2023/2024 MODUL AJAR KELAS VII ANALISIS DATA
MODUL AJAR A.INFORMASI UMUM Nama Penyusun : MGMP INFORMATIKA Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : INFORMATIKA Fase / Kelas : D / 7 Tahun Pelajaran : 2022-2023 Semester : Ganjil Alokasi Waktu : 2 Jp (40 Menit) (2 Pertemuan) Kompetensi Awal : Peserta didik mampu mengenal pengertian data dan memahami cara kerja dari aplikasi pengolahan lembar kerja seperti memahami worksheet, format dan tipe data sebelum dapat mengolah data dasar dengan baik Profil Pelajar Pancasila : - Bernalar kritis, yang ditunjukkan melalui aktivitas menganalisis data dalam suatu masalah yang diberikan - Gotong royong, yang ditunjukkan melalui aktif berkolaborasi dalam kelompok - Kreatif, yang ditunjukkan melalui menghubungkan makna, dan mampu menyajikan data berdasarkan kondisi tertentu Sarana Prasarana : 1. Komputer / Laptop 2. Proyektor 3. Speaker Sumber Belajar 1. Buku Siswa Informatika Kelas 7 Kemendikbud 2. PowerPoint materi pengolahan data Target Peserta Didik : Peserta Didik Reguler Model Pembelajaran : - Problem Based Learning (PBL) - Pendekatan Pembelajaran Kontekstual - Pembelajaran Tatap Muka - Pancaniti terinegrasi TdBA B. KOMPONEN INTI Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase D, siswa mampu mengakses, mengolah, mengelola, dan menganalisis data secara efisien, terstruktur, dan
sistematis untuk menginterpretasi dan memprediksi sekumpulan data dari situasi konkret sehari-hari dengan menggunakan perkakas TIK atau manual. Tujuan Pembelajaran : Melalui model pembelajaran Problem Based Learning (C), diharapkan siswa (A) dengan kreatif, berpikir kritis secara bergotong royong (D) mampu: 1. Memahami data dan analisis data 2. Menggunakan aplikasi pengolah data berupa angka Microsoft Excel 3. Menganalisis dan menyajikan data sederhana dalam bentuk tabel menggunakan aplikasi pengolah angka microsoft excel Pemahaman Bermakna : Setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat memahami dan mengeksplorasi pengolahan data dari situasi konkret sehari-hari Pertanyaan Pemantik : pernahkah kalian menghitung jumlah tanaman di sekolahmu? Tanaman apakah yang paling banyak ? Kegiatan Pembelajaran : Pertemuan 1 1. Pendahuluan Orientasi : - Guru memulai pembelajaran dengan salam dan sapa - Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (KSE) - Guru mengecek kehadiran peserta didik dan mengkondisikan peserta didik agar siap belajar (KSE) - Guru memberikan ice breaking “tepuk 5” Apersepsi : - Peserta didik bersama dengan guru mengulas kembali materi sebelumnya, dan dikaitkan dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan Motivasi : - Guru memberikan motivasi dengan mengaitkan manfaat mempelajari materi pengolahan data dasar dengan kehidupan nyata melalui pertanyaan pemantik (KSE) - Peserta didik menyampaikan pendapat terhadap pertanyaan pemantik yang diberikan oleh guru
Pemberian acuan : - Peserta didik menerima informasi tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan 2. Kegiatan Inti Orientasi Siswa Pada Masalah Niti Harti - Peserta didik dikondisikan untuk menyimak materi Analisis Data melalui video / power point yang sampaikan oleh guru (TPACK-technology,pedagogical)(Diferensiasi) - Peserta didik mengidentifikasi operator aritmatika dan fungsi dasar statistika melalui video pembelajaran yang diberikan oleh guru - Peserta didik menyampaikan pendapat dari pertanyaan guru secara mandiri (Communication)(KSE) Mengorganisasi Siswa Untuk Belajar Niti Surti : - Peserta didik dikelompokkan menjadi beberapa kelompok kecil yang heterogen (4-5 orang) untuk berdiskusi - Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai stimulus sebuah masalah sehari-hari yang membutuhkan operator aritmatika,dan fungsi dasar pada lembar kerja peserta didik : - Buatlah data tentang data tanaman yang ada di TdBA. Kemudian jawablah pertanyaan dibawah ini menggunakan aplikasi pengolah angka ! - Bagaimana cara menentukan jenis tanaman paling banyak dan paling sedikit? - Peserta didik berbagi tugas untuk mencari data yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan dengan berkunjung ke laboraturium TdBA. Membimbing Penyelidikan Siswa Niti Bukti - Peserta didik melakukan pengolahan data pada aplikasi pengolah angka untuk menyelesaikan masalah yang diberikan - Peserta didik menuliskan rumus dan hasil pengolahan datanya pada lembar kerja peserta didik - Peserta didik mencari sumber belajar lain yang relevan
dengan masalah yang dihadapi dengan teliti dibimbing oleh guru. Mengembangkan Dan Menyajikan Hasil Penyelesaian Masalah Niti Bakti dan Sajati - Peserta didik menyusun kesimpulan dari fungsi operator aritmatika dan fungsi statistic pada lembar kerja peserta didik - Perwakilan peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas - Peserta didik menerima masukan dari rekan siswa maupun guru terhadap penyampaian hasil diskusinya. Menganalisis Dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah - Peserta didik memberikan apresiasi dan masukan kepada kelompok yang presentasi dipandu oleh guru - Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari 1. Penutup - Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran yang telah berlangsung, - Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. - Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh seorang peserta didik. Refleksi : 1. Apakah kegiatan dalam membuka pelajaran yang dilakukan dapat mengarahkan dan mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pelajaran dengan baik? 2. Apakah dalam memberikan penjelasan atau instruksid apat dipahami oleh peserta didik? 3. Bagaimana respon peserta didik terhadap media pembelajaran serta bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran dapat mempermudah dalam menganalisis dan mengolah data dasar sederhana? 4. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?
5. Apakah peserta didik merasa termotivasi untuk belajar? Reflesi Siswa 1. Apakah kamu memahami intruksi yang dilakukan untuk pembelajaran? 2. Apakah media pembelajaran, alat dan bahan mempermudah kamu dalam pembelajaran? 3. Materi apa yang kamu pelajari pada pembelajaran yang telah dilakukan? 4. Sikap positif apa yang kamu peroleh selama mengikuti kegiatan pembelajaran? 5. Kesulitan apa yang kamu alami dalam pembelajaran? Asesmen : 1. Asesmen formatif (Kisi-kisi terlampir) Indikator capaian A = Baik sekali B = Baik C = Cukup D = Kurang Kemampuan menerapkan operator aritmatika dan fungsi dasar ≥ 80% fitur yang diminta berhasil diterapkan 60-79% fitur yang diminta berhasil diterapkan 40-50% fitur yang diminta berhasil diterapkan Kurang dari 40% fitur yang diminta berhasil diterapkan Kemampuan menyelesaik an masalah analisis data Semua masalah terjawab dengan baik dan benar 2 masalah diselesaika n dengan baik dan benar 1 masalah diselesaika n dengan baik dan benar Tidak ada masalah yang terjawab dengan baik dan benar 2. Asesmen Sikap / Profil Pelajar Pancasila - Lembar Penilaian Sikap (Terlampir) Remedial Peserta didik yang berlum terampil dalam memahami konsep analisis data dapat diberikan contoh-contoh sebagai latihan. Peserta didik dapat dibantu oleh peserta didik lain yang telah terampil dalam memahami materi analisis data. - Bila peserta didik yang remedial < 20% : mengerjakan portofolio berkaitan analisis data - Bila peserta didik yang remedial 20-50% : penugasan secara
berkelompok - Bila peserta didik yang remedial >50% :guru melakukan remedial teaching Pengayaan : Guru memberikan pengayaan kepada peserta didik yang kecepatan belajarnya tinggi dengan memberi saran dan tugas tambahan dengan data yang beragam lainnya yang dapat mengunduh dari situs-situs data pemerintah seperti dari Badan Pusat Statistik (BPS) atau bps.go.id. C. LAMPIRAN Glosarium - Analisis data : proses inspeksi, pembersihan, transformasi, dan pemodelan data dengan tujuan untuk menemukan informasi yang berguna, kesimpulan yang digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan. Termasuk di dalamnya identifikasi tren, memprediksi, atau inferensi Daftar Pustaka Buku Paket Informatika Kemendikbud Kelas VII
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Kelas/Fase : D Materi : Analisis Data Sub Materi : Fungsi Dasar & Operator Aritmetika (1) Kelas : Nama Anggota 1. 2. 3. 4. MATERI : a. Aritmatika Dasar : Fungsi penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/). b. SUM: Berfungsi untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk penulisannya adalah: =SUM(number1, number2, MASALAH KELOMPOK : o Buatlah data tentang data tanaman yang ada di TdBA. Kemudian jawablah pertanyaan dibawah ini menggunakan aplikasi pengolah angka ! o Bagaimana cara menentukan jenis tanaman paling banyak dan paling sedikit? Untuk menjawab permasalahan berikut, ikutilah langkah-langkah di bawah ini: 1. Buka aplikasi Microsoft excel pada computer 2. Lakukan pembagian tugas untuk setiap soal sehingga pengerjaan dapat menjadi lebih efektif 3. Buatlah table pada Microsoft excel untuk data yang telah kalian kumpulkan 4. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan microsoft excel, tanaman apakah yang paling banyak ditemukan di sekolahmu? ……………………………………………………………………………………… 5. Tuliskan caramu menemukan tanaman yang paling banyak atau sedikit ditemukian di sekolahmu! 6. Buatlah kesimpulan dari pembelajaran yang telah kalian lakukan mengenai operator aritmatika dan fungsi statistik dasar! Jawab : …………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… Petunjuk: 1. Bacalah LKPD dengan cermat 2. Ikuti langkah-langkah penyelesaian sesuai petunjuk 3. Berdiskusilah dengan temanmu untuk menyelesaiakanpermasalahan
Lampiran Penilaian Sikap
2023/2024 MODUL AJAR KELAS VIII DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA CYBERBULLYING PENYUSUN NIP KELASPASE : ADMIN ILMUGURU .ORG : HTTPS://WWW.ILMUGURU.ORG : VIII / D
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA INFORMASI UMUM IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : MGMP Informatika Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (4JP) Satuan Pendidikan : Tahun Penyusunan : 2023 Kelas / Semester : VIII/Genap Fase : D Mata Pelajaran : Informatika Elemen Mapel : DSI KOMPETENSI AWAL Menjelaskan kegunaan media sosial dan dampak positif dan negatifnya. Mengkaji kritis informasi atau berita dari media online dan menyimpulkan apakah suatu berita merupakan berita bohong atau bukan. Menjelaskan cyberbullying dan jenis-jenisnya. Mengkaji kritis kasus perundungan untuk dapat mengantisipasinya. SARANA DAN PRASARANA 1. Gawai 4. Buku Teks 7. Handout materi 2. Laptop/Komputer PC 5. White Board 8. Proyektor 3. Akses Internet 6. Lembar kerja 9. Referensi lain yang MODEL PEMBELAJARAN Project Based Learning (PjBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi Alur berpikir Pancinti dan Terinegrasi SRA PROFIL PELAJAR PANCASILA TARGET PESERTA DIDIK 1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa 2. Bergotong royong Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
KOMPETENSI INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu menjelaskan kegunaan media sosial dan dampak positif dan negatifnya. Peserta didik mampu menjelaskan cyberbullying dan jenis-jenisnya. Peserta didik mampu mengkaji kritis kasus cyberbullying untuk dapat mengantisipasinya II. PEMAHAMAN BERMAKNA Mampu menjelaskan kegunaan media sosial serta dampak positif dan negatifnya, menjelaskan cyberbullying dan jenis-jenisnya, mengkaji kritis informasi atau berita dari media online, menyimpulkan apakah berita tersebut merupakan berita bohong atau bukan, dan mengkaji kritis kasus rundungan untuk mengantisipasinya. III. PERTANYAAN PEMANTIK Beberapa dari kalian memiliki akun media sosial. Apa manfaat media sosial bagi kalian? Adakah dampak negatif penggunaan media sosial?
KEGIATAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA Nama Penyusun : MGMP Informatika Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (4JP) Satuan Pendidikan : Tahun : 2023 Kelas / Semester : VIII/Genap Fase : D Mata Pelajaran : Informatika Elemen Mapel : DSI Pertemuan Ke-1 Pendahuluan (10 Menit) 1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, kerapihan posisi, dan tempat duduk peserta didik. 2. Mengatur posisi duduk peserta didik dan mengondisikan kelas agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan. (KSE) 3. Fase 1 : Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran 4. Guru melakukan apersepsi dapat mengajak peserta didik mengingat hal-hal mengesankan yang pernah mereka lihat dan dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek yang menarik. 5. Guru melakukan Ice breaking. (KSE) Kegiatan Inti (90 Menit) Niti Harti Fase 2 : Menyajikan Infromasi Peserta didik diminta untuk mengamati tanyangan tentang video cyberbullying (perundungan dunia maya) https://www.youtube.com/watch?v=5CfLW5aEBAw atau bahan presentasi tentang cyberbullying (perundungan dunia maya). Peserta didik menuliskan permasalahan yang terjadi dalam cyberbullying (perundungan dunia maya). Niti Surti
Pertemuan Ke-1 Pendahuluan (10 Menit) Fase 3 : Mengorganisis Siswa Peserta didik melakukan diskusi bersama teman dalam kelompok untuk memantapkan pemahaman mengenai cyberbullying dan bentuk-bentuk cyberbullying lain yang terjadi dilingkungan sekolah atau lainnya serta antisipasinya dari permasalahan yang terjadi. Selama berdiskusi guru memantau dan mendampingi peserta didik. Niti Bukti : Fase 4 : Membantu kerja tim dan Belajar Pada aktivitas ini peserta didik diharapkan membuat produk sosialisasi terkait dalam bentuk poster maupun karya digital lainnya. Dalam proses pembuatan produk siswa dipersilahkan memilih akses informasi lain yang menunjang siswa dalam pembuatan produk, misal buku bacaan, mengakses internet, melihat youtube, dan berdiskusi secara aktif dalam kelompoknya, guru mengamati dan memberikan bantuan pada kelompok atau siswa yang membutuhkan bantuan dari guru. Selanjutnya setiap kelompok dibebaskan untuk membuat satu produk sosialisasi cyberbullying dalam bentuk apapun (Poster, PPT, Vlog)(Diferensiasi Produk)(sesuai dengan kelompok kemampuan mereka) . Niti Bakti : Setiap kelompok memperlihatkan hasil produk kepada guru, lalu guru memberi masukan / umpan balik kepada setiap kelompok . Masing-masing kelompok memperbaiki produk presentasinya sebelum di presentasikan di depan kelas. Niti Sajati : Fase 5 : Mengevaluasi Guru memberikan kesempatan kepada perwakilan kelompok siswa untuk, mempresentasikan hasil produk. Peserta didik yang lain dan guru memberikan tanggapan dan menganalisis hasil presentasi
Pertemuan Ke-1 Pendahuluan (10 Menit) Peserta didik melakukan refleksi, resume dan membuat kesimpulan secara lengkap, komprehensif dan dibantu guru dari materi yang yang telah dipelajari terkait perangkat keras komputer. Fase 6 : Memberikan Pengakuan dan Penghargaan Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik baik individu maupun kelompok. Penutup (10 Menit) 1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. 2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan. 3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. 4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
ASESMEN / PENILAIAN KURIKULUM MERDEKA Nama Penyusun : MGMP INFORMATIKA Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (4JP) Satuan Pendidikan : SMPN 1 PURWAKARTA Tahun Penyusunan : 2023 Kelas / Semester : VIII/Genap Fase : D Mata Pelajaran : Informatika Elemen Mapel : DSI A. ASESMEN/PENILAIAN Penilaian Keaktifan Individu dalam kelompok Komponen Penilaian A= Baik Sekali B= Baik C= Cukup D= Kurang Keaktifan sebagai partisipan Siswa sangat aktif ketika bekerja dalam tim. Siswa aktif ketika bekerja dalam tim. Siswa cukup aktif ketika bekerja dalam tim. Siswa kurang aktif ketika bekerja dalam tim. Penilaian Diskusi Komponen Penilaian A= Baik Sekali B= Baik C= Cukup D= Kurang Ketepatan jawaban diskusi >=80% betul 60% - 79% betul 40% - 59% betul <40% betul B. PENGAYAAN DAN REMEDIAL 1. Pengayaan Guru memberikan pengayaan kepada peserta didik yang kecepatan belajarnya tinggi dengan memberi saran dan tugas tambahan. Tugas tambahan bisa didapatkan dari situs-situs yang memiliki reputasi bagus, seperti: Cyberbullying:https://www.unicef.org/indonesia/id/child-protection/apa-itucyberbullying https://www.unicef.org/indonesia/id/child-protection/tipsuntuk-guru-merespon-bullying https://bssn.go.id/tips-untuk-guru-dalam-
merespon-perundungan-bullying/ https://eventsonair.withgoogle.com/events/asean-online-safety-academy https://www.youtube.com/watch?v=sy5I6lGTlFQ (Digital Footprint and cyberbullying) Social Media, Lesson free pada Coursera: https://www.coursera.org/lecture/ increase-reach/trends-in-social-media-ZtaNO Digital Footprint: https://curriculum.code.org/csd-18/unit2/5/#digitalfootprint3 Situs anti hoax: https://turnbackhoax.id Diskusi Pengayaan 1. Salah satu cara efisien untuk mengenali hoax adalah menggunakan mesin pencari untuk mengecek situs-situs dengan keyword tertentu untuk membandingkan isinya. Menurut kalian : a. Mengapa keyword untuk pencarian itu penting? b. Bagaimana mempertajam hasil pencarian? c. Mengapa menginterpretasi data hasil pencarian dan menyimpulkan hasilnya tetap harus dilakukan oleh manusia? 2. Setelah memahami dan mencoba memakai aplikasi pengecek hoax, atau mengidentifikasi foto hasil edit yang dipakai merundung korban, dapatkah kalian pikirkan, bagaimana algoritma untuk mengenali hoax atau foto hasil editan bekerja? 2. Remedial Aktivitas pembelajaran pada kelompok rendah (remedial) bisa dikembangkan dengan melakukan pendampingan kepada peserta didik untuk topik ini. Guru dapat juga memberikan trik-trik khusus untuk memudahkan pemahaman materi. Tutorial sebaya juga dapat dilakukan dengan mengajak berdiskusi peserta didik yang telah memahami materi. Penjelasan dalam bentuk video tutorial yang dapat diakses oleh generasi Z juga sangat membantu, sehingga peserta didik dapat mempelajari materi pembelajaran menggunakan gawai mereka di saat yang tepat.
REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK KURIKULUM MERDEKA Nama Penyusun : MGMP INFORMATIKA Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (4JP) Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Purwakarta Tahun Penyusunan : 2023 Kelas / Semester : VIII/Genap Fase : D Mata Pelajaran : Informatika Elemen Mapel : DSI A. Refleksi Guru: 1. Apakah kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik? 2. Apa momen paling berkesan saat proses kegiatan pembelajaran? 3. Apa tantangan yang dihadapi saat proses kegiatan pembelajaran? 4. Bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut? B. Refleksi Peserta Didik: 1. Bagaimana yang menurutmu paling sulit di pelajaran ini? 2. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? 3. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahamai pelajaran ini? 4. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 samapi 5. Berapa bintang yang akan kamu berikan? 5. Bagian mana dari pelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan?
LAMPIRAN-LAMPIRAN KURIKULUM MERDEKA Nama Penyusun : MGMP Informatika Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (4JP) Satuan Pendidikan : SMPN 1 Purwakarta Tahun Penyusunan : 2023 Kelas / Semester : VIII/Genap Fase : D Mata Pelajaran : Informatika Elemen Mapel : DSI Lampiran 1 : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu: Kelas/Semester : VIII / ....... Mata Pelajaran : ................................................................................. Hari/Tanggal : ................................................................................. Nama siswa : ................................................................................. Materi pembelajaran : ................................................................................. ................................................................................. ................................................................................. 1. Ketika kalian melihat sebuah poster/meme yang sangat menarik, namun kalian tidak yakin dengan kebenaran isi dari poster tersebut, apa yang kalian lakukan untuk menentukan bahwa poster tersebut layak untuk diteruskan? Poster dan informasi di dalamnya dapat dicek validitasnya, dengan cara: a. mencari sumber asli yang mengunggah poster tersebut, dapat menggunakan search engine b. cek sumber asli apakah berasal dari institusi terpercaya, seperti institusi pemerintah, media terkemuka, dll c. jika bersumber dari institusi terpercaya, dapat disimpulkan bahwa poster tersebut adalah valid dan layak untuk diteruskan. 2. Apa yang kalian lakukan ketika seorang sahabat kalian berkeluh-kesah kepada kalian bahwa dia sedang menjadi korban cyberbullying? a. Menghibur sahabat tersebut, dan menganjurkan beberapa langkah mengatasinya seperti: memblok pelaku, menghapus bullying yang diterima, tidak membalas
perudungan tersebut, b. Melaporkan bullying tersebut kepada orang yang lebih dewasa, seperti: guru, orang tua, kakak, dll 3. Sebutkan apa dampak positif dan negatif media sosial bagi seorang peserta didik? a. Media sosial dapat digunakan sebagai tempat untuk berdiskusi terhadap masalah tertentu b. Media sosial dapat digunakan sebagai media untuk kolaborasi mengerjakan tugas mata pelajaran tertentu c. Media sosial dapat digunakan sebagai media untuk proses belajar mengajar, belajar bersama, dll Lampiran 2 : Bahan Bacaan Guru Dan Peserta Didik A. Media Sosial Media sosial merupakan salah satu teknologi yang dihasilkan dari perkembangan revolusi komputasi. Media sosial adalah media interaktif yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi, menuliskan ide dan ekspresi, serta membagikan informasi tersebut dalam komunitas virtual. Komunitas virtual tersebut berjalan di atas jaringan komputer atau internet. Media sosial sering disebut produk Web 2.0, dimana pengguna dapat menciptakan kontennya sendiri. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai ”sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content” 1. Klasifikasi Media Sosial Media sosial biasa diakses melalui aplikasi web yang dapat diakses dengan browser atau aplikasi desktop/mobile yang harus di-install pada laptop/ponsel. Aplikasi media sosial dapat diunduh di layanan unduh penyedia seperti di Google Play Store, Apple App Store, Microsoft Store, dll. Pengguna media sosial terus bertambah dan berkembang di seluruh belahan dunia. Sebuah studi menarik oleh New York Times Consumer Insight Group mengungkapkan motivasi pengguna untuk berbagi informasi di media sosial.
2. Dampak Media Sosial Penggunaan media sosial memiliki dampak positif dan negatif. Media sosial dimanfaatkan oleh banyak institusi dalam membantu pekerjaan mereka. Dampak positif media sosial di antaranya seperti berikut. a. Kedekatan sosial antarpenggunanya. Kedekatan sosial akan membawa pengaruh baik dalam hal saling membantu antarkelompok dan saling berbagi konten yang berguna. b. Mempermudah komunikasi. Media sosial dapat membantu mempermudah komunikasi sehingga perusahaan besar, menengah, kecil atau mikro dapat memanfaatkannya untuk pemasaran produk ke pelanggan, pemerintah dapat memanfaatkan untuk memperbaiki layanan ke masyarakat, dll. c. Proses rekrutmen karyawan. Media sosial dapat digunakan untuk melihat rekam jejak calon karyawan saat proses rekrutmen karyawan. d. Penegakan hukum dan investigasi. Foto-foto pelanggaran hukum yang diposting di media sosial dapat digunakan oleh pihak berwenang untuk menindaklanjuti dengan penangkapan pelanggar hukum. e. Media sosial memiliki platform yang dapat diisi dengan games, feedback (umpan balik), review (ulasan), dan program lain yang berhubungan dengan aktivitas online. Platform ini memunculkan pertumbuhan aplikasi baru yang menambah lapangan pekerjaan. B. Mengkaji Kritis Informasi Media Sosial Salah satu hal yang paling banyak dilakukan pengguna di media sosial ialah berbagi dan meneruskan informasi yang berharga dan menghibur bagi orang lain. Sebelum membagikan informasi melalui media sosial, kita harus mencermatinya agar tidak meneruskan informasi yang tidak benar. Sebelum membagi atau mem-posting suatu berita, sebaiknya, kita perlu memahami lebih dalam apakah informasi ini valid atau palsu. Cara untuk mengetahui berita bohong atau informasi palsu seperti berikut. 1. Mengembangkan Pemikiran Kritis Salah satu alasan utama penyebaran berita palsu ialah menciptakan “kejutan” yang menyebabkan seseorang menjadi emosional, senang, marah, ketakutan, dan
hal lain. Oleh karena itu, saat membaca suatu berita, kita harus menjaga diri dan tidak terpancing secara emosional. Baca dan pelajari yang dilihat dan didengar secara rasional dan kritis. Pikirkan: “Mengapa cerita ini ditulis? Apakah untuk meyakinkan tentang sudut pandang tertentu? Apakah akan berujung ke pengiriman uang? Apakah saya menjadi terpengaruh dan terpicu untuk melakukan sesuatu? “ 2. Memeriksa Sumber Informasi Jika menemukan cerita dari sumber yang belum pernah didengar sebelumnya, kita harus melakukan pencarian dan penggalian informasi! Periksa alamat web halaman yang dibaca. Cermati apakah ada kesalahan ejaan nama perusahaan di alamat web tersebut, atau ekstensi dari web. Domain resmi lembaga di Indonesia biasanya berakhiran dengan go.id, sch.id, ac.id, co.id, dll. Lembaga komersial diakhiri dengan .com. Penggunaan CMS gratis perlu dicurigai sebagai penyebar informasi palsu. Penyebar informasi palsu terkadang membuat halaman web, surat kabar, atau gambar palsu yang terlihat resmi, tetapi sebenarnya palsu. Misalnya, jika kalian membaca posting-an mencurigakan yang berasal dari WHO, kalian harus memeriksa situs WHO sendiri untuk memverifikasi apakah informasi itu benar ada. 3. Melakukan Check and Recheck dari Liputan Lain Apakah ada media lain yang memberitakan informasi tersebut? Apa yang dikatakan sumber lain tentang itu? Pengecekan berita dapat dimulai dengan melihat liputan di media utama (mainstream) karena media profesional mainstream memiliki pedoman editorial yang ketat dan jaringan luas dengan wartawan yang sangat terlatih. Akan tetapi, ada juga kemungkinan bahwa media utama melakukan kesalahan atau memihak (tidak berimbang). Maka, baik jika mencari pembanding sumber yang lain juga. 4. Cek Validitas Gambar Saat ini, perangkat lunak pengeditan gambar dan foto sudah sangat canggih dan memudahkan penggunanya untuk membuat gambar palsu yang kelihatan seperti asli. Penelitian menunjukkan bahwa ternyata setengah dari kita terkecoh dengan gambar palsu. Namun, ada beberapa hal yang dapat digunakan sebagai petunjuk palsu, seperti bayangan aneh, tepi tidak mulus, dll. Namun, dapat juga terjadi, bahwa suatu gambar itu valid dan akurat, tetapi digunakan dalam konteks yang
salah. Misalnya, foto sampah yang menutupi pantai bisa jadi berasal dari pantai yang berbeda atau dari gambar 10 tahun yang lalu, bukan peristiwa yang terjadi baru-baru ini. Untuk mendeteksi validitas gambar, dapat digunakan tools seperti Google Image Search untuk memeriksa dari mana gambar berasal dan apakah itu telah diubah. Cek informasi/berita yang berhubungan dengan gambar tersebut. 5. Gunakan Akal Sehat Berita bohong dirancang untuk memberikan kejutan atas harapan, ketakutan, dan emosi kita. Oleh karena itu, kita dapat menggunakan akal sehat untuk mengetahui apakah informasinya bohong. Misalnya, kita mendapat hadiah mobil tanpa pernah mengirimkan undian apa pun, atau penyedia internet membagikan voucher gratis besar-besaran kepada semua penggunanya, dll. C. Cyberbullying Cyberbullying adalah perundungan di dunia maya menggunakan media digital. Perundungan adalah perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang kepada korbannya melalui media sosial, aplikasi chat, platform game, dan aplikasi lain. Cyberbullying biasanya dilakukan secara berulang dan dalam waktu yang lama terhadap seseorang dimana korban tidak mudah melakukan perlawanan atas tindakan tersebut. Ada perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Perbedaan kekuatan ini dapat mengacu pada fisik, finansial, maupun mental. 1. Perlakuan Cyberbullying Cyberbullying kerap kali dilakukan untuk menakuti, membuat marah, atau mempermalukan seseorang yang menjadi sasaran. Contoh dari perundungan seperti berikut a. Menyebarkan kebohongan, mem-posting foto memalukan tentang seseorang di media sosial. b. Mengirim pesan atau ancaman yang menyakitkan melalui aplikasi chat. c. Mem-posting kata-kata yang menyakitkan pada kolom komentar di media sosial. 2. Tanya-Jawab Seputar Perundungan Dunia Maya a. Bagaimana menentukan seseorang sedang dirundung atau masih dalam
konteks bercanda? Semua teman biasanya suka bercanda dalam percakapan, terutama saat online. Namun, bercanda dalam percakapan bisa jadi sudah terlalu jauh jika dalam candaan tersebut tidak semua orang tertawa dan ada orang yang tersakiti atau menjadi bahan tertawaan. Ketika candaan itu terus berlanjut, kita harus meminta untuk berhenti, karena hal ini telah menjadi perundungan. Kita harus menghormati semua orang, baik di dunia maya maupun dunia nyata. b. Dampak apa yang dapat diakibatkan oleh perundungan dunia maya? Perundungan di dunia maya dapat berdampak lebih parah dari perundungan di dunia nyata karena perundungan ini seperti serangan dari banyak orang dan berbagai sisi, serta terjadi di dalam rumah sendiri. Korban seperti tidak dapat menghindarinya dan akan berdampak lama serta mempengaruhinya dalam hal: 1) Mental dan emosional: merasa malu, kesal, marah, khawatir berlebihan, tidak percaya orang lain, yang bisa menyebabkan kehilangan minat pada hal yang disukainya dan tidak fokus pada mata pelajaran yang lain 2) Fisik: merasa lelah dan merasakan gejala depresi seperti sakit perut dan sakit kepala. Dalam kasus ekstrem, depresi dapat berujung pada aktivitas untuk menghilangkan nyawanya sendiri. c. Bagaimana jika kalian dan teman kalian menjadi korban cyberbullying? Langkah pertama, berusaha/mengarahkan teman untuk tidak membalas dan tetap tenang. Kalian dapat melaksanakan atau membantu teman kalian dengan melakukan hal berikut: (a) menghapus konten perundungan, (b) untag dari gambar, (c) block perundung, (d) dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tua, guru, wali, atau konselor di sekolah. Kalian atau teman kalian diharapkan tidak terpengaruh dengan perundungan tersebut dan guru dapat membesarkan hati peserta didik. d. Bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet?
Jawaban menurut UNICEF: Menggunakan internet memiliki banyak manfaat. Namun, internet juga memiliki banyak risiko ketika menggunakannya, termasuk cyberbullying. Jika kita menjadi korban cyberbullying, bisa saja kita menghapus aplikasi tertentu dan tidak menggunakan aplikasi tersebut untuk beberapa saat. Namun, tidak menggunakan internet untuk jangka panjang bukanlah solusi yang tepat. Korban cyberbullying tidak melakukan hal yang salah. Jadi, mengapa harus dirugikan? Bahkan, mungkin hal ini bisa ditangkap oleh perundung bahwa perilakunya bisa diterima. Kita semua menginginkan cyberbullying dihentikan. Maka, pelaporan cyberbullying sangat penting. Kita perlu bijaksana tentang apa yang akan kita bagikan atau sampaikan. Tulisan yang kita bagikan mungkin bisa menyakiti orang lain. Kita perlu bersikap baik satu sama lain secara online dan dalam kehidupan nyata. e. Bagaimana cara mencegah informasi pribadi agar tidak digunakan untuk memanipulasi atau mempermalukan kita di media sosial? Jawaban menurut UNICEF: Kita harus berhati-hati sebelum mem-posting atau berbagi apa pun secara online di internet. Kita harus berpikir apakah sesuatu yang kita bagi akan merugikan atau menyakiti orang lain. Jangan memberikan informasi pribadi kita secara rinci (informasi privat) seperti alamat, nomor telepon, atau nama sekolah. Kita harus mempelajari tentang pengaturan privasi aplikasi media sosial. Lampiran 3 : Glosarium Media sosial, berita bohong, hoax, cyberbullying Lampiran 4 : Daftar Pustaka Buku paket Informatika kelas VIII Internet (Google Cendekia, Youtube dan situs web)
2023/2024 MODUL AJAR KELAS IX BERPIKIR KOMPUTASI \
Judul : Berfikir Komputasi Landasan teori : Media pembelajaran komputasi terdiri atas unsur perangkat keras sebagai sarana/peralatan yang digunakan untuk menyajikan pesan/bahan ajar tersebut dan unsur-unsur yang dibawa sebagai informasi yang akan disampaikan. Penggunaan alat peraga bertujuan untuk mengoptimalkan kegunaan seluruh pancaindera guna menambah efektifitas peserta didik dengan langkahlangkah mendengar, melihat, meraba, serta menggunakan pikirannya dengan logis. Untuk menghantarkan proses pembelajaran tersebut strategi pembelajaran yang digunakan adalah Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PjBL) yaitu model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai media. Peserta didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sisntesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Manfaat : Pembelajaran ini mampu memberikan solusi alternatif dari permasalahan pertanian, terkait dengan kelembaban tanah. Kearifan lokal : Kesuburan tanah Karakter yang dikembangkan: Bernalar kritis, inovatif, kolaboratif.
MODUL AJAR A. INFORMASI UMUM NAMA PENYUSUN : Arris Syafa’at, S.Kom SATUAN PENDIDIKAN : SMP Negeri 6 Purwakarta MATA PELAJARAN : Informatika FASE / KELAS : D / 9 TAHUN PELAJARAN : 2022-2023 SEMESTER : Genap ALOKASI WAKTU : 2 Jp (40 Menit) (2 Pertemuan) KOMPETENSI AWAL : Peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasi untuk menyelesaikan persoalan komputasi, yakni pohon khirarkis dan algoritma sederhana. PROFIL PELAJAR PANCASILA : - Bernalar kritis, yang ditunjukkan melalui aktivitas menganalisis data dalam suatu masalah yang diberikan - Mandiri, yang ditunjukkan melalui aktivitas menyelesaikan tugas mandiri - Gotong royong, yang ditunjukkan melalui aktif berkolaborasi dalam kelompok - Kreatif, yang ditunjukkan melalui menghubungkan makna, dan mampu menyajikan data berdasarkan kondisi tertentu SARANA PRASARANA : 1. Komputer / Laptop 4. Sensor kelembaban 2. Proyektor 5. Kabel jumper 3. Arduino Uno SUMBER BELAJAR 1. Buku Siswa Informatika Kelas 9, CV Arya Duta 2. PowerPoint materi 3. Jurnal Teknologi Informasi TARGET PESERTA DIDIK : Peserta Didik Reguler MODEL PEMBELAJARAN : - Project Based Learning (PjBL) - Pendekatan Pembelajaran Kontekstual - Pembelajaran Tatap Muka B. KOMPONEN INTI CAPAIAN PEMBELAJARAN : Pada akhir fase D, siswa mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menghasilkan beberapa solusi dari persoalan dengan data diskrit bervolume kecil serta mendisposisikan berpikir komputasional dalam bidang lain terutama dalam literasi, numerasi dan literasi sains (computationally literate). TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu mampu menerapkan berpikir komputasi untuk memecahkan persoalan komputasi dan otomasi yang lebih kompleks dari sebelumnya, yang mengandung gabungan berbagai struktur data diskrit, dan menyusun lebih dari satu solusi. PEMAHAMAN BERMAKNA : Setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat memecahkan permasalahan persoalan komputasi dan otomasi PERTANYAAN PEMANTIK : pernahkah kalian memperhatikan kondisi tanah pada tanaman di sekolahmu? Apakah terlihat kering, normal atau basah ? KEGIATAN PEMBELAJARAN : Pertemuan 1 1. PENDAHULUAN Orientasi : - Guru memulai pembelajaran dengan salam dan sapa - Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar - Guru mengecek kehadiran peserta didik dan mengkondisikan peserta didik agar siap belajar Apersepsi : - Peserta didik bersama dengan guru mengulas kembali materi sebelumnya, dan dikaitkan dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan Motivasi : - Guru memberikan motivasi dengan mengaitkan manfaat mempelajari materi
berfikir komputasi dengan kehidupan nyata melalui pertanyaan pemantik - Peserta didik menyampaikan pendapat terhadap pertanyaan pemantik yang diberikan oleh guru Pemberian acuan : - Peserta didik menerima informasi tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan 2. KEGIATAN INTI Orientasi Siswa Pada Masalah (NITI HARTI) - Peserta didik dikondisikan untuk menyimak materi Berfikir Komputasi melalui power point yang dijelaskan oleh guru (TPACKtechnology,pedagogical) - Peserta didik mengidentifikasi langkah mendasar yang dapat menjadi panduan menyelesaikan masalah - Peserta didik menyampaikan pendapat dari pertanyaan guru secara mandiri (Communication) Mengorganisasi Siswa untuk belajar (NITI SURTI) - Peserta didik dikelompokkan menjadi beberapa kelompok kecil yang heterogen (4-5 orang) untuk berdiskusi - Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai stimulus sebuah masalah sehari-hari terkait kondisi tanah yang ada pada sebuah tanaman r pada lembar kerja peserta didik : “Bagaimana kondisi tanah yang terdapat di sekolah atau rumah mu?” “Apakah tanaman yang ada tumbuh dengan baik?” - Peserta didik berbagi tugas untuk mencari data yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan Membimbing Penyelidikan Siswa (NITI BUKTI) - Peserta didik mengevaluasi kondisi tanah dengan berkunjung ke Laboraturium TdBA Sekolah. - Peserta didik mengelola masalah untuk menyelesaikan masalah - Peserta didik mengidentifikasi langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan masalah - Peserta didik mencari sumber belajar lain yang relevan dengan masalah yang dihadapi dengan teliti dibimbing oleh guru Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Penyelesaian Masalah (NITI BAKTI) - Peserta didik memutuskan pilihan yang mungkin untuk Tindakan apa yang harus diambil. - Perwakilan peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah - Peserta didik memberikan apresiasi dan masukan kepada kelompok yang presentasi dipandu oleh guru . - Setelah presentasi, kelompok yang tampil memperbaiki sesuai dengan masukan yang diterima. - Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari 1. PENUTUP - Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran yang telah berlangsung, - Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. - Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh seorang peserta didik. Pertemuan 2 Pendahuluan Orientasi : - Guru memulai pembelajaran dengan salam dan sapa - Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar - Guru mengecek kehadiran peserta didik dan mengkondisikan peserta didik agar siap belajar Apersepsi : - Peserta didik bersama dengan guru mengulas kembali materi sebelumnya, dan dikaitkan dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan Motivasi : - Guru memberikan motivasi dengan mengaitkan manfaat mempelajari berfikir komputasi dengan kehidupan nyata melalui pertanyaan pemantik - Peserta didik menyampaikan pendapat terhadap pertanyaan pemantik yang
diberikan oleh guru Pemberian acuan : - Peserta didik menerima informasi tentang tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan Kegiatan Inti Orientasi Siswa Pada Masalah - Peserta didik dikondisikan untuk menyimak materi Arduino Uno dan perangkat sensor kelembaban melalui power point yang dijelaskan oleh guru (TPACK-technology,pedagogical) - Dari pengamatan mandiri yang dilakukan oleh siswa, guru kemudian memberikan pertanyaan secara lisan - Peserta didik menyampaikan pendapat dari pertanyaan guru secara mandiri (Communication) Mengorganisasi Siswa untuk belajar - Peserta didik dikelompokkan menjadi beberapa kelompok kecil (5-6 orang) untuk berdiskusi - Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai orientasi sebuah masalah sehari-hari yang membutuhkan solusi otomasi pada lembar kerja : o Bagaimana merangkai alat pengukur kelembaban tanah? - Peserta didik membagi tugas untuk menyelesaikan masalah yang diberikan Membimbing Penyelidikan Siswa - Peserta didik membagi tugas untuk menyelesaikan masalah yang diberikan - Peserta mempersiapkan perangkat yang dibutuhkan untuk merangkai kelembaban tanah - Peserta didik merangkai perangkat Arduino, sensor dan kabel - Peserta didik menghubungkan perangkat Arduino ke laptop - Peserta didik menampilkan aplikasi Arduino IDE - Peserta didik menuliskan program melalui IDE - Peserta didik mengupload program ke Arduino. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Penyelesaian Masalah - Peserta didik menguji perangkat pada tanah yang basah dan kering - Perwakilan peserta didik menyajikan dan menampilkan hasilnya melalui LCD Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah - Peserta didik memberikan apresiasi dan masukan kepada kelompok yang sedang tampil - Peserta didik bersama-sama menyimpulkan tentang pembelajaran yang telah dilaksanakan PENUTUP - Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran yang telah berlangsung, - Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. - Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh seorang peserta didik. REFLEKSI GURU : 1. Apakah dalam memberikan penjelasan atau instruksi dapat dipahami oleh peserta didik? 2. Bagaimana respon peserta didik terhadap media pembelajaran serta bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran dapat mempermudah dalam merangkai perangkat kelembaban? 3. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran? 4. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan? 5. Apakah pembelajaran dilakukan sesuai alokasi waktu? 6. Apakah peserta didik telah mencapai penguasaan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai? 7. Apakah peserta didik merasa termotivasi untuk belajar? 1. Apakah kamu memahami intruksi yang dilakukan untuk pembelajaran? 2. Apakah media pembelajaran, alat dan bahan mempermudah kamu dalam pembelajaran? 3. Materi apa yang kamu pelajari pada pembelajaran yang telah dilakukan? 4. Apakah materi yang disampaikan, didiskusikan, dan dipresentasikan dalam
pembelajaran dapat kamu pahami? 5. Manfaat apa yang kamu peroleh dari materi pembelajaran? 6. Sikap positif apa yang kamu peroleh selama mengikuti kegiatan pembelajaran? 7. Kesulitan apa yang kamu alami dalam pembelajaran? 8. Apa saja yang kamu lakukan untuk belajar yang lebih baik? ASESMEN : 1. Asesmen formatif (Kisi-kisi terlampir) Indikator capaian A = Baik sekali B = Baik C = Cukup D = Kurang Kemampuan merangkai dan menghubungkan perangkat Arduino dan sensor ≥ 80% fitur yang diminta berhasil diterapkan 60-79% fitur yang diminta berhasil diterapkan 40-50% fitur yang diminta berhasil diterapkan Kurang dari 40% fitur yang diminta berhasil diterapkan Kemampuan mengupload program ke arduino Semua masalah terjawab dengan baik dan benar 2 masalah diselesaika n dengan baik dan benar 1 masalah diselesaika n dengan baik dan benar Tidak ada masalah yang terjawab dengan baik dan benar 2. Asesmen motivasi o Lembar observasi (Terlampir) 3. Asesmen Sikap / Profil Pelajar Pancasila - Lembar Penilaian Sikap (Terlampir) REMEDIAL Peserta didik yang berlum terampil dalam memahami konsep berfikir komputasi dapat diberikan contoh-contoh sebagai latihan. Peserta didik dapat dibantu oleh peserta didik lain yang telah terampil dalam memahami materi berfikir komputasi. - Bila peserta didik yang remedial < 20% : mengerjakan portofolio berkaitan analisis data - Bila peserta didik yang remedial 20-50% : penugasan secara berkelompok - Bila peserta didik yang remedial >50% :guru melakukan remedial teaching PENGAYAAN : Guru memberikan pengayaan kepada peserta didik yang kecepatan belajarnya tinggi dengan memberi saran dan tugas tambahan menghubungkan perangkat dengan internet (IoT) C. LAMPIRAN GLOSARIUM - Arduino adalah merupakan sebuah perangkat elektronik yang bersifat open source dan sering digunakan untuk merancang dan membuat perangkat elektronik serta software yang mudah untuk digunakan. Arduino ini dirancang sedemikian rupa untuk mempermudah penggunaan perangkat elektronik di berbagai bidang. DAFTAR PUSTAKA Mengatur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Yl-69 Berbasis Arduino, (Jurnal of Education and Information Communication Technology) Buku Paket Terampil Informatika, CV. Arya Duta.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (PERTEMUAN 1) Kelas : Nama Anggota 1. 2. 3. 4. Kelas/Fase : D Materi : Berfikir Komputasi Sub Materi : Model komputasi (1) MATERI : a. Berfikir Komputasi b. Karakteristik berfikir komputasi c. langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah. MASALAH KELOMPOK : o Bagaimana mengukur sebuah kelembaban tanah ? o Sebutkan perangkat-perangkat yang bisa dilakukan untuk mengukur kelembaban tanah o Rangkailah sebuah perangkat yang bisa mengukur kelembaban tanah ! Untuk menjawab permasalahan berikut, ikutilah langkah-langkah di bawah ini: 1. Salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengukur kelembaban tanah bisa menggunakan perangkat Arduino. 2. Perangkat yang digunakan untuk kelembaban tanah adalah : 1. Arduino uno 2. Kabel jumper male to female 3. Soil mouisture sensor atau sensor kelembaban tanah. 3. Langkah-langkah untuk merangkai perangkat tersebut dijelaskan pada gambar berikut. Petunjuk: 1. Bacalah LKPD dengan cermat 2. Ikuti langkah-langkah penyelesaian sesuai petunjuk 3. Berdiskusilah dengan temanmu untuk menyelesaiakanpermasalahan
4. Pasangkan kabel USB dari Arduino ke laptop 5. Buka aplikasi Arduino IDE 6. Ketik program berikut : 8. Upload program di atas ke Arduino. 9. Buka serial monitor dan amati hasilnya.