The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Panduan PFA mencakup layanan awal dalam konteks bencana/kritis di ranah sosial dan psikologis.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ruswan.bks, 2021-10-06 20:23:25

Pertolongan Psikososial Pertama, Panduan Bagi Relawan Bencana

Buku Panduan PFA mencakup layanan awal dalam konteks bencana/kritis di ranah sosial dan psikologis.

Keywords: Memahami PFA,Bagaimana Cara Membantu Dengan Bertanggung Jawab,Memberikan PFA,Peduli Pada Diri Sendiri dan Rekan Anda,Mempraktikan Apa Yang Telah Anda Pelajari

Wanita: Saya melihat mereka mengambil tubuh dari reruntuhan. Saya rasa itu
adalah teman saya! [Menangis]

Anda: Saya sangat menyesal tentang peristiwa ini. Namun perlu Anda ketahui,
saat ini tim penyelamat sedang bekerja dan kami akan mencari tahu bagaimana
kondisi orang-orang yang berada di dalam gedung.

[Percakapan berlangsung selama 10 menit, yang meliputi kegiatan Anda dalam
mendengarkan cerita wanita tersebut dan memperhatikan kebutuhan serta
keresahannya. Percakapan secara singkat diakhiri seperti di bawah ini:…]

Wanita: Saya harus mencari tahu apakah keluarga saya baik-baik saja. Tetapi,
saya kehilangan ponsel saya ketika gempa terjadi dan saya tidak tahu bagaimana
caranya untuk kembali ke rumah.

Anda: Saya dapat membantu Anda untuk menelepon keluarga Anda dan kemudian
kita bisa mengetahui bersama bagaimana caranya supaya Anda dapat menemukan
anggota keluarga Anda.

Wanita: Terima kasih. Hal tersebut mungkin dapat membantu banyak.

Di dalam contoh percakapan ini, lakukanlah.

» Perkenalkan diri Anda dengan menyebutkan nama Anda dan beritahulah nama
agen tempat Anda bekerja.

» Tanyakanlah kepada orang tersebut apakah ia bersedia untuk berbicara.
» Ajak berbicara orang tersebut dengan menyebutkan namanya, terutama dengan

menggunakan panggilan seperti “Bapak, Ibu, Mbak ataupun Mas”, disesuaikan
dengan usianya.
» Lindungi orang yang mengalami stres dari risiko terkena bahaya lebih lanjut
dengan mencari dan pindah ke tempat yang lebih aman.
» Berikan penawaran kepada orang yang tertekan agar mereka merasa nyaman
(misalnya: memberikan air putih).
» Dengarkan dan temani orang yang sedang tertekan, tanpa memaksa mereka
untuk berbicara.
» Refleksikan kembali mengenai tindakan yang sesuai, yang telah dilakukan orang
tersebut (misalnya: keluar dari gedung ketika terjadi gempa).
» Luangkan waktu untuk mendengarkan.
» Identifikasi kebutuhan dan kekhawatiran orang tersebut.
» Pahamilah rasa kekhawatiran seseorang terhadap kemungkinan kehilangan
rekan-rekannya.
» Berikan penawaran untuk membantu menghubungkan orang tersebut dengan
anggota keluarga mereka.

45 Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana

Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghubungkan orang dengan informasi dan
dukungan praktis?

» Tantangan apa yang mungkin ada dalam situasi ini untuk mencari tahu tentang
sumber daya yang tersedia (makanan, tempat tinggal, air) atau layanan untuk
orang-orang yang terkena dampak?

» Kekhawatiran dan kebingungan apa yang mungkin ada di dalam pikiran
seseorang? Saran praktis apa yang bisa saya berikan untuk membantu mereka
mengatasi masalah mereka?

» Informasi apa yang dibutuhkan oleh orang-orang yang terkena dampak? Di
mana sekiranya saya akan menemukan informasi yang sudah diperbarui dan
informasi yang dapat dipercaya tentang peristiwa krisis?

» Apa yang dapat saya lakukan untuk menghubungkan orang rersebut dengan
keluarga terdekat mereka? tantangan apa yang mungkin ada?

» Kebutuhan apa yang dibutuhkan untuk anak-anak dan remaja atau orang
dengan kondisi kesehatan tertentu? Bagaimana caranya agar saya dapat
menghubungkan orang-orang yang rentan dalam kondisi fisik, mental,
maupun psikologis dengan orang-orang terdekatnya ataupun pelayanan yang
dibutuhkan?

5.2 SKENARIO KASUS 2: KEKERASAN DAN PENGUNGSIAN

Sekelompok pengungsi sedang dibawa ke lokasi baru menggunakan truk dan BAB 5
diberitahu bahwa mereka akan hidup di tempat baru yang mereka datangi. Mereka
dipindahkan karena telah terjadi perang di daerah mereka sebelumnya. Ketika mereka
turun dari truk, beberapa dari mereka menunjukan reaksi yang berbeda. Ada yang
menangis, ketakutan, tampak kebingungan, sementara yang lain mendesah lega.

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana 46

Kebanyakan pengungsi merasa takut dan ragu dengan kondisi tempat baru ini dan
tidak tahu di mana mereka akan tidur, makan, atau menerima perawatan kesehatan.
Beberapa tampak takut ketika mereka mendengar suara keras dan berpikir bahwa
suara tersebut merupakan suara tembakan. Anda seorang relawan yang bertugas
untuk mendistribusikan makanan dan telah diminta untuk membantu di bagian
distribusi.

Ketika Anda mempersiapkan untuk membantu, cobalah pertimbangkan apa yang
Anda ingin tahu tentang situasi ini.

» Siapa orang-orang yang akan saya bantu? Apa latar belakang budaya mereka?
» Apakah ada suatu perilaku ataupun kebiasaan yang harus saya ikuti? Sebagai

contoh, apakah lebih sesuai jika relawan perempuan diharuskan untuk
berbicara atau membantu pengungsi yang juga berjenis kelamin perempuan?
» Seberapa jauh mereka telah berpergian? Apa yang saya tahu tentang konflik
yang mereka alami?
» Apa layanan yang tersedia untuk para pengungsi?
» Jika saya bekerja dalam sebuah tim, bagaimana cara kita agar mampu mengatur
diri ketika membantu seseorang dalam situasi seperti ini? Apa tugas yang akan
dilakukan setiap orang dalam suatu tim? Bagaimana cara untuk berkoordinasi
dengan kelompok lain sesama penolong?

Ketika Anda menghadapi kelompok pengungsi, apa yang harus Anda cari?

» Apa yang akan sebagian besar pengungsi butuhkan? Apakah mereka lapar, haus
atau lelah? Apakah ada yang terluka atau sakit?

» Apakah ada keluarga atau orang-orang dari desa yang sama dalam kelompok
pengungsi?

» Apakah ada anak-anak tanpa pendamping atau remaja? Siapa lagi yang mungkin
membutuhkan bantuan khusus?

» Individu dalam kelompok pengungsi tampaknya akan mengalami berbagai jenis
reaksi terhadap krisis. Apa jenis respons emosional yang mungkin Anda lihat?

Saat Anda mendekati orang di antara kelompok pengungsi, bagaimana cara terbaik
Anda agar bisa mendengarkan keresahan mereka dan memberikan kenyamanan?

» Bagaimana cara saya memperkenalkan diri ketika ingin menawarkan dukungan?
» Orang-orang yang mengalami atau menyaksikan kekerasan mungkin sangat

ketakutan dan merasa tidak aman.
» Bagaimana saya bisa mendukung mereka dan membantu mereka merasa

tenang?
» Bagaimana saya bisa mengetahui kebutuhan dan keinginan orang-orang yang

mungkin membutuhkan bantuan khusus, seperti perempuan?
» Bagaimana cara saya untuk mendekati dan membantu anak-anak tanpa

pendamping dan remaja?

47 Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana

CONTOH PERCAKAPAN DENGAN ANAK TANPA PENDAMPING BAB 5

Di dalam kelompok pengungsi, Anda melihat seorang anak yang berusia sekitar 10
tahun berdiri sendirian dan tampak sangat ketakutan.

Anda: [menyetarakan tubuh agar sejajar dengan anak] Hai, nama saya adalah __.
Saya bekerja untuk agensi __ dan saya di sini untuk membantu. Siapa nama kamu?

Anak: [melihat ke bawah dan berbicara lembut] Adam.

Anda: Halo Adam. Kamu telah melakukan perjalanan panjang untuk sampai ke
sini. Apakah kamu haus? [Berikan penawaran untuk meningkatkan kenyamanan
kepada sang anak, seperti makanan atau minuman, bahkan selimut jika memang
Anda memilikinya.] Di mana keluargamu?

Anak: Saya tidak tahu. [Mulai menangis]

Anda: Saya bisa melihat jika kamu merasakan takut, Adam. Saya akan mencoba
untuk membantu dan menghubungkan kamu dengan orang-orang yang akan
membantu untuk menemukan keluarga kamu. Katakan siapa namamu dan dari
mana kamu berasal?

Anak: Ya, saya Adam Duvall. Saya dari desa _______.

Anda: Terima kasih, Adam. Kapan terakhir kali kamu melihat keluargamu?

Anak: Kakak perempuanku ada di sana ketika truk-truk datang untuk membawa
kita kemari. Tapi sekarang saya tidak dapat menemukan kakak perempuan saya.

Anda: Berapa umur kakakmu? Siapa namanya?

Anak: Namanya Rose. Dia 15 tahun.

Anda: Saya akan mencoba untuk membantu kamu menemukan kakakmu. Di mana
orangtuamu?

Anak: Kita semua berlari dari desa ketika kami mendengar suara tembakan. Kami
terpisah dari orang tua saya [menangis].

Anda: Saya minta maaf, Adam. Pasti hal tersebut sangat menakutkan bagi kamu.
Yang perlu kamu ketahui, kamu sekarang berada dalam kondisi aman.

Anak: Saya takut!

Anda: [dengan cara yang hangat] Saya mengerti. Saya ingin membantu kamu.

Anak: Apa yang harus saya lakukan?

Anda: Saya bisa menemani kamu untuk sementara waktu dan kita dapat mencoba
untuk menemukan kakakmu. Apakah kamu menginginkan hal tersebut?

Anak: Ya, terima kasih.

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana 48

Anda: Apakah ada hal lain yang mengkhawatirkan kamu atau kebutuhan lain yang
kamu butuhkan?

Anak: Tidak

Anda: Adam, saat ini yang perlu kita lakukan adalah berbicara kepada orang-
orang di sana, yang dapat membantu menemukan kakak atau keluargamu lainnya.
Aku akan mengajak kamu untuk berbicara dengan mereka. [Hal ini penting untuk
mengajak anak agar anak mendaftarkan keluarganya dalam organisasi pencarian
jejak keluarga atau mendaftarkan dirinya pada organisasi perlindungan anak, jika
tersedia]

Dalam contoh percakapan ini, pastikan bahwa Anda:

» melihat anak tanpa pendamping di kerumunan pengungsi;
» menyepadankan diri dengan anak sehingga kontak mata dapat setara;
» berbicara dengan tenang dan ramah kepada anak;
» menemukan informasi tentang keluarga anak, termasuk nama saudara

perempuannya; dan
» temani anak sambil menunggu informasi dan hasil lebih lanjut tentang

pencarian keluarga, serta ajak anak untuk tinggal sementara di tempat yang
lebih aman sampai keluarganya ditemukan.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghubungkan orang dengan informasi dan
dukungan praktis?

» Apa kebutuhan dasar yang mungkin dibutuhkan seseorang? Layanan apa yang
tersedia? Bagaimana cara orang-orang untuk mengakses layanan tersebut?

» Apa informasi yang akurat dan dapat digunakan untuk merencanakan
perawatan kepada para pengungsi ini? Kapan dan di mana orang dapat
menemukan informasi lebih lanjut tentang apa yang terjadi?

» Bagaimana saya dapat membantu melindungi masyarakat yang rentan dalam
kondisi fisik ataupun psikologis, seperti perempuan atau anak-anak tanpa
pendamping, dari risiko yang diterima lebih lanjut?

» Bagaimana saya bisa menghubungkan orang yang rentan dalam kondisi fisik
ataupun psikologis dengan orang-orang terdekat mereka dan layanan yang
dibutuhkan?

» Apa kebutuhan khusus yang mungkin dibutuhkan, termasuk mereka yang telah
mengalami kekerasan?

» Apa yang dapat saya lakukan untuk menghubungkan mereka dengan orang-
orang terdekatnya ataupun pelayanan yang dibutuhkan?

49 Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana

5.3 SKENARIO KASUS 3: KECELAKAAN

Anda bepergian dan melewati desa yang ramai, lalu seketika Anda menyadari BAB 5
adanya tragedi kecelakaan di jalanan. Tampaknya, ada seorang pria yang sedang
menyeberang jalan dengan istrinya dan seorang anak ditabrak oleh mobil yang lewat.
Pria itu tergeletak di tanah, mengalami pendarahan, dan tidak bergerak. Istri dan
putrinya berada di dekatnya. Istrinya menangis dan gemetar, sementara putrinya
berdiri tak bergerak dan diam. Beberapa warga desa berkumpul di jalanan di sekitar
lokasi kecelakaan. Anda perlu bereaksi cepat dalam situasi ini, tapi luangkan waktu
untuk tetap tenang dan mempertimbangkan hal berikut saat Anda mempersiapkan
untuk membantu:

» Apakah ada kekhawatiran terhadap keamanan pada orang lain ataupun diri saya
sendiri?

» Bagaimana saya bisa mengatasi situasi ini?
» Apa tindakan yang perlu dilakukan segera, terutama untuk orang yang terluka

parah?
Apa yang penting untuk dicari?
» Siapa yang membutuhkan bantuan? Apa jenis bantuan yang mereka butuhkan?
» Bantuan apa yang bisa langsung saya berikan dan bantuan khusus apa yang
diperlukan?
» Siapa yang sekiranya dapat membantu saya? Apakah orang-orang di sekitar
lokasi kecelakaan dapat memberikan bantuan? Apakah orang-orang di sekitar
lokasi memiliki kecendrungan untuk tidak menganggu situasi yang ada atau
bahkan tidak menolong?

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana 50

» Ketika Anda melakukan kontak dengan orang-orang yang terlibat dalam
kecelakaan, bagaimana Anda dapat melakukan tindakan yang terbaik dengan
cara mendengarkan dan memberikan kenyamanan?

» Bagaimana cara saya dalam memperkenalkan diri untuk menawarkan
dukungan?

» Bagaimana saya bisa membantu orang agar selalu dalam kondisi aman dan
terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi? Apakah ada kekhawatiran khusus
yang dialami si anak karena telah menyaksikan ayahnya yang cedera, sehingga
muncul perasaan bingung dan terkejut? Dapatkah ibunya merawat sang putri
dan menghiburnya saat ini?

» Di mana saya dapat memberikan PFA yang aman dan dalam kondisi yang relatif
tenang?

» Bagaimana cara saya untuk menanyakan kepada orang-orang mengenai
kebutuhan dan kekhawatiran mereka?

» Bagaimana cara saya untuk memberikan kenyamanan dan menenangkan orang-
orang yang terkena dampak dari suatu peristiwa?

CONTOH PERCAKAPAN DAN TINDAKAN: PENGOBATAN
DARURAT

Ketika Anda melihat secara cepat suatu kecelakaan, Anda mengobservasi untuk
memastikan apakah Anda dapat mendekati lokasi kecelakaan dengan aman.
Kondisi jalanan masih sangat ramai dan dipenuhi oleh korban kecelakaan
serta orang-orang yang hanya menonton kejadian tersebut. Anda juga khawatir
mungkin laki-laki tersebut terluka parah.

Anda: Ada yang sudah menelepon ambulans?

Penduduk desa: Tidak.

Anda: [ke desa terdekat] Bisakah Anda memanggil ambulans segera?

Penduduk desa: Ya, saya akan mencobanya!

Anda: [ke penonton lainnya] Kita perlu mencoba untuk mengarahkan lalu lintas.
Bisakah Anda membantu mengatur lalu lintas?

[Beberapa penduduk desa mengarahkan lalu lintas]

[Saat Anda mendekati orang-orang yang terkena dampak, Anda melihat salah satu
penduduk desa akan memindahkan orang yang terluka.]

51 Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana

Anda: Jangan memindahkannya terlebih dahulu! Dia mungkin memiliki cedera BAB 5
pada lehernya. Kami telah memanggil ambulans!

[Jika Anda atau seseorang di sekitarnya dilatih untuk melakukannya, berikan PFA
untuk orang yang terluka. Periksa atau mintalah bantuan seseorang di sekitar
Anda untuk membantu memastikan istri dan anak perempuannya tidak terluka.
Ketika korban laki-laki atau sang ayah sudah ditangani dengan tepat dan Anda
yakin orang lain yang terkena dampak tidak mengalami cedera serius, berikan
PFA.]

Anda: Nama saya __. Saya telah memanggil ambulans. Apakah Anda atau anak
Anda terluka?

Istri: [menangis dan gemetar] Tidak, aku tidak terluka.

Anda: [tenang dan hangat] Siapa nama Anda?

Istri: [menangis] Hanna, Anda bisa memanggil saya Hanna... Oh, suami saya!
Suami saya!

Anda: Hanna, saya mengerti bahwa Anda sangat ketakutan. Kami telah
memanggil ambulan untuk membantu suami Anda. Saya akan menemani Anda
untuk sementara waktu. Apakah Anda dan anak Anda memiliki kebutuhan atau
permasalahan lain saat ini?

Istri: Apakah anak saya dalam kondisi baik-baik saja?

Anda: Putri Anda tampaknya tidak terluka. Dapatkah Anda memberitahu saya
namanya putri Anda sehingga saya dapat berbicara dengannya?

Istri: [mengambil tangan putrinya] ini adalah Sarah.

Anda: [menyapa dengan hangat dan menyetarakan tubuh dengan anak] Hi Sarah.
Namaku adalah ___. Aku di sini untuk membantu kamu dan Ibumu.

[Melanjutkan percakapan dan Anda memahami bahwa putri tersebut tidak ingin
berbicara. Sang Ibu mengatakan bahwa kondisi seperti ini tidak biasanya terjadi
pada putrinya dan sang Ibu tetap fokus pada suaminya. Ibu juga mengatakan dia
ingin pergi dengan Ayah ke rumah sakit untuk tinggal bersamanya, sehingga si
putri berisiko menghabiskan malam sendirian di rumah.]

Anda: Hanna, akan jauh lebih baik jika anak Anda tetap dengan Anda atau
ditemani oleh seseorang yang Anda percaya. Dia tampaknya sangat takut
dengan apa yang terjadi dan hal yang terbaik adalah dengan tidak meninggalkan
sang putri sendirian dalam kondisi seperti ini. Apakah ada seseorang yang Anda
percaya yang bisa tinggal bersamanya?

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana 52

Istri: Ya, adikku bisa membantu. Sarah sangat dekat dengannya.
Anda: Dapatkah saya membantu Anda untuk menelepon adik Anda?
Istri: Ya, silakan!
[Anda membantu si istri untuk menghubungi adiknya dan memberitahukan
kepadanya bahwa sang putri akan bermalam bersama si Bibi. Anda juga
menyarankan kepada si Ibu untuk membawa anak tersebut ke klinik kesehatan
terdekat jika ia tetap diam selama beberapa hari mendatang.]
Anda: Ketika ambulan tiba, saya akan mencari tahu di mana mereka akan
membawa suami Anda dan memberitahu kepada Anda apakah Anda bisa pergi
dengan suami Anda.
[Ketika ambulan tiba, Anda memastikan bahwa keluarga yang tersisa (ibu dan
putri) tetap bersama-sama ketika suaminya yang terluka dibawa ke rumah sakit.]

Dalam contoh percakapan dan tindakan ini, Anda dapat memahami bahwa yang perlu
dilakukan adalah:

» amati dengan cepat situasi krisis untuk memastikan apakah aman untuk
memasuki lokasi kejadian dan untuk melihat korban yang terluka parah;

» memastikan segera memanggil ambulans untuk membawa korban yang terluka.
hal tersebut juga dapat mencegah korban untuk mengalami kemungkinan
terluka lebih lanjut;

» mencoba untuk bekerja dengan cara mencegah terjadinya bahaya lebih
lanjut, baik kepada diri sendiri maupun orang lain (misalnya: berhati-hati saat
melintasi jalanan lokasi kejadian krisis);

» berbicara hormat dan hangat dengan sang istri dan anak;
» menyepadankan tubuh hingga setara dan dapat melakukan kontak mata dengan

anak;
» membantu si istri untuk menjaga putrinya; dan
» mengambil langkah-langkah yang tepat untuk selalu bersama keluarga yang

tertinggal ketika suaminya yang terluka sedang dibawa ke rumah sakit.

53 Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana

Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghubungkan orang dengan informasi dan
dukungan praktis?

» Apa kebutuhan dasar yang mungkin dibutuhkan oleh orang yang tidak
mengalami cedera namun kondisinya tertekan dalam situasi krisis ini?

» Apa kekhawatiran dan keprihatinan yang mungkin dipikirkan oleh orang-orang
yang ada di skenario ini?

» Informasi apa yang akan mereka inginkan?
» Apa yang dapat saya lakukan untuk menghubungkan orang dengan orang yang

mereka cintai, yang dapat membantu untuk mendukung mereka?

BAB 5

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana 54

REFERENSI

Bisson JI & Lewis C. 2009. Systematic Review of Psychological First Aid.
Commissioned by the World Health Organization (available upon request).

Brymer M, Jacobs A, Layne C, Pynoos R, Ruzek J, & Steinberg A. 2006. Psychological
First Aid: Field operations guide (2nd ed.). Los Angeles: National Child Traumatic
Stress Network and National Center for PTSD. Diakses dari http://www.nctsn.org/
content/psychological-first-aid dan http://www.ptsd.va.gov/professional/manuals/
psych-first-aid.asp.

Freeman C, Flitcroft A, & Weeple P. 2003. Psychological First Aid: A Replacement for
Psychological Debriefing. Short-Term post Trauma Responses for Individuals and
Groups. The Cullen-Rivers Centre for Traumatic Stress, Royal Edinburgh Hospital.

Hobfoll S, Watson P, Bell C, Bryant R, Brymer M, and Friedman M. 2007. Five essential
elements of immediate and mid-term mass trauma intervention: Empirical evidence.
Psychiatry, 70(4):283-315.

Inter-Agency Standing Committee (IASC). 2007. IASC Guidelines on Mental Health and
Psychosocial Support in Emergency Settings. Geneva: IASC. Diakses dari http://www.
who.int/mental_health_psychosocial_june_2007.pdf

International Federation of the Red Cross. 2009. Module 5: Psychological First Aid and
Supportive Communication. In: Community-Based Psychosocial Support, A Training
Kit (Participant’s Book and Trainers Book). Denmark: International Federation
Reference Centre for Psychosocial Support. Diakses dari www.ifrc.org/psychosocial

Pynoos, R, Steinberg, A, Layne, C, Briggs, E, Ostrowski, S & Fairbank, J. 2009. DSM-V
PTSD Diagnostic Criteria for Children and Adolescents: A developmental perspective
and recommendations. Journal of Traumatic Stress, 22(5):391-8.

The Sphere Project. 2011. Humanitarian Charter and Minimum Standards in Disaster
Response. Geneva: The Sphere Project. Diakses dari http://www.sphereproject.org.

TENTS Project Partners. The TENTS Guidelines for Psychosocial Care following
Disasters and Major Incidents. Diakses dari http://www.tentsproject.eu.

War Trauma Foundation and World Vision International. 2010. Psychological
First Aid Anthology of Resources. Diakses dari www.wartrauma.nl dan www.
interventionjournal.com

World Health Organization. 2010. mhGAP Intervention Guide for Mental Health,
Neurological and Substance Use Disorders in Non-Specialized Health Settings.
Geneva: WHO Mental Health Gap Action Programme. Diakses dari http://www.who.
int/mental_health/mhgap

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana

NOTE

REFERENSI

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana 56

PENGGUNAAN BUKU MANUAL PFA INI DISARANKAN OLEH

Action Contre la Faim
American Red Cross
CARE Austria
Church of Sweden
HealthNet TPO
International Committee of the Red Cross
International Medical Corps
International Organization for Migration
Medicos del Mundo Mercy Corps
NGO Forum for Health
Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights
Plan International
Regional Phsychosocial Support Initiative - REPSSI
Terre des Hommes
UNICEF
United Nations Department of Management
United Nations Department of Safety and Security
United Nations High Commissioner for Refugees
War Child

Pertolongan Psikologis Pertama: Panduan bagi Relawan Bencana


Click to View FlipBook Version