NILAI-NILAI
DASAR BELA NEGARA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena atas rahmat dan ridha-Nya, telah selesai
disusun Ringkasan Materi yang merupakan bagian
terpenting dari sebuah dokumen. Ringkasan Materi
“Nilai-nilai Dasar Bela Negara” sebagai upaya untuk
mempermudah peserta Diklat Bela Negara dalam
mengikuti kegiatan proses pembelajaran di Pusdiklat
Bela Negara Badiklat Kemhan.
Dengan Ringkasan Materi ini, diharapkan proses
pembelajaran dapat berlangsung dengan baik sehingga
dapat mencapai tujuan dan sasaran Diklat. Ringkasan
Materi ini masih perlu terus disempurnakan agar sesuai
dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi serta
dinamika yang terjadi. Untuk itu, selain membaca
Ringkasan Materi ini, para peserta Diklat diharapkan
dapat membaca referensi lain yang relevan, serta
berusaha aktif berinteraksi selama mengikuti
pembelajaran di kelas yang di fasilitasi oleh Widyaiswara
/Narasumber.
Selamat belajar dan semoga Tuhan Yang Maha
Esa selalu memberikan bimbingan agar peserta Diklat
sukses dalam mengikuti Diklat Bela Negara di Pusdiklat
Bela Negara Badiklat Kemhan.
Aamiin dan terima kasih.
Jakarta, 2019
Kepala
Bidang Operasional
Ade Kurnianto
Kolonel Inf Nrp. 32623
NILAI-NILAI DASAR BELA NEGARA 2
keselamatan bangsa Indonesia yang telah menelan
1. Pendahuluan. banyak korban belum berakhir sampai saat ini.
Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki Tindakan korupsi masih terus dilakukan oleh oknum
sumber daya alam yang kaya raya. Hasil bumi pejabat penyelenggara negara maupun pihak
maupun hasil laut sejatinya dapat memberikan pengusaha. Hal lain terkait intoleransi, paham
kesejahteraan, bahkan kemakmuran bagi rakyatnya radikal maupun aksi teror masih terjadi sampai saat
apabila dikelola dengan baik. Secara geografipun ini, bahkan membuat resah masyarakat. Semua hal
letak Indonesia sangat strategis pada posisi tersebut merupakan sebagian gambaran kondisi
persilangan jalur perekonomian dunia yang Indonesia saat ini. Disamping itu karakter bangsa
seharusnya dapat memberikan manfaat besar bagi pun mengalami penurunan, rasa kebangsaan dan
bangsa dan negara Indonesia. Kondisi tersebut jiwa patriot hampir luntur. Oleh sebab itu revolusi
membawa peluang bagi Indonesia sebagai negara karakter bangsa harus dilakukan untuk membangun
besar dan diperhitungkan di dunia internasional. bangsa yang memiliki daya tangkal dalam
Namun disamping peluang tersebut Indonesia juga menghadapi berbagai ancaman.
memiliki potensi-potensi ancaman baik yang datang Pemerintah saat ini berupaya merevolusi karakter
dari luar maupun dalam negeri akibat pengaruh bangsa melalui program-program pembangunan
lingkungan strategis yang berkembang secara karakter bangsa yang merupakan salah satu visi
dinamis di era globalisasi ini. misi pemerintah seperti tercantum dalam “Nawacita”
Berbagai ancaman seperti peredaran dan poin 8 tentang Revolusi Karakter Bangsa.
penyalahgunaan narkoba yang begitu masif di Pembangunan Karakter Bangsa dapat dilakukan
Indonesia memberikan efek buruk bagi melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN)
3 4
sebagai program dari Kementerian Pertahanan 2. Upaya Bela Negara.
Republik Indonesia1. PKBN ini adalah upaya untuk
menumbuh-kembangkan sikap dan perilaku warga Berdasarkan Undang-Undang RI No.3 Tahun 2002
negara Indonesia yang cinta tanah air, sadar tentang Pertahanan Negara dijelaskan bahwa
berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila upaya bela negara adalah sikap dan perilaku
sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk warganegara yang dijiwai oleh kecintaannya
bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan
awal bela negara. Apabila sikap dan perilaku warga UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup
negara tersebut sudah tumbuh dan berkembang, bangsa dan negara. Selanjutnya beberapa
maka kesadaran bela negara sudah tumbuh pertanyaan mendasar berkaitan dengan pengertian
(Output PKBN) dan akan membentuk warga negara upaya bela negara tersebut yaitu: 1) Siapa yang
Indonesia yang memiliki jiwa nasionalisme, harus membela...? Seluruh warganegara Indonesia,
patriotisme dan militansi. Hal ini lebih lanjut lagi 2) Apa yang harus dibela...? kedaulatan negara,
akan membangun warga negara Indonesia yang keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap
memiliki daya tangkal (Outcome), artinya memiliki bangsa, 3) Kapan harus dibela...? Setiap saat
ketahanan dari berbagai aspek dalam menghadapi (waktu), 4) Dimana harus dibela...? Dimana saja
berbagai ancaman. Selanjutnya dibawah ini akan (selama menjadi WNI), dan 5) Mengapa harus
dijelaskan tentang nilai-nilai dasar bela negara dan dibela...? Untuk menjamin kelangsungan hidup
indikator-indikatornya disertai implementasinya. bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1Peraturan Menteri Perthanan Nomor 32 tahun 2016 tentang
Pedoman pembinaan Kesadaran Bela Negara
5 6
3. Peraturan Perundang-undangan. 1) Setiap warga negara berhak dan wajib
Upaya bela negara merupakan panggilan konstitusi ikut serta dalam upaya bela negara yang
bagi seluruh warga negara Indonesia dan diatur diwujudkan dalam penyelenggaraan
dalam peraturan perundang-undangan yang tidak pertahanan negara.
saja menjadi landasan legal formal tetapi juga 2) Keikutsertaan warga negara dalam
menjadi pedoman dan acuan dalam upaya bela negara, sebagaimana
penyelenggaraan pembinaan kesadaran bela dimaksud dalam ayat (1),
negara. diselenggarakan melalui:
a. Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Dasar a) Pendidikan kewarganegaraan;
b) Pelatihan dasar kemiliteran secara
Negara Republik Indonesia Tahun 1945
“Setiap warga negara berhak dan wajib ikut wajib;
serta dalam upaya pembelaan negara”. c) Pengabdian sebagai prajurit tentara
b. Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 “Tiap- nasional Indonesia secara sukarela
tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta atau secara wajib;
dalam usaha pertahanan dan keamanan d) Pengabdian sesuai dengan profesi.
negara” d. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2015
c. Pasal 9 ayat (1) & (2) Undang-Undang tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara
Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 Tahun 2015-2019.
tentang Pertahanan Negara : e. Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun
2018 tentang Rencana Aksi Nasional Bela
Negara Tahun 2018-2019.
7 8
Dalam rangka menyelaraskan dan akhir hayatnya. Sedangkan definisi dari cinta
memantapkan upaya Bela Negara menjadi tanah air adalah perasaan yang timbul dalam
lebih sistematis, terstruktur, terstandardisasi, hati sanubari seseorang warganegara
dan masif, pada 18 September 2018. Indonesia untuk mengabdi, memelihara,
f. Peraturan Menteri Pertahanan Republik menjaga dan melindungi tanah airnya dari
Indonesia Nomor 19 Tahun 2015 tentang berbagai macam ancaman. Adapun
Kebijakan Penyelenggaraan Pertahanan indikatornya antara lain :
Negara Tahun 2015–2019. 1) Menjaga tanah dan pekarangan serta
g. Peraturan Menteri Pertahanan Republik
Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 tentang seluruh ruang wilayah negara kesatuan
Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara wilayah Indonesia. Dari segi
geografisnya Indonesia berada diposisi
4. Nilai Nilai Dasar Bela Negara silang di antara benua Asia dan Australia
a. Cinta Tanah Air dan diantara dua Samudera yaitu
Secara harfiah tanah air diartikan sebagai Samudera Pasifik dan Samudera Hindia,
negeri tempat kelahiran. Yang dimaksud tanah sehingga negara Indonesia mempunyai
air ialah ruang wilayah negara baik secara kedudukan sangat strategis. Wilayah
geografis (fisik) maupun non-fisik (tata nilai negara Indonesia terdiri dari banyak
dan tata kehidupan masyarakat) telah pulau yang membentang dari Sabang
memberikan sumber kehidupan dan sampai Merauke, banyak dikatakan
penghidupan sejak manusia lahir sampai pada bangsa asing disebut pulau surga
9 10
(paradise island) atau disebut sebagai Merauke, dari Miangas sampai Pulau
seorang ratu cantik, sehingga akan Rote merupakan kebanggaan bagi warga
selalu menjadi incaran semua bangsa negara Indonesia untuk senantiasa
bangsa lain di dunia. Menurut merawat dan menjaga perdamaian serta
pengalaman dan sejarah dari masa- persatuan sebagai bangsa yg merdeka
masa tempo dulu banyak bangsa/negara dan berdaulat. Kita bangga sebagai
asing ingin menguasai Indonesia baik bangsa Indonesia yang memiliki tempat
langsung maupun tidak langsung, pariwisata alam yang mempesona dan
dengan berbagai cara dan menjadi memiliki banyak cagar budaya yang
ancaman bagi keutuhan wilayah NKRI, bernilai tinggi serta kebanggaan lainnya.
oleh sebab itu kita harus berdaulat di
tanah kita sendiri dan memelihara 3) Mencintai produk dalam negeri, budaya
seluruh ruang wilayah NKRI dalam & kesenian Indonesia.Bela negara dapat
kondisi lingkungan alam yang baik, diwujudkan juga dengan membeli dan
bersih dan sehat. memiliki produk lokal buatan dalam
negeri bukan produk impor dimana
2) Bangga sebagai bangsa Indonesia. secara kualitas tidak kalah dalam mutu
Indonesia memiliki keberagaman maupun designnya. Yang tidak kalah
budaya, suku, agama dan adat istiadat pentingnya adalah mencintai budaya dan
yang tersebar dari Sabang sampai kesenian dari berbagai derah di tanah air
yang merupakan warisan dari sejarah
11 12
nenek moyang Indonesia sejak dahulu aspek kehidupan yang mencakup
kala yang harus senantiasa di jaga ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
kelestariannya agar tidak punah atau di pertahanan dan keamanan.
tiru/jiplak oleh negara lain karena a) Dibidang Ideologi, kita harus
banyak bangsa lain yang menyenangi
produk dan budaya serta kesenian menjaga nama baik dan
Indonesia seperti produk lokal batik melestarikan Pancasila. Jadi setiap
Indonesia, gamelan, jaipong dan masih warga negara harus menjadi
banyak lagi yang lainnya. Pancasilais sejati dalam kata dan
perbuatan baik didalam maupun
4) Menjaga nama baik bangsa dan negara luar negeri yang tidak bisa terlepas
Indonesia. Tanah air memberikan dari pada bangsa dan tanah air
kehidupan dan penghidupan kepada Indonesia.
warga negara sejak lahir hingga akhir b) Dibidang Politik, Indonesia
hayat. Oleh karenanya wajarlah bila menganut politik bebas dan aktif
setiap warga negara mempunyai serta menjunjung martabat bangsa
kewajiban untuk menjaga nama baik dan dengan tidak membeda-bedakan
mengharumkan tanah air Indonesia. ras dan keturunan.
Seorang warga negara dituntut untuk c) Dibidang Ekonomi, Indonesia
berperan dalam pembangunan disemua membangun kerjasama dengan
negara-negara lain untuk
meningkatkan volume perdagangan
13 14
yang saling menguntungkan. Oleh e) Dibidang pertahanan dan
karenanya setiap warga negara keamanan negara, bangsa
wajib menjunjung tinggi kaidah- Indonesia harus siap
kaidah nasional dan internasional mempertahankan tanah air dan
dalam mengembangkan hubungan kedaulatan NKRI dari serangan
internasional dibidang musuh yang ingin menduduki
perdagangan. wilayah kita. Pada lingkungan
d) Dibidang sosial budaya, tanah air tempat tinggal kita harus ikut
Indonesia dihuni oleh berbagai berpartisipasi dalam sistem
corak, macam dan ragam bahasa keamanan lingkungan.
adat istiadat serta bahasa itu
merupakan aset nasional dan patut 5) Memberikan konstribusi pada kemajuan
Bangsa dan Negara. Selalu
diperkenalkan dalam forum meningkatkan kemampuan sumber daya
manusia dengan memberikan kontribusi
internasional. Dalam konteks sosial melalui pemikiran maupun karya nyata di
berbagai disiplin ilmu dan prestasi
budaya yang terpenting ialah keterampilan olah raga sesuai dengan
bidang profesi masing masing.
bagaimana bangsa Indonesia
mengembangkan sikap toleransi
dengan saudara-saudara kita yang
berbeda agama, suku, dan budaya
yang memang sangat plural ini.
15 16
b. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara.
dirinya dengan cita-cita dan tujuan hidup
Kesadaran adalah hal yang dirasakan atau
dialami oleh seseorang sedangkanberbangsa bangsa atau suatu keadaan dimana adanya
dan bernegara adalah suatu semangat yang
didalamnya muncul kesadaran bahwa dirinya berbagai macam, budaya, agama, ras, bahasa
merupakan bagian integral atau tidak
terpisahkan dari bangsa dan negara dan suku yang bersatu dalam wadah negara
Indonesia. Kesadaran berbangsa dan
bernegara Indonesia juga bisa diartikan bahwa kesatuan republik Indonesia.
seorang warga negara Indonesia harus
menyadari sepenuhnya hakikat negara Hakikat pembinaan kesadaran berbangsa dan
Indonesia sebagai negara kesatuan negara
Republik Indonesia yang diproklamasikan bernegara Indonesia adalah upaya
pada tanggal 17 Agustus 1945 berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara membangun karakter bangsa Indonesia yang
Republik Indonesia Tahun 1945 sehingga
senantiasa patuh dan taat pada hukum yang memiliki jiwa bangga dan cinta terhadap
berlaku.
Kesadaran berbangsa dan bernegara berarti bangsa dan negara Indonesia. Adapun
sikap dan tingkah laku harus sesuai dengan
kepribadian bangsa, dan selalu mengkaitkan indikatornya antara lain:
1) Memiliki kesadaran keragaman, budaya,
suku, agama, bahasa dan adat
istiadat.Keanekaragaman di bumi
Indonesia bukanlah perbedaan yang
bertentangan, namun justru
keanekaragaman itu bersatu dalam satu
sintesis yang pada gilirannya justru
memperkaya sifat dan makna persatuan
bangsa
17 18
dan negara Indonesia. Bagi bangsa perundang-undangan yang mengatur
Indonesia semboyan Bhineka Tunggal dan sebagai pedoman untuk
Ika merupakan dasar untuk mewujudkan menjalankan kehidupan berbangsa dan
persatuan dan kesatuan Indonesia. bernegara lebih teratur agar tercapai
Perwujudan semboyan Bhineka Tunggal tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia
Ika dalam kehidupan sehari-hari yang berdaulat, adil dan makmur. Dalam
dilakukan dengan cara hidup saling kehidupan berbangsa dan bernegara
menghargai antara masyarakat yang setiap warga negara Indonesia memiliki
satu dengan yang lainnya tanpa hak dan kewajiban yang sama dan diatur
memandang suku, agama, bahasa, adat dalam UUD Tahun 1945. Mengenai hak
istiadat, dan lain-lain. Oleh sebab itu dan kewajiban tersebut antara lain: 1)
marilah kita jaga Bhineka Tunggal Ika Hak atas pekerjaan dan penghidupan
dengan sebaik-baiknya agar persatuan yang layak (pasal 27 ayat 2); 2) Hak
bangsa dan negara Indonesia tetap untuk hidup dan mempertahankan
terjaga. kehidupan (pasal 28A), dan lain-lain; 3)
Wajib taat hukum dan pemerintahan
2) Menjalankan hak dan kewajiban sebagai (Pasal 27 ayat 1); 4) Wajib menghormati
warga negara sesuai aturan dan undang hak asasi manusia orang lain (Pasal 28J
undang. Kita sadar betul dalam ayat 1), dan lain-lain.
menjalankan kehidupan di Indonesia
yang majemuk ini perlu adanya peraturan
19 20
3) Berfikir, bersikap dan berbuat yang Dengan demikian sikap masa bodoh,
tidak peduli dan tidak saling menghormati
terbaik bagi bangsa dan negara harus dihindari karena tidak sesuai
Indonesia. Adanya rasa kesetiaan dan dengan sikap dan perilaku bela negara.
kebanggaan merupakan hal yang harus Sedangkan keberagaman dalam
ditanamkan dalam jiwa setiap individu lingkungan masyarakat terdapat banyak
bangsa Indonesia, agar memiliki perbedaan dalam berbagai bidang.
pemikiran dan pandangan bahwa Keberagaman dalam masyarakat
Indonesia bukan sekedar tempat tinggal, Indonesia sudah menjadi ketetapan
melainkan juga tempat untuk Tuhan Yang Maha Kuasa.
mencurahkan ide, gagasan, pendapat,
dan pandangan untuk gotong royong, c. Setia Kepada Pancasila sebagai Ideologi
agar dapat maju bersama. Negara. Kesetiaan akan kebenaran Pancasila
4) Mengenal keragaman individu di rumah sebagai ideologi negara dan telah disepakati
dan lingkungan.Keluarga adalah sebagai falsafah dan ideologi bangsa dan
lingkungan di mana beberapa orang negara dalam penyelenggaraan kehidupan
yang masih memiliki hubungan darah berbangsa dan bernegara guna tercapainya
dan bersatu. Keluarga inti terdiri atas tujuan nasional seperti tercantum dalam alenia
ayah, ibu, dan anak-anak mereka. ke 4 pembukaan UUD 1945 atau dengan kata
Kehidupan keluarga yang harmonis lain setia berpegang teguh (pada janji,
tentunya dambaan setiap individu pendirian, dan sebagainya), patuh, taat,
keluarga.
21 22
bagaimanapun berat tugas yang harus dalam hidup bersama atas dasar
dijalankan, tetap melaksanakan, tetap tuntutan hati nurani dengan
memenuhi janji. Adapun indikatornya antara memperlakukan sesuatu hal
lain sebagaimana mestinya. Nilai persatuan
1) Memahami nilai nilai dalam Pancasila. Indonesia mengandung arti usaha ke
Nilai ketuhanan Yang Maha Esa arah bersatu dalam kebulatan rakyat
mengandung arti adanya pengakuan dan untuk membina rasa nasionalisme dalam
keyakinan bangsa terhadap adanya NKRI. Persatuan Indonesia sekaligus
Tuhan sebagai pencipta alam semesta. mengakui dan menghargai sepenuhnya
Dengan nilai ini menyatakan bangsa terhadap keanekaragaman yang dimiliki
Indonesia merupakan bangsa yang bangsa Indonesia. Nilai kerakyatan yang
religius bukan bangsa yang ateis. Nilai dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
ketuhanan juga memilik arti adanya dalam permusyawaratan / perwakilan
pengakuan akan kebebasan untuk mengandung makna suatu pemerintahan
memeluk agama, menghormati dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat
kemerdekaan beragama, tidak ada dengan cara musyawarah mufakat
paksaan serta tidak berlaku diskriminatif melalui lembaga-lembaga perwakilan.
antar umat beragama. Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab indonesia mengandung makna sebagai
mengandung arti kesadaran sikap dan
perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral
24 25
dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya Sila persatuan Indonesia mempunyai
masyarakat Indonesia yang adil dan maksud mengutamakan persatuan atau
makmur secara lahiriah ataupun batiniah. kerukunan bagi seluruh rakyat Indonesia
yang mempunyai perbedaan agama,
2) Mengamalkan nilai Pancasila dalam suku, bahasa, dan budaya. Sila keempat
kehidupan sehari-hari. merujuk pada NKRI sebagai negara
Sila pertama dari Pancasila adalah demokrasi perwakilan yang dipimpin oleh
Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila ini orang profesional dewasa melalui sistem
mencerminkan perilaku kita terhadap musyawarah.
Tuhan Yang Maha Esa dan Dalam sila kelima terkandung nilai
kemajemukan umat beragama di Keadilan tersebut didasari oleh hakekat
Indonesia. Pengamalan Pancasila sila keadilan manusia yaitu keadilan dalam
kedua berarti mengakui persamaan hubungan manusia dengan dirinya
derajad, persamaan hak dan kewajiban sendiri, manusia dengan manusia lain,
asasi setiap manusia, tanpa membeda- manusia dengan masyarakat, bangsa
bedakan suku, keturunan, agama, dan negaranya serta hubungan manusia
kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan dengan Tuhannya.
sosial, warna kulit dan sebagainya.
26 27
Pancasila dapat disebut sebagai moral
3) Menjadikan Pancasila sebagai bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia
telah menegaskan bahwa NKRI adalah
pemersatu bangsa dan negara. “Harga Mati” sedangkan Pancasila
merupakan pandangan hidup bangsa
Pancasila sangat menekankan dan yang menjadi pedoman dasar berbangsa
dan bernegara, dengan demikian
menjunjung tinggi persatuan bangsa. Hal Pancasila juga merupakan moral negara,
yaitu moral yang berlaku bagi negara.
ini berarti, bahwa Pancasila juga menjadi 5) Setia pada Pancasila dan yakin sebagai
dasar negara kesatuan republik
alat pemersatu bangsa. Bangsa Indonesia.Pancasila berperan sebagai
pedoman bagi rakyatnya dalam
Indonesia menyadari bahwa perbedaan kehidupan berbangsa dan bernegara,
dengan begitu segala bentuk aturan-
sangat potensial menimbulkan aturan yang ada di Indonesia ini harus
berlandaskan Pancasila, begitu juga
perpecahan bangsa, dan oleh sebab itu dengan keputusan-keputusan yang
ditetapkan ketika menyelesaikan suatu
mereka juga sangat menyadari persoalan berbangsa dan bernegara.
pentingnya persatuan bagi bangsa
Indonesia.
4) Senantiasa mengembangkan nilai nilai
Pancasila.Pancasila sebagai pandangan
hidup bangsa Indonesia yang telah
disahkan sebagai dasar negara
merupakan kesatuan utuh nilai-nilai budi
pekerti atau moral. Oleh karena itu,
28 29
Pancasila sebagai dasar negara, artinya mementingkan atau mendahulukan
Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk kepentingan umum atau kepentingan bangsa
mengatur penyelenggaraan dan Negara. Dengan kata lain rela berkorban
pemerintahan negara. Dalam untuk tidak mendahulukan kepentingan pribadi
kedudukannya sebagai dasar negara dan atau golongan. Sedangkan definisi dari
maka Pancasila berfungsi sebagai rela berkorban untuk bangsa dan negara
sumber dari segala sumber hukum di adalah sikap dan perilaku yang dilakukan
Indonesia. Dengan demikian Pancasila dengan ikhlas untuk mendahulukan
merupakan asas kerohanian dalam tertib kepentingan bangsa dan negara dari pada
hukum di Indonesia. kepentingan diri sendiri. Adapun indikatornya
antara lain :
d. Rela Berkorban Untuk Bangsa dan Negara. 1) Bersedia mengorbankan waktu, pikiran,
Didalam melaksanakan kegiatan bernegara,
seluruh bangsa dituntut untuk rela berkorban tenaga untuk kemajuan bangsa dan
dengan mendahulukan kepentingan umum
dari pada kepentingan pribadi/golongan. Hal negara.Merupakan semangat rela
ini adalah mutlak diperlukan karena tidaklah
mungkin cita-cita bangsa maupun tujuan berkorban yang dilakukan secara ikhlas
nasional bisa dicapai apabila setiap warga
negara Indonesia hanya mendahulukan untuk kemajuan bangsa dan negara,
kepentingan pribadi golongan saja tanpa lebih
misalnya saat kita meluangkan waktu
diluar kegiatan rutin untuk menjadi
relawan dalam membantu dan
penanggulangan bencana alam, atau
bekerja keras sesuai dengan profesinya
30 31
masing-masing untuk kemajuan bangsa
dan negara. 3) Memiliki kepedulian terhadap
2) Siap membela bangsa dan negara dari
berbagai ancaman dan gangguan.Kita keselamatan bangsa dan Negara.
harus bersatu padu dengan kesadaran
bela negara yang tinggi untuk Ancaman yang timbul sangatlah
menghadapi berbagai ancaman.
Berbagai isu sering disuarakan oleh berdampak negatif dan dapat menyerang
pihak-pihak yang berkepentingan, seperti
pelanggaran HAM, perusakan lingkungan berbagai sektor seperti ideologi
secara masif, dan lainnya. Upaya
diplomasi untuk menyelesaikan masalah- radikalisme, propaganda media sosial,
masalah tersebut telah dilakukan dalam
rangka membela negara. Hal lain dengan penurunan perekonomian, rusaknya
ancaman dari dalam negeri melakukan
tindakan penolakan terhadap korupsi, sosial budaya hingga terjadinya
narkoba, segala bentuk kekerasan sosial,
tidak melakukan Hoax, ujaran kebencian persaingan pekerja asing. Sebagai warga
dan intoleransi, dan ancaman lainnya.
negara yang baik, kita diharuskan
memiliki sikap dan perilaku kepedulian
terhadap ancaman yang terjadi karena
jika tidak maka keselamatan Bangsa dan
Negara akan terancam. (Permenhan 32,
2016).
4) Memiliki jiwa patriotisme terhadap
bangsa dan negara.
Patriotisme adalah sikap yang berani,
pantang menyerah dan rela berkorban
demi bangsa dan negara.
32 33
Bila kita mempunyai jiwa rela berkorban e. Memiliki Kemampuan Awal Bela Negara Baik
demi tanah air dan bangsa, bangga
sebagai bangsa Indonesia dan Fisik maupun Non Fisik.
menempatkan kepentingan negara di Adalah kemampuan mental dan fisik dalam
atas kepentingan pribadi berarti dalam menghadapi ancaman, ganguan, hambatan,
dada kita telah tertanam patriotisme. dan tantangan meliputi kecerdasan (IQ, SQ,
EQ, dan AQ), pemeliharaan kesehatan jiwa
5) Mendahulukan kepentingan bangsa dan dan raga, keuletan dan pantang menyerah,
negara diatas kepentingan pribadi dan pembinaan jasmani dan rohani serta
golongan.Warga negara yang memiliki berkemampuan dalam keterampilan. Adapun
sikap rela berkorban untuk kepentingan indikatornya antara lain :
bangsa dan negara seperti membantu 1) Memiliki kecerdasan intelektual (IQ),
warga masyarakat yang terkena dampak
bencana alam, mengajar anak-anak di kecerdasan spiritual (SQ), kecerdasan
daerah perbatasan, menyelamatkan emosional (EQ) & kecerdasan dalam
terumbu karang dilautan dan sebagainya. mengatasi kesulitan (AQ). Mengakomodir
Hal tersebut secara sadar dilakukan potensi kecerdasan-kecerdasan yang
karena merupakan kepentingan bersama dimiliki yang terkait dengan 4 (empat
yang harus dijaga dan dipelihara untuk kecerdasan) yang ada pada diri kita yang
kepentingan bersama Bangsa Indonesia. meliputi IQ, EQ, AQ dan SQ adalah
merupakan upaya fitrah manusia sebagai
bentuk rasa syukur kepada
34 35
Tuhan Yang Maha Kuasa atas karunia kesehatan jiwa dan raga sebagai manifesto
yang diberikan, sekaligus sebagai peran awal bela negara di masa depan.
pelaksanaan amanah untuk membawa Oleh karena itu, penting bagi setiap
fadhilah dalam kemaslahatan umat individu untuk mengetahui urgensi
melalui produktifitas kualitas diri kita. kesehatan jiwa dan raga dengan baik dan
Mensinergiskan potensi fitrah insaniah terukur.
yang dimiliki manusia yang meliputi IQ,
EQ, AQ dan SQ adalah menciptakan 3) Ulet dan pantang menyerah dlm
kualitas diri secara optimal dalam menghadapi tantangan. Pantang Menyerah
upayanya mewujudkan sosok manusia ialah aspek dari komitmen tinggi, yakni
yang kamil atau paripurna (Personal sikap bertahan untuk tetap ingin mencapai
Mastery). apa yang diinginkan kendati
mengalamikegagalan, mendapat hambatan
2) Senantiasa memelihara kesehatan jiwa dan rintangan. Mereka yang menyerah
dan raganya. Bela negara merupakan sebelum mencapai tujuan, mereka adalah
program yang mengasah kondisi fisik orang-orang yang gagal dan tak akan
maupun non fisik peserta. Bukan hanya pernah sukses. Seseorang dikatakan
menyangkut internalisasi nilai-nilai bela memiliki sikap ulet jika memiliki kepribadian
negara, tapi juga penguatan kapasitas tangguh,
36 37
latihan fisik atau jasmani secara teratur
kuat, tidak mudah putus asa, memiliki dan sesuai aturan serta mendekatkan diri
kepada sang pencipta Tuhan YME.
cita-cita tinggi. Selain itu, seseorang Kesehatan bukan hanya penting untuk
jasmani saja, namun kesehatan juga
yang dikatakan ulet adalah mereka yang penting bagi rohani kita. Kesehatan
rohani akan berdampak bagi kesehatan
mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, jasmani, dimana keduanya saling terkait
dan menjadi penunjang bagi kehidupan
serta harta untuk tercapainya kita secara keseluruhan.
5) Memiliki kemampuan awal bela negara
keberhasilan. dalam bentuk keterampilan (seperti
pencak silat, karate dsbnya). Pada
4) Terus membina kemampuan jasmani dan hakikatnya keterampilan (skill) adalah
kemampuan untuk menggunakan akal,
rohani. Dalam menjalankan rutinitas pikiran, ide dan kreatifitas dalam
mengerjakan, mengubah ataupun
sehari-hari, kebugaran jasmani membuat sesuatu menjadi lebih
bermakna sehingga menghasilkan
diperlukan oleh setiap orang apapun sebuah nilai dari hasil
kegiatan dan profesinya, dari usia muda
sampai orang tua karena dengan tingkat
kebugaran jasmani, seseorang termasuk
pelajar/mahasiswa bisa melaksanakan
aktivitasnya dengan baik dan lancar.
Untuk meningkatkan dan
mempertahankan kondisi kebugaran
jasmani seseorang, dapat dilakukan
dengan cara melakukan berbagai bentuk
38 39
Daftar Pustaka
pekerjaan tersebut. Keterampilan juga a. Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan. 2018.
merupakan kemampuan untuk Bahan Pembelajaran Cinta Tanah Air. Jakarta:
Badiklat Kemhan.
menerjemahkan pengetahuan ke dalam b. Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan. 2018.
Bahan Pembelajaran Kesadaran Berbangsa dan
praktek sehingga tercapai hasil kerja Bernegara. Jakarta: Badiklat Kemhan.
c. Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan. 2018.
yang diinginkan. Bahan Pembelajaran Setia Pada Pancasila Sebagai
Ideologi Negara. Jakarta: Badiklat Kemhan.
5. Penutup d. Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan. 2018.
Nilai Nilai Dasar Bela Negara sebagai materi mutlak Bahan Pembelajaran Rela Berkorban Untuk Bangsa
yang harus di pahami, dan di implementasikan oleh dan Negara. Jakarta: Badiklat Kemhan.
setiap Kader Bela Negara dalam kehidupan e. Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan. 2018.
berbangsa dan bernegara sesuai dengan bidang Bahan Pembelajaran Kemampuan Awal Bela
profesi masing masing. Negara. Jakarta: Badiklat Kemhan.
f. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3
Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara.
g. Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia
Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Pedoman
Pembinaan Kesadaran Bela Negara.