g. Sayuran Umbi Batang
h. Sayuran Umbi Lapis
i. Sayuran Jamur
j. Sayuran berwarna
47
2. Jenis Produk makanan dan atau minuman dari sayuran
a. Produk makanan dari sayuran
b. Produk minuman dari sayuran
48
Kegiatan Peserta Didik 2
1. Membaca teks untuk mendapatkan informasi tentang pengertian, klasifikasi, kandungan,
dan manfaat sayuran,
2. Teknik rancangan pembuatan bahan pangan sayuran menjadi makanan dan minuman
B. Pengertian sayuran
Sayuran adalah bagian vegetatif dari tumbuhan yang dapat dimakan, baik secara
segar maupun melalui pengolahan dengan cara dimasak. Sayuran mempunyai kadar
air dan serat yang tinggi sehingga umumnya mempunyai umur relatif lebih pendek,
mudah rusak dan tidak dapat disimpan terlalu lama jika tidak diperlakukan secara
khusus. Tingkat kematangan dari sayuran mempengaruhi sifat fisik sayuran, maka
setiap jenis sayuran memiliki sifat fisik yang berbeda mulai dari warna, rasa, aroma,
kekerasan, tekstur dan penampakan.
C. Klasifikasi sayuran.
Klasifikasi sayuran dapat ditinjau berdasarkan bagian tanaman yang dapat dimakan
dan pigmen yang dikandung.
1. Berdasarkan bagian tanaman yang dimakan.
a. Sayuran daun (leaf vagetables)
Sayuran daun merupakan jenis sayuran yang dapat dikonsumsi pada bagian
daunya. Contoh sayuran daun antara lain bayam, kangkung, sawi, kobis,
daun kemangi, daun melinjo, daun singkong, pokcay, pohpohan, dan selada.
b. Sayuran batang ( stem vegetables)
Sayuran yang dimanfaatkan hanya pada bagian batang dari tumbuhan yang
mempunyai buku dan ruas. Contoh sayuran asparagus, rebung, paku dan
seledri.
c. Sayuran akar ( root vegetables ).
Sayuran akar berupa umbi-umbian, karena umbi merupakan akar yang
mengembang dan banyak mengandung karbohidarat. Contoh sayuran akar
antara lain, kentang, wortel, lobak, bit, talas, ubi kayu, ubi jalar dan
sebagainya
49
d. Sayuran polong (legumes vegetables)
Sayuran polong yang dimanfaatkan tidak hanya bagian polongnya tetapi
kulitnya yang muda bisa dimakan juga. Contoh sayuran polong antara lain,
buncis, kacang panjang, kapri, kcang merah dan kedelai.
e. Sayuran bunga ( flower vegetables)
Tanaman sayuran yang berasal dari organ generatif dan dimanfaatkan
bagian bunganya. Contoh sayuran bunga yaitu brokoli, bunga kol,
kecombrang, bunga turi, dan bunga pepaya
f. Sayuran buah (fruit vegetables)
Sayuran buah dihasilkan dari penyerbukan dan pertumbuhan yang terjadi
pada organ bunga. Contohnya tomat, cabai, timun, paprika, terong, labu
siam, pare, jagung, dan oyong.
g. Sayuran umbi batang.
Sayuran umbi batang adalah batang yang tumbuh kedalam tanah, ujung
batang membengkak membentuk umbi karena penimbunan makanan.
Contohnya singkong, talas, gadung, gembili dan bit.
h. Sayuran umbi lapis (bulb vegetables)
Sayuran umbi lapis adalah sayuran yang tumbuh dibawah permukaan tanah
dan menghasilkan lapisan mbi yang tebal, rimbun, bila sudah berumur
cukup dan menembak keatas tanah. Contohnya bawang merah, bawang
putih, bawang bombay, bawang merah india dan daun bawang perai.
i. Sayuran jamur (mushroom)
Sayuran jamur secara ilmiah bukanlah tumbuhan, tetapi bagian cendawan
dapat dimakan sehingga digolongkan sebagai sayuran. Contohnya jamur
kancing, jamur merang, jamur kuping, jamur enoki, dan jamur tiram.
2. Berdasarkan Pigmen yang Dikandung
a. Sayuran berwarna hijau.
Sayuran ini terbentuk oleh klorofil dalam suasana asam akan terbentuk
menjadi hijau tua. Sayuran hijau kaya akan kareteboid yang dapat mengatasi
radikal bebas mengandung vitamin A, C, dan K yang bermanfaat bagi
pembekuan darah, pembentukan tulang dan mengandung unsur mineral
50
yaitu zat besi, zat kapur, magnesium dan fosfor. Contohnya daun singkong,
bayam, kangkung, daun katuk, daun kemangi, daun selada, genjer dan
sebagainya.
b. Sayuran berwarna ungu
Sayuran berwarna ungu mengandung antosianin, resveratol dan asam elagik
yang bisa menangkap radikal bebas dan mencegah penyakit kangker,
diabetes dan serangan jantung. Contohnya terong ungu, bawang merah,
bayam ungu, paprika ungu dan bit.
c. Sayuran berwarna merah/biru.
Sayuran berwarna merah mengandung zat anthocyanin yang sensitif
terhadap perubahan pH dan dapat larut dalam air. Ketika pH netral pigmen
berwarna ungu, dan ketika dalam keadaan asm pigmen berwarna merah,
sedangkan saat basa pigmen berwarna biru. Contohnya kol merah, bit,
tomat, cabe dan paprika
d. Sayuran warna kuning/oranye.
Sayuran warna kuning/oranye berasal dari kandungan beta dan alfa yang
tidak akan berubah dengan pengolahan pH. Zat tersebut dapat berfungsi
sebagai penghambat proses penuaan sel-sel dalam tubuh, membantu
meremajakan sel-sel tubuh, memberikan sistem kekebalan tubuh agar tidak
mudah terserang penyakit. Contohnya ubi jalar, wortel, melinjo, dan labu
kuning.
D. Kandungan dan manfaat sayuran.
1. Kangkung.
Sayuran kangkung sangat mudah untuk dibudidaya dapat dilakukan di dataran
rendah ataupun di dataran tinggi. Jenis kangkung ada dua yaitu kangkung darat
dan kangkung air.sayuran kangkung banyak disukai oleh masyarakat indonesia
karena mudah dalam pengolahannya sehingga tercipta beberapa menu masakan
dari kangkung, dan dari daun sampai ujung batang dapat di makan mentah juga
dapat dimasak. Selain enak rasanya juga banyak mengandung :
51
a. Vitamin A yang tinggi berguna sebagai antioksidan untuk menangkal
serangan radikal bebas pada kornea mata serta mengandung
betakaroten yang menjaga mata agar tetap sehat.
b. Vitamin C lebih tinggi dari buah-buahan berfungsi menangkal
serangan virus flu dan sariawan.
c. Zat besi pada kangkung berfungsi menambah hemoglobin bermanfaat
mencegah dan mengurangi anemia, serta mengandung serat yang
mengatasi sembelit, ekrtak kangkung baik untuk penyerapan kadar
gula dalam tubuh dan menghambat proses kenaikan kadar gula dalam
darah (diabetesmelitus). Apabila sulit tidur agar konsumsi kangkung
agar bisa tidur pulas karena kangkung mengandung unsur sedatif yang
berfugsi obat tidur alami.
2. Bayam
a. Bayam mengandung flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan
antikanker.
b. Mineral bermanfaat untuk melindungi pengeroposan tulang dan
menguatkan tulang.
c. Vitamin K berperan menjaga kesehatan fungsi otak dan sistem syaraf.
d. Magnesium membatu dalam menjaga tekanan darah normal.
e. Vitamin C dengan alkalinitas memberikan manfaat anti inflamasi dan
peningkatan sistem kekebalan tubuh.
f. Karetenoid bermanfaat bagi kecerdasan otak dan menjaga kesehatan
mata.
3. Asparagus
a. Asparagus adalah sayuran kaya nutrisi, sumber serat, folat, vitamin A,
C, E, dan K yang sangat baik, serta kromium dan mineral kecil yang
meningkatkan kemampuan insulin untuk mengangkut glukosa dari
aliran darah ke dalam sel.
b. Kandungan serat dan vitamin C dapat membantu melancarkan
pencernaan. Serat dapat membantu pergerakan usus menjadi lebih
lancar, sangat cocok untuk mengatasi perut sembelit. Selain itu
52
asparagus juga mengandung bakteri baik lactobacillus yang baik
untuk kesehatan usus.
4. Brokoli
a. Kandungan yang terdapat pada brokoli yaitu serat, protein, karbohidrat
kompleks, air, mineral kalium, magnesium, kalsium, fosfor, zinc, serta
zat besi, beragam jenis vitamin, termasuk Vitamin A, B, C, E, K, dan
folat.
b. Manfaat Brokoli yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan
kulit, membantu proses penurunan berat badan, meningkatkan
kesehatan jantung dan menjaga kesehatan tulang
5. Jagung.
a. jagung memiliki banyak serat sehingga dapat memperbaiki saluran
pencernaan, mencegah wasir, sembelit, dan juga menurunkan tingkat
resiko kanker usus besar.
b. Antioksidan yang terkandung didalamnya bisa membantu merawat
kulit agar tetep awet muda.
c. Jagung kaya mineral, zat besi, magnesium dan fosfor yang bermanfaat
untuk pertumbuhan tulang dan meningkatkan fungsi ginjal.
d. Asam folat (Vitamin B9) bermanfaat untuk mencegah anemia.
e. Kandungan karotenoid , vitamin C dan bioflavonoids yang terdapat
didalam jagung berfungsi membantu jantung agar tetap sehat.
6. Bit
a. Manfaat buah bit bisa didapatkan dari nutrisi yang terkandung di
dalamnya seperti karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral
seperti vitamin C, folat, kalium, magnesium, sodium, dan zat
besi. Bit rendah lemak dan kalori, dan tidak mengandung lemak jenuh
atau kolesterol.
b. Kandungan Betasianin melawan penyakit kanker, tumor hati dan kulit.
c. Kandungan Serat, protein, dan karbohidrat membantu pencernaan dan
menurunkan berat badan.
53
d. Antioksidan dan Senyawa Fenolik membantu menangkal radikal bebas
dan mencegah kerusakan DNA dan sel. Buat Bit juga memiliki sifat
anti-inflamasi sehingga dapat membantu mencegah penuaan dan
penyakit yang berkaitan dengan usia.
e. Buah Bit juga mengandung Nitrat yang membantu membawa oksigen
ke seluruh tubuh kita.
7. Wortel.
a. Betakaroten (vitamin A), Vitamin C, asam folat, kalsium, mangan,
fosfor, kromium, zat besi, seng dan serat.
b. Dapat mengatasi sembelit dan menyehatkan kulit.
c. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat
penyembuhan luka.
d. Dapat mengatasi hipertensi dan menjaga kesehatan gigi.
e. Dapat menurunkan resiko stroke dan kanker dan menghilangkan plak
gigi.
E. Teknik rancangan pembuatan bahan pangan sayuran menjadi makanan dan
minuman.
1. Tahapan pengolahan bahan pangan sayuran menjadi makanan kesehatan.
Perencanaan Pelaksanaan Penyajian/pengemasan Evaluasi
1. Identifikasi 1. Persiapan alat 1.Persiapan alat Catatan
kebutuhan dan bahan :penilaian Tahap
penyajian modern akhir proses
2. Ide/gagasan 2. Proses pembuatan
pembuatan pengolahan
makanan sayuran menjadi
kesehatan makanan.
54
2. Tahapan pengolahan bahan pangan sayuran menjadi minuman kesehatan.
Perencanaan Pelaksanaan Penyajian/pengemasan Evaluasi
1. Identifikasi 1. Persiapan alat 1. Persiapan alat Catatan:
kebutuhan
dan bahan penyajian dan Penilaian tahap
2. Perencanaan
fisik 2. Proses kemasan modern akhir proses
pembuatan pembuatan
minuman pengolahan
kesehatan sayuran menjadi
minuman
kesehatan
Kegiatan Peserta Didik 3
Mengerjakan LKPD 3.3.1
LKPD 3.3.1
Isikanlah kotak kosong di bawah ini dengan kandungan yang terkandung dari gambar
yang tepat disisi kanan!
1. …………………….
2. ………………………..
3. ………………………..
4. ……………………….
5. …………………………
55
Kegiatan Peserta Didik 4
Mengerjakan LKPD 3.3.2
LKPD 3.3.2
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan tentang pengertian sayuran!
2. Sebutkan klasifikasi sayuran berdasarkan bagian yang di makan!
3. Sayuran apa sajakah yang tergolong sayuran batang!
4. Apakah yang disebut dengan sayuran bunga?
5. Sebutkan klasifikasi sayuran berdasarkan pigmen yang dikandung!
6. Apakah fungsi vitamin C pada sayuran kangkung?
7. Apakah manfaat mineral pada bayam?
8. Sebutkan manfaat sayuran wortel!
9. Kandungan vitamin apa sajakah yang terdapat pada jagung?
10. Bagaimanakah tahapan pengolahan bahan pangan sayuran menjadi
minuman kesehatan?
56
Pertemuan Kedua
KD 4.3
Mengolah, menyaji dan mengemas bahan pangan sayuran menjadi makanan dan minuman
kesehatan yang ada di wilayah setempat.
Tujuan Pembelajaran 4.3
Setelah pembelajaran peserta didik diharapkan dapat :
1. Mengolah bahan sayuran menjadi makanan dan minuman kesehatan
2. Menyaji dan mengemas makanan dan minumankesehatan dari bahan pangan sayuran
Kegiatan Peserta Didik 1
Membaca Teks untuk praktik mengolah, menyajikan, dan mengemas makanan bahan pangan
sayuran
B. Pengolahan bahan pangan sayuran menjadi makanan
SAYUR SUP
3. Perencanaan
a. Identifikasi Kebutuhan
Pada hari Minggu pagi hujan deras tiada henti. Udara dingin dan perut terasa
lapar. Bahan pangan di kulkas ada sedikit wortel, kentang, buncis, kubis, dan
dayn bawang. Makanan apa yang nikmat di hari yang dingin ini?
57
b. Ide/ Gagasan
Tercetus ide untuk membuat makanan “Sayur Sop” agar dapat menghangatkan
tubuh dan bersemangat mengisi hari libur ini.
2. Pelaksanaan
a. Persiapan
1) Bahan
Bahan sayuran yang diperlukan untuk pembuatan sayur sop yaitu boncis,
wortel, kentang, kubis, daun bawang, sledri, ceker ayam sebagai kaldu, dan
air. Bahan bumbu yang diperlukan garam, gula, merica, bawang merah,
dan bawang putih.
2) Alat:
Alat yang diperlukan kompor, panci, talenan, teko air, baskom, sendok
sayur, sendok makan besar atau kecil, ulekan batu, dan pisau.
58
b. Proses Pembuatan
1) Cuci semua bahan dengan bersih.
2) Bersihkan kulit halus wortel, potong ujung dari sayur buncis, kupas kulit
kentang dan potong bagian yang kotor dari kubis. Selanjutnya bersihkan
daun bawang, daun sledri, kupas bawang merah dan bawang putih.
3) Potong semua sayuran sesuai keinginan dan taruh dalam baskom/ piring.
Iris tipis bawang merah sedikit untuk ditumis agar sayur sop beraroma
harum.
4) Bersihkan ceker ayam dengan memotong kuku ceker dan membuang
bagian kulit ceker yang keras.
5) Didihkan air dalam panci secukupnya.
6) Tumbuk bumbu bawang merah dan bawang putih yang telah dipotong,
dan garam.
7) Masukkan ceker ayam kedalam air mendidih.
8) Tumis irisan bawang merah hingga sedikit kekuningan.
9) Kemudian masukkan bumbu ulek dan tumis hingga berubah warna dan
harumnya tercium. Tambahkan dua sendok makan air agar bumbu tidak
gosong. Taryh tumisan bumbu pada piring kecil.
10) Masukkan tumisan bumbu pada panci kaldu ceker dan aduklah.
11) Masukkan sayuran satu persatu, di mulai dari bahan yang keras yaitu
kentang, setelah itu setengah matanag masukkan wortel, buncis, dan
terakhir kubis. Aduk hingga tercampur semua bahan.
12) Kemudian masukkan garam dan gula, daun bawang serta selesri potong.
Masak selama dua sampai tiga menit dan aduklah hingga tercampur
semua bahan sayuran. sayur sop matang.
c. Penyajian
59
Kegiatan Peserta Didik 2
Mengerjakan LKPD 4. 3.1
LKPD 4. 3.1
Membuat rancangan pengolahan sayuran menjadi minuman kesehatan.
NAMA :
KELAS/NO ABSEN :
HARI/TANGGAL :
RANCANGAN PEMBUATAN PENGOLAHAN SAYURAN MENJADI
MAKANAN/ MINUMAN KESEHATAN
JUDUL :
BAHAN :...........................................................................................
............................................................................................
............................................................................................
ALAT .....................................................................................
............................................................................................
PROSES ............................................................................................
............................................................................................
PENYAJIAN :...........................................................................................
............................................................................................
EVALUASI :...........................................................................................
............................................................................................
............................................................................................
60
Kegiatan Peserta Didik 3
Mengerjakan LKPD 4. 3.2
LKPD 4. 3.2
Pembuatan Pengolahan Pangan dari bahan sayuran.
a. Buatlah sebuah makanan dan minuman dari bahan sayuran hasil kreasimu atau
produk pengolahan pangan khas daerahmu.
b. Tuliskan semua tahapan pembuatan makanan dan minuman tersebut dari bahan
sayuran kreasimu secara lengkap dan menarik. Misalnya, bahan dan alay tang
digunakan, proses pembuatannya, kemasan dan penyajiannya.
c. Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerja, keselamatan kerja, dan
kebersihannya.
d. Pada akhir kegiatan pembuatan produk, produk tersebut dirasakan oleh teman
ataupun guru di sekolah. Catatlah hasil penilaian teman dan guru terhadap
olehan pangan hasil buatan dan kreasi kamu sebagai bahan untuk refleksi/
evaluasi diri.
61
EVALUASI
Instrumen penilaian
A. Pilihan ganda
1. Berdasarkan perkembangbiaknya organ tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua
bagian yaitu vegetatif dan bagian generatif, yang termasuk bagian vegetatif
adalah...
A. buah .
B. biji
C. bunga
D. daun
2. Sayuran daun merupakan jenis sayuran yang dapat dikonsumsi pada bagian
daunnya, dibawah ini yang termasuk sayuran daun adalah...
A. paku .
B. asparagus
C. bit
D. selada
3. Sayuran batang yang dimanfaatkan adalah bagian batang dari tumbuhan yang
terdiri buku dan ruas, yang termasuk sayuran batang adalah...
A. paku
B. asparagus
C. bit
D. pokcay
4. Sayuran polong yang dimanfaatkan tidak hanya pada bagian polongnya tetapi kulit
bisa ikut dimakan, yang termasuk sayuran polong adalah...
A. kapri
B. brokoli
C. gadung
D. paprika
62
5. Sayuran umbi batang adalah batang yang tumbuh kedalam tanah, ujung batang
mengalami pembengkakan, yang termasuk sayuran umbi batang adalah...
A. kedelai .
B. kecombrang
C. talas
D. pare .
6. Sayuran buah dihasilkan dari penyerbukan dan pertumbuhan yang terjadi pada
organ bunga, yang termasuk sayuran bunga adalah...
A. brokoli
B. singkong
C. terong
D. kedelai
7. Sayuran umbi lapis adalah sayuran yang tumbuh dibawah permukaan tanah dan
menghasilkan lapisan umbi tebal, rimbun dan kalau sudah tua sayuran ini akan
menembak di atas tanah, contohnya adalah...
A. ubi jalar
B. bawang bombay
C. oyong
D. jamur tiram
8. Jenis Sayuran dengan nama latin Mushroom adalah...
A. sayuran umbi lapis
B. sayuran daun
C. sayuran buah
D. sayuran jamur
9. Jenis sayuran dengan nama latin leaf vegetables adalah...
A. sayuran batang
B. sayuran daun
C. sayuran buah
D. sayuran jamur
10. Jenis sayuran dengan nama latin fruit vegetables adalah...
A. sayuran umbi lapis
B. sayuran daun
63
C. sayuran buah
D. sayuran jamur
B. Uraian
1. Jelaskan pengertian sayuran!
2. Sebutkan 4 jenis sayuran berdasArkan bagian tanaman yang dimakan!
3. Sebutkan 4 jenis sayuran berdasarkan pigmen yang dikandung!
4. Sebutkan 4 contoh jenis sayuran polong
5. Sebutkan 4 contoh jenis sayuran berwarna ungu!
C. Praktik.
1. Buatlah rancangan pembuatan olahan bahan pangan sayuran menjadi makanan
dan/minuman kesehatan sesuai daerah tempat tinggal masing-masing!
2. Praktikan olahan bahan pangan sayuran menjadi makanan dan/minuman kesehatan
sesui dengan rancangan yang telah dibuat!
64
BAB IV
PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING
SAYURAN MENJADI PRODUK PANGAN
KD 3.4
Memahami rancangan pengolahan, penyajian dan pengemasan bahan hasil samping sayuran
menjadi produk pangan yang ada di wilayah setempat
KD 4.4
Mengolah, menyaji dan mengemas bahanpangan hasil samping sayuran menjadi produk
pangan yang ada di wilayah setempat.
Pertemuan Pertama
KD 3.4
Memahami rancangan pengolahan, penyajian dan pengemasan bahan hasil samping sayuran
menjadi produk pangan yang ada di wilayah setempat
Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan jenis bahan pangan hasil samping sayuran dan produknya.
2. Menjelaskan pengertian bahan pangan hasil samping sayuran
3. Mendiskripsikan kandungan dan manfaat dari bahan pangan hasil samping sayuran
4. Menjelaskan rancangan dan teknik pembuatan bahan pangan hasil samping sayuran menjadi
produk pangan yang ada di wilayah setempat
65
Kegiatan Peserta Didik 1
1. Mengamati gambar/ foto/video untuk mendapatkan pengetahuan tentang Jenis Bahan Pangan
Hasil Samping Sayuran
2. Menanyakan pada guru jika ada yang ingin diketahui lebih lanjut
A. Jenis Bahan Pangan Hasil Samping Sayuran
1. Bahan Pangan Hasil Samping Sayuran dan produk pangannya
a. Kulit Bawang
b. Batang dan Daun Brokoli
66
c. Tangkai daun hijau pada wortel
d. Kulit Kentang
67
e. Kulit Melinjo
f. Daun dan Batang Talas
68
Kegiatan Peserta Didik 2
1.Membaca teks untuk mendapatkan pengetahuan tentang
pengertian, Kandungan dan manfaat dari bahan hasil samping sayuran
2.Teknik rancangan pembuatan bahan hasil samping sayuran menjadi produk pangan.
B. Pengertian Bahan Pangan Hasil Samping Sayuran
Hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan dari
tanaman sayuran (selain dari pada bahan pangan utama sayuran) yang masih bisa
dimanfaatkan. Hasil utama dari tanaman sayuran yaitu daun, bunga, buah, akar,
batang maupun umbi dikategorikan sebagai bahan pangan utama. Bagian kulit
sayuran seperti kentang dan wortel, ataupun daun yang membungkus brokoli
dikategorikan sebagai bahan pangan hasil samping sayuran. Hasil samping sayuran
dapat dimanfaatkan sebagai olahan pangan yang dapat dikonsumsi oleh manusia dan
ada juga yang dikonsumsi oleh hewan.
C. Kandungan dan manfaat dari bahan hasil samping sayuran
1.Kulit Bawang.
Kulit bawang merupakan hasil samping sayuran umbi lapis diantaranya kulit
bawang merah, kulit bawang putih dan kulit bawang bombay. Kulit bawang
mengandung quercetin, yakni sebuah senyawa yang dapat membantu
menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh atau
antioksidan yang sangat tinggi. Di samping itu quercetin juga dapat mengurangi
peradangan, melawan alergi dan dapat mencegah penyakit jantung koroner.
Antioksidan dalam kulit bawang akan larut ke dalam makanan dan membuatnya
lebih sehat. Apabila kita tidak suka memakan kulit bawang, maka kulit bawang
tersebut dapat diambil pada saat makanan hendak disajikan.
2. Batang dan Daun Brokoli
Sayur brokoli yang biasa dikonsumsi adalah bunganya. Batang brokoli masih
dapat dimakan dengan mengupas sedikit bagian yang keras dari batangnya.
Demikian juga dengan daun yang menyelimuti bunga brokoli sangat nikmat jika
69
dimasak sop seperti kubis atau jus sayuran. Sedangkan batangnya bisa diolah
sebagai acar atau ditumis.
Nutrisi tidak hanya terkandung pada bunga brokoli, tetapi batang dan daun yang
menyelimuti bunga brokoli mengandung banyak nutrisi. Kandungan nutrisi pada
batang brokoli sama seperti yang terkandung dalam bunga brokoli. Daun brokoli
mengandung karotenoid, merupakan sumber vitamin A, yang memiliki sifat
mencegah kanker.
3. Tangkai Daun Hijau pada Wortel
Batang wortel tidak bercabang tetapi ditumbuhi tangkai daun yang dalam satu
batang terdiri atas empat sampai tujuh tangkai daun berukuran panjang. Tangkai
daun agak tebal dan kaku namun permukaan daunnya halus. Tangkai daun hijau
pada wortel inilah hasil samping sayuran wortel. Biasanya tangkai daun hijau
pada wortel tidak digunakan, namun ternyata masih bisa dimanfaatkan.
Tangkai hijau daun pada wortel mengandung banyak nutrisi yaitu memiliki
banyak antioksidan yang baik untuk kesehatan. Daun hijau kaya akan kalsium,
magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, serta vitamin K. Kandungan
tersebut membantu melawan kanker usus besar dan memperkuat tulang. Kalian
dapat memasak daun hijau menjadi sayur, dicampur dengan bawang putih,
minyak zaitun, kacang tanah, garam, dan keju.
4. Kulit Kentang
Kentang kaya akan kandungan dan manfaat, tetapi kulit kentang teryata lebih
baik dari kentang itu sendiri. Nutrisi kentang paling banyak terdapat pada bagian
bawah kulitnya. Bagian kulit kentang kaya akan asam klorogenik, yaitu polifenol
yang mencegah mutasi sel-sel yang mengarah pada kanker. Asam klorogenik
berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang
berpotensi menjadi obat kanker alami. Selain itu, kulit kentang banyak
mengandung serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, kalsium, kalium,
vitamin A, B, C.
5. Kulit Melinjo
Kulit biji melinjo berwarna hijau saat mentah, dan berubah menjadi warna
kuning dan merah setelah matang. Tanaman melinjo yang biasa dimanfaatkan
adalah daun dan biji melinjo. Biji melinjo umumnya dibuat emping dan jika
70
dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan asam urat. Biji melinjo juga
mengandung antioksidan yang tinggi yang berguna sebagai pencegah radikal
bebas seperti penyakit kanker dan jantung. Berdasarkan hasil penelitian, kulit
melinjo mengandung energi yang tinggi, karbohidrat, protein, lemak, kalsium,
fosfor, vitamin A, B1, dan C. Selain itu, kulit melinjo juga menghasilkan
ekstrak anti asam urat. Jika biji melinjo akan menyebabkan sakit asam urat,
namun kulit melinjo merupakan obat asam urat. Kadar energi yang tinggi sangat
baik untuk dijadikan sumber minuman dengan glukosa tinggi.
6. Daun dan Batang Talas
Hasil samping dari talas adalah daun, batang dan akar talas. Daun dan batang
dapat dimanfaatkan sebagai olahan produk pangan yang menunjang kesehatan
tubuh, namun akar talas lebih banyak dibuat sebagai obat. Kandungan nutrisi
yang terdapat pada daun talas seperti polifenol, protein, karbohidrat, lemak,
kalsium fosfor, zat besi dan juga beberapa vitamin A, B1 dan C yang dapat
melancarkan pencernaan.
Sedangkan batang daun talas mengandung saponin. Batang atau tangkai dapat
menimbulkan rasa gatal. Untuk menghilangkan rasa gatal tersebut, kupas kulit
batang talas hingga bersih dan potong-potong dengan ukuran sedang, lalu rebus
dalam air mendidih hingga masak, kemudian tiriskan.
D. Teknik rancangan pembuatan bahan hasil samping sayuran menjadi produk
pangan.
Tahapan pengolahan bahan hasil samping sayuran menjadi produk pangan.
Perencanaan Pelaksanaan Penyajian/pengemasan Evaluasi
1. Identifikasi 1. Persiapan 1.Persiapan alat penyajian Catatan:
kebutuhan alat dan modernn/ pengemasan penilaian Tahap
modernn akhir proses
2. Ide/gagasan bahan pembuatan
2. Proses pengolahan hasil
pembuatan samping sayuran
produk menjadi produk
pangan pangan.
71
Kegiatan Peserta Didik 3
Mengerjakan LKPD 3.4.1
LKPD 3.4.1
Identifikasikan bahan hasil samping berikut berdasarkan kandungan dan
manfaatnya!
NO Bahan Hasil samping Kandungan Manfaat
sayuran
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
72
Kegiatan Peserta Didik 4
Mengerjakan LKPD LKPD 3.4.2
LKPD 3.4.2
A. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan pengertian hasil samping sayuran?
2. Kandungan dan manfaat apa yang terdapat pada kulit bawang?
3. Apa saja kandungan nutrisi yang terdapat pada tangkai daun hijau wortel?
4. Manfaat apa sajakah yang terkandung pada kulit melinjo?
5. Kandungan nutrisi apakah yang terdapat pada daun dan batang talas?
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar!
1. Sebuah senyawa yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan
mendukung sistem kekebalan tubuh atau antioksidan yang sangat tinggi pada
kulit bawang adalah …….
2. Kandungan nutrisi pada batang brokoli yaitu …………
3. Polifenol yang mencegah mutasi sel-sel yang mengarah pada kanker pada bagian
kulit kentang adalah ……..
4. Olahan pangan di bawah ini dimasak dengan menggunakan bahan hasil samping
….
5. Teknik pengolahan pangan hasil samping sayuran di bawah ini adalah….
73
Pertemuan Kedua
KD 4.4
Mengolah, menyaji dan mengemas bahanpangan hasil samping sayuran menjadi produk
pangan yang ada di wilayah setempat.
Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran peserta didik diharapkan dapat :
1. Mengolah bahan pangan hasil samping sayuran menjadi produk pangan
2. Menyajikan atau mengemas produk pangan dari bahan pangan hasil samping sayuran
Kegiatan Peserta Didik 1
Membaca teks untuk praktik mengolah, menyajikan, dan mengemas olahan hasil samping sayuran
A. Tahapan Pengolahan Hasil Samping Sayuran Menjadi Produk Pangan.
Bakwan Batang Brokoli
74
1. Perencanaan
a. Identifikasi Kebutuhan
Pada suatu sore hujan deras, udara terasa dingin dan perut terasa lapar. Di
kulkas ibu mempunyai brokoli yang akan dimasak, ada sedikit wortel dan
daun bawang. Makanan apa yang dapat dinikmati di udara yang dingin ini.
b. Ide/ Gagasan
Brokoli yang akan dimasak ibu batangnya tidak terpakai, maka tercetus ide
untuk membuat makanan “Bakwan Batang Brokoli” agar dapat menghangatkan
suasana yang dingin ini.
2. Pelaksanaan
a. Bahan dan Alat
Bahan:
Bakwan Batang Brokoli
batang brokoli, wortel, telur, kaldu bubuk, terigu, air, minyak goreng
Gambar . Bahan-bahan pembuatan Bakwan Batang Brokoli
Alat:
75
b. Proses
1. Kupas bagian luar batang brokoli, ambil putihnya saja.
2. Cuci dan kupas wortel lalu serut begitu juga batang brokolinya.
3. Masukkan serutan wortel, batang brokoli, tepung terigu, kaldu bubuk
dalam wadah.
4. Tambahkan telur dan air ke dalam wadah tersebut. Aduk rata sampai
tercampur.
5. Panaskan minyak goreng secukupnya dalam wajan, lalu setelah minyak
panas, goreng bakwan sesuaikan ukurannya. Gunakan api sedang
sampai warna coklat kekuningan.
3. Penyajian
76
Kegiatan Peserta Didik 2
Mengerjakan LKPD 4.4.1
LKPD 4.4.1
1. Buatlah rancangan pengolahan bahan pangan makanan atau minuman dari
hasil samping sayuran menurut kreasimu.
2. Tuliskan semua tahapan pembuatan dengan tata urutan sbb:
1. Perencanaan
a. Idetifikasi kebutuhan
b. Ide/ Gagasan
2. Pelaksanaan
a. Persiapan (yaitu merancang, seleksi bahan dan alat yang
digunakan)
b. Proses Pembuatan
3. Penyajian/ Pengemasan
Tulislah atau ketik dengan rapi pada kertas (HVS, Folio, atau BC) dengan
ukuran kertas Folio. Buat semenarik mungkin sesuai dengan kreatifitas
masing-masing.
Kegiatan Peserta Didik 3
Mengerjakan LKPD 4.4.2
LKPD 4.4.2
Buatlah makanan/ minuman berdasarkan Rancangan yang sudah kalian buat diatas!
77
EVALUASI
Instrumen penilaian
A. Pilihan ganda
1. Bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan dari tanaman sayuran (selain dari
pada bahan pangan utama sayuran) yang masih bisa dimanfaatkan adalah pengertian...
A. sayuran hijau .
B. Sayuran hasil kebun
C. hasil samping sayuran
D. hasil utama sayuran
2. Brokoli merupakan sayuran kelompok bunga, dalam pemanfaatan hasil samping
brokoli adalah bagian...
A. Batang dan daun .
B. Kulit dan bunga
C. Kayu dan sulur
D. Biji dan buah
3. Kulit kentang menurut hasil penelitian, ternyata memiliki lebih banyak nutrisi
dibandingkan dengan kentang itu sendiri. Kandungan gizi kulit kentang diantaranya
adalah...
A. niasin
B. nitrogen
C. mangan
D. asam klorogenik
4. Daun dan tangkai wortel yang hijau merupakan hasil samping sayuran yang memiliki
nutrisi antioksidan, kalsium dan masih banyak lagi, daun dan tangkai wortel dapat kita
masak contohnya dimasak...
A. buntil
B. oseng-oseng
C. balado
D. opor
78
5. Zat gisi pada umbi kentang dalam hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan
nutrisi yang paling banyak terdapat dibagian...
A. Tengah-tengah kentangnya .
B. Kulit ari terluar kentang
C. Daun hijaunya
D. bawah kulitnya .
6. Masakan yang disebut buntil yang terbuat dari daun hasil samping sayuran, biasanya
dibuat dari bahan daun...
A. talas
B. kentang
C. wortel
D. melinjo
7. Hasil samping sayuran yang memiliki kandungan menghasilkan ekstrak asam urat jika
dikonsumsi, bahan hasil samping ini adalah...
A. kulit bawang
B. kulit kentang
C. kulit melinjo
D. batang talas
8. Kandungan gizi yang disebut quercetin yakni sebuah senyawa yang dapat membantu
menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh atau antioksidan
yang sangat tinggi, zat ini terdapat pada bahan hasil samping sayuran yaitu...
A. Daun talas
B. kulit bawang
C. batang brokoli
D. kulit melinjo
79
9. Perhatikan gambar berikut! Masakan ini disebut masakan....
A. Oseng-oseng kulit melinjo
B. Buntil kulit melinjo
C. Balado kulit melinjo
D. Kulit mlinjo krispy
E. Kulit melinjo masak rendang
10. Batang talas sebagai bahan hasil samping sayuran yang dapat dimanfaatkan menjadi
produk pangan ternyata dapat menimbulkan rasa gatal, cara menghilangkan gatal pada
batang talas adalah...
A. Rendam dalam air garam 15 menit, potong-potong, lalu tiriskan
B. Potong-potong lalu digoreng sebentar dalam minyak panas
C. Cuci bersih dalam, rendam dalam air panas, lalu goreng sebentar, tiriskan
D. kupas kulit sampai bersih, potong-potong, rebus hingga masak lalu tiriskan
B. Uraian
6. Jelaskan pengertian bahan hasil samping sayuran!
7. Sebutkan 6 macam bahan hasil samping sayuran yang dapat dimanfaatkan
dibuat menjadi produk pangan!
8. Sebutkan 6 kandungan nutrisi pada bahan hasil samping sayuran kulit kentang!
9. Jelaskan pengertian asam klorogenik yang terdapat pada kulit kentang!
10. Sebutkan 6 kandungan nutrisi pada daun hijau wortel sebagai bahan hasil
samping sayuran!
C. Praktik.
3. Buatlah rancangan pembuatan olahan bahan hasil samping sayuran menjadi
produk pangan sesuai daerah tempat tinggal masing-masing!
4. Praktikan olahan bahan hasil samping sayuran menjadi produk pangan sesui
dengan rancangan yang telah dibuat!
80
81