The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Ajar Deep Learning Ekonomi Kelas 11 SMA/MA Kurikulum Merdeka [MODULKELAS.COM]

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Modul Kelas, 2025-12-05 23:44:08

(Deep Learning) Modul Ajar Ekonomi Kelas 11 Kurikulum Merdeka

Modul Ajar Deep Learning Ekonomi Kelas 11 SMA/MA Kurikulum Merdeka [MODULKELAS.COM]

Keywords: modul ajar deep learning, modul ajar deep learning ekonomi, modul ajar deep learning ekonomi kelas 11, ekonomi kelas 11, modul ajar deep learning kurikulum merdeka

https://modulkelas.com/MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : IPS (EKONOMI)BAB 4: TEORI UANG, INDEKS HARGA, DAN INFLASIA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : .....................................................................................Nama Penyusun : .....................................................................................Mata Pelajaran : IPS (Ekonomi)Kelas / Fase /Semester : XI/ F / GanjilAlokasi Waktu : 12 x 45 menit (6 Pertemuan)Tahun Pelajaran : .....................B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIKPeserta didik diharapkan sudah memiliki pengetahuan dasar tentang konsep kelangkaan dan kebutuhan dalam ekonomi, serta pemahaman umum tentang kegiatan ekonomi sehari-hari seperti membeli, menjual, atau menabung. Keterampilan yang sudah dimiliki meliputi kemampuan membaca data sederhana (misalnya, harga barang) dan melakukan perhitungan dasar. Pemahaman mereka tentang peran pemerintah dalam mengatur ekonomi dari bab sebelumnya juga akan menjadi prasyarat. Asesmen awal akan digunakan untuk memetakan sejauh mana pemahaman ini dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan, terutama terkait konsep uang sebagai alat tukar dan fenomena perubahan harga.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARANMateri \"Teori Uang, Indeks Harga, dan Inflasi\" adalah jenis pengetahuan konseptual, prosedural, dan faktual. Peserta didik akan mempelajari berbagai teori tentang uang, fungsi dan jenis uang, konsep indeks harga sebagai alat ukur perubahan harga, metode perhitungannya, serta pengertian inflasi, jenis-jenis, penyebab, dampak, dan cara mengendalikannya. Relevansi materi ini sangat tinggi dengan kehidupan nyata karena uang adalah medium pertukaran utama dalam transaksi sehari-hari, dan perubahan harga (inflasi) memengaruhi daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi. Tingkat kesulitan materi ini sedang hingga tinggi, karena melibatkan pemahaman teori abstrak (kuantitas uang), perhitungan statistik (indeks harga), dan analisis sebab-akibat yang kompleks (penyebab dan dampak inflasi). Struktur materi meliputi sejarah dan teori uang, fungsi dan jenis uang, indeks harga (pengertian, tujuan, metode), serta inflasi (pengertian, jenis, penyebab, dampak, dan cara mengendalikan). Integrasi nilai dan karakter akan ditekankan pada kecermatan dalam perhitungan, berpikir kritis dalam menganalisis fenomena ekonomi, kemandirian dalam mencari informasi, serta rasa tanggung jawab sebagai warga negara yang memahami kondisi ekonomi.D. DIMENSI PROFIL LULUSAN PEMBELAJARANDalam pembelajaran Bab IV ini, dimensi profil lulusan yang akan dicapai adalah:● Penalaran Kritis: Peserta didik akan dilatih untuk menganalisis penyebab dan dampak inflasi, mengevaluasi efektivitas kebijakan moneter, dan membandingkan berbagai teori uang.


https://modulkelas.com/● Kemandirian: Peserta didik akan didorong untuk mencari informasi dan data ekonomi secara mandiri, serta menyusun argumen berdasarkan analisis data.● Kolaborasi: Peserta didik akan bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis studi kasus inflasi atau membuat proyek simulasi dampak inflasi.● Komunikasi: Peserta didik akan berlatih mengkomunikasikan hasil analisis mereka tentang fenomena ekonomi dan kebijakan yang relevan melalui presentasi dan diskusi.


https://modulkelas.com/DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis peran dan fungsi uang, menghitung indeks harga, menjelaskan pengertian dan jenis-jenis inflasi, mengidentifikasi penyebab dan dampak inflasi terhadap perekonomian, serta mengkaji berbagai kebijakan untuk mengatasi inflasi.B. LINTAS DISIPLIN ILMU YANG RELEVAN● Matematika: Perhitungan indeks harga (angka indeks, rata-rata), analisis data statistik.● Sosiologi: Peran uang dalam struktur sosial, dampak inflasi terhadap kesejahteraan masyarakat.● Sejarah: Sejarah perkembangan uang, krisis ekonomi global yang melibatkan inflasi tinggi.● Geografi: Distribusi kekayaan dan pendapatan, keterkaitan ekonomi lokal dan global yang memengaruhi harga.C. TUJUAN PEMBELAJARANPertemuan 1: Memahami Konsep dan Sejarah Uang● Peserta didik mampu menjelaskan pengertian uang dan fungsi-fungsinya dengan benar.● Peserta didik mampu menguraikan sejarah perkembangan uang dari barter hinggauang modern.● Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis uang berdasarkan bahan, nilai, dan lembaga yang mengeluarkannya.Pertemuan 2: Menganalisis Teori Kuantitas Uang dan Peran Perbankan● Peserta didik mampu menjelaskan teori kuantitas uang (Irving Fisher) dan teori permintaan uang (Keynes).● Peserta didik mampu menjelaskan peran bank sentral dan bank umum dalam sistem moneter.● Peserta didik mampu mengidentifikasi instrumen kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral.Pertemuan 3: Menghitung Indeks Harga● Peserta didik mampu menjelaskan pengertian indeks harga dan tujuannya.● Peserta didik mampu menghitung indeks harga tidak tertimbang (Agregatif Sederhana) dan tertimbang (Laspeyres dan Paasche) dengan benar.● Peserta didik mampu menginterpretasikan hasil perhitungan indeks harga.Pertemuan 4: Memahami Konsep dan Jenis-jenis Inflasi● Peserta didik mampu menjelaskan pengertian inflasi dan deflasi.● Peserta didik mampu mengklasifikasikan jenis-jenis inflasi berdasarkan tingkat keparahan, penyebab, dan sumbernya.Pertemuan 5: Menganalisis Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Inflasi


https://modulkelas.com/● Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai penyebab terjadinya inflasi (demandpull, cost-push, imported inflation).● Peserta didik mampu menganalisis dampak inflasi terhadap masyarakat dan perekonomian.● Peserta didik mampu menjelaskan kebijakan moneter dan fiskal untuk mengatasi inflasi.Pertemuan 6: Studi Kasus dan Refleksi Dampak Inflasi● Peserta didik mampu menganalisis studi kasus inflasi yang pernah terjadi di Indonesia atau negara lain.● Peserta didik mampu merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mengatasi inflasi berdasarkan analisis studi kasus.D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUALTopik pembelajaran akan berfokus pada aplikasi nyata dari uang, indeks harga, dan inflasi dalam kehidupan sehari-hari dan kondisi ekonomi terkini, seperti:● \"Mengapa harga kebutuhan pokok sering naik menjelang hari raya?\"● \"Apa bedanya uang kartal dan uang giral? Mengapa kita tidak bisa hanya menggunakan barter?\"● \"Bagaimana cara mengukur bahwa 'harga-harga naik'?\"● \"Mengapa harga Indomie di Papua bisa berbeda jauh dengan di Jawa?\"● \"Bagaimana Bank Indonesia menjaga stabilitas harga?\"● \"Apa yang terjadi jika gaji kita naik, tapi harga barang juga naik lebih tinggi?\"E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK:● Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning): Peserta didik dapat membuat infografis/video singkat tentang \"Sejarah Uang dan Fungsinya\" atau \"Simulasi Dampak Inflasi pada Daya Beli Keluarga\". Proyek juga bisa berupa analisis studi kasus inflasi di Indonesia.● Diskusi Kelompok: Melalui diskusi kelompok, peserta didik akan menganalisis studi kasus, memecahkan soal perhitungan indeks harga, dan mendiskusikan kebijakan mengatasi inflasi.● Eksplorasi Lapangan (Virtual/Studi Kasus): Mengunjungi situs web Bank Indonesia atau Badan Pusat Statistik (BPS) secara virtual untuk mengakses data inflasi dan indeks harga. Menganalisis berita ekonomi terkini tentang inflasi.● Wawancara (Opsional): Jika memungkinkan, peserta didik dapat mewawancarai pelaku usaha mikro atau pedagang pasar tentang dampak perubahan harga terhadap pendapatan mereka, atau mewawancarai narasumber dari bank/lembaga keuangan terkait fungsi uang.● Presentasi: Peserta didik akan mempresentasikan hasil proyek, analisis studi kasus, atau temuan dari diskusi kelompok.MITRA PEMBELAJARAN:● Lingkungan Sekolah: Guru Ekonomi, Guru Matematika (untuk perhitungan statistik), Perpustakaan sekolah.● Lingkungan Luar Sekolah: Bank Indonesia (kantor perwakilan), Badan Pusat


https://modulkelas.com/Statistik (BPS), pelaku UMKM, pedagang pasar, orang tua/wali (untuk studi kasus pengeluaran rumah tangga).LINGKUNGAN BELAJAR:● Ruang Fisik: Kelas dengan akses internet dan proyektor, papan tulis interaktif, ruang diskusi kelompok yang fleksibel. Jika memungkinkan, kunjungan ke bank atau BPS (virtual atau langsung).● Ruang Virtual: Pemanfaatan situs resmi Bank Indonesia dan BPS, platform LMS (Google Classroom) untuk berbagi materi, pengumpulan tugas, dan forum diskusi. Penggunaan aplikasi simulasi ekonomi (jika tersedia).● Budaya Belajar: Mendorong budaya belajar yang berorientasi pada pemecahan masalah ekonomi yang relevan dengan kehidupan nyata. Membangun rasa ingin tahu tentang fenomena ekonomi di sekitar mereka dan bagaimana mereka dapat memengaruhi. Mendorong partisipasi aktif, kolaborasi, dan kemandirian dalam mencari dan menganalisis informasi.PEMANFAATAN DIGITAL:● Perpustakaan Digital/Sumber Online: Mengarahkan peserta didik untuk mengakses data inflasi dari BPS, artikel berita ekonomi dari sumber terpercaya, dan video edukasi tentang teori uang atau inflasi.● Forum Diskusi Daring: Menggunakan fitur forum di Google Classroom atau platform lain untuk diskusi, tanya jawab tentang perhitungan indeks harga, atau berbagi opini tentang isu ekonomi terkini.● Penilaian Daring: Penggunaan Google Forms untuk kuis, asesmen awal, atau kuesioner refleksi. Penggunaan rubrik digital untuk penilaian proyek.● Kahoot!/Mentimeter: Digunakan untuk kuis interaktif tentang konsep dasar uang atau inflasi, atau polling singkat tentang pandangan peserta didik terhadap suatu fenomena ekonomi.● Google Classroom: Sebagai pusat manajemen pembelajaran (mengunggah materi, mengumpulkan tugas, pengumuman, penjadwalan).● Spreadsheet (Google Sheets/Excel): Digunakan untuk melakukan perhitungan indeks harga secara efisien.F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1: MEMAHAMI KONSEP DAN SEJARAH UANGKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Pembukaan dan Pengkondisian Kelas (Berkesadaran): Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran, dan menciptakan suasana positif.● Pemicu dan Motivasi (Menggembirakan): Guru menampilkan video singkat tentang transaksi barter di masa lalu atau cerita lucu tentang kesulitan barter. \"Bayangkan jika kita harus barter setiap hari untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan!\"● Apersepsi (Bermakna): \"Dari pengalaman kalian sehari-hari, bagaimana kita mendapatkan barang dan jasa? Apa alat yang kita gunakan?\" Guru mengaitkan dengan fungsi uang.● Tujuan Pembelajaran (Berkesadaran): Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang uang dan sejarahnya, serta relevansinya dalam kehidupan ekonomi modern.


https://modulkelas.com/KEGIATAN INTI (60 MENIT)Eksplorasi Sejarah Uang (Memahami, Bermakna):● Guru menjelaskan tahap-tahap perkembangan uang (barter, uang barang, uang logam, uang kertas, uang giral) dengan menggunakan infografis atau gambar.● Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing tahap perkembangan uang.Diskusi Fungsi dan Jenis Uang (Mengaplikasi, Kolaborasi):● Guru menjelaskan fungsi-fungsi uang (alat tukar, satuan hitung, penyimpan nilai) dan jenis-jenis uang (kartal, giral, kuasi).● Peserta didik melakukan identifikasi jenis-jenis uang yang mereka temui sehari-hari dan mendiskusikan fungsinya. (Diferensiasi konten: Guru menyediakan contoh uang yang bervariasi).Simulasi Transaksi (Menggembirakan, Mengaplikasi):● Melakukan simulasi jual beli sederhana menggunakan \"uang mainan\" atau kupon untuk memahami fungsi uang sebagai alat tukar.KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Berkesadaran): Peserta didik menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang uang dan mengapa uang sangat penting dalam ekonomi modern.● Umpan Balik (Konstruktif): Guru memberikan umpan balik umum terhadap pemahaman konsep dan partisipasi.● Kesimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pengertian, fungsi, dan jenis uang.● Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan pengantar untuk pertemuan berikutnya tentang teori uang dan perbankan.PERTEMUAN 2: MENGANALISIS TEORI KUANTITAS UANG DAN PERAN PERBANKANKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Pemanasan (Menggembirakan): Guru memutar video singkat tentang aktivitas di bank atau transaksi digital. \"Siapa yang mengelola uang dalam jumlah besar di negara kita?\"● Pemicu (Bermakna): \"Mengapa jumlah uang yang beredar bisa memengaruhi harga barang?\"● Tujuan Pembelajaran: Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang teori uang dan perbankan.KEGIATAN INTI (60 MENIT)Eksplorasi Teori Kuantitas Uang (Memahami, Bermakna):● Guru menjelaskan Teori Kuantitas Uang Irving Fisher (MV=PT) dan Teori Permintaan Uang Keynes, dengan contoh sederhana.● Peserta didik mendiskusikan implikasi dari perubahan jumlah uang beredar terhadap harga barang.Diskusi Peran Bank Sentral dan Bank Umum (Mengaplikasi, Kolaborasi):


https://modulkelas.com/● Guru menjelaskan peran Bank Indonesia sebagai bank sentral dan perbedaan fungsinya dengan bank umum.● Peserta didik dalam kelompok mencari berita atau artikel tentang kebijakan moneterBank Indonesia dan mendiskusikan dampaknya.Menganalisis Instrumen Kebijakan Moneter (Merefleksi, Berkesadaran):● Guru menjelaskan instrumen kebijakan moneter (diskonto, operasi pasar terbuka, giro wajib minimum).● Peserta didik berdiskusi skenario bagaimana setiap instrumen digunakan untuk memengaruhi jumlah uang beredar.KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Berkesadaran): Peserta didik menuliskan satu instrumen kebijakan moneter yang paling mereka pahami dan bagaimana instrumen tersebut bekerja.● Umpan Balik (Konstruktif): Guru memberikan umpan balik atas pemahaman konsep dan partisipasi.● Kesimpulan: Guru menyimpulkan teori uang, peran bank sentral, dan instrumen kebijakan moneter.● Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan pengantar untuk materi indeks harga.PERTEMUAN 3: MENGHITUNG INDEKS HARGAKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Pemanasan (Menggembirakan): Guru menampilkan grafik harga beberapa barang pokok dari tahun ke tahun. \"Apakah harga barang selalu tetap?\"● Pemicu (Bermakna): \"Bagaimana kita tahu bahwa harga-harga secara umum naik atau turun? Bagaimana cara mengukurnya?\"● Tujuan Pembelajaran: Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang indeks harga.KEGIATAN INTI (60 MENIT)Eksplorasi Konsep Indeks Harga (Memahami, Bermakna):● Guru menjelaskan pengertian indeks harga, tujuan, dan jenis-jenisnya (indeks harga konsumen, produsen, dll.).● Peserta didik diajak melihat contoh Indeks Harga Konsumen (IHK) dari situs BPS.Praktikum Perhitungan Indeks Harga (Mengaplikasi, Penalaran Kritis):● Guru menjelaskan metode perhitungan indeks harga tidak tertimbang (agregatif sederhana) dan tertimbang (Laspeyres dan Paasche) dengan contoh data.● Peserta didik secara individu atau berpasangan berlatih menghitung indeks harga menggunakan data harga yang diberikan oleh guru. (Diferensiasi proses: Guru menyediakan data dengan tingkat kompleksitas bervariasi).Interpretasi Hasil Perhitungan (Merefleksi, Berkesadaran, Komunikasi):● Peserta didik menginterpretasikan hasil perhitungan mereka: \"Apa artinya jika indeks harga 115%?\"● Guru membimbing diskusi tentang mengapa Laspeyres dan Paasche bisa menghasilkan angka yang berbeda.


https://modulkelas.com/KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Berkesadaran): Peserta didik menuliskan metode perhitungan indeks harga yang paling mudah mereka pahami dan alasan mengapa indeks harga penting.● Umpan Balik (Konstruktif): Guru memberikan umpan balik umum dan apresiasi atas ketelitian perhitungan.● Kesimpulan: Guru menyimpulkan pentingnya indeks harga sebagai indikator perubahan harga.● Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan pengantar tentang inflasi.PERTEMUAN 4: MEMAHAMI KONSEP DAN JENIS-JENIS INFLASIKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Pemanasan (Menggembirakan): Guru memutar lagu atau video tentang \"uang yang tidak cukup\" atau \"harga melambung tinggi\".● Pemicu (Bermakna): \"Apa yang terjadi jika harga-harga terus-menerus naik dalam waktu yang lama?\"● Tujuan Pembelajaran: Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang inflasi.KEGIATAN INTI (60 MENIT)Eksplorasi Konsep Inflasi dan Deflasi (Memahami, Bermakna):● Guru menjelaskan pengertian inflasi dan deflasi serta perbedaannya.● Guru memberikan contoh kasus inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi.Diskusi Klasifikasi Inflasi (Mengaplikasi, Kolaborasi):● Guru menjelaskan jenis-jenis inflasi berdasarkan tingkat keparahan (ringan, sedang, berat, hiper), penyebab (demand-pull, cost-push), dan sumber (dalam negeri, luar negeri).● Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus atau berita tentang jenis-jenis inflasi yang berbeda dan mengklasifikasikannya.Menganalisis Berita Terkini (Merefleksi, Berkesadaran):● Peserta didik mencari berita terbaru tentang tingkat inflasi di Indonesia dan mencoba mengidentifikasi jenisnya.KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Berkesadaran): Peserta didik menuliskan satu jenis inflasi yang paling menarik perhatian mereka dan mengapa.● Umpan Balik (Konstruktif): Guru memberikan umpan balik umum atas pemahaman konsep dan kemampuan klasifikasi.● Kesimpulan: Guru menyimpulkan pengertian dan jenis-jenis inflasi.● Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan pengantar tentang penyebab dan dampak inflasi.PERTEMUAN 5: MENGANALISIS PENYEBAB, DAMPAK, DAN CARA MENGATASI INFLASIKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)


https://modulkelas.com/● Pemicu (Menggembirakan): Guru menampilkan meme atau kartun tentang dampak inflasi terhadap daya beli. \"Bagaimana perasaan kalian jika uang saku kalian tiba-tiba tidak bisa membeli banyak barang?\"● Review (Bermakna): Mengingat kembali jenis-jenis inflasi.● Tujuan Pembelajaran: Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang penyebab, dampak, dan cara mengatasi inflasi.KEGIATAN INTI (60 MENIT)Eksplorasi Penyebab Inflasi (Memahami, Penalaran Kritis):● Guru menjelaskan penyebab inflasi permintaan (demand-pull) dan inflasi biaya (costpush) dengan contoh-contoh relevan.● Peserta didik menganalisis kasus di mana peningkatan harga bahan baku memicu inflasi atau peningkatan pendapatan masyarakat memicu inflasi.Diskusi Dampak Inflasi (Mengaplikasi, Kolaborasi, Bermakna):● Guru menjelaskan dampak inflasi terhadap masyarakat (konsumen, produsen, penabung, peminjam) dan perekonomian secara makro.● Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan \"Siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan oleh inflasi?\"Menganalisis Kebijakan Mengatasi Inflasi (Merefleksi, Berkesadaran, Komunikasi):● Guru menjelaskan kebijakan moneter (politik diskonto, operasi pasar terbuka, GWM, kredit selektif) dan kebijakan fiskal (penghematan pengeluaran pemerintah, menaikkan pajak) untuk mengatasi inflasi.● Peserta didik berdiskusi tentang kelebihan dan kekurangan setiap kebijakan dalam mengatasi berbagai jenis inflasi.KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Berkesadaran): Peserta didik menuliskan dua penyebab inflasi utama dan dua kebijakan yang paling efektif untuk mengatasinya menurut mereka.● Umpan Balik (Konstruktif): Guru memberikan umpan balik umum dan apresiasi atas analisis yang mendalam.● Kesimpulan: Guru menyimpulkan penyebab, dampak, dan berbagai kebijakan penanggulangan inflasi.● Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan pengantar untuk studi kasus inflasi.PERTEMUAN 6: STUDI KASUS DAN REFLEKSI DAMPAK INFLASIKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Pemicu (Joyful Learning): Guru menampilkan video singkat tentang kondisi ekonomi suatu negara yang pernah mengalami hiperinflasi (misalnya, Zimbabwe atau Venezuela). \"Bagaimana rasanya uang yang kalian pegang tiba-tiba tidak ada harganya?\"● Review (Meaningful Learning): Mengingat kembali konsep inflasi, penyebab, dan dampaknya.● Tujuan Pembelajaran: Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk menganalisis studi kasus dan merumuskan rekomendasi.


https://modulkelas.com/KEGIATAN INTI (60 MENIT)Proyek Analisis Studi Kasus Inflasi (Mengaplikasi, Penalaran Kritis, Kolaborasi):● Peserta didik dalam kelompok memilih satu studi kasus inflasi (misalnya, krisis moneter 1998 di Indonesia, inflasi pasca-perang dunia, atau inflasi di negara tertentu).● Setiap kelompok mengidentifikasi penyebab inflasi, dampak yang terjadi, dan kebijakan yang diterapkan/direkomendasikan. Sumber data bisa dari berita, artikel, atau laporan ekonomi.● Wawancara (Opsional, jika memungkinkan): Jika ada narasumber yang relevan (misalnya, ekonom lokal, dosen ekonomi, pelaku usaha yang pernah merasakan dampak inflasi), bisa dilakukan wawancara singkat secara virtual atau langsung.Presentasi Hasil Proyek (Komunikasi, Kreativitas):● Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus mereka. Mereka dapat menggunakan infografis, slide presentasi, atau video singkat.● Sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok.KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Berkesadaran): Peserta didik menuliskan pelajaran terpenting yang mereka dapatkan dari studi kasus inflasi dan bagaimana mereka dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi di tengah fluktuasi ekonomi.● Umpan Balik (Konstruktif): Guru memberikan umpan balik atas presentasi, analisis, dan rekomendasi yang diberikan.● Kesimpulan: Guru menyimpulkan pentingnya pemahaman tentang inflasi bagi individu dan negara, serta peran aktif warga negara dalam menjaga stabilitas ekonomi.● Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan kesempatan untuk eksplorasi lebih lanjut atau mempersiapkan materi bab selanjutnya.G. ASESMEN PEMBELAJARANASESMEN AWAL PEMBELAJARAN:● Observasi: Guru mengamati partisipasi dan interaksi peserta didik selama sesi pemicu dan diskusi awal untuk mendapatkan gambaran awal tentang pemahaman dan kepercayaan diri mereka dalam topik ekonomi makro.● Wawancara (Singkat): Guru mengajukan beberapa pertanyaan terbuka kepada peserta didik: \"Menurut kalian, apa itu uang dan untuk apa kita menggunakannya?\" \"Pernahkah kalian merasa harga barang naik terus-menerus? Mengapa itu bisa terjadi?\" \"Apa yang kalian ketahui tentang Bank Indonesia?\"● Kuesioner: Kuesioner singkat (Google Forms) berisi pertanyaan tentang pengalaman peserta didik terkait uang, harga, dan berita ekonomi.Soal Asesmen Awal:1. Apa fungsi utama uang dalam kehidupan sehari-hari?2. Menurut Anda, mengapa harga mi instan tahun ini berbeda dengan tahun lalu?


https://modulkelas.com/3. Apa yang terjadi jika harga-harga di pasar terus naik setiap bulan?4. Pernahkah Anda mendengar berita tentang \"inflasi\"? Jika ya, apa yang Anda pahami tentang itu?5. Bagaimana peran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga barang dan jasa?ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN:● Tugas Harian: Observasi dan penilaian terhadap partisipasi dalam diskusi kelompok, ketelitian dalam perhitungan indeks harga, dan kontribusi dalam analisis studi kasus.● Diskusi Kelompok: Penilaian rubrik terhadap kemampuan berkolaborasi, menyampaikan ide, menganalisis masalah, dan memberikan solusi dalam diskusi tentang teori uang, penyebab inflasi, dan kebijakan penanggulangan.● Presentasi Kelompok: Penilaian rubrik terhadap kemampuan mengkomunikasikan hasil analisis studi kasus secara jelas, sistematis, dan meyakinkan.Soal Asesmen Proses (Contoh tugas/diskusi):1. Hitunglah indeks harga tidak tertimbang untuk tahun 2024 jika diketahui harga beras tahun 2023 adalah Rp10.000/kg dan tahun 2024 adalah Rp12.000/kg; harga minyak goreng tahun 2023 adalah Rp15.000/liter dan tahun 2024 adalah Rp16.500/liter. (Tahun dasar 2023).2. Dalam kelompok, identifikasi dan diskusikan setidaknya dua fungsi uang dan berikan contoh konkret penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.3. Jelaskan perbedaan antara inflasi yang disebabkan oleh tarikan permintaan (demandpull inflation) dan inflasi yang disebabkan oleh dorongan biaya (cost-push inflation). Berikan contoh situasinya.4. Jika Bank Indonesia ingin menurunkan jumlah uang beredar untuk mengatasi inflasi, kebijakan moneter apa saja yang dapat dilakukan? Jelaskan masing-masing.5. (Untuk diskusi kasus) Berdasarkan sebuah artikel berita tentang kenaikan harga BBM, analisis penyebab kenaikan tersebut dan bagaimana dampaknya terhadap daya beli masyarakat.ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN:● Jurnal Reflektif: Peserta didik menulis refleksi menyeluruh tentang pembelajaran Bab IV, termasuk pemahaman mereka tentang uang, indeks harga, dan inflasi, serta bagaimana pengetahuan ini dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan ekonomi di masa depan.Tugas Akhir/Proyek:● Proyek Analisis Dampak Inflasi Lokal: Peserta didik memilih satu atau dua komoditas yang harganya sering berfluktuasi di daerah mereka (misalnya, harga cabai, bawang, atau telur ayam) dan menganalisis tren harganya selama beberapa bulan terakhir (menggunakan data dari internet atau observasi pasar). Mereka kemudian membuat laporan singkat atau infografis yang menjelaskan potensi penyebab fluktuasi harga tersebut dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar.Tes Tertulis (Pilihan Ganda dan Esai Singkat):Soal Asesmen Akhir:


https://modulkelas.com/● Salah satu fungsi asli uang adalah sebagai alat tukar. Jelaskan mengapa fungsi ini sangat penting dalam perekonomian modern dibandingkan sistem barter.1. Jelaskan pengertian inflasi dan berikan contoh masing-masing dari inflasi ringan, sedang, dan berat.2. Seorang ibu rumah tangga mengeluh karena uang belanjanya tidak cukup lagi untuk membeli kebutuhan pokok yang sama seperti bulan lalu. Analisislah fenomena ini dari sudut pandang ekonomi dan sebutkan dua dampak negatif yang mungkin dialami ibu tersebut.3. Sebagai seorang pelajar, apa yang dapat Anda rekomendasikan kepada pemerintah untuk mengatasi inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)? (Jawab dengan argumentasi yang jelas).


Click to View FlipBook Version