The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Love in the library, bertutur tentang kisah dua insan yang tidak sengaja dipertemukan disebuah perpustakaan kecil yang terletak dibandung dan membuat mereka terlibat dalam masalah cinta. Namun cinta yang mereka kejar satu sama lain belum kunjung didapatkannya.
Apakah selama ini hal hal yang mereka lakukan bersama akan sia sia belaka?

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by auliaraffifah07, 2022-10-13 03:25:21

Love In The library

Love in the library, bertutur tentang kisah dua insan yang tidak sengaja dipertemukan disebuah perpustakaan kecil yang terletak dibandung dan membuat mereka terlibat dalam masalah cinta. Namun cinta yang mereka kejar satu sama lain belum kunjung didapatkannya.
Apakah selama ini hal hal yang mereka lakukan bersama akan sia sia belaka?

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan Puji Syukur atas kehadirat
Allah swt.karena atas rahmat dan hidayah-Nya saya
dapat menyelesaikan cerpen yang berjudul “LOVE
IN THE LIBRARY” dengan baik dan tepat waktu.
Saya ucapkan Terimakasih kepada diri saya sendiri
karena telah menyelesaikan tugas ini dengan baik.
Dan saya juga mengucapkan Terimakasih juga
untuk mamah saya yang selalu mensupport saya
dalam hal apapun yang saya lakukan.
Saya menyadari sepenuhnya bahwa cerpen ini
masih jauh dari kata sempurna. Mungkin dari cerpen
ini masih banyak kata yang salah kata atau lain
sebaginya. Karena manusia tidak pernah luput dari
kesalahan. Oleh karena itu saya mengharapkan
segala bentuk saran serta masukan maupun kritik.

II

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................... ii
DAFTAR ISI .......................................................... iii
MOTTO .................................................................. v
BAB 1 .....................................................................1
PERPUSTAKAAN ..................................................1
BAB 2 .....................................................................5
BERSAMANYA ......................................................5
BAB 3 .....................................................................8
SALAH PAHAM......................................................8
BAB 4 ...................................................................12
LIBURAN AWAL SEMESTER ..............................12
BAB 5 ...................................................................16
HUJAN .................................................................16
BAB 6 ...................................................................19
TENTANG DUA ASING .......................................19
BAB 7 ...................................................................21
MIMPI ................................................................... 21
BAB 8 ...................................................................24
MENYUKAIMU .....................................................24
SINOPSIS ............................................................27

III

BIOGRAFI ............................................................28
IV

MOTTO

-MENGAMBIL KESEMPATAN ATAU KEHILANGAN
KESEMPATAN?
-PERCAYA AJA BAKAL ADA ORANG YANG LEBIH
BAIK DAN LEBIH BERARTI AKAN MUNCUL
DIBEBERAPA KESEMPATAN HIDUP KAMU KALO
WAKTUNYA SUDAH TEPAT

V

BAB 1
PERPUSTAKAAN

1

Pada hari sabtu pagi sekitar jam 10.00, saya
memutuskan untuk mengerjakan tugas di sebuah
perpustakaan yang jarak dari rumah menuju tempat
itu hanya memerlukan waktu kurang lebih 20 menit.

Tiba disana saya perlu berjalan lagi sekitar 5 menit.
Karena tadi saya turun di tempat abang abang bubur
untuk sarapan. Saat ingin memasuki perpustakaan
saya berpapasan dengan seorang lelaki yang
dibilang cukup cakep sih. Aku melamun
memperhatikan ketampanannya dan membuatku
tersandung.

GUBRAKKK!!! Jatuh aku saat itu dan bukuku yang
ku pegang jatuh kelantai. Lelaki yang tadi ku bilang
tampan tadi hanya memperhatikanku jatuh,tapi tak
lama dari itu dia membantuku untuk berdiri. “kamu
tidak apa apa?” ucap nya “iya aku tidak apa-apa,
terimakasih” ujar ku, jujur sakit sih tidak tapi malu
nya itu mau hilang dari bumi rasanya. Awal nya aku
ingin pulang saja,tapi aku ingat tujuan awalku disini
untuk mengerjakan tugasku kalau aku pulang
kerumah juga aku juga ga bisa mengerjakannya
dengan suasana dirumah yang berisik.

Bergegas ku untuk mencari tempat duduk untuk
mengerjakan tugasku. Ku melihat lelaki yang tadi
duduk di depanku sambil memandangiku. Aku tidak
mempedulikannya dan kembali fokus dan dia pun
juga fokus dengan tugasnya.

2

Setelah berapa jam ku berada disini akhirnya semua
tugasku selesai dan ku memutuskan untuk keluar
dari perpustakaan tersebut. Sama halnya dengan
lelaki yang tadi,dia selesai dengan tugasnya. Dan
ya, kami berpapasan lagi saat ingin keluar dari
perpustakaan. Saat diluar dia pergi ke tempat
parkiran, ya mungkin dia bawa motor dan ku
menunggu dekat pintu keluar untuk memesan ojek
online.

Namun, saat itu dia menawakan ku untuk pulang
bersama seolah olah kita sudah pernah bertemu
sebelumnya. “Mau bareng ga?”katanya. Disitu aku
mikir untuk pulang bersamanya atau tidak karena
dari tadi aku belum juga mendapatkan ojek online
dan itung itung juga hemat uang “mau gak?”
ucapnya lagi, “boleh deh” ucapku. Sepanjang jalan
kita saling diam. Ya paling cuma nanya arah rumah
ku. Tapi ada yang ingin ku pertanyaakan padanya.

“Btw lo sebelumya kenal gue?” tanyaku, “Kenal si
enggak, mau kenalan dulu gak biar kita saling kenal”
ucapnya. “Kenalin nama gue Haekal baksara
pratama,nama lo siapa?” ujarnya “gue Hansara
safira” ucapku. Belum juga dia menjawab
pertanyaan yang tadi gue tanya ,ternyata sudah
sampai depan gang rumah gue aja. “Btw makasih ya
udah anterin gue pulang,itung itung juga hemat duit
gue hehe.”

3

Setibanya saya dirumah, saya bersiap untuk
berbersih diri. Setelah bebersih diri saya segera
untuk menuju kamar. Baru juga merebahkan diri
diatas kasur, tiba tiba ada chat masuk yang entah
dari siapa. Ting ting, karena saya merasa terganggu
dengan notif itu akhirnya saya membuka notif
tersebut dan itu ternyata notif dari orang yang tadi
mengantarku pulang ya,itu si Haekal. Sebelum dia
pulang tadi kami sempat bertukaran nomor telepon.
“Sa besok lu ke perpus lagi gak?”tanya nya di room
chat. “Gak tau sih,tapi kaya nya iya ,soalnya tugas
gue banyak. Emangnya kenapa?” tanya ku. “Oh
gapapa si nanya aja” jawabnya. Setelah dia
menanya itu dan mengobrolkan hal random sampai
kejadian ku jatuh di perpustakaan saja dibahas,
Waktu tidak berasa tiba tiba sudah menunjukan
pukul jam 22.30 PM dan aku harus segera tidur. Dan
percakapan kita di room chat juga sudah selesai.

4

BAB 2

BERSAMANYA

5

Setelah percakapan panjang di room chat kemarin
malam, saya bangun lebih lambat dari biasanya.
Dan segera saya mandi dan bergegas menuju ruang
makan untuk sarapan. Selesai sarapan saya
kembali ke kamar dan saya melihat buku catatan
kecil hal apa saja yang harus saya lakukan hari
ini.Dan hari ini saya harus pergi ke perpustakaan
untuk mengerjakan tugas lagi.

Sebelum berangkat saya dipanggil oleh abang saya
untuk membeli sesuatu di supermarket.
Menyusahkan saja itu orang,padahalkan dia bisa
jalan sendiri untuk membelinya. Selesai dari
supermarket saya bergegas untuk pergi
keperpustakaan dan naik ojek online. Setiba disana
saya melihat sosok yang tidak asing lagi bagi saya,
ya benar dugaan saya kalo itu Haekal. Tapi saya
tidak mempedulikannya dan segera untuk
mengerjakan tugas saya.

Kalo dibilang bosen di perpustakaan si engga,justru
malah lebih konsentrasi saat mengerjakan
tugas.Tapi kali ini saya tidak bisa berkonsentrasi
karena haekal duduk tepat di sebelah saya dan terus
mengajak saya mengobrol. Huh sebenarnya saya
tidak mau menanggapinya tetapi dia terus bertanya
tanya dan membuat orang sekitar terganggu dengan
keberadaan kita berdua. Dari pada saya diusir dari
sini sama satpam,mau gak mau saya anggapin
omongannya.

6

Setelah dari perpustakaan saya memutuskan untuk
pulang, namun haekal mengajak saya pergi kesuatu
tempat yang ada dibandung.kita pergi ke Taman,lalu
ketempat photobooth dan makan makanan yang
tersedia di pinggir jalan. Seharian saya pergi
Bersama nya namun tidak terasa waktu sudah
menunjukan pukul jam 19.00 wib dan saya segera
pulang dan diantar olehnya.
Seharian diluar benar benar melelahkan,namun
entah kenapa saat bersama nya rasa lelah itu tidak
terasa. Saat tadi bersamanya entah kenapa saya
merasa jantung saya seperti dag dig dug, apa
mungkin saya terkena penyakit jantung atau
penyakit lainnya.
Sejak pulang tadi saya langsung bebersih diri dan
segera untuk mengerjakan tugas yang tadi belum
selesai. Ya,tugas saya belum selesai gara gara ulah
haekal tadi diperpustakaan.

7

BAB 3
SALAH PAHAM

8

Sudah lebih dari 2 minggu kita tidak bertemu,bahkan
mengirim pesan pun juga jarang. Entah kenapa
sejak kita tidak betemu lagi saya benar benar
merindukannya. Semoga nanti kita segera betemu
lagi dan pergi bersama lagi.

Jujur selama kemarin saya pergi ke perpustakaan
rasa nya ada yang kurang, tidak ada yang
mengganggu saya lagi. Walau sebenarnya saya
benci di gangguin saat sedang mengerjakan tugas.

Dari pada saya mengurung diri dirumah saja dari
pagi, saya memutuskan untuk keluar rumah mencari
udara malam yang segar dan membeli beberapa
cemilan untuk dimakan.Setibanya saya
disupermarket saya melihat sosok yang tidak asing
lagi bagi saya. Ketika saya mendekat untuk melihat
wajahnya dan ternyata benar itu haekal bersama
dengan wanita lain.

Entah kenapa saya merasa sakit hati, segera saya
pergi kekasir membayarnya lalu pergi keluar dari
tempat itu. Setibanya dirumah saya mengunci diri
dikamar dan sedikit agak sedih. Padahal
sebelumnya saya tidak pernah merasa begini.

Namun tiba tiba ada notif chat masuk dari haekal.
“Tadi lo liat gue di supermart ya?” katanya.”Jangan
salah paham itu ade gue kok,bukan cewe gue”
ucapnya di chat. WAHH!! Di situ langsung saya
merasa lega setelah dengar dari nya. Namun saya
tetap ngga menjawab pesannya.

9

“Turun sa kebawah gue di bawah” kata nya tiba tiba
dichat. Orang gila mana coba malam malam gini
kerumah. Akhirnya gue turun dan
nyamperinnya.”kenapa deh malem malem gini
kesini?”kata gue. “Ya,emang kenapa?gak boleh?”
ujarnya dengan nada ngeledek.”Mau ikut gak?”
katanya,”Ikut kemana?” jawab gue dengan rasa
penasaran,”Ya,kemana aja. Muter muterin kota
bandung juga ayo aja. Katanya “boleh deh,bentar
gue ngambil jaket gue dulu.” dari pada bosan
dirumah saja dari pagi mending ikut.

Selama diperjalanan tidak ada percakapan
sedikitpun sampai dia ngomong “Jangan cemburu
yang tadi disupermarket,itu ade gue
kok.”katanya.”Lah siapa juga yang cemburu,lagi
pula gue juga gak peduli.”.Bohong sebenarnya kalo
gue gak cemburu.Tiba tiba hening seketika.

“Mau makan gak disana?” ajaknya. “Boleh deh”
jawabku,kebetulan juga gue belum makan. Dia
menawarkan makan dipinggir jalan,disana banyak
sekali makanan angkringan sampai kita bingung
mau makan apa dan kita memutuskan untuk
memakan salah satu makanan yang ada disana.

Selesai makan kita bayar dan segera pulang
kerumah,karena sudah malam dan saya juga takut
dicariin sama mamah. Sampainya dirumah saya
segera untuk naik keatas dan berjalan perlahan
lahan supaya mamah tidak mendengarnya. TIba

10

dikamar saya langsung tidur tanpa bebersih diri
dahulu.

11

BAB 4
LIBURAN AWAL SEMESTER

12

Awal liburan semester telah tiba dan saya diajak
oleh haekal untuk pergi kesuatu tempat. Ya,dia
mengajak saya kesebuah pantai dengan
pemandangan yang sangat indah. Kita berangkat
sekitar jam 1 siang agar saat tiba disana sudah sore.
Tujuan kita berdua kesana untuk menikmati
keindahan pantai dan menikmati sunset sore hari.

Saat diperjalanan kita mendengarkan lagu agar
suasana diperjalanan tidak terlalu membosankan.
Karena saat kita berangkat tadi belum sarapan
jadinya kita mampir kesupermarket untuk membeli
beberapa cemilan. Waktu tidak terasa ternyata
sudah tiba dipantainya. Betapa indahnya
pemandangan pada sore hari itu. Diiringi oleh angin
pantai yang sejuk dan suara ombak yang gemuruh.

Segera aku turun dari mobil dan berlari menuju
pesisir pantai dan duduk disana sambil menikmati
sunset sore hari bersama haekal. Sambil
membicarakan hal hal dari yang random menjadi
pembicaraan yang serius. Karena aku bosan dari
tadi hanya duduk, tiba tiba aku punya rencana agar
suasana ini tidak terlalu membosankan. Aku
menyipratkan air pantai kepadanya dan berujung
membuat dia marah. Dia tidak terima dengan
kelakuanku tadi dan mengejarku untuk membalas
dendam.

Keadaan disana sepi tidak ada orang sama sekali
kecuali aku,haekal dan ibu ibu yang berjualan

13

makanan di warung kecil disana.Tidak terasa hari
sudah mau gelap segera kita bersiap untuk pulang.
Walau rasanya aku tidak mau meninggalkan tempat
ini. Sebelum pulang kita mengambil beberapa foto
bersama. Setelah foto foto kita tidak langsung
pulang,kita mampir ke warung kecil yang ada
didekat pantai itu untuk makan. Selesai makan kita
langsung pulang,karena benar benar hari sudah
gelap.

Karena lelah aku pun tertidur dimobil,sampai dimana
aku terbangun dan mobil haekal berhenti di
supermarket mungkin dia ingin membeli makanan
atau yang lainnya. Tiba dia dimobil dengan
sekantong isi makanan dan minuman.“Nih
minum,gue beli kesukaan lo” wah tak kusangka
ternyata dia tau minuman kesukaan ku. “Aaa
terimaakasihhh haekal,tau aja lo gue lagi pengen
apa” jawab ku dengan nada senang.

Esoknya saya dan haekal banyak pergi ketempat
seperti taman hiburan, museum, atau menelusuri
jalan jalan yang sangat indah di bandung sambil
mendengarkan lagu Bandung-Hanacaraka,Baqii.
Pada hari itu adalah moment yang sangat berarti
bagi saya. Saat berjalan dengan haekal saya
banyak mengambil gambar entah gambar
pemandangan atau bahkan memfoto haekal dengan
senyum nya yang manis itu. Saat kita berada di
sebuah taman kota tiba tiba saja kota bandung turun
hujan yang sangat deras yang membuat dua insan

14

ini bingung harus berteduh dimana.Akhirnya kita
berteduh di sebuah warung yang jaraknya tidak jauh
dari taman kota. Setelah hujan reda saya
memutuskan untuk pulang. Namun, haekal
menyarankan untuk pergi kesuatu tempat.
Selesai dari tempat itu kita pun memustuskan untuk
pulang. Selama diperjalanan kita mengobrolkan
banyak hal entah itu tentang buku yang kita baca
waktu diperpustakaan kemarin atau hal yang ingin
kita lakukan besok.

15

BAB 5
HUJAN

16

Waktu liburan sudah habis saya dan haekal
menjalani hari hari seperti biasanya lagi. Banyak
tugas tugas yang harus saya selesaikan dan
memutuskan untuk mengerjakan diperpustakaan.
Saat ingin jalan tiba tiba saja haekal mengirim pesan
untuk menawarkan berangkat bareng menuju
perpustakaan.

Sambil menunggu haekal tiba saya menonton
televisi sebentar.Namun tiba tiba saja hujan turun
lebat. Saat itu juga haekal belum sampai dan aku
mengirim pesan kepadanya untuk berteduh dulu
saja sampai hujan reda,namun dia tak kunjung
menjawab pesan ku.

Tiba tiba ada suara motor didepan rumahku dan
segera aku turun. Basah semua baju nya dan aku
menyuruhnya untuk masuk dulu untuk mengganti
pakaiannya. Sambil menunggu haekal mengganti
pakaiannya di kamar adik ku yang cowo,kayanya
enak kalo hujan hujan begini makan yang berkuah
jadi ku memutuskan untuk membuat 2 porsi indomie
rebus. Yang satu nya untuk ku dan satunya lagi
untuk haekal.

Selesai haekal mengganti baju dan indomie juga
sudah matang dan kita memakan indomie diruang
tamu sambil menonton film. Disela sela waktu
menonton tiba tiba saja haekal meminta maaf. “Maaf
ya gara gara gue kelamaan keperpusnya jadi ngga
jadi.” Katanya begitu. “Buat apa coba minta maaf lagi

17

pula diluar juga hujan masa iya masih kekeh pengen
keluar.” Ucapku. Karena aku bosan dengan hanya
memakan indomie saja,ku pergi kedapur untuk
membuat sebuah kopi dingin.

Selesai membuat kopi ku kembali ke ruang tamu dan
lanjut mengerjakan tugasku yang belum selesai.
Haekal sedang asik menonton film di tv. Diluar masih
hujan deras,karena kita bosan juga jadinya
memutuskan untuk keluar rumah. Saat diluar tiba
tiba saja haekal menyiramkan air kepadaku dan
membuat bajuku basah semua.Karena ku kesal ku
siramkan balik air kebajunya.Karena sudah terlanjur
basah jadinya sekalian bermain hujan hujanan juga.

Karena petir yang sangat besar kita memutuskan
untuk masuk lagi kerumah dalam keadaan basah
dan bergegas untuk mandi. Selesai mandi haekal
memutukan untuk pulang,hujan juga sudah berhenti
dan hari sudah larut.“Besok gue jemput lagi nanti
kita keperpustakaan lagi,kata mbah goggle cuaca
besok cerah kok gak bakal hujan” ucapnya sebelum
pulang. Ku tidak menjawabnya ku hanya tersenyum
karena tingkah lakunya.

18

BAB 6
TENTANG DUA ASING

19

Setelah pertemuan kemarin kita jadi asing entah apa
yang membuat kita asing begini.Kamu juga jarang
ada kabar bahkan mengirim pesan pun
jarang.Berbulan bulan kita tidak bertemu atau
bahkan tidak ada percakapan sama sekali.

Setelah dari hari kemarin ternyata kamu mengalami
kecelakaan yang cukup serius yang mengharuskan
dirimu dibawa kerumah sakit. Yang membuat dirimu
lupa ingatan.Lupa dengan semua hal yang pernah
kita lalui bersama. Dan membuat ku harus
mengikhlaskannya,walaupun agak berat.

Hal yang paling menyedihkan buatku saat aku harus
mengikhlaskan sesuatu hal yang menjadi asing
lagi.Sejak awal kita bertemu di perpustakaan kita
tidak saling mengenal satu sama lain. Dan kini harus
memulai hal seperti awal lagi.Ku pikir aku sanggup
melakukan ini semua tapi,semesta tetap memaksa
untuk melakukannya.

Kosong rasanya hari-hari ku tanpa adanya
dirimu.Tidak ada rumah berpulang yang sebaik
kamu.Tak akan ada tempat terindah untuk
merebahkan lelah selain dipundakmu.Jujur berat
rasanya harus melupakanmu dengan keadaan
seperti ini.Semoga ingatan mu segera pulih kembali
dan mengingat moment moment kita bersama.

20

BAB 7
MIMPI

21

Sejak hujan hujan kemarin dengan haekal aku benar
benar lelah,setelah haekal pulang pun aku langsung
membaringkan diri diatas kasur dan tertidur.Bahkan
belum sempat membersihkan ruang tamu yang
sangat amat berantakan. Ku tidur dari habis isya

Saat malam hari aku tiba tiba bermimpi yang
membuat diriku benar benar sedih bahkan merasa
kehilangan.Saat bangun aku merasa bahwa tadi aku
bermimpi tapi entah mimpi tentang apa.Ku berusaha
mengingatnya sambil sarapan. Saat sarapan ku
langsung ingat tadi aku mimpi apa.

Ku mimpi bahwa haekal kecelakaan dan
membuatnya lupa ingatan. Mingingatnya saja sudah
membuatku sakit hati.Namun tak lama kemudian
ada suara motor didepan rumah. Siapa juga orang
masih pagi gini udah dateng kerumah.”Tukang paket
kali ya,tapi perasaan gue gak pesan apa apa”
ucapku dalam hati.

Ku berjalan kedepan untuk melihat siapa orang itu,
ternyata itu haekal.Dia benar benar menepati janji
nya buat datang kesini lagi untuk pergi ke
perpustakaan. “Aduh masih pagi mas dah rapih aja”
ucapku dengan nada ngeledek. Karena benar aku
belum ngapa-ngapain,bahkan mandi pun juga
belum. “Pagi dari mana nya mba e,ini udah jam
10.30” ucapnya. Karena ku belum mandi,jadinya ku
persilahkan haekal untuk masuk kedalam rumah.

22

Bergegas aku mandi,selesai mandi ku pamitan
dengan mamah dan ayah buat pergi keluar
dengannya. Karena hari ini aku benar benar malas
banget buat keperpustakaan jadinya ku mangajak
haekal untuk pergi ke museum atau bermain game
yang ada disalah satu mall.
Ku berjalan dibelakang punggung haekal sambil
berbicara dalam hati betapa bersyukurnya kalo yang
semalam itu hanya mimpi bukan kenyataan.Ku
benar benar bersyukur dan berterima kasih ke sang
pencipta karena telah menghadirkan haekal dalam
hidupku.

23

BAB 8
MENYUKAIMU

24

Aku menyukai pertemuan kita yang sembunyi-
bunyi.Tidak ada kabar, tidak ada perencanaan, tidak
ada pertanda. Kita bertemu di sebuah perpustakaan
terpencil atau tidak banyak orang mengetahui
perpustakaan tersebut. Aku tidak mengenalmu dan
sebaliknya kamu tidak mengenalku.

Bukankah dalam hidup ini setiap manusia
mengalami banyak pertemuan. Bertemu dengan
orang baru setiap hari, tapi mereka tidak pernah
menganggapi itu sebagai sebuah pertemuan. Awal
nya, aku juga menganggap pertemuan kita seperti
itu. Tidak ada bedanya.

Sampai pada saat kita jalan bersampingan saat
ingin masuk kesebuah perpustakaan. Aku baru
menyadari pertemuanku saat itu. Aku memutar
ingatan bahwa tadi aku berpapasan dengan mu di
pintu masuk perpustakaan. Saat itu aku tersandung
dan buku buku yang aku bawa terjatuh. Dan kamu
membantuku mengambil buku bukuku dan
membantuku untuk berdiri. “kamu tidak apa apa?”
ucap nya “iya aku tidak apa-apa, terimakasih” ujar
ku, jujur sakit sih tidak tapi malu nya itu loh mau
hilang dari bumi rasanya. Darimana semua ingatan
detail itu padahal tadinya aku menganggap itu angin
lalu.

Aku menyukai petemuan kita yang sembunyi
bunyi,seperti pencuri. Pertemuan yang datang tanpa

25

pemberitahuan.Tiba tiba datang dan aku baru
menyadari pertemuan itu setelah perpisahan.

-TAMAT-

26

SINOPSIS

Love in the library, bertutur tentang kisah dua insan
yang tidak sengaja dipertemukan disebuah
perpustakaan kecil yang terletak dibandung dan
membuat mereka terlibat dalam masalah cinta.
Namun cinta yang mereka kejar satu sama lain
belum kunjung didapatkannya.
Apakah selama ini hal hal yang mereka lakukan
bersama akan sia sia belaka?

27

BIOGRAFI

Halo perkenalkan saya Rafifah

shafa aulia. Saya sebenarnya tidak

punya nama panggilan,tapi kalau

bertemu dengan ku panggil saja
“fifah” atau “Rafifah” juga boleh.

Saya anak pertama dari dua

bersaudara. Saya lahir diJakarta,

tanggl 09 Maret 2007. Saat ini ku

sedang menempuh pendidikan di

SMKN 66 Jakarta.Memiliki cita-cita

jadi pelukis yang handal walaupun

kesehariannnya kebanyakan

rebahan. Ku suka nonton film atau bahkan

membaca novel,komik ataupun webtoon.

28

29


Click to View FlipBook Version