The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Agatha Christi, 2022-03-30 10:42:21

E-Magazine IL Kelompok 18

E-mag IL kelompok 18

R KELOMPOK 18
E
TD Claudine Mayra Caritas Krisalis Cherry Cathyrine Agatha Christi
IA
MK XMIPA1/10 XMIPA2/8 XMIPA3/9 XMIPA4/1
S
I Marcella Davina Aurelia Gracelyn Serafine Kayla Gregoria Majesty

XSOS1/24 XSOS2/10 XSOS2/34 XBAH/18

LATAR BELAKANG 03
05
Energi Alternatif, Pentingkah? 08
11
METODOLOGI PENELITIAN 12

Belimbing Wuluh, Si Kicik Penghasil Listrik

PEMBAHASAN

Bagaimana Caranya?

IKHTISAR

DAFTAR PUSTAKA

Melalui berbagai percobaan beserta analisis di dalam e-magazine
ini, kami bermaksud untuk (1) menyadarkan masyarakat sekitar akan
krisis energi yang sedang terjadi saat ini, (2) memberikan solusi
melalui inovasi sumber energi listrik alternatif, serta (3) memberikan
wawasan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat tentang
pemanfaatan belimbing wuluh sebagai larutan elektrolit yang
berpotensi untuk menghasilkan listrik.

Latar Belakang

I Sumber foto: rakhman.net
ndonesia sebagai negara kepulauan dan maritim, peningkatan sebesar 1,6% per tahun. Perilaku-perilaku
memiliki potensi dan kekayaan sumber daya alam menyimpang dalam kebiasaan manusia tentunya turut
yang melimpah. Tentu hal tersebut turut didukung oleh memberikan pengaruh yang signifikan dalam hal ini.
sejumlah faktor, salah satunya letak geografis Indonesia Menurut Robert M. Z. Lawang, perilaku menyimpang
yang berada di jalur rangkaian gunung berapi tepatnya di adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-
Sirkum Pasifik sehingga letusan gunung api ini dapat norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial.
memberikan kesuburan tanah bagi jenis tanaman yang Pencemaran terhadap lingkungan air, tanah, dan udara
ditanam di sekitar daerah tersebut. Selain itu, letak inilah yang menjadi wujud penyimpangan manusia
astronomis Indonesia (6ºLU-11ºLS dan 95º BT-141º terhadap norma berlaku, seperti membuang limbah
BT) yang berada di dekat garis khatulistiwa juga rumah tangga hingga limbah baterai secara sembarangan.
mempengaruhi iklim negara, yaitu iklim tropis yang Sayangnya, seperti yang dapat kita amati sekarang,
terdiri dari musim hujan dan kemarau. Hal tersebut masyarakat cenderung menormalisasikan hal tersebut,
menyebabkan Indonesia untuk memiliki curah hujan hingga lalai akan resiko timbulnya permasalahan sosial
tinggi sebanyak lebih dari 2 meter/tahun sehingga jenis dalam skala besar. Pembuangan limbah baterai bekas
vegetasi berkembang dan bersifat heterogen (beragam). yang mengandung logam berat dan zat-zat berbahaya
Begitupun juga kondisi geologis dan geomorfologis lainnya, membuatnya sulit diuraikan sehingga mampu
yang kaya akan mineral dan produk-produk tambang berdampak pada kesehatan manusia maupun
karena letaknya di wilayah pertemuan lempeng tektonik. kelangsungan hidup lingkungan, salah satunya
Selain itu, wilayah Indonesia terdiri dari ⅓ daratan dan ⅔ penurunan kesuburan serta perubahan struktur tanah
lautan yang mendukungnya untuk memiliki kekayaan yang bahkan dapat mengganggu dan membahayakan
akan sumber daya alam yang begitu melimpah terutama nyawa manusia.
di bidang agraris dan maritim sebagai sumber bahan P ersoalan tak sampai disitu saja. Dewasa ini,
kehidupan manusia tak bisa lepas dari penggunaan
Sbaku berbagai kebutuhan hidup manusia. listrik, mulai dari kebutuhan pencahayaan, memasak, cuci
umber daya yang semakin berkurang sedangkan baju, dan berbagai pekerjaan rumah tangga, hingga
konsumsi energi yang kian meningkat menjadi sa-
lah satu penyebab utama krisis energi global. Badan kegiatan instansi pemerintah dan industri. Perlu kita
Energi Dunia (International Energy Agency-IEA) telah sadari, penggunaan energi tersebut secara berlebihan juga
memproyeksikan hingga tahun 2030 permintaan energi dapat menimbulkan dampak negatif seperti
dunia meningkat sebesar 45% atau rata-rata mengalami meningkatnya suhu global dan terciptanya cuaca ekstrim

3

pada wilayah tertentu. Apabila tidak segera ditindak, temukan di tempat yang terkena sinar matahari. Tanaman
persoalan ini dapat merambah pada terwujudnya ini termasuk salah satujenis tanaman tropis yang
ketidakstabilan lingkungan. Dibutuhkan energi alternatif mempunyai kelebihan dapat berbuah sepanjang tahun.
bahan-bahan yang ramah lingkungan. Di Indonesia, Dengan kandungan asam format dan pH nya yang tinggi,
faktanya terdapat banyak pilihan yang dapat digunakan, belimbing wuluh mampu menghantarkan ion dan elektron
namun pemanfaatan hal tersebut masih belum optimal. lalu menciptakan arus listrik. Energi listrik alternatif dari
Solusi yang kami temukan untuk permasalahan ini ialah belimbing wuluh ini kemudian juga dapat dikemas dalam
pemanfaatan energi biomassa. bentuk produk energi yang praktis layaknya baterai sekuat
2,5 volt setiap 10 buah belimbing wuluh atau setara dengan
B iomassa adalah istilah yang digunakan untuk satu buah batu baterai kering yang dapat bertahan lama
menyebut semua senyawa organik yang berasal da- hingga satu bulan.

ri tanaman budidaya, alga, dan sampah organik. M eski demikian, tanaman Belimbing wuluh pada
Penggunaan biomassa sebagai sumber energi sangatlah masa lalu belum banyak dimanfaatkan. Namun
menarik karena ia menghasilkan jumlah bersih CO2 yang
nol, oleh karenanya tidak berkontribusi pada peningkatan berdasarkan data sejarah, Kesultanan Banten diketahui
emisi gas rumah kaca. Wujud nyata dari biomassa antara sempat mencapai masa kejayaannya yang ditopang oleh
ain pepohonan, rumput, umbi, limbah pertanian, limbah sektor pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung
perkebunan, limbah hutan, serta limbah kotoran ternak perekonomian. Di bawah periode pemerintahan Sultan
Dari sini, kami memilih belimbing wuluh sebagai Ageng Tirtayasa tahun 1651-1682, Kesultanan Banten
tanaman yang dapat menjadi sumber energi listrik baru. tumbuh menjadi sebuah kekuatan yang diperhitungkan
tidak hanya oleh raja-raja di Asia Tenggara tetapi juga oleh
T anaman belimbing terbagi menjadi dua jenis, yaitu penguasa dan saudagar Eropa, Asia Selatan, Afrika Utara,
belimbing manis (Averrhoa carambola) & belimbing dan Timur Tengah, yang ditandai dengan menjadi salah
asam (aAverrhoa bilimbi) atau disebut belimbing wuluh. satu pelabuhan terpadat di Asia Tenggara. Berkaca dari
Berasal dari kepulauan Maluku dan kemudian menyebar sini, dapat disimpulkan bahwa pertanian dan perkebunan
ke seluruh perkebunan Indonesia, habitatnya sendiri menyimpan potensi besar menjadi sumber energi alternatif.
berada di 5-500 meter di atas permukaan laut dan biasa di-

M enjawab persoalan ini, pemerintah telah Sumber foto: amdgchinese.org
mengeluarkan norma UU 32 tahun 2009 terkait
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagai S elain keterlibatan pemerintah, semua penduduk dunia
bentuk perlindungan NKRI dari pencemaran dan/atau termasuk Gereja bertanggung jawab untuk mengatasi
kerusakan lingkungan hidup. Sayangnya, masih ada dan memperbaiki keadaan lingkungan saat ini. Seperti pada
masyarakat yang seringkali mengabaikan dan ensiklik Paus Yohanes XXIII, Mater et Magistra no. 198
menganggap remeh sehingga peraturan tersebut kurang dalam Kitab Kejadian 1: 28, Allah memberikan perintah
efektif berjalan. Hal ini kemudian dibarengi dengan kepada menaklukan bumi secara keseluruhan. Bukan
dukungan dari Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa yang berarti manusia berhak semena-mena menghancurkan
berpengaruh terhadap perekonomian. Dengan PLTBm lingkungan hidup dan ciptaan lain, melainkan secara
potensi penghematan terwujud sebanyak Rp 14 miliar per eksplisit Gereja Katolik mengajarkan agar lingkungan
tahunnya dibandingkan PLTD dan peningkatan pembelian hidup dan seluruh ciptaan ditata dan dirawat selaras
dari kebun masyarakat dan penyerapan tenaga kerja dengan perintah-Nya. Maka dari itu, dengan
sejumlah Rp 2 miliar per tahun. memanfaatkan belimbing wuluh sebagai pembangkit listrik
dapat menjadi titik awal dalam upaya pencegahan
Sumber foto: suarakarya.co.id pencemaran lingkungan tanah di sekitar.

4

Percobaan

BELIMBING WULUH ,

Belimbing Wuluh 1. Menyiapkan larutan belimbing wuluh
Lampu Menggunakan belimbing wuluh berwarna
hijau kekuningan (matang), lalu diparut
Gelas dengan parutan keju. Hasil parutan kemudian
disaring hingga menghasilkan sari belimbing
Sendok wuluh yang utuh.

Baterai 2. Menyiapkan alat dan bahan percobaan
Paku Percobaan 1 (membuktikan larutan belimbing
wuluh sebagai larutan elektrolit yang
Kertas Lakmus menghantarkan listrik) membutuhkan larutan
Tembaga belimbing wuluh, kertas lakmus, lampu (3V)
dan dudukannya, 50 cm kabel merah hitam, 3
Parutan baterai 1.5V, selotip, sepasang jepit buaya, 2
paku, dan 2 buah pensil (ujungnya diraut),
Kabel sedangkan, Percobaan 2 (membuktikan
larutan belimbing wuluh sebagai sumber
Saringan energi listrik) membutuhkan 5 buah lembaran
seng dan tembaga berukuran 3x3, 3 kabel 25
Seng cm, 2 kabel 15 cm, 8 jepit buaya, 5 gelas
berukuran 100 ml/lebih, 500 mL larutan
Jepitan Buaya belimbing wuluh, dan multimeter.

Pensil 3. Langkah pengerjaan
Multimeter Percobaan 1

Pertama-tama, ujilah tingkat keasaman
larutan belimbing wuluh dengan pH
indikator.
Lalu berpindah ke uji larutan tersebut
sebagai penghantar listrik, belah kabel
merah hitam menjadi 2 bagian, lalu
potong kabel hitam sepanjang 15 cm dan
kabel merah sepanjang 20 cm, lalu bagi 2
lagi menjadi masing-masing 10 cm.
Kupas setiap ujung kabel kurang lebih 3
cm.
Rangkai baterai memanjang, rekatkan ke
alas dengan selotip.

5

Pasang jepit buaya pada salah satu ujung Pada gelas yang kekurangan seng dan
kabel merah dan hitam sesuai warnanya tembaga, masukkan kabel 15 cm di bagian
lalu sambungkan sisi lain kabel merah ke seng dan tembaganya.
salah satu sisi dudukan lampu dan sisi lain Tempelkan test pin multimeter pada kabel
kabel hitam ditempelkan dengan baterai. tembaga, testpin merah pada lempengan
Sambungkan kabel merah lainnya ke sisi tembaga dan testpin hitam pada
lain dudukan lampu dan ujung yang lain lempengan seng (saklar pemilih sudah
tempelkan pada salah satu sisi baterai. disesuaikan, apakah ingin mengukur
Jepit kedua paku/kedua ujung pensil, tegangan, hambatan, dsb).
masing-masing dengan satu jepitan
buaya.
Masukkan kedua paku/pensil ke dalam
larutan, amati gelembung yang timbul
serta tingkat keterangan lampu.

4. Pencatatan data hasil percobaan
Catatlah seluruh data hasil percobaan baik
banyak gelembung, besar tegangan, kuat
arus, serta hambatan listrik pada larutan
belimbing wuluh.

Percobaan 2
Kupas setiap ujung kabel 15 maupun 25 cm.
Pasangkan jepit buaya pada setiap ujung
kabel 25 cm dan pada kabel 15 cm hanya
salah satu ujungnya.
Jepitkan 1 seng dan 1 tembaga pada tiap
ujung kabel 25 cm yang sudah dilengkapi
jepit buaya. Setiap seng dan tembaga dijepit
dengan satu penjepit buaya. Pada jepit buaya
salah satu kabel 15 cm, jepitkan seng, dan
pada kabel lainnya, jepitkan tembaga.
Seng dan tembaga dari kabel yang berbeda
dimasukkan ke dalam satu gelas larutan
belimbing bervolume 100 ml, sedangkan sisi
kabel lainnya, masukkan ke dalam gelas
bervolume 100 ml yang lain. 5 gelas 100 mL
masing-masing akan berisikan 1 tembaga
dan 1 seng dari kabel yang berbeda.
Usahakan jepit buaya tidak ikut terendam
dalam larutan.

6

Tabel 1
Tabel 2

Grafik 1 Grafik 2

Gambar tersebut merupakan grafik fungsi Gambar tersebut merupakan grafik
dari pengaruh larutan belimbing wuluh perbandingan antara waktu dan daya yang
terhadap daya listrik (tabel 1). Grafik ini dihasilkan dari larutan belimbing wuluh.
termasuk grafik fungsi tetapi tidak memiliki Lama waktu tidak mempengaruhi besar-
jenis fungsi karena ada kenaikan signifikan kecilnya daya yang terdapat pada larutan
pada larutan 4 x 100 ml dan tidak dapat belimbing wuluh.
ditentukan rumus fungsi yang sesuai.
7

Pembahasan

K ekuatan asam basa dapat ditentukan melalui nilai pH larutan dengan konsentrasi yang sama. Dalam ilmu kimia,
asam diartikan sebagai senyawa yang jika dilarutkan dalam air maka memiliki tingkat derajat keasaman (pH)
yang lebih rendah dari 7, sedangkan jika lebih tinggi dari 7 maka disebut basa. Sifat asam akan menjadi semakin kuat
jika mendekati angka 0, namun berbeda dengan sifat basa melemah jika mendekati 7. Basa lemah merupakan senyawa
elektrolit lemah. Di dalam air, senyawa ini menghasilkan ion OH- secara tidak sempurna sehingga lampu menyala
redup atau bahkan tidak menyala sama sekali. Berbeda dengan asam kuat (pH 1-2) yang merupakan senyawa elektrolit
kuat, di dalam air senyawa ini dapat menghasilkan ion H+ secara sempurna sehingga dapat menghasilkan nyala lampu
dan gelembung gas yang banyak. Dalam larutan elektrolit, ada dua jenis larutan, yaitu larutan elektrolit kuat dan lemah.
Larutan elektrolit kuat diketahui dengan nyalanya lampu dan banyaknya gelembung gas.

Konsentrasi ion hidrogen [H+] tersebut didapat melalui
sifat dasar logaritma, yaitu

B Sumber foto: teks.co.id Di samping itu, larutan yang bersifat asam juga
ertolak belakang dengan larutan non-elektrolit, memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
yaitu larutan yang tidak dapat menghantarkan
arus listrik. Larutan tersebut memiliki beberapa ciri, Asam jenis kuat terasa masam namun tidak
seperti tidak muncul gelembung-gelembung gas dan dianjurkan untuk dicicipi karena bersifat merusak
lampu tidak menyala saat diuji. Pada larutan non- jaringan kulit.
elektrolit, senyawa dalam air tidak mengalami proses Jika terkena kulit akan terasa perih dan gatal, untuk
ionisasi ( = 0). Oleh karena itulah, larutan belimbing asam yang bersifat kuat. Juga bisa merusak kayu.
wuluh yang bersifat asam sangat kuat karena pH-nya Bersifat korosif (memicu karat) jika terkena besi
yang sebesar 2, sehingga dapat mengalami ionisasi yang atau logam.
menghasilkan banyak ion H+. Bersifat dapat menghantar listrik karena
mengandung elektrolit
Oleh karena itulah, larutan belimbing wuluh yang
bersifat asam sangat kuat karena pH-nya yang sebesar 2, Karena sifatnya yang sangat asam serta pH nya yang
sehingga dapat mengalami ionisasi yang menghasilkan
banyak ion H+. Rumus kimia asam selalu mengandung sangat rendah, maka dapat dibuktikan bahwa larutan
atom hidrogen dan untuk menentukan konsentrasi ion
hidrogen dari larutan tersebut maka dapat digunakan belimbing wuluh merupakan jenis larutan elektrolit
penerapan logaritma dengan rumus dasar dan
perhitungan sebagai berikut: kuat. Menurut Svante August Arrhenius,

pH = -Log[H+] ilmuwan asal Swedia, larutan elektrolit
2 = -Log[H+]
Log[H+]= -2 mampu menghantarkan listrik karena

[H+]= 10 -2 mengandung ion-ion yang bergerak

bebas. Ion-ion itulah yang menghantarkan listrik
melalui larutan. Teori ini dibuktikan dengan:

1. Banyaknya gelembung yang timbul pada larutan
belimbing wuluh
Gelembung tersebut terbentuk karena ion positif
mengalami reaksi reduksi dan ion negatif mengalami
oksidasi. Ketika arus listrik dialirkan ke dalam larutan
elektrolit, maka akan terjadi proses elektrolisis yang
menghasilkan sang gelembung gas. Banyaknya
gelembung gas pada larutan belimbing wuluh

8

menandakan larutan tersebut asam yang kuat sekaligus D ari hasil penelitian di atas, belimbing wuluh
elektrolit kuat. Ini membuktikan larutan belimbing memiliki berbagai manfaat selain sebagai herbal
wuluh dapat menghasilkan ion H+ secara sempurna. alami juga dapat digunakan sebagai energi listrik
alternatif. Semua teori di atas ini pun terbukti dalam
2. Larutan belimbing wuluh menjadi penghantar tabel 2 yang menyatakan besarnya tegangan, kuat arus,
arus listrik yang baik serta hambatan dalam larutan belimbing wuluh.
Lampu menyala terang setelah larutan belimbing Apabila larutan belimbing wuluh dalam jumlah yang
dihubungkan dengan baterai dan lampu, sehingga cukup, energi listrik yang terdapat pada belimbing
dapat disimpulkan bahwa larutan tersebut mampu wuluh dapat diubah menjadi energi cahaya yang
berperan sebagai penghantar arus listrik. Namun dihasilkan lampu. Peristiwa ini merupakan salah satu
adanya perbedaan tingkat keterangan cahaya penerapan hukum kekekalan energi bahwa energi tidak
disebabkan karena paku memiliki sifat konduktor dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat
(penghantar arus listrik yang baik), sedangkan pensil diubah dari suatu bentuk ke bentuk yang lain.
bersifat isolator (tidak menghantar listrik dengan baik).
Dengan demikian lampu tetap menyala melalui kedua Data-data tersebut juga didapat dengan bantuan
benda, tetapi paku memiliki cahaya yang lebih terang multimeter, sebuah teknologi alat ukur listrik yang
dibandingkan cahaya yang dihasilkan pensil. digunakan untuk mengukur tiga jenis besaran listrik
yaitu arus listrik, tegangan listrik, dan hambatan listrik.
D ata-data hasil percobaan kedua didapatkan
melalui penerapan teori Sel Galvani. Sel Galvani Keren sekali ya!!
adalah sel penghasil arus listrik dengan tiga komponen, Mau coba juga ah...
yaitu anoda, katoda, dan elektrolit. Larutan elektrolit
adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. 9
Tingginya tingkat keasaman larutan belimbing wuluh
membuatnya mampu menghantarkan ion dan elektron
yang ada pada lempengan tembaga dan seng hingga
menghasilkan arus listrik. Di dalam percobaan Sel
Galvani ini, terjadi reaksi antara tembaga sebagai
katoda dan seng sebagai anoda, dengan larutan
belimbing wuluh sebagai elektrolit.

T embaga (Cu) atau disebut juga copper adalah
salah satu unsur logam berbentuk kristal yang
berwarna kemerahan. Tembaga memiliki sifat
konduktor panas dan elektrik yang baik, serta bersifat
tahan korosi sehingga digunakan sebagai katoda.
Katoda sendiri adalah elektroda dimana terjadinya
penerimaan elektron (reaksi reduksi). Elektron tersebut
diperoleh dari seng (Zn) yang berperan sebagai anoda.
Anoda adalah elektroda dimana terjadinya pelepasan
elektron (reaksi oksidasi). Ion-ion negatif pada pelat
seng mengalir melalui larutan belimbing wuluh
menuju pelat tembaga sehingga menghasilkan energi
listrik. Lalu pada lampu, muatan listrik diubah kembali
menjadi energi cahaya dan energi panas. Lampu
menyala karena adanya aliran muatan listrik. Semakin
banyak muatan positif yang mengalir melalui suatu
penghantar, maka semakin besar kuat arus listriknya,
sehingga lampu dapat menyala dengan baik.

T eknologi pada hakikatnya bertujuan untuk T idak heran lari jarak pendek digemari oleh
memudahkan kegiatan manusia. Begitu pula banyak kalangan, karena selain mudah dan mu-
dengan multimeter yang membantu kita khususnya
dalam mengukur besaran-besaran dalam aliran listrik. rah juga menyimpan segudang manfaat, termasuk
Namun selain itu, berkat inovasi pemanfaatan energi dari mengembangkan serta mempertahankan massa dan
belimbing wuluh, kita dapat merasakan manfaatnya di kemampuan otot, meningkatkan persediaan kalsium
segala bidang kehidupan bahkan dalam kebiasaan sehingga tulang semakin kuat, mempercepat
olahraga. Pencahayaan dari lampu memudahkan kita pertumbuhan dalam tubuh secara alami, membakar
berolahraga di mana saja dan kapan saja, bahkan lemak, menyegarkan tubuh, menjaga dan meningkatkan
dimalam gelap sekalipun. Terutama bagi kalangan daya tahan tubuh, menyembuhkan diabetes, dan
pekerja ibu kota, olahraga sudah menjadi bagian dari meningkatkan kesehatan jantung.
lifestyle. Kendati dilanda kesibukan, tak sedikit mereka
yang menyempatkan waktu berolahraga di malam hari, Guna memaksimalkan kecepatan, berikut ini beberapa
salah satunya lari jarak pendek yang cukup diminati. teknik dasar lari jarak pendek:

Ternyata Posisi kepala dan leher rileks, pandangan fokus ke
gitu toh... depan dan ketika berlari, tekuk siku pada 90 derajat.
Saat lengan bergerak, jaga agar posisi bahu tetap
stabil dan rileks. Ketika berlari, angkat lutut bagian
depan serta luruskan kaki bagian belakang.
Pelari jarak pendek saat berlari berupaya
mengangkat paha secara maksimal dengan tujuan
langkah kaki lebih lebar sekaligus meningkatkan
kecepatan lari.
Posisi kaki belakang yang benar saat menolak dari
tanah pada prinsip dasar lari jarak pendek adalah
tertendang lurus. Pada lari jarak pendek tumpuan
kaki saat berlari adalah ujung jari kaki.

S elain pencahayaan untuk berolahraga, energi listrik
memiliki sejuta manfaat lainnya. Dari percobaan
kami, kami harap solusi energi tersebut dapat digunakan
serta mendapat perhatian lebih dari pihak pemerintah,
salah satunya PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara).
Meski PLN telah memainkan peran besar dalam
pemenuhan kebutuhan listrik warga negara, masih ada
yang perlu dibenahi. PLN memiliki kelebihan sebagai
penyedia tenaga listrik untuk kepentingan umum dalam
jumlah yang mutu dan memadai. Akan tetapi, kualitas
pelayanan dan transmisi kurang diperhatikan. Maka dari
itu, dengan melimpahnya jumlah vegetasi Indonesia
diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif
yang ramah lingkungan serta meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.

Sumber foto: idxchannel.com

10

S ebagai negara kepulauan yang beriklim tropis, Indonesia dikaruniai
sumber daya alam melimpah, mulai dari bidang pertanian, perkebunan,
perhutanan hingga tambang. Namun sayangnya, potensi sumber daya alam
tersebut masih banyak disia-siakan oleh masyarakat sekitar, terbukti dari
kondisi lingkungan saat ini yang semakin memprihatinkan akibat adanya
pencemaran baik di tanah, air, maupun udara, salah satunya akibat
pembuangan limbah yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti
baterai bekas. Masalah ini tidak hanya menimpa negara kita, melainkan
telah menjadi isu global. Maka, sudah sepatutnya kita mendorong
penggunaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Percobaan dengan menerapkan Sel Galvani bertujuan untuk
membuktikan apakah larutan belimbing wuluh dapat menjadi salah sa-
tu sumber energi listrik yang ramah lingkungan. Di dalam percobaan ini,
terjadi perpindahan ion-ion negatif dari anoda (seng) menuju katoda
(tembaga) melewati larutan belimbing wuluh sebagai penghantarnya.
Melalui percobaan ini, disimpulkan bahwa larutan belimbing wuluh dengan
pH 2 (asam) terbukti sebagai larutan elektrolit yang mampu menjadi sumber
energi sekaligus penghantar listrik. Selain ramah lingkungan, secara
ekonomi penggunaan belimbing wuluh sebagai sumber daya alam yang
dimanfaatkan untuk energi alternatif juga akan memakan biaya lebih sedikit.

11

Novita, Cicik. 5 April 2021. “Rangkuman Materi Asam & Basa: Pengertian, Ciri-Ciri & Contohnya," tirto.id. Diakses 17 Maret 2022, pukul 13.05 WIB.
https://tirto.id/rangkuman-materi-asam-basa-pengertian-ciri-ciri-contohnya-gbLp

Wulandari, Trisna. 5 Agustus 2021. “6 Potensi Sumber Daya Alam Indonesia, dari Pertanian hingga Pertambangan,” detik.com. Diakses 1 Maret 2022, pukul 14.26
WIB. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5669712/6-potensi-sumber-daya-alam-indonesia-dari-pertanian-hingga-pertambangan/2

Kompasiana. 27 September 2017. “Belimbing Wuluh Sebagai Sumber Energi Listrik,” kompasiana.com. Diakses 9 Februari 2022, pukul 10.00 WIB.
https://www.kompasiana.com/panyuluh13/59cb965dd0e3ed08277959c2/belimbing-wuluh-sebagai-sumber-energi-listrik

Nur Afika Cahya. 12 Januari 2022. “Sejarah Lari Jarak Pendek Dan Fakta Uniknya,” pinhome.id. Diakses 4 Maret 2022, pukul 19.12 WIB.
https://www.pinhome.id/blog/sejarah-lari-jarak-pendek/#Pengertian_Lari_Jarak_Pendek,

Ahmad, 2021. “Lari Jarak Pendek: Pengertian, Manfaat, Teknik Dasar dan Peraturan,” gramedia.com. Diakses 4 Maret 2022, pukul 16.35 WIB.
https://www.gramedia.com/literasi/lari-jarak-pendek/#B_Manfaat_lari_jarak_pendek

Diana, Lusi. 29 September 2021. “Buah Belimbing-Legenda Masa ke Masa,” osc.medcom.id. Diakses 1 Maret 2022, pukul 18.20 WIB.
https://osc.medcom.id/community/buah-belimbing-legenda-masa-ke-masa-2583

Supriatna, Dinda. 2021. “Cara Membuat Alat Uji Elektrolit,” dindasupriatna.com. Diakses 17 Maret 2022, pukul 10.09 WIB.
https://dindasupriatna.com/cara-membuat-alat-uji-elektrolit/.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. 18 September 2019. “Resmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Pertama di Asia Pasifik, Menteri
Bambang: PLTBm Hemat Biaya Penyediaan Listrik Rp 14 Miliar per Tahun,” maritim.go.id. Diakses 1 Maret 2022, pukul 9.01 WIB.
https://maritim.go.id/resmikan-pembangkit-listrik-tenaga-biomassa-pertama-asia-pasifik/

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE). 17 September 2019. “PLTBm Bambu Siberut Terangi 3 Desa, Hemat Biaya Penyediaan
Listrik Hingga 14 Miliar,” ebtke.esdm.go.id. Diakses 1 Maret 2022, pukul 10.33 WIB.
https://ebtke.esdm.go.id/post/2019/09/18/2340/pltbm.bambu.siberut.terangi.3.desa.hemat.biaya.penyediaan.listrik.hingga.14.miliar

Martaon, Anggi Tondi. 5 Agustus 2019. “PLN Disebut Punya Banyak Kelemahan,” medcom.id. Diakses 3 Maret 2022, pukul 17.00 WIB.
https://www.medcom.id/ekonomi/energi/DkqVlAVK-pln-disebut-punya-banyak-kelemahan

Niken, Gisela. 30 Agustus 2020. “Ini Alasan Mengapa Indonesia Kaya Akan Sumber Daya Alam,” ajaib.co.id. Diakses 1 Maret 2022, pukul 18.30 WIB.
https://ajaib.co.id/ini-alasan-mengapa-indonesia-kaya-akan-sumber-daya-alam/

Sudarmo, Unggul. 2016. KIMIA 1 untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

DetikHealth. 17 Maret 2011. “Banyak yang Tidak Tahu Bahaya Buang Baterai Bekas,” health.detik.com. Diakses 1 Maret 2022, pukul 11.25 WIB.
https://health.detik.com/ulasan-khas/d-1594162/banyak-yang-tidak-tahu-bahaya-buang-baterai
bekas#:~:text=Jika%20limbah%20baterai%20dicampur%20dengan,tidak%20langsung%20mengancam%20kesehatan%20manusia.

Atmoko, Ervan Yudhi Tri. 20 Januari 2022. “Teknik Dasar Lari Jarak Pendek,” kompas.com. Diakses 5 Maret 2022, pukul 19. 31 WIB.
https://www.kompas.com/sports/read/2021/07/28/10400018/teknik-dasar-lari-jarak-pendek?page=all

Arahan Environmental. 31 Januari 2020. “INI ALASAN LIMBAH BATERAI BEKAS TIDAK BOLEH DIBUANG SEMBARANGAN,” arahanenvironmental.com. Diakses 1 Maret
2022, pukul 17.10 WIB.
https://www.arahenvironmental.com/ini-alasan-baterai-bekas-tidak-boleh-dibuang-sembarangan/

JogloAbang. 13 April 2020. “UU 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” jogloabang.com. Diakses 11 Maret 2022, pukul 15.45 WIB.
https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-32-2009-perlindungan-pengelolaan-lingkungan-hidup

Kompas. 28 Mei 2021. “Kerajaan Banten: Sejarah, Masa Kejayaan, Kemunduran, dan Peninggalan,” kompas.com. Diakses 1 Maret 2022, pukul 18.00 WIB.
https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/28/162417479/kerajaan-banten-sejarah-masa-kejayaan-kemunduran-dan-peninggalan?page=all

Affifah, Farrah Putri. 17 September 2021. “Apa itu Penyimpangan Sosial? Inilah Pengertiannya, Lengkap dengan Penyebab dan Bentuk-bentuknya,” tribunnews.com.
Diakses 1 Maret 2022, pukul 20.50 WIB.
https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/09/17/apa-itu-penyimpangan-sosial-inilah-pengertiannya-lengkap-dengan-penyebab-dan-bentuk-bentuknya

Meilanova, Denis Riantiza. 12 Januari 2021. “PLN dan Pemkab Ende Kembangkan Penggunaan Biomassa,” bisnis.com. Diakses 18 Maret 2022, pukul 16.15 WIB.
https://bali.bisnis.com/read/20210112/537/1341692/pln-dan-pemkab-ende-kembangkan-penggunaan-biomassa

FormatNews. 2 Maret 2021. “Kelestarian Lingkungan Hidup dan Keutuhan Ciptaan dalam Beberapa Dokumen Gereja,” formatnews.id. Diakses 2 Maret 2022, pukul
19.32 WIB.
https://www.formatnews.id/2021/03/02/kelestarian-lingkungan-hidup-dan-keutuhan-ciptaan-dalam-beberapa-dokumen-gereja/

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 26 November 2008. “Hingga 2030, Permintaan Energi Dunia Meningkat 45 %,” esdm.go.id. Diakses 17 Maret 2022,
pukul 20.15 WIB.
https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/hingga-2030-permintaan-energi-dunia-meningkat-45-

Qothrunnada, Kholida. 21 Oktober 2021. “Sel Volta: Pengertian, Contoh dan Prinsip Kerjanya,” detik.com. Diakses 20 Maret 2022, pukul 21.08 WIB.
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5776346/sel-volta-pengertian-contoh-dan-prinsip-kerjanya

Qothrunnada, Kholida. 24 November 2021. “Mengenal Larutan Elektrolit dan Larutan Non Elektrolit,” detik.com. Diakses 20 Maret 2022, pukul 15.40 WIB.
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5824924/mengenal-larutan-elektrolit-dan-larutan-non-elektrolit

Sudarmo, Unggul. 2016. KIMIA 1 untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

12

Kelompok 18,


Click to View FlipBook Version