RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN
KEBAKARAN MELALUI E-DAMKAR PALAS
Disusun Oleh :
AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH,MM
NDH : 04
PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL TINGKAT II
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 2022
1|P a g e
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
REPUBLIK INDONESIA
FORM PERSETUJUAN MENTOR
PKN TK II ANGKATAN XIX TAHUN 2022
Nama Peserta : AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH, MM
NDH : 04
Instansi : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Nama Mentor Pemerintah Kabupaten Padang Lawas
NIP
Jabatan : ARPAN NST,S.Sos
No. HP Mentor : 19680913 199003 1 001
: Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas
: 081375860112
Gagasan Perubahan : Strategi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Melalui
E-Damkar Palas.
Mengetahui Disetujui Oleh
Atasan Langsung, Mentor
Drg. H. AHMAD ZARNAWI PASARIBU,CHt,MM,MSi ARPAN NST,S,Sos
NIP. 19680913 199003 1 001
PEMBINA UTAMA MADYA
i
FORMULIR PERSETUJUAN COACH
PADA AGENDA AKTUALISASI KEPEMIMPINAN
1. Nama Peserta : AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH,MM
2. Instansi : Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam
3. Gagasan Perubahan Kebakaran Pemerintah Kabupaten Padang Lawas
: Strategi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
melalui e-Damkar Palas
Catatan terhadap Gagasan Perubahan yang disiapin peserta
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….dst.
Rekomendasi :
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………dst.
Medan,
Coach,
(DR. Ir. Hairulsyah,MSi)
ii
LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Rancangan Proyek Perubahan pada
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Tahun 2022 :
Nama : AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH,MM
NDH/Angkatan : 04/ XIX Tahun 2022
Jabatan : Kepala Satuan
Instansi : Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Kabupaten Padang Lawas
Judul Rancangan Proyek : STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN
Perubahan KEBAKARAN MELALUI E-DAMKAR PALAS
Dinyatakan LAYAK untuk diajukan dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan
Kepemimpinan Nasional Tingkat II, pada hari Selasa tanggal 20 September 2022 yang
diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara.
Medan, September 2022
MENTOR, COACH,
ARPAN NST, S.Sos DR. Ir. HAIRULSYAH,MSi
NIP. 19680913 199003 1001 NIP. 19650303 199308 1 001
iii
LEMBAR PENGESAHAN
SEMINAR RENCANA PROYEK PERUBAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Seminar Rencana Proyek Perubahan
pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2022 :
Nama : Agus Saleh Saputra Daulay,SH,MM
NDH/Angkatan : 04/XIX
Jabatan : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam
Instansi Kebakaran
Judul Aksi Perubahan : Pemerintah Kabupaten Padang Lawas
: Strategi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Melalui
e-Damkar Palas
Telah diajukan pada Seminar Rencana Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara pada Selasa tanggal 20 September 2022.
Medan, September 2022
Coach, Penguji, Mentor,
DR.Ir. Hairulsyah,MSi Arpan Nst,S.Sos
Nip. 196503031993081001 Nip. 196809131990031001
Mengetahui :
KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI SUMATERA UTARA
dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes
Pembina Utama Muda
Nip. 19651119 199003 1 001
iv
LEMBAR KOORDINASI MENTOR
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
Nama : AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH,MM
NDH/Angkatan : 04/ XIX Tahun 2022
Jabatan : Kepala Satuan
Instansi : Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Kabupaten Padang Lawas
Judul Rancangan Proyek : STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN
Perubahan KEBAKARAN MELALUI E-DAMKAR PALAS
No Tanggal Uraian Konsultasi Output Paraf Mentor
. Persetujuan dari
Mentor terkait Isu
1. 05/09/2022 Konsultasi dan diskusi isu
Strategis
strategis pada organisasi
Satuan Polisi Pamong Praja dan
Pemadam Kebakaran
2. 09/10/2022 Konsultasi dan diskusi Rencana solusi
solusi/inovasi penyelesaian inovasi dalam
masalah peyelesaian masalah
3. 13/10/2022 Konsultasi dan Form persetujuan
mentor yang telah
penandatanganan persetujuan
ditanda tangani
mentor
4. 15/10/2022 Konsultasi dan diskusi Bahan Persetujuan Mentor
Presentasi Rancangan Proyek terkait Bahan
Perubahan Presentasi Rancangan
Proper
v
LEMBAR KONSULTASI COACH
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
Nama : AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH,MM
NDH/Angkatan : 04/ XIX Tahun 2022
Jabatan : Kepala Satuan
Instansi : Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Kabupaten Padang Lawas
Judul Rancangan Proyek : STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN
Perubahan KEBAKARAN MELALUI E-DAMKAR PALAS
NO. TANGGAL URAIAN OUTPUT MEDIA
KONSULTASI Isu Strategis
yang akan
1. 05/09/2022 Konsultasi dan dibahas dalam
Rancangan
diskusi isu Proyek
Perubahan
strategis pada
Rencana solusi
organisasi Satuan inovasi dalam
peyelesaian
Polisi Pamong masalah
Praja dan
Pemadam
Kebakaran
2. 07/09/2022 Konsultasi dan
diskusi
solusi/inovasi
penyelesaian
masalah
3. 09/10/2022 Konsultasi dan Form
penandatanganan persetujuan
persetujuan mentor yang
mentor telah ditanda
tangani
4. 14/10/2022 Konsultasi dan Persetujuan
diskusi Bahan Mentor terkait
Presentasi Bahan
Rancangan Presentasi
Proyek Perubahan Rancangan
Proper
vi
DESKRIPSI PROYEK PERUBAHAN
Menyikapi kondisi saat ini di Kabupaten Padang Lawas bahwa upaya pencegahan dan
penaganan kebakran masih belum berjalan secara optimal. Kebakaran merupakan bencana
yang umumnya lebih banyak disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dengan dampak
kerugian harta benda, stagnasi atau terhentinya usaha, terhambatnya perkonomian dan
pemerintahan bahkan kemungkinan timbulnya korban jiwa.
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah, bahwa dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan wajib di bidang ketentraman
dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat sub kebakaran menjadi kewenangan
Pemerintah Kabupaten. Menindaklanjuti hal tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah
Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah dibentuklah organisasi yang membidangi sub
urusan kebakaran yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran berdasarkan
ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Padang Lawas Nomor 05 Tahun 2016 tentang
Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Padang Lawas.
Namun, dalam prakteknya penyelenggaraan pencegahan dan penanganan kebakaran
belum dapat berjalan optimal yang disebabkan berbagai hal yaitu :
1. belum berjalannya standar operasional prosedur;
2. masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penanganan
kebakaran;
3. belum adanya pedoman pencegahan dan penanganan kebakaran;
4. kondisi jalan rusak yang memperlambat mobilisasi mobil pemadam;
5. belum adanya aplikasi lapor kebakaran berbasis online;
6. masih rendahnya pemahaman tugas pokok dan fungsi aparatur/petugas pemadam
7. masih kurangnya sarana dan prasarana pemadam kebakaran seperti Hidran Air, Alat
Pemadam Api Ringan (APAR),dan mobil tangki isi ulang; dan
8. masih rendahnya alokasi anggaran.
Dengan adanya proyek perubahan ini akan dilaksanakan langkah-langkah dan solusi inovatif
untuk menyelesaikan permasalahan ini. Sehingga pelaksanaan tugas penyelenggaraan
pencegahan dan penanganan kebakaran dapat berjalan sebagaimana mestinya.
vii
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT,alhamduliilah kami dapat
menyelesaikan Rencana Proyek Perubahan yang berjudul “Strategi Pencegahan dan
Penanganan Kebakaran Melalui e-Damkar Palas”. Rencana Proyek Perubahan ini disusun
untuk memenuhi tugas akhir individu dalam pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan
Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara dengan Lembaga Adminstrasi
Negara Republik Indonesia (LAN RI).
Dengan disusunnya laporan ini semoga dapat memberikan gambaran atas upaya-upaya
perubahan dalam suatu organisasi dan memberikan manfaat bagi perbaikan serta pencapaian
tujuan organisasi khusunya di organisasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Kabupaten Padang Lawas, sehingga dapat memberikan kontribusi melalui kinerja terbaiknya
dalam mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Padang Lawas.
Dalam penyusunan Recana Proyek Perubahan ini penulis telah banyak diberikan
bantuan, bimbingan, arahan saran serta pendapat sehingga Rencana Poryek Perubahan ini dapat
diselesaikan tepat waktu. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besanya kepada :
1. Bapak drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu,CHt,MM,MSi, Plt. Bupati Padang Lawas
yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti Pelatihan
Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2022 dan memberikan
arahan, bimbingan, serta dukungan dalam penyelesaian Laporan Implementasi
Proyek Perubahan ini.
2. Bapak Arpan Nst,S.Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas selaku mentor
yang telah memberikan persetujuan, bimbingan serta memantau progres capaian
proyek perubahan ini.
3. Bapak DR. Ir Hairulsyah,MSi selaku Coach yang telah memberikan bimbingan,
saran, masukan dan motivasi dalam penyelasaian Laporan Implementasi Proyek
Perubahan ini.
4. Bapak/ibu pengajar, pemateri, widyaiswara, narasumber dan seluruh penyelanggara
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2022 atas ilmu,
bimbingan dan fasilitasinya dengan penuh kesabaran dalam penyelesaian Laporan
Proyek Perubahan ini.
viii
5. Mutiara Hatni Harahap,SKM isteri tercinta dan anak-anak ku Aswin Hartanta
Daulay, dan Aninditha Saputra Daulay yang dengan penuh pengertian dan
kesabaran telah mensuport diselesaikannya Laporan Proyek Perubahan ini.
6. Seluruh stakeholder dan tim efektif yang telah membantu dan mendukung
pembuatan laporan Proyek Perubahan ini.
Penulis menyadari dalam penulisan Laporan Proyek Perubahan ini masih banyak
terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penulis menerima dengan tangan terbuka
menerima segala saran dan masukan untuk perbaikan laporan ini sehingga dapat bermanfaat
lebih luas bagi organisasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten
Padang Lawas.
Sibuhuan, September 2022
Penulis,
Agus Saleh Saputra Daulay,SH,MM
Nip. 198409042009041007
ix
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN MENTOR ……………………………………………… i
ii
LEMBAR PERSETUJUAN COACH ………………………………………………… iii
LEMBAR PERSETUJUAN RANCANGAN PROPER ……………………………… iv
v
LEMBAR PENGESAHAN SEMINAR ……………………………………………… vi
LEMBAR KOORDINASI MENTOR ………………………………………………... vii
viii
LEMBAR KONSULTASI COACH………………………………………………….. x
DESKRIPSI PROYEK PERUBAHAN ………………………………………………. xi
xii
KATA PENGANTAR……….………………………………………………………...
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………….
DAFTAR TABEL……………………………………………………………………...
DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………………….
BAB I PENDAHULUAN 1
BAB II A. Latar Belakang …………………………………………………………. 3
B. Tujuan ………………………………………………………………….. 4
C. Output Dan Outcome ……………………………………………………
5
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN 6
6
A. Permasalahan, Kondisi Ideal, Inovasi 6
1. Identifikasi Masalah ……………………………………………….. 8
2. Kondisi Ideal Yang Diharapkan …………………………………… 8
3. Terobosan/ Inovasi …………………………………………………. 9
B. Tahapan Perubahan/ Milestone Rencana Strategis …………………….. 10
10
C. Analisis Stakeholder, Organisasi Pembelajar Dan Strategi Marketing 11
1. Analisis Stakeholder ……………………………………………….. 11
2. Strategi Pemberdayaan Organisasi Pembelajar …………………….
3. Strategi Marketing ………………………………………………….
D. Identifikasi Potensi Resiko Dan Solusi …………………………………
E. Faktor Kunci Keberhasilan ……………………………………………..
F. Tata Kelola Proyek Perubahan …………………………………………
G. Rencana Strategi Pengembangan Potensi Diri …………………………
PENUTUP ………………………………………………………………….. 14
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………… 15
x
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Alur Pikir ……………………………………………………………. 5
Table 1.2 Milestone Rencana Strategis………………………………………… 6
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Grafik Angka Kejadian Kebakaran berdasarkan Penyebab………….. 2
Gambar 1.2 Grafik Kejadian kebakaran tertangani……………………………….. 2
Gambar 1.3 Fitur/Menu Aplikasi …………………………………………………. 6
Gambar 1.4 Analisis Stakeholder…………………………………………………. 8
Gambar 1.4 Bagan Organisasi Tim efektif………………………………………… 11
Gambar 1.5 Kordinasi dengan Mentor…………………………………………….. 11
xii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kebakaran merupakan kejadian yang tidak diiginkan bagi setiap orang dan bencana
yang berakibat fatal. Kebakaran ini dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar baik
kerugian materil maupun kerugian immaterial. Sebagai contoh kerugian nyawa, harta, dan
terhentinya proses dan jalannya suatu produksi/aktivitas. Jika tidak ditangani dengan
segera, maka akan berdampak bagi penghuninya. Jika terjadi kebakaran orang-orang akan
sibuk sendiri, mereka lebih mengutamakan menyelamatkan barang-barang pribadi
daripada menghentikan sumber bahaya terjadinya kebakaran. Hal ini sangat disayangkan
karena dengan keadaan seperti ini maka terjadinya kebakaran akan semakin bertambah
besar. Dengan adanya perkembangan dan kemajuan pembangunan yang semakin pesat,
resiko terjadinya kebakaran semakin meningkat, penduduk semakin padat, pembangunan
gedung-gedung perkantoran, kawasan perumahan, industri yang semakin berkembang
sehingga menimbulkan kerawanan dan apabila terjadi kebakaran membutuhkan
penanganan secara khusus.
Berdasarkan hal tersebut di atas, bahwa dalam menyelanggarakan urusan
pemerintahan wajib di bidang ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan
masyarakat sub kebakaran menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten dan Satuan Polisi
Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran sebagai teknis pelaksana. Belum optimalnya
penyelenggaraan pencegahan dan penanganan bencana kebakaran di lingkungan
pemukiman sebagai salah satu urusan wajib pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan
Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Lawas yang dibuktikan berdasarkan data
sebagai berikut :
1. Masih tingginya angka kejadian kebakaran. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa
sebab terjadinya bencana kebakaran khususnya di lingkungan perumahan adalah
sebagai berikut :
a. korsleting;
b. pembakaran sampah;
c. puntung rokok;
d. sambaran petir;
e. pembakaran lahan; dan
f. tabung gas.
1
Gambar 1.1 Grafik Angka Kejadian Kebakaran Berdasarkan Penyebab Kejadian
25 2018 2019 2020 2021 2022
20 23 18 19 17 15
15 3 7 4 5 4
10 2 6 7 7 2
3 3 1 2 0
5 4 6 8 1 4
0 2 1 1 4 0
Korsleting
pembakaran sampah
puntung rokok
sambaran petir
pembakaran lahan
tabung gas
Korsleting pembakaran sampah puntung rokok
sambaran petir pembakaran lahan tabung gas
2. Masih lambatnya penanganan dan penyelamatan yang dilakukan karena informasi
tentang kejadian kebakaran dan lokasi tidak tepat sehingga petugas terlambat ke
lokasi dan melebihi standar yaitu 15 menit.
3. Masih tingginya angka kejadian kebakaran yang tidak dapat ditangani, berdasarkan
data yang ditampilkan dalam grafik berikut ini.
Gambar 1.2 Grafik Kejadian Kebakaran tertangani
2022
2021
2020
2019
2018
02 46 8 10 12 14 16
Tidak Dapat ditangani 2018 2019 2020 2021 2022
Dapat ditangani 8 9 5 9 7
12 9 14 12 10
Tidak Dapat ditangani Dapat ditangani
2
Kondisi belum optimalnya penyelenggaraan pencegahan dan penanganan bencana kebakaran
sebagaimana dimaksud berdasarkan identifikasi disebabkan oleh :
1. belum berjalannya standar operasional prosedur;
2. masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penanganan
kebakaran;
3. belum adanya pedoman pencegahan dan penanganan kebakaran;
4. kondisi jalan rusak yang memperlambat mobilisasi mobil pemadam;
5. belum adanya aplikasi lapor kebakaran berbasis online;
6. masih rendahnya pemahaman tugas pokok dan fungsi aparatur/petugas pemadam
7. masih kurangnya sarana dan prasarana pemadam kebakaran seperti Hidran Air, Alat
Pemadam Api Ringan (APAR),dan mobil tangki isi ulang; dan
8. masih rendahnya alokasi anggaran.
Berdasarkan hasil analisa di atas, jika kondisi ini tidak dapat segera diatasi dapat
mengakibatkan :
1. pelayanan pencegahan dan penanganan kebakaran tidak optimal;
2. tingginya angka kejadian kebakaran;
3. ingginya potensi resiko kebakaran ;
4. menimbulkan kemiskinan; dan
5. menimbulkan korban harta benda dan korban jiwa.
B.Tujuan
Tujuan utama proyek perubahan ini adalah untuk menjawab dan menyelesaikan persoalan
yang dihadapi dalam rangka penyelanggaraan pencegahan dan penanggulangan kebakaran melalui
3 (tiga) tahapan tujuan, yaitu :
1. Tujuan Jangka Pendek
a. Terbentuknya Tim Efektif
b. Terbentuknya Tim Reaksi Cepat tanggap Kebakaran;
c. Adanya draft Peraturan Bupati tentang Pedoman Penyelanggaraan Pencegahan dan
Penanganan Kebakaran
d. Adanya pengusulan pengadaan mobil pemadam kebakaran
e. Adanya pengusulan pelatihan pemadam kebakaran bagi petugas pemadam
f. Selesainya rancangan aplikasi layanan lapor kejadian kebakran berbasis online (e-Damkar
Palas)
3
2. Tujuan Jangka Menengah
a. Adanya Peraturan Bupati tentang Pedoman Penyelenggaraan Pencegahan dan Penanganan
Bencana Kebakaran
b. Adanya layanan lapor kejadian kebakaran berbasis online (e-Damkar Palas)
c. Adanya usulan Peraturan Bupati tentang Pembentukan Satuan Relawan Kebakaran
d. Adanya usulan kegiatan pengadaan mobil pemadam kebakaran di dalam RKPD Tahun
2023.
e. Adanya usulan kegiatan pelatihan pemadam kebakaran di dalam RKPD Tahun 2023
f. Ditetapkannya Surat Edaran Bupati tentang Aplikasi Layanan Lapor Kebakaran.
3. Tujuan Jangka Panjang
a. Terbentuknya Satuan Sukarelawan Kebakaran (satlakar) di 3 (tiga) kecamatan (Kecamatan
Barumun,Kecamatan Sosa, dan Kecamatan Barumun Tengah)
b. Terbentuknya UPTD Pemadam Kebakaran di 3 (tiga ) Kecamatan (Kecamatan Sosa,
Kecamatan Barumun Tengah, dan Kecamatan Sosopan)
c. Terlaksananya pelatihan kepada Satuan Sukarelawan Pemadam Kebakaran (satlakar) yang
telah dikukuhkan secara bertahap
C. Output dan Outcome
1. Output
Output dari Proyek Perubahan ini adalah terbitnya Peraturan Bupati Padang Lawas tentang
Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kebakaran melalui e-Damkar Palas dan tersedianya
Layanan Pengaduan Kebakaran berbasis Online (e-Damkar Palas).
2. Outcome
Outcome dari Proyek Perubahan ini adalah :
1. meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah
2. meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat
3. menigkatkan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat
4. meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanganan bencana
kebakaran
4
BAB II
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
A. Permasalahan, Kondisi Ideal, dan Inovasi (5) MANFAAT
1. Identifikasi masalah
Tabel 1.1. Alur Pikir
1. Meningkatkan
kepercayaan publik
(6) SOLUSI INOVATIF 2. meningkatkan pelayanan
(1) MASALAH Jangka Pendek publik di bidang
(KONDISI SAAT INI) 1. Pembentukan Tim Efektif
(2) PENYEBAB Belum Optimalnya 2. Pembentukan Tim Reaksi Cepat pencegahan dan
1. SOP belum berjalan penyelenggaraan Tanggap Kebakaran
2. Kurangya jumlah Pencegahan dan 3. Penyusunan Draft Perbup tentang penanganan bencana
Penanganan Bencana Pedoman Pencegahan dan penanganan
ASN/petugas Kebakaran bencana kebakaran
3. Kurangnya Sarana prasarana 4. Pengusulan untuk pengadaan mobil
Bukti : pemadam kebakaran 3. meningkatkan
pemadam kebakaran 1. Masih tingginya 5. Pengusulan pelatihan bagi petugas
4. Kurangnya pemahaman pemadam ketentraman dan
angka kejadian 6. Penyusunan rancangan aplikasi
masyarakat tentang kebakaran layanan lapor kejadian kebakaran (e- ketertiban umum serta
pencegahan dan penanganan berdasarkan data Damkar Palas)
kebakaran bahwa tahun 2021 perlindungan masyarakat
5. Alokasi anggaran rendah jumlah kebakaran
6. Belum adanya pedoman bangunan/rumah 4. meningkatkan peran
pencegahan dan penanganan adalah 27 Kejadian.
kebakran 2. Masih tingginya serta masyarakat dalam
7. Kondisi jalan rusak angka kejadian yang
memperlambat mobilisasi tidak tertangani yaitu Jangka Menengah pencegahan dan
8. Rendahnya pemahaman 17 kejadian
Tupoksi 1. Terbitnya Peraturan Bupati tentang penanganan bencana
Pedoman Penyelenggaraan
Pencegahan dan Penanganan Bencana kebakaran
Kebakaran
2. Adanya layanan lapor kejadian
kebakaran berbasis online
3. Adanya Draft Perbup tentang
Pembentukan Satuan Relawan (4) KONDISI YANG
DIHARAPKAN
Kebakaran
1. Pencegahan dan
4. Adanya kegiatan pengadaan mobil penanganan kebakaran
optimal
pemadam kebakaran di dalam RKPD
2. Meningkatnya
Tahun 2024. pemahaman masyarakat
akan pencegahan dan
5. Adanya kegiatan pelatihan pemadam penanganan kebakaran
kebakaran di dalam RKPD Tahun 2024 3. Petugas pemadam
profesional
6. Penyusunan Surat Edaran Bupati
tentang Aplikasi Layanan Lapor
Kebakaran.
(3)AKIBAT MASALAH Jangka Panjang
TIDAK DI ATASI 1. Pembentukan Satuan Sukarelawan
Kebakaran (satlakar) di 3 (tiga)
1. Pelayanan pencegahan dan Kecamatan (Kec. Barumun, Kec. Sosa,
penanganan kebakaran tidak dan Kec. Barumun Tengah)
optimal 2. Pembentukan Aplikasi Lapor
Trantibum dan Lapor Kebakaran
2. Tingginya angka kejadian berbasis online
kebakaran di pemukiman 3. Pembentukan UPTD Pemadam
Kebakaran di 3 (tiga ) Kecamatan
3. Tingginya potensi resiko (Kecamatan Sosa, Kecamatan
kebakaran Barumun Tengah, dan Kecamatan
Sosoapan)
4. Kebakaran dapat
menimbulkan kerugian
materil bahkan korban jiwa
5
2. Kodisi Ideal Yang diharapkan
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap permasalahan yang ada saat ini bahwa
kondisi ideal yang diharapkan adalah :
a. pencegahan dan penanganan kebakaran optimal;
b. meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan penanganan kebakaran; dan
c. petugas pemadam yang profesional.
3. Terobosan/Inovasi
Terobosan inovasi yang akan dilaksanakan dalam Proyek Perubahan ini adalah Strategi
Pencegahan dan Penanganan Bencana Kebakaran melalui e-Damkar Palas. Terobosan yang akan
dilaksankan di dalam Proyek Perubahan ini adalah terdiri dari
1. Pembentukan Tim Reaksi Cepat Tanggap Kebakaran
2. Peetapan Peraturan Bupati tentang Pedoman Penceegahan dan Penanganan Kebakaran
3. Pembentukan aplikasi layanan pengaduan/lapor kebakaran berbasis online.
Aplikasi ini berbasis online yang dapat dijadikan media untuk melaporkan kejadian kebakaran
yang terjadi dan dapat di download di Playstore oleh seluruh masyarakat dengan fitur/menu dalam
aplikasi ini adalah sebagai berikut :
Gambar 1.3. fitur/menu aplikasi
B. Tahapan Perubahan/Milestone Rencana Strategis
Agar proyek perubahan dapat terlaksana dengan baik dan terarah, maka direncanakan tahapan
kegiatan sebagai berikut :
Tabel 1.2 Milestone Rencana Strategis
No. KEGIATAN OUTPUT WAKTU
1. Jangka Pendek
1.Terbentuknya Tim Efektif Kegiatan September 2022
6
2. Terbentuknya Tim Reaksi Cepat Kegiatan Oktober 2022
Tanggap Kebakaran;
3. Menyusun Draft Peraturan Bupati Draft Perbup Oktober 2022
4. Adanya pengusulan pengadaan mobil Surat Oktober 2022
pemadam kebakaran
5. Adanya pengusulan pelatihan pemadam Surat November 2022
bagi petugas pemadam
6. Selesainya rancangan Aplikasi layanan Rancangan Minggu 1
lapor kebakaran berbasis online Aplikasi Desember 2022
2. Jangka Menengah
1. Ditetapkannya Peraturan Bupati tentang Perbup Minggu 2
Pedoman Penyelenggaraan Pencegahan Desember 2022
dan Penanganan Bencana Kebakaran
2. Adanya layanan lapor kejadian Aplikasi Minggu 3
kebakaran online Desember 2022
3. Adanya Draft Perbup tentang Draft Perbup Januari 2023
Pembentukan Satuan Relawan
Kebakaran
4. Adanya usulan kegiatan pengadaan Dokumen April 2023
mobil pemadam kebakaran pada RKPD RKPD
2024
5. Adanya usulan kegiatan pelatihan bagi Dokumen April 2023
petugas pemadam kebakaran pada RKPD RKPD
2024
6. Ditetapkannya Surat Edaran Bupati Edaran Juni 2023
tentang Aplikasi Layanan Lapor
Kebakaran
3. Tujuan Jangka Panjang
1. Terbentuknya Satuan Sukarelawan Kegiatan Tahun 2023
Kebakaran di 3 (tiga) kecamatan (Kec.
Barumun, Kec. Sosa, dan Kec. Barumun
Tengah)
7
2. Adanya Aplikasi Pengaduan Trantibum Aplikasi Tahun 2023
dan Pelaporan Kebakaran berbasis Usulan Tahun 2024
Online
3. Adanya pengusulan pembentukan
UPTD pemadam kebakaran di 3 (tiga)
kecamatan (Kec. Sosa,Kec. Barumun
Tengah, dan Kec. Sosopan)
C. Analisis Stakeholder, Organisasi Pembelajar, dan Rencana Strategi Marketing
1. Analisis Stakeholder
Stakeholder adalah pihak-pihak yang berkepentingan dan atau terlibat langsung
maupun tidak langsung dalam penyusunan strategi pencegahan dan penanganan kebakaran
melalui aplikasi e- Damkar Palas. Stakeholder yang teridentifikasi selanjutnya dilakukan
pemetaan berdasarkan besar kecilnya pengaruh dan kepentingan, sehingga dapat
digambarkan sebagai berikut :
Gambar 1.4 Analisis Stakeholder
INFLUENCE
LATENT PROMOTOR
1. Dinas Kominfo 1. Bupati
2. Bappeda 2. Sekda
3. Dinas Perumahan Kawasan 3. Asisten Pemerintahan dan
Permukiman dan Perhubungan Kesra
4. Bagian Hukum 4. Kepala Bidang Pemadam
Kebakaran
INTEREST
APH1E.TETDIiSnas Kominfo DEPENDER
Med2ia. MBasasgaian Hukum
1. Camat
2. Kepolisian
3. TNI
4. Lurah
5. Kepala Desa
6. Masyarakat Peduli Api
2. Organisasi Pembelajar
Dalam pelaksanaan proyek perubahan ini strategi yang dapat dilakukan dalam rangka
pemberdayaan organisasi pembelajar adalah :
a. Personal Mastery
Personal mastery adalah penguasaan suatu pengetahuan dan keterampilan secara individual
yang berguna bagi organiasasi, serta kemampuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut
8
secara kreatif agar mampu memperluas kegunaan pengetahuan yang dimiliki individu
tersebut.
b. Vision
Suatu organisasi pembelajar harus memiliki visi yaitu arah atau tujuan yang ingin dicapai
organisasi . semakin jelas suatu visi semakin baik juga harus tersosialisasi kepada stakeholder
organisasi sehingga ada kesamaan pemahaman.
c. Corporate Learning Centre
Organisasi sudah punya banyak SDM unggul. Juga sudah punya visi yang baik dan jelas.
Namun, bila organisasi itu tidak memiliki corporate learning centre, maka organisasi akan
jalan di tempat atau tidak dapat beradaptasi terhadap perubahan yang kompleks dan cepat.
3. Rencana Strategi Marketing
Strategi marketing terhadap proyek perubahan dilakukan dengan memperhatikan elemen
dalam pemasaran sektor publik, yaitu 4P + IC (Product, Price, Promotion, dan Costumer).
a. Product
Produk yang dihasilkan adalah Peraturan Bupati tentang Pedoman Pencegahan dan
Penanganan Kebakaran dan tersedianya Aplikasi Lapor Kebakaran berbasis online (e-Damkar
Palas)
b. Price
Dalam pelaksanaan Proyek perubahan ini dibutuhkan anggaran dan bersumber dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah.
c. Place
Media yang digunakan dalam pelaksanaan proyek perubahan ini adalah akses fisik, akses
online, kerjasama dengan pihak ketiga. Place adalah akses online yang dapat dimanfaatkan
oleh masyarakat
d. Promotion
Promosi proyek perubahan ini dengan menggunakan brosur, surat edaran,media sosial dan
website resmi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan
Informatika.
e. Costumer
Sasaran utama untuk menggunakan produk ini adalah seluaruh lapisan masyarakat
9
D. Identifikasi Potensi Resiko dan Solusi
Dalam pelaksanaan Proyek Perubahan ini tentu tidak terlepas dari permasalahan yang menjadi
kendala yang mungkin timbul dalam pelaksanaan proyek perubahan ini. Kendala yang timbul harus
segera ditangani karena apabila tidak maka akan mengganggu pelaksanaan proyek perubahan ini.
Berdasarkan identifikasi yang telah dilaksanakan masalah atau kendala yang mengkin timbul adalah
sebagai berikut :
Tabel 1.3 Identifikasi Potensi Resiko dan Solusi
No POTENSI RESIKO RENCANA SOLUSI
1. Keterbatasan waktu tim efektif dalam Pembagian dan manajemen waktu dan
melaksanakan proyek perubahan tugas antara pelaksanaan kegiatan anggota
karena tumpeng tindih dengan tim efektif dan saling membackup bila ada
pelaksanaan tugas lainnya permasalahan yang harus ditangani
2. Kurangnya pemahaman stakeholder Memberikan penjelasan dan sosialisasi
internal dalam pelaksanaan proyek kepada seluruh stakeholder secara intensif
perubahan
3. Kurangnya dukungan dari Tim Menyampaikan usulan disertai dengan
Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) analisa dan dasar hukum pelaksanaan
kegiatan
4. Kurangya pemahaman masyarakat Mengoptimalkan ssosialisasi kepada
akan pelaksanaan dan tujuan proyek masyarakat
perubahan
5. Membutuhkan waktu yang lebih dalam Melakukan kordinasi intensif dengan
penetapan peraturan bupati Bagian Hukum
E. Faktor Kunci Keberhasilan
Dalam pelaksanaan Proyek Perubahan ini dapat diidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kunci
keberhasilan, yaitu :
1. Adanya dukungan dan komitmen pimpinan
2. Perencanaan yang komprehensif
3. Adanya komitmen dari stakeholder internal
4. Tim efektif yang akan bekerja sesuai dengan timeline
10
F. Tata Kelola Proyek Perubahan
Dalam melaksanakan Proyek Perubahan ini Project Leader dibantu oleh Tim Efektif dengan
susunan sebagaimana bagan organisasi berikut ini :
Gambar 1.5 Bagan Organisasi Tim Efektif
SPONSOR COACH
ARPAN NST,S.SOS DR. Ir. HAIRULSYAH,MSi
(SEKDA)
PROJECT LEADER
AGUS SALEH SAPUTRA DAULAY,SH,MM
KOORDINATOR TIM KOORDINATOR TIM KOORDINATOR TIM KOORDINATOR TIM
KERJA DAN E-DAMKAR PALAS REAKSI CEPAT SOSIALISASI
ADMINISTRASI MHD. IDRIS NASUTION PAHRI NASUTION WYLDAN
ANSYORI,SH,MSi
KHAIRUDDIN
G. ReSnIcRaEnGaARS,StrEai Diri
G. Rencana Strategi Pengembangan Potensi Diri
Pelaksanaan Proyek Perubahan ini adalah sarana untuk mempraktekkan teori yang yang
dipelajari dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II. Dalam tahap akhir ini akan
dilaksanakan aktualisasi rencana strategi pengembangan potensi diri sebagai berikut :
Gambar 1.5 Kordinasi dengan Mentor
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan oleh peserta dan penilaian oleha mentor
dapat dapat diklasifikasikan dengan kategori Baik. Dengan rekomendasi pengembangan potensi
diri yaitu memperhatikan nilai pada sub komponen pada Formulir Peserta atau Mentor dan Rekap
nilai gabungan, sebagai berikut :
11
REKAP NILAI AKHIR SIKAP PERILAKU PESERTA
Nama Peserta AGUS SALEH SAPUTRA Nama : ARPAN NST,S.Sos
NIP Mentor : 19680913 199003 1 001
: DAULAY,SH,MM
Jabatan : SEKDA
: 19840904 200904 1 007 NIP:
Instansi PEMERINTAH KAB.
KEPALA SATUAN POL PP DAN
Program : DAMKAR Jabatan : PADANG LAWAS
PEMERINTAH KABUPATEN Instansi
: PADANG LAWAS
PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL
: TINGKAT II
Nilai Komponen
Sub Rata-Rata Kualifikasi
Total Sub
Sub Sub Komponen Total Komponen
Komponen
Integritas Komponen Mengelola Sub Baik
Baik
8.17 Kerjasama Perubahan Komponen
8.00 Baik
Peserta 8.00 8.20 8.12
8.05
Mentor 7.80 7.80 7.87
Nilai Rata-Rata
Per Sub 7.86 7.92 7.94
Komponen
Baik Baik Baik Baik
Kualifikasi Per Sub
Komponen
Keterangan Istimewa Akhir Sikap
Kualifikasi Baik Perilaku
9.00-10 Cukup
7-8.99 7.94
5-6.99 Kurang
3-4.99 Sangat Kualifikasi:
Kurang
1-2.99 Baik
REKOMENDASI PENGEMBANGAN POTENSI DIRI:
Istimewa : Memperhatikan nilai pada sub komponen pada Formulir Peserta atau Mentor dan
Rekap nilai gabungan, peserta perlu diberikan pengayaan pengembangan potensi diri
dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang terukur pada saat melaksanakan aksi
perubahannya dengan bimbingan dan pendampingan sebagai bekal pengayaan sikap
perilaku untuk menduduki jabatan pimpinan yang lebih tinggi
Baik : Memperhatikan nilai pada sub komponen pada Formulir Peserta atau Mentor dan
Rekap nilai gabungan, peserta perlu diberikan pengayaan pengembangan potensi diri
dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang terukur pada saat melaksanakan aksi
perubahannya dengan bimbingan dan pendampingan yang terjadwal sebagai bekal
pendalaman sikap perilaku dalam jabatan pimpinan pengawas
Memperhatikan nilai pada sub komponen pada Formulir Peserta atau Mentor dan
Rekap nilai gabungan, peserta perlu diberikan program pengembangan potensi diri
Kurang : dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang terukur pada saat melaksanakan aksi
perubahannya dengan bimbingan, pendampingan yang sangat ketat dan sebaiknya
agar melibatkan unit pengelola kepegawaian instansi asal peserta sebagai bekal
penguatan sikap perilaku dalam menduduki jabatan pengawas
12
KERTAS KERJA PENGE
No KOMPONEN/SU PANDUAN KEGIATAN PENGEMBANG
B KOMPONEN INTERVENSI UNTUK MENDUKUN
PELAKSANAAN AKSI PERU
12 3 4
1. Kerja Kemampuan 1. Pengembangan Mandiri
sama/Fleksibilitas menyesuaikan diri Mempelajari berbagai
dengan situasi mengenai pola komunika
lingkungan, atau situasional, kepe
tekanan diri, ritme transformasional dalam
kerja serta faktor memperkaya strategi m
berpengaruh harmonisasi berbabagai lata
lainnya dalam ilmu
rangka 2.Pengembangan Melalui Pe
mempertahankan Penugasan yang menanta
pencapaian target memimpin tim kerja yan
kerja sesuai kerjanya rentan dengan
kualitas yang kepentingan,baik bagi peng
ditetapkan kerjanya maupun pihak-pi
berkepentingan dalam prose
2. Mengelola Kemampuan untuk 1.Pengembangan Diri
Perubahan/ menyesuaikan diri Memperbanyak referensi ten
Adaptif dengan Practice penerapan kebija
perkembangan aturan yang dilakukan ins
atau perubahan unit kerja lain untuk m
yang terjadi di kesigapan dalam merespon p
lingkungan baik
pada tataran 2.Pengembangan Melalui Pe
strategis (makro) Penugasan pada unit ke
maupun cakupan intensitas perubahannya cu
spesifik tugas dalam hal kebijakan atau
(mikro) pemangku layanan
EMBANGAN POTENSI DIRI
GAN DIRI KEGIATAN/TAHAPAN AKSI WAKTU PELAKSANAAN
NG PERUBAHAN KEGIATAN
UBAHAN
RENCANA REALISASI
5 78
1.Membentuk Tim Efektif
referensi 2.Pembentukan Tim Reaksi Cepat September 2022
asi adaptif Penanganan Kebakara s.d
emimpinan 3.Pengusulan Kegiatan Pengadaan
rangka Mobil Pemadam Kebakaran Desember 2022
membangun 4.Pengusulan kegiatan pelatihan
ar belakang petugas pemadam kebakaran
enugasan
ang untuk
ng agenda
n konflik
gguna hasil
ihak yang
es kerjanya
ntang Best 1.Menetapkan peraturan bupati September 2022
akan atau 2.Mentapkan surat edaran s.d
stansi atau 3.Membentuk Aplikasi Lapor
membangun kebakaran berbasis online Desember 2022
perubahan
enugasan
erja yang
ukup tinggi
dinamika
13
PENUTUP
Demikian rancangan perubahan ini diperbuat semoga dapat memberikan kontribusi dalam
mewujudkan visi dan misi kabupaten Padang Lawas yang Beriman,Cerdas,Sehat, Sejahtera dan
Berbudaya.
14
DAFTAR PUSTAKA
Rika Trisna. 2003. Kajian Pelayanan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Kota Palembang.
Delli Noviarti Rachman. Analisis Sistem Proteksi Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk
(studi kasus pada Kelurahan Ketapati Palembang). Universitas Tamansiswa
Palembang.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan
Dasar Pelayanan Minimal sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.
15