PENGOLAHAN SAYURAN MENJADI PRODUK NON PANGAN Prakarya Kelas VII Harni Kurniawati, S.Pd.T SMP Negeri 27 Purworejo
Sayuran Segar Sup sayuran Es Timun Pecel Produk Pangan
Produk Non Pangan...? Sayuran Segar Limbah Sayuran Mengapa..? Contohnya produknya.? Manfaatnya apa..? Teknik..? Proses pembuatannya ? Bahan dan alat ?
Tujuan Pembelajaran Menganalisa alasan pengolahan sayuran menjadi produk non pangan 1. 2.Mengidentifikasi jenis produk non pangan dari sayuran Mengidentifikasi manfaat secara umum produk non pangan dari sayuran 3. Mengidentifikasi alat, bahan dan prosedur pembuatan produk non pangan dari sayuran 4.
Produk non pangan sayuran adalah produk yang dihasilkan dari pemanfaatan sayuran yang diolah untuk kepentingan selain bahan makanan manusia. Contoh : Eco Enzym, ecoprint pupuk, penyubur rambut, perawatan kulit, parcel, hiasan dan lainlain Sayuran adalah bahan vegetatif yang berasal dari bagian tanaman
Pengolahan sayuran menjadi produk non pangan dapat dilakukan dengan berbagai cara untuk meningkatkan nilai tambah dari sayuran tersebut. Salah satu metode yang umum digunakan adalah dengan mengolah sayuran menjadi bahan baku kosmetik, seperti masker wajah, scrub, atau minyak aromaterapi. Selain itu, sayuran juga dapat dijadikan bahan baku untuk produk-produk kesehatan, seperti suplemen makanan atau obat herbal.
Selain manfaat ekonomis, pengolahan sayuran menjadi produk non pangan juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan sayuran sebagai bahan baku produk non pangan, kita dapat mengurangi jumlah limbah organik yang dihasilkan dan meminimalkan penggunaan bahan kimia berbahaya. Hal ini sejalan dengan tren konsumen yang semakin peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Dengan semakin berkembangnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan, pengolahan sayuran menjadi produk non pangan dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Melalui inovasi dan kreativitas dalam pengolahan sayuran, kita dapat menciptakan produk-produk yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan, tetapi juga ramah lingkungan.
JenisProdukNonPangandari Sayuran: 1.Penyubur rambut 2.Masker wajah 3.Eco Enzym 4.Eco Print 5.Kompor
Sledri, atau yang juga dikenal dengan sebutan seledri, adalahtumbuhan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan,termasuk untuk merawat dan menyuburkan rambut. Sledrimengandung banyak vitamin dan mineral penting seperti vitaminA, vitamin K, vitamin C, serta zat besi, magnesium, dan kaliumyang dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut. Selainitu, sledri juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungirambut dari kerusakan akibat radikal bebas. Penyubur rambut dari sledri
Salah satu cara untuk menggunakan sledri sebagai penyubur rambut adalah dengan membuat masker rambut alami. Anda dapat mencampurkan jus sledri dengan minyak kelapa atau minyak zaitun, kemudian aplikasikan campuran ini ke rambut dan kulit kepala selama beberapa jam sebelum dibilas dengan air bersih. Rutin menggunakan masker rambut dari sledri secara teratur dapat membantu menguatkan akar rambut dan menyuburkan rambut yang kusam dan rapuh. Jadi, jangan ragu untuk mencoba menggunakan sledri sebagai salah satu bahan alami untuk merawat rambutAnda!
Masker wajah dari sayuran adalah pilihan alami yang bagus untuk merawat kulit Anda. Sayuran seperti mentimun, wortel, tomat, dan alpukat mengandung banyak nutrisi dan antioksidan yang baik untuk kulit. Misalnya, mentimun dapat membantu menyegarkan dan melembapkan kulit, sementara wortel kaya akan vitamin A yang baik untuk regenerasi sel kulit. Tomat mengandung likopen yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, dan alpukat memberikan kelembapan dan nutrisi ekstra. Masker Wajah
Untuk membuat masker wajah dari sayuran, Anda bisa mencoba berbagai kombinasi sayuran sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Misalnya, campur mentimun dan tomat untuk masker penyegar, atau campur wortel dan alpukat untuk masker anti-aging. Hal terpenting adalah memastikan sayuran yang digunakan segar dan bersih, serta sesuaikan dengan jenis kulit Anda. Dengan menggunakan masker wajah dari sayuran secara teratur, Anda dapat memberikan nutrisi alami pada kulit Anda dan merawatnya secara alami.
Eco Enzym adalah jenis enzim yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti buah-buahan, sayuran, dan gula. Enzim ini umumnya digunakan sebagai bahan pembersih multi-guna yang ramah lingkungan. Eco Enzym memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai pembersih yang efektif untuk membersihkan noda, menghilangkan bau tidak sedap, dan juga dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Eco Enzym
Selain manfaatnya yang ramah lingkungan, Eco Enzym juga membantu dalam mengurangi limbah bahan kimia berbahaya yang dikeluarkan ke lingkungan. Dengan menggunakan Eco Enzym sebagai pengganti produk pembersih kimia konvensional, kita dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan manusia. Penggunaan Eco Enzym juga dapat membantu mengurangi dampak negatif polusi udara dan air yang dihasilkan oleh bahan kimia sintetis. Dengan demikian, Eco Enzym merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk kebutuhan pembersihan sehari-hari.
Eco-print adalah salah satu teknik pencetakan tekstil yang ramah lingkungan. Teknik ini melibatkan penggunaan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan kulit untuk mencetak corak pada kain. Proses ini melibatkan proses pewarnaan alami dari tumbuhan yang memberikan warna dan corak unik pada tekstil. Ecoprint tidak hanya ramah lingkungan karena menggunakan bahan-bahan organik, tetapi juga menciptakan hasil akhir yang indah dan berbeda dariteknik pencetakan tekstil konvensional. Eco Print
Dalam proses ecoprint, bahan-bahan alami seperti daun dan bunga diletakkan di atas kain, kemudian digulung dan direbus dalam larutan pewarna alami. Proses pencetakan ini menghasilkan motif alami yang disebabkan oleh pigmen dari tumbuhan yang meresap ke dalam serat kain. Hasil akhir dari ecoprint seringkali memiliki sentuhan artistik dan keunikan yang tidak dapat dicapai dengan metode pencetakan tekstil lainnya. Selain itu, penggunaan bahanbahan alami dalam ecoprint juga mempromosikan kesadaran lingkungan dan keberlanjutan dalam industritekstil.
Kompos sayuran adalah proses penguraian bahan organik dari sayuran menjadi pupuk alami yang kaya akan unsur hara. Proses ini melibatkan mikroorganisme seperti bakteri dan cacing tanah yang bekerja untuk mengurai bahan organik menjadi humus yang bergizi tinggi. Dengan membuat kompos sayuran, Anda dapat mengurangi jumlah sampah organik yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan sekaligus menciptakan pupuk alami yang ramah lingkungan. Kompos Sayuran
Untuk membuat kompos sayuran, Anda dapat menggunakan sisa-sisa sayuran yang tidak terpakai, seperti kulit, daun, atau batang sayuran. Pastikan untuk tidak menggunakan sayuran yang telah terkontaminasi dengan pestisida atau bahan kimia lainnya. Campurkan bahan-bahan organik tersebut dengan bahan lain seperti serbuk gergaji atau daun kering untuk menjaga keseimbangan kadar air dalam kompos. Dalam beberapa minggu hingga bulan, kompos sayuran akan menjadi matang dan siap digunakan sebagai pupuk untuk tanaman Anda. Dengan melakukan praktik ini, Anda tidak hanya mendukung lingkungan tetapi juga menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi untuk kebunAnda.
Minyak wangi dari sayuran adalah alternatif yang populer untuk parfum tradisional yang sering kali mengandung bahan kimia berbahaya. Minyak wangi dari sayuran dapat dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti bunga, buah, rempah-rempah, dan tanaman lainnya. Proses ekstraksi minyak wangi dari sayuran biasanya melibatkan penyulingan atau perendaman bahan-bahan tersebut untuk mengeluarkan aroma alami yang harum. Minyak Wangi
Keuntungan menggunakan minyak wangi dari sayuran adalah karena komposisinya alami, maka kemungkinan reaksi alergi atau iritasi pada kulit dapat diminimalkan. Selain itu, minyak wangi dari sayuran juga memiliki aroma yang segar dan alami, sehingga banyak orang yang lebih memilih produk wangi dari sayuran untuk menjaga kesehatan kulit mereka. Beberapa contoh minyak wangi dari sayuran yang populer adalah minyak wangi lavender, minyak wangi jeruk, dan minyak wangi mawar.
Jika Anda tertarik untuk mencoba minyak wangi dari sayuran, pastikan untuk memilih produk yang berkualitas dan mengandung bahan-bahan alami tanpa tambahan bahan kimia berbahaya. Dengan menggunakan minyak wangi dari sayuran, Anda tidak hanya bisa tetap harum sepanjang hari, tetapi juga merawat kulit Anda dengan lebih baik secara alami.
LATIHAN SOAL Bu Marni adalah salah satu pedagang sayuran di pasar Purwodadi. Setiap harinya selalu ada sayuran yang tidak terjual karena kondisinya rusak sehingga akan menjadi limbah. Jumlahnya tidak sedikit, paling tidak dalam satu hari menghasilkan 5 kg limbah sayuran. Bu Marni biasanya membuang sampah tersebut di tempat sampah pasar. Melihat kondisi demikian, menurut Kalian... 1. Apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah limbah tersebut, berikan alasannya 2. Bagaimanakah caranya.