The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Peserta Memahami Definisi Rencana Kontijensi, Posisi Rencana Kontijensi, Manfaat Rencana Kontijensi, Prinsip Rencana Kontijensi dan Proses Penyusunan Rencana Kontijensi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ruswan.bks, 2021-10-21 00:59:57

BINTEK Pengantar Rencana Kontijensi

Peserta Memahami Definisi Rencana Kontijensi, Posisi Rencana Kontijensi, Manfaat Rencana Kontijensi, Prinsip Rencana Kontijensi dan Proses Penyusunan Rencana Kontijensi

Keywords: Definsi Renkon,Posisi Renkon,Manfaat Renkon,Prinsip Renkon,Proses Penyusunan Renkon

Peserta ✔memegang mandat/penugasan
✔min. Eselon 4 / mid-manajer
Diharapkan peserta perencanaan ✔memahami dasar-dasar PB
kontinjensi memenuhi persyaratan ✔paham proses bisnis sektornya
berikut: ✔membawa / punya akses data
✔komitmen tindak lanjut

DUNIA USAHA PEMDA MASYARAKAT SIPIL

- PLN - Kementerian/Lembaga terkait - Palang Merah Indonesia (PMI)
- Telekomunikasi - TNI dari Kodam/Kodim/Koramil - Kelompok Search and Rescue (SAR) dari
- Pertamina - POLRI dari Polda/Polres/Polsek
- Penerbangan (Bandara dan Pelabuhan) - OPD erkait di daerah masyarakat
- Perbankan - Relawan Penanggulangan Bencana (Tagana,
- Rumah Sakit
- Media Massa Pramuka, Mapala, dan lain-lain)
- Pihak-pihak/para pelaku lainnya yang - ORARI/RAPI
- LSM/NGO/Organisasi Masyarakat Sipil
terkait dengan penanggulangan bencana - Perguruan Tinggi
- Tokoh masyarakat/agama/adat

SUMBERDAYA

FASILITATOR SUMBERDAYA NARASUMBER

PENGETAHUAN PEJABAT PADA BIDANG TERTENTU
PENGALAMAN PAKAR DI BIDANG-BIDANG TERTENTU
KETRAMPILAN PARAPIHAK YANG MEMPUNYAI PRAKTIK TERTENTU
1) BNPB dan BPBD untuk kebijakan penanggulangan bencana
PENYELENGGARA 2) Instansi atau lembaga teknis terkait di

MEMPUNYAI MANDAT DAN OTORITAS provinsi/kabupaten/kota
AKSES TERHADAP SUMBERDAYA 3) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk
KEWENANGAN FORMAL TERHADAP PRODUK
ancaman gempabumi, tsunami, banjir, bencana
hidroklimatologi
4) Badan Geologi (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana
Geologi - PVMBG) untuk ancaman letusan gunungapi, tanah
longsor, banjir bandang
5) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk ancaman banjir
6) Kementerian Kehutanan untuk kebakaran hutan dan lahan
7) Kementeria Dalam Negeri dan Kementerian Sosial untuk
bencana sosial
8) Perusahaan/pabrik untuk kegagalan teknologi,
9) Akademisi dan praktisi serta pakar dibidangnya.

Tantangan

Pelatihan Mendahului Bencana

Tantangan Renkon
Yang Lalu

Terlalu berat pada DE (AKTIVASI)
akurasi data ilmiah dan
Kerancuan antara meninggalkan aspek PEMUTAKHIRAN Tidak ada mekanisme
PELATIHAN dan praktis koordinasi dan untuk menyatakan masa
PENYUSUNAN renkon proses tangga darurat itu Dokumen RENKON berlakunya Renkon,
yang sebenarnya, sendiri. dianggap sebagai produk apakah
sehingga berimplikasi akhir. Setelah 1.dinyatakan tetap
pada proses dan POSISI penyusunan dan simulasi (dengan update),
produknya tidak pernah ditinjau 2. di de-aktivasi - untuk
AKURASI kembali validitasnya menjadi bagian RPKB
TUJUAN ran RPB
RENKON diposisikan
sebagai produk dari
pencegahan dan
kesiapsiagaan,
sedangkan tanggap
darurat menggunakan
kerangka kerja terpisah
dan tidak memanfaatkan
dokumen renkon

Catatan Pelaksanaan Renkon
Selama ini (1)

▪ Peserta penyusun renkon
▪ Penyusun bukan pemegang otoritas dan tidak memiliki kompetensi di bidangnya

▪ Akurasi data yg digunakan
▪ Data yg digunakan harus diverifikasi validitasnya, karena digunakan sebagai dasar perhitungan
selanjutnya

▪ Perlu Peta Evakuasi
▪ Penyajian data harus tepat dan mempunyai presisi tinggi disertai dg koordinat lokasi.

Catatan Pelaksanaan Renkon
Selama ini (2)

▪ Tindak Lanjut Setelah Lokakarya
▪ Selesai pelatihan, tidak dilanjutkan dengan penyempurnaan dokumen renkon

▪ Pemanfaatan Dokumen Renkon
▪ Kebanyakan dokumen renkon hanya disimpan tidak pernah di mutakhirkan lagi

▪ Aktivasi Dokumen Renkon
▪ Dokumen Renkon tidak akan mempunyai nilai apabila tidak diberikan kekuatan hukum

Sistematika
Penulisan

Pelatihan Mendahului Bencana

Format Isi Rencana Kontingensi
Bencana

1. PENDAHULUAN 4. PELAKSANAAN 6. PENGENDALIAN
a. Latar Belakang a. Konsep Operasi dan Sasaran Tindakan
b. Landasan Hukum b. Sturktur Organisasi Komando a. Komando
c. Kebijakan dan Strategi c. Kegiatan Pokok
d. Maksud dan Tujuan d. Tugas-Tugas Bidang-Bidang b. Kendali
e. Ruang Lingkup e. Instruksi Koordinasi
c. Koordinasi
2. SITUASI JENIS BAHAYA, SKENARIO 5. ADMINISTRASI DAN LOGISTIK
KEJADIAN DAN ASUMSI DAMPAK a. Administrasi d. Komunikasi
a. Karakteristik Bahaya b. Logistik
b. Skenario Kejadian e. Informasi
c. Asumsi Dampak 1. Perkiraan Ketersediaan Sumberdaya
2. Proyeksi Kebutuhan Sumberdaya 7. DAFTAR LAMPIRAN
3. TUGAS POKOK 3. Strategi Pemenuhan Sumberdaya Lampiran-1: Susunan Pelaksana Tugas
d. Tugas Pokok Lampiran-2: Jaring Komunikasi
e. Sasaran Lampiran-3: Album Peta
Lampiran-4: Strategi Evakuasi
Lampiran-5: Prosedur Tetap
Lampiran-6: Lembar Komitmen
Lampiran-7: Berita Acara Penyusunan Rencana
Kontingensi
Lampiran-8: Profil dan Sumberdaya Organisasi

TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version