VISUALISASI KONSEP
DI SUSUN OLEH :
1. Bagus Putra Pamungkas (04)
2. Indri Cahyani (13)
3. Nayla Fauziah Putri (20)
4. Raffi Rizkia (22)
5. Renata Rachel (23)
6. Rizki (25)
7. Siti Rahmawati (30)
DAFTAR ISI
A. Pengertian Visualisasi Konsep ............................................................................... 3
B. Tujuan Visualisasi Konsep...................................................................................... 3
C. Macam Macam Visualisasi Konsep........................................................................ 3
1. Animasi 2D ......................................................................................................... 3
2. Animasi 3D ......................................................................................................... 3
D. Bentuk Visualisasi Konsep...................................................................................... 3
1. Visualisasi 2D ..................................................................................................... 3
2. Visualisasi 3D ..................................................................................................... 4
E. Visualisasi Simulasi Digital ..................................................................................... 5
a. Presentasi Video ................................................................................................. 5
b. Simulasi Visual ................................................................................................... 9
F. Kesimpulan............................................................................................................. 10
A. Pengertian Visualisasi Konsep
(Gambar 1)
Visualisasi Konsep adalah media siswa mengomunikan gagasan atau konsep
dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan
diberi audio
B. Tujuan Visualisasi Konsep
Visualisasi konsep mempunya 2 tujuan, yaitu :
1. Membuat presentasi video melalu cara video proses
2. Membuat presentasi video melalui simulasi visual
C. Macam-Macam Visualisasi Konsep
Macam visualisasi konsep itu ada 2, yaitu :
a. Animasi 2D
Animasi 2D adalah animator 2D membuat gambar dan karakter dalam format
dua dimensi dan menghidupkannya dengan gerakan.
b. Animasi 3D
Animasi 3D adalah proses menempatkan objek dan karakter dalam ruang tiga
dimensi dan memanipulasinya untuk menciptakan ilusi gerak.
D. Bentuk Visualisasi Konsep
Di dalam Visualisasi konsep ada yang namanya bentuk visualisasi konsep. Bentuk
Visualisasi Konsep di bagi menjadi 2, diantaranya yaitu sebagai berikut.
a. Visualisasi 2D
Visualisasi 2D terbagi atas visualisasi statis (tak bergerak) biasanya dalam
bentuk gambar dan visualisasi dinamis (bergerak) biasanya dalam bentuk
animasi.
1. Visualisasi Statis (Tak Bergerak)
Visualisasi statis adalah visualisasi tak bergerak. Bentuk visual ini
biasanya digunakan untuk infografis seperti poster, pamflet, dan flyer.
Fungsi dari visualisasi statis adalah sebagai alat komunikasi dalam media
cetal yang bersifat statis (non-animasi).
(Gambar 2) (Gambar 3) (Gambar 4)
2. Visualisasi Dinamis (Bergerak)
Visualisasi dinamis adalah visualisasi berbentuk animasi 2D yang biasa
disebut motion graphic dan presentasi video. Visualisasi ini terdapat pada
web, videotron, dan iklan televisi. Fungsi visualisasi dinamis lebih
ekspresif karena memungkinkan memberikan informasi dengan efek
animasi yang lebih baik.
b. Visualisasi 3D
Visualisasi 3D adalah visualisasi animasi dengan menggunakan software
pengolah animasi 3D, secara tampilan visual lebih realis dan dapat diberikan
cerita sesuai dengan tiruan benda nyata. Visualisasi 3D biasanya berupa
animasi yang menceritakan proses kerja.
E. Simulasi Visual
a. Presentasi Video
Presentasi video adalah video untuk mengomunikasikan ide atau gagasan,
yang digunakan untuk memperkenalkan produk atau cara kerja yang dibuat
melalui proses merekam gambar dan suara, menata urutan dan menyambung
atau memotong gambar dan menyatukannya menjadi kesatuan yang utuh.
- Fungsi Presentasi Video
Presentasi video berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide
atau gagasan melalui penyajian suatu produk yang telah dihasilkan.
- Jenis Video
Berdasarkan tujuan pembuatannya, video dapat diperuntukan:
Cerita
Video yang bertujuan untuk memaparkan cerita
Dokumenter
Video yang bertujuan merekam sebuah kejadiann atau peristiwa
dalam kehidupan nyata.
Berita
Video yang bertujuan untuk memaparkan sebuha berita.
Pembelajaran
Video yang bertujuan untuk memberikan materi pembelajaran agar
mudah diserap dan dapat dimainkan ulang
Presentasi
Video yang bertujuan untuk mengkomunikasikan ide atau gagasan
- Ciri-Ciri Presentasi Video :
a. Mengomunikasikan ide
b. Menunjukkan solusi
c. Mengomunikasiakn produk dan jasa
d. Menunjukkan cara kerja
- Proses Pengambilan Gambar
1. Alat Perekam Gambar (Camcorder)
Kamera (camcorder) untuk merekam gambar dan suara
Contoh : kamera profesional, handycam
Tripod, agar kamera tidak bergoyang
Lampu kamera untuk menambah cahaya, dalam kondisi kurang
cahaya
Mikropon untuk merekam suara ketika melakukan pengambilan
gambar
a. Menangkap Gambar dengan Kamera Handycam
1) Teknik memegang kamera video
2) Zoom
3) Peraturan 5 detik
4) Fokus, Exposure dan Keseimbanagan Cerah Putih (White
Balance)
5) Tanggal dan Waktu
6) Gambar pengisi (Cutaways)
b. Menangkap Gambar dengan Telepon Genggam (Handphone)
1) Lebih dekta ke obyek
2) Hati-hati dengan cahaya
3) Keseimbangan
4) Hindari penggunaan digital zoom
2. Istilah Ukuran Gambar
Establishing Shot: shot pembuka dari suatu adegan yang
memperlihatkan tempat dan waktu adegan itu berlangsung.
Extreme Long Shot (ELS): gambar diambil dari jarak sangat
jauh, yang ditonjolkan bukan objek lagi tetapi latar
belakangnya.
Very Long Shot (VLS): menunjukkan subjek yang berada di
tengah lingkungan sekitarnya.
LongShoot (LS) : pengambilan secara keseluruhan tubuh dari
kepala sampai kaki.
Full Shot (FS) : pengambilan gambar objek secara penuh dari
kepala sampai kaki.
Medium Long Shot (MLS) : gambar diambil dari jarak yang
wajar, sehingga jika misalnya terdapat 3 objek maka
seluruhnya akan terlihat.
Knee Shot (KS) : pengambilan gambar objek dari kepala
hingga lutut.
Wide Angle (sudut lebar) : ukuran pengambilan gambar yang
memasukkan keadaan sekeliling, jadi sudut lebar akan
memberikan pandangan atas keseluruhan keadaan.
Mid Shot (MS) : menunjukkan mulai bagian kepala sampai
pinggul.
Medium Close Up (MCU) : menunjukkan mulai bagian kepala
sampai bahu.
Close Up (CU) : gambar diambil dari jarak dekat.
Big Close Up (BCU) : pengambilan gambar wajah yang
memenuhi layar penampilan gambar
Extreme Close Up (ECU): pengambilan gambar yang terlihat
sangat detail seperti hidung pemain atau bibir atau ujung tumit
dari sepatu.
One Shot (1S) : Pengambilan gambar satu objek
Wo Shot (2S) : pengambilan gambar dua orang.
Three Shot (3S) : pengambilan gambar tiga orang.
Group Shot (GS): pengambilan gambar sekelompok orang.
3. Gerakan Kamera
PAN atau PANNING, yaitu pergerakan kamera secara
horizontal, yaitu gerakan kamera dari kiri ke kanan (PAN
KANAN) atau dari kanan ke kiri (PAN KIRI).
TILT atau TILTING, yaitu pergerakan kamera secara vertikal
TRACK IN, yaitu teknik pengambilan gambar yang dimulai
dengan cara menggerakan kamera mendekati objek
TRACK OUT, yaitu teknik pengambilan gambar yang dimulai
dengan cara menggerakan kamera menjauhi objek.
4. Tata Cahaya
Teknik tata cahaya tiga titik (Three Point Lighting) adalah metode
standar yang digunakan dalam media visual seperti video, film dan
fotografi.
Key light adalah penyinaran terarah yang utama (main source)
yang mengenai/jatuh pada suatu objek.
Fill light adalah penyinaran yang digunakan untuk melunakan
bayangan yang dihasilkan oleh key light.
Back light adalah penyinaran dari belakang subjek (berlawanan
arah kamera) diatur sehingga jatuh mengenai kepala dan bahu
dari subjek.
5. Tata Suara
Voice over adalah narasi tambahan yang berupa suara manusia yang
membacakan sebuah cerita/narasi yang berkaitan dengan video yang
dibuat.
voice over talent atau orang yang mengisi/menyuarakan voice over
b. Simulasi Visual
Simulasi Visual adalah 3D visualization atau video animasi 3D merupakan upaya
mewujudkan gagasan secara visual atau memvisualkan gagasan guna
memecahkan suatu masalah yang sesuai dengan kebutuhan kita.
Proses ini menjadi penting ketika gagasan tersebut belum pernah terwujud,
sehingga tidak dapat dilakukan pengambilan gambar dengan video. Sebagai
contoh, pengembang pemukiman menjual rumah/apartemen hanya dalam bentuk
gambar atau animasi. Rumah/apartemen itu sendiri belum terwujud, belum ada /
belum dibangun. Kemampuan pengembang pemukiman tersebut memvisualkan
materi informasi telah menjadi sarana komunikasi yang lebih mudah
tersampaikan dan dicerna.
Guna menguasai proses pembuatan animasi 2D dan 3D secara tuntas, Anda dapat
mempelajarinya pada program studi Multimedia. Untuk kepentingan
pembelajaran Simulasi Digital bagi semua siswa yang tersebar pada berbagai
bidang keahlian di SMK, dipilih animasi 3D sebagai materi pembelajaran
kompetensi Simulasi Visual. Proses pembuatan animasi 3D terdiri atas proses:
menemukan idé, gambar, pemodelan, texture, menganimasikan,dan rendering.
Software pengolah animasi 3D yang dapat digunakan membuat simulasi visual
tersedia beragam, antara lain 3DsMax, Cinema 4D, Maya, Blender. Simulasi
Visual menggunakan software Blender karena merupakan freeware dengan file
instalasi yang tidak besar. Blender dapat dijalankan menggunakan Sistem
Operaasi Linux, Windows, dan Mac.
Sebagai visualisasi 3D (3D visualization), Simulasi Visual hanya memvisualkan
objek benda yang akan dikomunikasikan. Hasil visualisasi dapat berdiri sendiri
sebagai penjelas atau ilustrasi animasi dari bagian Buku Digital atau pendukung
Presentasi Video pada bagian yang tidak dapat dikasatmatakan, tidak dapat
diwujudkan secara nyata.
F. Kesimpulan
Visualisasi statis adalah visualisasi tak bergerak bentuk visual ini biasanya
untuk infografis seperti poster, pamflet, dan flyer.
Visualisasi dinamis adalah visualisasi berbentuk animasi 2D yang biasa
disebut motion graphic dan presentasi video visualisasi ini terdapat pada
web, videotron, dan iklan televisi.
Visualisasi 3D adalah visualisasi animasi dengan menggunakan perangkat
lunak pengolah animasi 3D, secara tampilan visual lebih realis dan dapat
diberikan cerita sesuai dengan tiruan benda nyata. Visualisasi 3D biasanya
berupa animasi yang menceritakan proses kerja.
Presentasi Video adalah bentuk dari komunikasi gagasan melalui bentuk
video
Simulasi Visual adalah visualisasi 3D (3D visualization) atau video
animasi 3D yang mewujudkan gagasan secara visual untuk memecahkan
suatu masalah yang sesuai dengan kebutuhan pengguna/pemesan.