CERITA PENDEK
Sains Rusnadi
TEKS CERPEN
Bahasa Indonesia Kelas IX
Cerpen atau cerita pendek adalah suatu karya sastra berupa tulisan
yang dibuat secara singkat dalam bentuk suatu kejadian beserta
konflik dan juga akhir dari konflik tersebut. Sesuai namanya, cerpen
berisi tentang kehidupan yang diceritakan secara pendek dan singkat.
Jadi, isi dari cerpen biasanya padat dan langsung kepada inti cerita.
CIRI-CIRI CERPEN
1.Bersifat fiktif atau karangan dari penulis.
2. Tersusun tidak lebih dari 10 ribu kata.
3. Dapat dibaca dengan sekali duduk.
4. Diksi yang dipakai tidaklah rumit sehingga mudah dipahami.
5. Memiliki alur tunggal atau satu jalan cerita.
6. Biasanya ditulis berdasarkan peristiwa dalam kehidupan.
8. Memiliki pesan moral yang terkandung.
FUNGSI CERPEN
1. Fungsi rekreatif: sebagai penghibur bagi para pembaca.
2. Fungsi estetis: memiliki nilai estetika atau keindahan sehingga memberi rasa puas
dalam hal estetis bagi para pembaca.
3. Fungsi didaktif: memberi pembelajaran atau pendidikan bagi para pembaca.
4. Fungsi moralitas: memiliki nilai moral sehingga pembaca mengetahui mana yang
baik dan buruk berdasarkan cerita yang terkandung.
5. Fungsi relegiusitas: memberi pembelajaran religius sehingga dapat dijadikan
contoh bagi pembaca.
STRUKTUR TEKS CERPEN 4. Resolusi
1. Orientasi 5. Koda
2.Rangkaian Peristiwa
3. Komplikasi
UNSUR INTRINSIK CERPEN
Tema Amanat Tokoh
Latar/Setting Penokohan
Sudut Alur Gaya Bahasa
Pandang
SMP Negeri 1 Parung
Rembulan Bersinar
Religius, Mandiri, Berkarakter, Unggul, dan Berwawasan Linkungan :
Bersih, Indah, dan Terawat
CERITA PENDEK
TEKS CERPEN
Unsur Intrinsik dalam Cerita
Pendek (Cerpen)
TEMA
Tema adalah gagasan utama yang ingin
disampaikan pengarang dalam cerpen.
Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa
dari sebuah cerita.
AMANAT
Amanat merupakan pesan moral
yang ingin disampaikan oleh
penulis kepada pembaca melalui
cerpen
TOKOH
Tokoh merupakan pelaku dalam
sebuah cerita
PENOKOHAN
Penokohan merupakan watak atau
karakter tokoh yang terdapat
dalam sebuah cerita.
LATAR
Latar merupakan gambaran
tempat, waktu, dan suasana
cerpen
SMP Negeri 1 Parung
Rembulan Bersinar
Religius, Mandiri, Berkarakter, Unggul, dan Berwawasan Linkungan :
Bersih, Indah, dan Terawat
CERITA PENDEK
TEKS CERPEN
Unsur Intrinsik dalam Cerita
Pendek (Cerpen)
ALUR DAN PLOT
Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita
pendek. Kemudian, alur dibedakan menjadi alur maju, alur
mundur, dan alur campuran. plot merupakan gambaran
peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat
SUDUT PANDANG
Sudut pandang berisi pandangan
pengarang terhadap cerpen, bisa aja
pengarang menjadi orang pertama atau
orang ketiga.
GAYA BAHASA
Merupakan pemakaian ragam bahasa
yang berfungsi untuk memberikan
kesan yang lebih menarik dengan
menggunakan majas.
7 UNSUR INTRINSIK CERPEN
Nah, itu tadi penjelasan sekilas tentang unsur-unsur intrinsik
cerpen. Jadi, ada 7 macam unsur intrinsik pada cerpen, yaitu
tema, tokoh dan penokohan, alur dan plot, latar, sudut
pandang, amanan, dan gaya bahasa.
SMP Negeri 1 Parung
Rembulan Bersinar
Religius, Mandiri, Berkarakter, Unggul, dan Berwawasan Linkungan :
Bersih, Indah, dan Terawat
Unsur Intrinsik
Tema
Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan
pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah
nyawa dari sebuah cerita. Kenapa? Karena tema akan
menentukan latar belakang cerita tersebut.
Tokoh dan
penokohan
Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh
terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan.
Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan
interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik.
Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya
diungkapkan dalam cerpen tanpa adanya interaksi yang
dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlibat dalam
konflik.
Sementara itu, penokohan merupakan watak atau karakter
tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita. Contohnya, tokoh
Bandung Bondowoso dalam cerita Roro Jonggrang yang
memiliki watak gigih.
Latar
Merupakan gambaran tempat, waktu, dan suasana cerpen.
Latar tempat menjelaskan di mana kejadian atau peristiwa
dalam cerpen terjadi.
Latar waktu menjelaskan kapan kejadian atau peristiwa
dalam cerpen terjadi.
Latar suasana menjelaskan gambaran suasana dalam
sebuah cerpen.
Sudut pandang
Sudut pandang berisi pandangan pengarang terhadap cerpen,
bisa aja pengarang menjadi orang pertama atau orang ketiga.
Sudut pandang orang pertama adalah pengarang terlibat
langsung atau orang pertama dalam cerita yang ditandai
dengan penggunaan kata ganti orang aku, saya, dan
sebagainya.
Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang tidak
terlibat langsung dalam cerita yang ditandai dengan
penggunaan kata ganti orang seperti dia, mereka, dan
sebagainya atau menggunakan nama tokoh. Sudut pandang
orang ketiga terbagi atas orang ketiga terarah dan orang
ketiga serba tahu.
Gaya bahasa
Merupakan pemakaian ragam bahasa yang berfungsi
untuk memberikan kesan yang lebih menarik dengan
menggunakan majas.
Alur dan plot
Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek.
Kemudian, alur dibedakan menjadi alur maju, alur mundur, dan
alur campuran.
Alur maju adalah cerpen dengan peristiwa yang disajikan
secara kronologis atau sesuai dengan urutan waktu dari awal
ke akhir.
Alur mundur adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai
dari akhir cerita ke awal cerita. Alur mundur disebut juga
dengan istilah kilas balik.
Alur campuran adalah alur cerpen yang merupakan gabungan
antara alur maju dan alur mundur. Jadi, rangkaian
peristiwanya melompat-lompat antara peristiwa masa lalu
dengan masa kini.
Sementara itu, plot merupakan gambaran peristiwa yang
mengandung hubungan sebab akibat. Berikut ini merupakan
skema plot:
Skema Plot Cerita Komplikasi
Rangkaian
Peristiwa
Orientasi Resoluasi
Orientasi Komplikasi
Penentuan peristiwa, Cerita bergerak
menciptakan gambaran menuju konflik
visual latar waktu, (pertentangan yang
tempat, suasana, dan salah) atau puncak
pengenalan tokoh serta masalah yang
karkater lainnya memengaruhi latar
waktu dan karakter
Rangkaian peristiwa Resoluasi
Cerita berlanjut Solusi masalah, yakni
menuju pristiwa satu bagaimana pengarang
ke peristiwa lain mengakhiri cerita
Sekian TerimaKasih