HIMPUNAN
TERBUKA & TERTUTUP
Analisis Real
Dosen Pengampu : Arif Abdul Haqq, S.Si, M.Pd.
Kelompok 8 4A TMTK
Intan Nur Putri Syifa Ratna
2008105012 Elya Mulhamah
2008105024
01 02
PENDAHULUAN DEFINISI 8.1
03 04
TEOREMA 8.2 AKIBAT 8.3
01.
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Teori himpunan dijadikan landasan semua cabang matematika yang ditemukan
oleh George Cantor.
Himpunan terbilang (countable) dan takterbilang (uncountable).
Himpunan berhingga (finite) dan takberhingga (infinite).
* Himpunan takberhingga : himpunan bilangan asli, cacah, genap, ganjil,
rasional, dan irasional.
Himpunan terbilang takberhingga (denumerable), takberbilang dan takberhingga
(non denumerable).
PENDAHULUAN
Himpunan ∅ (Terbilang erhingga)
Himpunan ℕ (Terbilang Takberhinga)
Himpunan = 1,2,3 (Terbilang Berhingga)
Himpunan Terbuka (Open Set) pada bilangan real (ℝ) : interval terbuka ( , )
Himpunan Tertutup (Close Set) pada bilangan real (ℝ) : interval tertutup
, ; , ∈ ℝ
Interval tidak tertutup dan tidak terbuka atau setengah terbuka setengah tertutup :
, [ , )
02.
DEFINISI 8.1
DEFINISI 8.1
Himpuanan ⊆ ℝ dikatakan terbuka di ℝ jika ∀ ∈ terdapat persekitaran
( ) ∋ ( ) ⊂ .
Himpunan ⊆ ℝ dikatakan tertutup di ℝ jika komplemen yaitu terbuka di
ℝ.
Dengan kata lain
⊆ ℝ himpunan terbuka jika ∀ ∈ , ∃ > 0 ∋ ( − , + ) ⊂ .
⊆ ℝ himpunan tertutup jika ∀ ∉ , ∃ > 0 ∋ ∩ − , + = ∅.
Contoh Apakah himpunan ℝ = −∞ , ∞ adalah himpunan
(1) terbuka ?
Jawab:
Ambil sebarang ∈ ℝ
Pilih = 1
Maka diperoleh = − 1 , + 1 ⊂ ℝ
Untuk setiap ∈ ℝ
Sehingga ⊂ ℝ
Jadi, ℝ adalah Himpunan Terbuka.
Misalkan = ∈ ℝ ∶ 0 < < 1 . Apakah
himpunan terbuka ?
Jawab:
Ambil ∈ sebarang, ∈ (0, 1)
Pilih = , 1−
22
Jika = , maka − = − = > 0 .... (i)
2 2 2
Karena < 1− atau 0 < < 1 , maka
2 2 2
+ = + = 3 < 3 × 1 = 3 < 1 .... (ii)
2 2 2 2 4
(i) & (ii) : − , + = , 3 ⊂ (0, 1) .... (iii)
22
Jika = 1− ,
2
Maka 1− < atau 1 < < 1 , karena itu,
2 2 2
− = − 1− = 3 −1 = 3 × 1 − 1 = 1 > 0 .... (iv)
2 2 2 2 2 4
+ = + 1− = +1 = 1 × 1 + 1 = 3 < 1 .... (v)
2 2 2 2 2 4
(iv) & (v) : − , + = 3 −1 , +1 ⊂ (0,1) .... (vi)
22
Dari (iii) & (vi) : − , + ⊂ 0,1 , ∀ ∈ (0,1)
Artinya
1 −
∃ = 2 , 2 ∋ − , + ⊂ 0,1 , ∀ ∈ (0,1)
Jadi, Himpunan Terbuka.
Contoh
(3)
Apakah = ∈ ℝ ∶ 0 ≤ ≤ 1 himpunan tertutup ?
Jawab:
Ambil ∉ sebarang, berarti < 0 atau > 1
Jika < 0 , pilih = > 0
Maka 0, 1 ∩ − , + = 0, 1 ∩ 2 , 0 = ∅ .... (i)
Jika y > 1 , pilih = − 1 > 0
Maka 0, 1 ∩ − − 1 , + − 1 = 0, 1 ∩ 1, 2 − 1 = ∅ .... (ii)
(i) & (ii) : ∀ ∉ , ∃ > 0 ∋ ∩ − , + = ∅
Jadi, Himpunan Tertutup.
03.
TEOREMA 8.2
(SIFAT HIMPUNAN TERBUKA)
~ Teorema 8.2
1) Jika Himpunan Indeks (berhingga atau tak
berhingga) dan terbuka ∀ ∈ , maka ∪ ∈
terbuka
2) Jika 1, 2, … , masing-masing himpunan terbuka,
maka ∩ =1 terbuka
Namakan =∪ ∈ BUKTI
Ambil ∈ sebarang, maka ∃ 0 ∈ ∋ ∈ 0 (1)
Karena 0 terbuka, maka ∃ ( ) ⊂ 0 ⊂
Jadi, terbukti ∀ ∈ , ∃ ( ) ⊂
Berarti =∪ ∈ terbuka
Namakan = ∩ =1 . A.d.t: Terbuka
Ambil ∈ sebarang, maka ∈ , = 1, 2, … ,
Karena ∈ 1 dan 1 terbuka, ∃ 1 > 0 ∋ 1( ) ⊂ 1
Karena ∈ 2 dan 2 terbuka, ∃ 2 > 0 ∋ 2( ) ⊂ 2
Dst.
Karena ∈ dan terbuka, , ∃ > 0 ∋ ( ) ⊂
Sebut: = 1, 2, … , . Jelas > 0
Sehingga ⊂ ⊂ , = 1, 2, … ,
Akibatnya, ⊂ = ∩ =1
Jadi, ∩ =1 terbuka.
04.
AKIBAT 8.3
AKIBAT 8.3
1) Jika Himpunan Indeks (berhingga atau tak
berhingga) dan tertutup ∀ ∈ , maka
∪ ∈ tertutup himpunan
2) Jika 1, 2, … , masing-masing
tertutup, maka ∩ =1 tertutup
THANKYOU
FOR YOUR
ATTENTION!
CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by
Flaticon, and infographics & images by Freepik