The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Canva(Pengukuran, Skala, Debit

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Endrizard Zafir Haqsa21_047, 2023-05-06 17:37:18

Tugas Materi Matematika

Canva(Pengukuran, Skala, Debit

PENGUKURAN PENGUKURAN a. Pengukuran luas dengan menggunakan satuan tidak baku 1 uang kertas = 1 kertas origami = 1 satuan luas LUAS SUATU TEMPAT ATAU PERMUKAAN BENDA DINYATAKAN DENGAN BANYAKNYA 1 SATUAN LUAS YANG MENUTUPI TEMPAT ATAU PERMUKAAN BENDA DENGAN TANPA CELAH. UANG KERTAS DAN KERTAS ORIGAMI MERUPAKANSATUAN LUAS TIDAK BAKU. SATUAN LUAS TIDAK BAKU DAPAT JUGA MENGGUNAKAN PERSEGI SATUAN. ORIGAMI 1 SATUAN UANG KERTAS 1 SATUAN L U A S 1 SATUAN 1. PENGUKURAN LUAS Satuan luas tidak baku adalah satuan luas yang belum dibakukan. Pengukuran tidak baku merupakan pengukuran yang hasilnya berbeda-beda karena menggunakan alat ukur yang tidak baku atau tidak standar. Kalian dapat menggunakan satuan luas yang seragam.Satuan luas yang dapat digunakan adalah persegi satuan. PENGUKURAN Page 1 of 12


PERHATIKAN BAHWA 1 CM Luas dinyatakan dalam persegi satuan dengan ukuran 1 cm × 1 cm. Satuan baku yang umumnya digunakan untuk mengukur luas adalah sentimeterpersegi. Luas persegi dengan sisi masing- masing 1 cm adalah1 cm × 1 cm = 1 cm² Singkatnya, cm² dapat juga dinyatakan dengan cm persegi. Satuan baku adalah satuan yang ditetapkan resmi dan memiliki nilai serta ukuran yang sama di setiap negara di dunia. Luas diukur dalam persegi satuan. Sebuah persegi memilikiukuran sisi 1 cm digunakan sebagai satuan baku. Satuan baku dari luas diilustrasikan sebagai berikut. a. PENGUKURAN LUAS DENGAN MENGGUNAKANSATUAN BAKU CONTOH SOAL Tentukan luas daerah berikut dengan cermat. 1 CM (I) (II) 1 CM 1 CM PENGUKURAN Page 2 of 12


b. Pengukuran luas dengan menggunakan satuan baku Apakah kalian dapat menjawab permasalahan nomor 1? Luas bangun (ii) pun sama 13 cm² Pak. Luasbangun (i) adalah 13 cm² PENGUKURAN Page 3 of 12


Volume kubus satuan di atas adalah 1 cm³. Kita menggunakan cm³ untuk wadah kecil. Kalian dapat membacanya sebagai sentimeter kubik. Ibu Helen mempunyaisatu botol besar hand sanitizer. Ibu Helen berencanamenuangkan hand sanitizer dari botol besar ke botol yang lebih kecil. Ibu Helen meminta bantuanHelen menyiapkan botol kecil untuk diisi hand sanitizer. Helen mendapat tugas membantuIbu untuk menuangkan hand sanitizer ke botol kecil. 2. PENGUKURAN VOLUME Satuan baku untuk mengukur volume atau isi adalah satuan panjang kubik (contoh: m³) dan liter. Jadi, botol besar penuh hand senitizer diisikan ke botol kecil sampai habis dan terdapat 8 botol kecil satuan yang terisi penuh hand sanitizer. Dengan kata lain, volume1 buah botol besar adalah sama dengan 8 botol kecil atau 8 satuan volume. Helen memiliki mainan berbentuk dadu. Dadu merupakanbenda pejal. Bagaimanadengan volume dadu tersebut? Perhatikan dialog berikut dengan cermat. Kaleng, adalah contoh satuan tidak baku untuk mengukur banyaknya volume suatu benda yang terisi penuh dalam satu kaleng Botol, merupakan satuan tak baku besaran volume yang digunakan untuk mengukur banyaknya volume benda yang terisi pada satu buah botol Gelas, adalah contoh satuan tak baku untuk mengukur volume suatu benda yang terdapat pada satu gelas Ember, merupakan satuan tidak baku besaran volume yang digunakan untuk mengukur banyaknya volume suatu benda yang terisi pada satu ember satuan tidak baku yang biasanya digunakan untuk mengukur volume antara lain: a. Pengukuran volume dengan menggunakan satuan tidak baku b. Pengukuran volume dengan menggunakan satuan baku INGAT! 1 cm PENGUKURAN Page 4 of 12


Kita sudah belajarsatuan volume meliputi mililiter, liter,sentimeter kubik, dan meter kubik. Apakah ada keterkaitan antara keempatsatuan volume ? Lihat ilustrasi berikut Perhatikan percakapan berikut dengan cermat. PENJELASAN Volume kubus satuan di atas adalah1 m³. Kita menggunakan m³ untuk wadah besar. Kita membacanya sebagai meter kubik. Misalkan 1 m³ sebagai kubus kecil dengan panjangrusuk 1 m. Bagaimana jika benda atau wadahnya besar? contohnya bak mandi,Pak. Baik, Bapak akan menjelaskan sebagaiberikut. PENGUKURAN Page 5 of 12


Saat melihat dua buah sudut, pasti muncul rasa penasaran sudut mana yang lebih besar atau lebih kecil. Sebenarnya, bagaimana cara membandingkan sudut? MEMBANDINGKAN SUDUT Sudut (∠) adalah daerah yang dibatasi oleh dua garis. Misalnya ada garis A dan garis B. Nah, di antara garis A dan B ada daerah yang besarnya disebut sudut. ILUSTRASI SUDUT Di kehidupan sehari-hari, kita bisa melakukan pengukuran sudut. Contohnya jam dinding yang menunjukkan pukul 5 tepat, di mana jarum jam panjang dan jarum jam pendek membentuk sebuah sudut Perbedaan besar sudut. ( Arsip Zenius) 1.Buat dua buah sudut yang berbeda, misalnya ∠A dan ∠B 2.Gunting gambar kedua sudut, lalu himpitkan garisnya dengan titik sudut 3.Perhatikan sudut mana yang ada di dalam. Kalau ∠A ada di dalam ∠B, artinya ∠A lebih kecil dari ∠B. Begitu juga sebaliknya. 3. PENGUKURAN SUDUT CARA MEMBANDINGKAN SUDUT PENGUKURAN Page 6 of 12


4. PENGUKURAN WAKTU CONTOH II CONTOH SOAL Pengukuran waktu dilakukan untuk mengukur berapa lama sesuatu berlangsung. Misalnya, berapa menit waktu yang dibutuhkan siswa untuk sampai ke sekolah, atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas. Anti berangkat dari rumahnya pukul 6.45. Dia tiba di rumah nenek setelah menghabiskan waktu 2 jam 25 menit. Pukul berapa dia tiba di rumah nenek? Dari soal itu, siswa bisa menambahkan pukul dia berangkat (6 jam 45 menit) dengan total waktu yang dihabiskan (2 jam 25 menit) sehingga hasilnya 8 jam 70 menit. Terus, waktu 70 menit diubah dulu ke dalam jam menjadi 1 jam 10 menit. Jadi, Anti sampai di rumah nenek pukul 9.10. 2 jam + 20 menit = … menit Untuk menjawab soal di atas, pastinya siswa harusnya merubah semua satuan waktunya menjadi menit. 2 jam artinya 2 x 60 menit yaitu 120 menit. Jadi jawabannya 120 menit + 20 menit yaitu 140 menit. PENGUKURAN Page 7 of 12


5. PENGUKURAN PANJANG Pengukuran merupakan sebuah proses atau suatu kegiatan untuk mengidentifikasi besar kecilnya,panjang pendeknya, atau berat ringannya suatu objek. Pengukuran dalam modul ini meliputi pengukuran panjang, luas, volume,dan berat (yang akan dibahassecara bertahap). Pengukuran panjang dapatdilakukan dengan menggunakan satuantidak baku dan dengan menggunakan satuan baku. 1) Pengukuran Tidak Baku Pengukuran panjangdengan menggunakan satuan tidak baku merupakan sebuah pengukuran yang memungkinkan perbedaan hasil karena menggunakan alat ukur yang tidak standar. Beberapa contoh pengukuran dengan menggunakan satuan tidak baku untuk mengukur panjang antara lain sebagai berikut. a) Jengkal adalah pengukuran yang disesuaikan dengan jarak paling panjang antara ujungibu jari tangan dengan ujung jari kelingking. b)Hasta adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran sepanjang lengan bawah dari siku sampai ujung jari tengah. Depa adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran sepanjang kedua belah tangan dari ujung jari tengah kiri Pengukuran dengan menggunakan satuan baku merupakan sebuah pengukuran yang hasilnya tetap atau standar. Terdapat dua acuan pengukuran baku yang digunakan yaitu pengukuran sistem Inggris dan pengukuran sistem Metrik. Pengukuran sistem Inggris dikembangkan dari benda- benda yang ada di sekitar kita dan telah distandarkan. Beberapa contoh satuan baku pengukuran panjangsistem Inggris antara lain yard, feet, dan inchi. 2) Pengukuran Baku Satuan baku yang berlaku untuk mengukur panjang sebuah benda ataupun jarakadalah kilometer (), hektometer (ℎ), dekameter (), meter (), desimeter(), centimeter (), dan millimeter (). Mengajarkan pengukuran panjangpada siswa Sekolah Dasar dapat dimulai dengan meminta siswa mengukurbenda-benda di sekitar menggunakan penggaris ataupun alat meteran. PENGUKURAN Page 8 of 12


6. PENGUKURAN BERAT Berat atau massa dipakai untuk mengukur berat sebuah objek. Contohnya, siswa mengukur berat badan menggunakan alat bantu timbangan. Satuan pengukuran berat sendiri adalah gram dan kilogram. Pengukuran berat juga bisa diingat lebih mudah dengan bantuan tangga satuan berat. PENGUKURAN Page 9 of 12


B. SKALA 1. 2. 3. a. Pengertian dan fungsi Skala Skala Verbal Skala verbal adalah skala yang digunakan untuk menunjukan jarak namun disampaikan secara langsung Skala adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya. Skala digunakan untuk menunjukan jarak atau ukuran sebuah wilayah atau sebuah benda. Skala berfungsi untuk memperlihatakan jarak atau ukuran sebuah wilayah atau sebuah benda pada gambar dengan ukuran yang sebenarnnya. b. Jenis skala yang harus diketahui Terdapat tiga jenis skala secara umum. Namun yang paling sering kita lihat dan kita jumpai adalah skala angka. Namun ada dua skala lain yang jarang kita lihat. Berikut ini beberapa jenis skala yang harus kita ketahui. Skala garis Skala garis adalah skala yang digunakan untuk menunjukan perbandingan jarak pada gambar (jarak pada peta) dengan jarak sesungguhnya namun dengan menggunakan garis. Skala garis bebentuk garis lurus terbagi menjadi beberapa titik dengan jarak yang sama. Nah, garis-garis tersebut mewakili perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhanya. Skala angka Nah, sobat skala angka adalah skala yang paling sering kita jumpai. Pada skala angka, perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya disimbolkan dengan angka misalnya “1 : 200.000”. Nah, pada kesempatan hari ini kita akan belajar menghitung skala angka. c. Menghitung menggunakan rumus skala Menghitung skala berguna untuk kita mengetahui jarak atau ukuran pada sebuah peta. Penulisan skala pada sebuah denah atau peta berbeda-beda. Ada yang menulis dengan “1 : 6.000.000” atau “1 : 40.000” tergantung pada penulisannya atau seseorang menggambarkan sebuah wilayah atau bendanya. PENGUKURAN Page 10 of 12


SKALA 1. 2. Mari, belajar bersama dengan memperhatikan contoh berikut ini. Skala ditulis 1:P dengan P adalah penyebut skala. Suatu peta, denah, dan model selalu Digambar menyerupai objek sebenarnya dengan menggunakan skala. Objek aslinya mempunyai bentuk dan ukuran sebenarnya. Sementara itu, peta, denah, dan model mempunyai ukuran yang lebih kecil daripada ukuran sebenarnya. Hubungan antara jarak sebenarnya, jarak pada peta, dan skala (1 : P) sebagai berikut. Tinggi tiang bendera pada gambar adalah 2 cm dengan skala 1 : 250. Berapa meter tinggi tiang bendera sebenarnya? Pembahasan: Skala 1 : 250. Tinggi pada gambar = 2 cm Tinggi sebenarnya = 2 cm × 250 = 500 cm = 5 m Jadi, tinggi tiang bendera sebenarnya adalah 5 m. 1.Jarak rumah Anton ke sekolah adalah 750 m. Jika ia hendak membuat denah dengan skala 1 : 5.000, berapa cm jarak rumah Anton ke sekolah pada denah? Pembahasan: Skala 1 : 5.000. Jarak sebenarnya = 750 m = 75.000 cm Jarak pada denah = = 15 cm Jadi, jarak rumah Anton ke sekolah pada denah adalah 15 cm. PENGUKURAN Page 11 of 12


Contoh 1 Keterangan D adalah debit V adalah volume t adalah waktu 90 liter/menit = … liter/detik Penyelesaian 90 liter/menit = 90 x 1/60 = 1,5 liter/detik Rumus Menghitung Debit Air Debit = Volume aliran : waktu aliran “Rumus untuk menghitung debit air adalah volume aliran dibagi dengan waktu aliran.” C. DEBIT Debit adalah volume air mengalir dalam waktu tertentu melalui penampang air, sungai, saluran, pipa atau keran. Nantinya, satuan debit adalah satuan volume per satuan waktu, seperti m3 /detik, m3 /jam, liter/detik, ml/detik. Waktu aliran = Volume : debit Kemudian, jika diketahui debit dan waktu aliran, maka rumus untuk menghitung aliran adalah sebagai berikut: Volume aliran = Debit x waktu aliran Siti melakukan percobaanmengisi air ke bak. Siti mengisi dengan kran. Hasilnya sebagai berikut. Perhatikan hasil percobaan Siti di atas! Perbandingan antara volume dan waktu dinamakan Debit. Debit dapat dirumuskan sebagai berikut. PENGUKURAN Page 12 of 12


Click to View FlipBook Version