The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

LKPD ! oleh Christy
Guru: Bu Denny Januarti

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Christy Maria Gabrielle Simorangkir, 2024-01-26 07:19:33

Geografi Kelas 11 - DInamika Kependudukan

LKPD ! oleh Christy
Guru: Bu Denny Januarti

LKPD 1 DINAMIKA KEPENDUDUKKAN DI INDONESIA UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUANAN Christy Maria Gabrielle S XI-1


Kondisi di saat jumlah dan persebaran penduduk di suatu wilayah mengalami perubahan akibat terjadinya proses demografi yaitu kelahiran, kematian, dan perpindahan. DINAMIKA PENDUDUK


FAKTOR YANG MEMENGARUHI DINAMIKA PENDUDUK INDONESIA Kelahiran Kematian Perpindahan Bertambahnya jumlah penduduk karena kelahiran bayi. Kondisi kehilangan kehidupan secara permanen yang bisa terjadi kapan saja. Kondisi penduduk yang pindah dari satu wilayah ke wilayah lain.


Perpindahan Imigrasi Emigrasi Masuknya penduduk dari negara luar ke negara tujuan Keluarnya penduduk dari negara asal ke negara lain PERPINDAHAN YANG MEMENGARUNI DINAMIKA KEPENDUDUKAN


A. PERTUMBUHAN PENDUDUK ALAMI Pengukuran dari selisih angka kelahiran dan angka kematian dalam satu tahun. P = L - M Ket: P = Pertumbuhan Penduduk L = Jumlah Kelahiran M = Jumlah Kematian


1. Diketahui angka kelahiran di Wakanda pada tahun 2010 adalah sebesar 3.000.000 jiwa. Jika jumlah angka kematiannya adalah 750.000 jiwa, berapakah pertumbuhan penduduk alami di Wakanda? CONTOH SOAL 2. Pada tahun 2020, penduduk di wilayah Mariland berjumlah 45.000 orang, jumlah kelahiran setahun yaitu 3.000 orang dan jumlah kematian yaitu 1.500 orang. Berapakah pertumbuhan penduduk alami di Mariland? P = L - M 3.000.000 - 750.000 = 2.250.000 P = 3.000 - 1.500 = 1.500 1.500 ÷ 45.000 x 100% = 0,03%


Pengukuran dari selisih pertumbuhan alami lalu ditambah dengan selisih pertumbuhan penduduk non alami. P = (L–M) + (I–E) Ket: P = Pertumbuhan Penduduk L = Jumlah Kelahiran M = Jumlah Kematian I = Jumlah Imigrasi E = Jumlah Emigrasi B. PERTUMBUHAN PENDUDUK TOTAL


1. Di Kota M dengan jumlah kelahiran 749.000 jiwa dan kematian 459.000 jiwa, sedangkan jumlah imigrasi sebanyak 669.000 jiwa dan emigrasi 412.000 jiwa. Tentukan jumlah pertumbuhan penduduk totalnya CONTOH SOAL 2.Di suatu desa memiliki angka kelahiran 80 dan kematian 25, jumlah imigrasi 50 dan emigrasi 30. Maka pertumbuhan totalnya adalah P = (80-25) + (50-30) = 55+20 = 75 P= (L–M) + (I–E) (749.000-459.000) + (669.000-412.000) = 290.000 + 257.000 = 547.000


C. NATALITAS D. FERTILITAS Kondisi bertambahnya penduduk karena kelahiran bayi. Tingkat kemampuan reproduksi seseorang dalam menghasilkan keturunan (bayi hidup) yang berperan dalam peningkatan jumlah penduduk.


E. ANGKA KELAHIRAN KASAR (Crude Birth Rate/CBR) Besarnya jumlah kelahiran dari bayi yang hidup setiap 1.000 penduduk pada pertengahan tahun. CBR = B/P × K B = jumlah kelahiran P = jumlah penduduk K = konstanta (1.000 penduduk) Ket:


1. Di suatu negara, diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun 2021 adalah 6.420.000. Diketahui pula jumlah kelahirannya adalah 865.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya! CONTOH SOAL 2. Pada 2018, diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun di wilayah W adalah 1.250.000. Diketahui pula jumlah kelahirannya adalah 300.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya! B/P × 1.000 = 300.000/1.250.000 × 1.000 865.000/6.420.000 × 1.000 = 135 = 240


F. ANGKA KEMATIAN KASAR (CRUDE DEATH RATE/CDR) Besarnya jumlah kematian per jumlah tiap 1.000 penduduk dalam pertengahan tahun. CDR = D/P × K Ket: D = jumlah kematian P = jumlah penduduk K = konstanta (1.000)


1. Pada tahun 2017, jumlah penduduk di suatu wilayah adalah 500.000 jiwa. Lalu diketahui terdapat kematian penduduk sejumlah 1000 jiwa. Berapakah angka kematian kasarnya? CONTOH SOAL 2. Di suatu wilayah X memiliki jumlah penduduk pada pertengahan tahun adalah 500.000 dengan jumlah kematian penduduknya adalah 2.000. Berapa angka kematian kasarnya? CDR = 1.000/500.000 × 1.000 = 2 CDR = 2.000/500.000 × 1.000 = 4


G. ANGKA KELAHIRAN UMUM (GENERAL FERTILITY RATE/GFR) Besarnya jumlah kelahiran dari setiap 1.000 wanita usia subur (15-49 tahun) GFR = B/P(15-49) × K Ket: B = jumlah kelahiran P = penduduk wanita usia 15-49 K = konstanta (1.000)


1. Jumlah penduduk wanita rentang usia 15-49 tahun di wilayah XY adalah 200.000 di tahun 2019 dan jumlah bayi yang dilahirkan sebanyak 5.000. Berapakah angka kelahiran umum di wilayah XY? CONTOH SOAL 2. Di kecamatan Angki banyaknya wanita berumur 15-49 tahun pertengahan tahun 2022 adalah 6.500 jiwa sedangkan jumlah bayi yang lahir adalah 650 jiwa berapa GFR nya ? GFR= 5.000/200.000 × 1.000 = 25 GFR= 650/6.500 × 1.000 = 100


H. ANGKA KELAHIRAN MENURUT KELOMPOK UMUR (Age Specific Fertility Rate/ASFR) Besarnya jumlah kelahiran tiap 1.000 penduduk wanita dengan usia tertentu. ASFR = Bx/Px × K Ket: Bx = jumlah kelahiran pada wanita usia tertentu Px = jumlah penduduk wanita usia tertentu K = konstanta (1.000)


1. Penduduk wanita umur 26-30 tahun di Wilayah X berjumlah 2.500 jiwa pada tahun 2019. Jumlah kelahirannya sebanyak 50 bayi. Hitung angka kelahiran dari wanita kelompok umur tersebut di tahun 2019! CONTOH SOAL 2. Pada tahun 2022, penduduk wanita umur 16-25 di Kecamatan Mangga Kecil berjumlah 9.000. Jumlah bayi yang lahir ada 45. Berapa angka kelahiran dari wanita berkelompok umur 16-20? B(26-30) / P(26-30) × 1.000 = 50/2.500 × 1.000 = 20 B(16-25) / P(16-25) × 1.000 = 45/9.000 × 1.000 = 5


MASALAH BESAR YANG DIHADAPI OLEH PEMERINTAH INDONESIA: ANGKA KELAHIRAN YANG SANGAT TINGGI SETIAP TAHUN.


FAKTOR YANG MENDUKUNG KELAHIRAN TINGGI 1) Menikah usia muda. 2) Pandangan masyarakat “banyak anak banyak rezeki” . 3) Anak menjadi sumber tunjangan uang bagi keluarga. 4) Anak sebagai penerus keturunan/keluarga, terutama anak laki-laki.


UPAYA PEMERINTAH MENEKAN ANGKA KELAHIRAN TINGGI DI INDONESIA Program Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Tunjangan Cukup sampai 2 Anak Edukasi Seks


DAMPAK DARI KELAHIRAN TINGGI Ledakan Populasi PERSAINGAN YANG DAPAT TIMBUL KARENA ANGKA KELAHIRAN TINGGI 1) Persaingan Tenaga Kerja 2) Persaingan dalam Dunia Pendidikan 3) Persaingan Layanan Kesehatan


CARA PEMERINTAH MENGATASI PERSAINGAN TERSEBUT Menyelengarakan Balai Latihan Kerja/Kartu Prakerja Bantuan di UMKM Peningkatan Kualitas Pendidikan Pemberian KJP/PIP Pemberian Beasiswa Pemberian Jaminan Kesehatan Nasional Peningkatan Tenaga Kerja Kesehatan


TERIMA KASIH.


Click to View FlipBook Version