PROGAM TAHUNAN SD KARTIKA 1-1
MEDAN
NAMA: NASRINA NST SPD
CGP ANGKATAN 5
KOTA MEDAN
PROGRAM POHON LITERASI
LATAR BELAKANG
Literasi merupakan kemampuan membaca .Perkembangan literasi
menjadi penting untuk diperhatikan, karena literasi merupakan
kemampuan awal yang harus dimiliki oleh setiap siswa untuk
menjalani kehidupan di masa depan. Pembelajaran literasi akan
mendapatkan hasil optimal apabila diberikan sejak anak usia dini
sehingga disebut literasi awal. Hal ini dikarenakan pada usia dini
terjadi masa golden age, yaitu masa keemasan anak dimana pada
masa itu anak mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat
Minat literasi menggunakan pohon ini anak anak sangat gembira
karena setelah melakukan literasi anak anak menulis apa yang
dibaca menggunakan sticky notes, orang tua murid sangat
mendukung karena anak anak bisa memebaca di luar kelas karena
memotivasi minat baca anak
TUJUAN PROGRAM
VISI LITERASI
Menjadikan warga sekolah unggul berliterasi dan mewujudkan ekosistem budaya pembelajar
sepanjang hayat“
TUJUAN LITERASI
Adanya paradigma literasi ini tentu bukan tanpa tujuan yang nyata. Melihat dari berbagai
pengertian yang telah disebutkan diatas oleh para ahli dapat diambil beberapa tujuan literasi
antara lain yaitu:
– Memperkuat nilai kepribadian dengan membaca dan menulis
– Dapat mengembangkan dan menumbuhkan budi pekerti yang baik
– Memberikan penilaian kritis pada karya tulis seseorang
– Dapat mengembangkan dan menumbuhkan budaya literasi di sekolah maupun masyarakat.
– Mengisi waktu dengan literasi agar lebih berguna
– Dapat meningkatkan pengetahuan yang dimiliki dengan cara membaca segala macam
informasi yang bermanfaat.
– Dapat meningkatkan pemahaman seseorang dalam mengambil intisari dari suatu bacaan.
CAPAIAN, LANGKAH-LANGKAH DAN HASIL
YANG DIHARAPKAN UNTUK TIAP TUJUAN.
Dalam jangka waktu 6 bulan harapan saya anak anak semakin tinggi
minat baca dengan adanya pohon literasi sehingga anak anak
termotivasi untyuk gemar membaca
Mengelola sudut baca dapat dilakukan lagi di tahap pengembangan
dengan
menambahkan beberapa langkah. Berikut ini salah satu alternatif yang
dapat dilakukan
untuk mengelola sudut baca dalam tahap pengembangan.
1) Guru kelas memandu peserta didik untuk membuat sudut baca.
2) Setiap peserta didik menyumbang satu buku untuk sudut baca.
3) Ketua Kelas / Wakil Ketua Kelas bertugas mengelola administrasi
peminjaman
STRUKTUR PROGRAM DAN MITRA
Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan peserta didik membaca
buku baru dan
membagi hasil bacaan pada teman. Kegiatan dalam klub pecinta buku
dapat dilakukan
dengan berbagai cara, antara lain:
1) membaca buku,
2) membuat ringkasan/resensi buku,
3) menceritakan isi buku,
4) mendiskusikan isi buku.
Setiap bulan ada kedatangan dari perpustakaan keliing dari
kecamatan sangat antusias. Jadi anak anak senang membaca
PERNYATAAN TENTANG KAPASITAS
YANG DIMILIKI KELAS/ SEKOLAH
Baca sekolah merupakan tempat bacaan dan membaca di area sekolah yang lebih
luas,
seperti lorong-lorong sekolah, taman sekolah, kantin, dan sebagainya. Bahan yang
dipajang di Pos Baca dapat lebih bervariasi dan seluruh warga sekolah baik peserta
didik, guru, kepala sekolah bisa berpartisipasi menunjukkan karyanya melalui Pos
Baca tersebut. Berikut cara yang dapat ditempuh untuk mengembangkan Pos Baca.
1) Guru dan peserta didik membuat pos baca di sekolah.
2) Guru memberikan tugas kepada setiap kelas untuk secara bergiliran
menyediakan dan mengganti bahan-bahan bacaan pada pos baca secara rutin.
3) Pada tahap awal perlu dikondisikan oleh guru atau kepala sekolah untuk
membaca dan memberikan laporan hasil bacaan pada Pos Baca.
RENCANA EVALUASI
Setelah melakukan literasi di kelas dan disekolah sehingga program
kegiatan sangat menyenangkan dan menambah minat
membaca siswa.
Orang tua murid sangat senang karena adanya literasi sebelum
pembelajaran, dan menambah minat baca kepada anak
KEMUNGKINAN TANTANGAN
sebuah upaya yang dilakukan secara
menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi
pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.Hal yang
paling mendasar dalam praktik literasi adalah kegiatan membaca. Keterampilan
membaca
merupakan fondasi untuk mempelajari berbagai hal lainnya. Kemampuan ini penting
bagi
pertumbuhan intelektual peserta didik. Melalui membaca peserta didik dapat
menyerap
pengetahuan dan mengeksplorasi dunia yang bermanfaat bagi
kehidupannya.Membaca
memberikan pengaruh budaya yang amat kuat terhadap perkembangan literasi
pesertaDidik
Keberhasilan Program ini sangat tergantung dari komitmen seluruh warga besar
SD