BAB I - INDAHNYA KEBERAGAMAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN INDONESIAKU 39 Guru juga dapat menggunakan format berikut ini. Tabel 1.3 Lambar Observasi Diskusi 2 Nama Peserta Didik Aspek yang Dinilai Jumlah Nilai Kedalaman Informasi Keaktifan Diskusi Kejelasan Presentasi Kerja Sama Perhitungan Perolehan nilai terhadap nilai yang diperoleh sama dengan Tabel I.2 Lember Observasi diskusi 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap yang dilakukan oleh guru pada pembelajaran materi keragaman agama dan kepercayaan di Indonesia adalah: Guru melakukan pengamatan perilaku selama peserta didik mengikuti pembelajaran dan diskusi kelompok. Guru perlu mencatat perilaku yang sangat baik (positif), perilaku kurang baik (negatif), perilaku yang baik (positif) dapat digunakan untuk menguatkan dalam berperilaku yang positif, dan perilaku yang dianggap negatif digunakan guru untuk melakukan pembinaan. Adapun contoh lembar observasi penilaian sikap sebagai berikut. Tabel 1.4 Lembar Penilaian Sikap No. Nama Peserta Didik Kejadian/ Perilaku Butir Sikap Positif/ Negatif Tindak Lanjut Guru dapat memberikan penilaian diri atau penilaian antarteman dengan format berikut. Tabel 1.5 Lembar Penilaian Diri No. Pernyataan Selalu Sering Kadangkakdang Tidak Pernah Keterangan: Selalu = sangat baik,
40 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI Sering = baik, Kadang-kadang = kurang baik, Tidak pernah = tidak baik Pembelajaran ke-2 (3 x 45 menit = 3 JTM) Kebanggaanku akan Keragaman Agama dan Kepercayaan a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu: 1) memiliki rasa bangga terhadap keragaman agama Buddha; 2) bersikap kritis dan bangga terhadap keragaman agama Buddha dan kepercayaan; 3) menyaji/menceritakan kembali kebanggaanku dalam keragaman agama Buddha di Indonesia; 4) merespons tentang nilia-nilai yang terkandung dalam kebanggaanku keragaman agama dan kepercayaan. 5) menunjukkan perilaku sesuai nilai-nilai keragaman agama Buddha. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1. Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi, resitasi serta sumbang saran. Model Pembelajaran yang disarankan adalah model inquiry learning atau model lain yang sesuai. 2. Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut.
BAB I - INDAHNYA KEBERAGAMAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN INDONESIAKU 41 1) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi pembelajaran pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. 2) Meminta kepada peserta didik melakukan wawancara dengan teman sekelas berkaitan dengan kebanggaan akan keragaman agama Buddha. 3) Mempresentasikan hasil wawancara di depan kelas. 4) Membentuk diskusi kelompok menganalisis tentang bangga keragaman agama Buddha dalam menciptakan kerukunan interen. 5) Menyajikan dan mengomunikasikan hasil diskusi kelompok. 6) Mengamati dan membimbing jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. 7) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok. 8) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa informasi mengenai sejarah singkat aliran Theravada, Mahayana, dan Vajrayana.
42 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI Kunci Jawaban aktivitas siswa: Aliran agama Buddha berkembang karena mengalami akulturasi dengan budaya setempat. Terbentuknya tradisi Buddhis yang berbeda-beda secara garis besar dapat dikelompokkan sebagai Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Tiap tradisi Buddhis mempunyai ciri yang berbeda-beda dalam bentuk bangunan vihara, jubah rohaniawan (Bhikkhu/Bhikshu), bahasa, dan panduan umum ritual yang digunakan dalam keseharian. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan membuat makalah ”Mencari Informasi sejarah tentang terbentuknya aliran atau mazab dalam agama Buddha” menggunakan rubrik berikut. Tabel I.6 Format Penilaian Makalah No. Aspek Skor Kurang Baik (1) Cukup (2) Baik (3) Sangat Baik (4) Jumlah skor 1. Kesesuaian topik 2. Keaslian karya 3. Kerapian 4. Kreasi dan imajinasi 5. Menarik untuk dibaca Jumlah Skor Nilai Akhir = × 100 Skor maksimal 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat pada Pembelajaran 1. Pembelajaran 3 (3 x 45 menit = 3 JTM) Tokoh Buddhisku Cinta Keragaman a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, diharapkan peserta didik mampu: 1) mengenal tokoh pendukung agama Buddha dan pelaku sejarah terhadap keragaman agama Buddha di Indonesia 2) menceritakan kembali peran tokoh Buddhis dalam keragaman agama Buddha di Indonesia
BAB I - INDAHNYA KEBERAGAMAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN INDONESIAKU 43 3) meneladan sikap tokoh Buddhis dalam perjuangan agama Buddha di Indonesia b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi dengan pendekatan Value Clarification Technique. Model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) merupakan teknik pengajaran untuk membantu peserta didik dalam mencari dan meneladan tokoh Buddhis, dalam hal ini meneladan nilai-nilai pendukung agama Buddha. 2) Pelaksanaan dimulai dengan mengamati ilustrasi yang tertera pada Buku Siswa. Peserta didik secara individu/kelompok diminta untuk mencermati dua ilustrasi tersebut. Guru memberi kesempatan pada peserta didik untuk memaparkan hasil pengamatannya. Peserta didik lain mencermati dan memberikan tanggapan. Selanjutnya, guru memberikan penguatan dengan memaparkan kembali ilustrasi tersebut dengan topik “Tokoh Buddhisku cinta keragaman”. Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut. a) Memberikan stimulus peran dan sikap-sikap tokoh pendukung agama Buddha di Indonesia. b) Meminta peserta didik mencermati peran Bhikkhu Ashin Jinarakkhita dan Bhikkhu Girirakhito untuk menganalisis, mengkaji, dan mendiskusikan.
44 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI c) Membentuk diskusi kelompok membahas peran Bhikkhu Ashin Jinarakkhita tokoh pelopor kebangkitan agama Buddha di Indonesia dan Bhikkhu Girirakkhito sebagai tokoh pejuang dan perintis Buddha Dharma d) Meminta peserta didik memaparkan hasil analisis, kajian, dan diskusinya. e) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. f) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok. g) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan aktivitas pembelajaran alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran terhadap siswa yang kesulitan belajar, siswa yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), serta memperhatikan keberagaman karakter siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. J. Penilaian Lihat Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa 1 berkaitan dengan peran Bhikkhu Asin Jinarakkhita tentang peran dan nilai-nilai yang dapat kita ambil.
BAB I - INDAHNYA KEBERAGAMAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN INDONESIAKU 45 a) Kunci Jawaban aktivitas siswa 1 adalah: Bhikkhu Asin Jinarakkhita salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Buddhis modern, memimpin kebangkitan kembali agama Buddha hingga menyebar ke seluruh pelosok Nusantara, aktif dalam berbagai kegiatan agama Buddha nasional dan internasional. Nilai-nilai yang harus kita teladani dalam diri kita adalah semangat dan berjuang mengisi kehidupan yang lebih baik dan berguna, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk perkembangan agama Buddha di Nusantara. b) Kunci Jawaban aktivitas siswa 2 berkaitan dengan Bhikkhu Girirakkhito adalah: Beliau salah satu pendiri Sangha Theravada Indonesia, sebagai Ketua Walubi, Anggota MPR, dan masih banyak lagi aktivitas beliau. Sikap yang dapat kita teladani adalah perjuangan dalam pengembangan Buddha Dharma. Produktif dalam mengembangkan karya seni terutama lagu rohani Buddhis. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1. Pembelajaran 4 (3 x 45 menit = 3 JTM) Aku Mencintai Keragaman Agama dan Kepercayaan a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan peserta didik mampu: 1) menumbuhkan sikap saling memahami dan mengerti serta memiliki kecintaan terhadap keragaman agama dan kepercayaan; 2) memahami peran agama bagi diri sendiri dan bagi masyarakat; 3) menunjukkan perilaku dan sikap saling menghargai dan mengerti serta hidup yang rukun dan damai dalam perbedaan keragaman agama dan kepercayaan. b. Apesepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini.
46 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Model pembelajaran yang disarankan problem based learning atau model pembelajaran lain yang sesuai untuk membantu peserta didik dalam memahami metode pembelajaran, media pembelajaran dan sumber belajar agar peserta didik berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi, dan komunikasi. Materi “Aku Mencintai Keragaman Agama dan Kepercayaan”. 2) Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut. a) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi pembelajaran Aku Mencintai Keragaman Agama dan Kepercayaan. b) Selanjutnya, pada rubrik “Aktivitas Siswa”, peserta didik secara individu/kelompok diminta untuk menganalisis, mengkaji, dan mendiskusikan sesuai dengan rumusan pertanyaan cara menumbuhkan rasa cinta terhadap keberagaman agama dan kepercayaan di Indonesia. c) Meminta kepada peserta didik untuk mengamati kisah suku Sakya dan suku Koliya. d) Meminta agar peserta didik untuk memaparkan hasil analisis, kajian, dan diskusinya. Peserta didik yang lain memberikan respons dan pertanyaan terhadap hasil paparan tersebut. e) Memberikan pengarahan, penguatan, dan penjelasan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang berkembang agar lebih terinci dan jelas. f) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok. g) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari
BAB I - INDAHNYA KEBERAGAMAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN INDONESIAKU 47 inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan aktivitas pembelajaran alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa, yaitu dengan menganalisis materi diskusi cara menumbuhkan rasa cinta terhadap keberagaman agama dan kepercayaan yang ada di Indonesiaku Kunci Jawaban aktivitas siswa dengan menganalisis materi “Aku mencintai keragaman agama dan kepercayaan Indonesiaku”, jawaban peserta didik bersifat terbuka sehingga jawaban bisa didasarkan pada pengalaman peserta didik. Guru memberikan poin-poin indikator: Pemahaman yang kuat praktik agama yang dilakukan dalam kehidupan sehari hari, hidup toleran rukun terhadap sesama dan menghargai adanya perbedaan. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan mengkritisi Analisis tentang ”Keragaman
48 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI agama dan kepercayaan di Indonesia” menggunakan contoh rubrik berikut. Tabel I.7 Format Penilaian Analisis No. Nama Siswa Skor Kerja Sama Komunikasi Wawasan Sistematika Penyajian Kreativitas Jumlah Nilai Ket. 1. 2. 3. 4. 5. Pedoman Perolehan Nilai Nilai akhir diperoleh peserta didik adalah akumulasi perolehan nilai untuk setiap aspek yang dinilai. 1) Kerja sama, skor maksimal 20. 2) Komunikasi, skor maksimal 20. 3) Wawasan, skor maksimal 20. 4) Sistematika Penyajian, skor maksimal 20. 5) Kreativitas, skor maksimal 20. Skor total maksimal keempat aspek adalah 100. Jumlah Skor yang Diperoleh Hasil Akhir Penilaian= × 100 Skor maksimal Keterangan Nilai: A = 100 - 80 : Baik Sekali B = 79 - 70 : Baik C = 69 – 60 : Cukup D = < 60 : Kurang 3) Penilaian Sikap Berilah tanda centang (√) pada tabel kolom sesuai sikapmu! Tabel 1.8 Lembar Penilaian Sikap
BAB I - INDAHNYA KEBERAGAMAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN INDONESIAKU 49 No. Pernyataan Selalu Sering Kadangkadang Tidak Pernah 1. Dalam berteman saya tidak memilihmilih berdasarkan agama 2. Dalam berdoa saya senantiasa mendoakan agar semua temanku berbahagia 3. Saya mengingatkan teman yang lupa melakukan ibadah. 4. Saya menghormati ide teman 5. Saya mengucapkan Selamat Hari Raya kepada temanku yang berbeda Agama Kriteria Perhitungan nilai sikap sebagai berikut Selalu = sangat baik, Sering = baik, Kadang-kadang = kurang baik, Tidak pernah = tidak baik k. Kegiatan Tindak Lanjut 1) Remidial Guru memberikan dan memfasilitasi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dan belum mencapai KKM dengan membantu peserta didik untuk memahami kesulitan yang dialami untuk mengikuti remidial. Guru merumuskan tujuan pembelajaran sesuai tingkat kesulitan yang dialami peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran remedial dilaksanakan yang mudah dipahami. Guru menggunakan alat evaluasi sesuai dengan kesulitan belajar yang dialami peserta didik melalui pembelajaran ulang. 2) Pengayaan Guru memberikan pengayaan kepada peserta didik yang telah melampaui KKM dan kecepatan belajarnya tinggi. Guru memberi tugas tambahan peningkatan keterampilan dalam rangka menambah wawasan untuk mencari informasi yang berkaitan dengan materi pokok. Guru dapat memberikan kepercayaan peserta didik untuk menjadi tutor sebaya.
50 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI D. Interaksi dengan Orang Tua/Wali 1) Guru menyampaikan kepada peserta didik untuk mengonsultasikan tugas-tugas dengan orang tua terkait kegiatan atau aktivitas pembelajaran Indahnya Keragaman Agama dan Kepercayaan di Indonesia yang sudah selesai dilakukan. 2) Guru menyampaikan informasi kepada orang tua peserta didik agar senantiasa memantau putra/putrinya dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugas selama di rumah pada pembelajaran Bab I. 3) Guru dapat menanyakan langsung kepada orang tua tentang perkembangan belajar peserta didik. 4) Orang tua/wali memberi masukan dan saran terkait tugas berkaitan dengan Capaian Pembelajaran.
INDAHNYA BUDAYA INDONESIA A. Gambaran Umum 1. Peta Materi Indahnya Budaya Indonesia Ragam Budaya Indonesia Kebanggaanku akan Ragam Budaya Tokoh Buddhisku Cinta Keragaman Budaya Aku Mencintai Keragaman Budaya Gambar 2.1 Peta Materi Bab II Sumber: Dokumen Kemendikbud, 2021 2. Tujuan pembelajaran Pada akhir proses pembelajaran ini, diharapkan peserta didik mampu: meneladan sikap tokoh pendukung agama Buddha dan pelaku sejarah terhadap keragaman budaya di Indonesia. BAB II KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2021 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA Kelas XI Penulis : Waldiyono Saring Santosa Isbn: 978-602-244-585-2 (jil.2)
52 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI 3. Pokok Materi dan Hubungan Pokok Materi tersebut dalam Mencapai Tujuan Untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai Capaian Pembelajaran (CP), guru harus memahami peran tokoh dan pendukung sejarah agama Buddha yang telah berperan terhadap keragaman budaya di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, pokok materi yang akan dibahas, yaitu ragam budaya Indonesia, kebanggaan akan ragam budaya, tokoh Buddhisku cinta keragaman budaya, aku mencintai keragaman budaya Indonesia. 4. Hubungan Pembelajaran tersebut dengan Mata Pelajaran Lain Guru menyampaikan kepada peserta didik bahwa topik pembelajaran tentang indahnya budaya Indonesia memiliki hubungan yang erat dengan pelajaran lain. Di antaranya mata pelajaran Seni dan Budaya, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan mata pelajaran Sejarah Indonesia. B. Skema Pembelajaran Tabel 2.1 Skema Pembelajaran Bab II No. Komponen Deskripsi 1. Periode Waktu Pembelajaran 4 Pertemuan (3 x 45 menit 3 JTM) 2. Tujuan Pembelajaran per Subbab 1) Mengkritisi dan merespons masalah ritual agama Buddha yang berbeda-beda. 2) Mendeskripsikan makna melaksanakan ritual. 3) Mengetahui cara melaksanakan ritual. 4) Menumbuhkan sikap menghargai ritual yang berbeda-beda. 3. Pokok Materi Pembelajaran Subbab A. Beragamnya Ritual Keagamaanku B. Bermaknanya Ritual Keagamanku C. Aku dan Ritual Keagamaanku D. Ritual Berbeda, Tujuan yang Sama
BAB II - INDAHNYA BUDAYA INDONESIA 53 4. Kata Kunci ritual, agamaku 5. Bentuk-Bentuk Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan Metode pembelajaran yang disarankan: 1. Metode ceramah, tanya jawab, diskusi 2. Aktivitas pembelajaran dengan Cooperative learning (Cl) Inquiry Learning Value Clarification Tec Problem based learning Metode pembelajaran alternatif: 1. Metode observational learning 2. Metode resitasi dan sumbang saran 6. Sumber Belajar Utama Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas XI, Kemendikbud RI tahun 2021 7. Sumber Belajar Lain yang Relevan 1) Buku Dharma yang terkait 2) Tripitaka 3) Gambar/foto yang terkait dengan materi 4) Internet C. Panduan Pembelajaran Pembelajaran Ke-5 (3 x 45 menit = 3 JTM) Ragam Budaya Indonesia a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, diharapkan peserta didik mampu: 1) memahami keragaman budaya di Indonesia; 2) mengidentifikasi dan menceritakan kembali keragaman budaya Indonesia; 3) menyaji/menceritakan kembali keragaman budaya Indonesia; 4) memahami nilai-nilai yang terkandung dalam keragaman budaya Indonesia; 5) menunjukkan perilaku peduli terhadap keragaman budaya Indonesia.
54 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi, resitasi serta sumbang saran dengan pendekatan cooperative learning (CL), atau model lain yang sesuai. Agar peserta didik memahami budaya di Indonesia, pembelajaran diawali dengan menyimak materi pembelajaran serta membuat dan mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2) Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. a) Menyampaikan materi pokok dan mengajak peserta didik untuk mencermati materi dan gambar pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. b) Membagi kelompok belajar dan meminta peserta didik untuk membuat pertanyaan dan melakukan wawancara dengan teman sekelas berkaitan dengan perbedaan budaya di Indonesia. c) Mempresentasikan hasil wawancara dengan teman di depan kelas. d) Membentuk diskusi kelompok kecil membahas nilai-nilai tentang keragaman budaya Indonesia, dan guru membimbing peserta didik serta mendampingi. e) Mempresentasikan hasil diskusi kelompok berkaitan dengan materi keragaman budaya di Indonesia. f) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok untuk evaluasi secara keseluruhan. g) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok.
BAB II - INDAHNYA BUDAYA INDONESIA 55 h) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran terhadap siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa, yaitu “aktivitas satu” dengan menganalisis materi “ragam budaya Indonesia”. Kunci Jawaban aktivitas satu dengan menganalisis materi “ragam Budaya Indonesia” bersifat terbuka sehingga jawaban bisa didasarkan pada pengalaman peserta didik. 1. Apa yang dimaksud ragam Budaya Indonesia a. Jelaskan tentang kebudayan Nasional. b. Bagaimana sikap terhadap keragaman Budaya Indonesia? c. Bagiamana wujud kebudayaan? 2. Melakukan wawancara: membuat tabel tentang suku, agama, kebiasan di rumah sebelum berangkat sekolah dan lain-lain. 3. Keragaman bahasa, suku, adat, agama dan lain-lain.
56 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI 4. Nilai moral yang didapat: menumbuhkan rasa saling menghormati, saling menghargai, gotong royong. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian terhadap keterampilan peserta didik dapat dilakukan secara individu selama proses pembelajaran dan diskusi kelompok dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. Pembelajaran ke-6 (3 x 45 menit = 3 JTM) Kebanggaanku akan Ragam Budaya a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu: 1) memiliki rasa bangga terhadap keragaman budaya; 2) bersikap kritis terhadap keragaman budaya; 3) menyaji/menceritakan kembali keragaman budaya; 4) merespons tentang nilai-nilai yang terkandung dalam keragaman budaya di Indonesia; 5) menunjukkan perilaku sesuai nilai-nilai keragaman budaya. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi, resitasi serta sumbang saran. Model pembelajaran yang disarankan adalah model inquiry learning atau model lain yang sesuai.
BAB II - INDAHNYA BUDAYA INDONESIA 57 2) Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut. a) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi pembelajaran pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. b) Meminta peserta didik melakukan wawancara dengan teman sekelas berkaitan dengan kebanggaan akan keragaman budaya Indonesia. c) Membentuk diskusi kelompok menganalisis tentang bangga terhadap keragaman budaya. d) Menyajikan dan mengomukasikan hasil diskusi kelompok. e) Mengamati dan membimbing jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. f) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok. g) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Reffeksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Penilaian di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini.
58 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa informasi mengenai kebanggaan terhadap budaya Indonesia. Kunci Jawaban aktivitas siswa: a. Produk Indonesia, selalu menggunakan produk dalam negeri, tidak merasa malu. b. Kuliner, selalu mengonsumsi kuliner Indonesia, menghormati kuliner yang berbeda suku, adat. c. Bahasa, selalu menggunakan bahasa Indonesia dengan benar, menghormati bahasa daerah. d. Menjunjung tinggi atas prestasi kawan. e. Selalu menjaga nama baik bangsa, tidak berbuat onar yang menjelekkan nama bangsa. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan berdiskusi dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. Pembelajaran 7 (3 x 45 menit = 3 JTM) Tokoh Buddhisku Cinta Keragaman Budaya a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1) mengidentifikasi tokoh Buddhis Indonesia yang cinta kergaman budaya; 2) mengidentifikasi tokoh Buddhis lokal di sekitar, yang cinta keragaman budaya; 3) menceritakan kembali peran tokoh Buddhis dalam keragaman budaya Buddha di Indonesia; 4) meneladan sikap tokoh Buddhis Indonesia dalam perjuangan budaya Buddha di Indonesia; 5) meneladan tokoh pendukung agama Buddha dan pelaku sejarah terhadap keragaman budaya di Indonesia.
BAB II - INDAHNYA BUDAYA INDONESIA 59 b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi dengan pendekatan Value Clarification Technique (VCT). Model pembelajaran VCT merupakan teknik pengajaran untuk membantu peserta didik dalam mencari dan meneladan dalam hal ini meneladan nilai-nilai pendukung agama Buddha. 2) Pelaksanaan dimulai dengan mengamati ilustrasi yang tertera pada Buku Siswa. Peserta didik secara individu/kelompok diminta untuk mencermati dua ilustrasi tersebut. Guru memberi kesempatan pada peserta didik untuk memaparkan hasil pengamatannya. Peserta didik lain mencermati dan memberikan tanggapan. Selanjutnya, guru memberikan penguatan dengan memaparkan kembali ilustrasi tersebut dengan topik “Tokoh Buddhisku Cinta Keragaman Budaya”. Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut. a) Memberikan stimulus peran dan sikap-sikap tokoh pendukung agama Buddha di Indonesia. b) Meminta peserta didik mencermati materi keragaman budaya dalam agama Buddha dan pesan tokoh. c) Membentuk diskusi kelompok membahas tokoh di sekitar peserta didik, dan pernan tokoh tersebut dalam perkembangan budaya. d) Meminta peserta didik memaparkan hasil analisis, kajian, dan diskusinya. e) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok.
60 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI f) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok. g) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Penilaian di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa. a) Berkaitan dengan menyebutkan tokoh di sekitar peserta didik, minimal 3 tokoh. Kunci Jawaban aktivitas siswa: 1. Romo Waluyo, Romo Brilliant, Romo Iwan b) Berkaitan dengan peran tokoh, mengajar Dharma setiap hari Minggu, membina pelatihan baca paritta, sutra dan mantra, pelatihan Dhammadesana, melakukan bakti sosial, dan lain-lain.
BAB II - INDAHNYA BUDAYA INDONESIA 61 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan berdiskusi dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Sosial Tabel 2.2 Penilaian Sikap Meneladan dan Menghargai No. Pernyataan Selalu Sering Kadangkakdang Tidak Pernah 1. Saya meneladan tokoh budaya Buddhis. 2. Saya terinsipasi peran tokoh Buddhis cinta keragaman budaya. 3. Saya bertekat meneruskan tokoh Buddhis. 4. Saya menghargai tokoh Buddhis. 5. Saya mengambil nilai peran tokoh Buddhis cinta keragaman. Pembelajaran 8 (3 x 45 menit = 3 JTM) Aku Mencintai Keragaman Budaya a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1) menumbuhkan sikap saling memahami dan mengerti serta memiliki kecintaan terhadap keragaman budaya; 2) memahami peran agama Buddha bagi diri sendiri dan bagi masyarakat; 3) berperan aktif dalam kegiatan dialog antaragama dalam keragaman budaya di Indonesia; 4) menunjukkan perilaku dan sikap saling menghargai dan mengerti serta hidup yang rukun dan damai dalam perbedaan keragaman budaya di Indonesia. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini.
62 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan: Metode ceramah, tanya jawab dan diskusi, resitasi serta sumbang saran dengan cooperative learning (CL), atau model lain yang sesuai. Agar peserta didik memahami cinta terhadap keragaman budaya di Indonesia, pembelajaran diawali dengan menyimak materi pembelajaran serta membuat dan mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2) Pelaksanaan dimulai dengan mengamati ilustrasi yang tertera pada Buku Siswa. Peserta didik secara individu/kelompok diminta untuk mencermati dua ilustrasi tersebut. Guru memberi kesempatan pada peserta didik untuk memaparkan hasil pengamatannya. Peserta didik lain mencermati dan memberikan tanggapan. Selanjutnya, guru memberikan penguatan dengan memaparkan kembali ilustrasi tersebut dengan topik “Aku Mencintai Keragaman Budaya”. Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebagai berikut. a) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi pembelajaran Aku Mencintai Keragaman Budaya. b) Selanjutnya, pada rubrik “Aktivitas Siswa”, peserta didik secara individu/kelompok diminta untuk menganalisis, mengkaji, dan mendiskusikan sesuai dengan rumusan pertanyaan yang sudah ada. c) Meminta kepada peserta didik untuk mengamati materi tentang cinta keragaman budaya. d) Memberikan rubrik berlatih. e) Memberikan pengarahan, penguatan dan penjelasan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang berkembang agar lebih terinci dan jelas. f) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok. g) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik membuat catatan setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut.
BAB II - INDAHNYA BUDAYA INDONESIA 63 f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan aktivitas pembelajaran alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan Umum Kesalahan umum yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Penilaian di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengatahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa, yaitu dengan menganalisis materi diskusi cara menumbuhkan rasa cinta terhadap keberagaman Aku Mencintai Keragaman Budaya. a) Kunci Jawaban aktivitas siswa dengan menganalisis materi “Aku Mencintai Keragaman Budaya” bersifat terbuka sehingga jawaban bisa didasarkan pada pengalaman peserta didik. Guru memberikan poin-poin indikator: Pemahaman yang kuat mencintai budaya dilakukan dalam hidup toleran, rukun terhadap sesama, dan menghargai adanya perbedaan. 1. Makna mencintai keragaman budaya adalah selalu memiliki rasa menghormati terhadap budaya lain, tidak mengejek, dan lain-lain. 2. Agama Buddha memengaruhi budaya setempat karena agama Buddha memiliki aturan yang baku, tetapi bersifat tidak kaku. 3. Budaya di keluarga berangsur baik, selalu memberi salam, melakukan ritual puja bhakti, dan lain-lain. 4. Nilai yang dimiliki menjadi makin memiliki rasa hormat terhadap budaya lain, luwes dalam bergaul.
64 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI b) Kunci Jawaban Kompetensi 1. Musyawarah, gotong royong, toleransi, tata karama 2. Membuat sarana untuk mempelajari agama, mempermudah dalam mendalami spiritual, menjaga moralitas 3. Menjaga persatuan dan kesatuan, sifat gotong royong terbina, hidup harmonis, dan lain-lain. 4. Nilai yang dapat diambil, gotong royong, tata karma, sopan santun terbina. 5. Memberikan teladan dan menyarankan untuk hidup rukun dengan lingkungan, gotong royong, bersikap sopan santun, dan lain-lain. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan membuat Analisis ”Keragaman Budaya di Sekolah” menggunakan rubrik berikut. Tabel 2.3 Format Penilaian Keterampilan Analisis Keragaman Budaya No. Aspek Skor Kurang Baik (1) Cukup (2) Baik (3) Sangat Baik (4) Jumlah skor 1. Kesesuaian topik 2. Keaslian karya 3. Kerapian 4. Kreasi dan imajinasi 5. Menarik untuk dibaca Jumlah Skor Nilai Akhir = × 100 Skor maksimal 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap lihat Pembelajaran 1 dan tabel di Buku Siswa. k. Kegiatan Tindak Lanjut Kegiatan tindak lanjut dapat dilihat di Bab 1. D. Interaksi Dengan Orang Tua/Wali Interaksi dengan orang tua/wali dapat dilihat di Bab 1.
RITUAL AGAMAKU A. Gambaran Umum 1. Peta Materi Ritual Agamaku Beragamnya Ritual Keagamaanku Bermaknanya Ritual Keagamaanku Aku dan Ritual Keagamaanku Ritual Berbeda Tujuan yang Sama Gambar 3.1 Peta Materi Bab III Sumber: Dokumen Kemendikbud, 2021 2. Tujuan pembelajaran Pada akhir proses pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: menyadari dengan penuh pengertian tentang hakikat ritual keagamaan berdasarkan sudut pandang Buddhis. 3. Pokok Materi dan Hubungan Pokok Materi tersebut dalam Mencapai Tujuan Untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai Capaian Pembelajaran (CP), guru harus memahami berbagai ritual dalam agama Buddha yang dikemas dengan judul “Ritual Agamaku”. Untuk mencapai tujuan tersebut, BAB III KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2021 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA Kelas XI Penulis : Waldiyono Saring Santosa Isbn: 978-602-244-585-2 (jil.2)
66 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI subpokok materi yang akan dibahas, yaitu beragamnya ritual agamaku, bermaknanya ritual keagamaanku, aku dan ritual keagamaanku, ritual berbeda tujuan yang sama. 4. Hubungan Pembelajaran tersebut dengan Mata Pelajaran Lain Guru menyampaikan kepada peserta didik bahwa topik pembelajaran tentang Ritual Agamaku memiliki hubungan yang erat dengan pelajaran lain. Mata pelajaran tersebut antara lain: mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. B. Skema Pembelajaran Tabel 3.1 Skema Pembelajaran Bab III No. Komponen Deskripsi 1. Periode Waktu Pembelajaran 4 Pertemuan (3 x 45 menit 3 JTM) 2. Tujuan Pembelajaran per Subbab 1) Mengkritisi dan merespons masalah ritual agama Buddha yang berbeda-beda. 2) Mendeskripsikan makna melaksanakan ritual. 3) Mengetahui cara melaksanakan ritual. 4) Menumbuhkan sikap menghargai ritual yang berbeda-beda. 3. Pokok Materi Pembelajaran Sub Bab A. Beragamnya Ritual Keagamaanku B. Bermaknanya Ritual Keagamaanku C. Aku dan Ritual Keagamaanku D. Ritual Berbeda, Tujuan yang Sama 4. Kata Kunci ritual, agamaku 5. Bentuk-Bentuk Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan Metode pembelajaran yang disarankan: 1. Metode ceramah, tanya jawab, diskusi 2. Aktivitas pembelajaran dengan: Cooperative learning (Cl) Inguiry Learning Value Clarification Tec Problem based learning Metode pembelajaran alternatif: 1. Metode observational learning 2. Metode resitasi dan sumbang saran
BAB III - RITUAL AGAMAKU 67 6. Sumber Belajar Utama Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas XI, Kemendikbud RI tahun 2021 7. Sumber Belajar Lain yang Relevan 1) Buku Dharma yang terkait 2) Tripitaka 3) Gambar/foto yang terkait dengan materi 4) Internet C. Panduan Pembelajaran Pertemuan ke-9 (3 x 45 menit = 3 JTM) Beragamnya Ritual Keagamaanku a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1) mengidentifikasi keragaman ritual agama Buddha; 2) memahami keragaman ritual agama Buddha; 3) menyaji/menceritakan kembali ritual agama Buddha; 4) memahami nilai-nilai moral yang terkandung dalam beragamnya ritual agama Buddha; 5) menunjukkan perilaku menghargai perbedaan dalam melaksanakan ritual agama Buddha yang berbeda-beda. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Kebutuhan Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini.
68 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode yang disarankan meliputi: metode ceramah, tanya jawab, diskusi, resitasi, dan sumbang saran dengan model cooperative learning (CL), memanfaatkan media yang ada. Agar peserta didik memahami tentang ragam ritual agamaku, guru meminta mengawali dengan menyimak materi pembelajaran, kemudian membuat pertanyaan serta mengajukan pertanyaan materi yang belum jelas. 2) Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. a) Menyampaikan materi pokok dan mengajak peserta didik untuk mencermati materi beragamnya ritual keagamaanku pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. b) Meminta kepada peserta didik untuk melakukan wawancara dengan teman sekelas berkaitan dengan keragaman ritual dalam agama Buddha. c) Mempresentasikan hasil wawancara dengan teman di depan kelas. d) Membentuk diskusi kelompok membahas keragaman ritual dalam agama Buddha. e) Mempresentasikan hasil diskusi kelompok. f) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. g) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini.
BAB III - RITUAL AGAMAKU 69 i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Penilaian di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengatahuan Penilaian terhadap pengetahuan dapat dilakukan dengan mengerjakan aktivitas siswa, yaitu menganalisis dan mengidentifikasi “Keragaman Ritual Agama Buddha”. Peserta didik mengkaji dan menganalisis tentang nilai-nilai moral yang dapat diperoleh tentang keberagaman ritual agama Buddha” Kunci jawaban: Nilai-nilai yang dapat diambil memahami adanya ragam ritual yang berbeda-beda dan menumbuhkan toleransi interen dalam agama Buddha. Melakukan aktivitas kebersamaan. Mengetahui keragaman yang di antaranya: ragam bahasa, jubah rohaniwan, bentuk bangunan vihara, susunan upacara ritual. Nilai-nilai moral yang diperoleh ada dalam enam saraniya Dhamma. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian terhadap keterampilan berdiskusi dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1. Pembelajaran Ke-10 (3 x 45 menit = 3 JTM) Bermaknanya Ritual Keagamaanku a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1. mengidentifikasi makna ritual dalam agama Buddha; 2. menganalisis ritual atau puja dalam agama Buddha; 3. menganalisis makna ritual dalam agama Buddha; 4. merespons tentang nilai-nilai dalam ritual agama Buddha;
70 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode pembelajaran yang disarankan meliputi metode ceramah, tanya jawab, diskusi, resitasi,dan sumbang saran dengan model pendekatan cooperative learning (CL) model lain yang sesuai, memanfaatkan media yang ada. Agar peserta didik memahami tentang makna ritual agama Buddha dengan menyimak materi pembelajaran dan membuat pertanyaan serta mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2) Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut: a) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi pembelajaran bermaknanya ritual keagamaanku pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. b) Membentuk diskusi kelompok dan wawancara dengan teman sekelas membahas makna ritual atau ibadah dalam agama Buddha. c) Mempresentasikan hasil diskusi kelompok dan wawancara berkaitan dengan makna ritual atau ibadah dalam agama Buddha. d) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. e) Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok. f) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian ,peserta didik menuliskan inspirasi Dharma tersebut.
BAB III - RITUAL AGAMAKU 71 f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. g. Kesalahan Umum Kesalahan umum yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Penilaian di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengatahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa, yaitu “aktivitas satu” dengan menganalisis dan mengidentifikasi “Makna Ritual Agama Buddha”, Kunci jawaban: -memperkuat keyakinan (saddha) pada tiratana, menyatakan tekad (adhitthana), menghormati dan merenungkan sifat-sifat luhur Buddha, Dharma, dan Sangha, mengembangkan sifat luhur, mengulang kembali pembabaran Dhamma, mengungkapkan harapan, rasa sukur, dan pelimpahan jasa kebajikan kepada semua makhluk. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan berdiskusi dapat dilihat di Pembelajaran 1. Indikator hasil diskusi seperti berikut.
72 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI Tabel 3.2 Makna Ritual No. Lingkup bermaknanya Ritual Fenomena dalam Ritual Solusi Tindak Lanjut 1. Memperkuat keyakinan pada Tiratana Sekadar rutinitas Penjelasan tujuan Rajin mengikuti upacara 2. Menyatakan tekad (adhithana) 3. Merenungkan dan mengem bangkan sifat-sifat luhur 4. Mengembangkan kembali pembabaran dharma 5. Mengungkapkan harapan Kriteria perhitungan nilai sikap sebagai berikut Selalu = sangat baik, Sering = baik, Kadang-kadang = Kurang baik, Tidak pernah = tidak baik 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1. Pembelajaran Ke-11 (3 x 45 menit = 3 JTM) Aku dan Ritual Keagamaanku a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1) mengidentifikasi pelaksanaan ritual dalam agamaku; 2) menganalisis hakIkat ritual puja bhakti dalam agama Buddha; 3) mengimplementasikan sikap-sikap fisik pada setiap aktivitas ibadah atau Puja Bhakti dalam agama Buddha. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini.
BAB III - RITUAL AGAMAKU 73 c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media Pembelajaran Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode pembelajaran yang disarankan meliputi metode ceramah, tanya jawab, diskusi, resitasi, dan sumbang saran dengan model pendekatan cooperative learning (CL), model lain yang sesuai memanfaatkan media yang ada. Agar memahami tentang Aku dan ritual agamaku peserta didik mengawali dengan menyimak materi pembelajaran dan membuat dan mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2) Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. a) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi aku dan Ritual agamaku pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. b) Melakukan wawancara sesama teman dan membentuk diskusi kelompok membahas tentang “Praktik Ritual” sesuai dengan kebiasaan sehari-hari di lingkungan masing-masing. c) Mempresentasikan hasil wawancara dengan sesama teman dan hasil diskusi kelompok. d) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. e) Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil wawancara dan diskusi kelompok. f) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik menuliskan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. Guru minta peserta didik untuk menuliskan pengalamannya dalam
74 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI mengikuti praktik ritual. Peserta didik dengan bimbingan guru dapat melakukan kunjungan ke vihara untuk memperoleh pemahaman tentang ritual sehingga memperkuat keyakinannya. g. Kesalahan Umum Kesalahan umum yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Lihat Penilaian di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan dalam mengerjakan aktivitas siswa, yaitu “aktivitas siswa” dengan menganalisis dan mengidentifikasi “Pelaksanaan Puja Bhakti”. Kunci jawaban: Bersifat terbuka sesuai kemampuan dan kedalaman peserta didik menganalisis dan mengidentifikasi pelaksanaan puja bhakti perseorangan/individu dan analisis puja bhakti secara kelompok. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian terhadap keterampilan dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dilakukan dengan penilaian terhadap sikap diri sendiri sebagai berikut.
BAB III - RITUAL AGAMAKU 75 Tabel 3.3 Penilaian Diri No. Pernyataan Selalu Sering Kadangkakdang Tidak Pernah 1. Saya berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu 2. Saya mengucapkan syukur atas berkah dari Tiratana. 3. Saya memperhatikan sikap fisik saya saat melaksanakan rirual di vihara. 4. Saya merasa puas dan bahagia setelah melaksanakan ritual. 5. Saya bangga, tenang dan bahagia dengan praktik ritual. Pertemuan Ke-12 (3 x 45 menit = 3 JTM) Ritual Berbeda Tujuan yang Sama a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1) mengidentifikasilan prinsip-prinsip dalam ritual agama Buddha 2) membangun kebersamaan dalam Ritual Keagamaan Buddha 3) menumbuhkan sikap menghargai ritual yang berbeda-beda. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan sarana prasarana dan media pembelajaran Kebutuhan sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1) Metode pembelajaran yang disarankan meliputi metode ceramah,
76 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI tanya jawab, diskusi, resitasi,dan sumbang saran dengan model pendekatan cooperative learning (CL), memanfaatkan media yang ada. Agar peserta didik memahami tentang ragam ritual agamaku peserta didik mengawali dengan menyimak materi pembelajaran dan membuat pertanyaan serta mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2) Pada kegiatan ini, guru disarankan menggunakan pendekatan model cooperative learning atau dengan menggunakan model lain yang sesuai. Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. a) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi ritual berbeda agama tetap Buddha pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. b) Melakukan wawancara sesama teman dan membentuk diskusi kelompok membahas tentang “Praktik Ritual” sesuai dengan kebiasaan sehari-hari di lingkungan masing-masing. c) Mempresentasikan hasil wawancara dengan sesama teman dan hasil diskusi kelompok. d) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. e) Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil wawancara dan diskusi kelompok. f) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik menumbuhkan tekad sesuai inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 12. g. Kesalahamn Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran terhadap siswa yang kesulitan belajar, siswa yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), serta memperhatikan
BAB III - RITUAL AGAMAKU 77 keberagaman karakter siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran ini meliputi: penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan dan penilaian sikap. Ketiga ranah penilaian ini dilakukan guru secara terintegrasi dalam setiap aktivitas peserta didik dan diskusi kelompok. Guru menyiapkan rubrik penilaian sebagai berikut. 1) Penilaian Pengatahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik melalui mengerjakan aktivitas siswa. Aktivitas tersebut menganalisis dan mengidentifikasi “Pentingnya kebersamaan walaupun ritual berbeda beda”. Indikatornya jawabannya adalah toleransi, saling menghargai, hidup rukun, dan menghargai perbedaan yang ada. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian terhadap keterampilan dapat dilihat di Pembelajaran 2. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1. k. Kegiatan Tindak Lanjut Kegiatan tindak lanjut dapat dilihat di Bab 1. D. Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali Interaksi guru dengan orang tua/wali dapat dilihat di Bab 1.
78 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Kelas SMA/SMK XI
INDAHNYA KERAGAMAN RITUAL DAN KEPERCAYAAN A. Gambaran Umum 1. Peta Materi Indahnya Keragaman Ritual Agama dan Kepercayaan Ritual Agama Temanku Makna Ritual Agama Temanku dan Agamaku Berbeda Temanku Beribadahlah Tradisi Ritual Gambar 4.1 Peta Materi Bab IV Sumber: Dokumen Kemendikbud, 2021 2. Tujuan pembelajaran Pada akhir proses pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: mendeskripsikan dan menyadari dengan penuh pengertian tentang hakekat ritual agama dan kepercayaan. 3. Pokok Materi dan Hubungan Pokok Materi tersebut dalam Mencapai Tujuan Untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai Capaian Pembelajaran (CP), guru harus memahami berbagai ritual dalam agama Buddha BAB IV KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2021 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA Kelas XI Penulis : Waldiyono Saring Santosa Isbn: 978-602-244-585-2 (jil.2)
80 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI yang dikemas dengan judul “Indahnya Keragaman Ritual Agama Dan Kepercayaan”. Untuk mencapai tujuan tersebut, subpokok materi yang akan dibahas, yaitu Ritual Agama Temanku, Makna Ritual Agama Temaku dan Agamaku Berbeda, Temanku Beribadahlah, Tradisi Ritual. 4. Hubungan Pembelajaran tersebut dengan Mata Pelajaran Lain Guru menyampaikan kepada peserta didik bahwa topik pembelajaran tentang Ritual Agama Temanku memiliki hubungan yang erat dengan pelajaran lain: Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Konghucu. B. Skema Pembelajaran Tabel 4.1 Skema Pembelajaran Bab IV No. Komponen Deskripsi 1. Periode Waktu Pembelajaran 4 Pertemuan (3 x 45 menit 3 JTM) 2. Tujuan Pembelajaran per Subbab 1. Mengenal dan menghargai ragam ritual keagamaan agama dan kepercayaan lain. 2. Menunjukkan sikap dan perilaku menghargai keragaman dan pelaksanaan ritual keagamaan dari umat agama dan kepercayaan lain. 3. Menyusun dan menghargai rencana kunjungan atau kegiatan lintas aliran atau lintas agama dan kepercayaan. 4. Melaksanakan dan menghayati pelaksanaan rencana kunjungan atau kegiatan lintas aliran atau lintas agama dan kepercayaan 3. Pokok Materi Pembelajaran Sub Bab A. Ritual Agama Temanku B. Makna Ritual Agama Temanku dan Agamaku Berbeda C. Temanku Beribadahlah D. Tradisi Ritual 4. Kata Kunci ritual, agamaku, temanku, beribadah
BAB IV - INDAHNYA KERAGAMAN RITUAL AGAMA DAN KEPERCAYAAN 81 5. Bentuk-Bentuk Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan Metode pembelajaran yang disarankan: 1. Metode ceramah, tanya jawab, diskusi 2. Aktivitas pembelajaran dengan: - Cooperative learning (Cl) - Inquiry Learning - Value Clarification Tec - Problem based learning Metode pembelajaran alternatif: 1. Metode observational learning 2. Metode resitasi dan sumbang saran 6. Sumber Belajar Utama Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas XI, Kemendikbud RI tahun 2021 7. Sumber Belajar Lain yang Relevan 1) Buku Dharma yang terkait 2) Tripitaka 3) Gambar/foto yang terkait dengan materi 4) Internet C. Panduan Pembelajaran Pertemuan Ke-13 (3x 45 menit = 3 JTM) Ritual Agama Temanku a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1. mengenal dan menghargai ragam ritual keagamaan agama dan kepercayaan lain; 2. memahami keragaman ritual agama lain; 3. menyaji/menceritakan kembali ritual lain 4. memahami nilai-nilai moral yang terkandung dalam beragamnya ritual agama lain; 5. menunjukkan perilaku menghargai perbedaan dalam melaksanakan ritual lain yang berbeda beda.
82 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan sarana prasarana dan media pembelajaran Kebutuhan Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini. e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1. Metode yang disarankan meliputi: metode ceramah, tanya jawab, diskusi, resitasi, dan sumbang saran. Model pendekatan yang digunakan cooperative learning (CL), memanfaatkan media yang ada. Agar peserta didik memahami tentang materi ritual agama temanku, guru meminta peserta didik mengawali dengan menyimak materi pembelajaran. Kemudian membuat pertanyaan serta mengajukan pertanyaan materi yang belum dimengerti. 2. Pada kegiatan ini, guru disarankan menggunakan pendekatan model cooperative learning atau dengan menggunakan model lain yang sesuai. Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. 1) Guru menyampaikan materi pokok dan mengajak peserta didik untuk mencermati materi beragamnya ritual agama temanku pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. 2) Meminta kepada peserta didik untuk melakukan wawancara dengan teman sekelas berkaitan dengan keragaman ritual. 3) Mempresentasikan hasil wawancara dengan teman di depan kelas. 4) Membentuk diskusi kelompok membahas ritual agama temanku. 5) Mempresentasikan hasil diskusi kelompok.
BAB IV - INDAHNYA KERAGAMAN RITUAL AGAMA DAN KEPERCAYAAN 83 6) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. 7) Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok. 8) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik menumbuhkan tekat sesuai inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif dapat dilihat di Pembelajaran 1. Peserta didik diajak guru untuk mengunjungi tempat ibadah agama lain guna mengetahui ritual sesuai materi Ritual agama temanku dengan pendampingan guru. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran terhadap siswa yang kesulitan belajar, siswa yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), serta memperhatikan keberagaman karakter siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran Aku dan ritual Temanku adalah penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan dan penilaian sikap. Pada penilaian berkaitan dengan topik pembelajaran ini terintegrasi dalam aktivitas peserta didik dan diskusi kelompok. Guru menyiapkan rubrik penilaian sebagai berikut. 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan dapat dilakukan terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan dengan mengerjakan
84 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI aktivitas siswa yaitu menganalisis dan mengidentifikasi “Keragaman ritual agama temanku”, dan nilai-nilai moral yang dapat kalian peroleh tentang keberagaman ritual agama”. Kunci jawaban: Ragam bahasa, tujuan ritual, tempat ibadah, harihari raya, tata cara. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian terhadap keterampilan dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3) Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1. Pembelajaran Ke-14 (3 x 45 menit = 3 JTM) Makna Ritual Agama Temanku dan Agamaku Berbeda a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1. menunjukkan sikap dan perilaku menghargai keragaman dan pelaksanaan ritual keagamaan dari umat agama atau kepercayaan lain; 2. menganalisis ritual atau puja bhakti manggala dan avamanggala dalam agama Buddha; 3. menganalisis makna ritual di sekolah dalam agama Buddha; 4. memahami makna ritual puja bakti di vihara; 5. merespons tentang nilai-nilai dalam ritual pelepasan satwa agama Buddha. b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan sarana prasarana dan media pembelajaran Kebutuhan Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini.
BAB IV - INDAHNYA KERAGAMAN RITUAL AGAMA DAN KEPERCAYAAN 85 e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1. Metode pembelajaran meliputi metode ceramah, tanya jawab, diskusi, resitasi,dan sumbang saran dengan model pendekatan cooperative learning (CL), memanfaatkan media yang ada. Agar peserta didik memahami tentang makna ritual agama temanku dan Agamaku berbeda dengan menyimak materi pembelajaran dan membuat pertanyaan serta mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2. Pada kegiatan ini, guru disarankan menggunakan pendekatan model cooperative learning atau dengan menggunakan model lain yang sesuai. Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. 1) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi pembelajaran bermaknanya ritual agama temanku dan agamaku berbeda pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. 2) Peserta didik mengerjakan aktivitas siswa 1 pada Buku Siswa. 3) Membentuk diskusi kelompok membahas manfaat praktik Puja bhakti/kebaktian yang dilakukan di sekolah sesuai dengan akvivitas 2 . 4) Mempresentasikan hasil diskusi kelompok berkaitan dengan manfaat praktik Puja bhakti/kebaktian yang dilakukan di sekolah; 5) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok 6) Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok. 7) Peserta didik diminta untuk menggali makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik bertekad setelah merenungkan inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Guru menggunakan metode penugasan melalui studi lapangan yang mewajibkan kepada para peserta didik untuk melakukan wawancara mengenai materi yang sudah disampaikan tentang bermaknanya ritual keagamaanku dan temanku.
86 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran terhadap siswa yang kesulitan belajar, siswa yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), serta memperhatikan keberagaman karakter siswa dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. i. Pemandu Aktivitas Refleksi Pemandu aktivitas refleksi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. j. Penilaian Penilaian pembelajaran pada materi makna ritual agamaku dan temanku berbeda terdiri atas penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan dan penilaian sikap. Penilaian ini terintegrasi dalam aktivitas peserta didik dan diskusi kelompok. Dan guru guru menyiapkan rubrik penilaian sebagai berikut: 1) Penilaian Pengetahuan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan Penilaian terhadap pengetahuan peserta didik dapat dilakukan mengerjakan aktivitas siswa yaitu dengan menganalisis dan mengidentifikasi “Manfaat praktik Puja bhakti/kebaktian yang dilakukan di sekolah”. Kunci jawaban: 1) Memiliki rasa semangat, keyakinan meningkat, merasa bangga terhadap agama Buddha. 2) Pernah, urutan paritta disesuaikan dengan sekte dan kebutuhan masing-masing. 3) Peristiwa yang diperingati pada hari raya agama Buddha mengenai riwayat Buddha Gotama, setiap hari raya agama Buddha ada makna sendiri-sendiri. 4) Menghormati, menjelaskan bahwa di sekolah pelajaran umum yang berkenaan dengan agama Buddha, tidak memusuhi, merangkul untuk saling menghormati.
BAB IV - INDAHNYA KERAGAMAN RITUAL AGAMA DAN KEPERCAYAAN 87 5) Persamaannya sama-sama menghormati Buddha, dan keyakinan pada Tiratana, mencapai Nibbana. 6) Ritual manggala adalah untuk mencapai berkah, bersyukur, ungkapan terima kasih. Adapun avamanggala ritual atau puja bhakti untuk mengenang para leluhur yang meninggal, patidanna, dalam keadaan kurang beruntung. 2) Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan berdiskusi dapat dilihat di Pembelajaran 1. 3. Penilaian Sikap Penilaian sikap dapat dilihat di Pembelajaran 1. Pembelajaran Ke-15 (3x 45 menit = 3 JTM) Temanku Beribadahlah a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu: 1. Mengidentifikasi pelaksanaan ritual dalam agama temanku 2. Menganalisis hakekat ritual dalam agama temanku 3. Menyusun dan menghargai rencana kunjungan atau kegiatan lintas aliran atau lintas agama di sekolah 4. Menerapkan sikap menghormati umat Buddha terhadap ritual agama temanku 5. Mengimplementasikan sikap-sikap menghormati pada setiap aktivitas ibadah dalam agama temanku b. Apersepsi Apersepsi dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan menyesuaikan materi pembelajaran ini. c. Pemantik/Pemanasan Pemantik atau pemanasan dapat dilihat di Pembelajaran 1. d. Kebutuhan sarana prasarana dan media pembelajaran Kebutuhan Sarana prasarana dan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dengan penyesuaian gambar sesuai pembelajaran ini.
88 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI e. Metode dan Aktivitas Pembelajaran yang Disarankan 1. Metode pembelajaran yang disarankan meliputi metode ceramah, tanya jawab, diskusi, resitasi, dan sumbang saran dengan model pendekatan cooperative learning (CL), memanfaatkan media yang ada. Agar peserta didik memahami tentang temanku beribadalah peserta didik mengawali dengan menyimak materi pembelajaran dan membuat pertanyaan serta mengajukan pertanyaan bagian materi yang belum jelas. 2. Pada kegiatan ini, guru disarankan menggunakan pendekatan model cooperative learning atau dengan menggunakan model lain yang sesuai. Langkah-langkah proses pembelajarannya sebagai berikut. 1) Mengajak peserta didik untuk mencermati materi temanku beribahahlah pada Buku Siswa dan menanyakan materi yang belum jelas. 2) Melakukan diskusi kelompok membahas tentang beribadahlah temanku sesuai dengan kebiasaan sehari-hari di sekolah; 3) Mempresentasikan hasil diskusi kelompok. 4) Mengamati jalannya diskusi kelompok dengan membuat lembar pengamatan diskusi kelompok. 5) Mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi kelompok. 6) Peserta didik diminta untuk memahami makna dan nilai-nilai dari inspirasi Dharma. Kemudian, peserta didik menumbuhkan tekad sesuai inspirasi Dharma tersebut. f. Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif Guru menggunakan metode studi lapangan yang mewajibkan kepada para peserta didik untuk melakukan wawancara dengan temannya mengenai materi tentang: Temanku beribadalah. g. Kesalahan Umum Kesalahan umun yang terjadi dalam pembelajaran dapat dilihat di Pembelajaran 1 dikaitkan dengan materi pembelajaran ini. h. Panduan Penanganan Pembelajaran Panduan penanganan pembelajaran terhadap siswa yang kesulitan belajar, siswa yang kecepatan belajarnya tinggi (advanced), serta memperhatikan