PUISI LAMA
Subjudul
Ely Awaliyah, S.Pd.
Penerbit
Judul Buku
Penulis
Copyright © 2015 by Penulis
Diterbitkan oleh:
Penerbit
Alamat penerbit
Penyunting:
Tata letak:
Desain Cover:
Terbit: bulan, tahun
ISBN:
Hak Cipta dilindungi undang-undang
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dengan
bentuk dan cara apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit.
2 | Judul Buku
Kata Pengantar
P uji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa karena atas limpah rahmat-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan modul
Bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI SMA. Modul ini
disusun berdasarkan Standar Isi Kurikulum 2013 yang lebih
menempatkan siswa sebagai pusat kegiatan belajar. Modul
ini dilengkapi dengan latihan-latihan soal untuk menguji
pemahaman siswa terkait dengan materi “Puisi Lama”
Penulis menyadari bahwa dalam modul ini masih
banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat
mengharapkan saran dan kritik demi perbaikan dan
kesempurnaan modul.
Kami mengucapkan terimakasih kepada berbagai
pihak yang telah membantu proses penyelesaian modul ini.
Judul Buku | 3
Daftar Isi
Kata Pengantar.................................................... 3
Daftar Isi ........................................................... 4
Puisi Lama ......................................................... 5
Tentang Penulis................................................... 9
4 | Judul Buku
Puisi Lama
1.Puisi Lama
2.Pengertian Puisi Lama
3.Jenis-jenis puisi lama
A. Puisi Lama
Puisi menjadi tulisan sastra yang begitu akrab
di telinga banyak orang. Apalagi sekarang,
teman-teman bisa membuat puisi tanpa
beragam syarat ataupun ketentuan. Inilah yang
disebut sebagai puisi modern. Namun, tahukah
kalian bahwa puisi sudah berkembang dari
zaman lampau dan memiliki banyak jenis?
Judul Buku | 5
Tidak seperti puisi modern yang cenderung
bebas, puisi lama memiliki berbagai ketentuan
dalam pembuatannya. Berikut ini pembahasan
lengkapnya.
2. Pengertian Puisi Lama
Apa perbedaan puisi lama dan puisi baru? Secara
mudahnya, puisi lama adalah jenis puisi yang terikat
beragam aturan dari segi rima, bait, hingga suku katanya.
Tiap jenisnya memiliki ketentuan yang berbeda dengan
jenis lainnya. Berikut ini adalah beragam jenisnya beserta
aturan yang mengikatnya.
3. Jenis- Jenis Puisi Lama
Pantun
Jenis puisi lama yang satu ini pastinya sudah akrab
di telinga kalian. Berasal dari kata panutun asal
Minangkabau, jenis yang satu ini awalnya dipakai untuk
menjalin pergaulan di masyarakat. Mengenai ciri-ciri dari
pantun pun cukup banyak, seperti di bawah ini.
1. Tiap bait terdiri atas empat baris.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata.
3. Memiliki rima a-b-a-b
4. Baris pertama dan kedua berisi sampiran, yakni
kata-kata pembuka yang tidak atau kurang berkaitan
dengan maksud pantun.
Baris ketiga dan keempat berisi isi dari puisi ini
Karmina
Memiliki syarat yang tidak berbeda jauh dengan
pantun, karmina bisa dibilang adalah jenis
pantun singkat. Ciri-cirinya sendiri sebenarnya tidak
terlalu berbeda dengan pantun, seperti di bawah ini.
6 | Judul Buku
1. Tiap bait terdiri atas dua baris.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata
3. Rima ada di tiap frasa dengan pola a-b-a-b
4. Frasa pertama di baris pertama berima sama
dengan frasa pertama di baris kedua, begitu pula
dengan frasa selanjutnya di tiap baris.
5. Baris pertama adalah sampiran, sedangkan isi ada
di baris kedua.
Talibun
Jika karmina dapat dikatakan sebagai puisi singkat,
talibun adalah sebaliknya. Jenis puisi lama yang satu ini
seperti pantun, namun memiliki baris yang lebih panjang.
Berikut ini adalah aturannya:
1. Tiap baitnya memiliki baris berjumlah genap, namun
lebih dari empat.
2. Jumlah suku kata tiap baris berkisar 8—12.
3. Memiliki rima a-b-c-a-b-c.
Setengah dari jumlah baris per bait di bagian awal
adalah sampiran, selanjutnya isi
Jika dilihat dari strukturnya, jenis puisi lama yang
satu ini sangat mirip dengan pantun. Yang paling
membedakan keduanya adalah letak isi. Berikut ini
adalah ciri lain dain seloka.
1. Tiap bait minimal terdiri atas empat baris, dapat
lebih asal genap.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata.
3. Tiap baris adalah isi puisi.
4. Memiliki rima a-b-a-b
Mantra
Judul Buku | 7
Tidak ada ciri khusus untuk mantra. Puisi lama yang
dianggap memiliki kekuatan gaib ini dapat dikatakan
sebagai jenis puisi lama yang pertama kali berkembang.
Satu-satunya ciri khas dari mantra adalah ada sebagian
kata-kata yang diulang untuk memberi rasa sugesti bagi
yang mendengar.
Syair
Jenis yang satu ini lebih ke arah bercerita. Mengenai
aturannya sendiri, antara lain sebagai berikut.
1. Tiap bait terdiri atas empat baris.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata.
3. Setiap baris adalah isi dan saling berkait.
4. Memiliki rima a-a-a-a.
Gurindam
Jika karmina dapat dikatakan sebagai pantun
singkat, gurindam adalah syair yang singkat. Ciri-cirinya
adalah sebagai berikut.
1. Tiap bait terdiri atas dua baris.
2. Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata.
3. Memiliki rima a-a.
4. Tiap baris adalah isi.
8 | Judul Buku
Tentang Penulis
Tulis atau copy paste biografi singkat tentang
penulis, di sini.
Saat mengisi tentang menulis, hapus saja
tulisan ini.
Judul Buku | 9