WCYCLE
BUAT BUMI KEMBALI MENARIK DENGAN MENDAUR ULANG SAMPAH ANORGANIK
WCYCLE
All Video Picture MAPS
01 CONTENTS TRENDS
02 KATA PENGANTAR 07 TIPS AND TRICKS
ARTICLES Yuk Meminimalisir Sampah!
03 BAHAYA SAMPAH PLASTIK
1 1 PUISI
Simpan Sampahmu untuk Laut Kita
Sampah dan Berkah
05 ISU TERKINI
1 5 TUTORIAL
What's Happening Now ?
Pot Bunga dari Botol Bekas
1 3 CERPEN
25 RESENSI FILM
Si Terbuang yang Berharga
Movie Time !
1 9 STORY TIME
FEATURES
Pelukis Bantu Anak Pesisir dari 09 GALERI FOTO
Sampah Plastik
Dari Sampah, jadi Karya
1 2 SPOTLIGHT
Tukar Botol, Dapat Poin
1 7 FUNFACT
Fakta Sampah yang Bikin
Merinding
21 POSTER
We Recycle Poster
24 FASHION
From Waste 2 Fashion
27 PEMANFAATAN LIMBAH 29 DAFTAR PUSTAKA
30 TIM REDAKSI
SEBAGAI BISNIS START UP
Muda - Muda Berkarya
1
All Video Picture MAPS
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmatNya majalah ini
dapat diterbitkan.
Sampah merupakan hal biasa yang sering kita dengar, tapi
apakah kita tau bagaimana proses nya hingga daur ulang nya?
Dari sinilah akan di bahas tentang daur ulang. Di majalah digital
perdana kali ini, kami membuat artikel-artikel mengenai
"RECYCLE". Tidak hanya membuat artikel, kami juga membuat
beberapa karya lain seperti puisi, poster, cerpen, dan sedikit
informasi menarik yang dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Semoga majalah ini dapat memberikan motivasi pembaca
untuk menjaga bumi dengan mendaur ulang sampah organik.
Tidak hanya itu, dengan adanya majalah ini diharapkan dapat
memberikan inovasi tentang tips dan trik mengolah limbah
organik menjadi bisnis. Tak lupa kami juga mengharapkan kritik
dan saran dari pembaca demi kemajuan majalah ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga menambah
wawasan bagi teman-teman
2
SIMPAN SAMPAHMU
UNTUKLAUT KITA
Karya: Fadya Brilianti
BAHAYA SAMPAH PLASTIK
Seperti yang kita tau, sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari
bahan-bahan non organik yang sulit diurai. Salah satunya adalah sampah
plastik. Dalam sebuah data disebutkan bahwa ada sekitar 12,7 juta ton sampah
plastik di lautan setiap tahunnya. Kebayang gak sih gimana ekosistem laut
kalau sampahnya sebanyak itu? Menurut sejumlah pakar lingkungan, sampah
bahkan bisa menjadi 'predator' biota laut.
Yuk, kita bahas beberapa kasus hewan yang
menjadi korban sampah ini
mpslmmaaleaematmsunsbDtsdaacimaeaiekkltttalmaaeeaihlkntmlaamauabruiuhBntiesnkuauseldaa,sankbinauoIraanamttgnybdaoamaaappntinn.aaesubDghnilmiabk-epthsukeaenaaarmarigt-msnlpabuesymepnubbaananuaemktyhnurbaaup,hjytPadasadaepihdainnelilalagnyaihuynuut, ,
-
penyu yang ada
3
Ikan sering melahap plastik berukuran mikro
yang terpecah karena sinar matahari dan
memiliki bentuk yang menyerupai plankton
yang biasa mereka makan
skmisTassajettriaasmdedneePamrmiranypaimsnpkpeaauepapagbhsmbbeah,an-uasnhebhtsttnpacnakie,deyneimuarsriargSsnttempnkgueekpakaanabmpoehaeuytrtdukmnltataiikeanintlsamsaneikiyeta.ndmauybiamBainenaduatanspntgiek.naoakgppraBynrhgiaenenaga1rurska0tunbspee0nntg,ahlryagkpgkidasnugaaaatg..iulmigakspau, ar
Bayangkan, ketika plastik
yang lalu belum habis terurai,
sudah datang lagi sampah
baru. Bahaya serta ancaman
lain sampah itu butuh waktu
ratusan tahun sebelum
terurai sempurna. Dalam
prosesnya sampah hancur
menjadi partikel-partikel
kecil, menyebar di
seantero perairan
dan tanpa sadar
dikonsumsi oleh
hewan-hewan di
lautan.
Fakta sampah plastik di 4
laut berikutnya adalah, partikel-partikel sampah
plastik (mikro plastik) tidak hanya memberikan dampak
buruk bagi biota laut saja. Dalam jangka panjang, manusia
juga akan terkena dampaknya. Hal itu terjadi karena
manusia mengkonsumsi ikan dan produk-produk dari laut.
Ikan/hewan laut yang sudah menelan mikro plastik akan
menyerap racunnya. Racun ini lalu berpindah ke manusia
yang memakannya.
Karya : Kemal Riviriazka Narda WCYCL
WHAT'S HAPP
Sejak Maret 2020 hingga Juni 2021, pandemi virus corona (Covid-19)
di Indonesia telah menghasilkan sebanyak 18.460 ton limbah medis
kategori bahan berbahaya dan beracun (B3).
Data Kementerian PPN/Bappenas menyebutkan potensi
peningkatan timbunan limbah medis akibat
penggunaan alat pelindung diri (APD) mencapai 3-4
kali dari jumlah sebelumnya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun fokus
menyoroti upaya yang dilakukan daerah dalam
menangani masalah limbah medis,
terutama dari fasyankes.
5
Early Edition
E NEWS
PENING NOW?
"Meningkatnya jumlah kasus APJS GLPD Destromed 01 Needle
positif Covid-19 mengakibatkan Destroyer
bertambahnya jumlah limbah medis
fasyankes. Namun demikian, Untuk pengolahan limbah suntik,
faktanya belum banyak menggunakan APJS GLPD Destromed
rumah sakit yang 01 Needle Destroyer yang sudah
memiliki pengolahan memiliki izin paten dan izin
limbah on-site," edar.
ujarnya saat
mengunjungi PT PRIA Sementara teknologi daur ulang
(Putra Restu Ibu
Abadi), tempat untuk alat pelindung diri (APD)
pengelolaan
limbah di Jetis, dan masker yang bahannya adalah
Mojokerto, Jawa
Timur, Selasa (16/2). polypropylene bisa menghasilkan
Padahal, ungkap Muhadjir, UU No. propylene murni (PP). Jenis
32/2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup tegas plastik propylene murni
mengatur bahwa setiap orang yang
menghasilkan limbah B3 (Bahan mempunyai nilai ekonomi yang
Berbahaya dan Beracun) wajib
melakukan pengelolaan limbah B3. cukup tinggi.
Tapi jangan sedih, banyak ilmuwan
dan para innovator Indonesia yang
menemukan solusi serta teknologi
teknologi mutakhir yang diciptakan
untuk membasmi limbah medis yang
merusak lingkungan contohnya :
6
Gunakan botol atau gelas
yang dapat digunakan
kembali untuk minuman
saat bepergian.
Gunakan tas belanja Y MEMINIMA
reusable. UK
Mengubah sampah makanan TIP
menjadi kompos AN
TRIC
Membiasakan diri membeli produk
yang dapat didaur ulang KARYA: NAILA SY
Sebelum membeli
sesuatu yang baru,
pertimbangkan untuk
membeli secondhand
item yang dapat
menghemat banyak uang
dan menyelamatkan
barang agar tidak
berakhir di tempat
pembuangan sampah.
7
Bila memungkinkan, hindari Kurangi jumlah
penggunaan paper cup sekali sampah yang Anda
pakai atau peralatan sekali hasilkan dengan
pakai lainnya. membeli produk yang
memiliki kemasan
lebih kecil atau
kemasan yang dapat
didaur ulang.
ALISIR SAMPAH Kurangi penggunaan
kertas, misalnya
PS
ND dengan berlangganan
majalah favorit yang
dapat dibaca di tablet
atau komputer.
Terlebih, berlangganan
secara digital sering
kali cenderung lebih
murah daripada versi
cetak.
CKS Hindari penggunaan sedotan
plastik, sebaiknya beli sedotan
YAFA WULANSARI logam yang dapat digunakan
kembali.
Menjual pakaian, peralatan, mainan, dan
furnitur lama atau sumbangkan kepada
yang lebih membutuhkan.
8
GALLERY PHOTO
Dari Sampah
Jadi Karya
KARYA : MUHAMMAD RIDWAN MAULANA
9
10
Karya :
Nana Aisheila Widiyani
KBKYauaataunatghmmameenerrymeeakkbaapu,,aektrkauamsuuairttkiai,sakpdweabnaecmjraeagmhunanfkarao..taat..
NKSWaaemubaualaanbdutadaildearanhogkmabbaneamrmgukiekaynuhag.. onlgahtamjuamredzaenki
itu ku raih.
menusuk.
MPMTeaaerdnneacpkhaaaamlmmpueaelrkmaekhbkaeantnmacsnuiamgddauai.nrmilaikanarau merekalah semua.
- mana. waktu.
ibarat bom
DAKDimpaaaaunknbabaihisshaamaderbiireoenrlkumaarahan,pnfebi arimsnaaeatrh.deikmdaea.nuyraudlaarnig. .
KSaeubeynaanrgnypaembbisaawmaewnjaabdai hb.erkah
11
SPOTLIGHT
Karya : Fadya Brilianti
Plasticpay adalah
gerakan sosial
berbasis platform
digital yang
mengajak
masyarakat, untuk
mengubah
kebiasaan dalam
membuang
sampah plastik.
Kebiasaan
membuang sampah
yang merusak lingkungan ini, akan diubah oleh Plasticpay
menjadi sesuatu yang bermanfaat dan membawa kebaikan.
Plasticpay hadir sebagai solusi, untuk mengurangi dampak
polusi sampah bagi Indonesia. Nantinya, setiap sampah
botol plastik yang kumpulkan di titik pengumpulan
Plasticpay akan ditukar menjadi Plasticpay Poin.
Kemudian, sampah botol plastik tersebut akan didaur ulang
dan diubah menjadi butiran, Recycled Polyester Staple Fiber
(Re-PSF), benang, serta kain. Selain itu, kita juga akan
diberikan reward berupa Plasticpay
Point dari setiap penukaran botol di
Mini Collection Point (MCP) Plasticpay.
Plasticpay Point adalah reward dari
setiap penukaran botol plastik. Poin
ini dapat digunakan untuk berbagai
hal. Seperti donasi, di-redeem ke
dompet digital OVO/GoPay/LinkAja,
transfer bank, serta voucher belanja
yang bisa digunakan di puluhan mitra
Plasticpay.
12
Karya : Kemal Riviri azka
Si TBeerbrhuaarnggayang
Narda
Di suatu siang yang terik, nabil membeli jajanan depan sekolah dan memakannya sambil berjalan
pulang bersama Ivan, Arya, dan Azka. “Makannya lahap banget bil” ujar azka. “Hehehe iyaa
enak soalnya” jawab nabil. Setelah selesai makan, nabil membuang sampah plastik tersebut di
jalanan dengan sembarangan. “HEHHH, bill… jangan dibuang sembarangan dongg, merusak
keindahan alam itu namanya” kata Arya. !!!
“Parah sih nabil” kata ivan.
“Apasih ar? Kamu gausah sok sok
nasehatin dehh. Itu tadi ada yang buang
sampah sembarangan juga ga kamu
nasihatin” balas nabil. “Ya masa aku
nasihatin orang ga dikenal? Ya aku
nasihatin yg aku kenal dulu lah”
ujar Arya. “Halahh,
udahlah Arr gausah
sok paling benerr”
balas Nabil “Parah
si nabil” ujar Ivan.
“Apasih kalian berisik
banget deh, oke oke aku
bakar aja nih sampahnya
nanti dirumah” ujar Nabil
“Ehhh jangan dibakar bill” jawab Azka. “MAU KALIAN APA SIH? AKU BUANG SALAH, AKU BAKAR
SALAH!” Nabil dengan emosi. “Parah si azka” ujar ivan. “Hehehe, daripada kita buang gimana kalo
kita daur ulang aja? Aku kenal tuhh ibu ibu yang mau beli barang-barang daur ulang gituuu.
Lumayan kann uangnya", “Eh iya tuhh bener, yukk kerumahku dulu untuk mengerjakannya”
jawab Arya.
Mereka pun menyimpan sampah plastik itu dan mendaur ulangnya menjadi hiasan meja yang indah.
Setelah itu mereka menemui Bu Dwi dan Bu Bowo yang sedang bercengkrama sambil menjaga toko
barang bekas.
13
“Permisi buu”
“Ehhh iya anak anak, ada apa ? ada yang bisa dibantu?” Tanya bu dwi
“Iya buu, kita abis buat hiasan dari daur ulang nihh, bu dwi mau beli gakk?” tanya arya
“Hiasannya bagus loh buu, kita buat sendiri” ujar nabil
“Wahhh boleh sekali ini, hiasannya indah sekali. Kalian buat dari apa?” tanya bu Dwi
“Kami buat dari sampah plastik yang sudah tidak digunakan lagi bu, kami
berfikir daripada dibuang sia-sia dan hanya mengotori lingkungan lebih baik
di daur ulang dan dimanfaatkan” jawab Azka
“Aduhhh, kreatifnya anak anak jaman sekarang” Ujar bu bowo
“Hehehe, iya dong buu” jawab ivan.
Mereka pun mendapat uang dari hasil karya mereka dan
membeli es krim untuk dimakan bersama-sama
“Wah eskrimnya terasa lebih enak ya kalau dibeli
menggunakan uang sendiri” ujar nabil
“Iya dongg, ada rasa bangga tersendiri.”
“Omong-omong, maaf ya bil karena perilakuku
tadi, harusnya aku menasihatimu dengan cara Toko Barang Bekas
yang lebih baik” ucap Arya.
“Iyaa aku juga minta maaf ya sudah
terbawa emosi padahal aku yang salah”
jawab Nabil. “Nahhh gitu dongg, kan kalau
kita berbaikan jadi lebih enakk” ujar Azka.
Mereka pun pulang kerumah masing-masing
dengan banyak pelajaran yang mereka dapat
pada satu hari itu.
14
ot bunga
P DARI
otol
Bekas
I
I
I
Karya : Muhammad Ridwan Maulana
Potong & bentuk botol
sesuai pola
menggunakan gunting.
Pada bagian yang sulit
dipotong & dibentuk
gunakan pisau cutter
agar lebih rapi.
ALAT & BAHAN Setelah bentuknya
dibuat dan sudah rapi,
1. Botol bekas 6. Gunting maka hapus tanda pola
2. Spidol biasa 7. Cat akrilik
3. Spidol permanen 8. Kuas yang sudah dibuat
4. Paint pen 9. Pisau cutter menggunakan spidol
5.Tanah untuk di 10. Tanaman kecil
dalam pot untuk di dalam pot biasa tadi.
Biarkan hingga kering
terlebih dahulu.
15
Lepaskan plastik label Gambar pola bentuk
pada botol. Lalu hewan atau bunga
bersihkan terlebih sesuai keinginan
dahulu bagian menggunakan spidol
lengketnya.
biasa.
Buat lubang kecil
tempat resapan
air dengan cutter
pada bagian
bawah botol
plastik.
Warnai botol yang
sudah dibentuk itu
menggunakan cat akrilik.
Disarankan mewarnai
dengan warna dasar
dulu. Misalnya putih,
kuning, dan pink polos.
Jika kamu sudah Setelah selesai Ketika sudah kering,
memastikan warna digambar, diamkan lagi masukkan tanah dan
dasarnya telah kering, tanaman ke dalam pot.
gambar wajah dengan dan tunggu sampai
paint pen dan spidol kering.
permanen.
16
FAKTA SAMP A H Y A NKarya : Nana Aisheila Widi yani
Lebih dari 20.000 Lebih dari 50% penyu
botol dijual per detik laut menelan plastik
Kontribusi ter
besar polusi
Ratusan ribu penyu laut, paus, mamalia
plastik adalah botol laut lainnya dan lebih dari 1 juta burung
minuman. 480 milyar botol
plastik terjual di tahun 2016. Ini laut mati setiap tahun karena polusi
berarti lebih dari 1 juta botol laut dan menelan atau terjerat sampah
dalam 1 menit. di laut. Banyak hewan laut yang tidak
bisa membedakan antara makanan
dan sampah plastik. Sehingga sistem
pencernaan terblokir dan
menyebabkan kematian.
Ada lebih banyak mikroplastik di
laut dibanding bintang di Bima Sakti
Di galaksi Bima Sakti a
tau "Milky Way" saja
diperkirakan ada 100-400 milyar bintang.
Sementara menurut Clean Seas, ada 51 trilyun
mikroplastik di lautan dunia.
17
G BIKIN MERINDING
2050 jumlah plastik Ada 6,3 milyar ton sampah
di laut lebih banyak plastik di bumi
dari ikan Walau plastik b
aru ada sejak
Saat ini rasio p
erbandingan
60-70 tahun yang lalu, material
antara plastik dan plankton ini berhasil mendominasi
diperkirakan 1:2. Jika dibiarkan
begitu saja, volume plastik akan kehidupan manusia. Hampir
melebihi ikan pada tahun 2050. untuk setiap kegiatan
Jumlah plastik di laut saat ini
sekitar 150 juta ton, ini seperlima manusia, bisa dipastikan ada
dari bobot total ikan yang ada. barang kebutuhan yang
terbuat dari plastik.
60-90% sampai di laut
mengandung plastik
Setidaknya 8 ju
ta ton plastik
mencemari lautan di dunia setiap
tahun. Ini seperti mengosongkan
truk berisi sampah plastik ke laut
setiap menit.
18
PELUKISBANTU ANAK PESISIR
DARI SAMPAH PLASTIKK A R Y A : N A I L A S Y A F A W U L A N S A R I
EDYKisah inspiratif datang dari sosok pelukis asal Medan bernama Edy
Suranta Ginting. Melalui kepeduliannya terhadap lingkungan, ia
berhasil menyulap sampah menjadi karya seni yang menakjubkan.
SURANTA Edy, sapaan sang pelukis, mengaku sudah
jatuh cinta dengan dunia seni sejak kecil,
terutama dalam hal menggambar. Tidak
Seperti melukis dari bahan cat, Edy menemui kesulitan tersendiri ketika melukis dari
bahan sampah. Menurutnya ada dua hal tersulit ketika melukis dari sampah, yakni saat
melakukan gradasi warna dan menggunting bahannya.
"Sebenarnya semua yang berkaitan dengan melukis itu sulit, tetapi ada sisi lain yang
membuat tingkat kesulitan dari masing-masing bahan itu berbeda." "Kebetulan kalau
dari plastik, untuk menggradasikan warnanya itu yang sulit, karena harus ditimpa
puluhan kali agar dapat warna yang kita suka." "Mengguntingnya itu juga sulit karena
memakan waktu lama," jelas Edy. Ia mengaku bisa menghabiskan waktu selama tiga
minggu untuk menyelesaikan satu lukisan. Sementara, bahan sampah yang ia gunakan
untuk melukis didapatkan dari penggunaan pribadi. Ia pun terkadang memungutnya
dari sampah-sampah yang berserakan di berbagai tempat.
"Saya dapatkan dari mungut sendiri karena banyak
sampah berserakan. Kadang kalau belanja di pasar
dapat plastik dari pedagang juga."
Kalau kita beli sama artinya tidak mengurangi, jadi
dipungut, dan dibersihkan." "Paling tidak, bisa
memanfaatkan sampah pribadi agar tidak dibuang
lagi," ujar Edy. Ia berkisah alasannya melukis dari
sampah, berawal dari hal kecil.
Ia mengaku prihatin melihat banyak orang yang
membuang sampah sembarangan. Untuk itu, ia
menginisiasi bahwa sampah juga bisa diolah
menjadi barang berharga dan bernilai tinggi.
19
"Kenapa saya melukis dari sampah "Saya melukis ini hanya sebatas hobi,
plastik karena bertujuan paling tidak bukan menjadi mata pencaharian
bisa membagikan inspirasi kepada total." "Lukisan yang terjual saya
seluruh masyaraakat Indonesia." gunakan untuk beli buku, beli sepatu,
"Terlebih untuk tidak lagi membuang beli alat tulis untuk anak-anak di daerah
sampah di tempat sembarangan dan terpencil," katanya. Rupanya, Edy juga
bisa memahami manfaat sampah aktif berkegiatan dibidang pendidikan.
dan dampak dari sampah," ujarnya. Terlebih menyangkut pendidikan untuk
anak-anak di daerah pedalaman
Menariknya, Edy mengaku melukis dari Indonesia.
sampah bukan pekerjaan utamanya.
Bahkan, hasil penjualan lukisan yang Selama 20 tahun terakhir, Edy telah
berkisar jutaan rupiah, tidak ia gunakan
untuk keperluan pribadinya. Ia justru berkeliling Indonesia untuk
menyumbangkan untuk anak-anak
yang berada di pedalaman Indonesia. mengingatkan pentingnya menjaga
lingkungan dan meningkatkan kualitas
pendidikan. Ia membuat rumah industri
sebagai wadah untuk memanfaatkan
segala jenis sampah yang kerap
dianggap tidak berharga.
20
KARYA : IHV
21
VAN HAFID
22
Karya : Naila Syafa Wulansari
Sampah, barang yang sudah tak terpakai ini biasanya akan
langsung dibuang terutama kemasan plastik atau kertas
yang sudah tak terpakai. Kalau selama ini kita hanya
membuang begitu saja sampah yang sudah tak digunakan,
beberapa desainer dan para seniman mampu
mengubahnya menjadi gaun yang cantik dan menarik lho!
Sustainable fashion atau mode berkelanjutan merupakan
sebuah praktik yang beretika untuk menjaga lingkungan
dan memiliki misi menyelamatkan bumi dari sampah-
sampah industri yang tidak terurai dan perilaku produsen
tak bertanggung jawab yang menjalankan konsep fast
fashion.
Dalam dunia mode, fast fashion tidak selalu lebih baik.
Dalam keinginan kita untuk selalu mengikuti perkembangan
mode, kita sering lupa seberapa besar pengaruh fast
fashion terhadap lingkungan. Sustainable fashion mengajak
kita untuk sadar akan kebersihan lingkungan untuk
kehidupan yang lebih baik kedepannya. Di tangan para
orang yang kreatif, sampah-sampah yang
sudah tak berguna tersebut dapat diubah
menjadi kreasi desain pakaian yang unik dan
tak ada duanya.
Alih-alih menciptakan karya dari bahan baku
mentah, beberapa fashion brand di
Indonesia yaitu Brand Fbudi, Kana Goods,
Kres Kros, Pijak Bumi dan seniman Ika
Vantiani yang berkolaborasi dengan
Danone-AQUA memanfaatkan barang-
barang yang sudah ada. Mereka
menciptakan karya baru dari sisa sisa kain
hingga daur ulang botol plastik air minum.
23
Dari hal tersebut, mereka ingin memperlihatkan kepada
khalayak ramai bahwa kita dapat memilih untuk
melakukan kebaikan dengan memilih produk dan jasa
yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga
memberdayakan mereka yang terlibat dalam proses
produksi barang dan jasa tersebut.
Tak hanya itu, masyarakat dan anak muda Indonesia
juga memiliki semangat dalam menyebarkan kebaikan
dengan meningkatkan kepedulian terhadap isu
keberlanjutan dan bijak pada lingkungan sekitar.
Berbagai daerah di Indonesia mengadakan gerakan dan
ajang untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu
sampah dan mengajak publik untuk menjadi bagian dari
solusi sampah tersebut.
Peragaan busana
Sustainable fashion di
Malang
Peragaan busana
Sustainable fashion di
Banyuwangi
24
MOVIE Dr. Stone
TIME!
Mengkisahkan cerita seorang jenius
Karya : Kemal Riviriazka Narda sains bernama Senku Ishigami yang
mempelajari sains sejak ia
beranjak masuk Sekolah Dasar.
Ayahnya adalah seorang astronot
yang pantang menyerah, ia rela
menjual mobil demi memberikan
peralatan belajar sains demi
anaknya itu. Saat sudah beranjak
menjadi siswa SMA, Senkuu menjadi
ketua klub penelitian di sekolahnya
dan menjadi orang yang jenius di
sekolahnya.
Sampai suatu hari muncullah cahaya hijau dari langit yang menyebabkan
semua orang di dunia menjadi batu. Senkuu harus menjaga kesadarannya
saat menjadi batu dengan menghitung jumlah detik selama ribuan tahun.
Hingga setelah 3800 tahun ia bangun menjadi manusia kembali dengan
keajaiban cairan yang terbuat dari amoniak dan asam nitrat yang merubah
batu menjadi manusia lagi.
25
bahkan membuat rumah, serta alat
penelitiannya sendiri mengandalkan
akalnya yang seorang jenius sains dan
bahan seadanya dari alam.
DR. STONE 2017 Menariknya, Senkuu juga mempelajari
sains untuk peradaban manusia agar
Penulis: Riichiro Inagaki menjadi lebih maju. Senkuu pernah
Tahun rilis : sejak Maret 2017 bereksperimen dan mendaur ulang
Penerbit: Shueisha plastik tutup botol menjadi bensin
dengan kejeniusannya. Ia juga pernah
Sampai suatu hari muncullah mendaur ulang botol kaca menjadi
cahaya hijau dari langit yang piringan musik dengan mengandalkan
menyebabkan semua orang di dunia getaran suara dan jarum besi yang
menjadi batu. Senkuu harus menghantarkan gelombang suara itu.
menjaga kesadarannya saat Menarik bukan???
menjadi batu dengan menghitung
jumlah detik selama ribuan tahun. Kisah Senkuu dapat kamu lihat
Hingga setelah 3800 tahun ia selanjutnya dalam anime Dr.Stone.
bangun menjadi manusia kembali Tapi yang ingin kami garis bawahi
dengan keajaiban cairan yang adalah Senkuu yang seorang jenius
terbuat dari amoniak dan asam sains saja sangat peduli dengan
nitrat yang merubah batu menjadi lingkungan, walau ia bercita-cita
manusia lagi. memajukan peradaban manusia, namun
ia tidak menghalalkan segala cara dan
merusak lingkungan, ia tetap
mengedepankan prinsip menjaga
lingkungan dan tetap melakukan
penelitian demi tujuannya itu dengan
cara yang tidak merusak lingkungan
dan bahkan mendaur ulang serta
memanfaatkan barang bekas.
Setelah kembali menjadi manusia,
peradaban manusia setelah 3800
tahun kembali menjadi peradaban
primitif, namun Senkuu yang
seorang jenius sains dapat
beradaptasi dan bertahan hidup
26
MUDA - MUDA
BERKARYA
START UP YANG BERFOKUS PADA BIDANG SOSIAL & LINGKUNGAN
27 KARYA : IHVAN HAVID
Sejauh ini mereka mengolah sekitar empat
ton sampah, dan jumlah ini akan terus
bertambah. Salah satu konsumen, Andi
Subagio mengaku ia menggunakan bata
daur ulang ini untuk membangun jalan
setapak di restorannya. "Batu bata ini tidak
serapuh batu bata biasa karena ada plastik
di dalamnya,” kata Andi sambil
menambahkan "Dan harganya juga tidak
jauh beda.”
Ovy Sabrina dan Novita Tan menggagas Ide untuk menggagas Rebricks tebersit
setelah Indonesia menjadi sorotan media
Rebricks karena resah dengan karena tercatat sebagai negara penghasil
limbah laut terbesar kedua di dunia, setelah
menumpuknya sampah plastik yang Cina. Indonesia telah berkomitmen untuk
mengurangi limbah plastik laut sekitar 70
mencemari laut Indonesia. Dua orang yang persen selama empat tahun ke depan.
Beberapa kota di Indonesia telah melarang
bersahabat ini pun menawarkan solusi penggunaan plastik sekali pakai, namun
tempat daur ulang sampah masih sangat
dengan cara mengubah kantong kresek dan langka.
kemasan sampo menjadi paving block. Perhatian terhadap masalah sampah
mencapai puncaknya tahun 2018 lalu
Mereka memulai usaha tersebut sekitar pada setelah sampah plastik seberat enam
kilogram ditemukan di dalam perut seekor
tahun 2019, dengan mendatangi warung- paus sperma yang mati terdampar di
perairan Pulau Kapota, Taman Nasional di
warung makanan di Jakarta untuk berburu Sulawesi Tenggara.
sampah kemasan dari kopi instan, bungkus
mi instan, dan kantong kresek bekas.
Berkat sosial media, aksi mereka mendapat
perhatian, dan sekarang mereka mendapat
kiriman sampah kemasan dari para donor di
seluruh Indonesia. Setiap hari mereka
menerima kiriman sampah tanpa henti dan
memenuhi pabrik kecil Rebricks di Jakarta.
"Ini memperlihatkan bahwa Indonesia Perbedaan antara paving block biasa dengan
sebenarnya punya kesadaran tinggi bata yang berasal dari daur ulang plastik
untuk mendaur ulang sampah plastik,
tapi mereka tidak tahu di mana
melakukannya,” ungkap Ovy Sabrina. Dua
pengusaha perempuan ini mengaku
metode pembuatan dengan kresek dan
kemasan sampo menjadi paving block ini
sebenarnya adalah untuk mengalih
fungsikan limbah yang seharusnya
berakhir di tempat pembuangan sampah
atau lautan.
28
All Video Picture MAPS
https://www.puisibijak.com/2018/09/kumpulan-puisi-tentang-sampah-
yang.html?m=1#toc_3
https://www.republika.co.id/berita/q04c18328/mode-berkelanjutan-di-
panggung-jfw
https://nationalgeographic.grid.id/read/131605210/hewan-laut-mengira-
sampah-plastik-sebagai-makanan-mengapa?page=all
https://www.kemenkopmk.go.id/soroti-penanganan-limbah-medis-
yang-meningkat-selama-covid-19
https://arahenvironmental.com/7-tips-untuk-memulai-kebiasaan-daur-
ulang-sampah-sendiri/
https://cerdasbelanja.grid.id/amp/522675171/apa-itu-plasticpay-ubah-
sampah-botol-plastik-jadi-uang-belanja?page=all
https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-1013558670/apa-
manfaat-botol-bekas-kunci-jawaban-tema-5-kelas-2-sd-halaman-171-
172-174-175-176-177-178?page=4
29
Kemal
Riviriazka
Narda
Ketua Redaksi Ihvan
Hafid Wakil Redaksi
Nana
Aisheila
Widiyani
Sekretaris Redaksi Naila
Syafa
Wulansari Editor / Designer
Fadya
Brilianti
Editor Bahasa Muhammad Redaktur
Ridwan
30
Maulana