MODUL IPS
KONDISI GEOGRAFIS
NEGARA ASEAN
VIII
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat
dan karuniaNya
E-Modul IPS dengan tema “Kondisi Geografis Negara ASEAN” dapat
terselesaikan dengan baik. Modul ini merupakan modul yang
dikembangkan berdasarkan materi IPS kelas VIII Semester 1.
E-.Modul ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Palatihan
Membuat eLKPD Interaktif dengan AnyFlip dan Book Creator.
Dengan modul ini diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami
materi Kondisi Geografis Negara ASEAN selama proses pembelajaran.
Terima kasih kami ucapkan pada para Trainer dan penyelenggara dari
OnEduMInd telah mengadakan Webinar selama empat hari
Penyusun menyadari terdapat banyak kekurangan dalam modul ini,
untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan guna
penyempurnaan modul ini.
Penyusun
Balikpapan, 12 Agustus 2021
2
DAFTAR ISI
Pendahuluan.............................................................................. .................... 3
Deskripsi Isi Singkat Modul................................................................. 4
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan IPK.............................. 5
Peta Konsep................................................................................................ 6
Manfaat Modul........................................................................................... 6
Petunjuk Penggunaan Modul............................................................... 7
Tujuan Pembelajaran.............................................................................. 7
8
Kegiatan Belajar 1......................................................................................... 8
Unsur Geografis......................................................................................... 8
Sejarah ASEAN.......................................................................................... 9
Kondisi Geografis ASEAN....................................................................... 10
Penduduk ASEAN...................................................................................... 10
Lembar Kerja Siswa ....................................................................................... ..
3
PENDAHULUAN
Ilmu Pengetahuan Sosial terdiri dari berbagai sub disiplin ilmu seperti
ekonomi, sejarah, sosiologi, geografi sehingga dalam mempelajari
suatu fenomena perlu berbagai referensi untuk bisa memahami,
menelaah dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada modul ini akan membahas satu disiplin ilmu IPS yaitu Sejarah
dengan tema Kondisi Geografis Negara ASEAN. Materi ini tidak
terlepas dari kehidupan sehari- hari. Dimana hal tersebut berkaitan
erat dengan kondisi kehidupan negara Indonesia. Kondisi negara ini
juga mempengaruhi kehidupan kita baik dari segi letak, iklim, kondisi
geologis, hubungan regional maupun internasional.
DISKRIPSI SINGKAT
Modul ini membahas materi Kondisi Geografis ASEAN, dimana
hal tersebut mencakup luas, letak, iklim, air, tanah, flora dan fauna
serta kondisi geologis.
Dalam kegiatan pembelajarannya modul ini dibagi menjadi tiga
kegiatan pembelajaran, hal ini untuk mempermudah peserta didik
selama proses pembelajaran
4
KOMPETENSI INTI
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
KI3 KI4
Memahami dan menerapkan
pengetahuan faktual, konseptual, Menunjukkan keterampilan menalar,
prosedural, dan metakognitif pada mengolah, dan menyaji secara kreatif,
tingkat teknis dan spesifik sederhana produktif, kritis, mandiri, kolaboratif,
berdasarkan rasa ingin tahunya dan komunikatif, dalam ranah konkret
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan ranah abstrak sesuai dengan yang
seni, budaya dengan wawasan dipelajari di sekolah dan sumber
kemanusiaan, kebangsaan, dan lain yang sama dalam sudut pandang
kenegaraan terkait fenomena dan teori.
KD 3.1 KD 4.1
Menelaah perubahan keruangan dan Menyajikan hasil telaah tentang
interaksi antarruang di Indonesia dan perubahan keruangan dan interaksi
negara-negara ASEAN yang antarruang di Indonesia dan negara-
diakibatkan oleh faktor alam dan negara ASEAN yang diakibatkan oleh
manusia (teknologi, ekonomi, faktor alam dan manusia (teknologi,
pemanfaatan lahan, politik) dan ekonomi, pemanfaatan lahan, politik)
pengaruhnya terhadap dan pengaruhnya terhadap
keberlangsungan kehidupan keberlangsungan kehidupan
IPK 3.1 IPK 4.1
3.1.1 Mendeskripsikan kondisi 4.1.1 Menyajikan hasil telaah
geografis wilayah ASEAN dalam bentuk presentasi
5
PETA KONSEP
MANFAAT PEMBELAJARAN
Dengan mempelajari modul ini diharapkan kalian dapat memahami konsep
Kondisi Geografis ASEAN. Pembahasan dimulai dari hal-hal yang mudah
dahulu kemudia ke hal yang lebih rinci. Selain itu dengan mempelajari modul
ini diharapkan kalian dapat memahami Kondisi Geografis Negara ASEAN serta
pengaruhnya terhadap kehidupan kita sehari-hari.
6
PETUNJUK PENGGUNAAN
Sebaiknya sebelum mempelajari modul ini, perhatikan terlebih dahulu petunjuk
penggunaan modul berikut!
A. Petunjuk bagi siswa
1. Baca diskripsi singkat isi modul agar mengetahui gambaran isi modul.
2. Sebelum mempelajari isi modul, baca terlebih dahulu tujuan
pembelajaran dan apersepsi setiap kegiatan belajar.
3. Bacalah isi modul secara cermat, bila sekiranya ada yang kurang jelas
tanyakan pada temanmu yang anggap kamu bisa. Jika masih belum jelas
mintalah penjelasan guru.
4. Kerjakan soal evaluasi dengan sungguh-sungguh dan cocokan dengan
kunci jawaban yang telah di sediakan di modul bagian belakang.
5. Jangan lupa membaca referensi lain yang mendukung untuk
menambah pengetahuan.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
Melalui model Discovery learning, peserta didik dengan benar dapat
mendeskripsikan, menganalisis, dan menyajikan hasil telaah kondisi geografis
ASEAN terhadap kehidupan masyarakat ASEAN dengan penuh disiplin serta
menyajikan hasil telaah dengan percaya diri.
7
KEGIATAN PEMBELAJARAN
MATERI
Secara geografis, letak Asia Tenggara sering disebut strategis. Itu
karena Asia Tenggara diketahui menjadi jalur lalu lintas perdagangan
internasional. Kondisi geografis adalah keadaan alam yang berada di
muka bumi yang membentuk lingkungan hidup manusia. Kondisi ini
terdiri dari unsur-unsur bentang alam, letak, luas, iklim, batas wilayah, dan
sebagainya.
Asia Tenggara juga berada di antara perairan Samudera Hindia, Teluk
Benggala, Laut Cina Selatan, Samudera Pasifik. Jika dihitung secara
keseluruhan, Asia Tenggara memiliki luas wilayah sebesar 4. 511.167 km².
Bentang alam negara-negara Asia Tenggara juga terbagi menjadi dua,
yakni semenanjung dan kepulauan. Berikut pembagiannya.
Daratan Semenanjung
Myanmar
Thailand
Laos
Kamboja
Vietnam
Malaysia bagian barat
Daerah Kepulauan
Filipina
Indonesia
Singapura
Timor Leste
Malaysia bagian timur
Negara-negara di Asia Tenggara memiliki iklim tropis, curah hujan tinggi,
dan suhu udara panas. Namun, hal ini berbeda pada Myanmar yang
menjadi negara Asia Tenggara dengan iklim subtropis.
8
Sementara dari segi Sumber Daya Alam (SDA), Asia Tenggara dikenal
memiliki keragaman flora dan fauna, dikelilingi lautan, memiliki jenis tanah
vulkanik dan aluvial, serta memiliki hasil tambang di tiap negara kecuali
Singapura.
.
Letak Geografis Asia Tenggara
Letak geografis ASEAN berada di antara dua benua yaitu Benua Asia dan
Benua Australia serta terletak diantara dua samudra yaitu Samudra Hindia
dan Samudra Pasifik, seperti yang tertera sebagai berikut.
Letak geografis Asia Tenggara di antara dua benua dan dua samudera :
Terletak di antara dua benua : Benua Asia & Benua Australia.
Terletak di antara dua samudra : Samudra Hindia & Samudra Pasifik.
Letak geografis Asia Tenggara terletak di antara tiga perairan :
Samudra Hindia dan Teluk Benggala di bagian barat.
Laut China Selatan di utara.
Samudra Pasifik di timur.
Pengaruh Geografis Asia Tenggara
Letak geografis Asia Tenggara sangat strategis karena berada di antara dua
benua dan dua samudra. Kawasan ini turut menghubungkan negara-negara
barat dan timur sehingga sangat menguntungkan bagi peningkatan kegiatan
perdagangan dan pariwisata di kawasan Asia Tenggara.
Pengaruh lainnya adalah kawasan Asia Tenggara digunakan sebagai tempat
hilir mudik ikan-ikan yang bermigrasi di lautan. Tentu hal ini menjadi
keuntungan dan menegaskan bahwa posisi Asia Tenggara memang
sangatlah strategis lokasinya.
Batas Wilayah Asia Tenggara
Kawasan Asia berbatasan dengan negara, samudra dan benua di setiap
sisinya. Berikut ini batas batas wilayah Asia Tenggara lengkap baik utara,
selatan, barat dan sebelah timur :
Sebelah utara berbatasan dengan Kawasan Asia Timur (China) dan
Samudra Pasifik.
Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia, Benua Australia,
Timor Leste.
9
Sebelah barat berbatasan dengan Kawasan Asia Selatan, Teluk
Benggala, India, Bangladesh, Samudra Hindia.
Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Papua Nugini .
Kondisi Geografis Asia Tenggara
Bentuk bentuk geografis negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) dibagi
menjadi empat tipe, berikut penjelasan selengkapnya :
Berbentuk hampir seperti lingkaran (compact), misalnya Kamboja.
Berbetuk kepulauan yang terpisah-pisah (fragmanted), misalnya
Indonesia dan Filipina.
Berbentuk memanjang (elongated), misalnya Vietnam.
Berbentuk lebih kompleks dan beragam, biasanya terdapat daerah
yang memanjang seperti tangan (protuded), misalnya Thailand dan
Myanmar.
Berdasarkan garis lintang dan garis bujur, Asia Tenggara pada posisi
28°LU–11°LS dan 93°BT–141°BT. Kawasan Asia Tenggara dilewati garis
khatulistiwa (ekuator) dan garis balik utara. Posisi geografis Asia
Tenggara ini memengaruhi iklim dan kegiatan ekonomi penduduk.
Negara paling utara di Asia Tenggara adalah Myanmar dan paling
selatan adalah Indonesia. Negara paling barat di Asia Tenggara adalah
juga Myanmar dan paling timur adalah juga Indonesia.
10
Iklim Kawasan Asia Tenggara
Iklim merupakan salah satu unsur geografis. Apakah iklim itu?
Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca dalam jangka waktu lama dan
meliputi daerah yang sangat luas.
Iklim kawasan Asia Tenggara dipengaruhi posisi geografisnya.
Kawasan Asia Tenggara berada pada posisi 28°LU–11°LS sehingga
beriklim tropis. Di kawasan Asia Tenggara terdapat dua jenis iklim
tropis, yaitu iklim khatulistiwa (ekuatorial) dan iklim monsun
tropis. Sebagian kawasan Asia Tenggara di sekitar garis
khatulistiwa beriklim khatulistiwa. Di wilayah daratan utama
pengaruh laut sudah kurang. Keadaan ini menyebabkan wilayah
daratan utama beriklim monsun.
11
TES FORMATIF
1. Kondisi alam dengan hamparan dataran serta lautan, rangkaian pegunungan
yang menjulang tinggi, dan keanekaragaman hayati di dalamnya dapat
dimanfaatkan sebagai modal kerja sama antar negara-negara anggota
ASEAN yaitu di sektor ...
A. industri
B. pertanian
C. pariwisata
D. Budi daya ikan
2. Asean didirikan pada tanggal....
A. 18 Agustus 1967
B. 8 Agustus 1976
C. 18 Agustus 1976
D. 8 Agustus 1967
3. Berdasar bentuk geografis negara negara ASEAN miliki ciri
Elongated.Elongated berarti bentuknya....
A. Hampir lingkaran
B. Kompleks dan beragam
C. Memanjang
D. Kepulauan yang terpisah
4. Batas wilayah ASEAN bagian utara adalah
A. Samudra hindia dan australia
B. Laut cina timur dan negara cina
C. Negara papua nuginidan samudra pasifik
D. Laut Andaman, negara india dan bangladesh
5. Negara Anggota ASEAN yang memiliki iklim subtropis adalah negara
A. Indonesia
B. Thailand
C. Pilipina
D. Myanmar
6. Perhatikan data Negara-negara di bawah ini
1 Kamboja
2 Thailand
3 Myanmar
4 Laos
12
Berdasarkan data di atas, negara yang termasuk bentuknya Protruded ditunjukkan
oleh nomor...
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 4 dan 1
7. Perhatikan peta dibawah, huruf "R" menunjukan laut...
A. China Selatan
B. Sulu
C. Filipina
D. Andaman
8. Berdasarkan peta di bawah Negara yang ditunjukkan huruf A dan B adalah
Negara…
A. Malaysia - Vietnam
B. Thailand - Filipina
C. Myanmar – Laos
D. Thailand - Vietnam
9. Laos terletak pada 140 LU-220LU. Sementara itu, Filiphina terletak pada 50LU-
210LU. Melihat posisi geografis tersebut dapat disimpulkan bahwa keduanya
memiliki persamaan .....
13
A. Kondisi Alam
B. potensi tambang
C. bentuk wilayah
D. kenampakan alam
10. Negara yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan dan Samudra
Pasifik adalah ....
A. Myanmar
B. Filipina
C. Indonesia
D. Malaysia
Kunci Jawaban
1. C
2. D
3. C
4. B
5. D
6. B
7. D
8. B
9. A
10. A
14
DAFTAR PUSTAKA
Iwan Setiawan, Dedi, Suciati dan A. Mushlih. Buku Peserta Didik IPS Kelas VIII Revisi 2016.
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
Iwan Setiawan, Dedi, Suciati dan A. Mushlih .Buku Peserta Didik IPS Kelas VIII Revisi 2017.
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
http://genwisaku.blogspot.com/2017/05/letak-penduduk-bentang-alam-dan-iklim.html
https://kumparan.com/berita-hari-ini/kondisi-geografis-asia-tenggara-yang-mencakup-11-negara-
1uHnXyIeKo2/full
https://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara
https://www.thatquiz.org/tq/preview?c=i9horzbx&s=peeq8w
https://www.teknokiper.com/2017/07/kumpulan-soal-dan-jawaban-unsur-fisik-asia-tenggara.html
15