The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by vikiziyann1512, 2021-08-19 07:12:32

Kelompok 21 - Antologi Struggle of Life

Kelompok 21 - Antologi Struggle of Life

STRUGGLEOFLIFE

KMOBATCHKELOMPOK21
Vellichor

KATAPENGANTAR

PujisyukurkehadiratAllahSWTatassegalanikmat,taufik,danhidayah-
Nya,sehinggakamikelompok 21Vellichor,KelasMenulisOnlineBatch 32,
periodetahun2021dapatmenyelesaikanantologibertemaStruggle.

Kamimenyadaribahwadalam penulisan antologiinitidak lepasdari
bantuandanbimbingandaribanyakpihak,mulaidariKangTendiMurti,Kang
Muhammad Anhar,Kak ErnawatiLilys,Kak ShabiraIka,sertaKangAde
Kurniawansebagaipematerihebatbagitunaspenulismuda.Makauntukitu,
kamimengucapkanterimakasihbanyak.

TakluputkamiucapkanpulaterimakasihkepadaKakBungaMonintja
yang senantiasa sabardalam membimbing Kelompok 21 disertaikasih jua
kepedulian.

Harapankami,berbagaicerpenantologiinidapatmeninggalkanpesandan
kesan“aprèslapluie,lebeautemps”atauyangdalam bahasaIndonesiadapat
diartikan“setelahadakesulitan,akandatangkemudahan".

Penulis menyadari,antologi ini belum dapat dikatakan sempurna.
Meskipundemikian,kamiberharapdapatbermanfaatbagiparapembaca.

Indonesia,Mei2021

Kelompok21Vellichor

DAFTARISI

KataPengantar
DaftarIsi
AsaTakAkanSirna,UmiHanifah
PerjuanganTomi,UmiKulsum
SehangatSenyumanAtshila,UmiLatun
SejutaSatuImpian,UmiM.Zumroh
TigaMimpiyangSiapTerbang,UmmuBissalam
Istri,UmmuSyarifah
SepasangMata,UmuZakiyah
BukanCintaJadiPenghalang,Veraazuera
KeikhlasanAti,Verawati
MemoryofYusra,VikiZiyanNabilla
KetabahanPakSamsul,VinaWahyuningsih
PotretTanpaAyah,VioletAfifah
MenyongsongHariBaru,ViraNurhayati
Bahagiaku,ViviFitria

PesanAyahKepadaku,VivinRumbouw
SejutaMimpi,VivitSadianto
AkhirPerjalananWina,VivitTistawati
Digdaya,Wathayuz
EverythingisinYourHands,WahyuNugraeni
PerjuanganSeorangIbu,WantiSusanti
MenjemputJodohDenganDoa,WatikHandayani
PemburuLangit,WeldaYufita
SembuhyangMahal,Weed
StruggleLove,Widiawanti
PentingnyaArtiKeluarga,WildaCici
AkuCintaKamu,Tedjo,WillaImam
Mimpiku,WIN
Candramawa,WitaNursyifa
Motivasiku,WiwitWijayanti
DearAisha,Bertahanlah,WulanSari
Mantrasuci,WulanArum Prastiwi
TentangPenulis

AsaTakAkanSirna

Oleh:UmiHanifah

Sampaidimanabatasnyapengorbanan

Sedangpengabdiantakpernahterhentikan

Itulahlirikterakhiryangkudengarsebelum Syifameneriakkannamaku.
Sedaritadiakumenunggunyabersiapsembarimendengarkanmusikdarigawai.
Uhh,menggangusaja,gumamkudalam hati.LiriklagutadibuatanTehMelly
Goeslaw,tembangciptaannyasangatenakdidengar,pantasbeliauterkenaldan
banyak mendapatkan penghargaan diacara music awards.Aku bergegas
mengambilsepedabututsewaktuSMA untukmenjalanikegiatanyangharus
dilakukanhariini.

“Syifa!” teriakku kemudian,"tunggu sebentar ya,aku tak ngambil
earphone-kudulu.”Akumemangsukamendengarkanmusikdalam kegiatanapa
pun.Baiksaatmenunggumaupunbersepeda.

“Cepetandong,”katanyasambilsewot.

Taklamasetelahitu,kamipunsiapmelajudengansepedamenujupasar
tradisionalyangadadikakiGunungKerinci.

PagiinicuacadisekitarkakiGunungKerincisangatcerah.Langitbiru
membentangindahdisepanjangjalandiiringiarakanawanseputihkapas,dan
suarakicauan burung,seolah tengah bertasbih padaTuhan.Ditambah angin
bertiup sepoi-sepoi menyibakkan kerudung biru muda yang kukenakan.
Subhanallah,gumamkudalam hatimensyukurinikmatkeindahanalam ini.Sebab
setelahsemalamandesatempatkutinggaldiguyurhujanlebat,hariiniAllahganti
dengansinarmataharicerahdancuacabersahabat.

Selamadiperjalanan,kamihanyafokusdengankegiatanmasing-masing,
SyifakulihatsedangbernyanyiansembarimenikmatipesonakakiGunungKerinci.
Sedangkanakumemilihmendengarkanmusikberisilagufavoritku.

Anginkemanakanmengarah

Membangunjiwayanghauscerita

Keinginanmengetahuidunia

Mengabaikanrasacintadalam jiwa

Semuaberawaldarimimpi

Hanyakitayangbisamewujudkan

Sampaidimanabatasnyapengorbanan

Sedangpengabdiantakpernahberhenti

Aksarayangmenaridiatasawan

Cukupjelasmenuliskanharapan

Memangkenapabilaakuperempuan

Akutakmaujadibudakkebodohan

Bagaimanamungkinakutidakmenyukailaguitu.Liriknyamemotivasi
danmenyemangatiuntukmewujudkancita-cita,meskisaatiniharustertahan
semuapedihnyaharapandalam pencapaiannya.Akumemangsedikitirimelihat
teman-temanyangmampumelanjutkanpendidikankejenjangperguruantinggi,
tetapiyasudahlah,mungkininibelum jalanku.

Syifasudahsangatmemahamiku.Jadi,selamaperjalananmenujupasar
diamemilihdiam tanpamenanyakanlaguapayangkudengar.Baginyapanorama
GunungKerincilebihmenarikmata.GunungKerinciadalahgunungberapiyang
masihaktifdiIndonesia,terletakdiLubukGadungSelatan,Sangir,Kabupaten

SolokSelatan,SumateraBarat.

Jarakrumahkamimenujupasarhanyamembutuhkanwaktusetengahjam
jikamenggunakansepeda,itupundengansangatsantainyadalam mengayuh.
Setibanyadipasar,kamilangsungparkirditempatbiasanya.

“Raya, Ndok1, sini cepetan.” Suara merdu wanita setengah baya
memanggilku.NamakuTsurayaKamilatunnafia.ItulahnamapemberianBapak
untukku.KatanyaTsurayaadalahbintangterindahyangbersinarterang,dengan
harapanakubisajadisepertibintangtsurayadilangityangindah.

“Enggih2, Mak,” jawabku sembari bergegas menuju ke arahnya.
Sesampainyaditoko,Emaklangsungmemerintahkankuuntukmenukarkanuang.

“Ndokmrene,MamakjaluktulungtukernoduitikigonemamakeSyifa3.”

“Nggih,Mak.”Segeraakumenujutokodiseberangjalanmilikibunya
Syifa.

KegiatankamidipasartradisonalkakiGunungKerincitaksampaisore.
TokoibukudanibunyaSyifahanyabukasampaiZuhur,lalusetelahitukami
tutup.Lepasberes-berestoko,akudanSyifapulangduluan.Denganmengendarai
sepedabutut,kamipunpulang.BicaratentangSyifa,kamitelahlamabertetangga
jauhsebelum akudilahirkan.KeduaorangtuakuadalahperantauandiSangir
sejakkakaksulungkumasihberumur5tahun.Rumahkamitidakterlalujauh,
hanyaterpisaholehsurau.

Kegiatan setelah lulusadalah membantu Ibu dan Bapak.Keluargaku
bukanlahkeluargaserbaadadanmewah,kamihanyakeluargapas-pasansaja,
makanyauntuklanjutkuliahlagirasanyaakukasihanpadaorangtua.Ibuku
berdagangdipasartradisional,sedangkanBapakseorangpetani.Terkadanghasil
panenBapakdijualditokokamisendiri.Setengahtahunsudahhari-hariberlalu
begitusaja.Harapandanimpiantinggallahlamunan.Akankahasahanyutbegitu

1Ndok:namapanggilanuntukanakperempuandalam bahasajawasamadengannak
2Iya
3 Nakkesini,ibumintatolongtukarkanuanginitempatibunyaSyifa

sajaolehfatamorgana.

Malam inihujankembalimelanda.Sedarisoremendungpekatsudahhadir
didesakami.Malam semakin terasasunyidan sepi.SelepassalatIsyaaku
langsungmenujukekamartidur.Kembalimembukabukuharian,danmenyetel
lagilagufavoritku.Lembardemilembarkubaca,adasatuhalamanmenghentikan
gerakannetra,danairmatakumengalirbegitusajakarenanya.

Kembalikupikirkanberulangkalitentanggejolakkuatkeinginandalam
jiwa.Masihsajamembaratakkunjungpadam,seakantakinginmenyerahbegitu
sajapadatakdir.Tuhan,jikaakutidakpantasmeraihnya,lalumengapaEngkau
bangun megah harapan itu dalam dada.Aku tetap mempunyaitekad untuk
mewujudkanapayanginginakucapai.

Hawadinginsisahujansemalam suntukmasihterasa.Kepalainiterasa
berat,hinggaengganberanjakdaritempattidur.Sepertibiasaselepasmemasak,
Ibu langsungberangkatkepasar,sisanyaaku yangmembereskan.Setelah
pekerjaanrumahselesai,biasanyaakumenyusulIbukepasar,tetapihariinitidak.
Akumemilihmengistirahatkankepalayangdarisemalamanterasapusing.

Saatmerasabaikan,kembalikubukabukuharian.Menggoreskantinta
berwarna-warnidikertasputih.Tentangharapan dan cita-cita.Selamaaku
mampuberdiritegak,akanmewujudkannyademiapapun.Bukankahkitapada
akhirnyaharustahu,bahwaberdiriyangpalingtegakadalahberdiridiataskaki
sendiri.TuhanyangMahaKuasa,ridailahapayangsudahtertulissebagaidoa
abadikepada-Mu.Sekarangbiarlahhari-hariberjalansepertiini.Akuhanya
perlumenjalaniyangterjadikini,danberbaktipadakeduaorangtua,tetapi
harapandandoa-doatetapakulangitkan.

Metro,4April2021

PERJUANGANTOMI

Oleh:UmiKulsum

Siangituterjadikeributanlagi.Teriakandanbentakanlagi-lagiditujukan
padaTomi,anakkecilberposturkerempeng.

“Sudah kukatakan,kamu ngapain belajar?Hidup numpangsajaberlagak
belajarpula!Tahudirilahsedikit,masihuntungkamuakutampung!”teriak
wanitaberkulithitam berdaster,sambilmemelototkanmatanyapenuhkebencian.

“Kamusudahcucibaju?”tanyawanitaitusambilberkacakpinggang.

”Sudah,Kak,”jawabanakituketakutan.

“Sanabeliminyak goreng!Aku mau masak,keburu kakakmu pulang!”
perintahnya.

Tomitidak menyahut.Tangannya hanya menerima uang,dan langsung
berlarimenujuwarungyangtidakbegitujauhdarirumah.Tidaklama,Tomi
pulangdenganmembawaminyakgorengdalam plastik,laludiberikankepada
kakakiparnya.Wanitaitumenerimanyadengankasar.

Setelahitu,Tomibergegasmengambilbuku-bukuyangtadibelum sempat
dibereskan.Pekerjaan rumah yang diberikan pak guru disekolah urung
dikerjakan,karenaketahuanolehkakakiparnya.Sambilmenunggumakansiang,
Tomimengambilsapu,danmulaimembersihkansetiapruangan.

“Tom,sanakamumakan,tapiingat,nasinyajanganbanyak-banyak,lauknya
satu jenissaja!” Pesan wanita itu,selalu rutin diulangibila Tomisudah
diperbolehkanmakan.

Tomitumbuhmenjadianakyangpendiam dantidakpernahbermainseperti
anak-anak lainnya.Teman-temanyangtinggaldidekatrumahTomipaham,
kalaudiaharusmembantupekerjaanrumah, itulahkenapajarangadateman
yangmengajaknyabermain.

Setiap malam,Tomikecilmencuri-curiwaktu untuk belajar,karenabila
ketahuan,makamakianyangakanditerima.Katanyaboroslistrik,ituyangselalu
diucapkankakakiparnya.

WanitaitumemangsangatkeberatanbilaharusmenyekolahkanTomi.Dia
merasaterbebanidenganadanyaanaklelakiitu.Sangkakakpuntakbisaberbuat
banyak.Hanyabisamengurutdada,pasrahakankeadaan.

“Kamubukananakkku,jadinggakperlusekolahsegala!”hardikwanitaitu
saatTomimemintauntuktetapbersekolah.

Tomimenyadarikondisitersebutselamaberadadirumahkakaklaki-laki

pertamanya.Sejakusiaenam tahun,diadiharuskanberpisahdarikeduaorang
tua,karenasebuahperceraianyangTomisendiritidaktahuapapenyebabnya.Dia
terpaksarelajauhdariAyahdanIbuyangsudahtaksanggupmenampungnya
hidupbersama.

“Heh,setelahkamuselesaimakan,angkatjemurandibelakang!”perintah
wanitayangselalubermukamasam itu.

“Iya,Kak,”jawabTomisambilmenunduk.Diatakberanimemandangwajah
bengissangkakakipar.

Selesaimakan,Tomibergegasmenujudapuruntukmencucipiringyangbaru
sajadigunakan.Setelah itu,diasegerapergikebelakangrumah mengambil
jemuran yangsudah kering.Tak pernah mengeluh atau ataupun marah.Dia
menerimanasibyangsudahdigariskanpadanya.

Sambilmengambiljemuran,Tomiberusaha untuk menghafalperkalian.
Terngiangperintahpakguruagarperkalianharushafaldiluarkepala.Sebagai
siswa kelas empat sekolah dasar,dia harus tetap berusaha melanjutkan
pendidikan sebaik mungkin.Suatu saatnanti,diaberiktikad harusberhasil
meraihcita-cita.

Sampaiperkalian3,diahafalbersamaandenganjemuranyangsudahdiambil
semua.Dalam banyakkesempatan,diaterusmenghafalkanperkalianhingga9.
Tekadnyabegitukuatagardapatmenyelesaikantugassekolahdenganbaik.

Bilamalam tiba,kakak laki-lakinyaberadadirumah.Tomisedikitlega
karena keberadaan sang kakak membuatnya dapatbelajar dengan tenang.
Kakaknya menargetkan,bila dia harusmendapatranking,jika ingin terus
bersekolah.

Tahuakankeberadaandanposisinya,menjadikanTomilebihgiatlagiuntuk
terusbelajar.Dibukabukupelajaran,danmulaimengerjakanpekerjaanrumah
daripakguru.SemudaituTomisudahpunyaketeguhanuntuktetapsekolahdan
menjadianakpandai,supayabisamengangkatdirinyadarikemiskinan.

Pagihari,sebelum yanglainbangun,Tomisudahmenanaknasi,kemudian
menyapuruangandanhalaman.Betaparepotkegiatanpadasetiappagi,tetapidia
mengerjakansemuaitutanpamengeluhsedikitpun.

Setelahitu,barulahdiamandidanbersiappergikesekolah.Tanpasarapan
terlebihdulu,dialangsungmohonpamitpadakakakdankakakiparnyayang
barubangun.

“Kak,berangkatsekolahdulu,”pamitTomiserayamenjulurkantanganuntuk
bersalaman.

“Sudahnanaknasi?”tanyawanitaberambutikalituketus.

Wanita itu berlalu tak pedulisetelah Tomimengangguk.Tomisegera
berangkatkesekolah.jangankanuangsaku,sarapansajajarangdiaterima,tetapi
lagi-lagidiatetapbersyukur,karenamasihditampung,dandiberikesempatan
untuktetapbersekolah.

JarakrumahTomidengansekolahtidakbegitujauh,sehinggabisaditempuh
denganhanyaberjalankaki.

“Tomiii!” teriak Ardi, temannya dari kejauhan sambil berlari kecil
menghampiriTomi.Anaklelakiituberhentisejenak.

“KamusudahmengerjakanPRmatematikakan?”tanyaArdi.

“Sudah,”jawabTomisambiltersenyum.Diapaham akantabiattemanyang
satuini.JarangsekalimengerjakanPRsendiri.

“Akunantipinjam ya,”katanyasepertibiasa.

“Iya.”Tomimenganggukserayamengajaktemannyauntuksegeraberanjak
pergi.

Disekolah,Tomidisenangiteman-temankarenatidakpelituntukberbagiPR.
Jugadisenangiguru-gurukarenamenjadimuridyangrajindanpandai.Ardi,
ArgadanIrwan,temansatukelasnyasudahbiasamencontekhasilpekerjaan

rumahnya.

Tepatpukul12.20,belsekolahberbunyitandapelajaransudahberakhir.Anak
-anak bersorak girangberhamburan keluarkelas.Tomidan teman-temannya
pulangberjalankakibersama.

Sesampainyadirumah,pekerjaansudahmenunggu.Tumpukanpiringkotor
didapursegeradicuci.Ruanganberantakanpuntakterlewatuntukdisapu.Dia
tak akan mendapatjatah makan siangjikatak melakukan pekerjaan rumah
terlebihdulu.Takpernahadabantahankeluardarimulutanaklelakiitu.Semua
dikerjakandenganikhlas.

Takpernahterlewatuntukselalumengingatkembalipelajaranyangdiberikan
gurudisekolah.Diaberharap,apayangdilakukannyasaatini,akanberbuah
manisdimasadepan.

***

Senyum tersunggingdaribibirlelakibertubuhtinggitegap.Bertahun-tahun
kemudian,kenanganmasalaluseakanmenyeruakkembalidalam ingatan.Saat-
saatiatinggalbersamakakakdankakakiparnya.Meskimenyakitkan,tetapiitu
semuadiajadikanpelajaranberhargatentangartisebenarnyahidup.Kepingan
kenanganmembuatnyabertahanhinggasaatini.

Sebagaimanajerdisebuahperusahaanasing,tentupendapatanyangditerima
lebih daricukup untuk memenuhikebutuhan hidupnya.Bahkan,dia bisa
membantukehidupankakakdankakakiparnya.

Penderitaanmasakecilnyaterbayarkansudahdengankesuksesanyangtelah
diraih sekarang.Buah darikesabaran dan keikhlasan itu akan manispada
akhirnya.

Jepara,22Maret2021

SehangatSenyumanAtshila

Oleh:UmiLatun

Usianyakinimenginjak delapan tahun.Seoranggadiskecilberambut
hitam legam sebahudenganponilucudanberhidungmancung.AtshilaNadifa,
biasadisapaCilla.Begituteman-temansekolahmemanggilnya.Gadisperiang,
senangberceritadengan suaranyaring,dan sifatagak manjamelekatpada
dirinya.Cillasangatsukabermain.Iabisamenghabiskanwaktuseharianhanya
untukbermain.Sukaberlarianseolahtidakpernahmerasakanlelah.Bermainapa
sajaiasuka.Masak-masakan,bermainboneka,danbersepeda.Rianggembira
sepanjangharibersamateman-temannya.

Cillamempunyaiseorangkakaklakilakiyangpenyayangsekaligusjahil.
Abinamanya.Kakakberadikitutumbuhbersamadalam sebuahkeluargahangat.
Merekaseringkalibertengkarkarenakejahilansangkakak.Terkadangsampai
membuatCillamenangis.Jikasudahbegitu,biasanyaAbiyangmemintamaaf
terlebihdulu.Bagaimanapun,diasangatmenyayangiadiksematawayangnya.

Seminggu yanglalu,Cillamengeluh kepadasangmama,jikatelapak
tangannyabasah.Terkadangmenangis,merasakandadanyayangtiba-tibaterasa
sakit.Mamakhawatir,laluberinisiatifmembawaCillakedokter.

KemarinpagiseusaiSubuh,AyahdanMamamengantarCillakesalahsatu
rumahsakitdiKotaYogyakarta.Merekasampaidisanaketikakeduajarum jam

dindingtepatdiarahangkaduabelas.

"MengapatelapaktanganCillabasah?PadahalCillatidakmainanair."
BegitupertanyaanyangselaludilontarkankepadaMama.

Memangbenarpepatahyangmengatakan,lebihbaikmencegahdaripada
mengobati.Segalasesuatumunculpastiadapenyebabnya.Entahitudaridiri
sendirimaupunlingkungansekitar.

Namun,Tuhantidakmemberikanujiandiluarbataskemampuanhamba-
Nya.Dibaliksetiapkeberhasilan,pastiadaderetanikhtiaryangmerangkainya.
HalituyangmembuatAyahdanMamakembalibersemangatkalamengingat
penyakityangmenimpaanakperempuannya.

CillabisakembaliceriaberkatperjuangansertadoaAyah,MamadanAbi.
SegalaperjuanganmerekalakukandemimembantuCillamelawanpenyakitnya.
Merekaselaluadadalam senyum dantawagadiskecilitusebagaipenopang.
Merekapercaya,TuhanYangMahaKuasaakanselalumemberikanpertolongan
dariberbagaiarahyangtidakterdugasekalipun.

Kisah inibermula ketika bayiCilla berusia seminggu.Kulittubuh
mungilnyamenguning.Doktermenyarankanuntuksegerarawatinap.BayiCilla
harustinggaldirumahsakitselamasepuluhhari.Padahariterakhir,keduaorang
tuanyamendapatkan pemberitahuan daridokter,berdasarkan hasilrontgen,
menyatakan anak merekamengalamikelainan jantung.Doktermenyarankan
untukkontrolpadabulanberikutnya.

Tepatpadausiatujuhbulan,Cilladibawakedokterspesialisanak.Dokter
memeriksadanmengatakanadasuarabisingdijantungnya,yaitujantungbocor.
Orangtuanyadisarankansegeramenghubungidokterspesialisjantung.Malam
itujuga,AyahdanMamamembawaCillakesalahsaturumahsakitswastadi
Jember.Cillakecildiperiksaolehdokterspesialisjantung.DarihasilUSG awal,
doktermengatakanbahwaCillamengidapkelainanjantungbawaan,yangdalam
bahasakedokterandisebutVentricularSeptalDefect(VSD).

Keduaorangtuanyasangatterkejutmendengarkenyataanitu.Merekatak
menyangka,bayiperempuan yang begitu diimpikan,harusmenderita sakit
separahitu.Namun,merekatakhanyabisamengeluhdanmeratapikeadaan.
MerekaharusbekerjakerasagarbayiCillasegeramendapatkanpenanganan
yangbaikdantepat.

Bayi Cilla pun harus menjalani serangkaian pengobatan untuk
menunjangkesembuhandankesehatan jantung.Denganpenuhkesabarandan
keikhlasan,merekamenemanisangbuah hatibolak-balik rumah sakituntuk
kontrolsesuaijadwalyangdiberikandokter.

Disepertigamalam,Mamaselalumendoakankesembuhandankebaikan
untukCilla.Setiapmalam pula,sajadahlahyangmenjadisaksiMamamenangis
dalam sujudnya.Mamaberharap,bayiCillabisamembaikseiringpertumbuhan,
dandapatbermaindengantemansebayanya.Bagaimanapun,sebagaiorangtua
pastitakakantegamelihatanaknyaharussetiapsaatmenderitakarenapenyakit
yangdiderita.Besarharapan,suatuharinanti,putrinyabisahidupnormalseperti
anakyanglain.

***

Haridirangkaimenjadibulan.Bulandirangkaimenjaditahun.Saatini
Cillasudahmakinbertambahbesar.Cillatumbuhmenjadianakyangcerdasdan
periang.Meskiharusberobatrutin,tetapidiasudahmulaiterbiasadanmengerti
dengankeadaannya.

Minggupagi,Cillasedangtidakbersemangatuntukbersepedaditaman.
Biasanyasetiap minggu pagi,diabersamateman sekompleks,beramai-ramai
pergiketaman.Entahitularipagi,bersepedaatausekadarsarapanpagibersama.
Tak sepertibiasanya,pagiiniCilla hanya termenung dikamar.Dia pun
mengambilsecarikkertas,menuliskanisihatinya.

DearMama,AyahdanKakak

CillasayangMama,AyahdanKakak.

Cillabahagiamemilikikeluargayangselalumenyayangijugamenerima
Cillaapaadanya.

Cillaingin,kitabisaselalubersamaselamanya.
Malam saatMamamenemaniCillatidur,iamenemukansecarikkertas
tulisanbuahhatinyatersebutdiatasmeja.Mamatersenyum,kemudianmenangis.
Deraiairmatamengalirdikeduapipinya.Airmataitumembasahiujungkertas.
Cilla tertidurdengan posisi membelakangiMama sambilmemeluk boneka
kesayangannya.DiusaprambuthalusCilla,lalumemelukserayamencium kening
gadiskecil,sangbuahhatitercintadenganpenuhkasihsayangdanberbisikpelan,
‘’MamajugasayangCilla,mimpiindahputriku.”
PerjuanganakanpengobatanCillaterusberjalan.Kehidupanmemang
sudahdigariskanTuhan.Apapunkeadaannya,kitaharussenantiasabersabar
danikhlasmenerimasetiapujianyangdinantikan,danpercayajikaTuhanselalu
punyarencanaindahdisetiaphalyangkitaterima.
Magelang,21April2021

SejutaSatuImpian

Oleh:UmiM.Zumroh

Rembulanpadamalam itubersinarbegituterang,seolahmewakilihati
Arum yang sedang berbunga.Ia dinyatakan lolosseleksisekolah dan bisa
mendaftarujianmasukkampusjalurnilairaporkalaitu.

Arum adalahgadisdesadengansejutaimpian.Impiannyaadalahingin
menimbailmudisalahsatuuniversitasnegeriterbaikdiIndonesia.Sayang,orang-
orangmenganggapimpianituterlalutinggi,danorangtuanyatidakakanmampu
membiayaidemimewujudkanimpiantersebut.Terlebihlagi,Arum lahirdan
besardikeluargaberkondisiekonomisederhana.

Tak sedikit yang meragukan kemampuan Arum dan merendahkan
keluarganya.Namun,justrukarenahalitu,Arum semakinbertekaduntukmeraih
impian.Arum pribadiyangoptimisdan pantangmenyerah.Selamayangia
perjuangkanadalahkebaikan,iayakinAllahpastimenolongnya.

Beruntung,iamemilikikeduaorangtuayanggigihberjuangdanpantang
menyerah.Arum berusahamembuktikankepadaorangtuanyabahwaiabisadan
akanmencaribeasiswasebagaisolusi.Ucapanitumeyakinkanorangtuanyabila
Arum memangbersungguh-sungguh.Denganpenuhtekaddansemangat,gadisitu
berjuanguntukmendaftardikampusimpiannya.

Hidupiniadalahtentangberjuang.Siapayangengganberjuang,tentu
akankalahdengankeadaan.Rupanyaperjuanganmeraihkampusimpiantak
semudah membalikkan telapak tangan.Tujuh kaliArum mendaftar dan
mengikutitestulis,tujuhkalipulaiagagal.Arum merasasangatfrustrasidan
stres.Setiapmalam,iamenangisdanmengadukepadaAllah,bertanyakepada-
Nya,mengapahinggasaatiniiamasihsajagagal.Iasudahlelahkalaitu.Hanya
bisapasrahdengantakdir.Merasasangatbersalahkepadakeduaorangtuanya,
karenasudahmengeluarkanbanyakbiayauntukmendaftarujiandantesmasuk
kampus.

Malam itu,sangdaraseorangdirididalam kamar.Iadudukdikursi
belajarsambilmemejamkanmata.Merenungdanbertanyapadadirisendiri,
benarkahimpiannyaterlalubesar?Padahal,iahanyagadisdesadarikeluarga
sederhana.Apayangsalahdenganmenjadigadisdesayangmemilikimimpibesar?

Hatinyamengatakan,Arum,impianmumemangbesar,tetapiingatkamu
punyaAllahyangMahaBesar.Jangantakut.Kegagalanmuiniadalahbagiandari

proses.Tidak adaimpian besaryangdiraih tanpaperjuangan.Ingatmantra
hidupmu,ManJaddaWajada.

MendengarsuarahatinyamengatakanManJaddaWajada,seketikaitu
Arum membukamata,denganpenuhkeyakinanmengatakanpadadirinyalagi,
bahwaperjuanganinitidakbolehberhenti.

Keesokanharinya,Arum menjadilebihbersemangat.Iasangatpercaya,
bahwatidakadausahayangsia-sia.Apayangsudahmenjaditakdirpastiakan
dilaluinya.Gadisituikhlasjikayangiaperjuangkansebelumnyabukanlahyang
terbaik.Arum punmemutuskanuntukkembalimendaftarujianmasukkampusdi
salahsatuuniversitas.Ujiantulisitumerupakanjalurmasukterakhiryangbisaia
tempuhuntukdapatmenimbailmudikampusidamannya.

Gadis jelita itu memang terbiasa mandiri.Darisejak pertama kali
mengikutiujiantulis,iamengurussemuanyasendiri.Tidakinginmerepotkan
keduaorangtuanya,karenatahu,merekapastisudahlelahbekerjasiangmalam
untukmencukupikebutuhannya.Begitupundenganujiantulisyangdiikutikali
ini,iajugamengurussegalanyasendiri.

Pagiitucuacasangatcerah,Mataharibersinarterang,tetapitetapterasa
hangat.Burung-burungberkicauanditambahembusananginsejuk.Seolahalam
telahsepakatmendukungperjuanganArum kalaitu.Perasaangadisitukaliini
berbeda. Biasanya ia sangat berambisi harus diterima dan harus bisa
mengerjakanujian.Kini,ialebihtenangdanmenyerahkansemuanyakepada
Allah.Arum lebihmemahami,bahwatugasnyabukanmemutuskanhasil,tetapi
terusberjuangdisertaidoadantawakaldiawalsampaiakhir.

Sibungadesatelahselesaibersiap,laluberpamitankepadakeduaorang
tuanyauntukberangkatmengikutites.Iamemintadoadanrestumereka.Ibudan
Ayahdudukdisofaruangtamu.Gadisitusungkem kepadaorangtuayangsudah
banyakberkorbanselamainiuntukkehidupannya.

Arum menangis mengingat perjuangan-perjuangan sebelumnya.
Mengingatkesalahanyangpernahialakukankepadakeduaorangtuanya.Ia

memintadoadanmemohonmaafkepadamereka.

"Ibu,Ayah,Arum mintamaafjikaselamainiArum banyaksalah.Tolong,
maafkanArum yangbelum bisamenjadiputriyangbaik.Maafkarenamasih
seringmembuatIbudanAyahmarah,kecewa,dansedih.Tolongdoakanagartes
kaliinilancar,danbisaditerimadikampusimpian.DoasertaridaIbudanAyah
sangatdibutuhkan.SekalilagiArum mintamaafya,"katagadisitupenuhisak
tangis.

Arum kemudian memeluk dan mencium pipiorang tuanya.Ia juga
mencium kakisangibudenganharapansegaladosaakanAllahhapuskan,dan
Allahridaiperjuangannyauntukmeraihimpian.Sangibupunmembangunkan
putrimanisnya,memegangkepaladanmengusapnyadenganlembut.

"Arum,dengarkanlah,Nak.Arum anakyangbaikdanberbakti.RidaIbu
danAyahselaluadauntukmu.IngatpesanIbu,niatkansegalanyauntukibadah
ya,Sayang.IbuselaluberdoayangterbaikuntukArum,"ucapsangibudengan
penuhcinta.

"Arum harusyakinbahwakamubisa.Jangangrogi.Arum harustenang.
Banyakzikirdanselawatya,Nak.Doaayahmenyertaimu,"imbuhsangAyah
sambilmengusapkepalaputrinyadenganlembut.

Arum pun berangkatkelokasimenaikikereta,diantarkan sangayah
menujustasiun.Sepanjangperjalanan,iaingatpesanibudanayahnya,bahwa
harusbanyakzikir,selawat,danberdoa.Arum punmelakukannya.

Setelah4jam perjalanan,akhirnyaArum tibadikotatempatiaakan
melaksanakanujiantulis.IamenginapdikoskakakkelassemasaSMA,bernama
Ainiyangberkuliahdikampustujuannya.Iabegitubaikdanselalumemberikan
semangatselamaberadadisana.

EsokadalahharidimanaArum harusberjuanguntukmeraihimpian.Ia
segeraberangkatkelokasiujiantulis.Iasangatbersemangat,tenang,danpenuh
rasatawakal.

Ketikamemasukiruangujian,gadisitumembacadoadanselawatterlebih
dahulu.Begitupunketikaakanmengerjakanujiantulis,iaberdoacukuplama.
Dalam doaiamengatakanpadadirinyasendiri,bahwaiahanyamengharaprida
Allah,danjikainitakdirnya,sungguhtidakakanmelewatkannya.

Arum punbergegasmengerjakanseluruhsoalujiantulisdengantenang.
Seusaiujian,iakeluarruangandenganwajahyangbahagia.Iamerasatenang,
sebabsudahmenyerahkansegalanyakepadaAllah.Kinitugasnyahanyaberdoa
sembarimenunggupengumumankelulusan.

Duaminggukemudianadalahharipengumumankelulusanhasilujian.
Arum punmembukalamanpengumumanujiantulisyangdiikuti.Akhirnya,
setelahjatuhbangun,Arum diterimadikampusdambaannya.

Kedua orang tuanya sangatbahagia mendapatkabartersebut.Arum
sangatbersyukurkepada Allah.Sebuah pelajaran akan perjuangan meraih
impianyangluarbiasabagigadisitu.Seandainyasaatituiamenyerah,tentuia
tidakakanberadadititikyangsekarang.Iasangatberterimakasihkepadakedua
orangtuayangselalumendukungnya.

Arum memelukayahdanibunya.Dalam hatiiabicara,jikaimpianmu
membuatoranglainberkata,apakamubisa?Berartiimpianitubesardanpatut
diperjuangkan.Tidakadayangmustahiluntuksejutasatuimpianbesar,selama
kamumelibatkanAllahdidalamnya,danperlukamuingat,bahwamudahbagi
Allah mengabulkan apa-apayangkamu inginkan,tetapihidup bukan hanya
tentangsebuahpengabulan.Lebihdariitu,hidupituberprosesdanberjuang.
Maka, teruslah berjuang dan jangan pernah menyerah. Mari lanjutkan
perjuanganuntuksejutasatuimpianyanglainnya.

Sleman,1April2021

TigaMimpiyangSiapTerbang

Oleh:UmmuBissalam

Tubuhtinggisemampai,kulitputihmulus,lesungpipimanis,bibirtipisdan
wajahmenawanadalahstandarkecantikansempurnaperempuanpadaumumnya.
Namun,menurutgadisMAinitidak,kecantikanseorangperempuanituterletak
padarasamalu,kecerdasan,dankehormatannya.

DialahSt.LailaHumaira.SiswaMA yangpopuler,cerdasnanberbakat
dalam bidangseni.Meskitakjarangjugaiadi-bullykarenakondisifisikyang
tidaksempurna.DirumahiabiasadipanggilLaila,sementaradisekolahsering
disapaHumaira.Jadi,sudahbisadibayangkanketikasangibudatangkesekolah
untukmencariputrinya.Kebanyakanteman-temantermasukparagurusudah
mengetahuinamapanggilannya,tetapiadajugayangtidakmengetahuihalitu.

SepertihalnyaAbdulJamal,siswabarupindahandariMakasaryangmerasa
keheranan ketika seorang perempuan paruh baya mencariputrinya yang
bernamaLaila,sementaraMamat,kawan kelasjugasahabatkecilnyamalah
memanggilHumaira.Dia belum mengetahuijika gadisdengan dua nama
panggilanituadalahorangyangsama.

Kalaitu angin semilirberembusmengibarkan jilbab putih panjangyang
dikenakanLaila.Dipeluknyaeratdengansebelahtanganbukuberisibab-bab
tebal,melintasilorongdepanruangperpustakaan.Tidakperlumenungguwaktu
lama,Lailadatangberlarimenghampiriibunya.Padasaatbersamaan,Mamat
bergegasmenujuIbu,membawaselembarbrosur.Keringatbercucurandipelipis
Laila seirama nada napas yang terengah-engah, karena jarak antara
perpustakaandantamandepansekolahcukupjauh.

“Capek?”tanyaMamatmengejeksaatmerekadatangbersamaantepatdi
hadapanIbu.SontakLailamemukulkanbukunyakelenganMamat.Laki-laki
yangmengaduhkesakitanitumasihsajabisatertawameledeksahabatnya.Tanpa
basa-basi,MamatmemperlihatkanbrosurpadaLailadanIbu.

Setelahmelihatisidalam brosuritu,IbudanLailaberpelukan,berkelambu
harugembira.Apayangdiharapkankeduanyaselamaini,akandimulaikembali.
Mengikis ketidakpercayaan diriselama beberapa waktu lalu,saatsebuah
kecelakaantelahmenguburharapanbesarLaila.Teringatkembali,gadisyang
memilikihobimembacadanmelukisitu,bermimpibisakeluarnegeridengan
karyanya.

Suatuketika,iainginmengikutieventmelukisdiluarkota.Namun,musibah
menimpanyadiperjalanan.Tigatahun lalu,mobilyangditumpangibersama
pesertalainnyaditabraktrukyangmelintasdisisilainjalan.Beruntungmereka
semuaselamatdarikejadianitu.Namun,kecelakaanyangterjaditidakhanya
menyisakan traumahebatbagimereka,tetapijugacacatfisik yangdialami
beberapapeserta,termasukLaila.

Gadisitu mengalamipatah tulang parah dibagian tangan kiriyang

mengharuskannyadiamputasi.Sejakkejadianitu,sempatmembuatLailapatah
semangatuntukmelanjutkanhidup,karenadiamerasabahwatidakakanbisa
lagimenghiasharidengankaryalukis.Namun,keluarganyaterusmenyemangati
tanpalelah.

Musim punberlalu,seiringwaktudantraumaLailapunberangsurpulih.Dia
kembalimelanjutkan hidup dan mulaiterbiasadengan aktivitasbaru,yakni
menjalaniharidengansatutangantermasuksaatmelukis.Diaberharap,suatu
harinantibisamendapatkankesempatanlagiuntukmengikutieventmelukis.

Semakineratpelukansangibu,bersamaandengancurahankebahagiaansaat
ini.MamatyangmerasadiabaikanmenariksedikitjilbabLaila.

“Akubagaimana?"tanyaMamatdenganwajahmemelas.

IbumemelukMamatjuga,danberterimakasihkarenatelahmenjadisahabat
baikuntukLaila.Mendengarnya,gadisitutersenyum lebardanmenyekaairmata
bahagia.

Jamalyangmenyaksikankejadianitutakjauhdarimereka,hanyutdalam
lamunan mengagumi senyum manis Laila. Tanpa sadar, jika dia telah
menghalangijalanparkiranmotorguru.

“Hei,Nak,tolongminggirya!"titahPakGuru,samarterdengarditelinga
Jamal.

Laki-lakiituterperanjatkaget,segeramemberijalanuntukparkirsekaligus
memintamaaf.

***

Lailaakhirnyakembalimengikutilombalukis.Sakingsemangatnya,dia
sampailupa membawa pensil.Beruntung,adaorang baik daripeserta lain
meminjamkanpensilpadanya.OrangtersebuttaklainadalahJamal.Ya,ternyata
laki-lakiitumemilikihobiyangsamadenganLaila,yaitumelukis.Sejaksaatitu,
merekaakrabdanberteman.

Detakjam dindingterdengarmengalunditelingaparapeserta,termasuk
Lailayangmerasagugupkarenatidakpernahmenyangkaakansampaipadahari
ini.Sepertisebuahmimpi,diabisakembalimenggapaicita-citasetelahbeberapa
waktuterpurukdalam kekecewaan.Diaberharapakanadakabarbahagiasetelah
ini.

Taklamakemudian,belpenandawaktuhabisberbunyi.Parapesertamulai
merapikanalat-alatnya.Takberapalama,tibapengumumanpemenanglomba.
Sayangnya,baik Lailamaupun Jamaltidaklolosketahap berikutnya,yaitu
tingkatinternasional.

Kedua mata Laila berkaca-kaca,bibirnya juga sedikitbergetar.Jamal
menyadariitu,lalu mengajaknya pulang.Dengan perasaan kecewa,Laila
memelukeratIbudanmenangissejadi-jadinya.Hariyangdinantikanternyata
berakhirkabarpilumengecewakan.Namun,apadayagadisituberusahauntuk
tetaptegar,bersikapbaik-baiksaja,danmencobamelupakannya.

***

Haribergantidalam alunanwaktuyangterlewati.Lailakembalibangkitdari
rasasakit.KinidiasudahdudukdibangkukuliahjurusansenibersamaJamal.
Sedangkan Mamatmengambiljurusan komputer.Mereka bertiga menjalin
persahabatan.

JamaldanLailaberinisiatifmembangungalerikumpulankaryalukismereka.
Mamatdengan keahlian komputernya memasarkan karya mereka,hingga
akhirnyamenarikperhatiankolektorkaryalukishinggamancanegara.

Pada suatu hari,tiba-tiba seorang ibu paruh baya dengan modelbaju
kekiniandatangkesanggarlukismereka.

"Assalamualaikum,"sapaperempuanitulembut.

Lailabergegasmembukapintu.Jamalyangsedangmerapikan beberapa
lukisanpunkeluarmenyambutsangtamu.Dipersilakanperempuancantikitu
duduk.Tanpabasa-basi,ibutersebutmenanyakantentangLailayangpernah

mengikutilombamelukistigatahunlalu.Ibuitupunmenjelaskanpanjanglebar
mengenaibeberapahal.

TernyataperempuanitubernamaSarah.Beliauadalahsalahsatujuripada
eventlukistempoitu.BeliausangatmengapresiasikaryaLaila,hinggamencari
keberadaannyaselamabertahun-tahun.Pasalnya,lukisanyangdibuatgadisitu
mengingatkanBuSarahakanmasakelam perjuangannyademimenjadipelukis
terkenal.

Sayangnya,padapenilaianeventtersebutterdapatkecurangan.HinggaLaila
yangmestinyabisamajuketahapberikutnya,harusmenanggungkekecewaan
karenatakbisalolos.

Setelahmenjelaskanbanyakhal,BuSarahkemudianmenyodorkansebuah
mapberisikontrakkerjadenganperusahaannyadiAustralia.Melihatitu,Laila
danJamalmeneteskanairmata.IbudanMamatyangsaatitudatangkesanggar,
danmenyaksikanberitatersebutterharusekaligusbahagia.

Setelahhariitu,tibalahmerekadibandara.Ketigasahabattersebutakhirnya
terbangkenegeriKanguruuntukmewujudkancita-cita.MelanjutkankuliahS2di
Australia,danbekerjadiperusahaanBuSarah.

Majene,2April2021

Istri

Oleh:UmmuSyarifah

“Nit,kamuyakinakanmenikahsamaBangHendra?”tanyaBapakyang
terlihatmasihmeragukankeputusanku.

“Dipikir-pikirlagi,Nit.HendrakanbaruditerimaPNS,gajinyanggak
seberapa,gimanahidupkamunanti?”sambungIbusambilmenatapkudalam.

Akuterdiam sejenak.

“Bapak,Ibu.AnitasudahyakinmaumenikahsamaMasHendra,"kataku
sambilmengembuskannapaspelan,“BapaksamaIbunggakusahkhawatir,Mas
Hendraorangyangbaikdanbertanggungjawab.Anitayakinakanhidupbahagia
denganMasHendra."Penuhkeyakinan,kujawabkeraguanmereka.

Bapak menghelanapaspanjang.Masih menggelayutkeraguan untuk
melepasku menjadiistriMasHendra.Mengenailelakiitu,aku benar-benar
terpikatpadanya.Kesederhanaan dan kejujurannya membuatku jatuh hati.
MemangbenarkataBapak,MasHendrajauhdarikatamapan.Penghasilandari
orangyangbaruditerimasebagaiPNSpastibelum seberapa,apalagidiaharus
melanjutkanpendidikanlagi,otomatisgajinyahanyacukupuntukbiayasekolah
danbiayahidupsehari-hari.

Namun,tekadkusudahbulat.SiapmenerimaMasHendraapaadanya.
Siap membangun keluargadarinoldengannya.Toh aku punyapenghasilan
sendiri.Yakinpasticukup.

***

SemenjakmenikahdenganMasHendra,akutinggaldirumahindekos
yangtakjauhdarikantor.Itukeinginansendiri.Sudahmenjaditekaduntuk
belajarmandirisetelahmenikah.WalaupunsebenarnyaMasHendramenolak
keraskeinginanitu.Diataktegamelihatkuhidupsendiri.

“De,kamutinggalsamaIbusajaya?Maskhawatirkalaukamungekos,
kalauadaapa-apagimanananti?”pintaMasHendradenganpenuhkekhawatiran.

“Akunggakakanapa-apa,Mas.AkunggakmaungerepotinIbu,danlagi
tempatkosnyakannggakjauhdarikantorKakDwi,”jawabkumeyakinkan.

Semenjakkuliah,akutinggalbersamakakaksepupu, KakHeradan
suaminya,Kak Dwi.Kebetulan universitastempatberkuliah tidak jauh dari
tempattinggalKak Hera,dan setelah luluskuliah,Kak Dwiadalah seorang
notaris,dandiamemintakuuntukbekerjadikantornya.

Hari-hariberjalan bukan tanpa rintangan.Sejak keputusan untuk
menikahdenganMasHendra,hidupkubagaikanterjunbebasdaripuncaklangit
kedasarBumi.Mulaimenatahidupbarudanmempersiapkandiriuntukmendaki
lagibersamasuamiku.

TidakberapalamasemenjakFaizaAzkiaRizki,anakkamilahir,ujian
makinberat.Akuharusmemutarotaksupayapenghasilancukupuntukkami.
GajiMasHendrabiarlahdiadigunakanuntukpendidikandanhidupsehari-hari.
Karenaalasanitupula,akumemutuskanuntuktetaptinggaldiindekosdaripada
mengontrakrumah.

KemauankerasuntukmengajakFaizatinggaldiindekossempatmemicu
pertengkaranantaraakudanMasHendra.Tidakcumaitu,Bapakjugasempat
marah-marahkarenaakumenolakrumahpemberiannya.KakHeramencoba
menengahidengan mengajak tinggalbersama,kebetulan ada paviliun di
rumahnyayangterpisah daribangunan utama.Namun,aku tetap setiapada
keputusanku.

Selamabekerja,Faizakutitipkankepadaibupemilikindekos.Awalnya
akuberencanamencarioranguntukmenjagaFaiza.Takdisangka,BuIda,sang
pemilikindekosmenawarkandiriuntukmenjagaFaiza.Dengansenanghatiaku
menerimatawarannya.Beliau sayangsekalipadaFaiza.Menjaganyadengan
penuhkasihsayang,seperticucusendiri.

Hinggapadasuatuhari,taksengajakudengarpertengkaranantaraBu
Idadenganputrinya.Waktuitu,karenaadabarangyangtertinggal,akukembali
lagikeindekosuntukmengambilnya.Sesampaiditerasrumah,akumendengar
suaraduaorangyangsedangbertengkar.

Akukenalsuaraitu.SuaraBuIdadananaknya.Suaraitukerassekali
hingga terdengarsampaikeluarrumah.Ternyata yang menjadipenyebab
pertengkaranantaraibudananakituadalahFaiza,putriku.AnakBuIdatidak
setuju kalau ibunyamenjagaanakku.Seketikaperasaanku campuraduk.Ya
Allah,ujianapalagiini?

Malam itu,di dalam kamar indekos aku menangis. Tak bisa
membendungairmata.BayanganpertengkaranBuIdadananaknyamasihjelas
dalam ingatan.Akuharuspindahdaritempatini,pikirkudalam hati.Kutatap
wajah mungilFaizayangterlelap.Tangismakin takbisadikendalikan.Aku
bingung.Segerameraihtelepongenggam yangtergeletakdiatasmeja.Akuharus
bicaradenganMasHendra.

"Assalamu'alaikum,De."TerdengarsuaraMasHendraditelingaku.

"Waalaikumsalam,Mas,"balaskudengansesenggukan.

"Kamuhabisnangis,De?Adaapa?"MasHendramulaipanik.

"Mas,akumaucerita.Akumaupindahkos."Akupunmenceritakan
semuayangkualami.

"Yasudah,kamu tinggaldirumah barengIbu ya,De?" pintaMas
Hendra.Namun,pendiriankutakberubah,tetapmenolakpermintaannya.Bukan
karenataksukakepadaibumertua,tetapikarenasebagaiseorangistri,tidak

diperbolehkanmembebaniorangtuakita.

Soreitu,sepulangdarikantor,denganmenggendongFaiza,akuberjalan
menyusurijalan tak jauh darikantor.Mencobamencari-carisiapatahu ada
rumah indekosdisekitarkantor.Setelah berjalan agak lama,tiba-tibaada
seorangibutuayangsedangdudukditerasrumahnyamenyapaku.

"Maukemana,Nak?"tanyaibutuaituramah.

"Ini,Bu,sayasedangmencaritempatkos.Siapatahudisekitarsiniada
tempatkos,"jawabku.

"Tempatkosuntuk siapa,Nak?" selidik ibu tuaitu sambilberjalan
mendekatiku.

"Untuksayadananaksaya,Bu,"jawabku.

"Ohbegitu.Ehmm,ngomong-ngomong,maunggakkalautinggalsama
Ibu?RumahIbukancukupbesardanadasatukamaryangkosong.Dirumahini,
IbucumatinggalberduasamaputriIbu,"ajakibutuayangbernamaBuSiti.

KemudianakudikenalkandenganputriBuSiti,seorangwanitaparuh
baya,Bu Endang namanya.Bu Endang adalah seorang janda,sudah lama
suaminyameninggaldunia,dandariperkawinandengansuaminya,BuEndang
tidakdikaruniaianak.

Tigatahundilaluiditempatindekosyangbaru.Akusangatbersyukur
dipertemukandenganorang-orangyangbaik.Kebahagiaanbertambahkarenadi
tahun iniMasHendrabisamenyelesaikan pendidikannya.Kamibertigabisa
berkumpul,apalagiMasHendraditempatkan diPurwokerto,tidak jauh dari
tempatkamitinggal.

SejakMasHendramulaibekerja,kamimemutuskanuntukmengontrak
rumah.SebenarnyaBapakinginmembelikanrumah.Namun,denganhaluskami
menolak.Bukanbermaksudmenolakrezeki,tetapikamisudahberkomitmenakan
berusahasemaksimalmungkinmembangunkeluargadengankemampuansendiri.

Purbalingga,4April2021

SepasangMata

Oleh:UmuZakiyah
PagiiniadalahjadwalsidangRiya,adikperempuankusatu-satunya.Itu
berartiakuharusabsenbekerjauntukmenemaninyasidangnanti.Tidakseperti
biasa,pihakkantormemberiizinbegitusajatanpamengomelsepertibiasanya.
Sedikitaneh,tetapiakutidaktertarikuntukbertanya.

“Cepatberkemas,akuakanmenemanimusidangpagiini,”ucapkupada
RiyayangtengahsarapandimejamakanbersamaAyah.

“Benar kata Ray,kau harussegera berangkat,” sahutAyah setelah
melihatkutampilrapidengansetelanjasabu-abu.Riyadengancepatmelahap
sarapan,lalubergegaskekamarmengambilsemuadatayangdibutuhkanuntuk
sidang.

Riyasibukmembacanaskahskripsinyadimobil.

“Kulihatkau sangatbersemangathariini,atau terpaksabersemangat
sampai kau tidak sadar lingkaran hitam matamu sangat mengganggu
penglihatanku,”cetuskumulaimuakdengansikapdiamnyaakhir-akhirini.

“RayZiyaAlbany,akutahukaulebihcerdas,lebihrajinbelajar,danlebih
pandaimembanggakanAyahdengansegalaprestasimu,dansekarangakusedang
berusahamenjadisepertimu,”sahutRiyadenganwajahkesal.

***

Aku menunggunyadidepan ruangan.Terusberharap kerjakerasnya
membuahkan hasil terbaik. Tiba-tiba terdengar notifikasi dari ponselku:
KeberangkatanmukeJepangdipercepat,besok.

Apaitualasannya,kenapatadipagipihakkantormemberikuizindengan
sangatmudah?gerutukudalam hati.

Kreet.Pintupunterbuka,menampilkansosokyangsedaritadikunanti.

“Aku gagal,” suara lirih dengan wajah tertunduk menghampiriku.
Kekecewaan tampak jelasdiwajah Riya.Matalebardibalik kacamataitu
membendungbeningyangnyarisjatuh.Perlahantangisnyapecah.Diaterduduk
lunglai,menghadap luruskedepan.Namun,tatapannyakosong.Sesekalidia
menyekaairmatayangmengalirdipipi.Akumemelukerattubuhmungilitu,
memberinyaketenangan.

“Ayo pulang,dan bersiaplah dengan ceramah Ayah nanti,” ucapku.
Wajahnyaseketikamemucat.Kamisama-samatahubahwaAyahadalahorang
yangsangatambisius.Diabencikegagalan,apalagidalam halpendidikan.

“Sudahlah,nantibiarakuyangmenjelaskansemuanyapadaAyah.Jangan
khawatir.”Kucobamenenangkankegelisahannya.

“Kautahu,akuhanyatidakinginmembuatAyahmarah.”

Kalimatitu terlontar begitu saja darimulutRiya.Dia benar-benar
terbebanidengankata-katabarusan.OhTuhan,maafkanakusudahmembuatnya
semakinkacau,ucapkusesaldalam hati.

***

Ayahsudahmenunggudidepanpintu.Denganwajahsemringah,Ayah
bertanyapadaRiya,“Jadi,anakAyahmasukkategorilulusanterbaikpertama
ataukedua?”

Riya menunduk, kemudian menoleh ke arahku untuk berisyarat.
KurangkulpundakAyahsambilmenepukpelan,berharapemosinyatidakmeluap.
“Aku lihat,anak perempuan Ayah itu sudah berusahakerasuntuk belajar.
BukankahAyahseringmenemuinyamenentengbukuketempatmakan?Dan
apakahAyahtahu,sepanjangmalam diabegadangsampailingkarhitammatanya
semakinpekat?Hanyasaja,takdirbelum menghendakikelulusannya.”

“Maksudmu,Riyatidak lulus?”cecarAyah.Aku mengangguk pelan.
Tanpasepatahkatapun,Ayahmasukkekamar.

Brak.

Terdengar suara keras bantingan pintu kamarnya. Riya langsung
menjatuhkantubuhnyadisofasambilterusberkatalirih,Ayah,maafkanaku.
Akuberlarimenghampirinya.Mengusapairmatadipipidanmembiarkanlolosan
airmataselanjutnyamembasahibahuku.

“Ray,matakuterasalebihsakitdibandingsebelumnya,”bisiknyamasih
dalam dekapanku.Inibukan kalipertamaRiyamengeluh tentangmatanya.
Apalagisemenjakdiamati-matianmengerjakanskripsi.Matanyaseringterlihat
merah,bahkan kadangmembengkak.Ayah pernah memintanyauntuk tidak
belajarterlalukeraspadamalam hari.Namun,Riyamenolakdenganalasan
berjanjiakan memanggilnama Ayah nantisaatpenyerahan penghargaan
wisudawatiterbaiktahunini.

“Akuantarkedokter,sekarang.”

***

Pagiini,Ayahdengansetelanjasnyamengantarkukebandaradengan
mobil.KamitidakmengajakRiyakarenakatadokterdiaharusbanyakistirahat.
Menempuhperjalanandarirumahkebandaraamatmenguraswaktu,danpasti
akanmelelahkanbaginya.

“Apa menurutmu sidang kedua akan baik-baik saja dengan kondisi
matanyasekarang?”Tiba-tibaAyahbertanyadengankekhawatiranyangtercetak
jelaspadarautwajah.Pandangannyamasihterfokuskejalan,tetapikegusaran
tiadadapatdisembunyikan.

“Akurasabegitu.Lagipula,anakperempuanAyahitusebenarnyacerdas.
Hanyasajatidakdisiplinmengaturwaktubelajar.TidaksedisiplinRay.”Aku
sedikittertawa,berharapdapatmencairkansedikitsuasana.Sayangnya,Ayah
hanyadiam membisu.Mungkinsedangmemikirkan,apakahRiyasungguhakan
baik-baiksaja.TidakadayangbisamenebakisipikiranAyahsaatini.

“AndaisajaAyahbisamemberikanmataAyahuntuknya,pastiakanAyah
lakukan,Ray.”AkuterhenyakmendengarperkataanAyah.Tiba-tiba…

“Ayah,Awaaas!”

Duaaar!!!

***

“Ayah,Ray.Kalian adadisini?”BibirRiyamelengkungmembentuk
senyuman.

“KataDokter,kondisimusangatparah,Ray.Syukurlahkaupulihdengan
cepat.Maaf,akutidakmenjengukmu.Dokterbilangkaubelum bisadijenguk.
Saatitupula,akumendapatdonormata,makannyaakulangsungoperasikarena
tahuAyahakansangatbahagiakalaumatakunormalkan?”

Meskimatanyamasihditutupperban,diatahukalauakudisisinya.Tak
beraniberkatabanyak,takinginmenghancurkankebahagiaannyahinggabisa
kembalimerangkaikalimatsepanjangitu.Tubuhkubergetar.Airmatamulai
membasahipipi.Menggigitbibirbawah.Takutdiasadarkalauakumenangis.

***

“Dokterbilang,penutupmatamusudahbolehdilepas.Apakausiap,Ri?”
Riyamengganguksemangat.

Kinimatanyasudahbenar-benarnormal.Diatersenyum bahagia.“Kau
menangis,Ray?”Riyamulaicurigasetelahmendapatiwajahkutersenyum paksa
denganmenyisakanairmatadipelupuk.Lalu,iakembalimerengek,membujukku
untukmenjelaskanyangsebenarnya.

Akumenariknapasberat,“Akuakanmemberitahumu,tapiberjanjilah
tetaptegardemiAyah.”

Akudiam sejenak.

“ApamaksudmudemiAyah?BukankahkaudatangbersamaAyah,Ray?
ManaAyah?”Riyamengejarjawabanku.

“Bahkan,Ayah lebih dulu datangkerumah sakitdaripadaaku,tapi
nyawanyatidakbisadiselamatkan.”Airmatakukembalimengalirderas.Kucoba
membendungnya,tetapigagal.BegitupundenganRiya,seketikatangisnyapecah.

“Mataitu… adalahmataAyah.”

Riyamenelungkupkantangannyakewajah.Hatinyahancurlebur.Aku
memeluknyadanberusahamenenangkan,tetapitidakberhasil.

“WaktuAyahmengantarku,tiba-tibakonsentrasinyahilang,danmobil
kamimenabrak pohon,lalu meledak.Sebelum ledakan itu terjadi,Ayah
membantukukeluardarimobil,danmenyuruhpergi.Ayahjugaberusahakeluar,
tapitidaksepenuhnyaberhasil.Saatakusudahmenjauh,tiba-tibamobilmeledak.
Setelahitu,akutidaksadarkandiri.”

Dokter mendekati kami untuk menjelaskan lebih rinci, “Ayahmu
memintaku untuk menghubungimu dan mendonorkan matanyauntukmu.Dia
jugaberpesanagarakutidakmemberitahukankeadaannyapadamu,khawatir
kau malah akan menolak operasi. Setelah operasi selesai, Ayahmu
menghembuskannapasterakhirnya.”

***

Waktupunbergulir,danmomenyangditunggupuntelahtiba.Pagiini
kuantarkandiakeacarawisuda,impiannya.Diaberhasillulusdengannilaiyang
sangatbaik.

“Kamipersilakan,RiyaZayyaAlbanysebagailulusanterbaik,untuknaik
keataspanggung.”

Seisigedung memberitepukan meriah.Riya menatapku dan kubalas
dengansenyum banggasembarimengepalkantangan–menyemangati.

Riyapunmenaikipanggung.

“Terimakasihuntuksemuaorangyangtelahmemberidukungan,sehingga
saya bisa mendapatpenghargaan yang sangatAyah saya harapkan selama
hidupnya.Bahkan,mungkin sampaisekarang,dimanaBeliau beradadisisi
Tuhan.”Riyaterdiam.Matanyamulaiberkaca-kaca.Begitupulaorang-orangdi
gedungterhanyutdalam harubiru.

“Enam bulanyanglalu,seseorangmemberikanmatanyapadasaya.Saya

menerimanya,karenasayatahuusahakerasAyahmencarikandonormatahingga
kepenjurunegeri.Padahal,meskipunsaatitumatasayatidaknormal,sayamasih
bisabelajardenganbaik.Namun,betapaterpukulnyasayasaattahupendonoritu
adalahayahsayasendiri.”

KeheningangedungmenandakanhadirinmenyimakkisahRiyadengan
sungguh-sungguh.

“SelepaskepergianAyah,kakaksaya,RayZiyyaAlbany,menjadisatu-
satunyaalasansayauntukterusberjuang.”

Gemuruh tepuk tangan pun mengiringisenyumnya dibalik mimbar.
Terimakasihuntukterusberjuangsertatabah,Riya.Kamuberhasil.

Kudus,4April2021

BukanCintaJadiPenghalang

Oleh:Veraazuera

Haribegitu cerah kalaterik mataharimenyapabumipertiwi.Didalam
gubuksederhana,tinggalseoranglelakimudasebatangkara.Keduaorangtuanya
telahmeninggal.Sangibumeninggalterlebihdulukarenapenyakitstroke,dan
sangbapakmeninggalkarenakecelakaankerja.

Kinihanyadia,RendiDarwinsahseorangdiri.Telahsetahunlaluditinggal
sangbapak.Lelakiituberusia23tahun,memilikikulitsawomatang,hidung
bangir,sertatinggibadan165sentimeteritubekerjasebagaiburuhbangunan.
Susahnyamencaripekerjaansemenjaklepassarjanajurusanmanajemendengan
beasiswayangiaraih.Menjadiburuhbangunanialahpekerjaanandalannyasaat
ini.

Walaupunmenjadiburuhbangunanadalahpekerjaanyangberat,tetapiia
melakukannyadengan senanghati.Berangkatpagi,pulangpetang,begitulah
setiap harinyasampaipekerjaannyaselesai.Terlahirdarikeluargakalangan
bawah,membuatRendisudahterbiasadengankeadaannyaitu.

Renditelahbersiapdiriberangkatbekerjadenganpakaiankusut.Tentunya
bajuyangiakenakantidakbegiturapi,sebabalatkerjanyaberupacangkul,
sendokbesi,tanah,dansemen.Semuaitupastidapatmengotoribajuyangia
kenakan.

Setelahselesai,iapunmelangkahkeluardarigubuksederhanamiliknya.
Menelusurijalansetapakuntukmenujutempatkerjayangtidakterlalujauh.

"Ren!"pekikseoranggadismemanggilnamaRendi.Kakinyaberlarikecil
mendekatilelakiyangmenghentikanlangkah,lalumenolehpadanya.

"Masihpagiudahberangkatkerjaaja,Ren?"Tanyagadisitusetelahberdiri
dihadapanRendi.

"Emangharusbegitubukan?Nantirezekikitadipatokayam,"sahutRendi
sambiltersenyum.

Gadisitu,Sella,ikuttertawamendengarucapanRendi."Ah,kamubisa
saja,"ucapSella,temansatukampungdenganRendi.

Selladikenalsebagaigadisperiang,memilikitinggibadan159sentimeter,
mempunyaimatabulatdenganbijimatahitam legam,kulitputihberseridengan
lesungdikeduapipi.

Setiapmatayangmemandangnya,selalumerasakansejukdihati.Termasuk
Rendisendiri.Perasaannyamemintalebihdariseorangtemanpadagadisitu.
Namun,iasadarsiapadirinya.Hanyaorangmiskindanbekerjasebagaiburuh
bangunan.TidakseimbangdenganSellaViola,anakdariorangkayadidesanya.

"Adaapakamumemanggilku,Sel?"tanyaRendi.

"Ah,tidak.Kebetulanakulewatdisinidanlihatkamu,"jawabSella.

"Oh...kalaubegituakuberangkatkerjaduluya,Sel.Keburusiangnanti,"
timpalRendi.Karenasebelum jam delapan,iaharussudahsampaiditempat
kerja.

"Yasudah,kamuhati-hatiya!"tuturSella.

Rendimenganggukpelanserayatersenyum kearahgadisitu.Iakembali
berjalanketempattujuan.Dengansemangatyangtelahmenyertaidiawalhari
yangcerahini.

Tidakterasajam menunjukanpukul17.40WIB,sudahwaktunyaRendi
pulang kerja.Setelah beristirahatsejenak dibawah pohon rindang,ia pun
beranjakdarisana.

"Mas,Pakde...sayapulangduluanya,sudahmaugelap,"pamitRendipada
teman-temankerjanya.

"Hati-hatidijalan,Nak," sahutPak Jono,sesamatukangbangunan di
proyekitu,yanglainnyaikutpamitmenyusulRendi.Setelahitu,langkahkaki
lelakimenjauh,kembalimenelusurijalanpulang.

Tidaksengajasaatdalam perjalananmenujukerumahnya,Rendimelihat
Sellatampakkesulitanmendorongmotor.Iapenasaran,bergegasmenghampiri
gadisitu.

"Sel,motorkamukenapa?"tanyaRendi,Sellaberhentimendorongdan
menoleh.

"Akuenggaktahu,Ren.Saatpulangdarimembeliketan,bannyakempes,"
sahutSella.

"Coba aku lihat!" Rendiberjalan pada bagian belakang motor.Ia
memperhatikan secaradetail,mungkin sajaiaakan mendapatalasan dibalik
kempesnyabanitu.

Benarsaja,penyebabnyasebuahpakumenancapdibanmotoritu.

"Sella,adabesipakumenancapdibanmotormu."

"Ah,pantassajatiba-tibakempes,"keluhSella.

"Sini,akubantu!"Rendimendorongmotoritudaribelakang.

"Hemm ...." Sella berdehem.Tentu saja gadisitu dengan senang hati
menerimatawaranRendi.

Sepanjangjalan,merekabercandaringan.Menikmatisuasanasoresambil
melangkah.TidakterasamerekatelahsampaidihalamanrumahSella.Ibudan
bapakSellayangdudukdiluarterkesiapsaatputrinyapulangdenganseorang
lelaki.

Lelakiyangtidak asingbaginya.Lelakiyanghidupnyatidak sebanding
denganmereka.ApalagisaatiniRendimasihmengenakanbajukerjayangkena
pasirdansemen.

HaltersebutmembuatYono,bapakdarigadisitumembelalakkanmata.
Melipatkoranyangiabacalaluditaruhdiatasmeja.Iaberanjakdarikursi,
melangkahlebarmendekatiSelladanRendi.DiikutiolehSusan,ibunyaSelladari
belakang.

Rendimelihatrautwajah orangtuaSellamenampakkan ketidaksukaan,
seketikamenundukkanpandangan.

"Siapayangmenyuruhmumasukkepekaranganrumahini,ha?"hardik
PakYono..Matanyamenyalakpenuhamarah.

"Beraninyakaumendekatiputriku,"imbuhnyamasihmenampakkanwajah
taksuka.

SellatidakterimamelihatRendimendapatperlakuanburukdariayahnya.

"Bapak,apaansih?RendihanyamenolongSellamendorongmotor.Bapak

gaklihat,bannyakempes,”ucapSellakesalsekligustakenakhatidenganRendi.

"Sel,kamuituya,udahdibilangjangandekat-dekatsamaanakini!"seloroh
BuSusan,ikutmelaranganaknyabergauldenganRendi–sikulibangunan.

"Kenapasih Bapak dan Ibu bencisamaRendi?Salah diaapa?Rendi
anaknyabaikkok."

"Sella!!"bentakPakYono.

Rendimengangkatkepalamenatap Pak Yonodengan mukamemohon.
"Sellagaksalah,Pak.Inisemuasalahsaya."

"Diam,siapayangsuruhkamibicara,ha!"hardikPakYonomenambah
rasageramnyapadaRendi."Bu,bawaSellamasuk!"

MendapatperintahdariPakYonosepertiitu,BuSusanpunsegeramenarik
tanganputrinyamasukkerumah."Ayo,Sella!"

"Ibu,lepasinSella,Bu!Pak,jangansakitiRendi,diagaksalah!"TeriakSella.
Langkahnyadiseretolehsangibumasukkerumah.

PakYonomempertegasrahangnya,ditambahtatapanmatayangmenghunus
tajam,memangkasjarakantaraiadanRendi.

"JanganpernahkaumenemuiSellalagi,jauhidia!Ataukauakantanggung
akibatnya.Lelakimiskin!"kataPakYonomenekanucapannya.

Rendibergeming.Detak jantungnyamemburu napassesak.Seolah ada
hantaman benda tumpultepatdihatinya.Namun,tidak sepatah kata pun
membalasucapanPakYono.Iahanyamemandangnyadenganwajahsendu.

"Pergikamudarisini.Pergi!!"HardikPakYonodengansuaralantang.Jari
telunjukmengarahtegaskejalanan.

RendimematriwajahPakYono,menyimpanbaikwajahlelakiyangbaru
saja menghinanya.Ternyata lelakiparuh baya itu memandang kasta yang

berbedadiantaramereka.Rendiberlarimenelusurijalanan,kakitelanjangnya
menempuh kerikil-kerikiltajam.Namun,tidak merasakan sakitdikakinya.
Hatinyayanglebihmendominasirasasakititumengalahkankerikiltajam di
bawahsana.

***

Limatahunberlalu.SemenjakkejadianituRendidanSellataklagibertemu.
Lelakiitujugatidaklagiadadidesaitu.Membiarkanhinaanyangterlontardari
PakYonoterkuburseiringwaktuyangterusberjalanadalahpilihanterbaik.
Namun,kehidupannyakinisudahberbeda.Taklagisamasepertisaatdikampung
dulu.Lebihbaikdanlebihmapan.

Berkathinaanitu,iabekerjakeras,memperbaikiekonomidenganpenuh
perjuangan. Tidak untuk menunjukkan pada orang-orang yang telah
memandangnyasebelahmata,tetapiuntukmembuktikan,bahwadirinyapunbisa
berubahmenjadilebihbaik.

Bekasi,5April2021

KeikhlasanAti

Oleh:Verawati

Pagiitu,sepertibiasa,Ati,seorangistrisekaligusibuduaanakmengerjakan
rutinitasnya.Bersih-bersih rumah dan menyiapkan sarapan untuk seluruh
anggotakeluarga.Atimasihmenumpangdenganmertua,takhanyakeluarganya
yangtinggaldisana,keluargaadikiparpunmasihtinggalbersamadirumahitu.

SuamiAtiadalahputrasulung.Bekerjasebagaitukangparkir.Penghasilan
yangiadapattidaklahseberapa.Namun,cukupuntukmenghidupikeluargadan
ibunya.Sejakmasihbujangan,iaselalumemberikanpendapatannyakepadasang
ibu.Bahkan,sampaimenikah dan punya satu orang anak pun,ia masih
melakukanhalyangsama.

Sebagaiistriyangmembawasatuanakdarisuamiterdahulu,Atimenerima
haltersebutdenganbesarhati.Iamelakukanperannyasebagaiseorangistri,ibu
danmenantuyangbaik.Semuapekerjaanrumahiayangkerjakan.Darimulai
banguntidurhinggawaktutidurdatanglagi,iaterusbergelutdenganpekerjaan
rumahtangga.

Namun,haltersebuttidakmembuatnyamengeluh.Iaselalubersemangat
danbersyukurkarenamempunyaisuamiyangbegitubaik,bahkankepadaanak
darisuamiterdahulu.

“Ayo,semuamakan!”ajakAtipadasemuaanggotakeluarga.

Disaatyangsama,anaksulungAtihendakmengambilayam goreng.Tiba-
tibasangmertuamembentak,“Heyyy...ngambilayam jangandiacak,dong!
Tidaksopan!”

Semuaorangyangberkumpuldimejamakanterkejut,refleksmengalihkan
pandanganmerekakepadaDoni,anaksulungAtiyangdibentakdanlangsung
menarikkembalitangannya.Iaketakutan,matanyaberkaca-kaca.Inginsekali
pergidarimejamakan,tetapiiatahu,itutakakanbaikbaginya.

Atihanyabisamengelusdadamelihatsanganakyangkenabentakibu
mertua.Sikapibumertuanyamemangtidakbegitubaikterhadapanaksulungnya.
MungkinkarenaDonibukanlahcucukandungnya.Atimenyadarihalitu.Sering
kaliiaharusmenyaksikanDonimendapatperlakuanyangtidaksamadengan
anak-anaklaindirumahitu.Namun,Atitakbisaberbuatapa-apa.Itulahyang
membuatnyasedih.

Suatusore,anakkeduaAti,Pajaryangberumurtigasetengahtahuntengah
mengajakbermaindengansepupunya,Sellyyangmasihberusia2tahun.Selang
beberapawaktuterdengarjerittangisdariSelly.SangmertuadanAtilangsung
menghampirimereka.SaatituPajartengahmemegangpensil,sedangkanSelly
tengahmenangisterlihatsepertikesakitan.EntahapayangdilakukanPajarpada
Sellyhinggamenangishisterisbegitu.

AtilangsungmenegurPajardanbertanya,“Nak,kenapaSellymenangis?
Apayangterjadi?”

Namun,Pajarbergeming,sementaraSellymakinhisteris.

Mertua Atisontak memarahiPajar.Segala umpatan pun keluardari
mulutnya.Pajaryangseakansedangdisidanghakim sangatketakutandanhanya

terdiam membisu.

Masihdengankemurkaandibataspuncaknya,mertuaAtimembawaSelly
menjauhdariPajarsambilmenatapnyasinis.

AtitentumerasakesaldenganPajar,karenakenakalananaknyalagi-lagi
kenabentakdarisangnenek.Iapaham betulbahwaPajarmungkinbersalah
karenatelahmembuatSellymenangis.Namun,biladiingatkembali,Pajarjuga
masih anak-anak yang sewajarnya melakukan kenakalan,tak perlu harus
dimarahisedemikianrupa.Cukupdinasihatiagartakmengulanglagikesalahan
yangsama.

Atimendakatiputranya,mencobamencaritahuapayangterjadi.Namun,
Pajarhanyadiam.AtimenasihatiPajaruntuktakmengulangiperbuatannyadan
meminta maaf kepada Nenek.Pajar hanya menjawab dengan anggukan,
kemudianAtimemelukputrabungsunyaitu.

SetelahMagrib,AtimengajakPajarmenemuineneknyauntukmintamaaf.
Saatitu Nenek masih duduk diatassajadah sambilmemegangtasbih.Pajar
datangdanbersimpuhdihadapannyauntukmintamaaf.Diluardugaan,sang
nenekmengabaikanpermintaanmaafPajar.Bahkanmenepistangananaklelaki
itu.

Atidansuamiyangsaatitumelihatdariluarkamarterkejut,suamiAti
seketikamemasukikamaribunya.

“Ibu,apa-apaansih?”tanyanyadengannadaemosi.

“Adaapamemangnya?”jawabsangibutanpamerasabersalah.

“Kenapa Ibu bersikap begitu pada Pajar? Dia masih anak-anak,Bu,
melakukankesalahanituhalyangwajar.”SuamiAtimencobamembuatibunya
mengerti.

“Pajarbahkan sudah berusaha meminta maaf,tapimelihatsikap Ibu
padanya,sayakecewasama,”pungkasnya,kemudianpergimenggandengPajar

danAtimasukkekamar.

Saatitulah suamiAtimemutuskan pergidarirumah bersamakeluarga
kecilnya.Ia meminta Atiberkemas,dan Atipun hanya menurutapa yang
diperintahkansuaminya.

Merekapergidarirumahtanpamembawabekal.Hanyauanglimaribu
rupiahsisabelanjaAtitadipagi.Padamalam itu,Atidansuamibesertakedua
putranyaberjalan tanpaarah.Merekatidak tahu kemanatempatyangakan
merekatuju.Setelah jauh berjalan,terlihatsebuah rumah kecilbertuliskan
“RumahiniDikontrakan”disebuahkertasHVSyangditempeldipagarrumah
berwarnakusam.

Merekamemutuskanuntukmengontrakrumahtersebut.Untunglahsang
pemilikrumahmauberbaikhatimengontrakkanrumahtersebuttanpaharusada
uangmuka.Akhirnya,Atidansuamimerasalegakarenamerekamemilikitempat
untukberistirahat.Namun,kelegaanituhanyasesaat,karenauangyangmereka
milikisekaranghanyalimaribu rupiah.Atimulaiberpikirkerasbagaimana
caranyadenganlimariburupiahtersebutcukupuntukmakanmerekaesokhari.

“Sudahlah,Bu,janganterlaludipikirkandulu,InsyaAllah,esokakanada
rezekilain,malam inikitatidurduluya.Besokkitapikirkanlagibagaimana
selanjutnya.” SuamiAtimenggenggam tangan sangistri,memberikekuatan
kemudianmengajaknyatidur.Atimenatapdalam-dalam wajahsuaminyayang
terlihatlelah.Iatahubetulbebanyangadadipundaksuami,dankesedihanyang
mendalam dimatalelakiitu.Betapasuaminyatelahmemberikansegalanyauntuk
sangibu,tapiternyatabeginiparahnyaperlakuanyangdiberikanpadaistridan
anak-anaknya.

Pagipundatang,seusaisalatSubuh,iahendakmembangunkansuamiyang
masih tertidur.Ditatapnya wajah sang suami.Air matanya jatuh,teringat
pengorbanan selamabertahun-tahun untuk keluargaibunya.Atimenyekaair
mata,kemudianmenggoyang-goyangkantubuhlelakiitu.Atiterkejutdanrona
wajahnyaberubahmenjadikekhawatiran.Iamendapatisuaminyademam tinggi.

“Pak....”Arimembangunkansuaminyadengansuaralembut.

Sepertitidakberdaya,sangsuamimembukamata.Iahendakbangun,tetapi
iamerasapusing.Akhirnyaiakembaliberbaring.

“KepalaBapakpusing,Bu.”

“Bapakdemam,mungkinkarenakecapaian.HariiniBapakistirahatsaja
duluya,”ucapAti.

“TapikalauhariiniBapaktidakbekerja,bagaimanakeluargakitaakan
makan?”timpalsuamiAti.

Atimakinsedihmelihatkeadaankeluarganyakini.Tanpapikirpanjang,
satu-satunyauanglimaribuyangdimilikiiabelikanobatdemam diwarung.

YangpentingsekarangBapakharussehatdulu,batinAti.

Setelahmemberikanobatdanmemintasuamiistirahat,Atipergikewarung
yangbisadiutangi.Suamidananaknyaperlumakan.Tidakadapilihanselain
berutangdulukewarung.Beberapawarungmenolaknya.Denganalasanwarung
tidakmemberiutangpadasiapapun.Atimerasaputusasa.Entahharusmencari
pertolongansiapapagiitu.

YaAllah….Berikanlahpertolonganmu,anak-anakkusertasuamiku,doa
Atidalam hati.

Akhirnya,iadatangkesatuwarungyangbarusajabuka.

“Bu,sayaingin membeliberasdan beberapasayuran,tapisayabelum
punyauanghariini.Bolehkah sayaberutangdulu,Bu ?”Atimengutarakan
dengansedikitragu.“Suamisayasedangsakit,jadiiatakbisamencariuanghari
ini.Sayajanji,setelahmendapatkanuang,pastilangsungdibayar.Saya_”

Belum selesaiAtiberbicara,Pemilik warungberkata,“Ibu butuh apa?
Silakanambil,Bu.”

Atimerasasangatbersyukur.Akhirnyaiamempunyaibahan makanan
untukdimasakhariini.

Setelahmemastikansuamidananak-anaknyamakan,Atikemudianpergi
menggantikansuaminyabekerjasebagaitukangparkir.

Alangkahtidakberuntungnya,hariituhujanturunsangatderas.Sehingga
iatidakbisabekerja.Ditambahlagiternyatatempatsuaminyabekerjasebagai
tukangparkirternyatatutup.Sehinggatidakadakendaraanyangparkirdisana.

Dalam keadaanbasahkuyup,karenatidakmembawapayungataupunjas
hujan,Atipulangkembalikekontrakan.Iamelihatsuaminyamasihterbaring
lemah.Sementarakeduaputranyasedangasikbermain.

“Kaliansudahmakanlagi?”tanyaAtipadakeduaputranya.

“Belum,Bu,”jawabmerekabersamaan.

“KaminungguIbu,”tambahPajar.

Atimelihatkemejamakan.Disanahanyaadasisasedikitnasitadipagi,
danduabuahtahugoreng.

Atimembagisisanasitersebutkedalam duapiringuntukkeduaanaknya.

Iamelihatkeduaanaknyamakandenganlahap.MataAtiberkaca-kaca.Ia
memikirkanapayangakanterjadiesokharijikasuaminyabelum sembuhjuga.

KesulitanAtidankeluarganyaterusberlanjut,karenasuamiyangmenjadi
tulangpunggungkeluargamasih terbaringsakit.Seharusnyaiadiperiksake
dokter,tapikarenatidak adabiaya,Atihanyamampu membelikannyaobat
warung.

Haridemihari,Atimengetukpintutetanggasatupersatu,berharapada
yangmaumemberikanpekerjaanuntukmencucipakaianataupunmenyetrika.
Namun,paratetanggapunternyatahidupnyahanyapas-pasan.Tidakmampu
membayaroranguntukmencucimaupunmenyetrika.

Diantaraberbagaipenolakan,Atitetaptidakputusasa,iayakinAllahakan
memberijalanbaginyaasalkanmauberusaha.

Sudah tigahariperutnyahanyadiisioleh airputih,tapibaginyayang
terpentinganakdansuaminyabisamakan.Setiaphariiamemasakhanyauntuk
makanpagianakdansuami.Iaharussangatberhematkarenautangdiwarung
sudahmenumpuk.

Dalam perjalanan,Atipulangmencaripekerjaan.Iabertemudenganbekas
tetanggaduluketikamasihtinggalbersamamertuanya.NamanyaMbakDwi.Dia
ternyata sedang membutuhkan tenaga untuk berjualan keliling menjajakan
masakannya.MengetahuiAtimembutuhkanpekerjaan,MbakDwitanparagu
menawarkan pekerjaan itu.Atimenyambutnya dengan bahagia dan rasa
terimakasihyangtakterhingga.Meskiupahnyatidakseberapa,setidaknyaia
tidaklagiharusmenambahutangnyakewarung.

Sejaksaatitulah,kehidupanekonomikeluargamerekaperlahanmembaik.
Sangsuamipunsemakinsehat,danakhirnyadapatbekerjakembali.Iasangat
beruntungdanberterimakasihpadaAti,karenabeberapahariiamenjaditulang
punggung,bekerjakesanakemarimencariuangagarsuamidananak-anaknya
tidakkelaparan.

Kini,Atibersamasuamidan anaknyadapatmenikmatikembalihidup
merekadengannormal.Meskitidakberlimpah,tetapisetidaknyamerekacukup
makan,dan utangdiwarungpun sedikitdemisedikitmulaidicicilsampai
akhirnyalunas.

Cirebon,4April2021

MemoryofYusra

Oleh:VikiZiyanNabilla

Seoranggadisberusia19tahuntengahterbaringlemahdiatasbrankar
rumahsakit,diruanganyangserbaputihitu,diasendirian.Diamenderitaflek
paru-paru,bukankarenacovid-19,melainkanpenyakityangdideritasejaklahir:
PPOK (PenyakitParu ObstruktifKronis).Selama inidia berjuang sendiri
melawan penyakititu.Sembilan tahun yang lalu ibunya meninggalkarena
penyakityangsama.Disaatbersamaan,sangayahpergimeninggalkanrumah
demiwanitalain.

DiaadalahYusraHalima,tinggalbersamasangnenekyangusianyasudah
hampirkepalatujuh,hinggatidakbisamenjagaYusraterus-menerus.Hampir
sebulan sekaligadisitu diopname,beruntungdiamempunyaikartu jaminan
kesehatandaripemerintah,sehinggasedikitlegakarenatidakperlumemikirkan
biayapengobatan.

Jarakdarirumahmenujurumahsakityangcukupjauhmembuatteman-
temandansaudaraYusrajugatidakbisamenemani.Jikamembutuhkansesuatu,
diamemintatolongkepadaLarasati,perawatyangselalumengurusnyaketikadia


Click to View FlipBook Version