The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mybook, 2023-06-06 11:15:12

shelia

shelia

Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 i Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan Di SMA/MA Kelas XI Semester 1 Shelia Azmi Utami (21020030)


Baan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan Di SMA/MA elas XI Semester 1 Penyusun : Shelia Azmi Utami Dosen pembimbing : Dr. Ramalis Hakim, M.Pd. & Asra Ilal Khairi, S.Pd., M.Pd Mata kuliah : Telaah Kurikulum dan Bahan Ajar Cetakan : Desember 2022 Contact person : [email protected]


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 iii Segala puji kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat sehingga dapat mempermudah kami dalam menyelesaikan bahan ajar ini tepat pada waktunya. Tanpa izin-Nya tentunya kami akan menemui berbagai hambatan dalam pengembangan bahan ajar ini dengan baik. Selanjutnya, kita haturkan shalawat beserta salam kepada baginda rasul yaitu Nabi Muhammad SAW yang telah mencurahkan ilmu pengetahuan dan syafa’at kepada umat manusia. Dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala karunia-nya sehingga kami dapat menyelesaikan pembuatan bahan ajar sebagai pemenuhan tugas pada mata kuliah Telaah Kurikulum dan Bahan Ajar dengan judul “BAHAN AJAR PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMA/MA KELAS XI SEMESTER 1” Penyusunan bahan ajar ini bertujuan untuk menjadi panduan bagi guru dalam menyajikan pembelajaran Prakarya dan kewirausahaan Kelas XI Semester 1 dan mempermudah peserta didik untuk dapat mempelajari serta memahami mata pelajaran Prakarya dan kewirausahaan. Dimana mata pelajaran Prakarya dan kewirausahaan merupakan mata pelajaran yang termuat dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Menengah Atas dan sederajat. Dengan demikian bahan ajar ini mencakup aktivitas dan materi pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan tentang prakarya dan kewirausahaan. Buku ini sangat terbuka dan perlu terus dilakukan perbaikandan penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang pembaca memberikan kritik dan saran untuk pembuatan bahan ajar dimasa yang akan datang. Dengan begitu semoga kita dapat memerikan yang terbaik bagi dunia pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sumatera barat,2022 Tim penulis KATA PENGANTAR


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 1 A. Latar Belakang PENDAHULUAN Bahan ajar adalah seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai kompetensi atau subkompetensi dengan segala kompleksitasnya (Widodo dan Jasmadi dalam Lestari, 2013:1). Pengertian ini menjelaskan bahwa suatu bahan ajar haruslah dirancang dan ditulis dengan kaidah intruksional karena akan digunakan oleh guru untuk membantu dan menunjang proses pembelajaran dan Materi yang terdapat dalam bahan ajar seperti materi pembelajaran, metode, batas-batasan dan cara mengevaluasi, kemudian disusun kedalam silabus dimulai dari tahap awal(termudah) hingga tahap akhir(tersulit) secara sistematis. Karena Bahan ajar memiliki peranan yang penting untuk menunjang proses pembelajaran. Oleh karena itu, bahan ajar sebaiknya disusun dengan baik agar mampu memenuhi kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pengambangan bahan ajar ini dipergunakan sebagai sebuah bentuk usaha untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi isi dan strategi dalam pembelajaran. Oleh karena itu Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 ini ditujukan agar dapat mempantu mempermudah pembelajaran mata pembelajaran prakarya dan kewirausahaan untuk kelas XI pada sekolah menengah atas dan sederajat. Pendidik dan peserta didik diharapkan dapat menjadikan bahan ajar ini sebagai pedoman dalam proses balajar mengajar mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan di sekolah


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 2 B. Aspek Kerajinan Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan). Produk kerajinan pada awalnya dibuat untuk tujuan fungsional, baik untuk kepentingan keagamaan (religius) maupun kebutuhan praktis Produk, kerajinan tersebut berupa peninggalan pada zaman batu seperti artefak-artefak kapak dan perkakas pada zaman logam berupa nekura, moko, candrasa, kapak, bejana, hingga perhiasan seperti gelang, kalung, dan cincin. Benda-benda tersebut dipakai sebagai perhiasan dan properti upacara ritual adat berbagai suku serta kegiatan ritual yang bersifat kepercayaan seperti penghormatan terhadap arwah nenek moyang Sejalan dengan perkembangan zaman konsep karya kerajinan terus berkembang. Pembuatan karya kerajinan yang pada awalnya untuk kepentingan fungsional dalam perkembangannya mengalami pergeseran orientasi ke arah nilai keindahan (estetis)


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 3 C. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan proaktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”. 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan D. Kompetensi Dasar 3.1 Memahami perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 4 4.1 Menyusun perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran 3.2 Menganalisis sistem produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah Setempat 4.2 Memproduksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat 3.6 Memahami perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran. 4.6 Membuat perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran. 3.7 Menganalisis system produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat 4.7 Memproduksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat. E. Indikator Pencapaian 1. Memahami dan mengetahui Ide dan peluang usaha 2. Mampu menganalisa peluang usaha 3. Mengetahui Sumber daya yang di butuhkan 4. Memahami Administrasi dan pemasaran 5. Mengetahui Komponen perencanaan usaha 6. Mengetahui Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha 7. Mengetahui Teknik produksi kerajinan 8. Mengetahui Tahapan proses produksi kerajinan 9. Mengetahui Jenis dan kegunaan bahan kemas 10. Mengetahui Teknik penyajian dan pengemasan 11. Memahami dan mengetahui Ide dan peluang usaha 12. Mampu menganalisa peluang usaha 13. Mengetahui Sumber daya yang di butuhkan 14. Memahami Administrasi dan pemasaran 15. Mengetahui Komponen perencanaan usaha


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 5 16. Mengetahui Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha 17. Mengetahui Jenis dan karakteristik bahan dan alat kerajinan 18. Mengetahui Macam-macam kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang 19. Mengetahui Teknik produksi kerajinan 20. Memahami Tahapan proses produksi kerajinan 21. Mengetahui Jenis dan kegunaan bahan kemas 22. Mengetahui Teknik penyajian dan pengemasan F. Materi pembelajaran 1. Ide dan peluang usaha 2. Analisa peluang usaha 3. Sumber daya yang di butuhkan 4. Administrasi dan pemasaran 5. Komponen perencanaan usaha 6. Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha 7. Jenis dan karakteristik bahan dan alat kerajinan 8. Macam-macam kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar 9. Teknik produksi kerajinan 10. Tahapan proses produksi kerajinan 11. Jenis dan kegunaan bahan kemas 12. Teknik penyajian dan pengemasan 13. Ide dan peluang usaha 14. Analisa peluang usaha 15. Sumber daya yang di butuhkan 16. Administrasi dan pemasaran 17. Komponen perencanaan usaha 18. Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha 19. Jenis dan karakteristik bahan dan alat kerajinan 20. Macam-macam kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang 21. Teknik produksi kerajinan 22. Tahapan proses produksi kerajinan 23. Jenis dan kegunaan bahan kemas 24. Teknik penyajian dan pengemasan


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 6 BAB 1 Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Standar kompetensi 1. Memahami perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar dan mampu menyusun perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar Kompetensi dasar 3.1 Memahami perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran 4.1 Menyusun perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran Ide dan peluang usaha Analisa peluang usaha Sumber daya yang di butuhkan PETA KONSEP perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar Administrasi dan pemasaran Komponen perencanaan usaha Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha Indikator pencapaian 1. Memahami dan mengetahui Ide dan peluang usaha 2. Mampu menganalisa peluang usaha 3. Mengetahui Sumber daya yang di butuhkan 4. Memahami Administrasi dan pemasaran 5. Mengetahui Komponen perencanaan usaha 6. Mengetahui Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 7 Uraian Materi Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah. kekayaan alam ini menghasilkan berbagai macam produk kerajinan. Sejak dahulu rakyat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam. ada juga yang memanfaatkan bahan limbah sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet, dan logam. Secara umum ada dua macam limbah yang sudah dikenal yaitu limbah organik dan limbah anorganik. limbah organik adalah limbah yang bisa dengan mudah diuraikan atau mudah membusuk. sedangkan limbah anorganik adalah jenis limbah yang berwujud padat, sangat sulit atau bahkan sulit untuk diuraikan atau tidak membusuk. Limbah anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domestik yaitu dari sampah rumah tangga. Limbah anorganik dapat dipilah-pilah sesuai kebutuhan, jika dinilai tidak layak pakai maka limbah anorganik dapat dilebur, sedangkan limbah yang masih dalam kondisi baik, dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya kerajinan. Jika limbah sudah beralih manfaat menjadi barang kerajinan, maka secara ekonomi nilainya akan meningkat. Gambar 1.1 limbah organik Gambar 1.2 limah anorganik Sumber:https://waste4change.com/blog/ sumber :https://www.toyaartasejahtera.net/ cara-jitu-mengelola-sampah-organik-anti 5-contoh-limbah-anorganik/ /-ribet-dan-kotor


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 8 A. Ide dan Peluang Usaha Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun di pikiran. Ide/gagasan sama dengan cita-cita. Sedangkan bisnis/usaha dalam ilmu ekonomi, adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Ide dan Peluang usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar Seorang wirausahawan harus dapat memanfaatkan peluang usaha secara sistematis dimulai dari analisis sumber-sumber peluang usaha secara luas. Persiapan yang dapat dilakukan dalam menganalisis peluang usaha sebagai berikut. ❖ Meneliti berapa luas usaha yang akan dipilih. ❖ Bentuk usaha apa yang akan dipilih. ❖ Jenis usaha apa yang akan ditekuni. ❖ Informasi usaha yang akan diterima. ❖ Ada atau tidaknya peta usaha yang menguntungkan. Setelah mengidentifikasi peluang usaha, seorang wirausaha kerajinan memilih jenis usaha produk kerajinan. Proses pemilihan ini melalui tahapan analisis yang cermat. Untuk itu diperlukan pertimbangan yang matang, biasanya disebut evaluasi dengan kriteria yang telah dikembangkan sesuai kebutuhan. B. Analisa Peluang Usaha Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar Menganalisis peluang usaha pada produk kerajinan dimaksudkan untuk menemukan peluang dan potensi usaha yang dapat dimanfaatkan, serta untuk mengetahui besarnya potensi usaha yang tersedia dan berapa lama usaha tersebut dapat bertahan. Ancaman dan peluang selalu menyertai suatu usaha sehingga penting untuk melihat dan memantau perubahan lingkungan dan PENGERTIAN IDE BISNIS Pengertian ide bisnis menurut Aries adalah respon seseorang, banyak orang, atau suatu organisasi memecahkan masalah teridentifikasi atau memenuhi kebutuhan di untuk yang untuk suatu lingkungan (pasar, masyarakat). Mencari sebuah ide bisnis yang bagus adalah langkah awal untuk mengubah keinginan dan kreativitas pengusaha menjadi peluang usaha/bisnis.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 9 kemampuan adaptasi dari suatuusaha agar dapat tumbuh dan bertahan dalam persaingan.Pemetaan potensi usaha produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar dapat didasarkan pada ciri khas kerajinan dari masingmasing daerah. Pemetaan potensi menjadi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah. Terdapat beberapa cara atau metode dalam melakuan pemetaan potensi usaha, baik secara kuantitaif maupun kualitatif. Analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat)adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Analisis ini didahului oleh proses identifikasi faktor eksternal dan internal untuk menentukan strategi terbaik, kemudian dilakukan pembobotan terhadap tiap unsur SWOT berdasarkan tingkat kepentingan. Analisis internal lebih menitikberatkan pada aspek kekuatan(strenght) dan kelemahan (weakness), sedangkan analisis eksternal untuk menggali dan mengidentifikasi semua gejala peluang (opportunity) yang adadan yang akan datang serta ancaman (threat) dari kemungkinan adanya pesaing/calon pesaing. Analisis SWOT digunakan untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengembangan usaha produk kerajinan sebagai alat penyusun strategi. Analisis SWOT didasarkan pada logika untuk memaksimalkan kekuatan dan peluang yang secara bersamaan dapat mengatasi kelemahan dan ancaman. Dengan analisis SWOT dapat ditentukan strategi pengembangan usaha produk kerajinan dalam jangka panjang sehingga tujuan dapat dicapai dengan jelas dan dapat dilakukan pengambilan keputusan secara cepat.Menganalisis peluang usaha bertujuan untuk mencari dan melaksanakan kegiatan usaha yang menguntungkan. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali kelemahan-kelemahan yang dapat mengakibatkan kesulitan-kesulitan keberlangsungan usaha. Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 10 penjualan, bauran produk,investasi, pengembangan staf, pengendalian usaha,pengendalian biaya, dan lain-lain. Secara rinci ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam menganalisis peluang usaha produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar, sebagai berikut. a. Penetapan Kelayakan Usaha Hal-hal penting yang harus dilakukan pada saat penetapan kelayakan usaha adalah kemampuan untuk menemukan jawaban tentang apakah peluang usaha produk kerajinan yang ditetapkan dapat dijual, berapa biaya yang dikeluarkan serta mampukah produk kerajinan usaha tersebut menghasilkan laba. Pada tahap analisis kelayakan usaha produk kerajinan ini ada beberapa langkah yang harus kalian lakukan. 1) Analisis Kelayakan Teknis Dalam melaksanakan analisis kelayakan teknis perlu diperhatikan berbagai macam teknis pembuatan karya kerajinan. Ada berbagai macam teknis yang dapat dilakukan dalam pembuatan produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar, misalnya teknik anyam, teknik kolase, dan lain-lain. Teknik pembuatan karya kerajinan tersebut harus dianalisis untuk memutuskan jenis usaha kerajinan yang tepat dan memenuhi kebutuhan. 2) Analisis Peluang Pasar Apabila ingin mendirikan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar, kalian harus mengetahui informasi tentang pasar, karena tujuan usaha ini untuk memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan riset pasar. Riset ini dilakukan untuk menemukan pasar yang menguntungkan, memilih produk kerajinan dari bahan limbah yang dapat dijual, menerapkan teknik pemasaran yang baik, dan merencanakan sasaran pelanggan. Riset pasar bertujuan untuk mengumpulkan informasi dalam rangka pengambilan keputusan tentang usaha kerajinan yang akan dibuka.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 11 3) Menentukan Segmen Pasar Langkah ketiga ini terkait dengan perkiraan konsumen potensial dari produk kerajinan yang sudah ditetapkan. Langkah ini juga bertujuan untuk mengetahui pembeli tiap-tiap segmen pasar saat ini dan yang akan datang. Salah satu cara untuk mendapatkan informasi ini adalah dengan memilih agen untuk menguji pasar. 4) Sumber Informasi Pasar Informasi pasar digunakan untuk mengevaluasi peluang pasar masa sekarang dan yang akan datang dari usaha produk kerajinan tersebut. Dua pendekatan untuk memperoleh informasi tersebut dilakukan dengan mengadakan penelitian secara spesifik untuk mengumpulkan data primer, dan menemukan data-data relevan yang berasal dari lembaga seperti badan pusat stastistik, kantor dinas pariwisata dan perindustrian, maupun biro penelitian yang disebut dengan data sekunder. 5) Uji Coba Menjual Uji coba pasar cenderung menjadi teknik riset utama untuk mengurangi risiko pada usaha produk kerajinan dan menilai keberhasilannya. Metode yang digunakan dalam uji coba pasar antara lain pameran perdagangan, menjual pada sejumlah konsumen terbatas, dan menggunakan uji coba pasar di mana penerimaan calon pembeli bisa diamati dan dianalisis lebih dekat. Uji coba pasar juga memberikan kemungkinan peluang dalam pemasaran, distribusi dan pelayanan. 6) Studi Kelayakan Pasar Studi kelayakan pasar bagi usaha baru cenderung memakan waktu dan merupakan kegiatan yang rumit. Bagaimanapun kegiatan ini harus dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian dan kegagalan usaha produk kerajinan.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 12 b.Analisis Kelayakan Finansial Analisis kelayakan finansial merupakan landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan. Kebutuhan finansial dan pengembalian (return) bisa sangat berbeda tergantung pada pemilihan alternatif yang ada bagi usaha baru. Ada dua langkah dasar sebagai alternatif dalam analisis kelayakan finansial, yaitu: 1) Penentuan kebutuhan finansial total dengan dana yang diperlukan untuk operasional Kebutuhan finansial hendaknya diproyeksikan tiap bulan atau bahkan mingguan sekurang-kurangnya untuk operasi tahun pertama dari usaha produk kerajinan baru. Selanjutnya diperlukan juga proyeksi kebutuhan keuangan untuk tiga sampai lima tahun yang akan datang. 2) Penentuan sumber daya finansial yang tersedia Langkah kedua dalam analisis kelayakan finansial ini adalah proyeksi sumber daya finansial yang tersedia dan dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan. Dalam menentukan sumber daya finansial potensial yang tersedia harus dibedakan sumber finansial jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. c. Membedakan Persaingan Semua usaha produk kerajinan akan menghadapi persaingan baik persaingan langsung yaitu dari produk kerajinan yang sejenis maupun dengan produk perusahaan kerajinan lain pada pasar yang sama. Analisis persaingan ini sangat penting dalam rangka pengembangan dan keberlanjutan usaha produk kerajinan yang dikembangkan. Analisis SWOT dapat dilakukan dengan mewawancarai pengusaha kerajinan menggunakan kuisioner. Aspek penting yang perlu disampaikan pada saat mewawancarai pengusaha antara lain aspek sosial, ekonomi, dan teknik produksi untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan usaha produk kerajinan.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 13 Upaya untuk mengembangkan ide dan peluang usaha harus dikaitkan dengan kemampuan wirausaha dalam mengelola situasi dan peluang pasar. Untuk membentuk proses pengembangan ide, wirausahawan perlu memberikan kebebasan dan dorongan kepada para karyawannya agar mereka berani mengembangkan ide- ide dalam peluang usahanya. Tujuan dalam mengembangkan ide dan peluang usaha pada produk kerajinan sebagai berikut. a. Ide dalam pembuatan produk agar diminati konsumen. b. Ide dalam pembuatan produk agar dapat memenangkan persaingan. c. Ide dalam pembuatan dan pendayagunaan sumber-sumber produksi. d. Ide yang dapat mencegah kebosanan konsumen di dalam pembelian dan penggunaan produk. e. Ide dalam pembuatan desain, model, corak, warna produk agar disenangi konsumen. C. Sumber Daya Yang Di butuhkan Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar Oleh perusahaan dapat dikategorikan atas enam tipe sumber daya (6M), sebagai berikut. a. Man (Manusia) Dalam pendekatan ekonomi, sumber daya manusia adalahsalah satu faktor produksi selain tanah, modal, danketerampilan. Pandangan yang menyamakan manusia dengan faktor-faktor produksi lainnya dianggap tidak tepat, baik dilihat dari konsepsi, filsafat, maupun moral. Manusia merupakan unsur manajemen yang penting dalam mencapai tujuan perusahaan. b. Money (Uang) Money atau uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan.Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu,uang merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan perusahaan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 14 membiayai gaji tenaga kerja,alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli, serta berapa hasil yang akan dicapai oleh perusahaan c. Material (Fisik) Perusahaan umumnya tidak menghasilkan sendiri bahan mentah yang dibutuhkan, tetapi membeli dari pihak lain.Untuk itu manajer perusahaan berusaha untuk memperoleh bahan mentah dengan harga paling murah,menggunakan cara pengangkutan yang murah dan membuat proses pengolahan seefisien mungkin. d. Machine (Teknologi) Mesin memiliki peranan penting dalam proses produksi. Setelah revolusi industri, banyak pekerjaan manusia yang digantikan oleh mesin.Perkembangan teknologi yang begitu pesat menyebabkan penggunaan mesin semakin meningkat. Banyaknya mesin baru yang ditemukan oleh para ahli memungkinkan peningkatan produksi sangat tinggi. e. Method (Metode) Metode sangat dibutuhkan agar mekanisme kerja berjalan efektif dan efisien.Metode kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik yang menyangkut proses produksi maupun administrasi tidak terjadi begitu saja melainkan memerlukan waktu yang lama. f. Market (Pasar) Jika barang yang diproduksi tidak laku, proses produksi barang akan berhenti.Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai,kualitas barang harus sesuai dengan selera konsumen dan harga terjangkauoleh daya beli konsumen.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 15 D. Administrasi dan Pemasaran Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar 1. Administrasi Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar Menurut pendapat Prof. Dr. S. Prajudi Atmosudirjo, S.H., administrasi adalah proses dan tata cara kerja yang terdapat pada setiap usaha, baik usaha kenegaraan maupun swasta,usaha sipil maupun militer, atau usaha besar maupun kecil. Pencatatan semua kegiatan usaha yang diperlukan bagi kelancaran dan pengelolaan perusahaan merupakan tugas administrasi. Tugas tersebut meliputi pencatatan data data transaksi bisnis, keuangan, produksi, persediaan produksi, dan lain-lain. Adapun maksud dan tujuan dari adanya administrasi adalah agar wirausahawan dapat: 1) memonitor kegiatan administrasi perusahaannya, 2) mengevaluasi kegiatan-kegiatan pengorganisasian perusahaannya, 3) menyusun program pengembangan usaha dan kegiatan pengorganisasian perusahaannya, dan 4) mengamankan kegiatan-kegiatan usaha dan organisasi perusahaannya. Perencanaan administrasi usaha kerajinan pada dasarnya terdiri dari perizinan usaha, surat-menyurat, pencatatan transaksi barang/jasa, pencatatan transaksi keuangan, dan pajak pribadi serta pajak usaha. a. Perizinan Usaha Di Indonesia, pendirian usaha diatur oleh undang-undang, yaitu melalui peraturan daerah dan peraturan dari departemen perdagangan serta departemen atau instansi yang terkait dengan bidang usaha yang dijalankan. Surat-surat harus yang disiapkan ketika akan membuka usaha sebagai berikut. 1) Surat Izin Gangguan (HO) dan Surat Izin TempatUsaha (SITU) Kedua surat izin ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari SITU-HO, diantaranya: a) mempermudah permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan, b) dapat menjadi sarana untuk minta ganti rugi apabila tempat usaha mengalami penggusuran atau pemindahan lokasi, c) memperoleh jaminan perlindungan keamanan, dan d) dapat digunakan sebagai jaminan pinjaman modaldi bank.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 16 2) Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) SIUP adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. Untuk memperoleh SIUP, perusahaan harus mengisi surat permohonan SIUP yaitu berupa formulir permohonan izin yang diisi oleh perusahaan yang memuat data-data perusahaan untuk memperoleh Surat Izin Usaha Perdagangan Kecil/Menengah/Besar. b. Surat Menyurat Kegiatan surat-menyurat adalah salah satu kegiatan dalam bentuk hubungan dengan pihak lain, seperti pemasok dan pelanggan. Jenis surat yang digunakan dalam kegiatan usaha disebut juga dengan surat niaga. Jenis surat niaga sebagai berikut. 1) Surat perkenalan 2) Surat permintaan penawaran 3) Surat penawaran 4) Surat pemesanan 5) Surat pemberitahuan pengiriman barang 6) Surat pengaduan 7) Surat pengiriman pembayaran c. Pencatatan Transaksi Barang/Jasa Secara umum, bukti transaksi perusahaan terbagi menjadi dua, yaitu bukti transaksi intern dan bukti transaksi ekstern. 1) Bukti transaksi intern Adapun bukti transaksi intern adalah sebagai berikut. a) Bukti kas masuk, yaitu tanda bukti bahwa perusahaan telah menerima uang secara tunai, misalnya pembayaran tagihan dari perusahaan lain. b) Bukti kas keluar, yaitu tanda bukti bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai, misalnya pembayaran gaji, pembayaran utang, atau pengeluaran-pengeluaran lainnya.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 17 2) Bukti transaksi ekstern Bukti transaksi ekstern sebagai berikut. a) Faktur b) Kuitansi c) Nota d) Nota debet e) Nota kredit f) Cek d. Pencatatan Transaksi Keuangan Transaksi keuangan dicatat dalam laporan keuangan yang disusun secara berkala. Berdasarkan standar akuntansi keuangan tahun 2007, laporan keuangan terdiri dari empat item sebagai berikut. 1) Laporan laba rugi. 2) Laporan perubahan modal 3) Neraca 4) Laporan arus kas e. Pajak Setiap wajib pajak harus memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), yaitu nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda mengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannnya. 2. Pemasaran Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar Beberapa hal penting yang berkaitan dengan aspek pemasaran sebagai berikut. a. Memahami seni menjual. Bagian penjualan merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah perusahaan. oleh karena itu, dibutuhkan tenaga jual yang profesional. harus pula diingat bahwa penjual itu tidak hanya menjual produk atau bisnisnya saja, tetapi juga menjual kualitas produk tersebut.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 18 b. Menetapkan harga jual Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan harga sebagai berikut. 1) Biaya bahan baku dan suplainya Biaya ini menjadi biaya utama dalam penentuan harga jual produk 2) Biaya overhead Biaya overhead menjadi faktor penting yang bisa dianalisis dalam penentuan struktur harga. Contohnya adalah baya administrasi, biaya pengiriman, biaya alat tulis kantor, biaya sewas kantor, biaya telepon, dan biaya listrik 3) Biaya tenaga kerja Merupakan biaya tenaga kerja dalam memproduksi barang jadi selama proses produksi dan biaya tenaga kerja yang bekerja dikantor Contohnya adalah biaya gaji karyawan, ang lembur, insentif (bonus) Untuk menentukan harga jual sebuah produk, maka perlu mengetahui total biaya (total cost) yang dibutuhkan dalam membuat produk tersebut. Biaya Total = Total biaya bahan baku + Total biaya overhead + Total biaya tenaga kerja. Penentuan harga jual produk juga dapat ditentukan dengan tiga cara, sebagai berikut: 1) Harga berdasarkan harga pasar (Market based price). 2) Harga berdasarkan biaya (Cost based price). 3) Harga berdasarkan titik impas (Break event point based price). c. Menganalisis kepuasan pelanggan Metode-metode yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan sebagai berikut. 1) Sistem keluhan dan saran 2) Survei kepuasan pelanggan secara berkala 3) Ghost shopping atau mystery shopper


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 19 d. Promosi Promosi adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan guna mengomunikasikan, mengenalkan, dan mempopulerkan kepada pasar sasarannya. Ada enam kegiatan dan rencana yang bisa dilakukan untuk mengomunikasikan produk dan merk usaha. 1) Penjualan personal (personal selling) 2) Iklan (advertising) 3) Promosi penjualan (sales promotion) 4) Publikasi (publication) 5) Sponsorship 6) Komunikasi di tempat konsumen yang akan membeli (pint of purchase). E. Komponen Perencanaan Usaha Ada banyak hal yang penting dan perlu pertimbangan matang dalam rencana bisnis maupun perencanaan bisnis. Hal-hal dimaksud meliputi: 1. Memilih bidang usaha. Dalam memilih bidang usaha yang perlu diperhatikan adalah: bidang usaha tersebut ada pasarnya, bidang usaha itu disenangi, dan kita memiliki keahlian, SDM yang ahli di bidang tersebut. Berikutnya,bidang usaha yang dipilih merupakan usaha-usaha yang berisiko kecil termasuk perlu diperhatikan yang berisiko sedang dan tinggi. 2. kemampuan melakukan estimasi. Kemampuan estimasi dapat dilakukan dengan cara prediksi, proyeksi maupun secara intuisi 3. Studi kelayakan. Studi kelayakan merupakan konsep untuk menentukan apakah suatu usaha layak atau tidak. Banyak usaha gagal karena tidak membuat studi kelayakan. Manfaat studi kelayakan antara lain: sebagai pembanding antara rencana dan pelaksanaan, bahan informasi (company profile), pelengkap pengajuan kreditkerja sama, dan sebagai pelengkap pengajuan izin usaha. 4. Kondisi lokal. Dalam perencanaan bisnis perlu dipahami tentang kondisi lokal yang menyangkut sumber daya manusia, bahan baku tersedia, keadaan lokal yang spesifik (agama, adat, kepercayaan, budaya).


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 20 5. kapan memulai. Dalam merencanakan kapan akan dimulai suatu usaha harus diperhitungkan aspek pasar. 6. Membuat kebijakan. Dalam perencanaan perlu ditentukan kebijakan yang akan diambil, yaitu menyangkut: jenis usaha yang akan dikerjakan, modal yang akan digunakan, orang/lembaga yang akan diajak kerja sama, asuransi mana yang akan dipakai, apa saja yang akan diasuransikan serta kapasitas usaha. 7. Rencana pemasaran rencana pemasaran yang meliputi: memperkirakan penjualan, mengukur kondisi pasar, memilih teknik menjual, membuat rencana penjualan, menentukan harga, rencana distribusi dan rencana promosi. 8. Rencana produksi. Produksi adalah proses memanfaatkan bahan baku menjadi akhir melalui suatu kreasi. Faktor yang perlu diperhatikan antara lain; dari perkiraan penjualan dapat ditentukan macam dan jumlah barang yang perlu diproduksi. Ada 2 model produksi yaitu produksi berdasarkan pesanan dan produksi berdasarkan perkiraan. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa lebih murah memproduksi dalam jumlah banyak. Berikutnya, pembelian mesin/peralatan baru, harus dipikir matang. 9. Rencana keuangan dan anggaran. Tujuan setiap usaha mendapatkan profit dengan menggunakan modal secara efisien. Maka dari itu, perlu rencana penggunaan modal dan mengetahui bagaimana hasilnya. Dalam rencana tersebut yang berperan penting adalah: program keuangan, anggaran dan pendapatan serta pengeluaran dan laba yang diharapkan. F. Langkah-langkah Penyusunan Perencanaan Usaha Kerajinan Bahan Limbah Bangun Datar Langkah awal sebelum memulai sebuah usaha kerajinan dari bahan limbah adalah menentukan segmentasi pasar. Ada dua faktor utama yang bisa dimanfaatkan untuk menentukan segmentasi pasar dalam merencanakan pemasaran kerajinan dari bahan limbah yaitu:


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 21 1) Lokasi Usaha Segmentasi pasar bisa dibedakan berdasarkan lokasi usaha tersebut berada. Oleh sebab itu, perhatikan kebutuhan dan minat konsumen disekitar lokasi usaha agar produk yang ditawarkan sesuai dengan permintaan para konsumen. 2) Harga jual. Harga jual produk juga menjadi salah satu faktor utama dalam membedakan segmentasi pasar. Para pelaku usaha biasanya membagi target pasar menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok konsumen bawah,konsumen menengah, dan konsumen segmen atas. Strategi pemasaran untuk setiap target pasar tentu saja berbeda. Dengan menentukan segmentasi pasar sebelum memulai usaha, maka secara tidak langsung telah memilih fokus usaha yang ingin dioptimalkan untuk meningkatkan daya saing dan strategi pemasaran yang paling efektif untuk memulai usaha makanan internasional. Penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga makanan harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar,selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 22 Evaluasi A. Pilihan Ganda 1. Metode-metode yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan , kecuali… a.Sistem keluhan dan saran b.Survei kepuasan pelanggan secara berkala c.Ghost shopping atau mystery shopper d.Analyze facial expressions atau menganalis raut muka pelanggan 2. faktor utama yang bisa dimanfaatkan untuk menentukan segmentasi pasar dalam merencanakan pemasaran kerajinan dari bahan limbah yaitu: a.Lokasi Usaha b.Banyaknya usaha c.Pengalaman usaha d.Menemukan jati diri 3. Sejatinya tujuan melakukan usaha adalah a.Mendapatkan modal dengan menggunakan profit secara efisien b.mendapatkan profit dengan menggunakan modal secara efisien c.Mendapatkan modal dengan menggunakan profit secaratidak efisien d.mendapatkan profit dengan menggunakan modal secara tidak efisien 4. Yang termasuk dalam sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan yang dikategorikan menjadi (6M) adalah a.Machine (teknologi) b.Maintenance (pemeliharaan) c.Memorization (penghafalan) d.Mine (tambang) 5. Analisis internal lebih menitikberatkan pada aspek a.kekuatan dan kelemahan b.Modal dan profit c.Pendapatan dan pengeluaran d.Produksi dan distribusi


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 23 6. Tujuan dalam mengembangkan ide dan peluang usaha pada produk kerajinan ,kecuali a. Ide dalam pembuatan produk agar diminati konsumen. b. Ide dalam pembuatan produk agar dapat memenangkan persaingan. c. Ide dalam pembuatan dan pendayagunaan sumber-sumber produksi. d. Ide dalam memulai mempeoduksi produk kerajinan agar berjalan lancar 7. Yang termasuk dalam limbah anorganik adalah a. Sayuran b. Kulit buah c. Kaca d. Kotoran hewan 8. Yang dimaksud dengan limbah bangun datar adalah a.Mempunyai panjang dan lebar b.3 demensi c.Berpermukaan datar d.Memiliki ruang 9. Berikut ini yang bukan termasuk dalam aspek pemasaran adalah a.Memahami seni menjual b.Menetapkan harga jual c.Menganalisis kepuasan pelanggan d.Mengunjungi pasar 10. Perancaan administrasi usaha kerajinan terdiri dari a.Kerajinan b.Pajak c.Buku referansi d.modal


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 24 B. Essai 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan limbah organik dan anorganik! 2. Jelaskan ke enam sumber daya ysng dibutuhksn dalam usaha! 3. Sebutkan apa persiapan yang bisa dilakukan dalam menganalisis peluang usaha! 4. Jrlaskan pengertian analisis SWOT! Dan bagaimana cara melakukan analisis SWOT? 5. Sebutkan tujuan mengembangkan ide dan peluang usaha pada produk kerajinan!


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 25


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 26 1.1. Business Description Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen BAB 2 Kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar Standar kompetensi Kompetensi dasar 1. Memahami , konsep prosedur dan melakukan pembuatan karya limbah bangun datar 3.2 Menganalisis sistem produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat 4.2 Memproduksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat Jenis dan karakteristik bahan dan alat kerajinan Macam-macam kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar Teknik produksi kerajinan PETA KONSEP perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar Tahapan proses produksi kerajinan Jenis dan kegunaan bahan kemas Teknik penyajian dan pengemasan Indikator pencapaian 1. Mengetahui Jenis dan karakteristik bahan dan alat kerajinan 2. Mengetahui Macam-macam kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar 3. Memahami Teknik produksi kerajinan 4. Memahami Tahapan proses produksi kerajinan 5. Mengetahui Jenis dan kegunaan bahan kemas 6. Mengetahui Teknik penyajian dan pengemasan book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 27 Uraian Materi Produk kerajinan banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, kulit, logam, batu, dan rotan . Ada juga yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, dan karet. Produk kerajinan di setiap daerah memiliki kekhasan lokal yang menjadi unggulan daerah. Misalnya, Kasongan (Daerah Istimewa Yogyakarta), sumber daya alam yang banyak tersedia tanah liat, kerajinan yang berkembang adalah kerajinan gerabah. Palu (Sulawesi Tengah), banyak menghasilkan tanaman kayu hitam, kerajinan yang berkembang berupa bentuk kerajinan kayu hitam. Kapuas (Kalimantan Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan rotan dan getah nyatu sehingga kerajinan yang berkembang adalah anyaman rotan dan getah nyatu. Secara umum jenis bahan limbah untuk produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu bahan limbah berbentuk bangun datar dan bahan limbah berbentuk bangun ruang. A. Jenis dan karakteristik bahan dan alat kerajinan kerajinan bahan limbah bangun datar Bangun datar adalah sebutan untuk untuk bangunan –bangunan dua dimensi. Bangun dua dimensi adalah bangun datar yang memiliki luas dan keliling. Atau bangun yang hanya terlihat dari dua arah atau dua sisi. Kerajinan dari limbah terdiri dari dua jenis, yaitu limbah organic dan limbah anorganik. Limbah organik ini merupakan limbah yang bisa dengan mudah untuk diuraikan atau mudah membusuk seperti limbah di bawah ini: 1. Dedaunan 2. Kulit telur 3. Kulit buah atau sayuran Pengertian kerajinan Adapun Tjitrosoepomo (1991: 21) mengemukakan pengertian kerajinan dalam arti umum dan budaya sebagai berikut: 1. Arti kata umum, kerajinan adalah sesuatu keterampilan yang menghubungkan dengan suatu pembuatan barang yang harus dikerjakan secara rajin dan teliti, biasanya dikerjakan dengan menggunakan tangan. 2. Arti dalam budaya, kerajinan berhubungan erat dengan sistem upacara kepercayaan, pendidikan, kesenian, teknologi, peralatan bahkan juga mata pencarian.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 28 Sedangkan limbah anorganik merupakan jenis dari limbah yang berwujud padat, sangat sulit atau bahkan sulit untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk. Seperti limbah dibawah ini : 1. Sampah pelastik 2. Logam 3. Kaca 4. Plastic 5. Kaleng kedua jenis limbah tersebut dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai macam produk kerajinan tangan yang mempunyai nilai estetika dan memiliki nilai jual tinggi sehingga mampu mendapatkan keuntungan dari hasil jual. Di bawah ini merupakan contoh hasil limbah berbentuk bangun datar yang dapat dimanfaatkan untuk kerajinan, dilihat dari kondisi wilayahnya. a. Daerah pesisir pantai atau laut Limbah berbentuk bangun datar yang banyak tersedia adalah sisik ikan, daun pandan, daun kelapa dan lainnya. b. Daerah pegunungan Limbah berbentuk bangun datar yang banyak dihasilkan di daerah ini adalah daun-daunan kering, kulit buah-buahan yang bertekstur keras seperti salak, kulit pete cina, dan lainnya. c. Daerah pertanian Limbah berbentuk bangun datar yang didapat pada daerah ini adalah jerami padi, kulit jagung, batang daun singkong, kulit bawang, dan lainnya. d. Daerah perkotaan Limbah berbentuk bangun datar yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya kertas, kardus, serbuk gergaji, serutan kayu, plastik, mika, dan lainnya.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 29 B. Macam-macam kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar Macam-macam kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar Bahan limbah bangun datar yang yang dapat dimanfaat kembali diantaranya adalah kardus, kertas semen, kertas, daun kering, plastic, pecahan keramik, plat logam, compack disk yang telah rusak. Dari bahan – bahan tersebut dapat menjadi kerajinan yang memiliki nilai estetika perhatikan contoh berikut : 1. Contoh produk keterampilan dari bahan kardus Gambar 2.1 Burung hantu Sumber : https://ragamkerajinantangan.blogspot.com/2016/01/Kerajinan-TanganBurung-Hantu-Dari-Kardus-Bekas.html 2. Contoh produk keterampilan dari dedaunan


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 30 Gambar 2.2 topi dari daun kelapa Sumber : https://www.brilio.net/wow/15-karya-unik-ini-tercipta-dari-daun-kelapaberani-bikin-160202t.html 3. Contoh produk kerajinan dari kertas Gambar2.3 burung bangau Sumber : https://masfikr.com/kerajinan-tangan-dari-kertas/ 4. Contoh produk kerajinan dari plat logam Gambar 2.4 Contoh kerjinan logam Sumber : https://kreasiofindo.blogspot.com/2017/05/produksi-kerajinan-logamteknik-ukir.html


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 31 C. Teknik produksi kerajinan Teknik produksi kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar Penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna.Berikut beberapa macam teknik produksi yang dapat dipilih produsen untuk melakukan proses produksi adalah: a. Proses Fabrikasi Proses menggunakan alat mesin untuk menjadikan bentuk baru tanpa harus sejenis dengan aslinya seperti proses pembuatan sepatu, pembuatan tas, dll. b. Proses Ekstraktif Proses produksi yang dijalankan dengan mengambil bahan baku langsung dari sumber alam yang telah tersedia seperti pertambangan. c. Proses Sintesis Proses yang mengkombinasikan beberapa bahan dalam suatu bentuk produk seperti: perusahaan obat-obatan dan kimia. d. Proses Analitis Proses yang menguraikan atau memisahkan dari suatu bahan mentah tertentu menjadi beberapa macam bentuk yang menyerupai jenis aslinya seperti bahan bakar minyak (BBM), aspal, dll. e. Proses Assembling (Perakitan) Merangkaikan/merakit beberapa produk jadi atau setengah jadi menjadi produk baru tanpa merubah bentuk fisik. Contohnya: perusahaan mobil, pesawat terbang, dll. D. Tahapan proses produksi kerajinan Tahapan proses produksi kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar.Urutan dalam sebuah proses produksi kerajinan dapat di kembangkan


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 32 menyesuaikan lingkungan dan budaya setempat, sehingga kita akan bangga dengan keaneka ragaman budaya dimiliki. Salah satu budaya yang dimiliki bangsa ini adalah jenis kerajinan payung tradisional yang biasanya digunakan sebagai alat untuk menyajikan tari payung. Berbagai macam limbah berbentuk bangun datar sangat bermanfaat untuk bahan pembuatan produk kerajinan. Proses pengolahan masing-masing bahan limbah berbentuk bangun datar secara umum sama. Pengolahan dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin. Proses pengolahan limbah berbentuk bangun datar untuk produk kerajinan pada umumnya sebagai berikut. a. Pemilahan bahan limbah Sebelum diolah, limbah harus diseleksi terlebih dahulu untuk menentukan mana yang masih dapat dipergunakan dan mana yang sudah seharusnya dibuang. Pemilahan dapat dilakukan secara manual dan disesuaikan dengan tujuan penggunaan bahan yang telah dirancang. b. Pembersihan limbah Limbah yang sudah dipilih harus dibersihkan dahulu dari sisa-sisa bahan yang telah dimanfaatkan sebelumnya. Misalnya limbah kulit jagung, maka kulit jagung harus dipisahkan dari tongkol dan rambutnya. Lalu apakah tongkol dan rambutnya juga akan didaur ulang atau tidak, itu tergantung dari perancangan produk kerajinan yang akan dibuat. c. Pengeringan Limbah basah harus diolah dengan cara dikeringkan di bawah sinar matahari langsung atau dengan alat pengering, agar kering sempurna d. Pewarnaan Pewarnaan pada limbah merupakan selera dari pembuat kerajinan. Jika dalam merancang diperlukan bahan yang diberi warna maka diwarnai terlebih dahulu. Proses pewarnaan yang umum dilakukan pada bahan limbah basah dengan cara dicelup atau direbus bersama zat warna tekstil agar menyerap. Sedangkan bahan limbah kering dapat diwarnai dengan cara divernis/dipolitur, dapat pula dicat menggunakan cat akrilik atau cat minyak.


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 33 e. Pengeringan setelah pewarnaan Setelah diberi warna, bahan harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung atau dengan alat pengering agar warna kering sempurna tidak mudah luntur. f. Finishing Bahan limbah yang sudah kering dapat difinishing agar mudah diproses menjadi karya. Proses finishing dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti diseterika untuk limbah kulit agar tidak kusut, dapat pula digerinda, atau diamplas. PROSES PEMBUATAN KERAJINAN HIASAN DINDING DAUN PALEM KERING DARI KERTAS NASI Alat dan bahan 1. Kertas nasi 2. Lidi 3. Benang wol 4. Kertas karton hitam 5. Stik es 30pcs 6. Kardus 7. Lem kertas 8. Gunting 9. Alat yang sekirannya diperlukan Langkah pembuatan 1. Siapkan alat dan bahan 2. Gunting kertas nasi menjadi berbentuk persegi dengan ukuran yang ditentukan 3. Gunting kertas nasi hingga berbentuk segitiga kemudian Lipat kertas nasi hingga membentuk 4. Buatlah 3 buah dengan ukuran yang berbeda 5. Siapkan lidi dan balutlah dengan tissu dan direkatkan menggunakan lem 6. Kemudian tutupi permukaan tissu dengan melilitkan floral tape 7. Buat hingga 3 buah


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 34 8. Gunting kardus berbentuk vas kemudian lilitkan tali goni dengan direkatkan menggunakan lem tembak 9. Gabung kan semua komponen yang telah di buat, dimulai dengan stik es sebagai alas, kemudian kardus sebagai vas, lidi sebagai batang, dan kertas nasi sebagai daun, untuk lebih jelasnya simak proses pembuatan karya berikut Gambar 2.5 proses pembuatan karya kerajinan dari kertas nasi Sumber: https://youtu.be/TtifA2rXaQQ


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 35 SCAN OR INVITE https://youtu.be/TtifA2rXaQQ Gunakan google lens untuk memindai atau software serupa PROSES PEMBUATAN KERAJINAN TEMPAT PENSIL KERING DARI STIK ES Alat dan bahan 1. Kertas 2. Lem katu 3. Stik es 4. Kertas karton hitam 5. Alat yang sekirannya diperlukan Langkah pembuatan 1. Siapkan alat dan bahan 2. Lipat kertas hingga membentuk selimut tabung tanpa alat dan tutup 3. Tempelkan stik es di sekeliling kertas hingga membentuk tabung dengan menggunakan lem kayu 4. Selanjutnya buat lah alas dengan menggunakan stik es.. di mulai dengan membuat persegi kemudiam di tempel kan stik es hingga berbentuk seperti alas UNTUK LEBIH JELASNYA SILAHKAN SIMAK VIDEO PEMBELAJARAN DIBAWAH INI!!


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 36 5. Buat komponen selanjutnya, buat persegi dengan stik es kemudian tambah kan satu stik es di samping persegi tersebut 6. Kemudian tempel stik es pada bagian belakang secara penuh dan pada bagian depan hanya setangah nya saja 7. Terakhir gabungkan ketiga komponen tersebut 8. Kerajinan tempat pensil dari stik es siap digunakan Gambar 2.6 proses pembutan kerajinan dari stik es Sumber : https://youtu.be/JNMfhL0rjVQ


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 37 SCAN OR INVITE https://youtu.be/JNMfhL0rjVQ Gunakan google lens untuk memindai atau software serupa E. Jenis dan kegunaan bahan kemas Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membangun kualitas merek dan mendorong penjualan. Kemasan ialah bagian pertama produk yang dihadapi pembeli dan mampu menarik atau menyingkirkan pembeli. Pengemasan suatu produk biasanya dilakukan oleh produsen untuk dapat merebut minat konsumen terhadap pembelian barang. Berdasarkan struktur isi, kemasan dibagi menjadi tiga jenis yakni: a. Kemasan primer yakni bahan kemasan yang langsung mengemas bahan pangan seperti “kaleng susu, botol minuman, dll”. b. Kemasan sekunder yakni kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya. c. Kemasan tersier Kemasan tersier yakni kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi, kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan. UNTUK LEBIH JELASNYA SILAHKAN SIMAK VIDEO PEMBELAJARAN DIBAWAH INI!!


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 38 Bahan yang dipergunakan untuk membuat kemasan akan sangat berpengaruh terhadap desain dan bentuk kemasan yang akan dibuat sekaligus berpengaruh terhadap kemasan produk yang dikemas, misalnya: suatu produk yang berupa cairan tidak akan aman atau dapat dikemas dalam bentuk kertas, produk-produk yang tidak tahan terhadap sinar ultra violet, tidak akan baik bila dikemas dalam plastik atau kaca transparan. Jenis bahan kemasan kerajinan diantaranya sebagai berikut : a. Kemasan Kertas Kemasan kertas merupakan kemasan fleksibel yang pertama sebelum ditemukannya plastic dan alumunium voil. Saat ini kemasan kertas masih banyak digunakan dan mampu bersaing dengan kemasan lain seperti plastic dan logam karena harganya murah, mudah diperoleh dan penggunaannya yang luas. Kelemahan kemasan kertas adalah sifatnya yang sensitive terhadap air dan mudah dipengaruhi oleh kelembabanudara lingkungan Gambar 2.7 contoh kemasan kartas Sumber :https://dikemas.com/dengan-kemasan-kertas-ini-meningkatkan-dayatarik-terhadap-pelanggan b. Kemasan Plastik Kemasan yang paling banyak kita temui adalah kemasan plastik. Beberapa jenis kemasan plastik yang dikenal adalah polietilen, polipropilen,


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 39 poliester, nilon, dan vinil film. Enam puluh persen penjualan plastik yang ada di dunia menggunakan kemasan plastik polistiren, polipropilen, polivinil klorida, dan akrilik. Produk kerajinan banyak menggunakan kemasan plastik jenis akrilik. Akrilik adalah nama kristal termoplastik yang jernih dengan nama dagang Lucie, Barex dan Plexiglas. Beberapa sifat akrilikadalah kaku dan transparan, penahan yang baik terhadap oksigen dan cahaya, titik leburnya rendah. Akrilik banyak digunakan sebagai bahan pelapis untuk bahan keras, dan dahulu digunakan untuk gigi palsu dan kacamata. Berikut contoh kemasan dari bahan plastik. Produk karya kerajinan yang siap dipasarkan sebaiknya dikemas dengan baik agar terlihat lebih menarik dan terlindung dari kerusakan. Gambar 2.8 contoh kemasan plastik Sumber :https://www.foodreview.co.id/blog-5670024-Kemasan-Plastik-padaProduk-Pangan.html c. Kemasan Kayu Kayu merupakan bahan pengemas tertua yang diketahui oleh manusia dan secara tradisional digunakan untuk mengemas berbagai macam produk padat seperti barang antik dan emas, keramik, dan kain. Kayu adalah bahan baku dalam pembuatan palet, peti atau kotak kayu di negara-negara yang


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 40 mempunyai sumber kayu alam dalam jumlah banyak. Tetapi saat ini penyediaan kayu untuk pembuatan kemasan juga banyak menimbulkan masalah karena makin langkanya hutan penghasil kayu. Desain kemasan kayu bergantung pada sifat dan berat produk, konstruksi kemasan, bahan kemasan, dan kekuatan kemasan, dimensi kemasan, metode dan kekuatan. Gambar 2.9 contoh kemasan kayu Sumber: https://linkumkm.id/news/detail/11017/tips-kemas-barang-agaraman-sampai-ke-tangan-pembeli Tujuan pengemasan karya kerajinan, antara lain seperti berikut. • Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan. • Kemasan melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen. • Kemasan dapat mendukung program pemasaran . Melalui kemasan, identifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing. Kemasan merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba perusahaan. Oleh karena itu perusahaan


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 41 harus membuat kemasan semenarik mungkin.Manfaat pengemasan karya kerajinan, antara lain sebagai berikut. • Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik, dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca. • Kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan membedakan produknya (ciri pembeda produk). • Kemasan yang menarik dapat memikat dan menarik perhatian konsumen (menambah daya tarik produk). • Kemasan dapat menambah nilai jual produk F. Teknik penyajian dan pengemasan Produk kerajinan umumnya diproduksi ulang atau diperbanyak dalam skala home industry. Oleh karena itu, dibutuhkan persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dalam proses perancangannya. a. Menentukan Bahan/Material Produksi Pada karya seni kerajinan, seorang pengrajin harus mampu menghubungkan bentuk dan fungsi sehingga karya yang dihasilkan dapat memenuhi fungsi, sementara bentuknya tetap indah. Pemilihan bahan/material dalam pembuatan karya kerajinan sangat terkait dengan sasaran pasar, karena material akan mendukung nilai bentuk, kenyamanan terutama dalam menggunakan benda terapan dan juga akan mempengaruhi kualitas dari barang tersebut. Bentuk selalu bergantung pada sentuhan keindahan (estetika) karena itu dalam penciptaannya, seorang pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, komposisi dan lain-lain. b. Menentukan Teknik Produksi Mewujudkan sebuah produk kerajinan haruslah menggunakan cara atau teknik tertentu sesuai dengan bahan dasar kerajinan. Penguasaan teknik dalam


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 42 berkarya kerajinan akan menentukan kualitas produk kerajinan yang dibuat. Beberapa jenis kerajinan memiliki alat dan ketrampilan khusus untuk mewujudkannya. Teknik produksi kerajinan disesuaikan dengan bahan, alat dan cara yang digunakan. Evaluasi A. Pilihan Ganda 1. Limbah berbentuk bangun datar dapat berupa bidang beraturan dan tidak beraturan. berikut yang bukan termasuk contoh dari limbah berbentuk bangun datar yaitu? a. Daun b. Kertas c. Kayu d. Plastic 2. Alat,bahan,dan proses dalam memproduksi kerajinan dari bahan bekas dapat dikategorikan menjadi bahan? a. Bahan sintesis b. Bahan baku c. Bahan anorganik d. Bahan tekstil 3. Kerajinan limbah berbentuk bangun datar merupakan kerajinan limbah yang berdimensi ? a. Satu dimensi b. Dua dimensi c. Tiga dimensi d. Empat dimensi 4. Berikut yang termasuk Teknik kerajinan bahan limbah bangun datar adalah a. Teknik cukil b. Teknik pahat c. Teknik sobek d. Teknik cetak


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 43 5. Semua bentuk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar yang digunakan sebagai penghias rumah, termasuk produk kerajinan sebagai benda a. mewah b. hias c. rumah tangga d. Pakai 6. Yang merupakan hasil kerajinan dari limbah kertas berikut ini yaitu... a. bunga b. kotak sampah c. gantungan kunci d. Tas 7. Teknik kerajinan berbentuk bangun datar dengan cara menyatukan atau menggabungkan bahan dari dua bagian atau lebih disebut a. Teknik sambung b. Teknik tempel c. Teknik sobek d. Teknik menganyam 8. Karakteristik kerajinan tangan berbentuk bangun datar adalah a. Berbentuk tiga dimensi b. tidak punya volume c. bisa dilihat dari segala arah d. Bervolume 9. Sebuah sampah limbah basah yang berasal dari mahkluk hidup sering dipakai dalam kerajinan limbah disebut sampah a. Tekstil b. Organic c. Anorganik d. Rumah tangga


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 44 10. Limbah berbentuk bangun datar seperti daun-daunan kering, kulit buahbuahan yang bertekstur keras seperti salak, kulit petai cina merupakan contoh jenis limbah yang berasal dari daerah .... a. pegunungan b. pertanian c. perkotaan d. pesisir pantai/laut B. Essai 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan limbah berbentuk bangun datar? 2. Jelaskan perbedaan teknik dan tahapan pembuatan kerajinan bahan limbah? 3. Apakah dimaksud kerajinan anorganik? 4. jelaskan yang dimaksud bentuk pada produk kerajinan berbentuk bangun datar? 5. Bagaimanakah kaitan kemampuan perajin yang mampu menghubungkan bentuk dengan fungsi dalam pembuatan produk kerajinan limbah berbentuk bangun datar?


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 45


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 46 BAB 3 Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang Standar kompetensi 1. Memahami perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar dan mampu menyusun perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang Kompetensi dasar 3.6 Memahami perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran. 4.6 Membuat perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran. Ide dan peluang usaha Analisa peluang usaha Sumber daya yang di butuhkan PETA KONSEP perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang Administrasi dan pemasaran Komponen perencanaan usaha Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha Indikator pencapaian 1. Ide dan peluang usaha 2. Analisa peluang usaha 3. Sumber daya yang di butuhkan 4. Administrasi dan pemasaran 5. Komponen perencanaan usaha 6. Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha


Bahan Ajar Prakarya Dan Kewirausahan DiSMA/MA Kelas XI Semester 1 47 Uraian Materi Limbah berbentuk bangun ruang adalah limbah yang berbentuk bangun yang berdimensi tiga, yaitu bahan limbah yang memiliki volume (ruang) sehingga limbah tersebut dapat berdiri serta memiliki volume atau keruangan. Limbah berbentuk bangun ruang dapat berupa bangun berbentuk beraturan seperti kubus, bola, kotak, dan bangun tidak beraturan. Contoh bahan limbah berbentuk bangun ruang adalah limbah botol, limbah kaleng, limbah kayu, dan lain-lain. Pada prinsipnya limbah dapat dibagi dalam 3 (tiga) bagian, yaitu: ❖ Pertama, berdasarkan wujudnya terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu limbah gas, limbah cair, dan limbah padat. Contoh limbah gas adalah karbon dioksida yang dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap pembakaransampah. Sedangkan contoh limbah cair adalah air sabun bekas cucian, minyak goreng buangan. Sedangkan contoh limbah padat adalah plastik, botol, kertas. ❖ Kedua, berdasarkan sumbernya, terbagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu limbah pertanian, limbah industri, limbah pertambangan, dan limbah domestik. ❖ Ketiga, berdasarkan senyawanya, terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu limbah organik dan limbah anorganik. A. Ide dan Peluang Usaha Kerajinan Bahan Limbah Bangun Ruang Ide dalam definisinya menurut berbagai sumber merupakan sebuah pemikiran atau saran yang memungkinkan untuk diwujudkan/dilakukan. Sejarah menuturkan hampir setiap penemuan ide besar didapat dari sesuatu kondisi yang berada disekitar penemu tersebut Dalam buku Creative Confidence: Unleashing the Creative Potential Within Us All, David Kelley seorang pendiri perusahaan desain dan inovasi global IDEO mengatakan “Belief in your creative capacity lies at the heart of innovation.” ― David Kelley, dengan kata lain Kelley mengatakan bahwa sebelum menemukan ide, kita harus percaya sepenuhnya pada sisi kreatif kita sehingga dapat menjadi kekuatan utama dalam berinovasi. Sisi kreatif kita harus dirangsang dan


Click to View FlipBook Version