The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Aulia Mirta Dewi - Koneksi Antar Materi Topik 3 Mata Kuliah Filosofi Pendidikan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by auliamirta, 2022-12-14 10:31:12

Aulia Mirta Dewi - Koneksi Antar Materi T3 FPI

Aulia Mirta Dewi - Koneksi Antar Materi Topik 3 Mata Kuliah Filosofi Pendidikan

KONEKSI ANTAR MATERI

MANUSIA INDONESIA
DARI PERSPEKTIF YANG BERAGAM

by : Aulia Mirta Dewi

Manusia Indonesia adalah identitas manusia Indonesia yang menghayati nilai-
nilai kemanusiaan khas Indonesia. Kemanusiaan Indonesia mencakup nilai, jiwa,
hasrat, martabat, sosialitas, relasiolitas, genuitas, dialogalitas, dan berbagai tradisi
manusia Indonesia dari wkatu ke waktu. Nilai kemanusiaan yang khas pada
manusia indonesia adalah nilai kebhineka tunggal ika, nilai Pancasila, dan nilai
religiusitas.

Nilai Pancasila Nilai Kebhinekatunggal ikaan

Manusia Indonesia
Manusia Indonesia memiliki keberagaman

mengamalkan nilai-nilai
sosio-kultural dan nilai-nilai luhur yang

Pancasila dalam kehidupan

ada pada setiap daerah. Akar-akar

bermasyarakat budaya merajut keberagaman untuk

memperkuat nilai-nilai kemanusiaan khas


Indonesia

Nilai Religiusitas

Indonesia adalah negara yang beragama (Meyakini

adanya Tuhan dan memeluk agam untuk mencapai


ketentraman batin dan keselamatan dalam

kehidupannya)

Identitas manusia Indonesia sebagai manusia pancasila, dimana pancasila sebagai
landasan filosofis memuat jiwa bangsa, cita-cita luhur bangsa, rasa-perasaan sebagai bangsa,
dan nilai-nilai hidup berbangsa. Menjadikan manusia Indonesia kaya akan nilai-nilai luhur
yang hidup dalam kebiasaan, menjadi nafas dalam setiap langkah manusia Indonesia. Nilai-
nilai luhur yang bersumber dari pancasila inilah yang dijadikan akar dari pendidikan karakter
sehingga ditanamkan kuat-kuat dalam pendidikan nasional, proses belajar untuk peserta
didik. Sebagai bangsa yang berketuhanan, sistem pendidikan di Indonesia selalu menyelipkan
pendidikan agama di dalamnya, hal ini juga sebagai implementasi atas identitas manusia
Indonesia jika dilihat dalam prespektif pendidikan.

Perjalanan pendidikan Indonesia dari dahulu kala hingga sekarang telah melalui proses
yang panjang dan dalam prosesnya selalu menyelaraskan dengan identitas manusia
Indonesia itu sendiri, nilai-nilai kultural serta nilai-nilai luhur yang ada dijadikan akar dalam
menyusun pendidikan karakter guna tetap mempertahankn identitas atau ke khasan
manusia Indonesia. Proses belajar yang disesuaikan dengan fase perkembangan peserta didik
dan kultur yang berbeda-beda disetiap daerah. Pendidikan keagamaan sebagai implementasi
dan penggambaran atas Identitas manusia Indonesia yang religius dan sebagai bangsa yang
berketuhanan.

PPG Prajataban Kimia 001

Kaitan identitas manusia Indonesia dengan Pendidikan dan filosofi Ki Hajar
Dewantara dimana identitas manusia yang khas membuat manusia memiliki karakter
yang sangat perlu dituangkan dalam dunia Pendidikan. Pendidikan nasional adalah
Pendidikan yang berdasarkan garis-garis bangsanya dan ditunjukkan untuk keperluan
perikehidupan, yang dapat mengangkat derajat negeri dan rakyatnya. Pendidikan
karakter bersumber dari penerapan nilai-nilai Pancasila yang benar. Pendidikan moral
dan akhlak bersumber dari nilai kebhinekatunggalikaan dan nilai-nilai religious.
Identitas manusia Indonesia berperan penting dalam upaya penerapan Pendidikan
Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

PATRAP TRILOKA Makna "menuntun dalam Pendidikan

Ing Ngarsa
Tut Wuri
Dalam proses "menuntun", anak diberi kebebasan

Sung Tuladha Handayani namun pendidikan sebagai 'pamong' dalam memberi

tuntutan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah

Ing Madya
dan membahayakan dirinya. Seorang 'pamong' dapat

Mangun Karsa memberikan 'tuntunan' agar anak dapat menemukan


kemerdekaannya dalam belajar

PENDIDIKAN ANAK PERLU

MEMPERTIMBANGKAN

Ki Hajar Dewantara menjelaskan bahwa tujuan Pendidikan
KODRAT ALAM KODRAT ZAMAN
yaitu menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar

mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan
Kondisi anak sejak lahir
Perubahan yang selalu

yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun
yang dipengaruhi kultur
terjadi dari waktu ke

sebagai anggota masyarakat. budaya dan lingkungan
waktu

tempat anak berada

Mengenai penddikan dengan perspektif global, Ki Hajar Dewantara
mengatakan bahwa Pendidikan tetap mengutamakan kearifan lokal
sosial budaya Indonesia. Kekuatan sosial budaya Indonesia yang
beragam dapat menjadi kekuatan kodrat alam dan zaman dalam
mendidik. Tidak ada kebudayaan tanpa Pendidikan dan jika Pendidikan
hanya mengutamakan penguatan intelektual, niscaya kebudayaan akan
perlahan sirna. Jika satu bangsa tidak ingin kehilangan identitas
manusia Indonesia maka, Pendidikan seyogyanya memuat nilai-nilai
luhur bangsa.

Interaksi sosiokultural dalam pendidikan menjadi penting karena
dapat mencegah disintegrasi bangsa, baik yang disebabkan oleh
cemburu sosial maupun kurangnya rasa toleransi terhadap teman yang
berbeda. Manusia dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan satu sama
lain, dimana manusia tertaut dengan tingkah laku, norma dan ajaran
budaya. Oleh karena itu pendidikan sendiri sebenarnya saling
terintegrasi dengan kebudayan, pendidikan selalu berubah sesuai
perkembangan kebudayaan. Karena pendidikan merupakan proses
transfer kebudayaan dan sebagai cermin nilai-nilai kebudayaan.

Kata kunci sebagai bentuk pemahaman mengenai materi Identitas Manusia Indonesia,
Dasar-Dasar Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Perjalanan Pendidikan Indonesia yang
dikaitkan dengan sosiokultural, psikologi perkembangan serta mata kuliah pendidikan di
daerah khusus adalah sebagai berikut :

Identitas manusia Indonesia adalah unik yang dimiliki oleh bangsa
Indonesia saja seperti sikap ramah tamah, gotong royong dan sopan.

Identitas manusia indonesia sebagai manusia bhineka tunggal ika, Manusia
Pancasila dan manusia yang religius adalah saling terkait. Hal tersebut
dijadikan panduan, norma, dan landasan Pendidikan yang bertujuan untuk
menanamkan karakter.

Pendidikan harus menciptakan kemaslahatan, baik kemaslahatan untuk diri
sendiri, untuk bangsa, dan alam semesta.

Identitas manusia Indonesia menjadi sebuah landasan
mengimplementasikan pendidikan nasional.

Pendidikan Indonesia mengutamakan kearifan lokal sosial budaya Indonesia. Kekuatan
sosial budaya Indonesia yang beragam dapat menjadi kekuatan kodrat alam dan
zaman dalam mendidik.

Aulia Mirta Dewi - PPG Prajabatan Kimia 001


Click to View FlipBook Version