T H E U LT I M A T E
LAUNDRY
Cara Mendapatkan Omset 25 Juta Dari
Bisnis Laundry
LUQMAN ABDILLAH
LUQMAN ABDILLAH
PENGANTAR
Alhamudulillahirobbil alamin. Segala puji bagi Allah yang telah
memberikan nikmatnya kepada kita dengan akal yang telah diberikan
kepada kita, sehingga dengan akal itu kita bisa berfikir dan belajar apa
yang tidak kita mengerti menjadi mengerti.
Sedikit cerita. Sebelum membuka bisnis laundry, kami mempunyai
bisnis pengolahan plastik yang dimulai pada tahun 2012. Ditahun kedua
ternyata bisnis ini tidak berjalan dengan baik. Karena sering merugi tiap
bulannya. Sehingga ditahun ke 2 kami menambah modal dengan cara
hutang bank hingga ratusan juta. Walaupun kami tahu bahwa bisnis ini
sudah tidak berjalan sesuai yang kami harapkan. Yakni bisnis ini tidak
menghasilkan profit bagi kami. Padahal Dengan penambahan modal ini
kami mengharapkan bisa memutar bisnis dengan baik dan nantinya
mendapatkan profit. Ternyata harapan tinggal harapan. Semakin
menambah modal semakin kami merugi hingga ahirnya tidak ada cara
lain kecuali usaha ditutup dan meninggalkan hutang ratusan juta. Hidup
kacau. Setiap hari tidak tenang karena takut penagih hutang kerumah.
Akan tetapi kami sadar, faktor ketidak berhasilan utama kami tidak ada
lain karena kebodohan dan kurangnya pengetahuan kami tentang bisnis.
Disaat sudah mulai putus asa dan menyerah dengan keadaan.
Kami ingat pernah bekerja sama dengan teman menjalankan bisnis
laundry selama 1 tahun yang dimulai tahun 2008 dan ternyata masih
berjalan dengan baik dan semakin berkembang hingga tahun 2015.
Akhirnya kami mulai belajar pada teman kami yang sudah
berpengalaman tersebut dan mengikuti workshop dan pelatihan laundry.
ii | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Dengan kondisi sulit kami memaksakan membuka bisnis laundry
walaupun hanya bermodalkan seadanya. Sedikit demi sedikit ahirnya
bisnis kami juga mulai berkembang dan menghasilkan profit dengan
baik.
Buku ini kami tulis karena banyak teman-teman yang akan
membuat bisnis laundry masih kebingungan dengan cara
mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara agar kita
bisa memulai bisnis laundry dengan modal yang sangat minim sampai
menghasilkan income hingga puluhan juta dan profit yang maksimal.
Tentu pengetahuan kami ini jauh dari sempurna. Akan tetapi buku ini
akan sangat membantu percepatan bisnis laundry kita mencapai goal
dan cita-cita kita.
Luck man abdillah
iii | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
BUKU EDUKASI BISNIS
SEBELUM BUKA LAUNDRY
DAFTAR ISI
1. Cover............................................................................................ i
2. Kata Pengantar.............................................................................. ii
3. Daftar Isi ........................................................................................ iii
4. Mindset.......................................................................................... 1
5. Riset pasar dan marketing : offline atau online ............................. 6
6. Lokasi .......................................................................................... ` 12
7. Peralatan dan perkiraan modal..................................................... 15
8. Cara Pembuatan Chemical........................................................... 35
9. Kelemahan dan keunggulan ......................................................... 56
10. Kerangka strategi bisnis ............................................................. 60
11. Marketing..................................................................................... 61
12. Manajemen Pelayanan ............................................................... 71
13. Harga Laundry Kiloan dan Bijian ................................................. 76
14. Labelling Pakaian ........................................................................ 80
15. Teknik Laundry Kiloan ................................................................. 85
16. Teknik Laundry Bijian .................................................................. 89
17. Cara Menghilangkan Noda .......................................................... 104
18. Metode Packing Laundry Kiloan .................................................. 117
19. Metode Packing Laundry Bijian ................................................... 120
20. Manajemen Komplain .................................................................. 123
21. Manajemen Kepegawaian ........................................................... 128
iv | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
1. MINDSET
A. Tentukan Marketnya
Marketnya harus jelas
Bisnis apapun yang paling utama yang harus difikirkan
adalah market harus jelas, disini kita harus memahas target market
bisnis laundry ya.
Tentukan siapa target pasar kita :
1. Wilayah yang padat penduduk
2. Wilayah yang banyak perumahan
3. Wilayah yang banyak kos – kosan
4. Apartemen
5. Hotel
6. Rumah sakit
7. Industri/pabrik
8. Rumah tangga
9. Mahasiswa /pekerja
10. Pondok pesantren
Dari semua pilihan di atas kita bisa membidik 1 atau 2 target
di atas.
Bagi kita yang pemula dalam bidang laundry, target market
kita yang utama adalah retail ya!!
Perlu diketahui dari segi industri bisnis laundry dibagi menjadi 2,
yaitu
1. Manufaktur
2. Retail
1|Edukasi Bisnis Laundry
1. Laundry manufaktur
Laundry manufaktur adalah jenis laundry yang menangani
instansi / lembaga atau industri.
Bagi pemula kita akan kesulitan, kalau yang kita bidik
adaah manufaktur akan banyak sekali kendala yang akan kita
hadapi, kalau kita membuka bisnis laundry manufaktur,
diantaranya:
1. Modal harus besar
2. Mesin yang digunakan kapasitas besar
3. Penanganan noda / treatmen khusus dan membutukan
keahlian khusus
4. Pembayaran sistim tempo
5. Harga minta murah
Menurut pengalaman kami, ketika awal buka laundry kita
langsung melayani clien klinik dan mempunyai beberapa
kendala., apalagi dengan sistem kontrak.
Seperti yang kita sebutkan, kita juga mengalami kendala
seperti yang kami sebutkan diatas, sehingga dari pihak laundry
kami memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya.
ketika buku ini ditulis, kita memutuskan untuk
bekerjasama lagi dengan beberapa industri, akan tetapi
peraturan kerjasama kami yang membuat.
So, sebelum membuka laundry, tentukan target market
dan tidak hanya menentukan target market saja. Calon pembeli
potensial anda harus jelas, artinya anda harus tau betul siapa
nama calon konsumen anda, alamatnya, nomor hp nya, jenis
kelaminnya. Hanya dengan cara seperti ini, hari pertama buka,
laundry langsung rame. Omset pasti diatas rata-rata
kebanyakan laundry baru.
2|Edukasi Bisnis Laundry
Lahh,, gimana cara kita tahu nama dan biodata calon
pembeli kita?? Emang bisa???
Tenang boss, sabar,,, kita akan bahas secara detail di
Bab Riset pasar.
B. Punya Daya Juang
Bisnis apapun yang besar, yang bisnisnya bertahan 5 tahun
ke atas, serta mempunyai omset puluhan, ratusan juta hampir
semua ownernya punya daya juang tinggi, disini perlu saya
ingatkan agar teman – teman yang sudah masuk di bisnis laundry,
pasti akan banyak kendala, kalau kita bisa survive dan bisa
menangani kedala tersebut satu persatu, bisnis kita akan semakin
berkembang, faktanya 8 – 9 dari 10 bisnis laundry tutupd tahun ke-
2 karena terlalu banyak masalah dalam bisnisnya.
C. Jangan jadikan bisnis laundry sebagai sampingan
Modal boleh pas – pasan, kesibukan boleh menjadi apapun.
Karyawan ataupun apapun kesibukan kita, jangan sekali – kali
berfikir bahwa bisnis laundry sebagai sampingan.
Hasilnya pasti sudah bisa dilihat, kalau kita akan
menjadikan bisnis laundry kita anggap sebagai sampingan.
Pernah saya lihat postingan di group FB bunyinya seperti
ini :
“teman teman para pengusaha laundry, siapa yang ruko
laundrynya seperti saya?? (sambil dilihatkan ruko laundrynya jadi
satu dengan toko klontong) karena saya amati, bisnis laundry itu
sulit berkembang kalau tidak dibarengi dengan usaha lain. Padahal
dengan konsep seperti ini, akan menjadikan bisnis kita terlihat
kurang profesional, yang kedua jika cara berfikir kita adalah bisnis
3|Edukasi Bisnis Laundry
laundry sulit berkembang atau hanya sekedar sampingan, hasilnya
juga pasti sampingan.
D. Jangan ragu menggunakan karyawan
Dibisnis laundry, khususnya retail untuk mendapatkan
omset sampai 25jt/bulan anda tidak bisa bekerja sendiri, coba
sedikit kita hitung kalau harga laundry kita /cuci setrika Rp 5000/kg
x 166 kg = Rp 833.000, omset harian Rp 833.000 x 30 hari =
25jt/bulan.
Artinya untuk mendapat omset 25jt/bulan kita membutuhkan
omset harian rata – rata Rp 833.000, untuk mendapatkan omset
Rp 833.000/hari kita membutuhka order/produksi sejumlah 166 kg.
Apakah mungkin setiap hari kita setrika sendiri sebanyak 166
kg???. Mungkin saja, akan tetapi kita tetap membutuhkan
karyawan.
Akan tetapi uniknya di bisnis ini kita tidak perlu setrika 166
kg/hari utuk mendapatkan omset 25jt/bulan disinilah pentingnya
ilmu.
Oh iya bicara masalah omset saya selalu mengajari
karyawan saya agar apabila ada pelanggan laundry, saya meminta
karyawan saya merampok uang pelanggan.
4|Edukasi Bisnis Laundry
Eeittss.. tenang maksudnya adalah kita selalu up sell
kepada pelanggan yang datang. Owner senang dapat uang
banyak, pelanggan juga senang walaupun uangnya malah
dirampok.
Sekali lagi karyawan ini yang akan membantu kita mencapai
goal, dan bisa menggantikan pekerjaan kita.
Masalah mindset ini, sebenarnya masih sangat banyak, akan
tetapi menurut saya pribadi. Khusus bagi teman – teman yang awal
sekali bisnis laundry hanya 4 mindset ini yang harus ditanam dulu.
5|Edukasi Bisnis Laundry
MENENTUKAN TARGET MARKET & RISET PASAR
1. Menurut pengalaman kami khususnya awal- awal bisnis laundry,
akan lebih tepat kalau kita target market kita adalah :
1.Wilayah yang radius 4/5 km padat penduduk dari lokasi laundry
kita.
2.Wilayah perumahan yang berkembang.
Market di atas kalau bisa menjadi target market kita, akan lebih baik
dari segi konsumsi dan harga yang bisa kita tawarkan ke pelanggan
kita. Akan tetapi pilihan market yang nomor 1 sudah mencukupi agar
usaha kita berjalan dengan baik, jikalau target market yang ke 2
tidak ada.
Apa target market yang lain gak bagus????
Tenang .. tenang... tenang kita lanjutkan agar lebih jelas kita
analisa dengan tabel.
Target Potensi Omset
No.
Bagus Kurang Kekurangan Kelebihan Profit
Market Bagus
Komplain dan
Wilayah penaganan Mudah
1. Padat pelanggan
yang berbeda mendapatkan
Penduduk dan
√ persaingan pelaggan Bagus
Wilayah
2. Komplain & Mudah
persaingan
perumahan √ mendapatkan Bagus
3. Apartemen √ - Treatmen
√ sulit pelaggan
4. Hotel
- Pembayaran Bagus
tempo
Quantity
banyak Bagus
6|Edukasi Bisnis Laundry
- Mesin &
peralatan
mahal
- Treatmen Quantity
sulit banyak
- Baju dan baju
terdapat
banyak darah
- Terkadang
5. Rumah Sakit √ ada suntikan Sedan
yang bisa g
saja
mengandung
bekas
suntikan
penyakit
menular
-Pembayaran - Bisa nego
tempo - Quantity
Industri √ - Harga banyak Bagus
6.
kadang relatif
pabrik
murah
/mahal
Kos - Liburan sepi Tidak banyak
7. √ - Harga cari komplain Kurang
Mahasiswa murah
8. Pesantren
- Liburan sepi Tidak banyak
√ - Harga cari komplain Kurang
murah
7|Edukasi Bisnis Laundry
Calon konsumen potensial laundry berdasarkan umur
18 – 24 tahun sekitar 20%
25 – 34 tahun sekitar 60%
35 – 44 tahun sekitar 20%
45 - 50 tahun sekitar 10%
8|Edukasi Bisnis Laundry
CARA RISET PASAR
Sebelum kita membuka laundry, riset pasar ini harus
dilakukan minimal 2 minggu sebelum launching bisnis. Intinya
adalah kita harus mendapatka list data calon costumer. Semakin
banyak list data calon costumer, akan semakin banyak costumer
kita nanti.
Adapun cara riset pasar akan kami bagi 2 :
1. Riset Konvensional
a. Terdapat laundry yang sudah berjalan diatas 2 tahun dan
berjalan dengan baik.
Dan Apabila ada laundry ramai, pasti pasarnya bagus.
Akan tetapi bukan berarti kalau ada laundry yang buka duluan
dan sepi, berarti potensi pasarnya sedikit /kecil.
Sebagai contoh : Sebelum kami membuka laundry, ada 2
laundry yang buka kurang lebih 2 -3 tahun, akan tetapi
laundrynya sepi, setelah kami buka laundry juga, akhirnya 2
laundry yang sudah buka duluan, yang satu tutup dan yang
satunya lagi ikut ramai. Ini menunjukkan berkembangnya
laundry itu tidak tergantung lama atau tidaknya usaha itu
dibuka, akan tetapi lebih terpengaruh dengan bagaimana cara
kita mengelolanya.
b. Dengan sebar brosur dan banner
Cara ini mungkin sudah tahu semua yakni sebar brosur
dan banner dengan format
9|Edukasi Bisnis Laundry
kasih penawaran semenarik mungkin agar orang mau datang ke
laundry kita, 2 minggu sebelum kita buka laundry, brosur harus
sudah menyebar.
Intinya adalah apabila calon customer mau mendapatkan
pelayanan kita dengan spesial offer, dia harus mendaftar dulu.
Isi brosur dan banner :
Penawaran diskon atau gratis selama waktu tertentu
Dapatkan hadiah
Dengan cara daftar
Nama:
Alamat:
No hp/wa:
Kirim ke No/WA :
10 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
2. Riset dengan Digital Marketing
Formatnya sama seperti yang di atas yakni kita iklan di
sosmed 2 minggu sebelum buka laundry, orang wajib daftar kalau
ingin mendapatkan spesial offer dari kita.
Cara seperti ini, yakni digital marketing FB Ads, sudah saya
buktikan dan minimal hasilnya kita mendapakan 100 list calon
customer yang siap laundry di tempat kita. Ketika besok kita mau
buka tinggal broadcast ke list yang sudah kita dapatkan, hasilya
boommm (ramai) ketika awal buka.
Oh iya cara iklannya yang dimaksud disini adalah dengan FB
Ads (berbayar) dan tentunya kita harus tau bagaimana cara
beriklan di FB dan instagram yang benar. Jangan bikin postingan
trus tekan boost. Cara beriklan laundry dengan FB Ads bisa dilihat
di youtube atau bisa langsung ikut workshop kami.
Disclaimer cara yang seperti ini sudah saya lakukan, dan
hasilnya luar biasa.
perlu saya ingatkan ya, jangan sekali- kali pelit untuk
mengeluarkan biaya iklan / marketing. Jangan sampai kita pelit
mengeluarkan biaya marketing iklan budget 100-2300rb,
sedangkan kita kontrak ruko belasan hingga puluhan juta, kita
nekat langsung hajar, hasilnya laundry sudah berjalan 3 – 6 bulan
masih sepi, omset bertahan di angka 1 – 3 juta.
Catatan :
Kalau laundry ingin mendapatkan omset belasan – puluhan juta,
kita harus punya list pelanggan minimal 500 list, dan harus
dikelola dengan baik, ada pembahasan khusus di bab selanjutnya
yaitu tentang Marketing dan Menjaga Pelanggan.
11 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Lokasi
Lokasi adalah salah satu komponen yang harus
dipertimbangkan dalam melakukan bisnis apapun. Karena itu
memilih lokasi usaha yang tepat dan strategis menjadi keharusan
hususnya dalam bisnis laundry. Semakin strategis lokasinya, maka
akan semakin tinggi pula tingkat kesuksesan. Walaupun lokasi
strategis bukan merupakan jaminan atas keberhasilan dalam bisnis
laundry
Ada banyak faktor yang bisa kita jadikan bahan
pertimbangan dalam memilih lokasi usaha. Dan tentu saja antara
bisnis satu dengan yang lainnya tak selalu sama. Jika hendak
mendirikan usaha laundry tentu butuh tempat yang mudah
dijangkau, tak jauh dari keramaian, dan hal-hal serupa lainnya
secara umum di bawah ini adalah faktor yang menjadi
penunjang dan perlu diperhatikan perihal memilih lokasi usaha
adalah:
1. Ukur Besaran Pendapatan Masyarakat Sekitar
Besaran pendapatan dari masyarakat sekitar menjadi
pengaruh yang tidak kecil terhadap usaha yang akan dibangun,
alasannya tentu ada pada tingkat daya beli masyarakat. Ketika
hendak menjalankan usaha dengan harga yang agak premium,
alangkah lebih baik jika memilih lokasi yang daya belinya juga
tinggi.
2. Kepadatan Penduduk
Perlu diketahui semakin tinggi kepadatan penduduk maka
akan semakin tinggi pula potensi pasar. Secara gamblang hal
ini bisa dilihat perbedaannya yaitu dengan membandingkan
12 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
tempat ataupun lokasi usaha antara di pedesaan dengan
perkotaan, maka omzetnya akan lebih besar yang perkotaan.
3. Keamanan Lokasi Terjamin
Laundry termasuk jenis usaha yang membutuhkan
peralatan yang lumayan banyak. Sehingga keamanan lokasi
juga harus dipertimbangkan. Adapaun keamanan lokasi
diantaranya. Gerai/workshop tertutup dengan bangunan yang
kokoh agar tidak memudahkan pembobolan atau pencurian
diusaha kita.
4. Sesuai dengan Anggaran yang dipersiapkan
Walaupun lokasi usaha yang strategis seperti di pinggir
jalan biasanya lebih mahal dibanding dengan lokasi yang ada
didalam gang. Akan tetapi perlu dipertimbangkan juga
anggaran dana yang telah disediakan. Jangan memaksakan
unutk memilih lokasi usaha dengan harga sewa tinggi. Kecuali
kita sudah benar-benar mempertimbangkan dengan baik
potensi omset dan penghasilan bisnis kita.
5. Perhatikan Tingkat Keramaian & Lalu-lalang Kendaraan
Perhatikan kendaraan yang melalui jalanan sekitar tempat
Anda menjalankan usaha pun bisnis, juga lalu-lalang pejalan
kaki yang lewat. Hal semacam ini tentu menjadi faktir yang
sangat mempengaruhi usaha.
Untuk daerah yang dilalui pejalan kaki akan cocok
sebagai tempat usaha kelontong atau minuman dingin.
Sedangkan untuk daerah yang banyak dilalui kendaraan
13 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
bermotor cocok bisa saja dijadikan sebagai tempat usaha
laundry.
6. Kemudahan Akses Menuju Lokasi Usaha
Lokasi yang mudah diakses dan dijangkau oleh para
konsumen, lokasi usaha yang bisa dilalui dengan sarana
transportasi umum menjadi pilihan karena bisa mengakomodasi
mereka yang tidak memiliki alat transportasi sendiri.
7. Tingkat Persaingannya Rendah
Walaupun usaha laundry adalah usaha yang mempunyai
potensi persaingan yang tinggi, aka tetapi Jika memungkinkan,
lebih baik kita tidak masuk daerah yang persaingan laundry
sudah sangat ketat.
8. Ketersediaan air
Karena air ini merupakan kebutuhan utama bisnis
laundry, maka pastikan tempat bisnis laundry kita terdapat
pasokan air yang memadahi. pasokan air bisa dengan
menggunakan air tanah atau PDAM. Kami merekomendasikan,
lebih baik pasokan air menggunakan air tanah karena akan
menghemat banyak biaya dari pada kita menggunakan air
PDAM.
14 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
MODAL DAN PERALATAN
Peralatan Ceklist Harga
Wajib Tidak
1juta-10juta
Mesin Cuci
50rb-13juta
Mesin Pengering / tempat
300rb
jemuran 300rb-2,5juta
500rb-3juta
Pompa Air 200rb-400rb
100rb-2,5juta
Filter Air
200rb-2,5jt
Tandon Air 100rb-2juta
Timbangan 20rb
Gratis bulan
Setrika listrik / Boiler
pertama
Meja Setrika 35rb-200rb
Rak Pakaian 400rb
-
Keranjang Pakaian
12rb
Nota / Software 10rb
5rb
Plastik Packing
Alat Press 25rb
Tas Laundry
Hanger 4rb
Meteran Pakaian 600rb
Sprayer Parfum 100rb-3jt
Tag Gun atau stempel inisial
untuk baju
Spidol maker
Spotting Gun atau sikat baju
Papan Nama
Total modal
15 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Dari peralatan yang ada di atas, ada peralatan yang wajib ada,
dan ada peralatan yang pengadaannya bisa di tunda sesuai budget
modal kita, sehingga kita bisa tahu berapa modal kita di awal.
PERALATAN
1. MESIN CUCI
Mesin Cuci Front Loading
secara umum ada dua tipe, yaitu
tipe front loading (pintu depan) dan
tipe top loading (pintu atas). Masing
masing mempunyai kelebihan dan
kekurangan. Seperti mesin cuci
front loading yang mampu mencuci
lebih bersih jika di bandingkan
dengan mesin cuci dengan tipe top
loading, tetapi memerlukan
konsumsi listrik yang agak besar (kurang lebih 200 watt tanpa
temperatur). Demikian usia kerjanya juga lebih panjang (perkiraan 3-5
tahun kalau di pakai untuk usaha laundry) .
Sebelum membeli mesin cuci pertimbangan layanan service dari
kantor cabangnya ada atau tidak. Karena pada kenyataannya memang
ada juga mesin cuci dengan merk tertentu yang teknisi servicenya tidak
ada dikota anda.
Sedangkan untuk kapasitas dari mesin cuci yang paling disarankan
adalah mesin cuci dengan kapasitas minimal 8 kg atau lebih, misalnya
16 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
11 kg atau 12 kg, dengan tujuan agar dapat digunakan untuk cuci bed
cover dan boneka.
Untuk mesin cuci dengan kapasitas 8 kg hanya diperbolehkan
mencuci pakaian dengan berat kering maksimal 6 kg. Ini di maksudkan
agar ada space untuk ruang cuci, sehingga menghasilkan cucian dengan
hasil maksimal. Yang perlu di perhatikan juga, jangan pernah
memasukkan pakaian melebihi kapasitas dari mesin cuci itu sendiri.
Jangan pernah menambah air sendiri dari luar. Karena pengisian jumlah
air kedalam mesin cuci sudah tersetting otomatis. Selain kapasitas
mesin cuci, yang perlu dipertimbangkan lagi adalah speed spin
(kecepatan peras) yang ada pada mesin cuci tersebut. Usahakan
mendapatkan mesin cuci dengan speed spin minimal 1000 rpm, kalau
ada pilih yang 1200 rpm atau 1400 rpm. Ini akan berpengaruh pada
tingkat kekeringan ketika pakaian keluar dari mesin cuci setelah proses
cuci selesai.
2. MESIN PENGERING
Mesin pengering (dryer). Ada
banyak pilihan untuk mesin
pengering, diantaranya adalah
Tumble Dryer Gas seperti tampak
pada gambar disamping. Mesin
pengering jenis ini memakai LPG
sebagai energi panasnya dan listrik
kurang lebih 180 watt sebagai
energi penggerak dinamonva. Model ini tergolong praktis, tidak
memerlukan tempat luas untuk penempatannya (hanya sebesar
17 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
mesin cuci). Kapasitas terkecil adalah 10 kg. Untuk bisa
mengeringkan pakaian 5-10 kg membutuhkan waktu kira-kira
45 menit dengan memakai suhu sedang. Merk yang umum
dipakai di laundry komersial adalah Speed Queen, Maytag dll.
Harga mesin pengering ini di kisaran Rp.12 jt sampai Rp.15 jt.
Pilihan lainnya seperti pada
gambar disamping. Mesin
pengering ini hanya
menggunakan listrik sebagai
energinya. Tetapi konsumsi
listriknya tergolong besar,yaitu
antara 1300-2200 watt. Untuk
bisa mengeringkan pakaian 5
kg diperlukan waktu kira-kira 1
jam. Adapun harganya kisaran Rp.4jt Rp. 5 jt an. Bisa di
dapatkan di toko-toko elektronik terkemuka dengan mudah.
Ada banyak merk yang sudah beredar di pasaran seperti merk
Modena dll.
Saran kami untuk awal usaha tentu, tidak perlu menggunakan
pengering seperti ini, hususnya bagi yang terbatas modal. Akan
lebih bagus untuk awal proses pengeringan pakaian adalah
dengan bantuan sinar matahari. Kalau usahanya sudah
mempunyai omset dan profit yang bagus, maka sesegera
mungkin persiapkan mesin pengering ini. dan Penambahan
kipas blower pada area pengeringan ini juga bisa menjadikan
proses pengeringan lebih cepat.
18 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Akan tetapi kalau memang modal untuk usaha cukup, maka
akan lebih baik langsung menggunakan Mesin pengering ini.
karena peranannya sangat penting di usaha laundry, terutama
untuk layanan expres dan saat musim penghujan biasanya
jumiah pengguna jasa laundry meningkat.
3. POMPA AIR
Pompa air digunakan untuk
mendorong tekanan air kedalam
mesin cuci kalau kita langsung
menggunakannya pada mesin cuci.
Dan disarankan menggunakan pompa
otomatis. Karena mesin cuci yang kita
gunakan adalah mesin cuci otomatis.
Tetapi apabila kita menggunakan toren air yang tingginya
cukup untuk suplay air kedalam mesin cuci, maka pompa ini
tidak dibutuhkan lagi.
4. FILTER AIR
Air merupakan bahan yang sangat vital.
Pengaruh air pada hasil cucian sangat besar.
Sebagai contoh, air tanah yang banyak
mengandung kadar besi akan menyebabkan
hasil cucian menjadi kekuningan. Tentu ini akan
19 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
mengecewakan orang yang menggunakan jasa laundry kita.
Demikian juga kondisi air yang lain seperti payau, berbau,
keruh, asam dll yang pada akhirnya menjadikan hasil cucian
tidak seperti yang di harapkan oleh konsumen.
Sebagai solusinya adalah dengan menggunakan filter
penyaring air. Tetapi tentu dengan jenis yang berbeda-beda,
misalnya untuk filter air yang mengandung besi dengan filter air
yang mengandung bau.
Biasanya 1 SET LENGKAP kira-kira FILTER SEHARGA
Rp.2.000.000,-
A. FILTER UNTUK AIR MENGANDUNG KADAR BESI /
MANGAN
Ciri-ciri airnya adalah, air ketika baru keluar dari sumur
tampak bening, tetapi setelah didiamkan kira-kira semalam
menjadi kuning (mengandung besi) atau hitam (mengandung
mangan).
B. FILTER UNTUK AIR MENGANDUNG KAPUR
Ciri-ciri airnya adalah, air ketika baru keluar dari sumur
tampak bening, tetapi setelah didiamkan kira-kira semalam
atau di masak maka tempat air tersebut akan menjadi
berwarna keputihan seperti kerak kapur.
C.FILTER UNTUK AIR PAYAU
Ciri-ciri airnya adalah berwarna bening tetapi kalau di jilat
terasa asin. Kondisi isi di sebabkan oleh tingginya kadar
garam di lingkungan tersebut, misalnya dekat dengan laut.
20 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
D.FILTER UNTUK AIR ASAM / BASA
Ciri-ciri air asam adalah apabila dijilat terasa asam / kecut.
Apabila dipergunakan untuk mencuci tidak akan bersih kesat.
Ini disebabkan bahan detergentnya ternetralisir oleh asam
yang terkandung di didalam air. Sementara yang air basa
akan terasa pahit. Keadaan air basa juga akan menyebabkan
cepat merusak serat kain.
5. TANDON AIR
Tandon Air Plastik
Salah satu cara menghemat pemakaian
listrik dalam bisnis laundry adalah dengan
memakai tandon. Tandon ini juga bisa
untuk menampung air PDAM yang mana
debit dan tekanan air PDAM tidak terlalu
tinggi. Adapun kapasitas tandon ini minimal 500 Liter.
Penempatan dari tandon air ini juga perlu di perhatikan. Jangan
terkena langsung sinar matahari karena akan menyebabkan
bahan tandon cepat berlumut dan rapuh. Di usahakan ada atap
yang menaungi untuk tandon ini. Untuk mengurangi terjadinya
berlumut maka seluruh permukaan tandon air ini bisa di cat
warna hitam total. Tujuannya adalah menghalangi masuknya
sinar matahari kedalam tandon sehingga proses
21 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Jenis tandon air ada yang terbuat
dari stainless steel seperti tampak
gambar di samping. Masih lumayan
aman apabila langsung terkena
sinar matahari, sehingga untuk
tandon yang berbahan stainlees
steel boleh tanpa atap. Resiko
berlumut pun hampir tidak ada
karena sinar matahari tidak mungkin masuk.
Adapaun ketinggian tandon minimal untuk bisa menghasilkan
debit air yang memadai ketika menggunakan mesin cuci adalah
3 (tiga) meter di atas mesin cuci. Ini sesuai dengan pengalaman
dilaundry kami sendiri. Kalau dibawah 2 meter, mesin cuci akan
sering error karena tekanan air yang masuk ke mesin susi masih
kurang. Dan Turunnya air menuju mesin cuci dipengaruhi oleh
jumlah air yang ada pada tandon dan ketinggian tandon dari
mesin cuci. Semakin banyak jumlah air yang ada pada tandon
dan semakin tinggi posisi dari tandon air ke mesin cuci maka
debit airnya semakin kencang.
6. TIMBANGAN
Ada bermacam-macam jenis dan model
timbangan, salah satunya adalah model
digital seperti tampak gambar di
samping. Timbangan seperti ini lebih
akurat dan bisa di ketahui langsung
biaya cucinva. Untuk biaya cuci bisa
22 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
disetting ke dalam timbangan ini. Selain itu ada juga timbangan
manual seperti tampak gambar di bawah ini.
Timbangan Manual
Apabila menggunakan timbangan jenis
manual ini, pilih yang memiliki kapasitas
minimal 15 Kg. Ada juga yang model
timbangan gantung. Timbangan model ini
biasanya di pergunakan untuk deliveri ke
rumah customer laundry.
Timbangan gantung
Timbangan gantung ini sendiri ada
yang manual (sistem pegas) ada yang
digital seperti tampak gambar di atas.
Apapun jenis dan model dari timbangan
bisa dipakai, yang lebih penting adalah
tingkat keakuratan dari timbangan itu sendiri.
Dari 3 timbangan diatas cukup menggunakan salah satu. Akan
tetapi direkomendasikan pakai timbangan digital jenis yang
pertama. Adapaun kisaran harga sekitar 650rb
23 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
7. SETRIKA
Setrika listrik
Setrika jenis jenis ini adalah setrika yang
umum di pakai dirumah tangga.
Pemakaiannya sangat mudah, hanya
menggunakan listrik sebagai energinya.
Tetapi setrika Jenis ini masih mempunyai kekurangan dalam
hal keamanan. Misalnya timbul mengkilap pada jenis kain
tertentu seperti jas. Dan kalau pemakaiannya kurang hati-hati
baju akan terbakar. Dengan setrika seperti ini, kami sudah
merusak pakaian pelanggan 3x selama setahun. Sebagai
solusinya bisa menggunakan setrika uap atau steamer seperti
gambar di bawah ini. Dan juga, kalau order setrika sudah diatas
50kg/hari, menggunakan setrika seperti ini akan memerlukan
pengerjaan cukup lama. Akan sangat kurang efektif.
Setrika Boiler
Kelebihan dari setrika ini adalah cepat, aman di
pergunakan untuk segala jenis kain. Energinva
memakai gas LPG dan sama sekali tidak
menggunakan energi listrik. Kapasitasnya
tangkinya bervariasi, mulai kapasitas tangki 5
Liter, 10 Liter, 15 Liter sampai 25 Liter bahkan
ada yang lebih besar lagi.
Kekurangan dari setrika ini adalah memakan biaya lpg. Dan
setrika sekali pengisian air minimal 30-50kg. kalau laundry kita
masih baru, dan order setrika masih sedikit, akan sedikit boros
untuk pemakaiannya. Dan setelah disetrika tidak bisa langsung
24 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
packing karena baju akan sedikit lembab. Jadi harus menunggu
sampai kira-kira 2 jam baru bisa bisa dipacking.
KELEBIHAN SETRIKA UAP LPG:
- Tidak memerlukan listrik sama sekali.
- Tabung gas 3kg sanggup melicinkan 100 - 150 kg pakaian.
- Tidak perlu menggunakan chemical pelicin.
- Tidak merusak sablon pada pakaian.
- Tidak membuat mengkilap pada pakaian, terutama pakaian
berbahan safari.
- Lebih cepat pengerjaan dari setrika elemen, karena begitu di
setrika bagian depan, otomatis bagian belakang sudah licin.
- Tekstur bekas setrika lebih jelas terlihat. Lebih mudah
mengembalikan tekstur garis-garis pada gordyn.
- Harga lebih bersahabat karena bukan buatan luar melainkan
buatan lokal.
8. MEJA SETRIKA
Meja setrika yang tampak pada
gambar di atas adalah model
vacuum table. Biasanya meja
model ini di pakai ketika kita
menggunakan setrika boiler. Sudah
di lengkapi dengan alat penghisap
sehingga pakaian yang sedang
disetrika melekat pada meja setrika dan gas air langsung
terhisap oleh meja setrika ini. Meja setrika ini memerlukan
energi listrik kurang lebih 60 watt untuk menyalakan alat
25 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
penghisapnya.Untuk meja setrika ketika menggunakan setrika
dry iron tidak harus menggunakan meja setrika yang model
seperti ini.
Untuk lebih praktis dan irit, kita bisa menggunakan meja biasa
yang panjangnya sepanjang celana panjang kemudian lebarnya
selebar kemeja dewasa. Kemudian
atas meja di beri busa alas setrika lantas atasnya di tutup kain
katun. Seperti pada gambar dibawah
9. RAK PAKAIAN
Fungsi dari rak pakaian ini adalah untuk menempatkan hasil
laundry yang sudah jadi. Bisa terbuat dari bahan kayu maupun
bahan kaca. Rak pakaian harus senantiasa tampak rapi dan
bersih. Tampilan dari perangkat yang satu ini ternyata
mempengaruhi minat calon customer laundry. Dimana kalau
rak pakaian selalu tampak rapi,bersih dan selalu tampak penuh
dengan pakaian yang sudah di packing merupakan daya tarik
tersendiri bagi calon konsumen.
26 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
rak pakaian ini bisa di atur dengan sebaik mungkin sehingga
bisa dilihat dari luar outlet laundry dengan mudah. Rak pakaian
yang lebih menarik dan hemat biaya adalah rak yang
menempel di tembok dengan bahan kaca seperti gambar di
bawah ini.
10. KERANJANG PAKAlAN
Kegunaan keranjang pakaian ini
adalah untuk menempatkan
pakaian setelah di cuci atau dari
mesin pengering. Jumlah
keranjang pakaian bisa di
sesuaikan dengan kebutuhan.
Untuk buka usaha laundry awal bisa di sediakan 5 buah.. Untuk
menghindari kekeliruan masing-masing customer. Untuk fungsi
lebih detail saya rasa kita sudah tahu.
27 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
11. NOTA / SOFTWARE LAUNDRY
Baik nota maupun software salah satu dari keduanya bisa
dipergunakan untuk usaha laundry ini. Secara manual nota
sebenarnya sudah mencukupi, tetapi masih memerlukan
perekapan data-data apabila ingin membuat laporan keuangan
bulanan. Dalam hal ini mungkin memakai software lebih
mempermudah pekerjaan.
Apabila menggunakan nota maka yang perlu di ketahui, nota di
usahakan 3 rangkap. Lembar 1 berwarna putih, di berikan
kepada konsumen. Lembar 2 berwarna merah, ditempatkan
pada cucian, agar kita tahu siapa pemilik pakaian dilaundry kita.
lembar yang ke-3 berwarna kuning untuk rekapan harian
sekaligus menjadi dokumen untuk membuat laporan rugi laba
setiap bulannya.
28 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Secara formal lembar nota berisi :
1. Lambang laundry
2. Nama Iaundry
3. Nama pelanggan
4. Nomer seri nota
5. Alamat pelanggan
6. dan nomer telp pelanggan
Sementara pada bagian badan nota berisi jenis cuci beserta
biaya jasa laundrynya. Dibagian kaki nota memuat catatan-
catatan yang sekiranya diperlukan, semacam perjanjian-
perjanjian antara pengusaha laundry dan pelanggan laundry (
contoh terlampir). Perkembangan usaha laundry kita
sebenarnya bisa dilihat dari perkembangan laporan keuangan
yang bersumber dari nota Demikian juga pemakaian software
khusus laundry, semuanya di maksudkan untuk tertib
administrasi sehingga memudahkan dalam pembuatan laporan
keuangan / laporan rugi laba setiap bulannya.
12. PLASTIK PACKING
Plastik ini berfungsi sebagai kemasan
untuk pakaian yang sudah di laundry.
Beberapa ukuran plastik akan di
pergunakan untuk usaha laundry ini.
Mulai dari yang ukuran lebar plastic
30cm ,40cm, 50cm dan 60cm. Misalnya ukuran plastik lebar
230cm untuk packing gordyn, ukuran 30cm untuk packing
boneka ukuran kecil, sprei, sarung bantal, sarung guling, karpet
dll. Ukuran 40cm dan 50cm untuk packing pakaian laundry
29 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
kiloan. Ukuran 60cm untuk packing laundry execlusive seperti
jas, baju pesta, gaun pengantin dll.".
Adapun ketebalan plastik yang biasa di pergunakan untuk
usaha laundry ini adalah 0.03mm. Biasa dikatakan di toko
plastik ukuran 0,03 atau 0,02. Untuk plastic roll panjang dari
plastik ini ada 50m ada yang 100m. Untuk keperluan laundry,
plastik ini di potong dengan panjang sesuai dengan kebutuhan.
Atau plastic yang bukan roll. Jadi sudah potongan dari pabrik.
13. ALAT PRESS
Alat Press / Sealer
Alat press ini mempunyai panjang yang
bermacam-macam ukuran, tetapi pada
umumnya alat press yang sering
dipergunakan di usaha laundry adalah
ukuran 60cm. Karena plastik packing paling
lebar yang dipergunakan di laundry adalah plastik packing
ukuran 60cm. Alat ini membutuhkan energi listrik sekitar 500
watt. Durasi waktu sealing kurang lebih 3-5 detik. Model lain
untuk alat press adalah seperti tampak gambar dibawah ini.
Alaat ini tidak wajib ada. Untuk menggantikannya bisa
menggunakan Bisa menggunakan gunting dan isolasi.
30 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
14. TAS LAUNDRY (LAUNDRY BAG)
Setelah pakaian di packing menggunakan
plastik packing, biasanya pelanggan masih
meminta tas plastik kresek. Tentu ini akan
menyebabkan pemborosan karena pada
umumnya tas plastik kresek ini hanya sekali
pakai kemudian di buang. Dengan demikian pemakaian tas
laundry / laundry bag menjadi solusi yang tepat. Karena sifat
tas ini bisa di cuci dan bisa dipakai berulang-ulang. Kapasitas
tas laundry ini pada umumnya adalah 10 kg namun ada yang
lebih.
Tas laundry sebaiknya diberi sablon nama laundry sehingga
bisa sekalian dijadikan media promosi untuk usaha laundry kita.
Sebagai contoh aplikasi ke pelanggan, pelanggan diharuskan
mencuci terlebih dahulu sebanyak 5 kali kemudian kita beri
hadiah tas laundry ini secara cuma-cuma, selanjutnya setiap
kali konsumen menggunakan jasa laundry, tas ini juga ikut kita
cuci. Atau pelanggan bisa beli diharga 20rb-25 rb.
15. HANGER
Hanger seperti tampak pada gambar
diatas pada umumnya dipakai untuk
Laundry Exclusive seperti laundry jas,
baju pesta, gaun pengantin dli.
Sementara yang di pergunakan untuk
31 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
penjemuran dengan bantuan sinar matahari adalah seperti
Hanger Kawat
16. METERAN
Kegunaan meteran pakaian ini
adalah untuk alat ukur laundry yang
biaya jasa laundrynya berdasarkan
luas permukaan bahan. Misalnya
gordyn dan karpet yang pada
umumnya biaya ditentukan per
meter persegi (mz). Sebagai contoh, biaya jasa laundry untuk
karpet adalah Rp.10.000,- sampai 15.000,-/m2 sementara
ukuran karpet adalah 2m x 3m, maka biaya jasa laundrynya
adalah 2x3 x Rp.7000 : Rp.42.000,-. Demikian juga untuk
gordyn biasanya ongkos jasanya berdasarkan luas permukaan
gordyn. Apabila gordyn ini ada rumbainya maka rumbai juga di
ukur tersendiri untuk menentukan ongkos jasanya.
17. SPRAYER PARFUM
Sprayer ini nantinya akan di pergunakan
untuk menyemprotkan pelicin pakaian saat
setrika dan untuk menyemprotkan parfum
pada saat menjelang packing pakaian.
Model apapun bisa di pergunakan. Yang
lebih penting bahwa Sprayer yang
dipergunakar harus bisa berkabut saat di semprotkan, tidak
boleh terfokus pada satu titik yang akan menyebabkan pakaian
menjadi sangat basah. Untuk mengatur agar bisa berkabut saat
32 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
dipakai, pada ujung Sprayer ini ada setelan yang bisa di putar
sampai menghasilkan hasil semprotan yang berkabut. Selain itu
sprayer ini juga akan dipergunakan untuk proses dry cleaning
manual, yaitu untuk menyemprotkan cairan PCE ke pakaian
yang di dry clean.
18. Tag Gun
Tag gun adalah alat penanda pakaian
supaya tidak terjadi tertukarnya pakaian
antara satu pelanggan dengan pelanggan
lain Sebagai pasangan dari tag gun ini
adalah tag pin yang merupakan anak
penandanya, seperti tampak pada gambar di samping.
Tag pin sedangkan untuk tulisannya
dipergunakan kain keras yang telah di guntmg
kecilkecil ukuran lcm x 2cm seperti gambar
dibawah ini. Kelemahannya menggunakan
label seperti ini adalah proses pengerjaan yang lama. Bisa
menggunakan labell seperti ini.
19. SPIDOL PERMANENT MARKER
33 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
20. SPOTTING GUN
Alat ini akan kita pergunakan untuk menghilangkan noda-noda
tertentu. Alat ini memerlukan energi listrik sebagai penggerak
dinamo tembaknya. Efektif untuk membuka serat kain, terutama
kain bernoda, sehingga noda bisa dengan mudah keluar dari
serat kain. Namun dalam prakteknya tidak di anjurkan untuk
kain-kain tipis, karena apabila dalam penggunaannya kurang
berhati-hati justru akan membuat serat kain terkoyak karena
tembakan dari spotting gun ini sangat kuat. Untuk modal
terbatas, bisa menggunakan spotting manual dengan sikat baju
biasa.
21. PAPAN NAMA
Dalam pembuatan Papan Nama, komponen yang harus ada
adalah:
1.Logo / Gambar / Simbol Laundry.
2.Nama Laundry.
3.Tag Line.
Seperti contoh : ”kemudahan anda adalah tujuan utama
kami”
4.Warna Dasar.
Warna yang mendominasi dari papan nama laundry untuk
memudahkan customer mengenal laundry kita.
34 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
CARA PEMBUATAN CHEMICAL LAUNDRY
Peralatan Ceklist Harga
Detergent Wajib Tidak
Softener
Disinfektan
Spotter Noda
Parfum
Pemutih
Penetralisir
Emulsifier
Alkali
PCE
Total modal
MACAM – MACAM CHEMICAL
1. DETERGENT
Detergent merupakan bahan pencuci utama. Di dalam formula
detergent terdapat bahan utama surfactant sebagai pengurai
kotoran dan alkali sebagai pelunak kotoran. Untuk mengetahui
35 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
kadar kandungannya biasanya tercantum pada kemasan
detergent. Untuk dipakai di usaha laundry bisa memakai
detergent bubuk maupun detergent cair. Tetapi detergent cair
lebih aman dari timbulnya kerak pada laci detergent maupun
pada tabung mesin cuci. Wujudnya yang cair memungkinkan
detergent cair langsung larut kedalam air tanpa adanya
endapan pada tabung mesin cuci.
Takaran detergent untuk proses pencucian per 5 kg pakaian
adalah antara 50cc-100cc tergantung kualitas detergent dan
tingkat kekotoran pakaian yang akan di cuci.
Di pasaran ada istilah detergent matic dan detergent non matic,
perbedaanya kalau detergent matic rendah busa sementara
yang non matic menghasilkan banyak busa. Untuk hasil cucian
sebetulnya sama saja. Apabiia proses laundry menggunakan
mesin cuci front loading (pintu depan) sebaiknya menggunakan
detergent matic agar saat pembilasan tidak ada sisa busa.
2. SOFTENER
Softener berfungsi sebagai pelembut pakaian.
Bahan aktif softener adalah lemak sintetis yang
menimbulkan efek lembut apabila menempel
pada serat kain. Di pasaran bahkan sudah
banyak yang di padukan dengan pewangi,
sehingga selain melembutkan juga mewangikan. Bahkan ada
juga yang sudah ditambahkan penetralisir pakaian. Karena
pada umumnya detergent menggunakan bahan yang Ph-nya
tinggi (basa) sehingga perlu penetralisir bahan asam, bahan
36 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
asam inilah yang sekarang sudah banyak di masukkan
kedalam softener sehingga Ph-nya menjadi netral dan aman di
kulit.
Untuk pemakaian softener pada saat pencucian adalah sekitar
100cc per 5 kg pakaian. Apabila menggunakan mesin cuci front
loading, laci khusus softener sudah disediakan. Softener ini
akan turun saat proses pembilasan terakhir.
3. ANTI BAKTERI
Anti bakteri dalam proses pencucian berfungsi
sebagai pembunuh kuman dan bakteri. Adapun
caranya adalah mencampurkan disinfektan ini
sebanyak 30cc-50cc kedalam detergent untuk
proses pencucian. Cara ini sangat efektif untuk menghilangkan
bau apek, bau keringat, bau ompol dll. Karena pada
kenyataannya, pakaian yang sudah di cuci sekalipun masih
tercium bau keringat atau bau apek kalau waktu proses
pencucian tanpa di tambahkan disinfektan. Dengan
penambahan disinfektan akan membuat pakaian menjadi tidak
hanya bersih tetapi juga higienis.
Disinfektan ini juga sangat efektif digunakan untuk proses
pengurasan pagi hari sebelum dipergunakan untuk mencuci.
Cara ini akan membuat mesin cuci tidak berbau. Penggunaan
lainnya juga bisa untuk proses perendaman, supaya pakaian
yang di rendam tidak berbau.
Adapun cara pembuatan disinfektan ini bisa dipelajari pada
MODUL CARA MEMBUAT CHEMICAL LAUNDRY.
37 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
4. SPOITER NODA BANDEL
Spotter noda adalah cairan kimia tertentu
yang dipergunakan untuk menghilangkan
noda-noda. Ada bermacam-macam noda
yang sering dijumpai di usaha laundry ini,
contohnya noda darah, noda susu, noda
kecap, noda tinta, noda karat, noda getah
dll. Mengingat macamnya sangat banyak maka tentu obatnya
juga bermacam-macam juga (spesifik). Pada umumnya noda
yang sangat sering dijumpai adalah:
a.Noda Protein (darah,susu,kecap,saos,air liur dll)
Bahan kimia Untuk menghilangkan noda protein. untuk cara
lengkapnya dibahas husus di buku cara pembuatan chemical
5. PARFUM
Parfum pakaian akan di pergunakan pada
proses finishing. Caranya cukup di
semprotkan parfum dengan menggunakan
sprayer pada seluruh permukaan kain
setelah proses setrika kemudian packing
dengan menggunakan plastik packing. Cara lebih detail bisa
dilihat divedio.
38 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
6. PEMUTIH
Pemakaian zat pemutih khusus untuk pakaian yang
berwarna putih, karena bahan aktif dari pemutih
adalah Natrium Hipocloride yang bisa merusak
warna. Yang perlu diperhatikan ketika akan
menggunakan pemutih adalah, pastikan air yang akan
dipergunakan untuk proses perendaman tidak mengandung zat
besi. Karena kalau airnya mengandung zat besi maka serat
pakaiannya tidak menjadi putih bahkan akan menjadi kuning
kusam. Proses ini di karenakan adanya reaksi Fe (besi) dalam
air dan Cl (klor) yang terkandung dalam bahan pemutih.
Adapun kalau sudah terlanjur kuning seperti ini maka solusinya
adalah direndam dengan menggunakan air yang sudah
ditambahi dengan citric acid supaya zat besinya keluar dari
serat kain dan larut kedalam air.
7. EMULSIFIER
Emulsifier adalah zat kimia yang bisa
menyatukan antara air dan minyak.
Kegunaanya adalah untuk pengangkat noda
minyak yang terkandung dalam serat kain.
Secara umum emulsifier ini sudah
terkandung di dalam detergent dengan jumlah tertentu. Namun
untuk mengangkat minyak dari kain-kain tertentu yang
mengandung minyak cukup tinggi kurang efektif, maka harus
dibantu dengan menambahkan emulsifier saat proses
pencucian yang dituangkan pada laci detergent. Hal ini di
maksudkan agar pengangkatan minyak menjadi lebih cepat.
39 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
8. ALKALI
Alkali adalah zat kimia dengan Ph tinggi (Ph 14).
Fungsiutamanya adalah melunakkan kotoran. Alkali inipun
sebenarnya sudah terkandung di dalam formula detergent
dengan kadar tertentu. Namun untuk melunakkan kotoran pada
serat kain yang mengandung kotoran berat mungkin tidak
begitu efektif sehingga perlu ditambahkan alkali waktu proses
pencucian. Alkali juga sangat efektif dicampurkan kedalam air
yang di pergunakan untuk proses perendaman sehingga waktu
proses pencucian menjadi lebih cepat dan mudah. Tetapi
sebagai penyeimbangnya,
9. PCE
PCE atau Per Chloro Ethylene adalah
zat kimia yang berfungsi membunuh
kuman dan bakteri. Bahan kimia ini
dipergunakan dalam proses Dry
Cleaning. Sifatnya yang beracun
memungkinkan membunuh kuman dan bakteri dengan sangat
efektif. Disisi lain tentu beriko untuk manusia. Untuk itu ketika
mempergunakan PCE pada saat proses dry cleaning kita wajib
menggunakan masker dan sarung tangan, kemudian kalau
bisa, dilakukan di ruangan terbuka agar zat PCE ini dengan
mudah menguap ke udara. Adapun aplikasinya akan dijelaskan
pada bab lain dalam modul ini.
40 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
UNSUR PEMBENTUK DETERGENT
Secara umum unsur-unsur pembentuk detergent adalah:
1. SURFACTANT.
Merupakan zat kimia aktif yang berfungsi sebagai emulsifier. Unsur
yang bisa mempersatukan / mengemulsi antara minyak dan air,
sehingga kandungan minyak yang ada pada serat kain bisa terangkat
kedalam air.
Kategori surfactant:
1. Kationik (bermuatan listrik positif), dengan hasil detergent rendah
busa.
Texaphon
Powder Detergent 30 (PD 30)
Garam Amonium
Texaphon Powder Garam
Detergent 30 Amonium
2. Anionik (bermuatan listrik negatif), dengan hasil detergent banyak
busa.
Alkyl Benzene Sulfonate (ABS)
Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS)
Alpha Olein Sulfonate (A05)
Emal Powder
41 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Alkyl Linier Alkyl Alpha Olein Emal Powder
Benzene Benzene Sulfonate
Sulfonate Sulfonate (AOS)
(LABS)
(ABS)
2. ALKALI
Alkali adalah unsur kimia yang masuk pada golongan IA. Didalamnya
termasuk Litium, Natrium, Kalium dll.
Pada akhirnya bahan kimia yang mengandung salah satu dari unsur
ini disebut “alkali”. Adapun bahan kimia alkali yang paling sering
dipergunakan untuk pembuatan chemical industri detergent adalah :
-NaOH (Natium hidroksida) atau nama dagangnya Soda Caustic.
- Na2C03 (Natrium Karbonat) atau nama dagangnya Soda Ash.
Bahan kimia ini akan menimbulkan reaksi termal / panas apabila
masuk ke dalam air. Fungsi dari bahan kimia ini adalah untuk
melunakkan kotoran yang ada pada serat pakaian.
3. BUILDER
Fungsi dari builder ini adalah meningkatkan efisiensi surfactant dalam
proses penghilangan kotoran yang ada pada serat kain. Adapun
builder yang paling sering dipakai untuk pembuatan
detergent adalah:
1. Ethylene Diamine Tetra Acetatate (EDTA)
2. Citrate Acid
42 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
3. Sodium Tri Poly Phosphate (STPP)
4. Zeolith
4. FILLER
Filler adalah bahan tambahan, Maksud penambahan ke dalam
detergent adalah untuk memperbanyak atau memperberat hasil
detergent. Bahan filler yang sering dipergunakan untuk detergent
adalah NaZSO4 (Sodium Sulfat ).
5. ADDITIVES
Bahan kimia tertentu yang ditambahkan kedalam detergent untuk
mencapai hasil tertentu.
Parfum ( agar detergent beraroma wangi )
Biolight ( Pengiat bakteri penyebab bau ) dll.
DETERGENT CAIR
1. TeXaphon : 1,5 Kg
2. Soda Ash : 0.5 Kg
3. Bibit Parfum : 20 ml
4. EDTA 4 Na : 50 gr
5. Air : 20 liter
6. Nacl dense / sodium sulfat : 1 Kg
Cara pembuatan :
Masukkan Texaphon dan Soda Ash kedalam wadah, kemudian
campur hingga homogen sampai menjadi bubur berwarna putih.
Masukkan Bibit Parfum kedalam adonan diatas kemudian aduk lagi
hingga homogen.
43 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
Masukkan air berwama sebanyak 1 Liter kedalam adonan
kemudian aduk hingga homogen. Selanjutnya air dimasukkan Iagi
sebanyak 1 Liter kemudian aduk hingga homogen. Ulangi
pekerjaan seperti ini sampai semua air 20 Liter masuk kedalam
adonan.
Diamkan selama 2 menit kemudian buang busa yang ada pada
permukaan detergent.
Masukkan EDTA 4 Na yang sudah dilarutkan dengan 200 ml air
kedalam adonan. .
Masukkan NaCl dense kedalam air dan campur dengan adonan,
aduk hingga larutan detergent mengental.
Tambahkan pewarna kedalam air dan campur dengan adonan dan
aduk hingga rata.
Texaphon Soda Ash Bibit Parfum
EDTA Sodium Sulfat
44 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
DETERGENT BUBUK
1. PD 30 : 3 Kg
2. STPP : 0,5 Kg
3. Soda Ash : 1,5 Kg
4. Sodium Sulfat : 20 Kg
5. Biolight : 0,1 Kg
6. Parfum : Sesuai selera
Cara pembuatan :
Bahan 1 s/d 5 diaduk menjadi satu sampai rata (homogen).
Kemudian detergent yang sudah tercampur sempurna ini disemprot
dengan parfum yang telah dicampur dengan methanol.
Note:
PD 30 adalah sulfactant dari jenis kationik yang rendah busa, apabila
menghendaki detergent bubuk dengan hasil busa banyak maka PD
30 diganti dengan Emal Powder yaitu surfactand dari jenis anionik.
STTP Soda Ash Sodium
Sulfat
Parfum PD 30 Biolight
45 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y
SHAMPOO KARPET
1. Texaphon : 2 Kg
2. Soda Ash : 0,2 kg
3. Bibit Parfum : 20 ml
4. Air : 20 Liter
5. EDTA 4 Na : 50 gr
6. Sodium sulfat : 1 Kg
Cara pembuatan :
Masukkan Texaphon dan Soda Ash kedalam wadah, kemudian
campur hingga homogen sampai menjadi bubur berwarna putih.
Masukkan Bibit Parfum ke dalam adonan diatas kemudian aduk
lagi hingga homogen.
Masukkan air berwama sebanyak 1 Liter kedalam adonan
kemudian aduk hingga homogen. Selanjutnya air dimasukkan Iagi
sebanyak 1 Liter kemudian aduk hingga homogen. Ulangi
pekerjaan seperti ini sampai semua air 20 Liter masuk kedalam
adonan.
Diamkan selama 2 menit kemudian buang busa yang ada pada
permukaan detergent.
Masukkan EDTA 4 Na yang sudah dilarutkan dengan 200 ml air
kedalam adonan. .
Masukkan NaCl dense kedalam adonan, aduk hingga larutan
detergent mengental.
46 | E d u k a s i B i s n i s L a u n d r y