GEOGRAPHY DISUSUN OLEH : DELLA ISWANTI LKPD ll
B. Pengaruh Perubahan Litosfer Terhadap Kehidupan A. Tenaga Endogen a. Sebut dan jelaskan tenaga yang mempengaruhi bentuk bentuk-bentuk muka bumi serta sebut dan jelaskan peristiwa yang muncul akibat tenaga tersebut ! b. Sebut dan jelaskan gerakan tektonisme yang terjadi berdasarkan luas dan waktunya
1. Tenaga Endogen: * Asal: Berasal dari dalam Bumi * Proses utama: * Tektonisme: Gerakan lempeng tektonik bumi yang menyebabkan: * Peristiwa: Pembentukan gunung, pegunungan, lembah, gempa bumi, dan tsunami. * Contoh: Pegunungan Alpen, Himalaya, dan patahan San Andreas. * Vulkanisme: Aktivitas gunung berapi yang menyebabkan: * Peristiwa: Erupsi, pembentukan gunung api, mata air panas, dan geyser. * Contoh: Gunung Krakatau, Gunung Fuji, dan Yellowstone National Park. * Seisme: Getaran dan gerakan tiba-tiba pada lapisan batuan bumi yang menyebabkan: * Peristiwa: Gempa bumi, tsunami, dan perubahan struktur tanah. * Contoh: Gempa bumi Lombok 2018, gempa bumi Aceh 2004, dan tanah longsor. Ada dua kategori utama tenaga yang mempengaruhi bentuk-bentuk muka bumi, yaitu:
2. Tenaga Eksogen: * Asal: Berasal dari luar Bumi * Proses utama: * Pelapukan: Pemecahan dan penguraian batuan oleh faktor iklim dan makhluk hidup yang menyebabkan: * Peristiwa: Terbentuknya tanah, gua, dan perubahan struktur batuan. * Contoh: Batu karst, tanah subur di daerah vulkanis, dan gua stalaktit/stalagmit. * Pengikisan (erosi): Pengangkutan batuan dan tanah oleh air, angin, es, dan gletser yang menyebabkan: * Peristiwa: Pembentukan lembah, ngarai, pantai, dan penggundulan hutan. * Contoh: Grand Canyon, pantai dengan tebing terjal, dan erosi akibat banjir. * Pengendapan: Penumpukan material hasil erosi yang menyebabkan: * Peristiwa: Pembentukan delta sungai, dataran aluvial, dan pulau pasir. * Contoh: Delta Nil, dataran subur di sekitar sungai, dan pulau Bali. Ada dua kategori utama tenaga yang mempengaruhi bentuk-bentuk muka bumi, yaitu:
b. Sebut dan jelaskan gerakan tektonisme yang terjadi berdasarkan luas dan waktunya Berdasarkan luas dan waktunya, gerakan tektonisme dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: 1. Gerak epirogenetik Gerak epirogenetik adalah gerakan lapisan kerak bumi yang relatif lambat, berlangsung dalam waktu yang lama serta meliputi daerah yang luas. Gerakan ini mengakibatkan permukaan bumi bergerak secara vertikal, baik naik maupun turun. Gerak epirogenetik positif menyebabkan permukaan bumi naik, sehingga daratan menjadi lebih luas dan laut menjadi lebih sempit. Gerak epirogenetik negatif menyebabkan permukaan bumi turun, sehingga daratan menjadi lebih sempit dan laut menjadi lebih luas.
2. Gerak orogenetik Gerak orogenetik adalah gerakan lapisan kerak bumi yang sangat cepat dan meliputi wilayah yang sempit. Tektonik Orogenesa biasanya disertai proses pelengkungan (warping) dan lipatan (folding) yang terjadi akibat adanya tekanan pada arah mendatar pada lapisan batuan yang lentur
c.Amati gambar berikut! Berdasarkan gerakan lempeng tektonik tersebut diatas sebutkan bagian yang diberi nomor dan sebut gerak yang diakibatkan adanya gerak epirogesa. gambar pertama: 1 => horst 2 => graben gambar kedua 1 => antiklinal 2 => sinklinal gambar ketiga : 1 -> Epirpgenesa positif gambar keempat : 2 -> Epirogenesa negatif akibat adanya gerak epirogenesa antara lain: 1. naiknya air laut ke daratan (positif) 2. Permukaan air laut menjadi surut (negatif)
d. Berdasarkan arah dan kekuatan tenaga tenaga sebut dan jelaskan bentuk patahan ! 1. Patahan normal Patahan normal adalah patahan yang terjadi akibat gaya tekan maksimum yang bekerja pada arah vertikal. Gaya tekan ini menyebabkan salah satu blok batuan bergerak ke bawah mengikuti bidang patahan. Blok batuan yang bergerak ke bawah disebut sebagai hanging wall, sedangkan blok batuan yang bergerak ke atas disebut sebagai footwall.
d. Berdasarkan arah dan kekuatan tenaga tenaga sebut dan jelaskan bentuk patahan ! 2. Patahan reverse Patahan reverse adalah patahan yang terjadi akibat gaya tekan maksimum yang bekerja pada arah horizontal. Gaya tekan ini menyebabkan salah satu blok batuan bergerak ke atas mengikuti bidang patahan. Blok batuan yang bergerak ke atas disebut sebagai hanging wall, sedangkan blok batuan yang bergerak ke bawah disebut sebagai footwall.
d. Berdasarkan arah dan kekuatan tenaga tenaga sebut dan jelaskan bentuk patahan ! 3. Patahan mendatar Patahan mendatar adalah patahan yang terjadi akibat gaya geser yang bekerja pada arah horizontal. Gaya geser ini menyebabkan kedua blok batuan bergerak ke arah yang berlawanan.
e. Perhatikan gambar berikut ! a. Berdasarkan gambar di atas lengkapi tahapan dan proses yang terjadisesuai dengan nomor .
1. batolit, merupakan batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma. 2. lakolit, merupakan magma yang menyutup diantara lapisan batuan di atasnya terangkat sehingga menyerupai lensa cembung, sementara permukaan atasnya tetap rata. 3. Diatrema, merupakan batuan yanh mengisi pipa letusan, berbentuk silinder, mulai dari dapur magma sampai ke permukaan bumi. 4. Sill, merupakan lapisan magma tipis menyusup diantara lapisan batuan. 5. Intrusi korok merupakan batuan hasil intrusi magma memotong lapisan-lapisan litosfer dalam dengan bentuk pipih / Lemping.
6. Apolisa, merupakan semacam cabang intrusi gang normun lebik kecil/ percabangan magma yang ukurannya kecil atau sering disebut juga urat- urat magma 7. pipa kawah, merupakan suatu lubang/rekahayaan yang merupakan bidang lemah pada kerak bumi, tempat magma menerobos ke permukaan bumi 8. Kawah utama, merupakan lubang sebagai hasil dari erupsi pusat 9. kerucut (gunung api) merupakan kerucut yang terbentuk dan akumulasi material hasil erupsi di luar kawah utama, yang terletak di bagian tubuh gunung berapi dengan ukuran lebih kecil dari kerucut gunung api utama 10. Kawah ramping, merupakan lubang sebagai hasil erupsi samping
b. Jelaskan yang di maksud dengan: a. Magma b. Lava c. Lahar d. Eflata e. Ekshalasi f. Fumarole g. Solfatar h. Mofet
a. Magma Magma adalah batuan cair yang terbentuk di bawah permukaan bumi. Magma terbentuk dari peleburan batuan di zona subduksi. b. Lava Lava adalah magma yang telah mencapai permukaan bumi. Lava dapat berupa batuan cair, semi-cair, atau padat. c. Lahar Lahar adalah campuran antara lava, air, dan batuan yang terbawa oleh aliran air. Lahar dapat terjadi ketika hujan lebat turun di daerah gunung api. d. Eflata Eflata adalah aliran lava yang menyebar di permukaan bumi. Eflata biasanya terjadi pada gunung api yang memiliki lava yang encer.
e. Ekshalasi Ekshalasi adalah gas yang keluar dari gunung api. Ekshalasi dapat berupa gas vulkanik, uap air, dan abu. f. Fumarole Fumarole adalah lubang di permukaan bumi yang mengeluarkan gas vulkanik. g. Solfatar Solfatar adalah lubang di permukaan bumi yang mengeluarkan uap air dan belerang. h. Mofet Mofet adalah lubang di permukaan bumi yang mengeluarkan uap air dan asam bikarbonat..
c. Lengkapi tabel tipe letusan gunung api berikut berikut Lava yang sangat encer dan mengalir perlahan Lava yang encer dan mengalir dengan cepat Lava yang sangat kental dan mengalir dengan lambat Lava yang sangat kental dan mengalir dengan lambat Lava yang sangat kental dan mengalir dengan cepat Lava yang sangat kental dan mengalir dengan lambat Lava yang kurang encer dan mengalir perlahan Kilauea, Hawaii Stromboli, Italia Gunung Merapi, Indonesia Gunung Pelée, Martinique Gunung Merapi, Indonesia Gunung St. Vincent, Karibia Gunung Pelée, Martinique
d. Sebutkan : a. Tanda-tanda gunung api akan meletus b. Tanda-tanda gejala pasca vulkanik c. Dampak positif vulkanisme bagi kehidupan sehari-hari
a. Tanda-tanda gunung api akan meletus Tanda-tanda gunung api akan meletus dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu tanda-tanda primer dan tanda-tanda sekunder. Tanda-tanda primer adalah tanda-tanda yang langsung berasal dari gunung api itu sendiri. Tanda-tanda ini biasanya bersifat tiba-tiba dan tidak dapat diprediksi. Tanda-tanda sekunder adalah tanda-tanda yang tidak langsung berasal dari gunung api itu sendiri. Tanda-tanda ini biasanya bersifat bertahap dan dapat diprediksi.
b. Tanda-tanda gejala pasca vulkanik Tanda-tanda gejala pasca vulkanik adalah tanda-tanda yang terjadi setelah gunung api meletus. Tanda-tanda ini meliputi: Abu vulkanik adalah debu dan pasir yang dikeluarkan oleh gunung api saat meletus. Abu vulkanik dapat menutupi wilayah yang luas dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Lava adalah cairan panas yang dikeluarkan oleh gunung api saat meletus. Lava dapat mengalir hingga ratusan kilometer dan dapat menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya. Gas beracun adalah gas-gas yang dikeluarkan oleh gunung api saat meletus. Gas beracun dapat menyebabkan keracunan dan bahkan kematian. Longsoran adalah gerakan tanah yang disebabkan oleh letusan gunung api. Longsoran dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
C. Dampak positif vulkanisme bagi kehidupan sehari-hari Vulkanisme memiliki dampak positif bagi kehidupan sehari-hari, antara lain: Meningkatkan kesuburan tanah. Abu vulkanik yang kaya akan mineral dapat meningkatkan kesuburan tanah. Hal ini dapat meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan. Menciptakan sumber daya alam. Letusan gunung api dapat menghasilkan sumber daya alam baru, seperti batu bara, bijih logam, dan mineral. Menciptakan destinasi wisata. Gunung api yang masih aktif dapat menjadi destinasi wisata yang menarik.
d. Jelaskan istilah berikut: a. Hiposentrum b. Episentrum c. Fokus d. Isoseista e. Pleistosiesta f. Homoseista
a. Hiposentrum Hiposentrum adalah titik di dalam bumi yang menjadi pusat gempa bumi. Hiposentrum dinyatakan dalam lintang, bujur, dan kedalaman. Kedalaman hiposenter dapat berkisar dari beberapa kilometer hingga ratusan kilometer. b. Episentrum Episentrum adalah titik di permukaan bumi yang tepat berada di atas hiposenter. Episentrum dinyatakan dalam lintang dan bujur. c. Fokus Fokus adalah titik di dalam bumi di mana energi gempa bumi dilepaskan. Fokus biasanya terletak di zona subduksi atau zona sesar aktif. d. Isoseista d. Isoseista adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang mengalami getaran gempa bumi dengan intensitas yang sama. Intensitas gempa bumi adalah ukuran kekuatan getaran gempa bumi yang dirasakan di permukaan bumi.
e. Pleistosiesta Pleistosiesta adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang mengalami getaran gempa bumi dengan amplitudo yang sama. Amplitudo adalah ukuran besarnya getaran gempa bumi. f. Homoseista Homoseista adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang mengalami getaran gempa bumi dengan waktu kedatangan gelombang gempa bumi yang sama.
e. Tuliskan rumus hukum laska. Hukum Laska adalah hukum yang digunakan untuk menentukan jarak episentrum gempa bumi berdasarkan perbedaan waktu kedatangan gelombang P dan gelombang S. Hukum Laska dikemukakan oleh ahli seismologi Amerika Serikat, Leonidas Laska, pada tahun 1929. Rumus hukum Laska adalah sebagai berikut: △ = |(S - P) - 1'| x 1.000 km Keterangan: △ = jarak episentrum dengan pencatat gempa S = waktu yang menunjukkan gelombang sekunder P = waktu yang menunjukkan gelombang primer 1' = 1 menit
a. Berdasarkan hukum laska hitunglah: Daerah A= {(20.52'32-20.51'20")-1}x 1.000km {(1.12"-1)} x 1.000km (12") x 1.000 km (12/60) x 1.000km = 0,2x1.000km = 200km. Jadi, jarak episentrum daerah A adalah 200km Berdasarkan tabel diatas, hitunglah jarak episentrum ke daerah A, B dan C!
a. Berdasarkan hukum laska hitunglah: Berdasarkan tabel diatas, hitunglah jarak episentrum ke daerah A, B dan C! Daerah B= {(20.51'56"-20.50'47)-1}x 1.000km {(1'09"-1')} x 1.000km (09") x 1.000km 9/60 x 1.000km =0,15x1.000km =150km Jadi, jarak episentrum daerah B adalah 150km
a. Berdasarkan hukum laska hitunglah: Berdasarkan tabel diatas, hitunglah jarak episentrum ke daerah A, B dan C! Daerah C= {(20?52' -20.51"36")-1} x 1000km = (1'36" -1') x 1000km = (36") x 1000km =(36/60) x 1000km =0,6x1000= 600km Jadi, jarak episentrum daerah C adalah 600km
Terima Kasih