi penjualan, dan sebagainya. Untuk memudahkan, Anda dapat
menggunakan persamaan matematis yaitu Aktiva = Kewajiban +
Ekuitas
2) Pencatatan Transaksi ke dalam Jurnal
Setelah informasi transaksi dianalisis, kemudian dicatat dalam buku
jurnal. Jurnal adalah suatu catatan kronologis tentang transaksi-
transaksi yang terjadi dalam suatu periode akuntansi. Catatlah seluruh
transaksi keuangan secara detail pada jurnal umum berdasarkan data-
data yang dikumpulkan agar memudahkan Anda pada tahap-tahap
selanjutnya.
3) Posting ke Buku Besar
Langkah selanjutnya sebagai contoh siklus akuntansi pada perusahaan
jasa yaitu mem-posting transaksi ke dalam buku besar. Buku besar
adalah kumpulan rekening-rekening pembukuan yang masing-masing
digunakan untuk mencatat informasi tentang aktiva tertentu.
Golongkanlah data transaksi keuangan berdasarkan jenis transaksi,
tanggal, nomor dan nama akun dan lain sebagainya. Dengan begitu,
seluruh transaksi perusahaan pada jurnal yang berhubungan dengan kas
akan masuk pada satu buku besar kas. Lalu, hitunglah saldo masing-
KELOMPOK 6 6
masing akun pada buku besar untuk mengetahui total nilai akun.
Berikut adalah bentuk buku besar:
Saldo
Date Ket Ref Debit Kredit
Debit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
4) Penyusunan Neraca Saldo
Neraca saldo adalah daftar saldo rekening-rekening buku besar pada
periode tertentu. Cara menyusun neraca saldo sangat mudah, Anda
hanya perlu memindahkan saldo yang ada di buku besar ke dalam
neraca saldo untuk disatukan. Saldo pada neraca saldo harus sama
jumlahnya antara jumlah debit dan kredit. Berikut adalah bentuk neraca
saldo:
Kode Akun Debit Kredit
Akun
(1) (2) (3) (4)
5) Penyusunan Jurnal & Neraca Saldo Penyesuaian
Jika pada akhir periode akuntansi, terdapat transaksi yang belum
dicatat, ada transaksi yang salah atau perlu disesuaikan maka dicatat
dalam jurnal penyesuaian. Penyesuaian umumnya dilakukan secara
periodik, biasanya saat laporan akan disusun. Kemudian, Anda juga
harus membuat neraca saldo kedua dengan cara memindahkan saldo
yang telah disesuaikan pada buku besar ke dalam neraca saldo yang
baru. Saldo dari akun-akun pada buku besar dikelompokkan kedalam
kelompok aktiva atau pasiva. Saldo antara kelompok aktiva dan pasiva
pada neraca saldo ini juga harus seimbang. Contohnya penyusutan
peralatan, uang sewa yang belum dilunasi dan lain sebagainya. Bentuk
jurnal umum sebagai berikut:
Date Account Ref Debit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5)
KELOMPOK 6 7
6) Neraca Lajur
Penyusunan neraca lajur akan mengacu pada neraca saldo dan jurnal
penyesuaian. Apabila keduanya sudah Anda buat, maka penyusunan
neraca lajur bisa dilakukan secara mudah. Neraca lajur akan
memberikan informasi dalam bentuk laporan laba-rugi dan neraca.
Keduanya itu akan menjadi dasar dalam pembuatan laporan keuangan.
Berikut adalah bentuk dari neraca lajur:
No Ak Neraca AJP NSSD L/R Neraca
Akun un Saldo DK DK DK DK
DK
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) (j) (k) (l)
7) Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
Langkah selanjutnya dalam contoh siklus akuntansi pada perusahaan
jasa yakni adalah menyusun laporan keuangan. Berdasarkan informasi
pada neraca saldo setelah penyesuaian, tahap selanjutnya yaitu
menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan yang disusun seperti:
• Laporan laba rugi
Berikut adalah bentuk dari laporan laba rugi
Pendapatan (Revenue)
-Pendapatan jasa Rp. xxx
(Service revenue)
Beban-beban usaha (Operating expenses)
-Beban gaji (Salary Rp. xxx
expense)
-Beban sewa (Rent Rp. xxx
expense)
-Beban iklan Rp. xxx
(Advertising expense)
KELOMPOK 6 8
-Beban perlengkapan Rp. xxx
Rp. xxx (-)
(Supplies expense)
Rp. xxx
-Beban penyusutan Rp. xxx (+)
Rp. xxx
kendaraan (Depr.
Rp. xxx (-)
Expense of vehicle)
Jumlah beban usaha
(Total operating Rp. xxx (-)
Rp. xxx
expense)
Rp. xxx (+/-)
Laba/rugi usaha kotor Rp. xxx
Rp. xxx (-)
(Gross profit/loss) Rp. xxx
Pendapatan dan beban di luar usaha
Pendapatan diuar usaha
-Pendapatan bunga
(Interest revenue)
-Pendapatan Dividen
(Dividen revenue)
Total pendapatan diluar
usaha
Beban diluar usaha
-Beban bunga (Interes
Rp. xxx
expense)
-Beban bank (Bank
Rp. xxx (+)
expense)
Total beban diluar usaha
Laba rugi diluar usaha
Laba (rugi) bersih
sebelum pajak
Pajak (Tax)
Laba (rugi) bersih
setelah pajak
• Laporan perubahan modal
KELOMPOK 6 9
Berikut adalah bentuk dari laporan perubahan modal
Modal awal (Beggining Rp. xxx
capital)
Ditambah:
-Laba bersih Rp. xxx (+)
Total tambahan Rp. xxx
Dikurangi
-Prive (Draw) Rp. xxx
Total pengurangan Rp. xxx (-)
Tambahan Rp. xxx (+)
Modal akhir Rp. xxx
• Neraca Kewajiban & Ekuitas
(2)
Berikut adalah bentuk neraca
Asset
(1)
• Laporan arus kas
Berikut adalah bentuk dari laporan arus kas
Arus kas dari aktivitas operasi Rp. xxx
(+) Penerimaan kas dari pendapatan Rp. xxx
(+) Penerimaan kas dari piutang usaha Rp. xxx
(-) Pembayaran kas untuk beban-beban Rp. xxx
(-) Pembelian perlengkapan Rp. xxx
(-) Pembayaran utang usaha Rp. xxx
Kas bersih yang diberikan dari aktivitas operasi Rp. xxx
Arus kas dari aktivitas investasi Rp. xxx
(-) Pengeluaran untuk pembelian peralatan Rp. xxx
Kas bersih yang dikeluarkan dari aktivitas Rp. xxx
investasi
Arus kas dari aktivitas pendanaan Rp. xxx
KELOMPOK 6 10
(+) Investasi pemilik Rp. xxx
(-) Penarikan oleh pemilik Rp. xxx
Kas bersih yang diberikan dari aktivitas Rp. xxx
pendanaan
Kenaikan kas bersih Rp. xxx
Kas awal periode Rp. xxx
Kas akhir periode Rp. xxx
8) Penyusunan Jurnal Penutup
Setelah membuat laporan keuangan, Anda juga harus membuat jurnal
penutup. Jurnal penutup hanya dibuat pada akhir periode akuntansi saja.
Rekening yang ditutup hanya rekening nominal atau rekening laba-rugi.
Caranya dengan me-nol kan atau membuat nihil rekening terkait.
Rekening-rekening nominal harus ditutup karena rekening tersebut
digunakan untuk mengukur aktivitas atau aliran sumber-sumber yang
terjadi pada periode berjalan. Berikut adalah bentuk dari jurnal penutup:
Date Account Ref Debit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5)
9) Jurnal Pembalik
Tahapan jurnal pembalik adalah tahap pembalikan beberapa akun yang
telah ditutup untuk mengembalikan saldonya. Akun perkiraan yang
dibalik biasanya merupakan pembayaran yang dibayar di muka dan
belum jatuh tempo. Untuk bentuk jurnal pembalik sama seperti format
dari jurnal penutup.
10) Neraca Akhir atau Awal (Setelah Penutupan)
Tahap ini disebut dengan neraca akhir atau awal karena sebagai neraca
akhir yang dihasilkan pada akhir periode, disebut neraca awal karena
akan digunakan sebagai neraca awal pada siklus akuntansi periode
berikutnya.
KELOMPOK 6 11
B. Menu Latihan
Pada menu yang kedua pengguna akan diberikan berbagai contoh soal yang
sudah disiapkan sebagai pembekalan serta melatih pemahaman seputar siklus
akuntansi perusahaan jasa. Dalam aplikasi tersebut sudah disediakan soal
latihan sebanyak 10 butir soal. Soal yang disediakan berbentuk pilihan ganda
dengan opsi pilihan a,b,c, atau d. Kemudian pengguna aplikasi Sikunsa dapat
memilih jawaban yang menurut pengguna benar.
CARA PEMBUATAN APLIKASI SIKUNSA (SIKLUS AKUNTANSI
PERUSAHAAN JASA)
1. Langkah yang pertama yaitu download terlebih dahulu aplikasi yang akan
digunakan, disini kelompok 6 menggunakan aplikasi Smart App Creator.
Setelah mendownload aplikasi, lalu buka aplikasi Smart App Creator untuk
mulai membuat aplikasi yang dibutuhkan.
2. Setelah masuk ke dalam aplikasi Smart Apps Creator bisa langsung untuk
membuat aplikasi, dengan langkah awal yaitu memilih device type sesuai
dengan yang diinginkan. Disini kelompok kami memilih android horizontal
seperti gambar dibawah ini lalu klik submit.
KELOMPOK 6 12
3. Langkah selanjutnya yaitu klik insert dan edit background agar terlihat lebih
menarik dengan pilih image untuk menambah beberapa gambar yang
sebelumnya sudah dibuat atau di download. Dan apabila ingin
menambahkan animasi bisa untuk klik menu animation.
4. Berikut gambaran ketika background dan beberapa icon lainnya sudah
dimasukkan ke dalam Smart Apps Creator.
KELOMPOK 6 13
5. Setelah itu pilih output jika projek yang dibuat mau dibentuk dalam aplikasi
lalu klik submit.
6. Selanjutnya adalah menyimpan projek yang sudah dibuat dengan cara klik
yang bertuliskan smart kemudian pilih save untuk menyimpan.
KELOMPOK 6 14
7. Tunggu beberapa saat sampai aplikasi berhasil untuk disimpan.
CARA PENGINSTALAN APLIKASI SIKUNSA (SOFTWARE)
Dalam pembuatan media pembelajaran ini output yang akan dihasilkan berupa
media pembelajaran berbasis android atau media yang bisa di akses oleh para siswa
pada android yang mereka miliki. Berikut cara menginstal aplikasi Sikunsa pada
android:
a. Pertama klik file aplikasi yang sudah dibuat sebelumnya, setelah itu klik
instal untuk memulai pengunduhan aplikasi. Tunggu beberapa saat sampai
aplikasi berhasil terinstal.
KELOMPOK 6 15
b. Setelah aplikasi berhasil terinstal maka secara otomatis aplikasi Sikunsa
akan terpasang pada android, lalu klik buka.
KELOMPOK 6 16
c. Dan secara otomatis logo aplikasinya akan terpasang pada android
pengguna aplikasi Sikunsa.
d. Berikut adalah tampilan menu paling awal setelah aplikasi Sikunsa dibuka.
e. Halaman awal akan muncul selama beberapa detik setelah itu akan muncul
gambar seperti dibawah ini, lalu klik start.
f. Setelah klik start, maka akan muncul 2 menu utama yang tersedia di dalam
aplikasi Sikunsa.
KELOMPOK 6 17
CARA PENGGUNAAN APLIKASI SIKUNSA
(SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA)
Sikunsa merupakan aplikasi yang dibuat sebagai alat atau media pembelajaran
berbasis android. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk menambah wawasan
siswa mengenai materi pembelajaran yang ada di kelas. Aplikasi ini terdiri dari 2
menu utama yaitu Materi dan Latihan. Dimana di dalamnya membahas materi
terkait sistem akuntansi perusahaan jasa, mulai dari bukti transaksi sampai dengan
pembuatan jurnal.
❖ Menu Utama
A. Menu Materi
Pada menu materi ini terdapat berbagai macam informasi mengenai
siklus akuntansi perusahaan jasa, mulai dari bagaimana mencatat bukti-
bukti transaksi sampai dengan pembuatan jurnal yang baik dan benar.
Dalam menu ini terdapat 10 siklus akuntansi perusahaan jasa, yaitu:
1) Identifikasi dan Analisis Transaksi (Penggolongan)
Langkah pertama dalam siklus akuntansi adalah mengidentifikasi dan
menganalisis transaksi. Tidak semua transaksi dapat dicatat, transaksi
yang dapat dicatat adalah transaksi yang mengakibatkan perubahan
KELOMPOK 6 18
posisi keuangan perusahaan, memiliki bukti dan dapat dinilai ke dalam
unit moneter secara objektif. Contohnya seperti nota pembelian,
kwitansi penjualan, dan sebagainya. Untuk memudahkan, Anda dapat
menggunakan persamaan matematis yaitu Aktiva = Kewajiban +
Ekuitas
2) Pencatatan Transaksi ke dalam Jurnal
Setelah informasi transaksi dianalisis, kemudian dicatat dalam buku
jurnal. Jurnal adalah suatu catatan kronologis tentang transaksi-
transaksi yang terjadi dalam suatu periode akuntansi. Catatlah seluruh
transaksi keuangan secara detail pada jurnal umum berdasarkan data-
data yang dikumpulkan agar memudahkan Anda pada tahap-tahap
selanjutnya.
3) Posting ke Buku Besar
Langkah selanjutnya sebagai contoh siklus akuntansi pada perusahaan
jasa yaitu mem-posting transaksi ke dalam buku besar. Buku besar
adalah kumpulan rekening-rekening pembukuan yang masing-masing
digunakan untuk mencatat informasi tentang aktiva tertentu.
Golongkanlah data transaksi keuangan berdasarkan jenis transaksi,
tanggal, nomor dan nama akun dan lain sebagainya. Dengan begitu,
seluruh transaksi perusahaan pada jurnal yang berhubungan dengan kas
akan masuk pada satu buku besar kas. Lalu, hitunglah saldo masing-
masing akun pada buku besar untuk mengetahui total nilai akun.
Berikut adalah bentuk buku besar:
Saldo
Date Ket Ref Debit Kredit
Debit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
4) Penyusunan Neraca Saldo
Neraca saldo adalah daftar saldo rekening-rekening buku besar pada
periode tertentu. Cara menyusun neraca saldo sangat mudah, Anda
hanya perlu memindahkan saldo yang ada di buku besar ke dalam
neraca saldo untuk disatukan. Saldo pada neraca saldo harus sama
KELOMPOK 6 19
jumlahnya antara jumlah debit dan kredit. Berikut adalah bentuk neraca
saldo:
Kode Akun Debit Kredit
Akun
(1) (2) (3) (4)
5) Penyusunan Jurnal & Neraca Saldo Penyesuaian
Jika pada akhir periode akuntansi, terdapat transaksi yang belum
dicatat, ada transaksi yang salah atau perlu disesuaikan maka dicatat
dalam jurnal penyesuaian. Penyesuaian umumnya dilakukan secara
periodik, biasanya saat laporan akan disusun. Kemudian, Anda juga
harus membuat neraca saldo kedua dengan cara memindahkan saldo
yang telah disesuaikan pada buku besar ke dalam neraca saldo yang
baru. Saldo dari akun-akun pada buku besar dikelompokkan kedalam
kelompok aktiva atau pasiva. Saldo antara kelompok aktiva dan pasiva
pada neraca saldo ini juga harus seimbang. Contohnya penyusutan
peralatan, uang sewa yang belum dilunasi dan lain sebagainya. Bentuk
jurnal umum sebagai berikut:
Date Account Ref Debit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5)
6) Neraca Lajur
Penyusunan neraca lajur akan mengacu pada neraca saldo dan jurnal
penyesuaian. Apabila keduanya sudah Anda buat, maka penyusunan
neraca lajur bisa dilakukan secara mudah. Neraca lajur akan
memberikan informasi dalam bentuk laporan laba-rugi dan neraca.
Keduanya itu akan menjadi dasar dalam pembuatan laporan keuangan.
Berikut adalah bentuk dari neraca lajur:
No Ak Neraca AJP NSSD L/R Neraca
Akun un Saldo DK DK DK DK
DK
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) (j) (k) (l)
KELOMPOK 6 20
7) Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
Langkah selanjutnya dalam contoh siklus akuntansi pada perusahaan
jasa yakni adalah menyusun laporan keuangan. Berdasarkan informasi
pada neraca saldo setelah penyesuaian, tahap selanjutnya yaitu
menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan yang disusun seperti:
• Laporan laba rugi
Berikut adalah bentuk dari laporan laba rugi
Pendapatan (Revenue)
-Pendapatan jasa Rp. xxx
(Service revenue) Rp. xxx (-)
Rp. xxx
Beban-beban usaha (Operating expenses)
-Beban gaji (Salary Rp. xxx
expense)
-Beban sewa (Rent Rp. xxx
expense)
-Beban iklan Rp. xxx
(Advertising expense)
-Beban perlengkapan Rp. xxx
(Supplies expense)
-Beban penyusutan
kendaraan (Depr. Rp. xxx (-)
Expense of vehicle)
Jumlah beban usaha
(Total operating
expense)
Laba/rugi usaha kotor
(Gross profit/loss)
Pendapatan dan beban di luar usaha
Pendapatan diuar usaha
KELOMPOK 6 21
-Pendapatan bunga Rp. xxx
(Interest revenue) Rp. xxx (+)
-Pendapatan Dividen Rp. xxx
(Dividen revenue)
Total pendapatan diluar Rp. xxx (-)
usaha
Beban diluar usaha Rp. xxx (+/-)
-Beban bunga (Interes Rp. xxx
Rp. xxx (-)
Rp. xxx Rp. xxx
expense)
-Beban bank (Bank
Rp. xxx (+)
expense)
Total beban diluar usaha
Laba rugi diluar usaha
Laba (rugi) bersih
sebelum pajak
Pajak (Tax)
Laba (rugi) bersih
setelah pajak
• Laporan perubahan modal
Berikut adalah bentuk dari laporan perubahan modal
Modal awal (Beggining Rp. xxx
capital)
Ditambah:
-Laba bersih Rp. xxx (+)
Total tambahan Rp. xxx
Dikurangi
-Prive (Draw) Rp. xxx
Total pengurangan Rp. xxx (-)
Tambahan Rp. xxx (+)
Modal akhir Rp. xxx
KELOMPOK 6 22
• Neraca Kewajiban & Ekuitas
(2)
Berikut adalah bentuk neraca
Asset
(1)
• Laporan arus kas
Berikut adalah bentuk dari laporan arus kas
Arus kas dari aktivitas operasi Rp. xxx
(+) Penerimaan kas dari pendapatan Rp. xxx
(+) Penerimaan kas dari piutang usaha Rp. xxx
(-) Pembayaran kas untuk beban-beban Rp. xxx
(-) Pembelian perlengkapan Rp. xxx
(-) Pembayaran utang usaha Rp. xxx
Kas bersih yang diberikan dari aktivitas operasi Rp. xxx
Arus kas dari aktivitas investasi Rp. xxx
(-) Pengeluaran untuk pembelian peralatan Rp. xxx
Kas bersih yang dikeluarkan dari aktivitas Rp. xxx
investasi
Arus kas dari aktivitas pendanaan Rp. xxx
(+) Investasi pemilik Rp. xxx
(-) Penarikan oleh pemilik Rp. xxx
Kas bersih yang diberikan dari aktivitas Rp. xxx
pendanaan
Kenaikan kas bersih Rp. xxx
Kas awal periode Rp. xxx
Kas akhir periode Rp. xxx
8) Penyusunan Jurnal Penutup
Setelah membuat laporan keuangan, Anda juga harus membuat jurnal
penutup. Jurnal penutup hanya dibuat pada akhir periode akuntansi saja.
Rekening yang ditutup hanya rekening nominal atau rekening laba-rugi.
KELOMPOK 6 23
Caranya dengan me-nol kan atau membuat nihil rekening terkait.
Rekening-rekening nominal harus ditutup karena rekening tersebut
digunakan untuk mengukur aktivitas atau aliran sumber-sumber yang
terjadi pada periode berjalan. Berikut adalah bentuk dari jurnal penutup:
Date Account Ref Debit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5)
9) Jurnal Pembalik
Tahapan jurnal pembalik adalah tahap pembalikan beberapa akun yang
telah ditutup untuk mengembalikan saldonya. Akun perkiraan yang
dibalik biasanya merupakan pembayaran yang dibayar di muka dan
belum jatuh tempo. Untuk bentuk jurnal pembalik sama seperti format
dari jurnal penutup.
10) Neraca Akhir atau Awal (Setelah Penutupan)
Tahap ini disebut dengan neraca akhir atau awal karena sebagai neraca
akhir yang dihasilkan pada akhir periode, disebut neraca awal karena
akan digunakan sebagai neraca awal pada siklus akuntansi periode
berikutnya.
B. Menu Latihan
Dalam menu yang kedua ini terdapat menu latihan, dimana nantinya
pengguna aplikasi Sikunsa dapat mengakses menu ini untuk mengetahui
sejauh mana pemahaman mereka mengenai materi siklus akuntansi
perusahaan jasa yang telah tersedia pada menu sebelumnya. Dalam menu
ini terdapat 10 butir soal pilihan ganda yang bisa dikerjakan dengan opsi
a,b,c atau d. Dalam pengerjaan soal tersebut, pengguna aplikasi Sikunsa
dapat memilih opsi jawaban yang menurut pengguna benar. Caranya adalah
dengan klik menu latihan lalu klik start untuk memulai pengerjaan soal
latihan seperti gambar di bawah ini:
KELOMPOK 6 24
MANFAAT “SIKUNSA”
1. Bagi Tenaga Pendidik
▪ Meningkatkan efektivitas dan pemahaman dalam proses belajar
mengajar antara tenaga pendidik dengan peserta didik
▪ Menciptakan inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran
▪ Memberikan metode yang bervariasi dalam pembelajaran
▪ Menciptakan komunikasi yang menyenangkan antara tenaga pendidik
dengan peserta didik.
2. Bagi Peserta Didik
▪ Meningkatkan semangat dan motivasi belajar
▪ Memudahkan dalam memahami materi Siklus Akuntansi Perusahaan
Jasa
▪ Melatih kemandirian belajar siswa
▪ Meningkatkan ketrampilan siswa dalam bidang teknologi
▪ Aplikasi yang menarik sehingga tidak membuat bosan siswa
▪ Memberikan pengalaman belajar baru bagi peserta didik.
KELOMPOK 6 25
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kesimpulan
Sikunsa merupakan suatu aplikasi yang dapat digunakan sebagai
alat/media pembelajaran berbasis teknologi. Aplikasi ini berisi tentang
materi pembukuan berbagai transaksi dalam perusahaan jasa secara
sistematis serta dapat dengan mudah dipahami dan digunakan oleh tenaga
pendidik dan peserta didik.
Proses pembuatan aplikasi ini melalui beberapa tahap sehingga
menjadi aplikasi “SIKUNSA” (Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa).
Pada user interface/menu awal dari aplikasi Sikunsa akan disajikan
3 menu utama yang berisi informasi penting dan bisa digunakan oleh
pengguna yaitu Materi, Latihan, dan Creator. Sehingga sebelum peserta
didik menuju ke menu latihan soal, peserta didik bisa menguasai terlebih
dahulu materi Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa yang telah disediakan
didalam aplikasi.
Aplikasi ini tentu memiliki manfaat dalam proses pembelajaran baik
bagi tenaga pendidik maupun bagi peserta didik. Serta mendukung dalam
proses belajar mengajar yang mana peserta didik tidak menjadi bosan dan
bisa meningkatkan keterampilan peserta didik dalam bidang teknologi serta
mempermudah siswa dalam memahami materi Siklus Akuntansi
Perusahaan Jasa.
2. Saran
▪ Agar tidak diklaim oleh orang lain dan memiliki hak cipta, aplikasi ini
bisa mengajukan harta kekayaan Cipta (HAKI)
▪ Sebelum aplikasi ini di pakai dalam proses pembelajaran, sebaiknya
tenaga pendidik harus menguasai apa saja yang ada di dalam aplikasi
“SIKUNSA”.
KELOMPOK 6 26