Kerajaan Singasari Dibuat oleh : Maulida Karomatunnariyyah
A. Sejarah Kerajaan Singasari Kerajaan Singasari didirikan oleh seorang rakyat biasa, yaitu Ken Arok yang merupakan pengawal dan bupati Tumapel yang pada saat itu bagian dari kerajaan Kediri. Ken Arok membunuh Tunggul Ametung karena terpikat pada istrinya, yaitu Ken Dedes. Akhirnya Ken Dedes berhasil dipersunting oleh Ken Arok. Masa kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa. Kertanegara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Kerajaan Singasari, ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Kartanegara juga mengadakan ekspedisi penaklukan Bali
B. Raja Yang Pernah Memerintah Di Kerajaan Singasari Ken Arok (1222-1227 M) Ken Arok merupakan pendiri kerajaan Singasari yang sekaligus raja pertama. Ken Arok hanya memerintahkan selama lima tahun (1222-1227 M)
Anusapati (1227-1248 M) Raja Anusapati memerintahkan selama 21 tahun. Namun, ia tidak banyak melakukan pembaruan di Kerajaan Singasari, karena terlarut dengan kesenangannya, yaitu menyambung ayam. Tohjoyo (1248 M) Raja ini memimpin kerajaan Singasari dalam waktu yang singkat, yaitu satu tahun
Ranggawuni (1248-1268 M) Ranggawuni memiliki gelar Sri Jaya Wisnuwardana yang diberi kedudukan sebagai ratu angabhaya dengan gelar Nasaringharmuti. Pemerintahan Ranggawuni membawa ketentraman dan kesejahteraan rakyat Singasari. Kartanegara (1268-1292 M) Kartanegara bergelar Sri Maharaja Sri Kartanegara. Ia merupakan raja Singasari yang terbesar. Pada tahun 1275 ia dikirim untuk ekspedisi Pamalayu untuk menaklukan beberapa daerah, seperti Bali, Pahang, Sunda, Bakulapura dan Gurun (Maluku) serta mengadakan persahabatan dengan Jaya Singawarman-Raja Campa.
Kerajaan Singasari berada di daerah lembah Sungai Brantas, yang memiliki tanah sangat subur. Di samping itu, keberadaan Sungai Brantas juga dimanfaatkan oleh rakyat maupun penguasa Singasari untuk membangun sektor perdagangan. Kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat Singasari mengalami pasang surut seiring dengan pergantian rajanya.Pada masa pemerintahan Ken Arok (1222-1227. Namun, kehidupan sosial-ekonomi pada masa Anusapati (1227-1248) kurang mendapat perhatian karena raja justru sibuk berjudi, mabuk, dan sabung ayam, bukan membangun kerajaan.Pada periode pemerintahan Wisnuwardana (1248-1268), kehidupan masyarakat berangsur membaik dan makmur.Kemudian, di bawah kekuasaan Raja Kertanegara (1268-1292), perekonomian tertata dengan baik, bahkan Kerajaan Singasari menjadi besar dan makmur. Sektor perdagangan dan pelayaran Singasari berkembang pesat, dengan komoditas yang diperdagangkan berupa beras, emas, kayu cendana, dan rempah-rempah. Pada periode ini, Singasari berhasil menguasai jalur perdagangan dari Selat Malaka hingga Kepulauan Maluku. C. Perkembangan Kehidupan Ekonomi Politik Dan Budaya Kerajaan Singasari
Pada masa Raja Kertanegara, Kerajaan Singasari mengalami kemajuan pesat. Kertanegara merupakan raja terakhir Singasari yang dikenal cakap dalam bidang politik, ekonomi, dan keagamaan. Raja Kertanegara menang di seluruh wilayah dan menundukkan semua pulau-pulau yang lain. Dalam rangka memperkuat politik luar negerinya, Raja Kertanegara juga menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan lain di luar Kepulauan Indonesia. Di bawah kekuasaan Raja Kertanegara, perekonomian tertata dengan baik, bahkan Kerajaan Singasari menjadi besar dan makmur. Sektor perdagangan dan pelayaran Singasari berkembang pesat, dengan komoditas yang diperdagangkan berupa beras, emas, kayu cendana, dan rempah-rempah. Pada periode ini, Singasari berhasil menguasai jalur perdagangan dari Selat Malaka hingga Kepulauan Maluku. Kitab Negarakertagama juga menyebut Kertanegara sebagai seorang raja yang tidak ada bandingannya di antara raja-raja sebelumnya. D. Masa Pemerintahan Raja Kartanegara
Pemberontakan Jayakatwang Adanya pemberontakan yang dilakukan oleh Jayakatwang merupkan penyebab runtuhnya Kerajaan Singasari. Kerajaan Singasari mencapai masa kejayaannya ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara, yang sekaligus raja terakhirnya. Semasa kepemimpinannya, Jayakatwang memimpin sebagai adipati di GelangGelang (sekarang di sekitar Madiun). Kertanegara pun melakukan berbagai cara untuk menjalin hubungan baik dengan Jayakatwang, terlepas dari masa lalu leluhur mereka. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah menikahkan Jayakatwang dengan adiknya, Turukbali. Selain itu, muncul juga versi di mana anak dari Jayakatwang, yaitu Arddharaja, diangkat sebagai menantu Kertanegara. Dengan demikian, Raja Kertanagara dan Jayakatwang sebetulnya juga berkerabat. Namun, karena dihasut oleh patihnya, Jayakatwang ingin membalas kematian leluhurnya, yang tewas di tangan pendiri Singasari. Itulah yang menjadi penyebab Jayakatwang memberontak dan menyerang Kerajaan Singasari. E. Keruntuhan Kerajaan Singasari
Dalam pemberontakannya, Jayakatwang melakukan serangan dari dua arah, yakni utara dan selatan. Untuk menahan serangan dari arah utara, namun, saat Raden Wijaya sedang mengejar pasukan Kediri yang terus bergerak mundur, Jayakatwang segera menyerbu keraton dari arah selatan. Raja Kertanegara pun tewas dalam pemberontakan ini, sedangkan Raden Wijaya berhasil melarikan diri, sehingga Jayakatwang berhasil menguasai seluruh istana yang ada. Tewasnya Raja Kertanegara menandai runtuhnya Kerajaan Singasari, dan Jayakatwang berusaha mendirikan kembali Kerajaan Kediri. Akan tetapi, kekuasaan Jayakatwang tidak berlangsung lama, karena ia mendapat serangan balik dari Raden Wijaya. Raden Wijaya kemudian mendeklarasikan berdirinya Kerajaan Majapahit pada 1293 di Mojokerto E. Keruntuhan Kerajaan Singasari
F. Peninggalan Kerajaan Singasari Candi Jago Prasasti Singasari Candi Singa
F. Peninggalan Kerajaan Singasari Candi Singa Candi Kidal Prasati Wurare
Penutup Kesimpulan : Kerajaan Singasari disebut pula dengan Kerajaan Tumapel yang merupakan negara bagian/bawahan Kerajaan Kadiri Tunggul Ametung. Tunggul Ametung memiliki pengawal kepercayaan bernama Ken Arok. Ken Arok pun tertarik kepada Ken Dedes istri Tunggul Ametung. Ia merebut dan menikahi Ken Dedes. Jayakatwang melakukan pemberontakan pada Kerajaan Singasari. Jayakatwang ingin membalas kematian leluhurnya, yang tewas di tangan pendiri Singasari. Itulah yang menjadi penyebab Jayakatwang memberontak dan menyerang Kerajaan Singasari Penutup Saran : Dengan membaca sejarah ini kami berharap semoga pembaca dapat berpikir tepat dan benar sehingga terhindar dari kesimpulan yang salah dan kabur. Tentu saja dalam tugas ini ada banyak kekurangan sehingga atau bahkan kekeliruan. Maka dari itu, Saya sangat berharap adanya masukan dari pembaca dan kritik sebagai acuan memperbaiki baik untuk saat ini dan kelak di masa mendatang.
Daftar Pusaka Sumber 1 : https://www.gramedia.com/literasi/sejarah-kerajaan-singhasari/ melalui google. Diunduh pada tanggal 7 Februari 2023 pukul 17.33 Sumber 2 : https://www.gramedia.com/literasi/pendiri-kerajaan-singosari/ melalui google. Diunduh pada tanggal 7 Februari 2023 pukul 17.37 Sumber 3 : https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/01/14/peninggalankerajaan-singasari-yangmasih-tersisa-sampai-sekarang malalui google. Diunduh pada tanggal 7 Februari 2023 pukul 17.46 Sumber 4 : https://www.inews.id/news/nasional/kerajaan-singasari-sejarah-rajamasa-kejayaankeruntuhan-dan-peninggalan-lengkap melalui google. Diunduh pada tanggal 7 Februari 2023 pukul 17.51 Sumber 5: https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/21/123313679/kerajaansingasari-letak-silsilahkehidupan-sosial-dan-peninggalan melalui google. Diunduh pada tanggal 7 Februari 2023 pukul 17.55
Terima Kasih Semoga kamu bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari presentasi ini. Semoga beruntung !