The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 semester 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by satriyanarotamaid, 2021-08-25 20:55:08

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 semester 1

Keywords: Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6

MODUL
PENDIDIKAN AGAMA HINDU

DAN BUDI PEKERTI

Untuk SD Kelas VI Semester 1

Oleh :
Made Satriya Adi Wibawa. N, S.Pd. H

MODUL AGAMA HINDU KELAS VI SEMESTER I

KKG Agama Hindu Kecamatan Buleleng

MODUL PENDIDIKAN AGAMA HINDU
Untuk SD Kelas VI Semester 1

Oleh :
Made Satriya Adi Wibawa. N, S.Pd. H

Nama
Kelas
Sekolah

MODUL AGAMA HINDU KELAS VI SEMESTER I 1

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1

Lembar Pengesahan

Modul Pendidikan Agama Hindu Untuk SD Kelas VI Semester I ini telah di setujui
penggunaannya oleh Ketua Pokjawas Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama
Kabupaten Buleleng dan Ketua KKG Agama Hindu Kecamatan Buleleng, untuk dapat
digunakan sebagai salah satu bahan ajar penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah
se-Kecamatan Buleleng.

Disahkan di : Singaraja
Tanggal : 15 Juli 2019

Ketua Pokjawas Penda Hindu Ketua KKG Agama Hindu,
Kementerian Agama Kab. Buleleng Kecamatan Buleleng

Ketut Suarning, S.Pd Kadek Sudiarta, S.Ag
NIP. 19650513 198703 2 006 NIP. 19810613 200604 1 010

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 2

MODUL AGAMA HINDU KELAS VI SEMESTER I

Kata Pengantar

Om Swastyastu,
Pujastuti dan angayu bagia saya haturkan kepada Ida Hyang Widhi Wasa

karena atas asung kerta wara nugrahaNya sehingga saya dapat menyusun Modul
Pendidikan Agama Hindu untuk SD Kelas VI semester 1.

Materi buku ini disusun berdasarkan standar isi Kurikulum 13, sehingga
dapat digunakan sebagai pendamping bagi siswa dan guru dalam kegiatan
pembelajaran.

Penyusun menyadari isi buku ini banyak kekurangannya, untuk itu kritik dan
saran yang konstruktif dari semua pihak sangat diharapkan demi penyempurnaan
edisi berikutnya.

Semoga Modul ini bermanfaat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan
Agama Hindu, khususnya tingkat SD.
Om Santih, Santih, Santih, Om.

Singaraja, 15 Juli 2019

Penyusun

Modul PMeOndDidUikLaAn GAAgMamAaHHINinDduUdKaEnLBAuSdiVPI SekEeMrtiEKSTelEaRs 6I Semeseter 1 3

DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan ...................................................................................................2
Kata Pengantar ...........................................................................................................3
Daftar Isi ....................................................................................................................4

1 Kegiatan Belajar 1 Mengenal Isi Kitab Bagawadgita .........................................5
a. Petunjuk Kerja............................................................................................5
b. Materi Ajar..................................................................................................6
c. Lembar Kerja Peserta Didik.......................................................................11
d. Evaluasi......................................................................................................14
e. Kunci Jawaban...........................................................................................17
f. Skor ............................................................................................................18

2 Kegiatan Belajar 2 Ajaran Panca Sradha sebagai Penguat Keyakinan...........20
a. Petunjuk Kerja...........................................................................................20
b. Materi Ajar................................................................................................21
c. Lembar Kerja Peserta Didik......................................................................25
d. Evaluasi.....................................................................................................31
e. Kunci Jawaban..........................................................................................33
f. Skor ...........................................................................................................34

3 Kegiatan Belajar 3 Tattvam Asi dalam cerita Itihasa........................................36
a. Petunjuk Kerja...........................................................................................36
b. Materi Ajar................................................................................................37
c. Lembar Kerja Peserta Didik......................................................................39
d. Evaluasi.....................................................................................................44
e. Kunci Jawaban..........................................................................................46
f. Skor ...........................................................................................................47
g. Daftar Pustaka............................................................................................49

5 4

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1

Page

1

PETUNJUK SISWA

Modul ini akan menguraikan tentang isi, makna dan nilai-nilai yang
terkandung dalam Bagavad gita sebagai tuntunan hidup.
Pada pembelajaran dengan modul ini diharapkan akan memiliki
kompetensi dasar seperti diuraikan berikut ini :

Kompetensi Dasar :
3.1 Memahami isi pokok Bhagavadgita sebagai tuntunan hidup.

Tujuan Pembelajaran :
1. Dapat menemukan jumlah bab kitab bhagawadgita
2. Dapat menemukan isi pokok masing-masing bab kitab bhagawadgita
3. Dapat menyimpulkan pengertian kitab bhagawadgita
4. Dapat menemukan makna yang terkandung dalam kitab bhagawadgita
5. Dapat menemukan nilai-nilai yang terkandung dalam kitab bhagawadgita
6. Dapat mendemonstrasikan pembacaan sloka bhagawadgita

:

5 Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 5

Page

A. Mengenal Bhagawadgita

Bhagawadgita artinya “Nyanyian Tuhan”

atau” nyanyian suci.” Bhagawadgita juga

bernama “Gitopanisad.” Bhagawadgita

adalah hakekat segala pengetahuan Weda.

Jiwa Bhagawadgita ada pada

Bhagawadgita sendiri. Bhagawadgita

juga disebut dengan nama lain yaitu

Upanishad, merupakan bagian terakhir

dari Weda. Bhagawadgita juga disebut

weda yang ke lima atau Pancamo Weda.

Kitab Bhagawadgita mempunyai

perbedaan dengan buku-buku suci yang

lain. Jika buku-buku suci yang lainnya

adalah merupakan pencatatan dari

ajaran-ajaran yang disampaikan di tempat-

tempat suci atau di tempat-tempat lain.

Sedangkan Bhagawadgita adalah ajaran

yang disampaikan oleh Shri Kishna

kepada Arjuna, ketika Arjuna mengalami

Gambar. 01. Contoh Kitab Bagavadgita Sumber keragu-raguan di medan Kuru Ksetra,
: https://www.google.com/search? dimana saat itu berhadap-hadapan antara
dua pasukan yaitu pasukan Korawa dan

Pandawa. Bhagawadgita hendaknya dipahami, diterima, dan dirasakan sesuai dengan petunjuk

yang diberikan oleh yang menyabdakan Bhagawadgita itu yaitu Shri Krishna. Bhagawadgita

adalah merupakan pengetahuan suci yang abadi, diajarkan oleh Shri Krishna sebagai Awatara

Wisnu kepada umat manusia. Ajaran itu diajarkan berulang dari jaman ke jaman, bila dunia

mengalami kegelapan, dimana manusia melupakannya, dan adharma merajalela di dunia ini, demi

untuk kesucian jiwa dan kesempurnaan hidup. Bhagawadgita menekankan pada Tuhan atau Sang

Hyang Widhi sebagai Mahadewa yang menciptakan dunia ini. Membaca Bhagawadgita dapat

memberi berkah dan kebahagiaan yang besar pada jiwa kita.

5 6

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 Page

B. Isi dari Kitab Suci Bhagawadgita

Bab I, berisi tentang Arjuna dalam keragu-raguan dan kehilangan harapan, terdiri dari 47
seloka
Meninjau tentara-tentara di medan perang Kuru KsetraTentara-tentara kedua belah pihak siap siaga
untuk bertempur. Arjuna, seorang kesatria yang perkasa, melihat sanak keluarga, guru-guru dan
kawan-kawannya dalam tentara-tentara kedua belah pihak siap untuk bertempur dan mengorbankan
nyawanya. Arjuna tergugah kenestapaan dan rasa kasih sayang, sehingga kekuatannya menjadi
lemah, pikirannya bingung, dan dia tidak dapat bertabah hati untuk bertempur.

Bab II, berisi tentang teori Samkhya dan Pelaksanaan Yoga, teridiri dari 72 seloka
Arjuna menyerahkan diri sebagai murid kepada Shri Krishna, kemudianKrishna memulai
pelajaran-Nya kepada Arjuna dengan menjelaskan perbedaan pokok antara badan jasmani yang
bersifat sementara dan sang roh yang bersifat kekal. Shri Krishna menjelaskan proses perpindahan
sang roh, sifat pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Kuasa tanpa mementingkan diri sendiri dan ciri-
ciri orang yang sudah insaf akan dirinya.

Bab III, berisi tentang karma Yoga, terdiri dari 43 seloka
Semua orang harus melakukan kegiatan di dunia material. Tetapi perbuatan dapat mengikat diri
seseorang pada dunia ini atau membebaskan dirinya dari dunia. Seseorang dapat dibebaskan dari
hukum karma dan mencapai pengetahuan rohani tentang sang diri dan Yang Maha Kuasa dengan cara
bertindak untuk memuaskan Yang Maha Kuasa, tanpa mementingkan diri sendiri

Bab IV, berisi tentang jalannya Pengetahuan, terdiri dari 42 seloka Pengetahuan rohani tentang
sang roh, Tuhan Yang Maha Esa, dan hubungan antara sang roh dengan Tuhan – menyucikan dan
membebaskan diri manusia. Pengetahuan seperti itu adalah hasil perbuatan bhakti tanpa
mementingkan diri sendiri (karma yoga). Krishna menjelaskan sejarah Bhagawadgita sejak
jaman purbakala, tujuan dan makna Beliau ketika menurun ke dunia material, serta pentingnya
mendekati seorang guru kerohanian yang sudah insaf akan dirinya.

Bab V, berisi tentang melepaskan diri dari ikatan, terdiri dari 29 seloka

Perbuatan dalam Kesadaran akan Krishna
Orang bijaksana yang sudah disucikan oleh api pengetahuan rohani, secara lahiriah melakukan segala
kegiatan tetapi melepaskan ikatan terhadap hasil perbuatan dalam hatinya. Dengan cara demikian,
orang bijaksana dapat mencapai kedamaian, ketidakterikatan, kesabaran, penglihatan rohani dan
kebahagiaan

Bab VI, berisi tentang Yoga yang Sejati, terdiri dai 47 seloka
Astangga-yoga, jenis latihan meditasi lahiriah, pengendalian pikiran dan indria-indria dan
memusatkan perhatian kepada Paraman (Roh yang utama yang bersemayam di dalam hati). Puncak
latihan ini adalah samadhi. Samadhi berarti kesadaran sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Bab VII, berisi tentang Tuhan dan Dunia, terdiri dari 30 seloka
Shri Krishna adalah Kepribadian Yang Paling Utama, Penyebab yang paling utama dan kekuatan yang
memelihara segala sesuatu, baik material maupun rohani. Roh-roh yang sudah maju menyerahkan diri
kepada Krishna dalam pengabdian suci bhakti, sedangkan roh yang tidak saleh mengalihkan
pikirannya kepada obyek-obyek sesembahan yang lain.

Bab VIII, berisi tentang Jalannya evolusi dari kosmos, terdiri dari 28 seloka Seseorang dapat
mencapai tempat tingal Krishna, Kepribadian Yang paling Utama, di luar dunia material, dengan
cara ingat kepada Shri Krishna dalam bhakti semasa hidupnya, dan khususnya pada saat meninggal.

5 7

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 Page

Bab IX, berisi tentang Tuhan adalah Melebihi dari ciptaannya, terdiri dari 34 seloka
Krishna adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tujuan tertinggi kegiatan sembahyang. Sang roh
mempunyai hubungan yang kekal dengan Krishna melalui pengabdian suci bhakti yang bersifat
rohani. Dengan menghidupkan kembali bhakti yang murni, seseorang dapat kembali kepada Shri
Krishna di alam rohani.

Bab X, berisi tentang Tuhan adalah sumber dari segalanya, terdiri dari 42 seloka
Segala fenomena ajaib yang memperlihatkan kekuatan, keindahan, sifat agung atau mulia, baik di
dunia material maupun di dunia rohani, tidak lain dari pada perwujudan sebagian tenaga-tenaga dan
kehebatan rohani Tuhan, Shri Krishna. Sebagai sebab utama segala sebab serta sandaran dan hakekat
segala sesuatu. Krishna, Tuhan Yang Maha Esa, adalah tujuan sembahyang tertinggi bagi para
mahluk.

Bab XI, berisi tentang Arjuna berkata, terdiri dari 55 seloka
Shri Krishna menganugrahkan penglihatan rohani kepada Arjuna. Krishna memperlihatkan bentuk-
Nya yang tidak terhingga dan mengagumkan sebagai alam semesta. Dengan cara demikian, Krishna
membuktikan secara meyakinkan identitas-Nya sebagai Yang Maha Kuasa. Krishna menjelaskan
bahwa bentuk-Nya sendiri yang serba tampan dan dekat dengan bentuk manusia adalah bentuk asli
Tuhan Yang Maha Esa. Seseorang dapat melihat bentuk ini hanya dengan bhakti yang murni.

Bab XII, berisi tentang Tuhan dalam Saguna, Iswara lebih dekat dari pada yang Nirguna,
terdiri dari 20 seloka
Bhakti-yoga, pengabdian suci yang murni kepada Shri Krishna, adalah cara tertinggi dan paling
manjur untuk mencapai cinta bhakti yang murni kepada Krishna, tujuan tertinggi kehidupan rohani.
Orang yang menempuh jalan tertinggi ini dapat mengembangkan sifat-sifat suci

Bab XIII, berisi tentang lanjutan dari Bab XII, terdiri dari 34 seloka
Orang yang mengerti perbedaan antara badan, dengan sang roh dan Roh Yang Utama yang melampaui
badan dan roh, akan mencapai pembebasan dari dunia material.

Bab XIV, berisi tentang Yoga Perincian Tri Guna, terdiri dari 27 seloka
Semua roh terkungkung dalam badan di bawah pengendalian tiga sifat alam material; kebaikan, nafsu
dan kebodohan. Shri Krishna menjelaskan arti sifat-sifat alam tersebut, bagaimana sifat-sifat itu
mempengaruhi diri kita, bagaimana cara melampaui sifat-sifat alam serta ciri-ciri orang yang sudah
mencapai keadaan rohani

Bab XV, Berisi tentang Yoga dan Purusottama, terdiri dari 20 seloka
Tujuan utama pengetahuan Veda adalah melepaskan diri dari ikatan terhadap dunia material dan
mengerti Shri Krishna sebagai Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Orang yang mengerti identitas
Krishna yang paling utama menyerahkan diri kepada Krishna dan menekuni pengabdian suci kepada
Krishna.

Bab XVI, berisi tentang Alam pikiran Ketuhanan dan Kesetanan, terdiri dari 24 seloka
Orang yang mempunyai sifat-sifat jahat dan hidup sesuka hatinya, tanpa mengikuti peraturan Kitab
Suci, dilahirkan dalam kehidupan yang lebih rendah dan diikat lebih lanjut secara material. Tetapi
orang yang memiliki sifat-sifat suci dan hidup secara teratur, dengan mematuhi kekuasaan Kitab Suci,
berangsur-angsur mencapai kesempurnaan rohani.

5 8

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1

Page

Bab XVII, berisi tentang Tri Guna dalam fenomena keagamaan, terdiri dari 28 seloka
Ada tiga jenis keyakinan, yang masing-masing berkembang dari salah satu di antara tiga sifat alam.
Perbuatan yang dilakukan oleh orang yang keyakinannya bersifat nafsu dan kebodohan hanya
membuahkan hasil material yang bersifat sementara, sedangkan perbuatan yang dilakukan dalam sifat
kebaikan, menurut Kitab Suci, menyucikan hati dan membawa seseorang sampai tingkat keyakinan
murni terhadap Shri Krishna dan bhakti kepada Krishna.

Bab XVIII, berisi tentang Kesimpulan, terdiri dari 78 seloka.
Krishna menjelaskan arti pelepasan ikatan dan efek dari sifat-sifat alam terhadap kesadaran dan
kegiatan manusia. Krishna menjelaskan keinsafan Brahman, kemuliaan Bhagawadgita, dan
kesimpulan utama Bhagawadgita; jalan kerohanian tertinggi berarti menyerahkan diri sepenuhnya
tanpa syarat dalam cinta bhakti kepada Shri Krishna. Jalan ini membebaskan seseorang dari segala
dosa, membawa dirinya sampai pembebasan sepenuhnya dari kebodohan dan kemungkinan ia kembali
ke tempat tinggal rohani Krishna yang kekal.

C. Makna yang Terkandung dalam Kitab Bhagawadgita

Ajaran Bhagawadgita ini bermaksud menyelamatkan manusia dari kebodohan kehidupan duniawi.
Bhagawadgita juga mengandung maksud untuk melepaskan manusia dari penderitaan. Melalui ajaran
Bhagawadgita Shri Krishna sebagai Awatara Wisnu yang bertugas memelihara dunia, menyadarkan
manusia apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupnya, apabila manusia lupa akan tujuan itu.
Sebenarnya kita semuanya diliputi oleh kebodohan, sehingga kita mulai bertanya, “ mengapa kita
menderita, dari mana sebenarnya asal kita, kemana tujuan kita setelah meninggal. Maka untuk
menyadarkan manusia dari kebodohan itulah Bhagawadgita disabdakan. Kitab suci Bhagawadgita
memberi penjelasan dengan terang benderang tentang prinsip-prinsip dari agama spiritual.
Dalam Bhagawadgita kita mempelajari bahwa semua makhluk hidup dan alam semesta dikuasai dan
dikendalikan oleh Tuhan. Menurut Bhagawadgita makhluk hidup adalah merupakan bagian dari
Tuhan Yang Maha Esa yang mempunyai sifat yang sama seperti Tuhan. Akan tetapi karena makhluk
hidup dibelenggu oleh tiga Sifat yaitu sifat kebaikan, sifat nafsu dan kebodohan, menyebabkan
makhluk itu lupa dan menderita. Apabila manusia dicemari oleh dunia material (keduniawian), maka
Bhagawdgitalah yang dimaksud untuk membangkitkan kesadaran suci itu untuk membebaskan
manusia dari belenggu dunia material (keduniawian).

D. Nilai-nilai yang terkandung dalam Kitab Bagavadgita

Nilai-nilai yang terkandung dalam beberapa seloka di atas adalah bahwa ada beberapa jalan atau cara
untuk melakukan pendekatan kepada Tuhan yaitu :
1. Dengan cara menyembah Tuhan dengan rasa kecintaan yang teguh (bhakti marga).
2. Dengan cara menyerahkan hasil karya (kerja) kepada Tuhan (karma marga).
3. Dengan cara melakukan pengembangan pengetahuan (jnana marga).
4. Dengan cara melatih pemusatan pikiran berulang-ulang (dhyana) atau semadi (raja marga).

Ke empat jalan ini dapat dipilih oleh semua orang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya untuk
melakukan pendekatan diri kepada Tuhan. Dalam Bhagawadgita disebutkan bahwa lebih baik
pengetahuan dari pada usaha konsentrasi, yang lebih baik dari pengetahuan adalah dhyana (semadi),
dan yang lebih baik dari dhyana adalah melepaskan diri dari ikatan hasil karya. Dengan demikian
seseorang akan dapat mencapai kesempurnaan secara bertahap yaitu tingkat pengetahuan, tingkat
semadi, tingkat bhakta dan tingkat melepaskan diri dari ikatan hasil kerja.

5 9

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1Page

Petunjuk Umum:
1. Kerjakanlah tugas-tugas di bawah ini dengan baik!
2. Diskusikanlah terlebih dahulu dengan anggota kelompokmu!
3. Jika menemui kesulitan tanyakan pada gurumu!

Petunjuk Kegiatan
1. Amatilah gambar di bawah ini dengan baik!
2. Tulislah hasil pengamatanmu pada lembar di bawah ini!

Gambar.02. Kreta kencana Arjuna. Sumber : https://www.google.com/search

No YANG DIAMATI HASIL PENGAMATAN

.......................................................................... ..........................................................................
1. .......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................
2. .......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................
3. .......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................
4. .......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................
5. .......................................................................... ..........................................................................

.......................................................................... ..........................................................................

5

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 Page 10

I. Jodohkanlah pernyataan berikut ini dengan cara mearik garis sesuai jawaban yang
dianggap paling tepat!

Hakekat segala pengetahuan Tuhan Pandu
Memelihara
Pencipta alam semesta beserta isinya Gitopanisad

Awatara dari Dewa Wisnu Kurusetra
Weda yang ke lima 18 BAB

Putra Dewi Kunti yang merupakan Arjuna
anugrah dari Dewa Indra
Jumlah Bab dari Bhagawadgita Pancamaweda

Lapangan tempat terjadinya perang Krisna
Bratayudha Sang Hyang
Nama lain dari Bhagawadgita
Widhi
Tugas dari Dewa Wisnu Bagavadgita

Ayah dari Arjuna

5 11

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 Page

II. Isi Bhagawadgita dan Ajaran Dalam Bhagawadgita

No. No BAB Tentang Isi Ajaran
1 Bab I
2 Bab II
3 Bab III
4 Bab IV
5 Bab V
6 Bab VI
7 Bab VII
8 Bab VIII
9 Bab IX
10 Bab X
11 Bab XI
12 Bab XII
13 Bab XIII
14 Bab XIV
15 Bab XV
16 Bab XVI
17 Bab XVII
18 Bab XVIII

5 Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 12

Page

MARI BERKREASI

III. Tulislah satu buah sloka yang terdapat pada kitab suci Bhagawadgita,
beserta Artinya dengan tulisan yang Indah

Slokantara Kitab Suci Bagavadgita

.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................

Terjemahan Slokantara

.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................

5 13

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 Page

SOAL ULANGAN HARIAN

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Hindu

Kelas : VI

Semester :I

I. Jawablah pertanyaaUnlabnegrainkuHtadrieanngkaen tepat d:a1n benar !

1. Kitab bhagawadgita terdiri dari … Bab.

A. 16 B. 17 C. 18 D. 19

2. Melihat kedua pasukan yang bersiap untuk berperang, Arjuna diliputi oleh keragu-

raguan, bingung, kasih saying sehingga kekuatannya menjadi lemah. Hal ini dikisahkan

dalam Bhagawadgita Bab ….

A. I B. II C. III D. IV

3. Shri Krishna menganugrahkan penglihatan rohani kepada Arjuna adalah isi dari kitab

Bhagawadgita Bab ….

A. X B. XI C. XII D. XIII

4. Kitab Bhagawadgita Bab II menjelaskan tentang ….

A. Teori Samkhya C. Jnana Yoga

B. Karma Yoga D. Raja Yoga

5. Kitab Bhagawadgita Bab IV menjelaskan tentang ….

A. Teori Samkhya C. Jnana Yoga

B. Karma Yoga D. Raja Yoga

Perhatikan pernyataan berikut untuk menjawab soal nomor 6-9!

1) Seseorang dapat dibebaskan dari hukum karma dengan bekerja tidak mementingkan

diri sendiri semata-mata sebagai persembahan kepada Tuhan

2) Ajaran astangga yoga, meditasi lahiriah, pengendalian indria, pemusatan pikiran

kepada Brahman, dan Samadhi merupakan ajaran yoga yang sejati menuju kebebasan

(moksa)

3) Pengaruh Tri Guna terhadap atman yang bersemayam dalam tubuh manusia, serta

bagaimana cara untuk melampaui sifat-sifat itu

4) Kesimpulan utama dari ajaran bhagawadgita sebagai upaya mencapai kebebasan

6. Isi pokok Bab VI ditunjukkan oleh nomor ….

A. 1 B. 2 C. 3 D. 4

7. Isi pokok Bab III ditunjukkan oleh nomor ….

A. 1 B. 2 C. 3 D. 4

8. Isi pokok Bab XIV ditunjukkan oleh nomor ….

A. 1 B. 2 C. 3 D. 4

9. Pernyataan pada nomor (4) merupakan isi pokok dari kitab Bhagawadgita pada Bab ….

A. XV B. XVI C. XVII D. XVIII

10. Nyanyian ketuhanan atau nyanyian suci adalah arti dari ….

A. Sarasamuccaya C. Wedanggga

B. Bhagawadgita D. Itihasa

11. 1) menyelamatkan manusia dari kebodohan menuju kesadaran suci

2) menyelamatkan manusia dari penderitaan menuju kebahagian yang abadi

3) menyelamatkan manusia dari segala penyakit

4) menyelamatkan manusia dari kematian

Makna dari ajaran Bhagawadgita ditunjukkan oleh nomor ….

A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (3) dan (4)

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 14

12 Orang yang bekerja dalam bhakti, yang menjadi roh yang murni, yang mengendalikan pikirannya

dan indra-indranya, dicintai oleh semua orang, dan diapun mencintai semua orang. Walaupun dia

selalu bekerja, dia tidak pernah terikat. Nilai yang terkandung dalam sloka Bhagawadgita V.7

tersebut adalah ….

A. Orang yang melaksanakan ajaran bhakti, menjadikan segala yang dilakukannya sebagai

persembahan kepada Tuhan, jiwanya akan dimurnikan

B. Orang yang melaksanakan ajaran bhakti, menjadikan segala yang dilakukannya untuk

kepentingan dirinya, jiwanya akan dimurnikan

C. Orang yang tidak melaksanakan ajaran bhakti, menjadikan segala yang dilakukannya sebagai

persembahan kepada Tuhan, jiwanya akan dimurnikan

D. Orang yang melaksanakan ajaran bhakti, menjadikan segala yang dilakukannya sebagai

persembahan kepada Tuhan, jiwanya tidak akan dimurnikan

13 O, Arjuna (Gudakesa), Aku adalah Atma yang menetap dalam hati semua makhluk, Aku

adalah pemulaan, pertengahan dan akhir dari semua makhluk. Nilai yang terkandung dalam

sloka Bhagawadgita X.20 tersebut adalah ….

A. Tuhan adalah asal dari segala yang ada ini, beliau sangat mirip dengan atma yang

bersemayang pada tubuh mahluk hidup

B. Tuhan adalah asal dari segala yang ada ini, beliau adalah roh alam semesta dan atma yang

bersemayang pada tubuh mahluk hidup

C. Tuhan adalah asal dari segala yang ada ini, beliau adalah roh alam semesta dan atma yang

bersemayang pada tubuh manusia

D. Tuhan adalah atma yang bersemayang pada tubuh mahluk hidup

14 Aku berada di mana-mana di seluruh alam semesta dalam bentuk-Ku yang tidak terwujud. Semua

makhluk hidup berada dalam diri-Ku, tetapi Aku tidak berada di dalam mereka (Bhagawadgita

IX.4). Nilai yang terkandung dalam Sloka tersebut memiliki makna yang sama dengan sloka ….

A. Ekam eva adwityam brahman C. Brahman atman aikyam

B. Wyapi wyapaka nirwikara D. Aham brahma asmi

15 Siapapun yang dengan kesujudan mempersembahkan kepada-Ku daun, bunga, buah-buahan, atau

air, persembahan yang didasari oleh cinta dan keluar dari hati suci, Aku terima (Bhagawadgita

IX.26). Berdasarkan sloka tersebut umat Hindu di Bali membuat persembahan berupa….

A. Segehan dan tirta C. Canang raka dan tirta

B. Segehan dan dupa D. banten saiban dan dupa

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 15

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Apakah arti dari Bhagawadgita....
2. Kitab apakah yang disebut sebagai Pancama Weda....
3. Berapakah jumlah bab yang terdapat dalam kitab Bhagawadgita....
4. Berapakah jumlah sloka yang terdapat dalam kitab Bhagawadgita pada Bab XI....
5. Siapakah yang mewejangkan pustaka suci Bhagawadgita....
6. Siapakah yang menerima wejangan Bhagawadgita ....
7. Dimana tempat diwejangkannya pustaka suci Bhagawadgita....
8. Pada saat kejadian apa pustaka suci Bhagawadgita disabdakan….
9. Siapa yang menulis pustaka suci Bhagawadgita….
10. Siapa yang turut menyaksikan wejangan Bhagawadgita….

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 16

I. Pilihan Ganda 17

1. C
2. A
3. B
4. A
5. B
6. B
7. A
8. C
9. D
10.B
11.A
12.A
13.B
14.B
15. C

II. Uraian

1. Nyanyian Suci
2. Bagawadgita
3. 18 BAB
4. 55 sloka
5. Krisna
6. Arjuna
7. Kurusetra
8. Perang Baratha Yudha
9. Rsi Wyasa
10. Widura

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1

Cocokanlah jawaban anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat dibelakang modul
ini. Kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan
anda terhadap materi

Tingkat Penguasaan : Jumlah jawaban anda yang benar X 100%
Jumlah soal

Arti tingkat penguasaan yang anda capai :

91% - 100% : Sangat Baik
81% - 90% : Baik
71% - 80% : Cukup
: Kurang
< 71%

Bila tingkat penguasaan anda mencapai 80% keatas, anda dapat meneruskan dengan
Modul selanjutnya. Tetapi bila tingkat penguasaan anda di bawah 80%, anda harus
mengulangi materi, terutama pada bagian yang belum anda kuasai.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 18

Tanda Tangan Ulangan Tanggal:

Catatan Guru:

Guru Orang Tua

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 19

2

PETUNJUK SISWA

Modul ini akan menguraikan tentang pengertian dan bagian bagian dari Panca
Sradha
Pada pembelajaran dengan modul ini diharapkan akan memiliki kompetensi dasar
seperti diuraikan berikut ini :

Kompetensi Dasar :

1. Memahami ajaran Panca Sraddha sebagai dasar meningkatkan keyakinan
Tujuan Pemelajaran :
1. Dapat menemukan jenis-jenis keyakinan dalam agama Hindu
2. Dapat menemukan contoh keyakinan akan keberadaan Tuhan melalui ajaran

Catur Pramana
3. Dapat menemukan contoh keyakinan akan keberadaan atman
4. Dapat menemukan sifat-sifat atman
5. Dapat menemukan contoh keyakinan akan karma phala/hasil perbuatan
6. Dapat menemukan jenis-jenis karma phala
7. Dapat menemukan contoh keyakinan akan adanya punar bhawa /kelahiran kembali
8. Dapat menemukan jenis-jenis punar bhawa /kelahiran kembali
9. Dapat menemukan contoh keyakinan akan adanya moksha
10. Dapat menyimpulkan bagian-bagian panca sradha
11. Dapat merumuskan pengertian panca sradha

.

:

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 20

Agama Hindu disebut pula dengan Hindu Dharma, Vaidika Dharma ( Pengetahuan
Kebenaran) atau Sanatana Dharma ( Kebenaran Abadi ). Untuk pertama kalinya Agama
Hindu berkembang di sekitar Lembah Sungai Sindhu di India. Agama Hindu adalah agama
yang diwahyukan oleh Sang Hyang Widhi Wasa, yang diturunkan ke dunia melalui Dewa
Brahma sebagai Dewa Pencipta kepada para Maha Resi untuk diteruskan kepada seluruh
umat manusia di dunia.Di dalam ajaran Tattwa di dalamnya diajarkan tentang “ Sradha “ atau
kepercayaan. Sradha dalam agama Hindu jumlahnya ada lima yang disebut “ Panca Sradha “.

BAGIAN-BAGIAN PANCA SRADHA
Panca Sradha terdiri dari :

1. Brahman, artinya percaya akan adanya Sang Hyang Widhi
2. Atman, artinya percaya akan adanya Sang Hyang Atman
3. Karma, artinya percaya akan adanya hukum karma phala
4. Samsara, artinya percaya akan adanya kelahiran kembali
5. Moksa, artinya percaya akan adanya kebahagiaan rokhani.
Untuk menciptakan kehidupan yang damai seseorang wajib memiliki sradha yang
mantap. Seseorang yang sradhanya tidak mantap hidupnya menjadi ragu, canggung, dan
tidak tenang.
Cobalah perhatikan kegelisahan dan ketakutan seorang anak di arena sirkus. Anak kecil
menjerit ketakutan ketika disuruh bersalaman dengan seekor harimau, walaupun di dampingi
oleh seorang Pawang.

Tidak lain karena anak kecil itu belum mempunyai kepercayaan penuh bahwa
harimau itu akan jinak dan telah terlatih oleh pawangnya. Jadi kesimpulannya kepercayaan
yang mantap dapat menciptakan ketenangan.

1. Contoh Keyakinan akan Keberadaan Sang Hyang Widhi (Widhi

Seseorang dapat meyakini keberadaan Sang Hyang Wdhi secara mendalam, dapat

dilakukan melalui ajaran Tri Pramana yaituAgama (Sabda) Pramana, Anumana, Pramana, dan

Prtyaksa Pramana. Dengan Agama (sabda) Pramana seseorang dapat meyakini adanya

Sang Hyang Widhi melalui kesaksian yang disampaikan dalam kitab suci Weda. Apa yang

disampaikan dalam kitab Weda itulah yang benar

tidak perlu diragukan lagi. Disamping itu Agama Pramana juga mengajarkan seseorang

meyakini adanya Tuhan melalui mendengar cerita-cerita yang disampaikan oleh orang-orang

suci yang dipercaya tahu tentang Tuhan melalui penglihatan batinnya. Semua itu hendaklah

dipercaya tanpa ada keraguan lagi.

Seseorang dapat meyakini adanya Tuhan dengan Anumana Pramana

melalui suatu analisa yang logis dan sistematis terhadap segala sesuatu yang ada di alam

semesta ini. Bila kita melihat adanya matahari, bulan, bintang, planet-planet, dan semua yang

ada di alam ini tentu ada yang mencipta dan mengaturnya. Semua itu tidak mungkin ada,

tanpa ada yang mencipakannya. Dan pada akhirnya timbulah kesimpulan bahwa semua itu

diciptakan oleh Tuhan yang Maha Esa (Sang Hyang. .

Meyakini keberadaan Sang Hyang Widhi melalui Pratyaksa Pramana yaitu seseorang

akan dapat meyakini adanya Tuhan dengan merasakan dan mengalaminya secara langsung.

Hal ini dialami oleh para Rsi atau Maha Yogin yang sudah sempurna. Tuhan akan

menampakkan dirinya kepada mereka yang menyampaikan sabdanya untuk dilaksanakan

dalam kehidupan sehari- hari.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 21

2. Contoh Keyakinan akan Atma (Atma Tatwa)

Kata Atma berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti jiwa atau roh. Atma adalah
percikan-percikan kecil dari Parama Atma (Sang Hyang Widhi) yang berada dalam tubuh
makhluk. Atma yang berada dalam tubuh manusia disebut jiwAtma. JiwAtmalah yang
menghidupi tubuh manusia dan makhluk lainnya. Bila Atma meninggalkan tubuh, maka
tubuh akan mati. Indra manusia tidak dapat bekerja tanpa ada Atma. Mata tidak dapat melihat
tanpa adanya Atma. Lidah tidak dapat merasakan rasa jika tidak ada Atma. Kulit tak dapat
merasakan rasa sentuhan, dan semua tidak dapat berfungsi bila tidak ada Atma. Bila
seseorang sudah memasuki usia tua maka satu persattu indranya akan mati, seperti kuping
menjadi tuli, rambut menjadi putih, mata tidak dapat melihat dengan jelas, tetapi tubuhnya
masih hidup karena Atma masih bersemayam dalam tubuhnya. Tetapi bila Atma sudah tidak

Bersemayam lagi dalam tubuh manusia maka manusia akan mati. Bila badan terpisah
dengan jiwAtma pada saat manusia mati, hanya badanlah yang hancur, tetapi jiwAtma tidak
mati, ia akan mengalami surga dan neraka sesuai dengan baik buruk perbuatannya. JiwAtma
juga tidak selama-lamanya di sana, ia akan mengalami kelahiran kembali dengan mengambil
wujud sesuai dengan perbuatannya

Atma tidak akan mati walaupun manusia telah mati, karena
Atma pada hakekatnya adalah sempurna. Adapun sifat-sifat Atma, sesuai dengan
yang disebutkan dalam kitab Bhagawadgita adalah sebagai berikut:
1. Achodya artinya tak terlukai oleh senjata
2. Adahya artinya tak terbakar oleh api
3. Akledya artinya tak terkeringkan oleh angin
4. Acesyah artinya tak terbasahkan oleh air
5. Nitya artinya abadi
6. Sarwagatah artinya dimana-mana ada
7. Sthanu artinya tak berpindah-pindah
9. Acala artinya tak bergerak
10. Sanatana artinya selalu sama
11. Ayakta artinya tak dilahirkan
12. Achintya artinya tak terpikirkan
13. Awikara artinya tak berubah, sempurna tidak laki-laki ataupun prempuuan

3.Contoh Keyakinan akan Karma Phala
Karma Phala berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari kata “Karma” yang

artinya perbuatan, dan “Phala” yang artinya buah atau hasil. Jadi Karma Phala artinya hasil
dari perbuatan seseorang. Manusia hidup selalu berbuat, karena berbuat atau bekerja adalah
kodrat manusia didorong oleh kekuatan alam

4. Contoh Keyakinan akan Punarbhawa
Sradha yang ke empat dari agama Hindu adalah percaya adanya Punarbhawa, yaitu

kelahiran yang berulang-ulang dari satu kehidupan ke kehidupan yang lain. Secara rasio
sangat sulit dibuktikan Punarbhawa itu, karena berada di luar batas pemikiran kita. Oleh
karena itu ajaran Punarbhawa itu harus diyakini dengan keimanan.

Kelahiran yang berulang-ulang di dunia ini menimbulkan suka dan duka. Adanya
kelahiran berulang-ulang disebabkan karena JiwAtma masih dipengaruhi oleh kenikmatan
duniawi, dan kematian selalu diikuti oleh kelahiran, demikian sebaliknya kelahiran selalu
diikuti oleh kematian.

Kelahiran, hidup dan mati secara berulang-ulang sesungguhnya itu adalah
penderitaan, yang disebabkan oleh perbuatan kita pada kehidupan terdahulu. Karma atau
perbuatan yang kita lakukan terdahulu akan menimbulkan bekas (wasana) yang melekat ada

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 22

badan astral (jiwAtma), dan inilah yang menimbulkan adanya Punarbhawa. Jika bekas-
bekas itu adalah keduniawian misalnya kemewahan, dendam dan yang lainnya maka
jiwAtma akan gampang ditarik oleh hal-hal duniawi itu, dan jiwAtma mengalami kelahiran
kembali. Ikatan keduniawian menimbulkan Punarbhawa

5. Contoh Keyakinan akan Moksa

Moksa merupakan sraddha yang kelima dalam agama Hindu. Moksa adalah tujuan terakhir

yang ingin dicapai oleh umat Hindu. Dalam kitab suci disebutkan, “Moksartham jagadhita ya

ca iti dharmah” Yang artinya tujuan dari agama (dharma) adalah untuk mencapai Moksa

(mokartham), dan kesejahteraan umat manusia (jagadhita).

Kata “Moksa” berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kebebasan dari ikatan

keduniawian, bebas dari karmaphala, bebas dari penderitaan, bebas dari punarbhawa, dan

akhirnya Atma menyatu dengan Tuhan. Ia tidak mengalami kelahiran kembali, ia bebas

dari belengggu maya. Jadi Moksa adalah bersatunya Atma dengan Brahman (Tuhan), suka

tanpa wali duka. Moksa bukan saja dapat dicapai ketika manusia mengakhiri hidupnya di

dunia ini ( meninggal ), tetapi Moksa juga dapat dicapai di dunia ini ketika manusia masih

hidup, namanya Jiwan mukti yaitu Moksa semasih hidup. Jiwan Mukti ini tercapai bila sudah

bebas dari ikatan keduniawian. Dia tidak merasa senang dengan mendapatkan kesenangan,

demikan juga dia tidak merasa susah dengan mendapatkan kesusahan. Semua itu diterima

dengan rasa bersyukur. Apapun yang dimiliki, apapun yang diterima, dia tetap menikmatinya

dengan senang hati, dia tidak pernah menyesali, dia dapat menahan

keinginan dan kemarahan, dia adalah orang yang bahagia, seperti bahagianya seorang anak

ketika mendapat hadiah dari orang tuanya. Itulah Jiwan Mukti yaitu moksa yang dicapai

ketika masih hidup .

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 23

Gambar : 1.1 Tempat suci Gambar : 1.2 seorang ibu
Gambar : 1.3 Orang cacat yang sedang mengandung

Gambar : 1.4 wanita cantik Gambar : 1.5 roh yang disiksa di
kawah candra go muka

Gambar : 1.6 orang sedang sembahyang 24

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1

Amati kembali Hubungkanlah
gambar 1.1 s/d 1.5 Gambar 1.6 dengan
Materi yang sudah
diskripsikan
berkaitan dengan dibaca
Panca Sraddha !
Tulisalah
buatlah rangkuman pengalaman anak
merangkum secara anak terkait dengan

singkat tentang Panca Sradha
ajaran Panca Sradha
dalam agamaHindu

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 25

I. Tebalkanlah salah satu tanda panah di bawah ini sesuai dengan hubungan arti katanya!
Panca Sradha

Lima Panca

Sradha

Kepercayaan/ Panca Sradha
Keyakinan Panca
Sradha
Lima dasar
keyakinan/kepercayaan Panca Sradha
Panca
bagi umat Hindu Sradha

II. Lengkapilah titik-titik di bawah ini !

Agama Hindu memiliki tiga kerangka dasar yaitu......................... ,......................,

dan........................Panca Sradha dalam tiga kerangka dasar agama hindu termasuk dalam

aspek..................... Panca Sradha berasal dari dua kata yaitu............... yang artinya.................... dan

.................yang artinya...................................jadi Panca Sradha artinya

...................................................................................................................................................................

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 26

I. Warnailah bagian-bagian panca sradha di bawah ini!

AHIMSA DIKSA ASIH PURA ATMAN

GALUNGAN BRAHMAN RAHINAN KARMA PHALA SUSILA

MOKSA SATYA PUNARBWAWA SASIH PUNIA

II. Tuliskanlah secar urut bagian-bagian panca sradh !

1. Percaya terhada adanya.......................
2. Percaya terhada adanya.......................
3. Percaya terhada adanya.......................
4. Percaya terhada adanya.......................
5. Percaya terhada adanya.......................

III. Isilah teka-teki silang di bawah ini ! MENDATAR
4 Sang Hyang Widhi yang menciptakan alam
2
3 beserta isinya
5 Percikan kecil Sang Hyang Widhi
1 MENURUN
1 Hukum sebab akibat, bahwa setiap
4 perbuatan

5 akan menyebabkan suatu akibat/hasil
2 Disebut Samsara yaitu penjelmaan yang

berulang-ulang
3 Bebasnya atma dari segala ikatan, sehingga

dapat bersatu kepada Sang Hyang Widhi

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 27

I. Pasangkanlah istilah di bawah ini dengan artinya masing-masing !

No Uraian Pasangan Istilah
1. Acintya
1. Sang Hyang Widhi tunggal 1. ............... 2. anadi ananta
3. Hana tan hana
2. Sang Hyang Widhi berada dimana-mana 2. ...............
4. Esa
3. Sang Hyang Widhi tidak berawal dan tidak 3. ............... 5. Wyapi
berakhir
wyapaka
4. Sang Hyang Widhi tidak berubah-ubah 4. ............... 6. Swayambu

5. Sang Hyang Widhi mampu melahirkan 5. ............... 7. Nitya
dirinya sendiri

6. Sang Hyang Widhi tidak dapat dilihat tetapi 6. ...............
dapat dirasakan

7. Sang Hyang Widhi tak terpikirkan 7. ...............

II. Lengkapilah tabel di bawah ini dengan sifat-sifat atma sesuai dengan arti yang sudah
ada!
1. Ada dimana-mana

RA H

2. Tak terbakar oleh api A
AA

3. Tak terkeringkan oleh angin Y
AE

4. Tak berpindah-pindah U
T

5. Kecil, abadi A
T

6. Awikara artinya tak berjenis kelamin

AI A

7. Adhyakta artinya tak terlahirkan T
HK

8. Acala artinya tak bergerak
AA

9. Sanatana artinya selalu sama N
NT

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 28

10. Achodya artinya tak terlukai oleh senjata
COY

11. Achintya artinya tak terpikirkan Y
CI

12. Acesyah artinya tak terbasahi oleh air
CSA

III. Isilah ilustrasi di bawah ini dengan jenis-jenis karma!

HASIL PERBUATAN DINIKMATI PADA KEHIDUPAN
DAHULU SEKARANG

………..KARMA PHALA

HASIL PERBUATAN SEKARANG DINIKMATI SEKARANG JUGA

………..KARMA PHALA

HASIL PERBUATAN SEKARANG DINIKMATI PADA KEHIDUPAN
YANG AKAN DATANG

………..KARMA PHALA

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 29

IV. Lengkapilah ilustrasi di bawah ini !

PARAMA MOKSA adalah.........................................
.......................................................................................
.......................................................................................
.......................................................................................

ADI MOKSA adalah...................................................................................
.......................................................................................................................
.......................................................................................................................
.......................................................................................................................

MOKSA adalah.........................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................

V. Lengkapilah ilustrasi gambar di bawah ini dengan bagian-bagian catur yoga!

……………………………. …………………………….

……………………………. …………………………….

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 30

I. Silanglah (x) huruf a, b, c atau d didepan jawaban yang paling benar !

1. Lima dasar kepercayaan umat Hindu disebut....

a. Panca Yadnya b.Panca Dewata c. Panca Maha Bhuta d.Panca Sradha

2. Agama Hindu mempunyai krangka dasar yang sering juga disebut....

a. Tatwa , susila, sradha b.Tatwa, susila, Moksa c. Tatwa, susila, lahir d.Tatwa, susila, upacara

3. Moksa adalah tujuan akhir agama....

a. Budha b.Hindu c. Islam d.Kristen

4. Percikan kecil dari sang Hyang Widhi disebut....

a. Moksa b.Atma c. Karma Phala d.Punarbhawa

5. Orang yang hidupnya menderita merupakan akibat perbuatan masa lalu disebut ....

a. Karma Phala cicih c. Sancita Karma Phala

b. Kryamana Karma Phala d.Prarabda Karma Phala

6. Hasil dari perbuatan kita di kehidupan ini tanpa ada sisanya disebut....

a. Sancita Karma Phala c.Karma Wasana

b.Kryamana Karma Phala d.Prarabda Karma Phala

7. Hasil dari segala kegiatan dan perbuatan yang dilakukan oleh manusia disebut ....

a. Subha Karma b.Asubha Karma c. Karma Phala d.Prarabda Karma

8. Sifat atman yang tak terlukai oleh senjata disebut....

a. Acala b.Acesya c. Achodya d Awikara

9. Karma dalam istilah Karma Phala artinya....

a. Hasil b.Jasa c. Dosa d.Perbuatan

10. Kelahiran yang ber ulang-ulang disebabkan karena masih terikat oleh ikatan....

a. Rohani b.Duniawi. c. Sorga d.Sorgawi

11. Moksa dapat dicapai dengan empat jalan yang disebut dengan....

a. Catur wisesa b.Catur yoga c. Catur Guru d.Catur sakti

12. Moksa yang dicapai tanpa meninggalkan bekas disebut....

a. Moksa b.Parama Moksa c. Adi Moksa d.Dharma Moksa

13. Moksa yang dicapai semasih hidup disebut dengan....

a. Adi Moksa b.Parama Moksa c. Jiwa Mukti d.Moksartam

14. Kelahiran yang berulang-ulang disebut dengan....

a. Moksa b.Punarbhawa c. Karmapala d.Sorga

15. Kelahiran dari Sorga disebut....

a. Neraka Cyuta b.Sorga Cyuta c. Karma Cyuta d.Alam CyutA

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 31

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat!

1 Meyakini semua yang terjadi di dunia ini adalah atas kuasa Tuhan.
Hal ini merupakan contoh dari bagian Panca Sradha yaitu

2 Jelaskan arti dari “Moksartham jagadhita ya ca iti dharma.” !

3 Percikan kecil dari Sang Hyang Widhi pada manusia disebut

4 Hasil dari perbuatan yang terdahulu yang belum habis dinikmati dan
masih merupakan benih yang menentukan kehidupan sekarang disebut

5 Jalan yang ditempuh untuk mencapai persatuan dengan Tuhan dengan
jalan sujud bakti dan cinta kasih dinamakan

6 Sebutkan bagaian-bagian dari Panca Sraddha!
7 Perbedaan pembawaan dan bakat yang dimiliki oleh manusia di dunia

ini disebabkan oleh
8 Sifat Atma yang tidak terbakar oleh api dinamakan
9 Sifat Atma ada dimana-mana dinamakan

110 Sifat Atma sempurna tidak laki-laki ataupun prempuan dinamakan

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 32

I. Pilihan Ganda

1. D
2. D
3. B
4. B
5. C
6. D
7. C
8. C
9. D
10.B
11.B
12.B
13.C
14.B
15.B

II. Uraian

1 Percaya dengan Tuhan
2 tujuan dari agama (dharma) adalah untuk mencapai Moksa (mokartham), dan

kesejahteraan umat manusia (jagadhita).
3 Atma
4 Karmaphala ( Karmawasana )
5 Bhakti
6 1. Brahman, artinya percaya akan adanya Sang Hyang Widhi

2. Atman, artinya percaya akan adanya Sang Hyang Atman
3. Karma, artinya percaya akan adanya hukum karma phala
4. Samsara, artinya percaya akan adanya kelahiran kembali
5. Moksa, artinya percaya akan adanya kebahagiaan rokhani
7 Perbuatan
8 Adahya
9 Sarwagatah
10 Awikara

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 33

Cocokanlah jawaban anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat dibelakang modul
ini. Kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan
anda terhadap materi

Tingkat Penguasaan : Jumlah jawaban anda yang benar X 100%
Jumlah soal

Arti tingkat penguasaan yang anda capai :

91% - 100% : Sangat Baik
81% - 90% : Baik
71% - 80% : Cukup
: Kurang
< 71%

Bila tingkat penguasaan anda mencapai 80% keatas, anda dapat meneruskan dengan
Modul selanjutnya. Tetapi bila tingkat penguasaan anda di bawah 80%, anda harus
mengulangi materi, terutama pada bagian yang belum anda kuasai.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 34

Tanda Tangan Ulangan Tanggal:

Catatan Guru:

Guru Orang Tua

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 35

3

PETUNJUK SISWA

Modul ini akan menguraikan tentang pengertian dan bagian bagian dari Tri
Pramana
Pada pembelajaran dengan modul ini anda diharapkan akan memiliki kompetensi
dasar seperti diuraikan berikut ini :

Kompetensi Dasar :
3.2 Memahami ajaran Tattvam Asi dan Bhagawadgita dalam Itihasa
Tujuan Pembelajaran :
1. Dapat mengidentifikasi kitab yang termasuk Itihasa
2. Dapat menemukan pengertian itihasa
3. Dapat menemukan contoh ajaran tat twam asi dalam cerita mahabharata
4. Dapat menemukan contoh ajaran tat twam asi dalam cerita Ramayana
5. Dapat merumuskan pengertian tat twam asi
6. Dapat menemukan manfaat ajaran tat twam asi dalam kehidupan

:

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 36

TAT TWAM ASI DALAM CERITA ITIHASA

A. Memahami Ajaran Tat Twam Asi
Tat Twam Asi adalah ajaran moral yang bernafaskan Agama Hindu. Tat Twan Asi adalah ajaran
filsafat Hindu yang mengajarkan tentang kesusilaan yang tanpa batas. Ajaran Tat Twan Asi
mengajarkan kita bahwa, “Ia adalah kamu, saya adalah kamu dan semua makhluk adalah sama.”
Ajaran Tat Twam Asi menuntun kita memiliki jiwa sosial dan memiliki keinginan untuk menolong
orang lain, karena menolong orang lain sama dengan menolong diri sendiri. Menyakiti orang lain
berarti pula menyakiti diri sendiri. Ketika kita mencela orang lain, maka kita pun tercela. Maka
dari itu, bagaimana menghayati perasaan orang lain, bagaimana mereka berespon akibat dari
tingkah laku kita, demikianlah hendaknya ajaran ini menjadi dasar dalam bertingkah laku. Tat
Twam Asi berasal dari kata Tat, artinya ia, Twam artinya kamu, dan Asi artinya adalah. Jadi kata
Tat Twam Asi artinya” ia adalah kamu”. Sebagai makluk individu yang memiliki keterbatasan,
sangatlah berat untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya yang dimotivasi oleh keinginan
(kama) manusia itu sendiri. Disinilah manusia itu perlu mengenal dan melaksanakan rasa
kebersamaan. Dengan mengenal dan memahami ajaran Tat Twam Asi, manusia akan dapat
merasakan berat dan ringan hidup dan kehidupan di dunia ini. Oleh karena itu, di dalam hidup ini
kita hendaknya selalu saling tolong menolong, merasa senasib dan sepenanggungan.

B. Konsep Tat Twam Asi dalam Cerita Itihasa
Ajaran Tat Twam Asi disamping mengajarkan tentang jiwa kesusilaan, Tat Twam Asi ini juga
merupakan dasar dari Susila Hindu. Susila adalah tingkah laku yang baik dan mulia yang selaras
dengan ketentuan-ketentuan dharma. Ajaran susila ini bertujuan untuk membina hubungan yang
selaras dan rukun diantara sesame makhluk hidup yang lainnya, yang diciptakan oleh Sang Hyang
Widhi. Agama Hindu mengajarkan bahwa adanya sifat tenggang rasa, dan sikap kebersamaan itu
disebabkan karena manusia pada dasarnya adalah sama. Sikap tenggang rasa, hidup bersama
saling tolong menolong, saling memberi dan menerima, adalah merupakan pengamalan sikap
toleransi dalam Agama Hindu. Sikap tenggang rasa, hidup bersama saling tolong menolong, dan
saling memberi dan menerima tidak terbatas pada orang-orang tertentu saja .Hal ini dapat terjadi
didalam hidup bermasyarakat. Masyarakat adalah tempat tumbuh dan berkembangnya manusia
menuju kedewasaan. Di masyarakat terjadi interaksi, dimana manusia itu memerlukan
pertolongan. Masyarakat juga merupakan tempat untuk menunaikan kewajiban hidup bagi
manusia, dan sekaligus memberi pertolongan.

Gambar 01. Dua orang pemuda memberikan Gambar 02. Sikap Toleransi
Pertolongan mengangkat banten.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 37

Cerita Pertempuran Bima dengan Raksasa Hidimba

Dalam cerita Mahabharata diceritakan

kisah perjalanan Dewi Kunti danpara

Pandawa keluar dari goa gala-gala.Goa

gala-gala adalah sebuah istana yang

dibangun oleh Kaurawa untuk Pandawa,

yang terbuat dari aspal, dan kemudian

dibakar dengan maksud untuk mencelakai

Dewi Kunti dan Pandawa. Berkat

pertolongan dari Arya Widura yang

memerintahkan para pekerja untuk

membuat terowongan. Dari

terowonganitulah Dewi Kunti bersama para

Pandawa bisa selamat. Di bawah pohon

beringin yang sangat lebat disanalah

mereka beristirahat, karena kepayahan melakukan perjalanan jauh dan hembusan angin yang

semilir mereka semua langsung tertidur kecuali Bima. Didekat mereka beristirahat terdapatlan

sebatang pohon randu yang besar. Dipohon itu tinggallah dua orang raksasa kakak beradik yang

bernama Hidimba dan Hidimbi. Ketika Pandawa beristirahat di bawah pohon beringin, baunya

tercium oleh Hidimba. Ia lalu menyuruh adiknya Hidimbi menangkap para Pandawa untuk adikan

santapan. Berangkatlah Hidimbi ke pohon beringin tempat Pandawa beristirahat. Hidimbi melihat

Bima yang sedang duduk. Melihat kegagahan Bima Hidimbi jatuh cinta. Dia ingin menjadikan

Bima suaminya. Setelah berpikir untuk menjadikan Bima suami, dia lalu mandi dan merias

dirinya, terus mendekati Bima. Hidimbi berkata kepada Bima, bahwa dia diutus oleh kakaknya

Hidimba untuk menangkap kalian para Pandawa yang akan kami jadikan mangsa. Tetapi setelah

melihat ketampanan tuan, saya menjadi jatuh hati. Sudilah kiranya tuan saya ajak pergi ke suatu

tempat untuk menghindari kakak saya. Bima menjawab, “ Wahai raksasa cantik, saya tidak bisa

meninggalkan ibu dan saudarasaudara saya.” Bangunkanlah mereka , silahkan kalian duduk di

punggung saya. Saya akan menerbangkan kalian semua ke tempat yang jauh dari sini, kata

Hidimbi Sementara Hidimba sudah tidak sabar menunggu kedatangan adiknya. Ia langsung datang

ke pohon beringin. Melihat adiknya berbicara dengan Bima dia menjadi marah. Terjadilah

perkelahian sengit, dan Bima berhasil membunuh Hidimba. Setelah terbunuhnya Hidimba, Dewi

Kunti menyuruh Bima untuk mengambil Hidimbi untuk dijadikan istri. Setelah setahun berlalu,

Hidimbi melahirkan seorang putra laki-laki yang gagah dan diberi nama Gatotkaca. Pada suatu

hari Bhagawan Byasa mengunjungi Dewi Kunti dan para Pandawa. Atas saran Bhagawan Byasa,

Dewi Kunti dan Pandawa disarankan pergi ke kota Ekacakra dengan berpakaian pendeta. Mereka

menumpang di rumah seorang brahmana. Untuk menopangkehidupannya, para Pandawa meminta-

minta. Brahmana yang ditumpangi mempunyai seorang istri, seorang anak perempuan, dan

seorang anak laki-lakiyang masih kecil. Suatu hari ketika para Pandawa sedang meminta-minta,

Dewi Kuntimendengar keluarga Sang Brahmana bercakap-cakap sambil menangis. Dewi Kunti

menyimpulkan pastilah mereka sedang dalam kesusahan. Dewi Kunti lalu mendekati mereka dan

menanyakan mengapa mereka bersedih. Sang Brahmana lalu berkata, “Ada seorang raksasa

bernama Baka. Ia tinggal di sebuah goa di tepi sungai Yamuna. Rakyat sangat takut kepadanya. Si

Baka berjanji tidak akan mengganggu desa ini, dengan syarat desa ini harus mempersembahkan

seorang manusia setahun sekali untuk dijadikan santapannya. Setiap satu keluarga bergiliran

menyerahkan salah seorang anggota keluarganya. Tahun ini tiba gilirannya kepada keluarga kami,

itulah sebabnya kami bersedih.” Dewi Kunti menjawab,”Janganlah tuan bersedih. Saya punya lima

orang anak. Biarlah yang nomor dua saya serahkan untuk menjadi santapan raksasa.” Semulasang

Brahmana menolak, tetapi setelah dijelaskan oleh Dewi Kunti bahwa itu siasat untuk membunuh

raksasa yang jahat si Baka itu, maka sang Brahmana setuju. Keesokan harinya , disiapkanlah

persembahan, segerobak nasi, seekor kerbau,seekor kambing, seekor babi, dan seorang manusia

yaitu Bima dan seguci minuman untuk raksasa. Setelah pengantar makanan pulang, Sang Bima

lalu memakan persembahan itu. Ketika raksasa datang melihat Bima sedang menyantap makanan

yang disediakan untuknya. Si Baka menjadi marah dan menjerit lalu menendang Bima. Terjadilah

perkelahian sengit dan akhirnya raksasa Baka berhasil dibunuh.Dengan terbunuhnya raksasa Baka

maka desa itu aman, orang-orang di desa itu tidak ketakutan lagi.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 38

MENGAMATI GAMBAR

AYO AMATI
GAMBAR 01 DAN

GAMBAR 02

SETELAH
MENGAMATI

GAMBAR
TERSEBUT APA
PENDAPAT KALIAN

LALU MAKNA APA Tanda Tangan
YANG KALIAN Orang Tua
PETIK DARI

PERILAKU DALAM
GAMBAR
TERSEBUT

Catatan :
Ayo uraikan jawabanmu di sini !

1. .......................................................................................
.......................................................................................
.......................................................................................
.......................................................................................

2. .......................................................................................
.......................................................................................
.......................................................................................

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 39

I. Lengkapilah bagan di bawah ini!

TAT TWAM ASI

___ ____ ___

Artinya……………… Artinya………………… Artinya…………………
……………………… ………………………… …………………………
……………………… ………………………… …………………………
…………….................... ……………...................
…………………..

............................................................................................
............................................................................................
...........................................................................................

II. Tulislah Kosep Tat Twam Asi dalam Cerita Itihasa Secara S

..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................
..........................................................................................

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 40

Mari Berdiskusi

Diskusikan dengan teman kelompokmu tentang pertanyaan yang ada kaitkan
dengan ajaran Tat Twam Asi ? Tulis hasilnya di kertas kerjamu dan bacakan di
depan kelas!
1. Perhatikan gambar di bawah ini !

Perbuatan apa yang harus dilakukan yang mencerminkan ajaran Tat Twam Asi ?
2. Perhatikan gambar di bawah ini !

Perbuatan apa yang harus dilakukan yang mencerminkan ajaran Tat Twam Asi ?
3. Perhatikan 2 gambar di bawah ini !

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 41

Apakah Perbuatan itu mencerminkan ajaran Tat Twam Asi ? Berikan pendapatmu !
4. Perhatikan gambar di bawah ini !

Apakah Perbuatan itu mencerminkan ajaran Tat Twam Asi ? Berikan pendapatmu !
5. Kenapa kita harus melakukan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Tat Twam Asi

Ayo uraikan jawabanmu di sini !
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 42

Tulislah secara singkat cerita yang sesuai dengan ajaran Tat Twam Asi dalam Itihasa!

Ayo uraikan jawabanmu di sini !
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

Tulislah secara singkat cerita yang tidak sesuai dengan ajaran Tat Twam Asi dalam Itihasa!

Ayo uraikan jawabanmu di sini !
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 43

SOAL ULANGAN HARIAN

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Hindu
Kelas : VI
Semester :I
Ulangan Harian ke :3

I. Pilihlah jawaban yang paling benar A, B, C, atau D!

1. Perhatikan nama-nama kitab suci berikut!

1) Reg Weda 2) Ramayana 3) Mahabharata 4) Bhagawadgita

Yang termasuk kitab itihasa adalah ….

A. (1) dan (2) C. (3) dan (4)

B. (2) dan (3) D. (1) dan (4)

2. Cerita berdasarkan latar sejarah yang memasukkan nilai-nilai ajaran Weda disebut ….

A. Itihasa C. Bhagawadgita

B. Purana D. Sarasamucaya

3. Sikap Tat Twam Asi yang ditunjukkan Dewi Kunti di Ekacakra dalam cerita Mahabharata,

adalah ….

A. mengajak putra-putranya untuk mendapatkan sedekah

B. memerintahkan kepada Bhima untuk membunuh Baka

C. membantu keluarga Brahmana yang tertimpa penderitaan

D. menerima kehadiran Dewi Arimbi sebagai istri dari Bhima

4. Contoh berikut yang menunjukkan sikap Tat Twam Asi adalah ….

A. Pandawa keluar dari goa Gala-gala

B. Sakuni merancang pembuatan goa Gala-gala

C. Korawa menjebak Pandawa di goa Gala-gala

D. Widura menolong Pandawa dari goa Gala-gala

Perhatikan pernyataan berikut untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!

1) Hidimba ingin memangsa para Pandawa

2) Bima membunuh Hidimba untuk mengakhiri keserakahannya

3) Hidimbi memberitahukan niat jahat kakaknya kepada Bima

4) Kunti menyarankan Bima untuk menikahi Hidimbi karena kesucian cintanya

5. Tokoh yang menerapkan ajaran Tat Twam Asi adalah ….

A. Hidimba dan Hidimbi C. Hidimba dan Bima

B. Kunti dan Hidimba D. Kunti dan Hidimbi

6. Tokoh yang tidak mencerminkan sikap Tat Twam Asi adalah ….

A. Hidimba C. Kunti

B. Hidimbi D. Bima

7. Sikap Tat Twam Asi yang ditunjukkan Rama dalam cerita Ramayana, adalah ….

A. Rama dijadikan putra mahkota

B. Rama belajar ilmu perang dari gurunya

C. Rama menjadi raja di kerajaan Ayodya Pura

D. Rama bersedia dibuang ke hutan menepati janji ayahnya kepada Kekayi

8. Contoh berikut yang menunjukkan sikap Tat Twam Asi adalah ….

A. Mantara menghasut Kekayi untuk menjadikan Bharata menjadi raja

B. Kekayi setuju dengan usul dari Mantara untuk membuang Rama ke hutan

C. Kekayi meminta kepada Dasaratha untuk membuang Rama ke tengah hutan

D. Bharata menolak menjadi raja dan memohon agar Rama kembali ke Ayodia

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 44

Perhatikan pernyataan berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10!

1) Kumbakarna yang mau berperang demi membela tanah airnya

1) Sita bersikeras untuk ikut ke hutan menemani suaminya

2) Laksmana yang selalu setia menemani Rama

3) Rahwana menculik dewi Sita

91. Tokoh yang menerapkan ajaran Tat Twam Asi adalah ….

. A. Rahwana dan sita C. Rahwana dan Kumbakarna

B. Laksmana dan Rahwana D. Kumbakarna dan Laksmana

102.. Tokoh yang tidak mencerminkan sikap Tat Twam Asi adalah ….

A. Sita C. Laksmana

B. Rahwana D. Kumbakarna

113.. Tat Twam Asi terdiri dari tiga kata yaitu “tat+twam+asi”. Kata “Tat” berarti ….

A. Saya C. Itu atau ia

B. Adalah D. Engkau atau kamu

124. . Ajaran Tat Twam Asi mengandung makna bahwa ….

A. segala yang ada ini adalah sama karena berasal dari hakikat yang sama yaitu Tuhan

B. segala yang ada ini adalah berbeda karena sifatnya berbeda beda

C. kita sama apabila memiliki wangsa yang sama

D. kita sama apabila memiliki agama ayang sama

135. . Manfaat ajaran Tat Twam Asi bagi diri kita adalah ….

A. menimbulkan rasa iri hati C. memicu kemarahan

B. pikiran menjadi tenang D. adanya kegelisahan

146. . Manfaat ajaran tat twam asi apabila kita terapkan dalam kehidupan bersama

adalah ….

A. memperkuat rasa kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama

B. memecah belah masyarakat demi kepentingan pribadi

C. melemahkan rasa persatuan dalam bermasyarakat

D. meningkatkan persaingan antar sesama

157. . Contoh berikut yang menunjukkan manfaat ajaran tat twam asi adalah …

A. Organisasi yang dipimpin Pak Ketut tidak bisa maju karena ketidak harmonisan para

pengurusnya

B. Gede akhirnya bisa melanjutkan sekolah karena bantuan dari Pak Nyoman

C. Kadek merasa tidak senang melihat Ayu memakai tas baru

D. Pasek menangis karena uang jajannya dicuri oleh temannya

II. Jawablah Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Jelaskan pengertian Tat Twam Asi !
2. Sebutkan 3 contoh prilaku Tat Twam Asi !
3. Bagaimanakah hidup kita bila selalu mengamalkan ajaran Tat Twam Asi ?
4. Apakah Tujuan dari ajaran Tat Twam Asi !
5. Dari cerita Mahabharata diatas perilaku manakah yang mencerminkan penerapan ajaran Tat Twam

Asi ?

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 45

I. Pilihan Ganda

1. B
2. A
3. B
4. D
5. D
6. A
7. D
8. D
9. D
10. B
11. C
12. A
13. B
14. A
15. B

II. Uraian

1. Tat Twam Asi Artinya Ia adalah Kamu
2. Saling Tolong menolong, Toleransi, saling memberi dan menerima
3. Hidup kita akan damai, tentram dan harmonis
4. Tujuannya adalah untuk membina hubungan yang selaras dan rukun di antara sesama

makhluk hidup yang lainnya
5. Perilaku pada saat Bima membantu seorang brahmana dari raksasa jahat yang bernama

Baka

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 46

Cocokanlah jawaban anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat dibelakang modul
ini. Kemudian gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan
anda terhadap materi

Tingkat Penguasaan : Jumlah jawaban anda yang benar X 100%
Jumlah soal

Arti tingkat penguasaan yang anda capai :

91% - 100% : Sangat Baik
81% - 90% : Baik
71% - 80% : Cukup
: Kurang
< 71%

Bila tingkat penguasaan anda mencapai 80% keatas, anda dapat meneruskan dengan
Modul selanjutnya. Tetapi bila tingkat penguasaan anda di bawah 80%, anda harus
mengulangi materi, terutama pada bagian yang belum anda kuasai.

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 47

Tanda Tangan Ulangan Tanggal:

Catatan Guru:

Guru Orang Tua

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 48

DAFTAR PUSTAKA

- Ariasa, I Ketut, dkk. 2019. Wagiswari 6a. Denpasar: Tri Agung
- Buku Siswa Agama Hindu dan Budi Pekerti revisi 2018
- Sumarni, Ni Wayan, dkk, 2018. Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD Kelas VI. Jakarta:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Sudharta, Tjok Rai, 2007. Ajaran Moral dalam Bagavadgita, Surabaya Paramita.
- http://bimashindusulteng.wordpress.com/2011/05/12/implementasu-ajaran-tat-twam-asi-dalam-kehidupan-

sehari-hari/

Modul Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 6 Semeseter 1 49


Click to View FlipBook Version