Profesi
Di Bidang Fashion
Part One
Pengertian Bisnis Fashion
Bisnis fashion dapat diartikan sebagai bisnis yang dapat memberikan
keuntungan besar karena sampai kapanpun fashion akan tetap menjadi
kebutuhan banyak orang. Bukan hanya bagi pemilik modal besar saja,
namun siapa saja yang memiliki kemauan untuk berkembang juga bisa
menjalankan usaha fashion.
Berdasarkan tujuan utamanya, usaha di bidang fashion secara
umum dapat dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu :
1. Usaha komersial, usaha ini didirikan dengan tujuan memperoleh
laba (profit oriented). Para pelaku usaha ni sering disebut dengan
entrepreneur.
2. Usaha nonkomersial, usaha yang didirikan dengan unsure social
sebagai tujuan utamanya sehingga menomorsekiankan pencarian
laba.
3. Usaha semi komersial, usaha ini daam operasinya mengedepankan
aspek social sekaligus mencari laba secara seimbang.
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 2
Bila dibandingkan dengan usaha lainnya, resiko kerugian dari bisnis
fashion inidapat dikatakan masih minim karena peminatnya sangat
banyak. Selain itu peluang usaha yang dikembangkan juga masih terbuka
ear baik untuk para pemula maupun untuk pelaku usaha yang sudah
berpengalaman.
Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion
Terlepas dari apapun tujuan yang hendak dicapai, usaha fashion sendiri
secara garis besar dapat dikelompokkan lagi menjadi beberapa jenis
yaitu usaha menjahit perseorangan, atelier, boutique, usaha konveksi,
pendidikan busana, reseller produk fashion serta online shop, yang
memiliki karakteristik berbeda satu sama lain.
Usaha Menjahit Perseorangan
Usaha menjahit perseorangan merupakan jenis usaha menjahit
busana pria dan wanita yang biasa dilakukan secara individual. Dari sisi
produknya, busana yang dibuat umumnya diselesaikan secara utuh setiap
satu busana sebelum dianjutkan untuk membuat jenis busana yang
lainnya.
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 3
Berdasarkan pelaku usahanya, bisnis perseorangan ini dapat
dibedakan lagi menjadi tiga kategori yaitu modiste, tailor, dan houte
couture.
1. Modiste
Modiste merupakan istilah yang umum digunakan untuk
mendeskripsikan seorang wanita yang ahli dalam membuat busana
wanita. Modiste sendiri merupakan nama profesi penjahit yang
memproduksi busana wanita berdasarkan pesanan pelanggan (make to
order).
Untuk membuat busana sesuai model dan ukuran yang diinginkan
hamper semua pekerjaan mulai dari mengukur, memotong, menjahit,
hingga penyelesaian dilakukan sendiri. Alat yang digunakan juga masih
sangat sederhana dan terbatas pada peralatan jahit standar.
Ciri khas yang membedakan busana buatan modiste dengan jenis
busana lainnya yaitu :
- Jahitan busana terbilang halus.
- Model baju yang dibuat di modiste
didesain berdasarkan permintaan
pelanggan, jadi model busana yang
dihasilkan tidak selalu unik karena
tergantung dari selera pelanggan.
- Ukuran busana dibuat berdasarkan
ukuran tubuh pelanggan.
- Tarif yang ditetapkan oleh modiste sangat bervariasi. Semakin
halus jahitan seorang modiste maka semakin tinggi ongkos/upah
jahitnya.
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 4
2. Tailor
Tailor merupakan usaha menjahit perseorangan yang biasa
mengerjakan busana khusus pria. Model busana yang termasuk ke
dalam jenis busana tailoring yaitu busana untuk kerja atau busana
pesta seperti setelan jas (kemeja pantaloon dan jas) yang terkadang
dilengkapi dengan vest.
Berdasarkan tipenya, busana pria yang dibuat di tailor sendiri dapat
dibedakan ke dalam dua macam kategori yaitu “the hard tailoring’ dan
‘the soft tailorong’.
- Hard Tailoring
Hard tailoring merupakan jenis busana tailoring yang dibuat dari
bahan yang memiliki konstruksi tetap dan bersifat agak kaku,
sehingga bentuknya terkesan kuat dan bersifat maskulin.
- Soft Tailoring
Soft tailorong merupakan jenis busana tailoring yang dibuat dari
bahan yang memiliki konstruksi kain tetap dan bersifat lembut,
tidak kaku, sehingga bentuknya terkesan lebihkuat dan dapat
mengikuti bentuk tubuh.
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 5
3. Houte couture
Ditinjau dari bahasanya istilah ‘haute cuture’ sebenarnya diambil dari
bahasa Perancis, ‘Haute’ berarti ‘tinggi’ dan ‘couture’ berarti ‘tata
busana’. Jadi usaha ini sebenarnya lebih mengutamakan pada detail
potongan yang indah, dan menitikberatkan pada penggunaan bahan
berkualitas tinggi.
Ciri khas yang membedakan busana haute couture dengan jenis busana
lainnya yaitu :
- Busana haute couture umumnya memiliki desain yang eksklusif.
- Menggunakan bahan berkualitas tinggi, mahal bahkan beberapa ada
yang melibatkan banyak materi yang tidak lazim.
- Busana haute couture dijahit dengan tingkat ketelitian tinggi oleh
para desainer baju yang mumpuni.
- Penyelesaian busana wanita yang banyak dilakukan dengan tangan
sehingga mutu jahitan sangat bagus.
- Dalam dunia fashion haute couture sering disebut sebagai
supremasi fashion, yakni level rancangan paing tinggi.
- Detail handmade pada busana haute couture sangat sulit bahkan
jarang ditemukan pada koleksi busana “ready to wear”
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 6
Usaha Atelier
Istilah atelier dalam bahasa Perancis memiliki arti tempat kerja,
bengkel atau workshop, sementara dalam istilah busana, atelier dapat
diartikan sebagai rumah mode atau tempat untuk mengolah mode
pakaian.
1. Pengelolaan usaha pada atelier lebih luas dibandingkan dengan
modiste dan taior baik ari segi peralatan, staf pegawai, maupun
organisani.
2. Selain menerima jahitan perseorangan atelier juga menerima
oreder dalam jumah besar termasuk membuat lenan pelengkap
kebutuhan rumah tangga dan menjual pakaian jadi.
3. Metode yang diterapka dalam pembuatan pola baju yaitu berupa
pola konstruksi. Dimana pola konstruksi tersebut secara
keseluruhan dibuat berdasarkan ukuran badan pemakai dan
digambar dengan perhitungan matematis.
4. Atelier ini juga menghasilkan busana madya atau tinkat menengah.
5. Ukuran model baju dan bahan kain yang digunakan untuk membuat
busana atelier bisa didapatkan dari konsumen ataupun owner
atelier.
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 7
Usaha Boutique/Butik
Butik dapat didefenisikan sebagai toko pakaian yang menyediakan
berbagai macam model baju berkualitas tinggi. Selain menjual pakaian
siap pakai di tempat ini biasanya tersedia pula berbagai macam
aksesoris termasuk didalamnya ada sepatu, sandal, tas, ikat pinggang,
manset, hairpiece dan dasi.
Ciri khas yang membedakan pakaian busana butik dengan jenis busana
lainnya adalah :
1. Busana yang dijual di butik biasanya bersifat sangat eksklusif,
dijahit halus dan tidak diproduksi secara missal.
2. Teknik jahitan dan penyelesaian busana butik lebih banyak
dikerjakan dengan tangan.
3. Ukuran busana butik biasanya dibuat berdasarkan ukuran tubuh
tertentu atau disesuaikan dengan ukuran standard dunia mode.
4. Karena dibuat oleh seorang perancang busana, modelnya
cenderung unik dan tidak pasaran.
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 8
5. Pakaian butik hanya diproduksi satu potong hingga tiga potong
untuk satu model. Semakin sedikit pakaian yang diproduksi
semakin eksklusif butik tersebut.
6. Butik – butik eksklusif umumnya hanya membuat satu stel busana
dari satu model, lengkap dengan aksesoris yang senada dengna
tema busana.
7. Busana butik termasuk jenis adibusana oleh sebab itu lah harga
jualnya relative sangat mahal.
Berbicara tentang jahitan standar butik, tiap – tiap busana yang
dihasilkan umumnya juga harus memenuhi syarat atau kriteria khusus,
beberapa diantaranya yaitu :
1. Pakaian yang berkualitas baik umumnya dijaht menggunakan setik
kecil. Semakin kecil setikan yang digunakan maka jahitan semakin
rapat dan halus jahitannya (1 cm berisi 4 – 6 setikan).
2. Obrasan pada tepi pakaian memiliki tampilan dan bentuk yang rapi,
tidak mengkerut, warna benang obras sesuai dengan warna bahan
kain.
3. Rollsome rapi, kecil, halus tidak mengkerut, warna benang rollsome
serasi dengan warna bahan kain.
4. Jahitan pakaian tidak loncat, tidak renggang, halus serta sesuai
dengan bentuk tubuh, tidak datar.
5. Menggunakan material yang berkualitas tinggi, baik untuk bahan
kain, bennag, resleting, viselin, renda maupun peengkap pakaian
lainnya.
6. Mengikuti standar pola internasional untuk wanita. Lebar badan
muka ditambah 1 cm dari lebar belakang. Kerung lengan depan,
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 9
masuk 1 cm dari belakang (jahitan lengan maju 1 cm dari jahitan
samping badan). Kampuh (sisi jahitan) dalam minima 2 cm.
7. Bagian yang tampak dari luar seperti reslting, kerah dan lubang
kancing harus dikerjakan dengan hati – hati sehingga bentuknya
harus bertemu.
8. Untuk kain bermotif seperti kain batik, potongan motifnya harus
bertemu.
9. Bagian kerah pakaian biasanya diengkapi dengan bahan pelapis
seperti viselin atau staplex kecuali kerah rebah dan frill.
10. Penyelesaian pada baian bawah gamis dan keliman baju atau
lengan dikerjakan dengan cara di “sum”
Tugas :
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jabarkanlah apa yang dimaksud dengan modiste !
2. Jabarkanlah apa yang dimaksud dengan tailor !
3. Rincikanlah ciri khas busana yang dihasilkan oleh seorang
modiste!
4. Rincikanlah ciri khas busana yang dihasilkan oleh seorang
tailor!
5. Rincikanlah hasil busana yang dihasikan dari “haute couture”!
6. Rincikanlah ciri khas busana yang dihasilkan di butik!
7. Rincikanlah standar untuk jahitan busana di butik !
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 10
DPB_Jenis – Jenis Usaha Di Bidang Fashion_By Nuraini Page 11