LAPORAN TUGAS KELOMPOK A
Gantrina Wulansari, S.Pd Akbar Zamil, S.Pd. Tinna Dewi Fitriana, S.Pd
Tugas 3.1:
1. Setiap anggota merefleksikan 1 bentuk pembelajaran sosial dan emosional yang sudah diterapkan di kelas atau
sekolah selama ini. Upayakan jawaban yang bervariasi dari tiap anggota kelompok.
2. Uraikan: cara implementasi, bentuk PSE, KSE yang dikembangkan, apa yang dilakukan dan dikatakan guru
(instruksi yang disesuaikan dengan karakteristik murid pada jenjang pendidikan tersebut). Tuangkan hasil refleksi
pada tabel 3.1.
Tabel 3.1 Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional yang sudah dilakukan
Cara Bentuk Pembelajaran Sosial KSE yang Yang dilakukan guru Hal penting yang harus
Penerapan Emosional dikembangkan disampaikan kepada
murid
Mengajarkan Mengarahkan siswa untuk dapat Kesadaran Diri Guru mengajak murid Setiap murid hendaknya
kompetensi mengelola emosinya dengan untuk menyanyikan bisa menumbuhkan
sosial menyanyikan sebuah lagu agar Memberikan sebuah lagu yang perasaan senang dan
emosional siswa dapat memulai pemahaman, riang gembira dengan gembira dalam hati siswa
(KSE) secara pembelajaran dengan gembira penghayatan dan melakukan sehingga menumbuhkan
langsung dan kemampuan untuk gerakannnya, seperti : perasaan yang antusias
eksplisit mengelola emosi melakukan ice ketika akan memulai
breaking atau belajar
menyanyikan lagu
dengan gerakan yang
membangkitkan anak
untuk semangat ketika
mulai pembelajaran
Mengintegrasi Berdoa sebelum kegiatan Kesadaran diri Guru meminta Setiap murid hendaknya
kan pembelajaran Memahami proses perwakilan murid untuk dapat memahami bahwa
Kompetensi belajar dan memimpin doa sebelum melaksanakan
Sosial pemikiran diri pembelajaran harus
Emosional(KS selalu dimulai dengan
E) ke dalam Memberikan kesempatan pada Kesadaran sosial Guru memberikan berdoa,.
praktik murid untuk menikmati buku memahami kebebasan kepada
mengajar pilihannya dalam suasana yang pebedaan perspektif setiap murid untuk setiap murid mempunyai
guru dan gaya kondusif dan berempati memilih buku bacaan kesukaan yang berbeda-
interaksi sesuai dengan beda pada buku yang
dengan murid minatnya masing- diminatinya,dan
masing hendaknya setiap guru
mempunyai empati pada
hal ini.
Mengubah Menentukan cara penyelesaian Keterampilan Guru selalu Bahwa setiap murid
kebijakan dan konflik diantara murid secara Relasi memberikan contoh memiliki banyak
ekspektasi konstruktif dan membina cara menghargai perbedaan budaya dan
sekolah budaya sekolah yang (Mencegah, teman yang ada keunggulan masing-
terhadap bersahabat, aman dan Mengelola dan disekolah untuk masing, sehingga semua
murid menyenangkan. Menyelesaikan menghindari harus mampu
Konfilk) pertengkaran dan bekerjasama untuk
selalu berusaha mewujudkan lingkungan
memberikan yang bersahabat, aman
kenyamanan kepada dan menyenangkan.
temannya, seperti:
1. Melakukan
kegiatan-kegiatan
kolaborasi dan
Kerjasama antar
murid yang
menyenangkan dan
menuntut
Kerjasama dalam
bentuk permainan,
bermain peran,
penampilan unjuk
kerja, dsb.
2. Memberikan contoh
cara
menyelesaikan
konflik jika ada
murid yang
bertengkar, seperti
membuat kegiatan
bermain peran,
melihat video,
membacakan
cerita, dsb.
Mempengaruh Pembiasaan Karakter baik, Kesadaran Sosial Guru memberi contoh Bahwa setiap murid
(Memahami dan mengajak selalu memiliki suasana hati
i pola pikir berlatih untuk belajar merespon Perbedaan dan anak melakukan yang berbeda-beda,
Berempati) pembiasaan Salam, setiap anak harus dapat
murid tentang dan mengambil sebuah Sapa, Sopan dan menentukan pilihan yang
Santun antar teman baik tentang bagaimana
persepsi diri, tindakan/keputusan didepan dan kepada guru menunjukan sikap/
interaksi sosial di
orang lain dan murid lainnya.
lingkungan
satiap bertemu. berbagai situasi tersebut.
Guru selalu mengajak Hal Ini termasuk murid
untuk berfikir bisa mempertimbangkan
bagaimana merasakan bagaimanaakibat dari
dan menunjukkan pilihan sikap/respon yang
empati terbaik yang ditunjukan, apa manfaat
bisa dilakukan kepada dan konsekuensi dari
orang lain, seperti berbagai tindakan
anak diajak bermain tersebut.
peran, menonton
video, membacakan
cerita atau kisah yang
berkaitan, dsb.
Tugas 3.2:
1. Berdasarkan analisis 5 KSE yang sudah dipelajari, manakah KSE yang belum tercakup atau paling jarang
diterapkan selama ini? Diskusikan dengan kelompok Anda tentang contoh penerapan pembelajaran yang dapat
mengembangkan KSE tersebut yang disesuaikan dengan karakteristik jenjang murid kelompok Anda.
Jawab:
KSE yang belum tercakup atau paling jarang diterapkan selama ini adalah pada Kompetensi Pengambilan
keputusan yang Bertanggung Jawab.
Penerapan yang dapat dilakukan pada jenjang Pendidikan Kelompok A (PAUD s.d SD Kelas 2) adalah:
a. Membiasakan murid untuk melakukan aktifitas yang menuntut untuk membuat pilihan-pilihan yang konstruktif
terkait dengan perilaku, contohnya menentukan waktu bangun tidur agar tidak terlambat, memilah
pembuangan sampah ketika disekolah, mengemukakan berbagai kemungkinan terjadi jika memilih salah
jawaban atau pilihan dalam menjawab soal dikelas.
b. Membuat kesepakatan-kesepakatan dikelas supaya sesama murid tidak saling bertengkar dan memikirkan
terlebih dahulu sikap terbaik apa yang bisa dilakukan terhadap orang lain agar tidak membuat teman merasa
tersinggung.
2. Susunlah 5 ide baru penerapan 5 KSE sesuai dengan karakteristik jenjang pendidikan yang Anda ampu
dalam tabel 3.2. Anda dapat memodifikasi ide-ide kegiatan yang ada dalam isi dan lampiran modul maupun
sumber lainnya sebagai referensi.
Tabel 3.2 Ide Penerapan 5 Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE) yang akan dilakukan
Jenjang Pendidikan: A
KSE yang Cara Bentuk Penerapan Yang Dilakukan Hal penting yang harus
dikembangkan Penerapan Pembelajaran Sosial Guru disampaikan kepada
murid
Kesadaran Diri Emosional
Mengajarkan Mengajak murid untuk Guru mengajak Bahwa betapa pentingnya
kompetensi berdiskusi dan beropini siswa untuk selalu menjaga kesehatan dimasa
sosial tentang masalah yang terjadi hidup sehat dimasa pandemi , sehingga anak
emosional(KSE) saat ini di masyarakat tentang pandemi misalnya anak harus dapat menjaga
secara langsung bagaimana hidup sehat menjaga kebersihan kesebersihan dilingkungan
dan eksplisit dimasa pandemi saat ini dirumah, untuk rumah ataupun sekolah,
selalu mencuci selalu mencuci tangan,
tangan , memekai memakai masker bila keluar
masker dan selalu rumah dan menjaga jarak,
menjaga jarak ketika dan ketika memasuki area
berada di manapun sekolah dibiasakan untuk
atau dengan selalu menggunakan
menonton video masker dan mencuci tangan
tayangan mengenai
menjaga kebersihan
dimasa pandemi,
melihat poster yang
berkaitan
Pengelolaan Diri Mengintegrasika Metode pembelajaran yang Menggunakan Bahwa dengan
n Kompetensi dapat melatih murid dalam metode pembelajaran yang
Sosial mengelola emosi pembelajaran mengeksplore kemampuan
Emosional(KSE) (bercerita,bermain dirinya secara
ke dalam praktik peran) maksimal,maka murid bisa
mengajar guru sedikit demi sedikit melatih
dan gaya kemampuan dirinya dalam
interaksi dengan mengelola emosi
murid
Kesadaran Sosial Mengintegrasika Mengucapkan 4 kata ajaib Ajak murid Dengan membiasakan anak
n Kompetensi membiasakan 4 mengucapkan kata tsb anak
Sosial kata: dilatih untuk menghargai
Emosional(KSE) permisi,maaf,minta dan berempati dengan
ke dalam praktik tolong dan terima sekitarnya.
mengajar guru kasih
dan gaya
interaksi dengan
murid
Keterampilan Relasi Mengubah Membuat kesepakatan kelas Guru mengajak Bahwa diantara semua
kebijakan dan agar anak tidak mengejek anak untuk bisa murid memiliki perbedaan,
ekspektasi murid lainnya. saling menemukan oleh karena itu anak harus
sekolah dan saling bisa memahami aturan
terhadap murid menyebutkan sekolah yang Menolak
perbedaan yang Tekanan Sosial yang Tidak
menjadi keunggulan Tepat. Sehingga setiap
dari temannya anak diharapkan
melalui permainan. mengetahui perbedaan
temannya itu adalah sebuah
keunggulan dan juga
potensi untuk sukses.
Pengambilan Keputusan Mengajarkan Mengajak murid untuk ikut Guru mengajak Bahwa setiap murid harus
yang Bertanggung Kompetensi serta membentuk iklim kelas murid untuk dapat Berkontribusi dalam
Jawab Sosial yang aman, nyaman dan mempraktekkan mewujudkan Well-being di
Emosional menyenangkan sikap untuk sekolah dan menunjukkan
(KSE) secara mewujudkan budaya sekolah yang aman,
langsung dan suasana aman, nyaman dan menyenangkan
eksplisit nyaman dan ,
menyenangkan
dikelas. Seperti,
berteman dengan
siapa saja dan
selalu mengajak
teman untuk
bersikap rukun
dikelas.