WARNA BARU EKSKUL KEROHANIAN
Bagi anak jaman now, ekskul kerohanian sering
dianggap sebagai ekskul yang jadul dan tidak gaul.
Selain itu, masih dipertahankannya pola kegiatan
yang kurang mengikuti perkembangan zaman, juga
menjadi salah satu faktor penyebab ekskul
kerohanian kurang diminati. Oleh karena itu, butuh
warna baru agar kegiatan ekskul kerohanian lebih
segar, modern, dan fleksibel dengan cara mengemas
ulang tampilan kegiatan ekskul kerohanian.
Warna baru bisa didapat melalui rebranding
‘penjenamaan ulang’. Rebranding merupakan
sebuah strategi untuk membuat merek, simbol, logo,
desain, dan sebuah identitas yang baru dan kekinian.
Beberapa contoh hasil rebranding yang bisa
dimunculkan adalah sebagai berikut:
45
Pemutakhiran logo untuk ekskul
Desain logo sangat dipengaruhi oleh
perkembangan zaman. Dalam ekskul kerohanian,
biasanya logo yang digunakan tidak variatif. Image
logo tersebut tentu akan sangat mengurangi minat
anak jaman now. Secara psikologis, mereka akan
merasa menjadi kelompok yang jadul sehingga
berdampak pada menurunnya minat terhadap
kegiatan ekskul kerohanian. Untuk itu pembaruan
bisa dimulai dari pengubahan gaya logo.
Pengubahan logo dengan gaya kekinian sangat
dibutuhkan. Begitu pula logo ekskul kerohanian. Agar
pembaruan logo bisa memenuhi harapan tersebut,
ada beberapa tips yang bisa kita laksanakan,
diantaranya:
46
Lakukan evaluasi
Sebelum melakukan pengubahan logo, perlu
dilakukan evaluasi. Jika ekskul tersebut belum
memiliki logo, maka kita bisa langsung melakukan
analisis kecenderungan selera anak jaman now.
Perhatikan tren
Pada era 90-an, gaya desain logo cenderung
memuat banyak warna atau elemen yang
ditampilkan sehingga memberi kesan rumit. Gaya
dan desain seperti ini tidak populer bagi anak jaman
now. Desain yang kekinian justru lebih simpel.
Perubahan tidak harus secara total
Perubahan tidak selalu menghilangkan semua
yang sudah ada. Terkadang, perubahan cukup
menyentuh hal-hal yang tidak menjadi poin penting.
47
Pembuatan tagline untuk ekskul
Tagline adalah logo tertulis. Tagline dapat juga
dianggap sebagai jargon. Wujudnya berupa susunan
kata/frasa yang membentuk kalimat singkat yang
bertujuan untuk mempertegas brand image dari
produk atau organisasi yang dimaksud. Selain itu,
tagline juga menunjukkan komitmen dari ekskul
tersebut, sehingga melekat di dalam benak anak
jaman now.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum
membuat tagline diantaranya sebagai berikut:
Buat atau perbarui logo terlebih dahulu
Tagline adalah logo yang tertulis. Tagline akan
memperkuat maksud dari logo. Perpaduan antara
tagline dengan logo akan membuat image ekskul
semakin kuat.
48
Tunjukkan keunggulan ekskul
Tagline memiliki peran untuk memperkuat
image. Oleh karena itu, munculkan keunggulan
tersebut secara tersurat atau tersirat dalam tagline.
Gunakan kata-kata maupun frasa yang sederhana
Tagline harus mudah dipahami dalam beberapa
detik saja, sehingga diperlukan kata-kata sederhana
dan mudah dimengerti.
Maksimalkan kreativitas agar tersusun jargon yang
menarik. Jika biasa-biasa saja, maka pembuatan
tagline atau jargon ini kurang menarik.
Tidak hanya dibaca, tapi juga didengar
Tagline yang ditampilkan harus menyenangkan
untuk didengar. Nada atau intonasi maupun rima
yang tepat akan membuat siswa mudah untuk
mengingat ekskul tersebut.
49
Sumber: https://sma.kemdikbud.go.id/
Mengemas ulang kegiatan
Kegiatan ekskul kerohanian dianggap sebagai
kegiatan yang membosankan. Salah satu
penyebabnya adalah penamaan kegiatan. Tidak
jarang, siswa kurang berminat untuk mengikuti
kegiatan karena merasa pernah mengikuti kegiatan
dengan nama dan format acara serupa. Penamaan
kegiatan yang kekinian dapat memunculkan
ketertarikan terhadap ekskul kerohanian.
50
Mengubah pola kegiatan
Pola kegiatan yang monoton membuat siswa
kurang berminat mengikuti kegiatan. Pola
pelaksanaan kegiatan yang jadul harus disesuaikan
dengan selera anak jaman now dengan tetap
memerhatikan inti dan kaidah dari kegiatan tersebut.
Pelibatan media sosial dalam promosi dan
dokumentasi
Teknologi informatika dan internet telah
menjadi bagian dari keseharian anak jaman now. Bagi
mereka, apa pun yang menjadi bagian dari aktivitas
adalah sesuatu yang gaul dan kekinian.
Memanfaatkan media sosial dan teknologi
informatika akan menjadi sesuatu yang menarik
untuk mengubah cara pandang siswa terhadap
kegiatan Ekskul Kerohanian. Dampak positif lainnya,
51
media sosial mampu mendokumentasikan dan
mempromosikan kegiatan.
Untuk menciptakan warna baru, dibutuhkan
beberapa tahapan. Tahapan-tahapan itu harus
dilakukan tidak hanya oleh siswa yang menjadi
pengurus, tetapi juga oleh pembina dan penanggung
jawab ekskul tersebut. Tahapan-tahapan tersebut
antara lain adalah sebagai berikut
✓ menganalisis kelemahan;
✓ menentukan tujuan;
✓ mendiskusikan tampilan baru yang diinginkan;
✓ meninjau nilai lebih dari hasil rebranding; dan
✓ menentukan strategi pelaksanaan kegiatan.
52
TEKNIS PEMBUATAN PROGRAM KERJA
Program kerja adalah rencana kegiatan
organisasi yang disusun untuk jangka waktu tertentu
dan disepakati oleh seluruh pengurus organisasi.
Program kerja dibuat secara terperinci dan terarah
sebagai acuan dalam mencapai tujuan organisasi.
Tips dan trik dalam penyusunan program kerja adalah
sebagai berikut:
1. Perencanaan
Perencanaan kegiatan mencakup tujuan, sasaran,
deadline, kepanitiaan, serta anggaran kegiatan.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan program kerja harus disesuaikan
dengan perencanaan kegiatan.
3. Monitoring Pelaksanaan Kegiatan
4. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan
5. Laporan hasil kegiatan
55
56
CONTOH PROGRAM KERJA KEROHANIAN
1 SINERGI
(SISWA SENANG BERBAGI)
Bentuk Kegiatan :Indahnya Berbagi
Tujuan Kegiatan :Membiasakan siswa untuk berbagi terhadap
sesama
Pembiayaan :Donatur
Waktu Pelaksanaan : 1 kali dalam Seminggu
Sasaran :Siswa
Penanggung Jawab :Kepala Sekolah
2 SESAMA SAPA SALAM BERSAMA)
(SENYUM
Bentuk Kegiatan : Menyambut dan menyapa seluruh warga
sekolah
Tujuan Kegiatan : Memberi motivasi kepada seluruh warga
sekolah
Pembiayaan :-
Waktu Pelaksanaan : Setiap hari
Sasaran : Seluruh warga sekolah
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
57
3 ROTASI
(ROHANI TAMPIL ASIK)
Bentuk Kegiatan : Pentas seni religi
Tujuan Kegiatan : Mengembangkan potensi dan bakat
seni religi.
Pembiayaan : Anggaran sekolah/ sponsorship
Waktu Pelaksanaan : Sekali dalam satu tahun
Sasaran : Siswa
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
4 WASSAPP
(WARGA SEKOLAH SARAPAN PAGI)
Bentuk Kegiatan : Sarapan pagi bersama
Tujuan Kegiatan : Meningkatkan kepedulian dan
kebersamaan
Pembiayaan :-
Waktu Pelaksanaan : Disesuaikan dengan kondisi
sekolah masing-masing
Sasaran : Seluruh warga sekolah
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
|58
5 LIBRA
(LIHAT BERSIHKAN DAN RAPIKAN)
Bentuk Kegiatan : Operasi bersih fasilitas sekolah
Tujuan Kegiatan : Pembiasaan hidup bersih dan sehat
(PHBS)
Pembiayaan :-
Waktu Pelaksanaan : Setiap hari
Sasaran : Siswa
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
6 SWEB
(SPIRITUAL WAJIB EKSIS BERSAMA)
Bentuk Kegiatan : Pelatihan Kecerdasan Spiritual (ESQ)
Tujuan Kegiatan : Membentuk pola pikir siswa yang
religiositas
Pembiayaan : Anggaran sekolah/sponsorship
Waktu Pelaksanaan : Setahun sekali
:
Sasaran : siswa
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
59
7 PSBB SISWA BIJAK DAN BERAKHLAK
(PEMBINAAN
MULIA)
Bentuk Kegiatan : Pembinaan
Tujuan Kegiatan : Pembiasaan dan penguatan sikap bijak
dan akhlak mulia
Pembiayaan :-
Waktu Pelaksanaan : 1 kali dalam Seminggu
Sasaran : Siswa
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
8 JAMLIMA
(JAMBORE LINTAS AGAMA)
Bentuk Kegiatan : Perkemahan lintas agama
Tujuan Kegiatan : Mengembangkan sikap toleransi
Pembiayaan : Anggaran sekolah/sponsorship
Waktu Pelaksanaan : 1 kali dalam setahun
Sasaran : Siswa
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
60
9 KORONA KEROHANIAN)
(KOMUNITAS
Bentuk Kegiatan : Rapat koordinasi antar pengurus
kerohanian lintas sekolah dan lintas
agama
Tujuan Kegiatan : Menyamakan persepsi keberagaman
agama
Pembiayaan : Anggaran sekolah
Waktu Pelaksanaan : 2 kali dalam setahun
Sasaran : Pembina dan pengurus kerohanian
10 MASKER
(MARI SEMARAKAN KEROHANIAN)
Bentuk Kegiatan : Festival kerohanian
Tujuan Kegiatan : Mengembangkan potensi, minat dan bakat
siswa
Pembiayaan : Anggaran sekolah /sponsorship
Waktu Pelaksanaan : 1 kali dalam setahun
:
Sasaran : Siswa
Penanggung Jawab : Kepala sekolah
61
62
63
PEMBUATAN PROPOSAL KEGIATAN
Adapun bagian isi dan sistematika dalam proposal
adalah sebagai berikut :
a. HALAMAN JUDUL
✓ Halaman judul atau halaman muka pertama,
Tips penulisannya adalah dengan
menggunakan huruf besar atau kapital
dengan font yang bisa dibaca.
✓ Dan untuk tema dari kegiatan bisa ditulis
dibagian ini
✓ Dibawahnya jenis proposal serta diikuti
dengan tahun.
✓ Untuk halaman muka bagian bawah ialah
nama sekolah dan juga tahun ajarannya.
✓ Pada bagian tengah halaman yang kosong
bisa diberi logo sekolah atau gambar yang
sesuai dengan kegiatan agar lebih menarik.
64
PROPOSAL KEGIATAN KEROHANIAN
Tema Kegiatan
TAHUN PELAJARAN ……./………..
Bisa logo sekolah atau gambar yang sesuai dengan
kegiatan
SMA ……………….
TAHUN PEMBUATAN PROPOSAL ..……………..
1. Kata Pengantar
2. Daftar isi
3. Lembar Pengesahan Proposal (dapat diletakkan
di awal atau di akhir )
Disetujui tidaknya suatu proposal ini sendiri jika di
dalam proposal tersebut sudah ada lembar
pengesahan yang ditandatangani oleh beberapa
pihak penting.
65
b. BAGIAN PENDAHULUAN
(1) Latar Belakang
Bagian latar belakang berisi alasan mengapa
kita melakukan kegiatan atau hal-hal yang
melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan
tersebut.
(2) Dasar Pemikiran
Dasar pemikiran merupakan penjelasan
peraturan atau undang-undang yang
digunakan sebagai dasar dilaksanakannya
kegiatan tersebut.
(3) Tujuan dan manfaat Kegiatan
Tujuan dan manfaat kegiatan merupakan
rincian tentang hal-hal yang ingin dicapai dari
kegiatan yang akan dilaksanakan.
c. BAGIAN ISI
(1) Tema dan Nama Kegiatan
Tema merupakan ide atau pokok pikiran dari
suatu kegiatan. Pada bagian ini dijelaskan nama
kegiatan
66
(2) Bentuk/Jenis Kegiatan
Bagian bentuk/jenis kegiatan berisi penjelasan
mengenai bentuk kegiatan yang dilaksanakan.
(3) Tujuan dan Sasaran Kegiatan
Bagian ini berisi uraian yang lebih jelas
berdasarkan tujuan kegiatan. Sasaran peserta
berisi penjelasan mengenai siapa yang akan
dijadikan peserta dalam kegiatan.
(4) Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Waktu dan tempat pelaksanaan berisi
penjabaran tentang waktu dan tempat kegiatan
dilaksanakan.
(5) Susunan Acara dan Kepanitiaan
Susunan acara dan panitia berisi rincian jadwal
acara, mulai dari pembukaan sampai
penutupan. Bagian ini juga menerangkan
bentuk kepanitiaan dari bagian penanggung
jawab/ketua hingga seksi.
(6) Anggaran/Biaya Kegiatan
Bentuk rincian biasanya dibagi menjadi tiga
kolom utama, yaitu pemasukan, pengeluaran
dan kekurangan Pembiayaan yang diperlukan.
67
d. BAGIAN PENUTUP
Berikut bagian penutup dalam proposal:
(1) Penutup
Bagian ini berisi harapan serta dukungan
terhadap semua pihak agar kegiatan dapat
berjalan dengan lancar. Dalam bagian penutup
dilengkapi dengan lembar pengesahan proposal
yang ditandatangani oleh beberapa pihak
terkait (dalam beberapa bentuk proposal,
anggaran dan lembar pengesahan terkadang
dimasukkan ke dalam satu lembar yang sama).
Lembar pengesahan dapat juga diletakkan di
awal.
(2) Lampiran
Bagian lampiran berisi lampiran, seperti susunan
acara, kepanitian, maupun anggaran biaya
kegiatan.
68
CATATAN:
Ciri kebahasaan dalam proposal menggunakan
bahasa baku, akurat, tidak ambigu, dan kalimat efektif.
Menggunakan bahasa yang akurat dalam proposal
artinya bahasa yang digunakan sesuai dengan fakta
yang ada. Bahasa yang digunakan dalam proposal
tidak ambigu artinya, tidak menimbulkan penafsiran
ganda. Menggunakan kalimat efektif, yaitu kalimat
yang strukturnya disusun menurut pola yang benar.
Kalimat harus dapat dengan mudah dipahami secara
cepat dan tepat.
Template sistematika dan proposal kegiatan
ekstrakurikuler kerohanian terdapat dalam lampiran.
69
DAFTAR PUSTAKA
Alamsyah, Syahdan. 2020. “Pakai Atribut-Rekam Aksi, Ini
Motif Geng Motor Bikin Onar Di Sukabumi.”
https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-
5111918/pakai-atribut-rekam-aksi-ini-motif-geng-
motor-bikin-onar-di-sukabumi (August 8, 2020).
Aziza, Kurnia Sari. 2020. “Aksi You Tuber Ferdian Paleka
Prank Kasih Sembako Sampah Ke Waria Tuai
Kecaman.”
https://www.kompas.com/hype/read/2020/05/04/06
0143666/aksi-youtuber-ferdian-paleka-prank-kasih-
sembako-sampah-ke-waria-tuai (August 8, 2020).
Constantya, Nisone Ayu. 2018. Bahasa Indonesia. Jakarta:
CV Armico.
“Contoh Kerangka Proposal Kegiatan Rohis.” 2019.
anomika-edu.blogspot.com.
Darmawati, Euis. 2014. “Kemerosotan Akhlak Generasi
Muda Kita.”
https://wartakota.tribunnews.com/2014/09/29/sos-
kemerosotan-akhlak-generasi-muda-kita (August 7,
2020).
Dharmastuti, Hestiana. 2020. “Fakta Baru Youtuber Prank
Daging Kurban Isi Sampah.”
https://news.detik.com/berita/d-5119240/6-fakta-
baru-youtuber-prank-daging-kurban-isi-sampah
(August 8, 2020).
Jayani, Dwi Hadya. 2019. “No Title.”
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/12/
12/pisa-murid-korban-bully-di-indonesia-tertinggi-
kelima-di-dunia (August 8, 2020).
70
Kusumawati, Yudhistya Ayu. 2017. “Mengapa Perlu Re-
Branding?”
https://binus.ac.id/malang/2017/09/mengapa-perlu-
re-branding (August 10, 2020).
Lova, Cynthia. 2020. “4 Fakta Kasus Bullying Di Bekasi,
Korban Dipaksa Cium Kaki Hingga Trauma Karena
Wajahnya Muncul Di Medsos.”
https://megapolitan.kompas.com/read/2020/07/28/0
7420451/4-fakta-kasus-bullying-di-bekasi-korban-
dipaksa-cium-kaki-hingga-trauma (August 8, 2020).
Mantalean, Vittorio. “Siswi Tewas Usai Lompat Dari Lantai
4 Sekolah, Diduga Terjadi Bullying Kini Muncul.”
https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/18/0
7434351/siswi-tewas-usai-lompat-dari-lantai-4-
sekolah-dugaan-terjadi-bullying (August 8, 2020).
Nugraha, Daniel. 2019. “Rebranding, Apa Itu Dan
Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis?”
https://www.paper.id/blog/bisnis/apa-itu-rebranding
(August 10, 2020).
Oktaviana, Lia. 2020. “Persentase Indonesia Dan Negara
Terbesar Kasus " Bully " Dan Sebab Beserta
Dampaknya.” : 5–8.
https://www.kompasiana.com/liaokt/5e3302bb097f3
6128a6515b2/prosentase-indonesia-dan-negara-
terbesar-kasus-bully-dan-sebab-beserta-
dampaknya?page=all (August 8, 2020).
Putra, Saifullah. 2019. “Degradasi Moral Pelajar Masa
Kini, Refleksi Masa Depan Bangsa?”
https://geotimes.co.id/opini/degradasi-moral-pelajar-
masa-kini-refleksi-masa-depan-bangsa (August 8,
2020).
71
Qodir, Zuly. 2016. “Kaum Muda, Intoleransi, Dan
Radikalisme Agama.” Jurnal Studi Pemuda 5(1).
Wheeler, Alina. 2013. Designing Brand Identity : An
Essential Guide For The Whole Branding Team. 4th
Editio. Canada: John Wiley & Son. Inc.
72
TEMPLATE PROPOSAL KEGIATAN :
JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
A. PENDAHULUAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------
1. LATAR BELAKANG
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------
2. DASAR PEMIKIRAN
----------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------
3. DASAR HUKUM
----------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------
4. NAMA KEGIATAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------
5. TEMA KEGIATAN
73
B. TUJUAN DAN MANFAAT
--------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------
C. RUANG LINGKUP DAN SASARAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------
D. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------
E. KEPANITIAAN
--------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------
F. JADWAL KEGIATAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------
G.ANGGARAN BIAYA KEGIATAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------
H.PENUTUP
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------
74
I. PENGESAHAN
------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------
J. LAMPIRAN
75
TEMPLATE LAPORAN
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1 Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Sasaran Kegiatan
D. Waktu dan Tempat Kegiatan
Bab 2 Pelaksanaan Kegiatan
A. Tema Kegiatan
B. Kepanitiaan
C. Susunan Acara Kegiatan
D. Laporan Keuangan
Bab 3 Penutup
A. Evaluasi Kegiatan
B. Kesimpulan
C. Saran
Lampiran
1. Foto Kegiatan
2. Surat-surat
3. dll
|