The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by endahsaada62, 2021-02-16 19:36:02

TEKNIK PENGOLAHAN MAKANAN INTERNASIONAL

. Boiling (Merebus),




Yaitu memasak bahan



makanan dalam zat cair pada



suhu 100 ‘C. Merebus dapat di




dalam air, susu, kaldu atau





anggur..

. Boiling (Merebus),




Yaitu memasak bahan



makanan dalam zat cair pada



suhu < 100 ‘C.

• Yaitu memasak bahan makanan dengan uap air yang mendidih yang

dilakukan dalam panci pengukus yang tediri dari dua buah panci

yang disusun. Panci bagian bawah berisi air pengukus dan panci


bagian atas adalah wadah makanan yang dikukus dengan dasar

panci yang berlubang-lubang. Kelebihan dari mengukus

dibandingkan dengan merebus makan adalah ;





• Zat gizi pada makanan tidak hilang sebab tidak larut dalam air,


• Makanan lebih sedap dan harum, dan


• Kemungkinan makanan hangus hampir tidak ada sama sekali.

Yaitu memasak bahan makanan dalam sebuah

tempat yang dipanaskan dalam air mendidih yang


dilakukan dalam panci tim yang terdiri dari 2 buah


panci yang disusun seperti panci pengukus, namun

dasar panci bagian atasnya tidak berlubang –


lubang.




Air dalam panci bagian bawahnya harus banyak


namun tetap dijaga agar air tidak masuk kedalam

makanan. Keebihan makanan yang di tim adalah


makanan tidak mudah hancur karena tidak perlu


diaduk dan hampir tidak ada zat makanan yang

terbuang.


.

. Frying (menggoreng).


Yaitu memasak bahan makanan dalam

minyak panas agar bahan makanan menjadi


matang, kering , dan berwarna kecoklatan dan

dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu;




Deep Frying, yaitu menggoreng dalam minyak


goreng yang banyak dan panas dengan

menggunakan penggorengan yang berdasar

tebal atau wajan logam atau deep fryer.
Swallow frying
Pan Frying, yaitu menggoreng dengan


margarin, lemak atau mentega yang cukup

untuk melumuri dasar penggorengan saja.


Memggoreng dengan cara ini dapat dilakukan

di atas kompor dengan menggunakan panci


dadar (griller) atau dalam oven dengan


menggunakan loyang...

Stir Frying (men-cah)

Yaitu cara memasak dengan menggunakan sedikit


minyak yang dipanaskan dalam wajn di atas api


yang besar. Sayuran yang telah dipotong – potong

dimasukkan sambil terus menerus di aduk hingga


tertutup lemak dan menjadi masak namun masih

renyah dan tidak terlalu layu.





Bumbu dan bahan – bahan lainnya dapat

ditambahkan setelah sayuran tertutup lemak dan


dapat juga ditambahkan sedikit kaldu atau air.

Cara memasak seperti ini merupakan cara masak


dari dapur Cina.

• Yaitu memasak makanan di atas api kecil setelah makanan tersebut

direbus, digoreng atau ditumis dengan tujuan agar makanan menjadi


lunak dan bumbu yang ditambahkan dapat meresap. Menyetup

dapat dilakukan pada bahan makanan seperti daging, sayuran, dan

buah – buahan.





• Namun sayuran yang disetup lama akan dapat kehilangan sebagian

zat makanan dan warnanya, jadi sebaiknya sayuran tidak perlu


untuk disetup tapi setelah direbus, ketika masih panas dicampurkan

dengan mentega serta saus.

. Yaitu memasak bahan makanan



dalam lemak pada api yang besar


hingga makanan terlihat kecoklatan,


misalnya daging yang diberi sedikit


cairan dan dibiarkan mendidih di atas


api dalam tempat yang tertutup .


menyemur juga dapat dilakukan pada



sayuran tetapi tidak dipanaskan hingga


kecoklatan. Zat vitamin yang terdapat


pada sayuran tidak akan hilang karena


tertutup lapisan lemak

Yaitu memasak makanan dengan



sedikit margarin, mentega atau



minyak agar lebih harum dan sedap



dan dilakukan tidak terlalu lama


sambil mengaduk – adaknya

• Yaitu memasak bahan makanan langsung diatas


bara api hingga kecoklatan dan mendapat lapisan



yang kering dan biasanya yang dipanggang itu


adalah daging sapi, ayam dan lainnya.

Yaitu memberi lapisan telur atau tepung panir pada makanan yang akan digoreng yang


dilakukan agar makanan mendapatkan kulit yang kering kecoklatan dan bentuk yang
rapih serta tidak menyerap banyak minyak dan serta tidak mudah pecah pada saat

digoreng dan bagian dalamnya tidak kering.

Adapun Cara untuk memanir masakan adalah sebagai berikut;



• Kocok telur atau putih telur dengan mencampurkan sedikit air namun jangan hingga

berbuih,

• Celupkan makanan kedalam kocokan telur tersebut lalu tiriskan,


• Gulingkan dalam tepung panir yang ditaburkan cukup tebal di atas sehelai plastik atau
kertas dan agar lapisannya lebih tebal dan kuat, maka dapat dilakukan berulang –

ulang dengan cara mencelupkannya kembali kedalam kocokan telur dan kembali

membalurinya lagi dengan panir. Lakukan terus hingga dirasa cukup tebal, dan

• Ketuk perlahan sisa tepung panir yang tersisa pada makanan dan gorenglah segera

dalam minyak panas.

. Yaitu membiarkan daging, ikan atau sayur


beberapa waktu dalam cairan yang terdiri dari

anggur, air jeruk atau cuka, ditambah dengan


bumbu garam, lada, bawang merah, daun

laurier, cengkeh, munyak dan gula dengan


tujuan agar daging menjadi lunak, sedap dan


tidak cepat membusuk, untuk sayuran agar

tidak memiliki rasa hambar..

• Yaitu memasak bahan makanan dengan uap air yang mendidih yang

dilakukan dalam panci pengukus yang tediri dari dua buah panci

yang disusun. Panci bagian bawah berisi air pengukus dan panci


bagian atas adalah wadah makanan yang dikukus dengan dasar

panci yang berlubang-lubang. Kelebihan dari mengukus

dibandingkan dengan merebus makan adalah ;





• Zat gizi pada makanan tidak hilang sebab tidak larut dalam air,


• Makanan lebih sedap dan harum, dan


• Kemungkinan makanan hangus hampir tidak ada sama sekali.


Click to View FlipBook Version