1 PEMERINTAH PROVINSI RIAU LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM PEMANTAUAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP) PERIODE JANUARI – DESEMBER TAHUN 2022 Disusun Oleh : Nama : Drs. HERMAN, M.Pd NIP : 19680421 200003 1 001 NUPTK : 5753 7466 4920 0022 Pangkat/Golongan : Pembina Tk.I/IV.b Jabatan : Pengawas Sekolah Madya Jenjang : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DINAS PENDIDIKAN PROVINSI RIAU Jl. Cut Nyak Dien. No. 3. Telp (0766) 22552/21533. Pekanbaru TAHUN 2022 HALAMAN PENGESAHAN
2
3 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN............................................................................ ii DAFTAR ISI ................................................................................................ iii BAB I. PENDAHULUAN............................................................................ 1 A. Latar Belakang ................................................................................... 1 B. Fokus Masalah Kepengawasan .......................................................... 1 C. Tujuan dan Sasaran Pengawasan ...................................................... 2 D. Ruang Lingkup Pengawasan .............................................................. 3 BAB II. KERANGKA BERPIKIR DAN PEMECAHAN MASALAH.............. 5 A. Kerangka Berpikir ............................................................................... 5 B. Pemecahan Masalah .......................................................................... 5 BAB III. PENDEKATAN DAN METODE..................................................... 6 A. Pendekatan ........................................................................................ 6 B. Metode ............................................................................................... 6 BAB IV. HASIL PEMANTAUAN PADA SEKOLAH BINAAN ..................... 7 BAB V. PENUTUP...................................................................................... 10 A. Simpulan ............................................................................................ 10 B. Rekomendasi...................................................................................... 10
4 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pengawas satuan pendidikan mempunyai peranan yang cukup penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Hal ini disebabkan karena Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) pengawas satuan pendidikan adalah melakukan penilaian, pemantauan dan pembinaan terhadap sekolah binaannya masing-masing baik mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan unsur manajerial maupun unsur akademik. Pengawas Sekolah adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan. Adapun tugas pokok Pengawas Sekolah adalah melaksanakan tugas pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan professional Guru, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, dan pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah khusus. Sebagai realisasi pelaksanaan tugas pokok dan wujud pertanggungjawaban pelaksanaan tugas maka pengawas wajib menyusun laporan pelaksanaan tugas pengawasan yang mencakup : 1) laporan pembinaan, 2) laporan pemantauan 8 standar nasional pendidikan, 3) laporan penilaian kinerja guru, dan 4) laporan pelaksanaan pembimbingan dan pelatihan guru/kepala sekolah. Hasil pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh pengawas saatuan pendidikan agar mempunyai manfaat sebesar-besarnya tentunya selain harus dijadikan acuan untuk penyusunan program pengawasan dan pembinaan pengawas satuan pendidikan itu sendiri juga harus diinformasikan kepada berbagai instansi terkait seperti kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui Koordinasi dengan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Hal inilah yang melatar belakangi penyusunan laporan ini. Berikut ini adalah laporan pematauan 8 standar nasional pendidikan pada sekolah yang penulis bina. B. Fokus Masalah Pengawasan Fokus masalah dalam laporan ini meliputi kegiatan evaluasi hasil kepengawasan dalam rangka memfasilitasi upaya sekolah dalam mencapai 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), antara lain:
5 1. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar isi. 2. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar proses. 3. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar kompetensi lulusan. 4. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar pendidik dan tenaga kependidikan. 5. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar sarana dan prasarana. 6. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar pengelolaan. 7. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar pembiayaan. 8. Masalah-masalah di sekolah binaan yang berhubungan dengan pemenuhan standar penilaian. C. Tujuan dan Sasaran Pengawasan 1. Tujuan a. Dalam rangka memenuhi salah satu kewajiban sebagai pengawas satuan pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, untuk memberikan laporan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau. b. Agar hasil pengawasan dan pembinaan terdokumentasikan dengan sebaik-baiknya yang sangat bermanfaat untuk penyusunan programprogram pengawasan selanjutnya. c. Agar kegiatan pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh pengawas satuan pendidikan lebih terarah. d. Agar para pengambil kebijakan di bidang pendidikan seperti Dinas Pendidikan Provinsi Riau. e. Mendapat informasi yang sebanyak-banyaknya untuk kepentingan penyusunan berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidik dan kependidikan. f. Agar proses pembelajaran yang melibatkan peserta didik dan pendidik dapat meningkatkan mutu pendidikan. 2. Sasaran Sasaran dari hasil pemantauan pengawasan ini adalah yang menyangkut aspek pemantauan akademik maupun pemantauan manajerial. Sasaran pada
6 aspek pemantauan akademik adalah yang berkaitan dengan keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan pada standar Isi, Standar Proses, SKl dan Standar Penilaian. Sedangkan aspek pemantauan manajerial adalah kegiatan kepengawasan yang berkaitan dengan keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan dan Standar Pembiayaan yang dilakukan kepala sekolah dan semua staf dalam hal pengelolaan sekolah. Sesuai dengan yang direkomendasikan oleh PP 19 tahun 2005, aspek-aspek evaluasi tersebut difokuskan untuk pencapaian 8 standar nasional pendidikan yang merupakan standar minimal yang harus dicapai oleh semua sekolah melalui kegiatan-kegiatan sekolah mulai dari perencanaan yang berupa RKAS1, RKAS 2, KTSP, RAPBS sampai dengan pelaksanaan dan evaluasi dari program-program tersebut. Sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah masing-masing. D. Ruang Lingkup Pengawasan Ruang lingkup evaluasi pengawasan dalam laporan ini meliputi kegiatankegiatan kepengawasan dalam rangka menilai, membina dan memantau keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan 8 SNP disekolah binaan. Kegiatankegiatan tersebut diwujudkan dalam yang berkaitan dengan aspek-aspek sebagai berikut: 1. Penilaian kinerja yang dilakukan terhadap: a. Kepala sekolah b. Guru c. Tenaga kependidikan lain (tenaga administrasi, laboran, pustakawan) 2. Pembinaan yang dilakukan terhadap: a. Organisasi sekolah dalam persiapan mengahadapi akreditas sekolah b. Kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi sekolah c. Guru dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses pembelajaran/bimbingan berdasarkan kurikulum yang berlaku d. Tenaga kependidikan lain (tenaga administrasi, laboran, pustakawan) dalam pelaksanaan tugas pokoknya masing-masing. e. Penerapan berbagai inovasi pendidikan/pembelajaran f. Pengawas pada jenjang dibawahnya dalam bentuk bimbingan untuk melaksanakan tugas pokok kepengawasan. 3. Pemantauan yang dilakukan terhadap: a. Pengelolaan dan administrasi sekolah b. Pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan
7 c. Lingkungan sekolah d. Pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional e. Pelaksanaan penerimaan siswa baru f. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler g. Sarana belajar (alat peraga, laboratorium, perpustakaan)
8 BAB II KERANGKA BERPIKIR DAN PEMECAHAN MASALAH A. Kerangka Berpikir Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) bab II pasal 2 ayat 1 menerangakan bahwa ruang lingkup standar nasional pendidikan meliputi: 1. Standar Isi 2. Standar Proses 3. Standar Kompetensi Lulusan 4. Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan 5. Standar Sarana dan Prasarana 6. Standar Pengelolaan 7. Standar Pembiayaan 8. Standar Penilaian Standar Nasional Pendidikan diatas adalah acuan dasar standar yang merupakan standar minimal tentang sistem pendidikan diseluruh wilayah hukum republik indonesia. Dengan diberikannya standar ini, maka sekolah-sekolah menyelenggarakan pendidikan wajib menerapkan dan memberlakukan standar pendidikan ini disekolah. Kegiatan pemantauan yang bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan/pencapaian Standar, serta menemukan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program pencapaian dan pemenuhan standar tersebut. B. Pemecahan Masalah Dalam kegiatan pelaksanaan pemantauan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan diperlukan berbagai cara yang dilakukan oleh seorang pengawas Pembina di sekolah binaan seperti kegiatan pembinaan, pemantauan, pelaksanaan dan penilaian, sehingga terciptanya informasi yang akurat dan bias dijadikan acuan bagi sekolah binaan atau oleh dinas pendidikan untuk membuat suatu program pengembangan sekolah sesuai dengan kebutuhan yang di landasi dengan delapan standar nasional pendidikan.
9 BAB III PENDEKATAN DAN METODE A. Pendekatan Pendekatan yang digunakan untuk pengumpulan data dalam memantau keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan pemenuhan 8 SNP meliputi : 1. Observasi, yakni mengadakan pengamatan langsung terhadap penyelengaraan sekolah baik manajerial maupun akademik. 2. Studi Dokumen. 3. Angket, yakni mengumpulkan data dengan mengunakan instrument . 4. Wawancara, yakni melakukan Tanya jawab dengan guru dan tenaga lainnya untuk melengkapi data yang belum terjaring melalui instrument B. Metode Setelah data terkumpul seperti di kemukakan diatas, kemudian dilakukan analisis dengan mengunakan teknik analisis deskriptif. Melalui analisis tersebut akan di peroleh gambaran bagaimana keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan pemenuhan 8 SNP disetiap sekolah binaan.
10 BAB IV HASIL PENGAWASAN PADA SEKOLAH BINAAN Pelaksanaan kegiatan pantauan terhadap sekolah-sekolah binaan di dasarkan pada profil dan situasi kondisi masing-masing sekolah dengan fokus pembahasan pada Keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan. 1. SMK Negeri 3 Dumai No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 95 Melakukan Workshop Penilain pendidikan dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar penilaian dapat terpantau sehingga diharapkan dapat mempertahankan dan terus meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 93 3 Standar Kompetensi Lulusan 92 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 95 5 Standar Sarana dan Prasarana 92 6 Standar Pengelolaan 92 7 Standar Pembiayaan 92 8 Standar Penilaian 90 Jumlah Nilai 741 Nilai Rata-rata 92,63 Kategori A Sangat Baik 2. SMK Negeri 5 Dumai No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 95 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/ kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat mempertahankan dan terus meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 90 3 Standar Kompetensi Lulusan 95 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 95 5 Standar Sarana dan Prasarana 92 6 Standar Pengelolaan 92 7 Standar Pembiayaan 92 8 Standar Penilaian 92 Jumlah Nilai 743 Nilai Rata-rata 92,87 Kategori A Sangat Baik 3. SMKS Taruna Persada Dumai No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 97 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/ kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat mempertahankan dan terus meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 93 3 Standar Kompetensi Lulusan 95 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 97 5 Standar Sarana dan Prasarana 95 6 Standar Pengelolaan 95 7 Standar Pembiayaan 95 8 Standar Penilaian 95
11 Jumlah Nilai 762 Nilai Rata-rata 95,25 Kategori A Sangat Baik 4. SMKS Perminyakan Dumai No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 80 Membuat program pemenuhan sarana dan prasarana, Melakukan Workshop Penilai an pendidikan dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan satandar penilaian dapat terpantau sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 80 3 Standar Kompetensi Lulusan 80 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 80 5 Standar Sarana dan Prasarana 80 6 Standar Pengelolaan 80 7 Standar Pembiayaan 80 8 Standar Penilaian 80 Jumlah Nilai 640 Nilai Rata-rata 80 Kategori B Baik 5. SMKS IT Al Ikhlasiyah Dumai No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 67 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 60 3 Standar Kompetensi Lulusan 69 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 65 5 Standar Sarana dan Prasarana 70 6 Standar Pengelolaan 70 7 Standar Pembiayaan 71 8 Standar Penilaian 72 Jumlah Nilai 544 Nilai Rata-rata 68 Kategori C Cukup 6. SMKN 1 Rupat Utara Kab. Bengkalis No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 83 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 78 3 Standar Kompetensi Lulusan 80 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 80 5 Standar Sarana dan Prasarana 83 6 Standar Pengelolaan 80 7 Standar Pembiayaan 80 8 Standar Penilaian 80 Jumlah Nilai 644 Nilai Rata-rata 80.50 Kategori B Baik
12 7. SMKN 2 Rupat Utara Kab. Bengkalis No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 90 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat mempertahankan dan terus meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 90 3 Standar Kompetensi Lulusan 90 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 90 5 Standar Sarana dan Prasarana 93 6 Standar Pengelolaan 93 7 Standar Pembiayaan 93 8 Standar Penilaian 93 Jumlah Nilai 732 Nilai Rata-rata 91,5 Kategori A Sangat Baik 8. SMKS HANG MELAYU MANDAU No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 70 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 65 3 Standar Kompetensi Lulusan 69 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 70 5 Standar Sarana dan Prasarana 70 6 Standar Pengelolaan 70 7 Standar Pembiayaan 71 8 Standar Penilaian 72 Jumlah Nilai 557 Nilai Rata-rata 69.63 Kategori C Cukup 9. SMKS KORPRI MANDAU No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 90 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar proses dapat terpantau sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan nilai kualitas kinerja 2 Standar Proses 90 3 Standar Kompetensi Lulusan 90 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 90 5 Standar Sarana dan Prasarana 93 6 Standar Pengelolaan 93 7 Standar Pembiayaan 93 8 Standar Penilaian 93 Jumlah Nilai 732 Nilai Rata-rata 91,5 Kategori A Sangat Baik 10. SMKS KESEHATAN MANDAU No Standar Nasional Pendidikan Nilai RTL Kegiatan Kepengawasan 1 Standar Isi 83 Melakukan Workshop merancang skenario pembelajaran dan melakukan pendampingan agar keterlaksanaan/kesesuaian pelaksanaan standar proses 2 Standar Proses 78 3 Standar Kompetensi Lulusan 80 4 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 80
13 5 Standar Sarana dan Prasarana 83 dapat terpantau sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan nilai kualitas kinerja 6 Standar Pengelolaan 80 7 Standar Pembiayaan 80 8 Standar Penilaian 80 Jumlah Nilai 644 Nilai Rata-rata 80.50 Kategori B Baik
14 BAB V PENUTUP A. Simpulan Tugas pokok pengawas sekolah adalah melaksanakan tugas pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan terhadap guru dan kepala sekolah, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan) standar nasional pendidikan, penilaian kinerja guru dan kepala sekolah, pembimbingan dan pelatihan profesional guru, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, dan pelaksanaan tugas kepengawasan lainnya. Kegiatan yang penulis lakukan berupa : 1. Pengawasan akademik yaitu pemantauan standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Penilaian. Dari hasil kegiatan pemantauan dengan menggunakan instrumen yang digunakan, secara umum keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan/penyelenggaraan pendidikan dengan rencana, program atau standar (SNP) belum sepenuhnya sesuai. 2. Pengawasan manajerial yaitu pemantauan standar Pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan dan standar pembiayaan. Dari hasil kegiatan pemantauan tersebut dengan menggunakan instrumen yang digunakan, secara umum keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan/penyelenggaraan pendidikan dengan rencana, program atau standar (SNP) belum sepenuhnya sesuai. B. Rekomendasi Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti atau direkomendasikan adalah sebagai berikut : 1. Melakukan pendampingan oleh Pengawas Pembina lebih lanjut untuk mempastikan bahwa sekolah berusaha memperbaiki keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan/pencapaian setiap SNP dengan rencana/program atau standar. 2. Agar kepala sekolah didorong untuk memanfaatkan secara optimal, anggaran sarana dan prasarana yang dimiliki dalam meningkatkan standar proses. 3. Perlu dilakukan pembinaan dan bimbingan lebih intensif kepada guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan standar proses. 4. Mengumpulkan informasi (melalui pemantauan), hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program. Pihak dinas pendidikan Provinsi Riau dapat
15 memfasilitasi keterlaksanaan atau kesesuaian pelaksanaan/pencapaian setiap SNP, dan memberikan solusi atas hambatan yang mungkin terjadi. 5. Agar pihak lembaga kepengawasan dinas pendidikan Provinsi Riau mengevaluasi efektivitas program kepengawasan yang sudah dilaksanakan sebagai bahan untuk memperbaiki program kepengawasan tahun berikutnya.