i KATA PENGANTAR Segala puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah, rahamat dan hidyah-Nya yang senantiasa dilimpahkan kepada penulis sehingga bisa menyelesaikan makalah ini dengan judul “Mengenal Jaringan Komputer” sebagai tugas Informatika Jaringan Komputer. Makalah ini membahas tentang Konsep Jaringan Komputer, Kategori Jaringan Komputer. Tujuan penulis membuat ini agar para pembaca memahami penjelasan tentang konsep jaringan komputer, kategori dari jaringan komputer dan bermacam – macam jenis jaringan komputer. Didalam makalah ini kami menyadari jika digunakan sebagai acuan pembahasan yang lebih dalam, mungkin masih ada kekurangan didalamnya. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wailah selaku guru Informatika. Apabila ada masukan dan pendapat yang membantu saya dalam penyusunan makalah dan bisa menjadi lebih baik lagi. Akhir kata, Semoga makalah ini bisa bermanfaat untuk banyak orang.
ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .............................................................................................. i DAFTAR ISI........................................................................................................... ii DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. iii BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1 1.1. Latar Belakang .............................................................................................1 1.2. Perumusan Masalah......................................................................................1 1.3. Tujuan Penulisan ..........................................................................................1 BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................3 2.1. Konsep Jaringan Komputer..........................................................................3 2.2. Klasifikasi Jaringan Komputer.....................................................................4 1. Berdasarkan Jangkauan Geografis...............................................................4 2. Berdasarkan topologi Jaringan....................................................................11 3. Berdasarkan media transmisi ......................................................................19 4. Berdasarkan distribusi sumber data ............................................................22 5. Berdasarkan peranan komputer atas proses data/informasi .......................25 2.3. Keuntungan dan Keterkaitan Jaringan Komputer ......................................27 BAB III PENUTUP ...............................................................................................29 3.1. Kesimpulan.................................................................................................29 3.2. Saran............................................................................................................30 DAFTAR PUSAKA...............................................................................................31
iii DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Local Area Network (LAN)........................................................ 5 Gambar 2.2 Metropolin Area Network (MAN) ............................................. 6 Gambar 2.3 Wide Area Network (WAN) ....................................................... 8 Gambar 2.4 Personal Area Network (PAN) ................................................... 10 Gambar 2.5 Internet ....................................................................................... 12 Gambar 2.6 Topologi Bus .............................................................................. 13 Gambar 2.7 Topologi Ring ............................................................................. 14 Gambar 2.8 Topologi Star .............................................................................. 16 Gambar 2.9 Topologi Tree ............................................................................. 17 Gambar 2.10 Topologi Mesh .......................................................................... 18 Gambar 2.11 Jaringan Kabel (Wired Network).............................................. 19 Gambar 2.12 Jaringan Nirkabel (Wireless Network) ..................................... 21 Gambar 2.13 Jaringan Terpusat ...................................................................... 22 Gambar 2.14 Jaringan Terdistribusi ............................................................... 23
iv Gambar 2.15 Jaringan Client-Server .............................................................. 25 Gambar 2.16 Jaringan Peer to Peer ................................................................ 27
1 BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini, diuraikan tantang latar belakang, perumusan masalah, dan tujuan penulisan. Dalam proses penulisan yang berjudul “Mengenal Jaringan Komputer.” 1.1. Latar Belakang Zaman sekarang, kebutuham manusia dalam akses data semakin meningkat, ini disebabkan adanya pola pergeseran hidup manusia ke arah yang lebih berkembang. Dengan pemanfaatam komputer hal ini dapat terfasilitasi dengan cepat. Akibatnya akam terjadi koefisien waktu, biaya dan resource, sehingga akan menghasilkan output yang optimal. Disi lain kebutuhan akan akses data itu terhalangi oleh adanya jarak dan waktu, terkadang kita membutuhkan akses informasi saudara kita yang berada di negara yang berbeda Dengan adanya jaringan komputer, hal ini bisa teratasi. Bukan hanya jarak akan tetapi perbedaan waktupun dapat selalu diakses. Misal ketika kita menginginkan informasi yang telah lalu. Internet dan Word Wide Web (WWW) sangat populer di seluruh dunia. Banyak masyarakat yang membutuhkan aplikasi yang berbasis internet, sperti E-Mail dan akses Web melalui internet. Sehingga makan banyak aplikasi bisnis yang berkembang di atas internet. 1.2. Perumusan Masalah Dalam menyusun makalah ini, penulis merumuskan beberapa masalah yang berkaitan dengan: 1. Apa pengertian dari jaringan komputer? 2. Apa pengertian LAN, MAN dan WAN? 3. Bagaimana fungsi dan karakteristik dari jenis – jenis jaringan? 4. Apa pengertian dari topologi star, topologi bus, topologi ring, topologi tree dan topologi mesh? 5. Bagaimana karakteristik masing-masing topologi? 6. Apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing topologi? 1.3. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penyusanan makalah ini yaitu sebagai berikut: 1. Mengetahui secara umum konsep jaringan komputer. 2. Untuk memberikan informasi tentang jenis-jenis jaringan komputer. 3. Memahami karakteristik dan fungsi dari masing – masing jenis jaringan.
4. Mengetahui secara umum pengertian topologi jaringan kepada pembaca. 5. Untuk memberikan informasi tentang jenis-jenis topologi jaringan. 6. Memahami karakteristik, keuntungan dan keterkaitan Jaringan Komputer.
3 BAB II PEMBAHASAN 2.1. Konsep Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah hubungan antara 2 komputer atau lebih yangterhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless). Dua unitkomputer dikatakan terkoneksi apabila keduanya bisa saling bertukar data/informasi, berbagi resource yang dimiliki seperti: file, printer, media penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk, dll). Data yang berupateks, audio maupun video, bergerak melalui media kabel atau tanpa kabel(wireless) sehingga memungkinkan pengguna komputer dalam jaringankomputer dapat saling bertukar file/data, mencetak pada printer yang sama danmenggunakan hardware/software yang terhubung dalam jaringan bersama-sama. Suatu jaringan komputer terdiri atas media komunikasi, peralatan, dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menghubungkan dua atau lebih sistemkomputer dan/atau berbagai peralatan. Jaringan komputer merupakan hal penting bagi organisasi modern dengan alasan: a. Sistem jaringan komputer memungkinkan organisasi untuk lebih fleksibel danberadaptasi terhadap kondisi bisnis yang berubah - ubah dengan cepat. b. Jaringan memugkinkan perusahaan untuk berbagi perangkat keras, aplikasi komputer, dan basis data antar organisasi. c. Jaringan memungkinkan pegawai dan kelompok kerja yang tersebar didaerah yang berbeda untuk berbagi dokumen, ide, pendapat, dan berinteraksi secara lebih efisien dan efektif. Jaringan meningkatkan link antara sesama perusahaan bisnis ataupun antara perusahaan bisnis dengan pelanggannya. Simpul dan tautan adalah blok bangunan dasar dalam jaringan komputer. Suatu simpul jaringan dapat berupa peralatan komunikasi data (DCE) seperti modem, hub atau switch, maupun peralatan terminal data (DTE) seperti dua atau beberapa komputer dan printer. Tautan adalah media pengiriman yang menghubungkan dua simpul. Tautan dapat berbentuk fisik, seperti kabel atau fiber optik, atau berupa ruang bebas yang digunakan oleh jaringan nirkabel. Dalam jaringan komputer yang sedang bekerja, simpul akan mengikuti serangkaian aturan atau protokol yang menentukan cara mengirim dan menerima
data elektronik melalui tautan tersebut. Arsitektur jaringan komputer menentukan desain dari komponen fisik dan logis ini. Arsitektur jaringan komputer menyediakan spesifikasi untuk komponen fisik jaringan, organisasi fungsional, protokol, dan prosedur. 2.2. Klasifikasi Jaringan Komputer Jaringan komputer atau disingkat Jarkom mempunyai klasifikasi atau pengelompokan jaringan tertentu seperti: klasifikasi berdasarkan jangkaun geografis, klasifikasi berdasarkan topologi jaringan, klasifikasi berdasarkan media transmisi, klasifikasi berdasarkan distribusi sumber data dan klasifikasi berdasarkan peranan komputer atas proses data/informasi. Berikut dipaparkan klasifijkasi jaringan komputer berdasarkan kelompoknya. 1. Berdasarkan Jangkauan Geografis • Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN) dapat didefinisikan sebagai kumpulan komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. LAN dapat jugadidefinisikan berdasarkan pada penggunaan alamat IP komputer pada jaringan. Suatu komputer atau host dapat dikatakan satu LAN bila memiliki alamat IP yang masih dalam satu alamat jaringan, sehingga tidak memerlukan router untuk berkomunikasi. Contoh jaringan LAN seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini. Gambar 2.1 Local Area Network (LAN) Fungsi Jaringan LAN Memudahkan pengguna dalam mengakses informasi.
5 Membantu menjaga keamanan data perusahaan atau instansi. Memudahkan seorang administrator untuk proses pengecekan pada data base server. Membantu komunikasi pada setiap karyawan disuatu instansi dari berbagai divisi. Karakteristik Jaringan LAN Jenis jaringan komputernya mencakup area yang paling kecil. Jaringannya juga merupakan salah satu jenis yang tidak membutuhkan telekomunikasi. Lebih cocok digunakan untuk penggunaan pribadi atau internal. Dikelola melalui administrator lokal. Ciri-ciri LAN: Meliputi wilayah yang sempit/kecil Transfer data lebih cepat Berbagi perangkat keras (hardware) Berbagi perangkat lunak (software) Sharing sangat mudahMemudahkan komunikasi antar user Jarak jangkau hingga 1 Km (menurut Cisco) Keuntungan LAN: Biaya akses ke internet lebih murah, karena menggunakan server Informasi lebih banyak ditemukan oleh client / user dapat saling tukar menukar komunikasi/data bisa dijadikan workstation Kelemahan LAN: Jika menggunakan HUB akses akan lebih lambat, karena tebagi untuk client yang lain. Tidak Bisa dijadikan Server Jaringan LAN (Local Area Network) • Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN) merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN, dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN, mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. Contoh jaringan MAN seperti diperlihatkan padagambar di bawah ini.
Gambar 2.2 Metropolitan Area Network (MAN) Fungsi Jaringan MAN Membantu menghubungkan suatu komputer dari satu kota ke kota lainnya yang berbeda. Mempermudah dalam hal komunikasi, misalnya antara kantor pusat yang berada di kota A dapat terhubung dengan kantor cabang di kota B lainnya. Membantu membangun sistem yang menggunakan dua server. Karakteristik Jaringan MAN Mencakup area yang luas yakni berjarak antara 5 sampai 50 km. Jaringan MAN mencakup area yang lebih luas dibanding dengan jaringan LAN. Jaringan MAN adalah jaringan yang berkecepatan tinggi. Ciri-ciri dari jaringan MAN: Lingkup koneksi antar kota Menghubungkan banyak jaringan LAN Kecepatan koneksinya antara 10 Mbps-100 Mbps Lewat jaringan umum seperti satelit, telkom, ataupun gelombang radio Kelemahan dari Jaringan MAN: Jika ada troubleshooting yang sulit melakukan pengecekan / diagnosa Jaringan internet akan lambat jika lalu lintas jaringan padat Kelebihan dari jaringan MAN: Cakupan wilayah dari jaringannya lebih luas dibandingkan dengan sistem jaringan komputer lainnya, sehingga berkomunikasi dapat menjadi lebih efisien dan tentu saja mempermudah bisnis yang dilakukan.
7 • Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana satelit ataupun kabel serat optik, karena jangkauannya yang lebih luas, bukan hanya meliputi satu kota atau antar kota dalam suatu wilayah, tetapi mulai menjangkau area/wilayah otoritas negara lain. WAN biasanya lebih rumit dan sangat kompleks bila dibandingkan LAN maupun MAN. WAN menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN kedalam komunikasi global seperti internet, meski demikian antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkupareanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya. Contoh jaringan WANseperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini. Gambar 2.3 Wide Area Network (WAN) Fungsi Jaringan WAN Mempermudah pengguna dalam hal komunikasi yang terpisah jarak yang jauh. Sebagai penghubung antara jaringan LAN dan jaringan MAN. Membantu mempercepat proses dalam berbagi data dan informsi. Memudahkan update data karena real time dan juga lebih ekonomis Karakteristik Jaringan WAN Untuk jangkauan nya mencakup area yang lebih luas dibanding dengan MAN.
Mencakup berbagai karaktersitik suatu geografis (satu benua/negara) Dapat menangani berbagai kendala pada komputer yang tidak bisa diatasi oleh sistem jaringan LAN dan jaringan MAN dan menghubungkan keduanya. Jaringan ini juga bekerja pada OSI layer yaitu pada datalink layer dan physical layer. Ciri-ciri Jaringan WAN: Jangkauan geografisnya luas (antar wilayah, negara atau benua) Gabungan antara LAN dan WAN Kecepatan jaringan antara 10 Mbps-100 Mbps Melewati jaringan umum seperti satelit (VSAT), gelombang radio, umum Keuntungan Jaringan WAN: Server kantor pusat dapat dijadikan sebagai bank data dari kantor cabang Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-mail dan chat. Dokumen / file yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket kantor pos, dapat dikirim melalui email dan transfer file dari atau ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang murah dan dalam jangkauan waktu yang singkat Polling data dan updating data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang telah ditentukan oleh kantor cabang tersebut. Kekurangan Jaringan WAN: Biaya operasional mahal. Dalam hal settingan atau pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal. Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan bisa mengganggu jaringan ini. Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya. • Personal Area Network (PAN) PAN atau yang memiliki kepanjangan Personal Area Network merupakan sebuah jaringan komputer untuk berkomunikasi antara komputer dengan perangkat seperti speaker, handphone, komputer, dan lain sebagainya. Jangkaun jaringan ini sangat dekat sehingga Anda tidak bisa menggunakannya untuk berkomunikasi dengan jarak jauh.
9 PAN juga isa digunakan untuk berkomunikasi antar perangkat pribadi atau interpersonal komunikasi. Bisa juga digunakan untuk berkomunikasi atau koneksi yang lebih tinggi serta jaringan internet atau uplink. Adapun jangkauan jaringan ini hanya beberapa meter sehingga antara orang yang ingin berkomunikasi dengan target tidak berada di jarak yang jauh. Fungsi PAN (Personal Area Network) Fungsi utama dari PAN untuk melakukan komunikasi antar perangkat pribadi. Bisa dikatakan bahwa PAN merupakan sebuah pusat atau titik akses terhadap berbagia macam perangkat seperti hp, komputer, sistem keamanan rumah, dan berbagai perangkat lainnya. Untuk kontrol pada jaringan ini menggunakan autoritas pribadi. Sementara untuk tekknologi yang dipakai dalam PAN adalah bluetooth serta WAP atau Wireless Application Problem. Jaringan PAN juga dihubungkan dengan bus yang ada di komputer misalnya USB dan Firmware. Gambar 2.4 Personal Area Network (PAN) Karakteristik PAN Ada beberapa hal yang menjadi karakteristik atau ciri khas dari jaringan PAN yang membedakannya dengan tipe jaringan yang lainnya. Beberapa karakteristik tersebut akan kami sebutkan di bawah ini: Lebih Aman: setiap sinyal atau perangkat akan diotorisasi sebelum perangkat tersebut mengirim data atau file
PAN adalah sebuah titik askes dari berbagai perangkat misalnya telepon, komputer, ponsel, laptop, maupun perangkat lain yang digunakan untuk berkomunikasi publik seperti internet Kontrol pada jaringan PAN dilakukan melalui autoritas pribadi Data yang dikirimkan mempunyai sifat khas dan juga personal. Hal ini karena jaringan ini hanya digunakan untuk keperluan pribadi Protokol maupun teknik yang digunakan di dalam jaringan PAN yaitu Wireless Application Protocol, WiFi, Bluetooth, Infrared, dan lain - lain. Jaringan ini mempunyai jangkauan hanya beberapa metir sehingga tidak dapat digunakan untuk mentransmisikan data dengan jarak yang jauh Kelebihan PAN Hemat Biaya: PAN merupakan jenis jaringan yang tidak memerlukan biaya yang banyak untuk membuatnya. Hal ini karena Anda tidak memerlukan kawat maupun kabel. Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan ketika harus menjelakjahi internet sehingga cenderung lebih murah Lebih Aman: setiap sinyal atau perangkat akan diotorisasi sebelum perangkat tersebut mengirim data atau file Banyak Perangkat yang Terkoneksi dalam Satu Waktu: Ada banyak perangkat yang terkoneksi di waktu yang bersamaan Kekurangan PAN Mengganggu Kesehatan: sinyal yang dilepaskan oleh PAN berpotensi membahayakan manusia maupun hewan serta berpotensi menyebakan ganggunan kesehatan Transfer Data Lambat: PAN mempunyai kecepatan transfer data yang cenderung lebih mahal dibandingkan jenis jaringan yang lain Jarak yang Sempit: jaringan ini tidak bisa digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh karena hanya berlaku beberapa meter
11 • Internet Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia yang merupakan gabungan dari LAN, MAN, dan WAN. Setiap komputer dan jaringan terhubung secara langsung maupun tidak langsung ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lainnya menggunakan alamat unik yang biasa disebut dengan alamat Internet Protocol (IP). Contoh jaringan intranet seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini. Gambar 2.5 Internet 2. Berdasarkan topologi Jaringan Topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi satu sama lain dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada kecepatan akses data, biaya serta ukuran maupun tingkat konektivitas yang nantinya akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan. Cara yang umum digunakan saat ini adalah topologi bus, ring, star, dantree. • Topologi Bus (Linear) Pada topologi bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang
kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Contoh topologi bus seperti diperlihatkan padagambar di bawah ini. Gambar 2.6 Topologi Bus Karakteristik Topologi Bus Sangat sederhana dalam instalasi dan biayanya yang ekonomis. Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card. Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak maka jaringan tersebut akan down dan mempengaruhi node yang lainnya sehingga tidak dapat berkomunikasi. Kelebihan Topologi Bus Transfer Data Lambat: PAN mempunyai kecepatan transfer data yang cenderung lebih mahal dibandingkan jenis jaringan yang lain Pembiayaan dalam instalasi cukup murah karena pemasangannya tidak boros kabel. Bila ada maintenance jaringan tidak rumi dan mudah diatasi. Mudah dalam penambahan client dan tidak mengganggu jaringan yang lain. Kekurangan Topologi Bus Transfer Data Lambat: PAN mempunyai kecepatan transfer data yang cenderung lebih mahal dibandingkan jenis jaringan yang lain Jika salah satu kabel pada jaringan putus maka akan mengganggu jaringan yang lainnya.
13 Proses pengiriman dan penerimaan data yang kurang perencanaan artinya sering terjadi tabrakan data (collision domain) pada saat proses pengiriman data. Tidak dapat dikembangkan untuk jaringan kedepannya • Topologi Ring (Cincin) Pada topologi ring (cincin) semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupunserver akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat - alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bilatidak informasi akan dilewatkan. Kelemahan dari topologi ini adalah setiap nodedalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringanakan terganggu. Keunggulan topologi ring adalah tidak terjadinya collision atautabrakan pengiriman data seperti pada topologi bus, karena hanya satu nodedapat mengirimkan data pada suatu saat. Contoh topologi ring sepertidiperlihatkan pada gambar di bawah ini. Gambar 2.7 Topologi Ring Karakteristik Topologi Ring Node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
Problem yang sering terjadi yaitu bila salah satu node rusak, maka akan mempengaruhi node lainnya dalam jaringan dan tidak dapat berkomunikasi. Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP Kelebihan Topologi Ring Data mengalir dalam satu arah, sehingga dalam hal berbagi data bila mengalami sebuah collision dapat dihindarkan. Waktu untuk mengakses data lebih optimal. Pembiayaan nya dalam instalasi relatif murah. Performa dan kecepatan koneksi pada jaringan cukup baik. Kekurangan Topologi Ring Bila tejadi masalah atau troubleshooting jaringan pada perbaikannya rumit dan sulit ditangani. Menambah komputer dapat mengacaukan jaringan dan mempengaruhi dalam berbagi data dengan komputer lainnya. Jika terjadi kerusakan biayanya tidak sedikit. Boros kabel. • Topologi Star (Bintang) Pada topologi star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi star adalah dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Bila terdapat gangguan di suatu jalurkabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstationyang bersangkutan dengan server, jaringan tersebut secara keseluruhan tidak mengalamigangguan. Kelemahan dari topologi star adalah kebutuhan kabel yang lebih besardibandingkan dengan topologi lainnya. Contoh topologi star seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini.
15 Gambar 2.8 Topologi Star Karakteristik Topologi Star Setiap client berkomunikasi dengan menggunakan hub atau switch sebagai consentrator. Bila ada problem yang sering terjadi pada sebuah jaringan atau perangkat lainnya bisa diperbaiki dengan lebih teratur. Jika kabel pada terminal putus, maka keseluruhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut. Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP. Kelebihan Topologi Star Tingkat keamanan yang cukup baik Proses pertukaran atau berbagi data yang tidak terlalu rumit. Mudah untuk penambahan dan pengurangan komputer client. Mudah dalam hal pemasangan nya. Kekurangan Topologi Star Jika terjadi suatu masalah pada perangkat yang dipusat seperti switch atau hub maka jaringan keseluruhan akan down. Jika terlalu banyak pengguna atau lalu lintas padat maka akan memperngaruhi transmisi data. Boros kabel dan bila ada problem memakan biaya yang tidak sedikit.
• Topologi Tree (Pohon) Topologi tree merupakan perpaduan antara topologi Bus dan Star, yang terdiri dari kelompok - kelompok dari workstation konfigurasi bintang yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi Bus. Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan mengkonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya. Contoh topologi tree dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar 2.9 Topologi Tree Karakteristik Topologi Tree Dapat dihubungkan melalui sub node dalam satu central node. Membantu proses pada baseband maupun broadband signaling. Membantu proses pada contention maupun token bus access. Rangakaiannya sedikit rumit dan proses instalasinnya dilakukan secara khusus. Kelebihan Topologi Tree Topologi jaringan ini mudah dikembangkan menjadi topologi yang lebih luas. Keamanan yang sangat handal dan pengaturan data yang mudah. Kekurangan Topologi Tree Proses instalasi yang rumit dan khusus. Bila terjadi troubleshooting dalam perbaikannya tidak mudah karena mencakup jaringan yang besar.
17 Biaya instalasi yang mahal.
Jika memiliki user yang terlalu banyak maka akan mempengaruhi user lainnya dan kinerja jaringan menjadi lambat. • Topologi Mesh Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jala merupakan topologi yang menerapkan hubungan antar sentral secara penuh atau yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Topologi ini menggunakan sebuah kabel tunggal, karena tidak menggunakan hub atau switch kinerja nya menjadi lebih cepat. Gambar 2.10 Topologi Mesh Karakteristik Topologi Mesh Memiliki tingkat redundancy yang tinggi Topologi ini menggunakan banyak kabel untuk menghubungkan ke semua perangkat. Bila terjadi penambahan jumlah perangkat, maka akan sulit untuk dikendalikan dan mempengaruhi kinerja dalam jaringan. Kelebihan Topologi Mesh Bandwith limitnya yang lumayan besar. Keamanan yang terhandel dan pengaturannya yang mudah. Dalam hal pengiriman data, sulit untuk terjadinya tabrakan data (collision) karena jalur pengirimannya yang banyak. Kekurangan Topologi Mesh
19 Pada pemasangan Topologi Mesh sangat rumit karena membutuhkan banyak kabel. Biaya untuk pemasangannya sangat mahal. Untuk tempat instalasinya pada ruangan sangat sempit dan terkesan tidak rapi. 3. Berdasarkan media transmisi • Jaringan Kabel (Wired Network) Jaringan kabel (wired network) adalah jaringan yang media transmisinya menggunakan kabel. Data dikirim melalui kabel dalam bentuk sinyal listrik. Contohnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar 2.11 Jaringan Kabel (Wired Network) Jaringan kompter berkabel menggunakan sarana kabel jaringan (kabel jaringan UTP, RG 45 dengan proses Crimping), untuk kemudian dihubungkan dengan perangkat penghubung berupa Hub maupun Switch.Jaringan komputer berkabel memiliki kestabilan dan kecepatan yang relatif sangat tinggi dibandingkan dengan Wireless.Hal ini menjadi salah satu kelebihan menggunakan jaringan berkabel. Adapun kelemahan jika menggunakan jaringan komputer berkabel antara lain, jangkauan yang terbatas (sesuai dengan panjang kabel jaringan), tidak praktis (harus selalu menggunakan kabel, tidak bisa kemana-mana layaknya seperti wireless),serta adanya kemungkinan terganggunya
jaringan apabila kabel bermasalah(terpotong).Akan tetapi jaringan wired masih digunakan saat ini.Kebanyakan digunakan di dalam satu perusahaan (dalam 1 gedung yang sama) Jaringan komputer berkabel menggunakan media - media pada kabel jaringan berupa: Kabel UTP (Unshielded Twister Pair): jenis kabel yang di dalamnya berisi 4 pasang kabel yang dapat dipakai untuk membuat suatu jaringan komputer. Bahan penghantarnya terbuat dari tembaga. Kabel Coaxial: media yang mampu menghubungkan antara 1 perangkat komputer ke perangkat lainnya. Kabel ini memiliki kecepatan transfer data yang lumayan tinggi/baik sebagai transmisi data. Kabel ini juga berfungsi untuk membagi sinyal dengan frekuensi yang cukup tinggi. Fiber Optic: merupakan sebuah media jaringan kabel yang terbuat dari serat kaca. Fungsinya adalah untuk melindungi jaringanjaringan lokal seperti LAN.Karena terbuat dari bahan kaca dan dilapisi dengan bahan kuat sebagai pelindung, kabel ini cocok untuk menjaga stabilitas jaringan di sebuah perusahaan gedung bertingkat. • Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Wireless Network adalah jaringan komputer yang media transmisinya berupa sinyal elektromagnetik untuk menghubungkan setiap perangkat. Contohnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
21 Gambar 2.12 Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Jaringan komputer tanpa kabel merupakan jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel jaringan UTP, Coaxial maupun Fiber Optic, namun memanfaatkan sinyal elektromagnetis. Saat ini sudah sangat banyak yang menggunakan jaringan wireless.Contoh Layanan Internet dari operator,Public Hotspot dan Free Wifi di sejumlah tempat publik, fitur
tethering pada Smartphone untuk berbagi koneksi internet secara cepat dan mudah,koneksi Bluetooth dan Infra Red untuk transfer data,dan lain-lain. Satu hal utama yang menjadi kelebihan jaringan wireless adalah kemudahan dan praktis. Pengguna cukup mengaktifkan fitur/layanan wireless dalam perangkat komputer dan mobie lalu menghubungkan ke koneksi wireless yang ada (contoh public hotspot). Namun wireless juga memiliki kekurangan-kekurrangan yaitu sbb: Ancaman gangguan dari gelombang lainnya (sinyal radio dan sinyal lainnya) yang akan mengganggu koneksi jaringan Kemungkinan untuk diserang oleh attacker yang mengakibatkan data pribadi bisa diakses tanpa batas. Penghalang sinyal gelombang seperti tembok bangunan, pepohonan dan benda-benda lainnya yang dapat mengganggu sinyal gelombang yang digunakan pada jaringan wireless. 4. Berdasarkan distribusi sumber data • Jaringan Terpusat Jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi atau data yang berasal dari komputer server. Gambar 2.13 Jaringan Terpusat Keuntungan Jaringan Terpusat Sebagai jaringan memerlukan upgrade hardware konstan dan patch perangkat lunak untuk tetap up-to-date dan meminimalkan kerentanan, administrator menemukan server pusat berguna karena mereka hanya perlu fokus
23 pada memperbarui dan meningkatkan satu komputer pusat, bukan harus memperbarui setiap komputer di jaringan. Arsitektur jaringan terpusat berarti kenyamanan dan kurang frustrasi bagi operator jaringan. Umumnya, jaringan terpusat dapat mencapai efisiensi yang lebih besar daripada jaringan desentralisasi. Dalam jaringan terpusat, semua data diarahkan melalui server pusat, yang berarti dapat melakukan perjalanan lebih cepat dari A ke B. Ini berarti bahwa jaringan terpusat terkadang menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan operasi melalui jaringan. Kekurangan Jaringan Terpusat Dalam jaringan terpusat, semua data melewati satu server pusat yang berarti bahwa jika server-down, maka komputer yang terhubung ke jaringan tidak dapat memproses permintaan pengguna. Tergantung pada skala jaringan dan sensitivitas data, kegagalan ini bisa menjadi bencana. Server terpusat target yang menarik bagi hacker karena segala sesuatu pada jaringan disimpan di dalam atau melalui satu server ini. Jika penyerang mampu melanggar keamanan server, mereka bisa mendapatkan akses ke semua data dan aset yang tersimpan atau berkeliaran melalui jaringan tersebut. Ini dapat mencakup cryptocurrency, informasi rahasia, atau data pribadi. Server pusat juga dapat ‘bottlenecks’ untuk jaringan jika bandwidth server pusat tidak dapat mengikuti aktivitas jaringan, terutama dari populasi dari permintaan pengguna bersamaan, kinerja jaringan dan stabilitas mungkin menderita. • Jaringan Terdistribusi Jaringan terdistribusi adalah campuran dari jaringan terpusat yang membentuk jaringan tertentu, jadi client tidak langsung tersambung ke server pusat melainkan ke server cabang.
Gambar 2.14 Jaringan Terdistribusi Keuntungan Jaringan Terdistribusi Jaringan desentralisasi menawarkan peningkatan kehandalan sistem. Karena informasi melewati banyak berbeda, independen komputer di jaringan tidak ada satu titik kegagalan. Masing-masing komputer juga tidak harus ber-gantung pada server pusat tunggal untuk menangani semua pengolahan, yang berarti sedikit risiko dalam kemacetan jaringan. Jaringan desentralisasi lebih aman, sebagai komponen kunci dari sistem terdistribusikan di seluruh jaringan. Tidak ada satu server pusat untuk hacker untuk menargetkan. Jika seseorang ingin menyerang jaringan, mereka perlu untuk mendapatkan akses ke sejumlah besar komputer jaringan. Sebagai kontrol dan kekuasaan dalam jaringan ini terletak di tangan kolektif, pengguna dapat menempatkan lebih banyak kepercayaan dalam sistem. Kolusi untuk memenuhi tujuan egois tidak mungkin untuk berhasil, dan membuat jaringan desentralisasi ideal untuk melindunginya dari privasi pengguna tersebut. Cryptocurrency bertenaga Blockchain dan platform transfer peertopeer (P2P) adalah contoh jaringan desentralisasi yang menawarkan ketahanan dan keamanan yang lebih besar daripada yang dapat disediakan sistem terpusat. Beberapa jaringan blockchain dibangun di atas fondasi masternode maupun supernode atau client node individu lain nya yang bekerja sama untuk memproduksi dan memelihara blockchain. Transaksi
25 Cryptocurrency melalui jaringan tersebut tidak memerlukan perantara pihak ketiga, yang membuat mereka lebih cepat dan lebih murah. Kekurangan Jaringan Terdistribusi Jaringan desentralisasi memerlukan lebih banyak komputer yang berpartisipasi atau mesin hardware dari jaringan terpusat, yang berarti lebih banyak pemeliharaan dan masalah yang lebih potensial-menciptakan beban tambahan pada dukungan TI. Tata Kelola dan pengambilan keputusan pada jaringan desentralisasi dapat menjadi lambat karena mencoba untuk mencapai konsensus dalam kelompok besar lebih kompleks dari satu otoritas pusat membuat keputusan otoriter. Jaringan desentralisasi mencapai tingkat keamanan yang lebih tinggi melalui konsep redundansi-asumsi bahwa beberapa peserta jaringan dapat menjadi non-fungsional. Namun, Jaringan harus terus beroperasi tanpa memperhatikan. Hal ini menyebabkan dapat menjadi tidak efisien dalam hal biaya keuangan dan konsumsi energi, karena jika jaringan peserta gagal, mereka akan perlu diganti agar jaringan untuk terus beroperasi pada kapasitas yang sama. Masalah lain adalah karena jaringan desentralisasi kurangnya kepemimpinan yang jelas, tidak ada otoritas pusat bagi pengguna untuk menghubungi jika mereka menghadapi masalah dengan jaringan. 5. Berdasarkan peranan komputer atas proses data/informasi • Jaringan Client-Server Jaringan client-server didefinisikan sebagai suatu arsitektur jaringankomputer dimana perangkat client melakukan proses meminta data, dan serveryang memilii tugas untuk memberikan respon berpa data terhadap permintaan tersebut.
Gambar 2.15 Jaringan Client-Server Kelebihan Jaringan Client-Server Karena hanya ada satu administrator yang mengatur sistem dalam jaringan, maka sudah dapat dipastikan kalau keamanan dan administrasi dalam jaringan client-server lebih baik. Server tidak terbebani sebagai workstation sehingga memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi. Semua data dapat di-back up karena kontrol terpusat dilakukan oleh server tersebut. Kekurangan Kekurangan Jaringan Client-Server Biaya operasional yang mahal. Komputer yang akan dijadikan server haruslah komputer yang memiliki spesifikasi tinggi. Karena yang mengatur hubungan antara server dan workstation adalah server, maka apabila server mengalami gangguan, seluruh jaringan akan terganggu. • Jaringan Peer to Peer Jaringan peer to peer merupakan salah satu model jaringan komputer yang terdiri dari dua atau beberapa komputer, dimana setiap station atau komputer yang terdapat di dalam lingkungan jaringan tersebut bisanya saling berbagi. Kelebihan Jaringan Peer to Peer Biaya operasional yang lebih murah dikarenakan tidak memerlukan server yang harus memiliki spesifikasi tinggi.
27 Tidak membutuhkan administrator yang profesional. Karena setiap komputer dalam jaringan memiliki hak akses dan kedudukan yang sama serta tidak bergantung pada server, maka apabila ada salah satu komputer yang mengalami gangguan, jaringan juga tidak akan terganggu. Kekurangan Jaringan Peer to Peer Karena jaringan Peer to Peer tidak tergantung pada server, maka sistem keamanan ditentukan sendiri oleh masing-masing user. Dan setiap user pastinya memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Hal ini tentu saja menjadikan jaringan Peer to Peer rentan terhadap serangan dari pihak luar. Masing-masing komputer dalam jaringan memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Dan apabila terjadi troubleshooting akan rumit dikarenakan pengaturan, konfigurasi dan penanganannya juga berbeda - beda. Kemampuan kerja yang lebih rendah dari jaringan Client-Server. Contoh dari jaringan client-server dan jaringan peer to peer dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar 2.16 Jaringan Peer to Peer 2.3. Keuntungan dan Keterkaitan Jaringan Komputer Komputer adalah suatu perangkat yang sudah tidak asing lagi dan sudah banyak sekali digunakan pada era modern seperti sekarang ini. Keunggulan darisebuah komputer adalah adanya jaringan computer, dimana jaringan komputer inifungsi utamanya adalah untuk bisa menyebarkan data dan informasi dari satukomputer server menuju ke komputer client yang terhubung dengan komputerserver itu sendiri.
Keuntungan Jaringan Komputer Keuntungan menggunakan jaringan komputer, yang mana keuntungan atau manfaat yang bisa kita dapat dari jaringan komputer adalah sebagai berikut: Bisa saling berbagi informasi serta data secara bersama-sama sepertiharddisk, printer, modem dan lain sebagainya. Dan jaringan komputer ini juga memberikan efisiensi terhadap waktu di dalam pengoperasian serta biaya pembelian hardware. Bisa saling berbagi file dari server ke client maupun juga masingmasingworkstation atau komputer client. Penggunaannya yang bisa dilakukan secara bersama-sama atau multi user. Akses untuk bisa masuk ke dalam sebuah jaringan komputer ini memakaisebuah nama, kata sandi maupun juga pengaturan khusus. Dan hak untuk bisa menggunakan data-data rahasia yang terdapat dalam komputer servermaupun juga komputer client. Komunikasi yang dilakukan antara pemakai komputer bisa dilakukanmelalui email atau lan conference. Pengontrolan yang dilakukan oleh para pengguna komputer dan data yangada didalamnya bisa dilakukan secara terpusat oleh orangorang tertentusaja, sehingga hal ini bisa meningkatkan keamanan pada sebuah komputeritu sendiri. Bisa memberikan kemudahan saat melakukan backup data. Data-data yang ada akan selalu update, dikarenakan komputer server yangselalu memutakhirkan data begitu ada data yang masuk yang telah diterima. Data yang masuk tidak bergantung terhadap orang-orang yang menyimpandata tersebut apabila orang tersebut tidak ada, dikarenakan penyimpanandata ini memiliki sifat tersentralisasi. Keterkaitan Sistem dan Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah media yang menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya supaya dapat berbagi file atau data dan jugamerupakan media penghubung antara komputer dengan internet. Tanpa
29 jaringankomputer tidak bisa digunakan untuk sharing, komunikasi, integrasi data, tersambung internet serta untuk keamanan. Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan serta menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan dengan sebagai elemen - elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer. Maka kaitan antara sistem komputer dengan jaringan komputer yaitu ketikakedua fungsi ini bergabung maka mampu memudahkan untuk mendapatkaninformasi dimana salah satu pengaplikasiannya komputer dapat membantumanusia dalam pekerjaan sehari-harinya, pekerjaan itu seperti: pengolahan kata, pengolahan angka, dan pengolahan gambar. Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware). Dengan demikian komponentersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan Dari pemaparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa jaringan komputermerupakan solusi untuk kebutuhan manusia dalam pengaksesan data, hal initercermin dengan meningkatnya penggunaan jaringan komputer, baik dalam scope kecil maupun besar. Pengguna jasa ini pun tidak terkotaki hanya kalangan tertentusaja, akan tetapi telah menjalar hampir keseluruh kalangan penguna komputer. Jaringan komputer saat ini diterapkan hampir dalam semua tempat seperti: bank, perkantoran, universitas, rumah sakit, bidang pariwisata, hotel, dan bahkan rumah. Komputer isasi memberikan kemudahan dalam penyelesaian banyak tugas dan meningkatkan kebutuhan untuk saling berbagi informasi antar bagian yang terkait, dan kebutuhan untuk pengamanan dan penyimpanan data. Kebutuhan tersebutkemudian dijawab oleh teknologi jaringan komputer. Hingga saat ini jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat, dan karna
itu pemahaman dasar tentang jaringan komputer diperlukan, terutama bagi orangorang yang berkecimpung dalam dunia teknologi informasi. Setelah menyelesaikan makalah ini saya dapat menyimpulkan bahwa: • Jaringan komputer adalah suatu hubungan antara dua komputer atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless) untuk saling berbagi data atau bertukar informasi. • Jaringan komputer secara umum terdapat berbagai jenis dan yang paling sering digunakan ada 3 macam, yaitu: LAN, MAN, WAN. Selain itu ada juga jenis jaringan lainnya adalah PAN, Internet dan Intranet • Topologi jaringan adalah suatu bentuk rangkaian dari struktur jaringan yang dibangun dan terdiri dari beberapa komputer yang saling berhubungan dengan menggunakan media kabel atau nirkabel (wireless). • Topologi jaringan dibagi menjadi 5 jenis, yaitu: Topologi Star, Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Tree, dan Topologi Mesh. 3.2. Saran Beberapa saran yang dapat saya sampaikan yaitu, dalam sebuah jaringan ataupun pemilihan topologi, perlu diperhatikan dalam berbagai hal seperti: biaya, lingkungan, skalabilitas, konektivitas, dan kecepatan agar suatu jaringan dapat berjalan dengan baik dan tidak ada kendala.
31 DAFTAR PUSAKA https://www.academia.edu/40087755/MAKALAH_JARINGAN_KOMPUTER https://www.researchgate.net/publication/360723498_MAKALAH_JARINGAN_ DASAR_KOMPUTER_DAN_TOPOLOGI_JARINGAN https://www.slideshare.net/sinyakkaceh/makalah-jaringan-komputer-80797197 https://www.lezgetreal.com/makalah-jaringan-komputer/# https://syaifulmutaqin.wordpress.com/networking/klasifikasi/1- berdasarkangeografis/ http://fabiokounang11.blogspot.com/2017/05/jaringankomputer-berdasarkanmedia.html https://id.linkedin.com/pulse/definisi-perbedaanjaringan-terpusat-vs-terdistribusiboriel-r https://www.kompasiana.com/mbell/5529010b6ea8349c768b456f/jaringanclientser ver-dan-peer-to-peer