PEMBELAJARAN MODUL BAHASA INDONESIA Disusun oleh: RACHMAWATI OCTAVIA K.D Universitas Muhammadiyah Surakarta KELAS III
TUJUAN DAN PENGANTAR MODUL Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah saya panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah swt yang senantiasa melimpahkan segala rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan modul ini. Teknik penyajian yang diangkat dilakukan secara terpadu tanpa pemilihan berdasarkan jenjang pendidikan. Cara ini diharapkan bisa meminimalisir terjadinya pengulangan topik berdasarkan jenjang pendidikan. Pembahasan modul ini dimulai dengan menjelaskan tujuan yang akan dicapai. Pembahasan yang akan disampaikan pun disertai dengan soal-soal yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat ketercapaian dan ketuntasan. Penyusun menyadari bahwa di dalam pembuatan modul masih banyak kekurangan, untuk itu penyusun sangat membuka saran dan kritik yang sifatnya membangun. Mudah-mudahan modul ini memberikan manfaat. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Surakarta, 27 Oktober 2023 Penulis I
UCAPAN TERIMA KASIH Alhamdulillah, puji bagi Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan modul ini dapat di selesaikan tepat waktu. Banyak hambatan yang meningkatkan kesulitan dalam penyusunan modul Pendidikan Bahasa Indonesia ini, namun berkat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak sehingga kesulitan-kesulitan dalam pembuatan modul ini dapat di atasi, oleh karena itu saya ingin mengucapkan terimakasih kepada: 1. Bapak Agus Susilo, S.Pd., M.Pd. Selaku dosen mata kuliah media TIK yang telah memberi tugas dan pengarahan dalam pembuatan modul ini. 2. Icha Zuliana, Selaku teman yang memberi dukungan serta memberikan ide -ide dalam pembuatan modul ini. 3. Khoirunisa Nur 'Aini, Selaku teman yang memberikan dukungan serta memberikan ide-ide dalam penyusunan modul ini. 4. Ela Nadya Amaliah Husna, Selaku teman yang memberikan dukungan serta memberikan ide-ide dalam penyusunan modul ini. 5. Orang tua dan keluarga yang telah member support sehingga penyusun dapat menyelesaikan modul ini tepat waktu. 2
DAFTAR ISI 3 PENGANTAR DAN TUJUAN MODUL..................................................1 UCAPAN TERIMA KASIH.....................................................................2 KOMPETENSI DASAR..........................................................................4 Indikator............................................................................................4 Tujuan Pembelajaran.......................................................................4 PENGERTIAN MEMBACA....................................................................5 PENGERTIAN MEMBACA DALAM HATI DAN LATIHAN I.................6 SOAL LATIHAN I...................................................................................8 PENGERTIAN MEMBACA NYARING DAN LATIHAN II......................9 SOAL LATIHAN II................................................................................12 PENGERTIAN MEMBACA DIALOG DAN SOAL LATIHAN III...........13 SOAL LATIHAN III...............................................................................15 GLOSARIUM........................................................................................16 DAFTAR PUSTAKA.............................................................................17 BIODATA PENULIS ............................................................................18
KOMPETENSI DASAR: 4 INDIKATOR 1.Ketepatan menyuarakan tulisan atau pelafalan 2.Intonasi 3.Kelancaran 4.Kejelasan suara 5.Pemahaman kata/makna kata TUJUAN PEMBELAJARAN Mengidentifikasi kemampuan membaca peserta didik dengan baik dan benar memiliki beberapa tujuan, antara lain: Memahami pesan lisan dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. Instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. 1. Menunjukkan sikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca dan dipirsa. 2. Membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. 3.
PENGERTIAN MEMBACA 5 Membaca merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan dan proses memahami isi teks dengan bersuara atau dalam hati. Membaca adalah mengungkapkan suatu imajinasi terhadap suatu pembaca yang disukai khalayak ramai dan juga dimengerti oleh seseorang yang dicintai. Apa itu membaca? Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati; Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras di depan umum. Kegiatan membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan seksama yang dilakukan untuk mengerti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis.
MEMBACA dalam hatI dan latIHAN I 6 Membaca Dalam Hati adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan tanpa menyuarakan isi bacaan yang dibacanya. Membaca tanpa bersuara, tanpa bibir bergerak, tanpa ada desis apa pun. Membaca tanpa ada gerakan-gerakan kepala. Membaca lebih cepat dibandingkan dengan membaca nyaring. Tanpa menggunakan jari atau alat lain sebagai penunjuk. Secara garis besar, membaca dalam hati dapat dibedakan menjadi dua, yaitu membaca ekstensif dan membaca intensif. Membaca Ekstensif adalah membaca secara luas. Objeknya meliputi sebanyak mungkin teks dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Membaca Intensif atau intensive reading adalah membaca dengan penuh penghayatan untuk menyerap apa yang seharusnya kita kuasai.
7 Suatu hari, ada dua ekor domba menyeberang dalam waktu bersamaa. "Hei, domba Barat. Biar aku duluan yang menyeberang!" seru domba dari Pulau Timur. "Enak saja! Aku duluan yang menyeberang!" tolak domba dari Pulau Barat. Mereka terus berjalan meniti jembatan. Karena tak ada yang mau mengalah, mereka bertemu di tengah-tengah jembatan. Mereka pun saling dorong dan beradu tanduk. Akhirnya, mereka jatuh terpeleset ke dalam sungai dan hanyut terbawa arus sungai. Ada sebuah jembatan kecil yang menghubungkan dua buah pulau. Pulau Barat dan Pulau Timur. Jembatan itu hanya bisa dilalui oleh seekor hewan. Jadi jika ada dua hewan yang menyeberang bersamaan dari arah berbeda harus ada yang menunggu dulu, sampai salah satu hewan menyeberang ke ujung jembatan. Domba Barat dan Domba TIMUR yang TIdak Mau SaLIng Mengalah Bacalah bacaan beRIKUT DALAM HATI
latIHAN SOAL I 8 1.Apa judul dari bacaan diatas? Apa yang dilakukan domba Barat dan domba Timur ketika bertemu di tengah jembatan? 2. 3.Apa hikmah yang bisa diambil dari cerita tersebut? A. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! B. Sampaikan isi cerita dari cerita Domba Barat dan Domba Timur yang Tidak Mau Saling Mengalah dengan kata-katamu sendiri!
MEMBACA NYARING DAN LATIHAN SOAL II 9 Membaca nyaring harus jelas dan enak didengar. Oleh karena itu harus menggunakan lafal dan intonasi yang tepat. Lafal adalah cara mengungkapkan hurus Intonasi adalah nada suara atau nada bicara Bacalah bacaan berikut dengan suara nyaring malin kundang anak yang durhaka Malin tinggal bersama ibundanya, Mande Rubayah. Sang ayah telah lama pergi meninggalkan ibu dan anak semata wayangnya itu. Malin tumbuh menjadi anak yang cerdas dan pemberani, tapi sedikit nakal. Mereka hidup serba kekurangan. Hingga suatu ketika saat Malin beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari peruntungan di negeri seberang. Dengan harapan nantinya saat kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi saudagar kaya raya. Dahulu di sebuah dusun nelayan, tepatnya di Sumatra Barat, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang.
Malin tertarik dengan ajakan seorang nahkoda kapal dagang yang dulunya miskin sekarang sudah menjadi seorang yang kaya raya. Tekadnya semakin kuat, Malin meminta izin kepada ibundanya. Mande Rubayah sempat tidak setuju dengan keinginan anaknya, tetapi karena Malin terus mendesak akhirnya ia mengizinkan. "Anakku, jika engkau sudah berhasil dan menjadi orang yang berkecukupan, jangan lupa dengan ibumu dan kampung halamanmu ini, Nak," pesan dari ibunya. Ternyata keberadaan Malin di kapal itu sangat disukai. Selain karena ia sangat rajin dan selalu siap menolong, ia juga seorang pekerja keras. Beberapa tahun berlalu, kini Malin telah menjadi seorang nahkoda yang mengepalai banyak kapal dagang. Ia pun berhasil memperistri salah seorang putri raja yang cantik jelita. Kabar kesuksesannya sampai kepada ibunda Malin. Setiap hari Mande Rubayah menyempatkan diri pergi ke dermaga berharap bisa bertemu putranya, Malin. 10 Suatu ketika, sampailah kapal mereka di kampung tempat Malin dulu dibesarkan. Malin Kundang pun turun dari kapal. Kemudian disambut oleh ibundanya. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar," katanya sambil memeluk Malin.
11 Malin kundang justru malah segera melepaskan pelukan tersebut dan mendorong ibunya hingga terjatuh. “Wanita tidak tahu diri, sembarangan saja mengaku menjadi ibuku,” Kata Malin kepada ibunya. Malim berpura-pura tidak mengenal ibunya, karena malin malu melihat ibunya yang sudah tua dan memakai baju compangcamping. “Wanita tua itu ibumu?”, Tanya istri malin. “Tidak, ia hanya seorang pengemis yang mengaku sebagai ibuku agar mendapat harta dariku,” Sahut malin. Melihat tingkah malin yang congkak di depan istrinya, Mande Rubayah sangat sakit hati. Ia melihat kapal anaknya yang bertolak dari pantai, sambil berdoa agar Tuhan menghukum anaknya. Badai besar kemudia menerjang kapal Malin sampai seluruh isinya hancur berhamburan. Ternyata serpihan kapal Malin berubah menjadi batu karang, termasuk sosok Malin Kundang yang sedang bersimpuh.
12 latIHAN II A. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! 1.Apa judul dari bacaan diatas? Apa yang dilakukan Malin Kundang kepada ibunya ketika kembali ke kampung halamannya? 2. 3.Watak tokoh Malin dalam cerita Malin Kundang adalah? Apa yang terjadi ketika Mande Rubayah sakit hati terhadap Malin Kundang? 4. 5.Hikmat yang dapat diambil dari cerita Malin Kundang adalah? B. Ceritakan kembali isi cerita dari cerita Malin Kundang dengan kata-katamu sendiri! ceritakan dengan lantang di depan kelas
13 membaca dIalog DAN LATIHAN SOAL III Membaca dialog adalah kegiatan memahami atau menafsirkan percakapan antara dua atau lebih orang dalam bentuk tertulis. Hal ini melibatkan kemampuan untuk mengenali bagaimana karakterkarakter berbicara, menangkap nuansa emosional, dan memahami konteks percakapan. Melibatkan lebih dari 1 orang, tidak dilakukan sendiri tetapi ada beberapa pelaku yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung. Ada tanya jawab di antara pihak-pihak yang terlibat dalam dialog. Dialog bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Membahas suatu topik. Saling mengerti atau berbicara dalam bahasa yang sama. Saling mendengarkan. Bacalah bacaan dIalog berIkut Ira: “Hai! Apa kabar?” Tia: “Hai juga! Kabarku baik. Bagaimana denganmu?” Ira “Baik juga. Tapi, cuaca hari ini agak aneh ya?” Tia: “Iya, benar. Sejak tadi pagi udaranya terasa agak berbeda. Apa yang kamu rasakan?” Ira: “Aku merasa udaranya lebih dingin dari biasanya. Sepertinya musim dingin mulai datang.”
14 Tia: “Oh ya, memang benar. Aku suka musim dingin, tapi terkadang cuacanya bisa terlalu dingin, tahu?” Ira: “Iya, aku juga suka musim dingin, tapi harus lebih banyak pakai baju hangat. Bagaimana menurutmu, apakah ini pertanda musim dingin yang lebih panjang?” Tia: “Hmm, bisa jadi. Tapi, tadi aku lihat ramalan cuaca, katanya minggu depan akan ada sedikit pemanasan lagi.” Ira: “Oh, begitu ya? Semoga saja. Aku agak lelah dengan cuaca yang terlalu dingin.” Tia: “Sama, terutama saat harus pergi ke sekolah. Jalanan menjadi licin dan sulit untuk bersepeda.” Ira: “Iya, hati-hati ya kalau bersepeda. Oh ya, ada rencana apa untuk akhir pekan ini?” Tia: “Belum terlalu pasti sih. Mungkin akan mencoba berbagai kegiatan dirumah supaya tidak terlalu kedinginan. Kamu?” Ira: “Aku mungkin akan menghabiskan waktu di rumah dengan menonton film dan membuat secangkir teh hangat. Kedengarannya nyaman, bukan?” Tia: “ Kedengaranya seperti sebuah rencana! Minum teh hangat memang enak di musim dingin begini. Semoga cuaca tidak terlalu buruk ya akhir pekan ini.” Ira: “ Amin! Semoga cuaca bersahabat. Semoga akhir pekanmu menyenangkan!” Tia: “Kamu juga! Nikmati akhir pekanmu yang nyaman!”
15 latIHAN III B. Buatlah dialog seperti contoh dialog diatas dengan teman sebangkumu. Bacakan di depan kelas dengan suara yang lantang dan jelas 1.Siapa yang berbicara pada dialog diatas? 2.Apa yang dirasakan Tia dan Ira belakangan ini? 3.Apa yang akan dilakukan Tia pada akhir pekan nanti? 4. Apa tema dari bacaan diatas? A. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
16 glosarIUM Pelafalan : usaha untuk mengucapkan bunyi-bunyi bahasa, baik suku kata, kata, frasa, maupun kalimat. Lafal : cara seseorang atau sekelompok orang dalam suatu masyarakat bahasa mengucapkan bunyi bahasa. Intonasi : lagu kalimat, naik-turun suara, panjang-pendeknya ketika berbicara atau membaca. Media audio : media yang penyampaian pesannya hanya dapat diterima oleh indra pendengaran. Instruksi lisan : petunjuk yang disampaikan secara verbal. Pemirsa : orang yang menonton. Fasih : terang pengucapannya, jelas artinya dan bagus susunannya. Desis : bunyi yang lebih lembut daripada desus (seperti orang meniup atau berbisik). Hikmah : suatu proses panjang yang telah dilalui oleh seseorang. Watak tokoh : sifat yang diciptakan oleh pengarang kepada tokoh dalam cerita. Menafsirkan : proses, cara, perbuatan menafsirkan atau upaya untuk menjelaskan arti sesuatu yang kurang jelas. Emosional : segala suatu yang berhubungan dengan cara menunjukkan perasaan emosi.
17 DAFTAR PUSTAKA Harianto, E. (2020). Keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(1), 1-8. Susanti, R. (2002). Penguasaan kosakata dan kemampuan membaca bahasa inggris. Jurnal pendidikan penabur, 1(1), 87-93. Ichsan, J. R., Suraji, M. A. P., Muslim, F. A. R. R., Miftadiro, W. A., & Agustin, N. A. F. (2021). Media Audio Visual dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. SNHRP, 183-188.
18 BIODATA PENULIS Penulis bernama Rachmawati Octavia Kusuma Dewi. Tempat tanggal lahir Surakarta, 9 Oktober 2004. Penulis merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Penulis menempuh pendidikan di SD Negeri 02 Gaum (2010- 2016), SMP Negeri 2 Jaten (2016-2019), SMA Negeri 2 Karanganyar (2019-2022) dan sekarang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penulis pernah mengikuti organisasi dewa Osis pada tahun 2016-2018 di SMP Negeri 2 Jaten, Mengikuti Paskibra kecamatan Jaten tahun 2019, Mengikuti organisasi Pasukan Inti Pada tahun 2019-2022 di SMA negeri 2 Karanganyar, serta mengikuti UKM Bulu tangkis. Penulis mempunyai hobby mendengarkan musik dan menonton film. Ia merupakan seorang yang riang gembira. Seseorang yang Tidak pernah menampakkan dirinya di depan publik. Penulis adalah orang yang introvet, tetapi bisa juga menjadi orang yang ekstrovet ketika bertemu dengan orang yang sejalan dengannya.
Modul ini adalah panduan yang digunakan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan adanya modul ini diharapkan pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Di dalam modul ini, Anda akan menemukan strategi inovatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, bermakna, dan relevan bagi siswa. Dengan penjelasan yang mendalam, penulis mengajak Anda untuk menjelajahi tentang pemahaman membaca beserta penerapannya dikehidupan sehari-hari. Membaca merupakan memahami seluruh informasi yang tertera dalam teks bacaan untuk mengembangkan intelektual yang dimiliki pembaca. Membaca sendiri merupakan suatu cara untuk mendapatkan informasi dari sesuatu yang ditulis. Diharapkan Anda telah memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya keterampilan membaca dalam memperkaya bahasa Indonesia. Membaca bukan hanya suatu kegiatan, tetapi merupakan jendela untuk menjelajahi dunia pengetahuan dan imajinasi. Teruslah melibatkan diri dalam berbagai bacaan, dari yang ringan hingga yang kompleks, karena setiap bacaan memberikan kontribusi berharga pada peningkatan keterampilan membaca Anda. Selamat belajar, dan semoga perjalanan literasi bahasa Indonesia Anda semakin menginspirasi dan memberikan manfaat bagi pengembangan diri. BAHASA INDONESIA