The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Berikut istilah-istilah di kurikulum merdeka

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by moriyanti1, 2023-11-19 09:54:00

ISTILAH-ISTILAH DI KURIKULUM MERDEKA

Berikut istilah-istilah di kurikulum merdeka

Keywords: Kurikulum Merdeka

ISTILAH - ISTILAH DI KURIKULUM MERDEKA By: Moriyanti, M.Pd. Rabu, 22 Februari 2023 MGMP Bahasa Inggris Rayon 2


PEMBAGIAN FASE CAPAIAN PEMBELAJARAN 1. FASE FONDASI : PAUD 2. FASE A : KELAS I-II SD/MI 3. FASE B : KELAS III-IV SD/MI 4. FASE C : KELAS V-VI SD/MI 5. FASE D : KELAS VII-IX SMP/MTS 6. FASE E : KELAS X SMA/SMK/MA/MAK 7. FASE F : A. KELAS XI-XII SMA/MA/MAK B. KELAS XI-XII SMK PROGRAM 3 TAHUN C. KELAS XI-XII SMK PROGRAM 4 TAHUN


CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) Capaian Pembelajaran atau CP adalah istilah pengganti KI dan KD dalam Kurikulum 2013 Dalam format Capaian Pembelajaran, semua aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap digabung dan diintegrasikan ke dalam satu paragraf utuh. Capaian pembelajaran dibuat berdasarkan pembagian fase. Setiap fase dapat dilihat deskripsi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi umum yang kemudian diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran (CP) menurut elemen yang dipetakan berdasarkan perkembangan siswa.


PAGE 158 - 159 PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UMUM DIFOKUSKAN PADA KEMAMPUAN BERBAHASA PESERTA DIDIK SESUAI DENGAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA. PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UMUM MENCAKUP ELEMEN KETERAMPILAN RESEPTIF (MENYIMAK, MEMBACA, DAN MEMIRSA), SERTA KETERAMPILAN PRODUKTIF (BERBICARA, MENULIS, DAN MEMPRESENTASIKAN).


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) Alur Tujuan Pembelajaran atau ATP adalah istilah pengganti silabus dalam Kurtilas. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah serangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) diturunkan dari Capaian Pembelajaran (CP) yang merupakan elemen-elemen Capaian Pembelajaran (CP) yang dikembangkan pada tiap semester. Alur pembelajaran dianjurkan bersifat fleksibel, agar dapat diganti dan dimodifikasi, sehingga dapat mengakomodir kebutuhan, minat anak / berpusat pada peserta didik, kondisi lingkungan sekitar, serta keterkaitannya dengan Capaian Pembelajaran (CP), sehingga alur dan tujuan pembelajaran antar-tiap satuan dapat sangat berbeda. Contoh PDF ATP Fase D


MODUL AJAR (MA) Modul Ajar atau MA adalah istilah pengganti RPP dalam Kurtilas. Sama seperti RPP, Modul Ajar dilengkapi dengan berbagai materi pembelajaran, lembar aktivitas siswa, dan asesmen untuk mengecek apakah tujuan pembelajaran dicapai siswa. Modul Ajar Umum untuk proses pembelajaran yang diwajibkan untuk semua guru mapel Modul Ajar Khusus Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dikhususkan untuk mengembangkan projek Profil Pelajar Pancasila. Dua jenis Modul Ajar Kurikulum Merdeka: 1. 2. Komponen modul ajar terbagi menjadi tiga bagian, yaitu: (1) Informasi umum; (2) Komponen Inti; dan (3) Lampiran.


PROFIL PELAJAR PANCASILA Profil Pelajar Pancasila adalah istilah pengganti PPK atau Penguatan Pendidikan Karakter pada Kurtilas. Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama.


KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) Salah satu pembeda dari Kurikulum Merdeka dengan kurikulum sebelumnya adalah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) tidak lagi digunakan dan berganti menjadi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Kriteria yang digunakan untuk menentukan apakah peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran dapat dikembangkan pendidik dengan menggunakan beberapa pendekatan. Cara dalam penentukan KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran): 1. Menggunakan deskripsi kriteria sehingga apabila peserta didik tidak mencapai kriteria tersebut, maka dianggap belum mencapai tujuan pembelajaran. 2. Menggunakan rubrik yang dapat mengidentifikasi sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran. 3. Menggunakan skala atau interval nilai, atau pendekatan lainnya sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan pendidik dalam mengembangkannya.


PENDEKATAN 1: MENGGUNAKAN DESKRIPSI KRITERIA Contoh menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran dengan menggunakan deskripsi kriteria Cek di File PDF KKTP Deskripsi Kriteria KKTP


PENDEKATAN 2: MENGGUNAKAN RUBRIKPenggunaan rubrik diterapkan pada tujuan pembelajaran yangkarakteristiknya lebih kompleks, atau pada indikator/kriteria tujuanpembelajaran yang membutuhkan kriteria ketercapaian melalui tahappencapaian. KKTP Cek di File PDF KTTP Rubrik p.10


PENDEKATAN 3: MENGGUNAKAN INTERVAL NILAI Di dalam menggunakan interval, pendidik dan/atau satuan pendidikan dapat menggunakan rubrik maupun nilai dari tes. Pendidik menentukan terlebih dahulu intervalnya dan tindak lanjut yang akan dilakukan untuk para peserta didik. 0 – 40% artinya belum mencapai ketuntasan, remedial di seluruh bagian. 41 – 65% artinya belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan. 66 – 85% artinya sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial. 86 – 100% artinya sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih. Contoh : Jika peserta didik dapat mengerjakan 16 dari 20 soal, maka ia mendapatkan nilai 80%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peserta didik tersebut sudah mencapai ketuntasan dan tidak perlu remedial.


TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) Teaching at the Right Level (TaRL) merupakan sebuah pendekatan belajar yang mengacu pada tingkatan capaian atau kemampuan peserta didik. Teaching at the right level (TaRL) dalam Kurikulum Merdeka mengacu pada tingkat kemampuan siswa.


KURIKULUM OPERASIONAL DI SATUAN PENDIDIKAN (KOSP) Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan atau KOSP adalah pengganti dari istilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP. Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP) memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan di satuan pendidikan. KOSP adalah pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran dalam satuan pendidikan. KOSP dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan supaya menjadi lebih bermakna.


THANKS FOR ATTENTION


Click to View FlipBook Version