ETIKET GAMBAR
OLEH
TAUFIK GUNAWAN, S.Pd
PEMBAGIAN UKURAN KERTAS GAMBAR
A2
A1
A4
A3
A5 A5
KERTAS GAMBAR Ao
NORMALISASI KERTAS GAMBAR
UKURAN PANJANG (mm) LEBAR (mm) UKURAN
1189 841 GARIS TEPI (C)
Ao
A1 (mm)
A2
A3 15
A4
A5 841 594 15
594 420 10
420 297 10
297 210 10
210 148 10
SETIAP GAMBAR KERJA DIGAMBAR DI ATAS
KERTAS YANG MEMPUNYAI GARIS TEPI PADA
MASING-MASING SISI. SISI SEBELAH KIRI DIBUAT
LEBAR 15, 20 mm ATAU 25 mm UNTUK KEPERLUAN
PENJEPIT
C
20 mm C
ETIKET GAMBAR
Etiket gambar atau kepla gambar adalah bagian dari
gambar yang memuat tentang data atau informasi dari
gambar tersebut. Etiket merupakan bagian yang
harus dicantumkan dalam gambar teknik, karena
disinilah akan ditempatkan informasi penting tentang
gambar tersebu. Setiap gambar kerja selalu ada
etiketnya. Etiket dibuat di sisi kanan bawah kertas
gambar. Dalam pembuatan etiket atau kepala gambar
terdiri dari beberapa jenis. Berbagai jenis etiket
gambar teknik ini memiliki bentuk yang berbeda-beda.
Oleh karena itu dalam pembuatannya harus
disesuaikan dengan standar perusahaan/lembaga
yang ada.
Bagian-Bagian Etiket Gambar Teknik:
1. Nama yang membuat gambar,
2. Nama gambar,
3. Nama instansi/departemen/sekolah,
4. Nomor gambar,
5. Tanggal menggambar atau selesainya gambar,
6. Tanggal diperiksanya gambar dan nama yang memeriksa,
7. Ukuran kertas gambar yang dipakai,
8. Skala gambar,
9. Proyeksi yang dipakai pada gambar tersebut,
10. Satuan ukuran yang digunakan,
11. Berbagai data yang diperlukan untuk kelengkapan gambar.
BENTUK ETIKET STANDAR
Etiket dibuat disesuaikan dengan
kebutuhan dari sekolah, industri, atau
departemen yang terkait. Setiap isntansi
atau industri pada suatu negara, membuat
stadar etiket yang berbeda. Etiket standar
DIN, JIS, ISO, ANSI dan sekolah smk
berbeda. Berikut contoh etiket untuk
sekolah atau SMK :
PENEMPATAN ETIKET DAN CARA MEMBUAT GARIS
TEPI C PADA KERTAS GAMBAR UKURAN A 4
SMKN 1 CIPATAT
BERIKUT CONTOH-CONTOH
ETIKET GAMBAR TEKNIK
Teknologi dan Rekayasa
CONTOH ETIKET GAMBAR MODEL 1
SMKN 1 CIPATAT-TKR
CONTOH ETIKET GAMBAR MODEL 2
Teknologi dan Rekayasa
CONTOH ETIKET GAMBAR MODEL 3
SMKN 1 CIPATAT-TKR
PENANGANAN GAMBAR
Penanganan gambar meliputi :
1. Ukuran Gambar
2. Nomor Gambar
3. Jenis Gambar
4. Pengawetan Gambar Asli
5. Reptoduksi Gambar
6. Distribusi
Teknologi dan Rekayasa
UKURAN GAMBAR
Ukuran Gambar yang perlu diawasi
antara lain : standarisasi ukuran kertas
gambar, susunan gambar, komponen
gambar, isi dan susunan kertas gambar
yang meliputi :
1. Posisi dan ukuran kepala gambar
2. Batas dan rangka
3. Tanda tengan kertas gambar
4. Skala referensi
5. Tanda pemotongan
Teknologi dan Rekayasa
NOMOR GAMBAR
Nomor gambar yaitu lambang untuk
menunjukan tujuan identifikasi,
penggolongan, pengawetan,
penyimpanan dan penggunaan. Nomor
gambar juga dapat sebagai nomor
komponen. Pemberian nomor gambar
dilakukan dengan 3 sistem cara :
1. Sistem Universal
2. Sistem Kode
3. Sistem Khusus
Teknologi dan Rekayasa
SISTEM UNIVERSAL
Digunakan untuk memudahkan idetifikasi dan
biasanya menggunakan nomor urut gambar, mis
: 001, 002 dst. Sangat cocok diperusahan-
perusahan kecil yang memiliki produk gambar
relatif sedikit dan tidak rumit. Contoh :
A 1 001 A menunjukan ukuran kertas gambar
1 kode bengkel/departemen/jurusan
001 menunjukan nomor urut
Teknologi dan Rekayasa
SISTEM KODE
Digunakan untuk industri dengan produksi
masal, misalnya pada industri motor, mobil dan
lainnya. Dipakai untuk identifikasi dan fungsi
penggolongan, contoh:
01 020 01 03
01 menunjukan kode devisi/perakitan mesin
020 kode fungsi/blok motor
01 menunjukan jenis mesin
03 nomor perubahan rencana (no.3)
Teknologi dan Rekayasa
SISTEM PENOMORAN KHUSUS
Digunakan untuk Komponen standar, dapat
langsung mengetahui identitas dari gambar
tersebut. Mis : ukuran, kekuatan bahan dll.
Contoh :
Teknologi dan Rekayasa
JENIS GAMBAR
Menurut lembaran kertas gambar dapat dikelompokan menjadi :
1. Gambar satu satu
Untuk satu benda kerja dibuat dalam satu kertas gambar,
biasanya digunakan untuk proses produksi, job instruksion,
pembukuan.
2. Gambar gabungan
Dibuat untuk menunjukan hubungan antara bagian satu
dengan lainnya. Seperti untk mesin yang komplek dan cukup
rumit, gambar dibuat tidak cukup dengan satu lembar, tetapi
dibuat dengan berlembar-lembar dan ukurannya disesuaikan
dengan kondisi ukuran bentuk dan skala gambarnya.
Teknologi dan Rekayasa
REPRODUKSI dan DISTRIBUSI GAMBAR
Gambar asli dapat direproduksi dengan cara dicopy
atau dicetak biru, sedangkan untuk gambar elektronik
dapat di print out dengan menggunakan priter atau
ploter.
Gambar yang telah dicetak didistribusikan untuk
keperluan : misalnya :kebengkel untuk keperluan
produksi sebagai job instruction, untuk riset dan
pengembangan, penjualana dll. Gambar cetak baru
dikeluarkan setelah mendapatkan persetujuan dari
yang berwenang dan dicatat dalam kartu distribusi
Teknologi dan Rekayasa
MENDOKUMENTASIKAN GAMBAR
Penyimpanan gambar dapat dilakukan dengan tiga macam,
yaitu:
1. Dibendel
Gambar yang telah dibuat dikumpulkan, dilihat dengan teknik
melipat gambar khusus, diurutkan dan dikelompokan sesuai
dengan kelompoknya, dibendel dalam satu filekhusus,
selanjutnya disimpan dalam rak atau lemari arsip.
2. Pada kartu belubang
Untuk menghemat tempat, gambar difoto diperkecil menjadi
mikro film, cara penyimpanannya yaitu klise dipotong dari
rollnya kemudian disimpan pada kartu berlubang, yang
selanjutnya disimpan pada kotak khusus.
Teknologi dan Rekayasa
MENDOKUMENTASIKAN GAMBAR
3. Menyimpan Gambar elektronik
Gambar dibuat dengan elektronik /komputer, dan disimpan
dalam hardisk atau CD, Flasdisk. Keuntungan penyimpanan
secara elektronik dibandingkan dengan yang lain :
1. Tidak memerlukan tempat yang luas
2. Pencarian kembali mudah
3. Perbaikan gambar lebih cepat
4. Reproduksi atau pencetakan gambar lebih cepat
5. Mudah dibawa kemana-mana
6. Kemungkinan rusak resikonya kecil
7. Relatif murah
Sedang kekurangannya : memerlukan tenaga ahli yang
profesional dan rawan pemalsuan karena mudah ditiru.
Teknologi dan Rekayasa