- 13 -
Definisi : Kemampuan membuat keputusan yang baik secara
tepat waktu dan dengan keyakinan diri setelah
mempertimbangkan prinsip kehati-hatian,
dirumuskan secara sistematis dan seksama
berdasarkan berbagai informasi, alternatif
pemecahan masalah dan konsekuensinya, serta
bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.
Level Deskripsi Indikator Perilaku
1 Mengumpulkan 1.1. Mengumpulkan dan
informasi untuk mempertimbangkan informasi yang
bertindak sesuai dibutuhkan dalam mencari solusi.
kewenangan 1.2. Mengenali situasi/pilihan yang tepat
untuk bertindak sesuai kewenangan.
2 Menganalisis 1.3. Mempertimbangkan kemungkinan
masalah secara solusi yang dapat diterapkan dalam
mendalam pekerjaan rutin berdasarkan kebijakan
dan prosedur yang telah ditentukan.
2.1. Melakukan analisis secara mendalam
terhadap informasi yang tersedia dalam
upaya mencari solusi.
2.2. Mempertimbangkan berbagai alternatif
yang ada sebelum membuat
kesimpulan; keputusan operasional
2.3. Membuat
berdasarkan kesimpulan dari berbagai
sumber informasi sesuai dengan pedoman
yang ada.
3 Membandingkan 3.1. Membandingkan berbagai alternatif
tindakan dan implikasinya,
berbagai alternatif, 3.2. Memilih alternatif solusi yang terbaik,
menyeimbangkan
risiko keberhasilan membuat keputusan operasional mengacu
dalam implementasi pada alternatif solusi terbaik yang
didasarkan pada analisis data yang
sistematis, seksama, mengikuti prinsip
kehati-hatian.
3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan
risiko dan keberhasilan dalam
implementasinya.
4 Menyelesaikan 4.1. Menyusun dan/atau memutuskan konsep
penyelesaian masalah yang melibatkan
masalah yang beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi.
Menghasilkan solusi dari berbagai masalah
mengandung risiko 4.2. yang kompleks, terkait dengan bidang
tinggi, mengantisipasi 4.3. kerjanya yang berdampak pada pihak lain.
dampak keputusan, Membuat keputusan dan mengantisipasi
membuat tindakan
pengamanan; dampak keputusannya serta menyiapkan
tindakan penanganannya (mitigasi risiko)
mitigasi risiko
- 14 -
Level Deskripsi Indikator Perilaku
5 Menghasilkan solusi 5.1. Menghasilkan solusi yang dapat mengatasi
permasalahan jangka panjang.
dan mengambil 5.2. Menghasilkan solusi strategis yang
keputusan untuk berdampak pada tataran
mengatasi instansi/nasional.
permasalahan jangka 5.3. Membuat keputusan atau kebijakan yang
panjang/strategis, berdampak nasional dengan memitigasi
berdampak nasional risiko yang mungkin timbul.
MENTERI
PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN
REFORMASI BIROKRASI
ttd
ASMAN ABNUR
Salinan Sesuai Dengan Aslinya
KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik,
ttd
Herman Suryatman
- 53 -
LAMPIRAN III
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN
APARATUR NEGARA DAN REFORMASI
BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 38 TAHUN 2017
TENTANG
STANDAR KOMPETENSI JABATAN
APARATUR SIPIL NEGARA
KOMPETENSI SOSIAL KULTURAL
No Kompetensi
1 Perekat Bangsa
KAMUS KOMPETENSI SOSIAL KULTURAL
1. PEREKAT BANGSA
Kode Kompetensi : SK.01
Nama Kompetensi : Perekat Bangsa
Definisi : Kemampuan dalam mempromosikan sikap
toleransi, keterbukaan, peka terhadap perbedaan
individu/kelompok masyarakat; mampu menjadi
perpanjangan tangan pemerintah dalam
mempersatukan masyarakat dan membangun
hubungan sosial psikologis dengan masyarakat di
tengah kemajemukan Indonesia sehingga
menciptakan kelekatan yang kuat antara ASN dan
para pemangku kepentingan serta diantara para
pemangku kepentingan itu sendiri; menjaga,
mengembangkan, dan mewujudkan rasa persatuan
dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara Indonesia
Level Deskripsi Indikator Perilaku
1 Peka memahami 1.1. Mampu memahami, menerima, peka
terhadap perbedaan individu/kelompok
dan menerima masyarakat;
1.2. Terbuka, ingin
kemajemukan belajar tentang
perbedaan/kemajemukan masyarakat;
- 54 -
1.3. Mampu bekerja bersama dengan
individu yang berbeda latar belakang
dengan-nya.
2 Aktif 2.1 Menampilkan sikap dan perilaku yang
peduli akan nilai-nilai keberagaman
mengembangkan dan menghargai perbedaan;
sikap saling 2.2 Membangun hubungan baik antar
menghargai, individu dalam organisasi, mitra kerja,
menekankan pemangku kepentingan;
persamaan dan 2.3 Bersikap tenang, mampu
persatuan mengendalikan emosi, kemarahan dan
frustasi dalam menghadapi
pertentangan yang ditimbulkan oleh
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku, jender,
sosial ekonomi, preferensi politik di
lingkungan unit kerjanya.
3 Mempromosikan, 3.1 Mempromosikan sikap menghargai
perbedaan di antara orang-orang yang
mengembangkan mendorong toleransi dan keterbukaan.
sikap toleransi dan 3.2 Melakukan pemetaan sosial di
persatuan masyarakat sehingga dapat
memberikan respon yang sesuai
dengan budaya yang berlaku.
Mengidentifikasi potensi kesalah-
pahaman yang diakibatkan adanya
keragaman budaya yang ada
3.3 Menjadi mediator untuk
menyelesaikan konflik atau
mengurangi dampak negatif dari
konflik atau potensi konflik
4 Mendayagunakan 4.1 Menginisiasi dan merepresentasikan
pemerintah di lingkungan kerja dan
perbedaan secara masyarakat untuk senantiasa menjaga
konstruktif dan persatuan dan kesatuan dalam
kreatif untuk keberagaman dan menerima segala
meningkatkan bentuk perbedaan dalam kehidupan
efektifitas bermasyarakat;
organisasi 4.2 Mampu mendayagunakan perbedaan
latar belakang, agama/kepercayaan,
suku, jender, sosial ekonomi,
preferensi politik untuk mencapai
kelancaran pencapaian tujuan
organisasi.
4.3 Mampu membuat program yang
mengakomodasi perbedaan latar
belakang, agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi, preferensi
politik
5 Wakil pemerintah 5.1 Menjadi wakil pemerintah yang
mampu membangun hubungan sosial
untuk membangun psikologis dengan masyarakat
hubungan sosial sehingga menciptakan kelekatan yang
psikologis kuat antara ASN dan para pemangku
kepentingan serta diantara para
- 55 -
pemangku kepentingan itu sendiri.
5.2 Mampu mengkomunikasikan dampak
risiko yang teridentifikasi dan
merekomendasikan tindakan korektif
berdasarkan pertimbangan perbedaan
latar belakang, agama/kepercayaan,
suku, jender, sosial ekonomi,
preferensi politik untuk membangun
hubungan jangka panjang
5.3 Mampu membuat kebijakan yang
mengakomodasi perbedaan latar
belakang, agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi, preferensi
politik yang berdampak positif secara
nasional
MENTERI
PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
ttd
ASMAN ABNUR
Salinan Sesuai Dengan Aslinya
KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik,
ttd
Herman Suryatman
- 56 -
LAMPIRAN IV
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN
APARATUR NEGARA DAN REFORMASI
BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 38 TAHUN 2017
TENTANG
STANDAR KOMPETENSI JABATAN
APARATUR SIPIL NEGARA
STANDAR KOMPETENSI JABATAN
APARATUR SIPIL NEGARA
I. PENDAHULUAN
1. Setiap tingkatan jabatan dibuat standar kompetensinya sesuai
kebutuhan kompetensi dan diisi berdasarkan kamus kompetensi
sesuai Lampiran II dan Lampiran III Peraturan Menteri ini.
2. Standar kompetensi jabatan aparatur sipil negara disusun sesuai
formulir pada Lampiran IV Peraturan Menteri ini.
3. Pada setiap tingkatan jabatan sudah ditentukan standar minimal
untuk kompetensi manajerial dan standar kompetensi sosial kultural
berdasarkan Lampiran IV Peraturan Menteri ini.
4. Setiap instansi pemerintah dilarang mengganti kategori dan
menurunkan level standar minimal kompetensi manajerial dan
kompetensi sosial kultural pada setiap tingkatan jabatan yang ada
pada Lampiran IV Peraturan Menteri ini.
5. Setiap instansi pemerintah dapat menaikkan level kompetensi pada
setiap tingkatan jabatan apabila diperlukan.
6. Formulir diisi sesuai dengan petunjuk pengisian pada bagian akhir
pada Lampiran IV Peraturan Menteri ini.
II. JABATAN PIMPINAN TINGGI
Jabatan Pimpinan Tinggi berfungsi memimpin dan memotivasi setiap
Pegawai ASN pada Instansi Pemerintah melalui:
a. Kepeloporan dalam bidang:
1) keahlian profesional;
- 57 -
2) analisis dan rekomendasi kebijakan; dan
3) kepemimpinan manajemen.
b. Pengembangan kerja sama dengan instansi lain; dan
c. Keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN dan melaksanakan
kode etik dan kode perilaku ASN.
A. Standar Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Utama
Formulir standar kompetensi jabatan pimpinan tinggi utama adalah
sebagai berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN PIMPINAN TINGGI UTAMA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II. STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 5 Mampu menjadi 5.1. Mempertahankan tingkat standar
1. Integritas role model dalam keadilan dan etika yang tinggi dalam
penerapan standar perkataan dan tindakan sehari-hari
2. Kerjasama keadilan dan etika yang dipatuhi oleh seluruh
di tingkat nasional pemangku kepentingan pada
3. Komunikasi
lingkup instansi yang dipimpinnya.
5.2. Menjadi “role model” / keteladanan
dalam penerapan standar keadilan
dan etika yang tinggi di tingkat
nasional.
5.3. Membuat konsep kebijakan dan
strategi penerapan sikap integritas
dalam pelaksanaan tugas dan
norma-norma yang sejalan dengan
nilai strategis organisasi.
5 Menciptakan 5.1. Menciptakan hubungan kerja yang
situasi kerja sama konstruktif dengan menerapkan
secara konsisten, norma / etos / nilai-nilai kerja yang
baik di dalam baik di dalam dan di luar organisasi;
maupun di luar meningkatkan produktivitas dan
instansi menjadi panutan dalam organisasi;
5.2. Secara konsisten menjaga sinergi
agar pemangku kepentingan dapat
bekerja sama dengan orang di dalam
maupun di luar organisasi;
5.3. Membangun konsensus untuk
menggabungkan sumberdaya dari
berbagai pemangku kepentingan
untuk tujuan bangsa dan negara.
5 Menggagas sistem 5.1. Menghilangkan hambatan
komunikasi, mampu berkomunikasi
komunikasi yang dalam isu-isu nasional yang
terbuka secara
- 58 -
strategis untuk memiliki resiko tinggi, menggalang
hubungan dalam skala strategis di
mencari solusi tingkat nasional;
5.2. Menggunakan saluran komunikasi
dengan tujuan
meningkatkan formal dan non formal guna
kinerja mencapai kesepakatan dengan
tujuan meningkatkan kinerja di
tingkat instansi/nasional;
5.3. Menggagas sistem komunikasi
dengan melibatkan pemangku
kepentingan sejak dini untuk
mencari solusi dengan tujuan
meningkatkan kinerja di tingkat
instansi/nasional
4. Orientasi pada 5 Meningkatkan 5.1. Memastikan kualitas sesuai standar
hasil mutu pencapaian dan keberlanjutan hasil kerja
kerja organisasi organisasi yang memberi kontribusi
5 Pelayanan Publik
pada pencapaian target prioritas
6 Pengembangan nasional;
diri dan orang lain 5.2. Memastikan tersedianya sumber
daya organisasi untuk menjamin
tercapainya target prioritas
instansi/nasional;
5.3. Membuat kebijakan untuk
menerapkan metode kerja yang lebih
efektif-efisien dalam mencapai
tujuan prioritas nasional
5 Mampu 5.1. Mampu menciptakan kebijakan
memastikan kebijakan pelayanan publik yang
kebijakan - menjamin terselenggaranya
kebijakan pelayanan publik yang objektif,
pelayanan publik netral, tidak memihak, tidak
yang menjamin diskriminatif, serta tidak
terselenggaranya terpengaruh kepentingan
pelayanan publik pribadi/kelompok/partai politik;
yang objektif, 5.2. Menginternalisasikan nilai dan
netral, tidak semangat pelayanan publik yang
memihak, tidak mengikuti standar objektif, netral,
diskriminatif, serta tidak memihak, tidak diskriminatif,
tidak terpengaruh transparan, tidak terpengaruh
kepentingan kepentingan pribadi/kelompok
pribadi/kelompok/ kepada setiap individu di lingkungan
partai politik.
instansi/nasional;
5.3. Menjamin terselenggaranya
pelayanan publik yang objektif,
netral, tidak memihak, tidak
diskriminatif, serta tidak
terpengaruh kepentingan
pribadi/kelompok/partai politik
5 Menciptakan 5.1. Menciptakan situasi yang
situasi yang mendorong individu, kelompok, unit
mendorong kerja untuk mengembangkan
organisasi untuk kemampuan belajar secara
mengembangkan berkelanjutan di tingkat instansi;
kemampuan belajar 5.2.Merekomendasikan/memberikan
secara penghargaan bagi upaya
berkelanjutan pengembangan yang berhasil,
dalam rangka memastikan dukungan bagi orang
mendukung lain dalam mengembangkan
pencapaian hasil kemampuan dalam unit kerja di
tingkat instansi;
5.3. Memberikan inspirasi kepada
- 59 -
individu atau kelompok untuk
belajar secara berkelanjutan dalam
penerapan di tingkat instansi.
7. Mengelola 5 Memimpin, 5.1. Membuat kebijakan-kebijakan yang
Perubahan menggalang dan mendorong perubahan yang
menggerakkan berdampak pada pencapaian
8. Pengambilan dukungan sasaran prioritas nasional;
Keputusan pemangku 5.2. Menggalang dan menggerakkan
kepentingan untuk dukungan para pemangku
B Sosial Kultural menjalankan kepentingan untuk
9. Perekat Bangsa perubahan secara mengimplementasikan perubahan
berkelanjutan pada yang telah ditetapkan;
C. Teknis tingkat 5.3. Secara berkelanjutan, mencari cara-
10. ……………*6) instansi/nasional cara baru untuk memberi nilai
11. ……………
12 …………… tambah bagi perubahan yang tengah
13 …………… dijalankan agar memberi manfaat
14 ……………. yang lebih besar bagi para
pemangku kepentingan.
5 Menghasilkan 5.1. Menghasilkan solusi yang dapat
solusi dan mengatasi permasalahan jangka
mengambil panjang.
keputusan untuk 5.2. Menghasilkan solusi strategis yang
mengatasi berdampak pada tataran
permasalahan instansi/nasional.
jangka 5.3. Membuat keputusan atau kebijakan
panjang/strategis, yang berdampak nasional dengan
berdampak memitigasi risiko yang mungkin
nasional timbul
5 Wakil pemerintah 5.1. Menjadi wakil pemerintah yang
untuk membangun mampu membangun hubungan
hubungan sosial sosial psikologis dengan masyarakat
psikologis sehingga menciptakan kelekatan
yang kuat antara ASN dan para
pemangku kepentingan serta
diantara para pemangku
kepentingan itu sendiri.
5.2. Mampu mengkomunikasikan
dampak risiko yang teridentifikasi
dan merekomendasikan tindakan
korektif berdasarkan pertimbangan
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku, jender,
sosial ekonomi, preferensi politik
untuk membangun hubungan
jangka panjang
5.3. Mampu membuat kebijakan yang
mengakomodasi perbedaan latar
belakang, agama/kepercayaan,
suku, jender, sosial ekonomi,
preferensi politik yang berdampak
positif secara nasional
*7 ……………………*8)) .......................................................*9
….
….
….
….
- 60 -
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1. Jenjang …………………………………… *10)
2. Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1. Manajerial ………………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
2. Teknis ………………… *13) …. …. ….
3. Fungsional ………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja ………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat ……………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan ........................................*20).
B. Standar Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya
Formulir standar kompetensi jabatan pimpinan tinggi madya adalah
sebagai berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
............................... *4)
Kode Jabatan :
JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II. STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 5 Mampu 5.1. Mempertahankan tingkat standar
1. Integritas menjadi role keadilan dan etika yang tinggi dalam
model dalam perkataan dan tindakan sehari-hari
2. Kerjasama penerapan yang dipatuhi oleh seluruh
standar pemangku kepentingan pada lingkup
keadilan dan instansi yang dipimpinnya.
etika di tingkat 5.2. Menjadi “role model” /keteladanan
nasional dalam penerapan standar keadilan
dan etika yang tinggi di tingkat
nasional.
5.3. Membuat konsep kebijakan dan
strategi penerapan sikap integritas
dalam pelaksanaan tugas dan
norma-norma yang sejalan dengan
nilai strategis organisasi.
5 Menciptakan 5.1. Menciptakan hubungan kerja yang
situasi kerja konstruktif dengan menerapkan
sama secara
konsisten, norma / etos / nilai-nilai kerja yang
baik di dalam dan di luar organisasi;
baik di dalam meningkatkan produktivitas dan
maupun di menjadi panutan dalam organisasi;
luar instansi
- 61 -
5.2. Secara konsisten menjaga sinergi
agar pemangku kepentingan dapat
bekerja sama dengan orang di dalam
maupun di luar organisasi;
5.3. Membangun konsensus untuk
menggabungkan sumberdaya dari
berbagai pemangku kepentingan
untuk tujuan bangsa dan negara.
3. Komunikasi 5 Menggagas 5.1. Menghilangkan hambatan
komunikasi, mampu berkomunikasi
4. Orientasi pada sistem dalam isu-isu nasional yang memiliki
hasil resiko tinggi, menggalang hubungan
komunikasi dalam skala strategis di tingkat
5 Pelayanan Publik yang terbuka nasional;
secara 5.2. Menggunakan saluran komunikasi
6 Pengembangan diri strategis formal dan non formal guna
dan orang lain untuk mencari mencapai kesepakatan dengan
solusi dengan tujuan meningkatkan kinerja di
tujuan tingkat instansi/nasional;
meningkatkan 5.3. Menggagas sistem komunikasi
kinerja
dengan melibatkan pemangku
kepentingan sejak dini untuk
mencari solusi dengan tujuan
meningkatkan kinerja di tingkat
instansi/nasional
5 Meningkatkan 5.1. Memastikan kualitas sesuai standar
mutu dan keberlanjutan hasil kerja
pencapaian organisasi yang memberi kontribusi
kerja pada pencapaian target prioritas
organisasi nasional;
5.2. Memastikan tersedianya sumber
daya organisasi untuk menjamin
tercapainya target prioritas
instansi/nasional;
5.3. Membuat kebijakan untuk
menerapkan metode kerja yang lebih
efektif-efisien dalam mencapai tujuan
prioritas nasional
5 Mampu 5.1. Mampu menciptakan kebijakan
memastikan kebijakan pelayanan publik yang
kebijakan - menjamin terselenggaranya
kebijakan pelayanan publik yang objektif,
pelayanan netral, tidak memihak, tidak
publik yang diskriminatif, serta tidak terpengaruh
menjamin kepentingan
terselenggaran pribadi/kelompok/partai politik;
ya pelayanan 5.2. Menginternalisasikan nilai dan
publik yang semangat pelayanan publik yang
objektif, mengikuti standar objektif, netral,
netral, tidak tidak memihak, tidak diskriminatif,
memihak, transparan, tidak terpengaruh
tidak kepentingan pribadi/kelompok
diskriminatif, kepada setiap individu di lingkungan
serta tidak
terpengaruh instansi/nasional;
kepentingan 5.3. Menjamin terselenggaranya
pribadi/kelom
pok/partai pelayanan publik yang objektif,
politik. netral, tidak memihak, tidak
diskriminatif, serta tidak terpengaruh
kepentingan
pribadi/kelompok/partai politik
5 Menciptakan 5.1. Menciptakan situasi yang mendorong
situasi yang individu, kelompok, unit kerja untuk
- 62 -
mendorong mengembangkan kemampuan belajar
organisasi secara berkelanjutan di tingkat
untuk
mengembangk instansi;
an 5.2.Merekomendasikan/memberikan
kemampuan
belajar secara penghargaan bagi upaya
berkelanjutan pengembangan yang berhasil,
dalam rangka memastikan dukungan bagi orang
mendukung lain dalam mengembangkan
pencapaian kemampuan dalam unit kerja di
hasil tingkat instansi;
5.3. Memberikan inspirasi kepada
individu atau kelompok untuk
belajar secara berkelanjutan dalam
penerapan di tingkat instansi.
7. Mengelola 5 Memimpin, 5.1. Membuat kebijakan-kebijakan yang
Perubahan menggalang mendorong perubahan yang
dan
8. Pengambilan menggerakkan berdampak pada pencapaian sasaran
Keputusan dukungan prioritas nasional;
pemangku 5.2. Menggalang dan menggerakkan
B Sosial Kultural kepentingan dukungan para pemangku
9. Perekat Bangsa untuk kepentingan untuk
menjalankan mengimplementasikan perubahan
perubahan yang telah ditetapkan;
secara 5.3. Secara berkelanjutan, mencari cara-
berkelanjutan cara baru untuk memberi nilai
pada tingkat tambah bagi perubahan yang tengah
instansi/nasio dijalankan agar memberi manfaat
nal yang lebih besar bagi para pemangku
kepentingan.
5 Menghasilkan 5.1. Menghasilkan solusi yang dapat
solusi dan mengatasi permasalahan jangka
mengambil
keputusan panjang.
untuk 5.2. Menghasilkan solusi strategis yang
mengatasi
permasalahan berdampak pada tataran
jangka instansi/nasional.
panjang/strate 5.3. Membuat keputusan atau kebijakan
gis, yang berdampak nasional dengan
berdampak memitigasi risiko yang mungkin
timbul
nasional
5 Wakil 5.1. Menjadi wakil pemerintah yang
pemerintah mampu membangun hubungan
untuk sosial psikologis dengan masyarakat
membangun sehingga menciptakan kelekatan
hubungan yang kuat antara ASN dan para
sosial pemangku kepentingan serta
psikologis diantara para pemangku kepentingan
itu sendiri.
5.2. Mampu mengkomunikasikan
dampak risiko yang teridentifikasi
dan merekomendasikan tindakan
korektif berdasarkan pertimbangan
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku, jender,
sosial ekonomi, preferensi politik
untuk membangun hubungan jangka
panjang
5.3. Mampu membuat kebijakan yang
mengakomodasi perbedaan latar
belakang, agama/kepercayaan, suku,
- 63 -
C. Teknis jender, sosial ekonomi, preferensi
politik yang berdampak positif secara
10. ……………*6) *7 ……………*8)) nasional
…. .......................................................*9
….
11. …………… ….
….
12 ……………
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial …………………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
2 Teknis …………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional …………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja …………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat ….………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan ........................................*20).
C. Standar Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Formulir standar kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama adalah
sebagai berikut :
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II. STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 4 Mampu 4.1. Menciptakan situasi kerja
1. Integritas menciptakan yang mendorong seluruh
situasi kerja yang pemangku kepentingan
mendorong mematuhi nilai, norma, dan
kepatuhan pada etika organisasi dalam segala
nilai, norma, dan situasi dan kondisi.
etika organisasi 4.2. Mendukung dan menerapkan
prinsip moral dan standar
etika yang tinggi, serta berani
menanggung
- 64 -
konsekuensinya.
4.3. Berani melakukan koreksi
atau mengambil tindakan
atas penyimpangan kode
etik/nilai-nilai yang
dilakukan oleh orang lain,
pada tataran lingkup kerja
setingkat instansi meskipun
ada resiko.
2. Kerjasama 4 Membangun 4.1. Membangun sinergi antar
3. Komunikasi komitmen tim, unit kerja di lingkup instansi
4. Orientasi pada hasil sinergi yang dipimpin;
5 Pelayanan Publik
4.2. Memfasilitasi kepentingan
yang berbeda dari unit kerja
lain sehingga tercipta sinergi
dalam rangka pencapaian
target kerja organisasi;
4.3. Mengembangkan sistem yang
menghargai kerja sama antar
unit, memberikan dukungan
/ semangat untuk
memastikan tercapainya
sinergi dalam rangka
pencapaian target kerja
organisasi.
4 Mampu 4.1. Mengintegrasikan informasi-
mengemukakan informasi penting hasil
pemikiran diskusi dengan pihak lain
multidimensi untuk mendapatkan
secara lisan dan pemahaman yang sama;
tertulis untuk Berbagi informasi dengan
mendorong pemangku kepentingan untuk
kesepakatan tujuan meningkatkan kinerja
dengan tujuan secara keseluruhan;
meningkatkan 4.2. Menuangkan
kinerja secara pemikiran/konsep yang
keseluruhan multidimensi dalam bentuk
tulisan formal;
4.3. Menyampaikan informasi
secara persuasif untuk
mendorong pemangku
kepentingan sepakat pada
langkah-langkah bersama
dengan tujuan meningkatkan
kinerja secara keseluruhan.
4 Mendorong unit 4.1. Mendorong unit kerja di
kerja mencapai tingkat instansi untuk
target yang mencapai kinerja yang
ditetapkan atau melebihi target yang
melebihi hasil ditetapkan;
kerja sebelumnya 4.2. Memantau dan mengevaluasi
hasil kerja unitnya agar
selaras dengan sasaran
strategis instansi;
4.3. Mendorong pemanfaatan
sumber daya bersama antar
unit kerja dalam rangka
meningkatkan efektifitas dan
efisiensi pencaian target
organisasi
4 Mampu 4.1. Memahami dan memberi
memonitor, perhatian kepada isu-isu
- 65 -
mengevaluasi, jangka panjang, kesempatan
memperhitungkan atau kekuatan politik yang
dan mempengaruhi organisasi
mengantisipasi dalam hubungannya dengan
dampak dari isu- dunia luar, memperhitungkan
isu jangka dan mengantisipasi dampak
panjang, terhadap pelaksanaan tugas-
kesempatan, atau tugas pelayanan publik
kekuatan politik secara objektif, transparan,
dalam hal dan professional dalam
pelayanan lingkup organisasi;
kebutuhan 4.2. Menjaga agar kebijakan
pemangku pelayanan publik yang
kepentingan yang diselenggarakan oleh
transparan, instansinya telah selaras
objektif, dan
profesional dengan standar pelayanan
yang objektif, netral, tidak
memihak, tidak diskriminatif,
serta tidak terpengaruh
kepentingan
pribadi/kelompok/partai
politik;
4.3. Menerapkan strategi jangka
panjang yang berfokus pada
pemenuhan kebutuhan
pemangku kepentingan dalam
menyusun kebijakan dengan
mengikuti standar objektif,
netral, tidak memihak, tidak
diskriminatif, transparan,
tidak terpengaruh
kepentingan
pribadi/kelompok
6 Pengembangan diri 4 Menyusun 4.1. Menyusun program
dan orang lain program pengembangan jangka
pengembangan panjang bersama-sama
7. Mengelola Perubahan jangka panjang dengan bawahan, termasuk
dalam rangka didalamnya penetapan
mendorong tujuan, bimbingan,
manajemen penugasan dan pengalaman
pembelajaran lainnya, serta
mengalokasikan waktu untuk
mengikuti pelatihan /
pendidikan / pengembangan
kompetensi dan karir;
4.2. Melaksanakan manajemen
pembelajaran termasuk
evaluasi dan umpan balik
pada tataran organisasi;
4.3. Mengembangkan orang-orang
disekitarnya secara
konsisten, melakukan
kaderisasi untuk posisi-posisi
di unit kerjanya
4 Memimpin 4.1. Mengarahkan unit kerja
perubahan pada untuk lebih siap dalam
unit kerja menghadapi perubahan
termasuk memitigasi risiko
yang mungkin terjadi;
4.2. Memastikan perubahan
sudah diterapkan secara aktif
di lingkup unit kerjanya
- 66 -
8. Pengambilan 4 Menyelesaikan secara berkala;
Keputusan masalah yang 4.3. Memimpin dan memastikan
mengandung
risiko tinggi, penerapan program-program
mengantisipasi perubahan selaras antar unit
dampak kerja
keputusan, 4.1. Menyusun dan/atau
membuat memutuskan konsep
tindakan penyelesaian masalah yang
pengamanan; melibatkan beberapa/seluruh
mitigasi risiko fungsi dalam organisasi.
4.2. Menghasilkan solusi dari
berbagai masalah yang
kompleks, terkait dengan
bidang kerjanya yang
berdampak pada pihak lain.
4.3. Membuat keputusan dan
mengantisipasi dampak
keputusannya serta
menyiapkan tindakan
penanganannya (mitigasi
risiko)
B Sosial Kultural 4 Mendayagunakan 4.1 Menginisiasi dan
9. Perekat Bangsa perbedaan secara merepresentasikan
pemerintah di lingkungan
konstruktif dan kerja dan masyarakat untuk
kreatif untuk senantiasa menjaga persatuan
meningkatkan dan kesatuan dalam
efektifitas keberagaman dan menerima
organisasi segala bentuk perbedaan
dalam kehidupan
C. Teknis bermasyarakat;
4.2 Mampu mendayagunakan
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik untuk
mencapai kelancaran
pencapaian tujuan organisasi.
4.3 Mampu membuat program
yang mengakomodasi
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik
10. ……………*6) *7 ………………*8)) ............................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu
…………………………………… *11)
- 67 -
B. Pelatihan 1 Manajerial ………………… *12) ….*16) ….*17) .*18)
…. ….
2 Teknis ………………… *13) …. …. ….
…. ….
3 Fungsional ………………… *14) ….
C. Pengalaman kerja ………………… *15) ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
III. JABATAN ADMINISTRASI
A. Standar Kompetensi Jabatan Adminstrator
Pejabat dalam jabatan administrator bertanggung jawab memimpin
pelaksanaan seluruh kegiatan pelayanan publik serta administrasi
pemerintahan dan pembangunan.
Formulir standar kompetensi jabatan administrator adalah sebagai
berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN ADMINISTRATOR
I IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 3 Mampu 3.1. Memastikan anggota yang
1. Integritas memastikan, dipimpin bertindak sesuai
menanamkan dengan nilai, norma, dan
2. Kerjasama keyakinan etika organisasi dalam
bersama agar segala situasi dan kondisi.
anggota yang 3.2. Mampu untuk memberi
dipimpin apresiasi dan teguran bagi
bertindak sesuai anggota yang dipimpin agar
nilai, norma, dan bertindak selaras dengan
etika organisasi, nilai, norma, dan etika
dalam lingkup organisasi dalam segala
formal situasi dan kondisi.
3.3. Melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap penerapan
sikap integritas di dalam
unit kerja yang dipimpin.
3 Efektif 3.1. Melihat
membangun tim kekuatan/kelemahan
kerja untuk anggota tim, membentuk tim
peningkatan yang tepat, mengantisipasi
kinerja organisasi kemungkinan hambatan,
dan mencari solusi yang
optimal;
- 68 -
3.2. Mengupayakan dan
mengutamakan
pengambilan keputusan
berdasarkan usulan-usulan
anggota tim/kelompok,
bernegosiasi secara efektif
untuk upaya penyelesaikan
pekerjaan yang menjadi
target kinerja kelompok
dan/atau unit kerja;
3.3. Membangun aliansi dengan
para pemangku kepentingan
dalam rangka mendukung
penyelesaian target kerja
kelompok.
3. Komunikasi 3 Berkomunikasi 3.1. Menyampaikan suatu
secara asertif, informasi yang
4. Orientasi pada hasil terampil
5 Pelayanan Publik berkomunikasi sensitif/rumit dengan cara
lisan/ tertulis penyampaian dan kondisi
untuk yang tepat, sehingga dapat
menyampaikan dipahami dan diterima oleh
informasi yang pihak lain;
sensitif/ rumit/ 3.2 Menyederhanakan topik yang
kompleks rumit dan sensitif sehingga
lebih mudah dipahami dan
diterima orang lain;
3.3. Membuat laporan
tahunan/periodik/naskah/d
okumen/proposal yang
kompleks; Membuat surat
resmi yang sistematis dan
tidak menimbulkan
pemahaman yang berbeda;
membuat proposal yang
rinci dan lengkap;
3 Menetapkan 3.1. Menetapkan target kinerja
target kerja yang unit yang lebih tinggi dari
menantang bagi
unit kerja, target yang ditetapkan
memberi apresiasi organisasi;
dan teguran 3.2. Memberikan apresiasi dan
untuk mendorong teguran untuk mendorong
kinerja pencapaian hasil unit
kerjanya;
3.3. Mengembangkan metode
kerja yang lebih efektif dan
efisien untuk mencapai
target kerja unitnya.
3 Mampu 3.1. Memahami,
memanfaatkan mendeskripsikan pengaruh
kekuatan
kelompok serta dan hubungan/kekuatan
memperbaiki kelompok yang sedang
standar pelayanan berjalan di organisasi
publik di lingkup (aliansi atau persaingan),
unit kerja dan dampaknya terhadap
unit kerja untuk
menjalankan tugas
pemerintahan secara
profesional dan netral, tidak
memihak;
3.2. Menggunakan keterampilan
dan pemahaman lintas
organisasi untuk secara
- 69 -
efektif memfasilitasi
kebutuhan kelompok yang
lebih besar dengan cara-cara
yang mengikuti standar
objektif, transparan,
profesional, sehingga tidak
merugikan para pihak di
lingkup pelayanan publik
unit kerjanya;
3.3. Mengimplementasikan cara-
cara yang efektif untuk
memantau dan
mengevaluasi masalah yang
dihadapi pemangku
kepentingan/masyarakat
serta mengantisipasi
kebutuhan mereka saat
menjalankan tugas
pelayanan publik di unit
kerjanya.
6 Pengembangan diri 3 Memberikan 3.1. Memberikan tugas-tugas
dan orang lain umpan balik, yang menantang pada
membimbing bawahan sebagai media
7. Mengelola Perubahan belajar untuk
8. Pengambilan mengembangkan
kemampuannya;
Keputusan 3.2. Mengamati bawahan dalam
mengerjakan tugasnya dan
memberikan umpan balik
yang objektif dan jujur;
melakukan diskusi dengan
bawahan untuk memberikan
bimbingan dan umpan balik
yang berguna bagi bawahan;
3.3. Mendorong kepercayaan diri
bawahan; memberikan
kepercayaan penuh pada
bawahan untuk
mengerjakan tugas dengan
caranya sendiri; memberi
kesempatan dan membantu
bawahan menemukan
peluang untuk berkembang.
3 Membantu orang 3.1. Membantu orang lain dalam
lain mengikuti melakukan perubahan;
perubahan, 3.2. Menyesuaikan prioritas
mengantisipasi
perubahan secara kerja secara berulang-ulang
tepat jika diperlukan;
3.3. Mengantisipasi perubahan
yang dibutuhkan oleh unit
kerjanya secara tepat.
Memberikan solusi efektif
terhadap masalah yang
ditimbulkan oleh adanya
perubahan.
3 Membandingkan 3.1. Membandingkan berbagai
berbagai alternatif tindakan dan
alternatif, implikasinya,
menyeimbangkan 3.2. Memilih alternatif solusi
risiko yang terbaik, membuat
keberhasilan keputusan operasional
dalam mengacu pada alternatif
- 70 -
implementasi solusi terbaik yang
didasarkan pada analisis
data yang sistematis,
seksama, mengikuti prinsip
kehati-hatian.
3.3. Menyeimbangkan antara
kemungkinan risiko dan
keberhasilan dalam
implementasinya.
B Sosial Kultural 3 Mempromosikan, 3.1. Mempromosikan sikap
9. Perekat Bangsa engembangkan menghargai perbedaan di
sikap toleransi antara orang-orang yang
dan persatuan mendorong toleransi dan
keterbukaan.
3.2. Melakukan pemetaan sosial
di masyarakat sehingga
dapat memberikan respon
yang sesuai dengan budaya
yang berlaku.
Mengidentifikasi potensi
kesalah-pahaman yang
diakibatkan adanya
keragaman budaya yang ada
3.3. Menjadi mediator untuk
menyelesaikan konflik atau
mengurangi dampak negatif
dari konflik atau potensi
konflik
C. Teknis
10. ……………*6) *7 ……………*8)) ...................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ………………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
2 Teknis ………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional ………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja ………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
A. Standar Kompetensi Jabatan Pengawas
Pejabat dalam jabatan pengawas bertanggung jawab mengendalikan
pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pejabat pelaksana.
- 71 -
Formulir standar kompetensi jabatan pengawas adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN PENGAWAS
I.IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II.STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 2 Mampu 2.1. Mengingatkan rekan kerja
1. Integritas mengingatkan, untuk bertindak sesuai dengan
mengajak rekan
2. Kerjasama kerja untuk nilai, norma, dan etika
bertindak sesuai organisasi dalam segala situasi
3. Komunikasi nilai, norma, dan dan kondisi; Mengajak orang
etika organisasi lain untuk bertindak sesuai
etika dan kode etik.
2.2. Menerapkan norma-norma
secara konsisten dalam setiap
situasi, pada unit kerja
terkecil/kelompok kerjanya
2.3. Memberikan informasi yang
dapat dipercaya sesuai dengan
etika organisasi
2 Menumbuhkan 2.1 Membantu orang lain dalam
tim kerja yang menyelesaikan tugas-tugas
partisipatif dan mereka untuk mendukung
efektif sasaran tim;
2.2. Berbagi informasi yang relevan
atau bermanfaat pada anggota
tim; mempertimbangkan
masukan dan keahlian anggota
dalam tim/kelompok kerja
serta bersedia untuk belajar
dari orang lain;
2.3. Membangun komitmen yang
tinggi untuk menyelesaikan
tugas tim.
2 Aktif menjalankan 2.1. Menggunakan gaya komunikasi
komunikasi informal untuk meningkatkan
secara formal dan hubungan profesional;
informal ; 2.2. Mendengarkan pihak lain
Bersedia secara aktif; menangkap dan
mendengarkan menginterpretasikan pesan-
orang lain, pesan dari orang lain, serta
menginterpretasik memberikan respon yang
an pesan dengan sesuai;
respon yang 2.3. Membuat materi presentasi,
sesuai, mampu pidato, draft naskah, laporan
menyusun materi dll sesuai arahan pimpinan
presentasi,
pidato, naskah,
laporan, dll
- 72 -
4. Orientasi pada hasil 2 Berupaya 2.1. Menetapkan dan berupaya
5 Pelayanan Publik meningkatkan mencapai standar kerja
hasil kerja pribadi
6 Pengembangan diri yang lebih tinggi pribadi yang lebih tinggi dari
dan orang lain standar kerja yang ditetapkan
dari standar yang organisasi;
7. Mengelola Perubahan ditetapkan, 2.2. Mencari, mencoba metode
mencari, mencoba 2.3. kerja alternatif untuk
metode alternatif meningkatkan hasil kerjanya;
untuk Memberi contoh kepada
peningkatan orang-orang di unit kerjanya
kinerja untuk mencoba menerapkan
metode kerja yang lebih efektif
yang sudah dilakukannya.
2 Mampu 2.1. Menunjukan sikap yakin dalam
mensupervisi/me mengerjakan tugas-tugas
ngawasi/menyelia
dan menjelaskan pemerintahan/pelayanan
proses publik, mampu menyelia dan
pelaksanaan menjelaskan secara obyektif
tugas tugas bila ada yang mempertanyakan
pemerintahan/pel kebijakan yang diambil;
ayanan publik 2.2.Secara aktif mencari informasi
secara transparan untuk mengenali kebutuhan
pemangku kepentingan agar
dapat menjalankan
pelaksanaan tugas
pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan publik secara
cepat dan tanggap;
2.3. Mampu mengenali dan
memanfaatkan kebiasaan,
tatacara, situasi tertentu
sehingga apa yang
disampaikan menjadi perhatian
pemangku kepentingan dalam
hal penyelesaian tugas-tugas
pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan publik.
2 Meningkatkan 2.1. Meningkatkan kemampuan
kemampuan bawahan dengan memberikan
bawahan dengan
memberikan contoh, instruksi, penjelasan
contoh dan dan petunjuk praktis yang jelas
penjelasan cara kepada bawahan dalam
melaksanakan menyelesaikan suatu
suatu pekerjaan pekerjaan;
2.2. Membantu bawahan untuk
mempelajari proses, program
atau sistem baru;
2.3. Menggunakan metode lain
untuk meyakinkan bahwa
orang lain telah memahami
penjelasan atau pengarahan.
2 Proaktif 2.1. Menyesuaikan cara kerja lama
beradaptasi dengan menerapkan
mengikuti
perubahan metode/proses baru selaras
dengan ketentuan yang berlaku
tanpa arahan orang lain;
2.2. Mengembangkan kemampuan
diri untuk menghadapi
perubahan;
2.3. Cepat dan tanggap dalam
menerima perubahan.
- 73 -
8. Pengambilan 2 Menganalisis 2.1. Melakukan analisis secara
Keputusan masalah secara mendalam terhadap informasi
mendalam yang tersedia dalam upaya
mencari solusi.
2.2. Mempertimbangkan berbagai
alternatif yang ada sebelum
membuat kesimpulan;
2.3. Membuat keputusan
operasional berdasarkan
kesimpulan dari berbagai
sumber informasi sesuai
dengan pedoman yang ada.
B Sosial Kultural 2 Aktif 2.1 Menampilkan sikap dan
9. Perekat Bangsa mengembangkan perilaku yang peduli akan nilai-
nilai keberagaman dan
sikap saling menghargai perbedaan;
menghargai,
menekankan 2.2. Membangun hubungan baik
persamaan dan antar individu dalam
persatuan organisasi, mitra kerja,
pemangku kepentingan;
2.3. Bersikap tenang, mampu
mengendalikan emosi,
kemarahan dan frustasi dalam
menghadapi pertentangan yang
ditimbulkan oleh perbedaan
latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik di lingkungan
unit kerjanya
C. Teknis
10. ……………*6) *7 ……………*8)) ..........................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ……………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
2 Teknis …………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional …………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja …………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
- 74 -
A. Standar Kompetensi Jabatan Pelaksana
Pejabat dalam jabatan pelaksana bertanggung jawab melaksanakan
kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan dan
pembangunan.
Formulir standar kompetensi jabatan pelaksana adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
: ............................... *2)
Kelompok Jabatan : ............................... *3)
Urusan Pemerintah : ............................... *4)
Kode Jabatan
JABATAN PELAKSANA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 1 Mampu 1.1. Bertingkah laku sesuai
1. Integritas bertindak sesuai dengan perkataan; berkata
nilai, norma,
2. Kerjasama etika organisasi sesuai dengan fakta;
dalam kapasitas 1.2. Melaksanakan peraturan,
3. Komunikasi pribadi
kode etik organisasi dalam
4. Orientasi pada hasil lingkungan kerja sehari-hari,
pada tataran individu/pribadi;
1.3. Tidak menjanjikan/
memberikan sesuatu yang
bertentangan dengan aturan
organisasi.
1 Berpartisipasi 1.1. Berpartisipasi sebagai anggota
dalam kelompok tim yang baik, melakukan
kerja tugas/bagiannya, dan
mendukung keputusan tim;
1.2. Mendengarkan dan
menghargai masukan dari
orang lain dan memberikan
usulan-usulan bagi
kepentingan tim;
1.3. Mampu menjalin interaksi
sosial untuk penyelesaian
tugas
1 Menyampaikan 1.1.Menyampaikan informasi
informasi (data), pikiran atau pendapat
dengan jelas, dengan jelas, singkat dan tepat
lengkap, dengan menggunakan
pemahaman cara/media yang sesuai dan
yang sama mengikuti alur yang logis;
1.2.Memastikan pemahaman yang
sama atas instruksi yang
diterima/diberikan
1.3.Mampu melaksanakan
kegiatan surat menyurat
sesuai tata naskah organisasi.
1 Bertanggung 1.1.Menyelesaikan tugas dengan
jawab untuk tuntas; dapat diandalkan;
- 75 -
memenuhi 1.2.Bekerja dengan teliti dan hati-
standar kerja hati guna meminimalkan
kesalahan dengan mengacu
pada standar kualitas (SOP).
1.3.Bersedia menerima masukan,
mengikuti contoh cara bekerja
yang lebih efektif, efisien di
lingkungan kerjanya
5 Pelayanan Publik 1 Menjalankan 1.1 Mampu mengerjakan tugas-
tugas mengikuti tugas dengan mengikuti
6 Pengembangan diri standar standar pelayanan yang
dan orang lain pelayanan. objektif, netral, tidak
7. Mengelola Perubahan memihak, tidak diskriminatif,
8. Pengambilan transparan dan tidak
terpengaruh kepentingan
Keputusan pribadi/kelompok/partai
politik;
1.2. Melayani kebutuhan,
permintaan dan keluhan
pemangku kepentingan;
1.3. Menyelesaikan masalah
dengan tepat tanpa bersikap
membela diri dalam kapasitas
sebagai pelaksana pelayanan
publik.
1 Pengembangan 1.1. Mengidentifikasi kebutuhan
diri pengembangan diri dan
menyeleksi sumber serta
metodologi pembelajaran yang
diperlukan;
1.2. Menunjukkan usaha mandiri
untuk mempelajari
keterampilan atau
kemampuan baru dari
berbagai media pembelajaran;
1.3. Berupaya meningkatkan diri
dengan belajar dari orang-
orang lain yang berwawasan
luas di dalam organisasi.
1 Mengikuti 1.1. Sadar mengenai perubahan
perubahan yang terjadi di organisasi dan
dengan arahan berusaha menyesuaikan diri
dengan perubahan tersebut;
1.2. Mengikuti perubahan secara
terbuka sesuai
petunjuk/pedoman;
1.3. Menyesuaikan cara kerja lama
dengan menerapkan
metode/proses baru dengan
bimbingan orang lain.
1 Mengumpulkan 1.1. Mengumpulkan dan
informasi untuk mempertimbangkan informasi
bertindak sesuai yang dibutuhkan dalam
kewenangan mencari solusi.
1.2. Mengenali situasi/pilihan
yang tepat untuk bertindak
sesuai kewenangan.
1.3. Mempertimbangkan
kemungkinan solusi yang
dapat diterapkan dalam
pekerjaan rutin berdasarkan
- 76 -
kebijakan dan prosedur yang
telah ditentukan.
B Sosial Kultural 1 Peka memahami 1.1. Mampu memahami,
9. Perekat Bangsa dan menerima menerima, peka terhadap
kemajemukan perbedaan individu/kelompok
masyarakat;
1.2. Terbuka, ingin belajar tentang
perbedaan/kemajemukan
masyarakat;
1.3. Mampu bekerja bersama
dengan individu yang berbeda
latar belakang dengan-nya
C. Teknis
10. ……………*6) *7 …………*8)) ......................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1. Jenjang …………………………………… *10)
2. Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1. Manajerial ……………… *12) ….*16) ….*17) *18)
2. Teknis ………………… *13) …. …. ….
3. Fungsional ………………… *14) …. …. ….
C Pengalaman kerja ………………… *15) …. …. ….
D Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
IV. JABATAN FUNGSIONAL
A. Jabatan Fungsional Keahlian
1. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Utama
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional utama adalah
sebagai berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN FUNGSIONAL UTAMA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
- 77 -
II. STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 5 Mampu menjadi 5.1. Mempertahankan tingkat
1. Integritas role model dalam standar keadilan dan etika
penerapan yang tinggi dalam
2. Kerjasama 4 standar keadilan perkataan dan tindakan
dan etika di sehari-hari yang dipatuhi
3. Komunikasi 4 tingkat nasional oleh seluruh pemangku
Membangun kepentingan pada lingkup
komitmen tim, instansi yang dipimpinnya.
sinergi
Mampu 5.2. Menjadi “role model”
mengemukakan /keteladanan dalam
pemikiran penerapan standar keadilan
multidimensi dan etika yang tinggi di
secara lisan dan tingkat nasional.
tertulis untuk
mendorong 5.3. Membuat konsep kebijakan
kesepakatan dan strategi penerapan
dengan tujuan sikap integritas dalam
meningkatkan pelaksanaan tugas dan
kinerja secara norma-norma yang sejalan
keseluruhan dengan nilai strategis
organisasi.
4.1. Membangun sinergi antar
unit kerja di lingkup
instansi yang dipimpin;
4.2. Memfasilitasi kepentingan
yang berbeda dari unit
kerja lain sehingga tercipta
sinergi dalam rangka
pencapaian target kerja
organisasi;
4.3. Mengembangkan sistem
yang menghargai kerja
sama antar unit,
memberikan dukungan /
semangat untuk
memastikan tercapainya
sinergi dalam rangka
pencapaian target kerja
organisasi.
4.1. Mengintegrasikan
informasi-informasi penting
hasil diskusi dengan pihak
lain untuk mendapatkan
pemahaman yang sama;
Berbagi informasi dengan
pemangku kepentingan
untuk tujuan
meningkatkan kinerja
secara keseluruhan;
4.2. Menuangkan
pemikiran/konsep yang
multidimensi dalam bentuk
tulisan formal;
4.3. Menyampaikan informasi
secara persuasif untuk
mendorong pemangku
kepentingan sepakat pada
langkah-langkah bersama
- 78 -
dengan tujuan
meningkatkan kinerja
secara keseluruhan.
4. Orientasi pada hasil 4 Mendorong unit 4.1. Mendorong unit kerja di
5 Pelayanan Publik kerja mencapai tingkat instansi untuk
target yang
6 Pengembangan diri ditetapkan atau mencapai kinerja yang
dan orang lain melebihi target yang
melebihi hasil ditetapkan;
kerja sebelumnya 4.2. Memantau dan
mengevaluasi hasil kerja
unitnya agar selaras
dengan sasaran strategis
instansi;
4.3. Mendorong pemanfaatan
sumber daya bersama
antar unit kerja dalam
rangka meningkatkan
efektifitas dan efisiensi
pencaian target organisasi
4 Mampu 4.1. Memahami dan memberi
memonitor, perhatian kepada isu-isu
mengevaluasi,
memperhitungka jangka panjang,
n dan kesempatan atau kekuatan
mengantisipasi politik yang mempengaruhi
dampak dari isu- organisasi dalam
isu jangka hubungannya dengan dunia
panjang, luar, memperhitungkan dan
kesempatan, mengantisipasi dampak
atau kekuatan terhadap pelaksanaan
politik dalam hal tugas-tugas pelayanan
pelayanan publik secara objektif,
kebutuhan transparan, dan
pemangku professional dalam lingkup
organisasi;
kepentingan yang 4.2. Menjaga agar kebijakan
transparan,
objektif, dan pelayanan publik yang
profesional
diselenggarakan oleh
instansinya telah selaras
dengan standar pelayanan
yang objektif, netral, tidak
memihak, tidak
diskriminatif, serta tidak
terpengaruh kepentingan
pribadi/kelompok/partai
politik;
4.3. Menerapkan strategi jangka
panjang yang berfokus pada
pemenuhan kebutuhan
pemangku kepentingan
dalam menyusun kebijakan
dengan mengikuti standar
objektif, netral, tidak
memihak, tidak
diskriminatif, transparan,
tidak terpengaruh
kepentingan
pribadi/kelompok
4 Menyusun 4.1. Menyusun program
program pengembangan jangka
pengembangan
jangka panjang panjang bersama-sama
dalam rangka dengan bawahan, termasuk
didalamnya penetapan
- 79 -
mendorong tujuan, bimbingan,
manajemen penugasan dan pengalaman
pembelajaran lainnya, serta
mengalokasikan waktu
untuk mengikuti pelatihan
/ pendidikan /
pengembangan kompetensi
dan karir;
4.2. Melaksanakan manajemen
pembelajaran termasuk
evaluasi dan umpan balik
pada tataran organisasi;
4.3. Mengembangkan orang-
orang disekitarnya secara
konsisten, melakukan
kaderisasi untuk posisi-
posisi di unit kerjanya
7. Mengelola Perubahan 4 Memimpin 4.1. Mengarahkan unit kerja
perubahan pada untuk lebih siap dalam
8. Pengambilan unit kerja menghadapi perubahan
Keputusan
termasuk memitigasi risiko
B Sosial Kultural yang mungkin terjadi;
9. Perekat Bangsa 4.2. Memastikan perubahan
sudah diterapkan secara
aktif di lingkup unit
kerjanya secara berkala;
4.3. Memimpin dan memastikan
penerapan program-
program perubahan selaras
antar unit kerja
4 Menyelesaikan 4.1. Menyusun dan/atau
masalah yang memutuskan konsep
mengandung penyelesaian masalah yang
risiko tinggi, melibatkan
mengantisipasi beberapa/seluruh fungsi
dampak dalam organisasi.
keputusan, 4.2. Menghasilkan solusi dari
membuat berbagai masalah yang
tindakan kompleks, terkait dengan
pengamanan; bidang kerjanya yang
mitigasi risiko berdampak pada pihak lain.
4.3. Membuat keputusan dan
mengantisipasi dampak
keputusannya serta
menyiapkan tindakan
penanganannya (mitigasi
risiko)
5 Wakil pemerintah 5.1. Menjadi wakil pemerintah
untuk yang mampu membangun
membangun hubungan sosial psikologis
hubungan sosial dengan masyarakat
psikologis sehingga menciptakan
kelekatan yang kuat antara
ASN dan para pemangku
kepentingan serta diantara
para pemangku
kepentingan itu sendiri.
5.2. Mampu
mengkomunikasikan
- 80 -
C. Teknis dampak risiko yang
teridentifikasi dan
merekomendasikan
tindakan korektif
berdasarkan pertimbangan
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik untuk
membangun hubungan
jangka panjang
5.3. Mampu membuat kebijakan
yang mengakomodasi
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik yang
berdampak positif secara
nasional
10. ……………*6) *7 ………………*8)) .......................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ………………… *12) ….*16) ….*17) .*18)
2 Teknis ………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional ………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja ………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
2. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Madya
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional madya adalah sebagai
berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
- 81 -
JABATAN FUNGSIONAL MADYA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II. STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 4 Mampu 4.1. Menciptakan situasi kerja
1. Integritas yang mendorong seluruh
menciptakan pemangku kepentingan
2. Kerjasama situasi kerja yang mematuhi nilai, norma, dan
3. Komunikasi mendorong etika organisasi dalam
kepatuhan pada segala situasi dan kondisi.
4.2. Mendukung dan
nilai, norma, dan menerapkan prinsip moral
dan standar etika yang
etika organisasi tinggi, serta berani
menanggung
konsekuensinya.
4.3. Berani melakukan koreksi
atau mengambil tindakan
atas penyimpangan kode
etik/nilai-nilai yang
dilakukan oleh orang lain,
pada tataran lingkup kerja
setingkat instansi meskipun
ada resiko.
4 Membangun 4.1. Membangun sinergi antar
komitmen tim, unit kerja di lingkup
sinergi instansi yang dipimpin;
4.2. Memfasilitasi kepentingan
yang berbeda dari unit
kerja lain sehingga tercipta
sinergi dalam rangka
pencapaian target kerja
organisasi;
4.3. Mengembangkan sistem
yang menghargai kerja
sama antar unit,
memberikan dukungan /
semangat untuk
memastikan tercapainya
sinergi dalam rangka
pencapaian target kerja
organisasi.
4 Mampu 4.1. Mengintegrasikan
mengemukakan informasi-informasi penting
pemikiran hasil diskusi dengan pihak
multidimensi lain untuk mendapatkan
secara lisan dan pemahaman yang sama;
tertulis untuk Berbagi informasi dengan
mendorong pemangku kepentingan
kesepakatan untuk tujuan
dengan tujuan meningkatkan kinerja
meningkatkan secara keseluruhan;
kinerja secara 4.2. Menuangkan
keseluruhan pemikiran/konsep yang
multidimensi dalam bentuk
tulisan formal;
- 82 -
4.3. Menyampaikan informasi
secara persuasif untuk
mendorong pemangku
kepentingan sepakat pada
langkah-langkah bersama
dengan tujuan
meningkatkan kinerja
secara keseluruhan.
4. Orientasi pada hasil 4 Mendorong unit 4.1. Mendorong unit kerja di
5 Pelayanan Publik kerja mencapai tingkat instansi untuk
target yang mencapai kinerja yang
ditetapkan atau melebihi target yang
melebihi hasil ditetapkan;
kerja sebelumnya 4.2. Memantau dan
mengevaluasi hasil kerja
unitnya agar selaras
dengan sasaran strategis
instansi;
4.3. Mendorong pemanfaatan
sumber daya bersama
antar unit kerja dalam
rangka meningkatkan
efektifitas dan efisiensi
pencaian target organisasi
4 Mampu 4.1. Memahami dan memberi
memonitor, perhatian kepada isu-isu
mengevaluasi, jangka panjang,
memperhitungka kesempatan atau kekuatan
n dan politik yang mempengaruhi
mengantisipasi organisasi dalam
dampak dari isu- hubungannya dengan dunia
isu jangka luar, memperhitungkan dan
panjang, mengantisipasi dampak
kesempatan, terhadap pelaksanaan
atau kekuatan tugas-tugas pelayanan
politik dalam hal publik secara objektif,
pelayanan transparan, dan
kebutuhan professional dalam lingkup
pemangku organisasi;
kepentingan yang 4.2. Menjaga agar kebijakan
transparan,
objektif, dan pelayanan publik yang
profesional diselenggarakan oleh
instansinya telah selaras
dengan standar pelayanan
yang objektif, netral, tidak
memihak, tidak
diskriminatif, serta tidak
terpengaruh kepentingan
pribadi/kelompok/partai
politik;
4.3. Menerapkan strategi jangka
panjang yang berfokus pada
pemenuhan kebutuhan
pemangku kepentingan
dalam menyusun kebijakan
dengan mengikuti standar
objektif, netral, tidak
memihak, tidak
diskriminatif, transparan,
tidak terpengaruh
kepentingan
pribadi/kelompok
- 83 -
6 Pengembangan diri 4 Menyusun 4.1. Menyusun program
dan orang lain program pengembangan jangka
pengembangan
7. Mengelola Perubahan jangka panjang panjang bersama-sama
dalam rangka dengan bawahan, termasuk
8. Pengambilan mendorong didalamnya penetapan
Keputusan manajemen tujuan, bimbingan,
pembelajaran penugasan dan pengalaman
B Sosial Kultural lainnya, serta
9. Perekat Bangsa mengalokasikan waktu
untuk mengikuti pelatihan
/ pendidikan /
pengembangan kompetensi
dan karir;
4.2. Melaksanakan manajemen
pembelajaran termasuk
evaluasi dan umpan balik
pada tataran organisasi;
4.3. Mengembangkan orang-
orang disekitarnya secara
konsisten, melakukan
kaderisasi untuk posisi-
posisi di unit kerjanya
4 Memimpin 4.1. Mengarahkan unit kerja
perubahan pada untuk lebih siap dalam
unit kerja
menghadapi perubahan
termasuk memitigasi risiko
yang mungkin terjadi;
4.2. Memastikan perubahan
sudah diterapkan secara
aktif di lingkup unit
kerjanya secara berkala;
4.3. Memimpin dan memastikan
penerapan program-
program perubahan selaras
antar unit kerja
4 Menyelesaikan 4.1. Menyusun dan/atau
masalah yang memutuskan konsep
mengandung
risiko tinggi, penyelesaian masalah yang
mengantisipasi melibatkan
dampak beberapa/seluruh fungsi
keputusan, dalam organisasi.
membuat 4.2. Menghasilkan solusi dari
tindakan berbagai masalah yang
pengamanan; kompleks, terkait dengan
mitigasi risiko bidang kerjanya yang
berdampak pada pihak lain.
4.3. Membuat keputusan dan
mengantisipasi dampak
keputusannya serta
menyiapkan tindakan
penanganannya (mitigasi
risiko)
4 Mendayagunakan 4.4 Menginisiasi dan
perbedaan secara merepresentasikan
konstruktif dan pemerintah di lingkungan
kreatif untuk kerja dan masyarakat untuk
meningkatkan senantiasa menjaga
efektifitas persatuan dan kesatuan
organisasi dalam keberagaman dan
menerima segala bentuk
perbedaan dalam kehidupan
- 84 -
C. Teknis bermasyarakat;
4.5 Mampu mendayagunakan
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik untuk
mencapai kelancaran
pencapaian tujuan
organisasi.
4.6 Mampu membuat program
yang mengakomodasi
perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik
10. ……………*6) *7 ………………*8)) .......................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ………………… *12) ….*16) ….*17) .*18)
2 Teknis ………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional ………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja ………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
3. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Muda
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional muda adalah sebagai
berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN FUNGSIONAL MUDA
I IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II STANDAR KOMPETENSI
- 85 -
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial
1. Integritas 3 Mampu 3.1. Memastikan anggota yang
memastikan, dipimpin bertindak sesuai
2. Kerjasama menanamkan dengan nilai, norma, dan
keyakinan etika organisasi dalam
3. Komunikasi bersama agar segala situasi dan kondisi.
anggota yang 3.2. Mampu untuk memberi
dipimpin apresiasi dan teguran bagi
bertindak sesuai anggota yang dipimpin agar
nilai, norma, bertindak selaras dengan
dan etika nilai, norma, dan etika
organisasi, organisasi dalam segala
dalam lingkup situasi dan kondisi.
formal 3.3. Melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap
penerapan sikap integritas
di dalam unit kerja yang
dipimpin.
3 Efektif 3.1. Melihat
membangun tim kekuatan/kelemahan
kerja untuk anggota tim, membentuk
peningkatan tim yang tepat,
kinerja mengantisipasi
organisasi kemungkinan hambatan,
dan mencari solusi yang
optimal;
3.2. Mengupayakan dan
mengutamakan
pengambilan keputusan
berdasarkan usulan-
usulan anggota
tim/kelompok,
bernegosiasi secara efektif
untuk upaya penyelesaikan
pekerjaan yang menjadi
target kinerja kelompok
dan/atau unit kerja;
3.3. Membangun aliansi dengan
para pemangku
kepentingan dalam rangka
mendukung penyelesaian
target kerja kelompok.
3 Berkomunikasi 3.1. Menyampaikan suatu
secara asertif, informasi yang
terampil sensitif/rumit dengan cara
berkomunikasi penyampaian dan kondisi
lisan/ tertulis yang tepat, sehingga dapat
untuk dipahami dan diterima oleh
menyampaikan pihak lain;
informasi yang 3.2 Menyederhanakan topik
sensitif/ rumit/ yang rumit dan sensitif
kompleks sehingga lebih mudah
dipahami dan diterima
orang lain;
- 86 -
3.3. Membuat laporan
tahunan/periodik/naskah/
dokumen/proposal yang
kompleks; Membuat surat
resmi yang sistematis dan
tidak menimbulkan
pemahaman yang berbeda;
membuat proposal yang
rinci dan lengkap;
4. Orientasi pada hasil 3 Menetapkan 3.1. Menetapkan target kinerja
5 Pelayanan Publik target kerja yang unit yang lebih tinggi dari
menantang bagi target yang ditetapkan
unit kerja, organisasi;
memberi 3.2. Memberikan apresiasi dan
apresiasi dan teguran untuk mendorong
teguran untuk pencapaian hasil unit
mendorong kerjanya;
kinerja 3.3. Mengembangkan metode
kerja yang lebih efektif dan
efisien untuk mencapai
target kerja unitnya.
3 Mampu 3.1. Memahami,
memanfaatkan mendeskripsikan pengaruh
kekuatan dan hubungan/kekuatan
kelompok serta kelompok yang sedang
memperbaiki berjalan di organisasi
standar (aliansi atau persaingan),
pelayanan dan dampaknya terhadap
publik di unit kerja untuk
lingkup unit menjalankan tugas
kerja pemerintahan secara
profesional dan netral,
tidak memihak;
3.2. Menggunakan
keterampilan dan
pemahaman lintas
organisasi untuk secara
efektif memfasilitasi
kebutuhan kelompok yang
lebih besar dengan cara-
cara yang mengikuti
standar objektif,
transparan, profesional,
sehingga tidak merugikan
para pihak di lingkup
pelayanan publik unit
kerjanya;
3.3. Mengimplementasikan
cara-cara yang efektif
untuk memantau dan
mengevaluasi masalah
yang dihadapi pemangku
kepentingan/masyarakat
serta mengantisipasi
kebutuhan mereka saat
menjalankan tugas
- 87 -
pelayanan publik di unit
kerjanya.
6 Pengembangan diri 3 Memberikan 3.1. Memberikan tugas-tugas
dan orang lain umpan balik, yang menantang pada
membimbing bawahan sebagai media
7. Mengelola belajar untuk
Perubahan mengembangkan
kemampuannya;
8. Pengambilan 3.2. Mengamati bawahan dalam
Keputusan mengerjakan tugasnya dan
memberikan umpan balik
yang objektif dan jujur;
melakukan diskusi dengan
bawahan untuk
memberikan bimbingan
dan umpan balik yang
berguna bagi bawahan;
3.3. Mendorong kepercayaan
diri bawahan; memberikan
kepercayaan penuh pada
bawahan untuk
mengerjakan tugas dengan
caranya sendiri; memberi
kesempatan dan
membantu bawahan
menemukan peluang
untuk berkembang.
3 Membantu 3.1. Membantu orang lain
orang lain dalam melakukan
mengikuti perubahan;
perubahan, 3.2. Menyesuaikan prioritas
mengantisipasi kerja secara berulang-
perubahan ulang jika diperlukan;
secara tepat 3.3. Mengantisipasi perubahan
yang dibutuhkan oleh unit
kerjanya secara tepat.
Memberikan solusi efektif
terhadap masalah yang
ditimbulkan oleh adanya
perubahan.
3 Membandingkan 3.1. Membandingkan berbagai
berbagai alternatif tindakan dan
alternatif, implikasinya,
menyeimbangka 3.2. Memilih alternatif solusi
n risiko yang terbaik, membuat
keberhasilan keputusan operasional
dalam mengacu pada alternatif
implementasi solusi terbaik yang
didasarkan pada analisis
data yang sistematis,
seksama, mengikuti prinsip
kehati-hatian.
3.3. Menyeimbangkan antara
kemungkinan risiko dan
keberhasilan dalam
implementasinya.
- 88 -
B Sosial Kultural 3 Mempromosikan 3.1. Mempromosikan sikap
9. Perekat Bangsa , engembangkan menghargai perbedaan di
sikap toleransi antara orang-orang yang
dan persatuan mendorong toleransi dan
keterbukaan.
3.2. Melakukan pemetaan
sosial di masyarakat
sehingga dapat
memberikan respon yang
sesuai dengan budaya yang
berlaku. Mengidentifikasi
potensi kesalah-pahaman
yang diakibatkan adanya
keragaman budaya yang
ada
3.3. Menjadi mediator untuk
menyelesaikan konflik atau
mengurangi dampak
negatif dari konflik atau
potensi konflik
C. Teknis
10. ……………*6) *7 ……………*8)) ...................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu
…………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial
2 Teknis ………………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
3 Fungsional
………………… *13) …. …. ….
C. Pengalaman kerja
D. Pangkat ………………… *14) …. …. ….
E. Indikator Kinerja Jabatan
………………… *15) …. …. ….
…………………………………… *19)
.............................................*20).
4. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Pertama
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional pertama adalah sebagai
berikut:
- 89 -
Nama Jabatan : ............................... *1)
: ............................... *2)
Kelompok Jabatan : ............................... *3)
Urusan Pemerintah : ............................... *4)
Kode Jabatan
JABATAN FUNGSIONAL PERTAMA
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II.STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 2 Mampu 2.1. Mengingatkan rekan kerja
1. Integritas mengingatkan, untuk bertindak sesuai
mengajak rekan
2. Kerjasama kerja untuk dengan nilai, norma, dan
bertindak sesuai etika organisasi dalam segala
3. Komunikasi nilai, norma, dan situasi dan kondisi;
etika organisasi Mengajak orang lain untuk
bertindak sesuai etika dan
kode etik.
2.2. Menerapkan norma-norma
secara konsisten dalam
setiap situasi, pada unit kerja
terkecil/kelompok kerjanya
2.3. Memberikan informasi yang
dapat dipercaya sesuai
dengan etika organisasi
2 Menumbuhkan 2.1 Membantu orang lain dalam
tim kerja yang menyelesaikan tugas-tugas
partisipatif dan mereka untuk mendukung
efektif sasaran tim;
2.2. Berbagi informasi yang
relevan atau bermanfaat
pada anggota tim;
mempertimbangkan
masukan dan keahlian
anggota dalam tim/kelompok
kerja serta bersedia untuk
belajar dari orang lain;
2.3. Membangun komitmen yang
tinggi untuk menyelesaikan
tugas tim.
2 Aktif menjalankan 2.1. Menggunakan gaya
komunikasi komunikasi informal untuk
secara formal dan meningkatkan hubungan
informal ; profesional;
Bersedia 2.2. Mendengarkan pihak lain
mendengarkan secara aktif; menangkap dan
orang lain, menginterpretasikan pesan-
menginterpretasik pesan dari orang lain, serta
an pesan dengan memberikan respon yang
respon yang sesuai;
sesuai, mampu 2.3. Membuat materi presentasi,
menyusun materi pidato, draft naskah, laporan
presentasi, dll sesuai arahan pimpinan
pidato, naskah,
laporan, dll
- 90 -
4. Orientasi pada hasil 2 Berupaya 2.1. Menetapkan dan berupaya
5 Pelayanan Publik meningkatkan mencapai standar kerja
hasil kerja pribadi
6 Pengembangan diri yang lebih tinggi pribadi yang lebih tinggi
dan orang lain dari standar kerja yang
dari standar yang ditetapkan organisasi;
7. Mengelola Perubahan ditetapkan, 2.2. Mencari, mencoba metode
mencari, mencoba 2.3. kerja alternatif untuk
metode alternatif meningkatkan hasil
untuk kerjanya;
peningkatan Memberi contoh kepada
kinerja orang-orang di unit
kerjanya untuk mencoba
menerapkan metode kerja
yang lebih efektif yang
sudah dilakukannya.
2 Mampu 2.1. Menunjukan sikap yakin
mensupervisi/me dalam mengerjakan tugas-
ngawasi/menyelia tugas
dan menjelaskan pemerintahan/pelayanan
proses publik, mampu menyelia dan
pelaksanaan menjelaskan secara obyektif
tugas tugas bila ada yang
pemerintahan/pel mempertanyakan kebijakan
ayanan publik yang diambil;
secara transparan 2.2.Secara aktif mencari informasi
untuk mengenali kebutuhan
pemangku kepentingan agar
dapat menjalankan
pelaksanaan tugas
pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan publik secara
cepat dan tanggap;
2.3. Mampu mengenali dan
memanfaatkan kebiasaan,
tatacara, situasi tertentu
sehingga apa yang
disampaikan menjadi
perhatian pemangku
kepentingan dalam hal
penyelesaian tugas-tugas
pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan publik.
2 Meningkatkan 2.1. Meningkatkan kemampuan
kemampuan bawahan dengan
bawahan dengan memberikan contoh,
memberikan instruksi, penjelasan dan
contoh dan petunjuk praktis yang jelas
penjelasan cara kepada bawahan dalam
melaksanakan menyelesaikan suatu
suatu pekerjaan pekerjaan;
2.2. Membantu bawahan untuk
mempelajari proses, program
atau sistem baru;
2.3. Menggunakan metode lain
untuk meyakinkan bahwa
orang lain telah memahami
penjelasan atau pengarahan.
2 Proaktif 2.1. Menyesuaikan cara kerja
beradaptasi lama dengan menerapkan
mengikuti metode/proses baru selaras
perubahan dengan ketentuan yang
berlaku tanpa arahan orang
- 91 -
8. Pengambilan 2 Menganalisis lain;
Keputusan masalah secara 2.2. Mengembangkan
mendalam
kemampuan diri untuk
menghadapi perubahan;
2.3. Cepat dan tanggap dalam
menerima perubahan.
2.1. Melakukan analisis secara
mendalam terhadap
informasi yang tersedia
dalam upaya mencari solusi.
2.2. Mempertimbangkan berbagai
alternatif yang ada sebelum
membuat kesimpulan;
2.3. Membuat keputusan
operasional berdasarkan
kesimpulan dari berbagai
sumber informasi sesuai
dengan pedoman yang ada.
B Sosial Kultural 2 Aktif 2.2 Menampilkan sikap dan
9. Perekat Bangsa mengembangkan perilaku yang peduli akan
nilai-nilai keberagaman dan
sikap saling menghargai perbedaan;
menghargai,
menekankan 2.2. Membangun hubungan baik
persamaan dan antar individu dalam
persatuan organisasi, mitra kerja,
pemangku kepentingan;
2.3. Bersikap tenang, mampu
mengendalikan emosi,
kemarahan dan frustasi
dalam menghadapi
pertentangan yang
ditimbulkan oleh perbedaan
latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik di
lingkungan unit kerjanya
C. Teknis
10. ……………*6) *7 ……………*8)) ..........................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ……………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
2 Teknis …………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional …………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja …………………… *15) …. …. ….
- 92 -
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
A. Jabatan Fungsional Keterampilan
1. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Penyelia
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional penyelia adalah
sebagai berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN FUNGSIONAL PENYELIA
I IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 3 Mampu 3.1. Memastikan anggota yang
1. Integritas memastikan, dipimpin bertindak sesuai
menanamkan dengan nilai, norma, dan
2. Kerjasama keyakinan etika organisasi dalam
bersama agar segala situasi dan kondisi.
anggota yang 3.2. Mampu untuk memberi
dipimpin apresiasi dan teguran bagi
bertindak sesuai anggota yang dipimpin agar
nilai, norma, dan bertindak selaras dengan
etika organisasi, nilai, norma, dan etika
dalam lingkup organisasi dalam segala
formal situasi dan kondisi.
3.3. Melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap penerapan
sikap integritas di dalam
unit kerja yang dipimpin.
3 Efektif 3.1. Melihat
membangun tim kekuatan/kelemahan
kerja untuk anggota tim, membentuk tim
peningkatan yang tepat, mengantisipasi
kinerja organisasi kemungkinan hambatan,
dan mencari solusi yang
optimal;
3.2. Mengupayakan dan
mengutamakan
pengambilan keputusan
berdasarkan usulan-usulan
anggota tim/kelompok,
bernegosiasi secara efektif
untuk upaya penyelesaikan
pekerjaan yang menjadi
target kinerja kelompok
dan/atau unit kerja;
3.3. Membangun aliansi dengan
- 93 -
para pemangku kepentingan
dalam rangka mendukung
penyelesaian target kerja
kelompok.
3. Komunikasi 3 Berkomunikasi 3.1. Menyampaikan suatu
secara asertif, informasi yang
4. Orientasi pada hasil terampil sensitif/rumit dengan cara
5 Pelayanan Publik berkomunikasi penyampaian dan kondisi
lisan/ tertulis yang tepat, sehingga dapat
untuk dipahami dan diterima oleh
menyampaikan pihak lain;
informasi yang 3.2 Menyederhanakan topik yang
sensitif/ rumit/ rumit dan sensitif sehingga
kompleks lebih mudah dipahami dan
diterima orang lain;
3.3. Membuat laporan
tahunan/periodik/naskah/d
okumen/proposal yang
kompleks; Membuat surat
resmi yang sistematis dan
tidak menimbulkan
pemahaman yang berbeda;
membuat proposal yang
rinci dan lengkap;
3 Menetapkan 3.1. Menetapkan target kinerja
target kerja yang unit yang lebih tinggi dari
menantang bagi
unit kerja, target yang ditetapkan
organisasi;
memberi apresiasi 3.2. Memberikan apresiasi dan
dan teguran teguran untuk mendorong
untuk mendorong pencapaian hasil unit
kinerja kerjanya;
3.3. Mengembangkan metode
kerja yang lebih efektif dan
efisien untuk mencapai
target kerja unitnya.
3 Mampu 3.1. Memahami,
memanfaatkan mendeskripsikan pengaruh
kekuatan dan hubungan/kekuatan
kelompok serta kelompok yang sedang
memperbaiki berjalan di organisasi
standar pelayanan (aliansi atau persaingan),
publik di lingkup dan dampaknya terhadap
unit kerja unit kerja untuk
menjalankan tugas
pemerintahan secara
profesional dan netral, tidak
memihak;
3.2. Menggunakan keterampilan
dan pemahaman lintas
organisasi untuk secara
efektif memfasilitasi
kebutuhan kelompok yang
lebih besar dengan cara-cara
yang mengikuti standar
objektif, transparan,
profesional, sehingga tidak
merugikan para pihak di
lingkup pelayanan publik
unit kerjanya;
3.3. Mengimplementasikan cara-
cara yang efektif untuk
- 94 -
memantau dan
mengevaluasi masalah yang
dihadapi pemangku
kepentingan/masyarakat
serta mengantisipasi
kebutuhan mereka saat
menjalankan tugas
pelayanan publik di unit
kerjanya.
6 Pengembangan diri 3 Memberikan 3.1. Memberikan tugas-tugas
dan orang lain umpan balik, yang menantang pada
membimbing bawahan sebagai media
7. Mengelola Perubahan belajar untuk
8. Pengambilan mengembangkan
kemampuannya;
Keputusan 3.2. Mengamati bawahan dalam
B Sosial Kultural mengerjakan tugasnya dan
memberikan umpan balik
yang objektif dan jujur;
melakukan diskusi dengan
bawahan untuk memberikan
bimbingan dan umpan balik
yang berguna bagi bawahan;
3.3. Mendorong kepercayaan diri
bawahan; memberikan
kepercayaan penuh pada
bawahan untuk
mengerjakan tugas dengan
caranya sendiri; memberi
kesempatan dan membantu
bawahan menemukan
peluang untuk berkembang.
3 Membantu orang 3.1. Membantu orang lain dalam
lain mengikuti melakukan perubahan;
perubahan,
mengantisipasi 3.2. Menyesuaikan prioritas
perubahan secara kerja secara berulang-ulang
tepat jika diperlukan;
3.3. Mengantisipasi perubahan
yang dibutuhkan oleh unit
kerjanya secara tepat.
Memberikan solusi efektif
terhadap masalah yang
ditimbulkan oleh adanya
perubahan.
3 Membandingkan 3.1. Membandingkan berbagai
berbagai alternatif tindakan dan
alternatif,
menyeimbangkan implikasinya,
risiko 3.2. Memilih alternatif solusi
keberhasilan
dalam yang terbaik, membuat
implementasi keputusan operasional
mengacu pada alternatif
solusi terbaik yang
didasarkan pada analisis
data yang sistematis,
seksama, mengikuti prinsip
kehati-hatian.
3.3. Menyeimbangkan antara
kemungkinan risiko dan
keberhasilan dalam
implementasinya.
- 95 -
9. Perekat Bangsa 3 Mempromosikan, 3.1. Mempromosikan sikap
engembangkan menghargai perbedaan di
sikap toleransi antara orang-orang yang
dan persatuan mendorong toleransi dan
keterbukaan.
3.2. Melakukan pemetaan sosial
di masyarakat sehingga
dapat memberikan respon
yang sesuai dengan budaya
yang berlaku.
Mengidentifikasi potensi
kesalah-pahaman yang
diakibatkan adanya
keragaman budaya yang ada
3.3. Menjadi mediator untuk
menyelesaikan konflik atau
mengurangi dampak negatif
dari konflik atau potensi
konflik
C. Teknis
10. ……………*6) *7 ……………*8)) ...................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ………………… *12) ….*16) ….*17) ….*18)
2 Teknis ………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional ………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja ………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
2. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Mahir
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional mahir adalah sebagai
berikut:
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
- 96 -
JABATAN FUNGSIONAL MAHIR
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II.STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 2 Mampu 2.1. Mengingatkan rekan kerja
1. Integritas mengingatkan, untuk bertindak sesuai
mengajak rekan
2. Kerjasama kerja untuk dengan nilai, norma, dan
bertindak sesuai etika organisasi dalam segala
3. Komunikasi nilai, norma, dan situasi dan kondisi;
etika organisasi Mengajak orang lain untuk
4. Orientasi pada hasil bertindak sesuai etika dan
kode etik.
2.2. Menerapkan norma-norma
secara konsisten dalam
setiap situasi, pada unit kerja
terkecil/kelompok kerjanya
2.3. Memberikan informasi yang
dapat dipercaya sesuai
dengan etika organisasi
2 Menumbuhkan 2.1 Membantu orang lain dalam
tim kerja yang menyelesaikan tugas-tugas
partisipatif dan mereka untuk mendukung
efektif sasaran tim;
2.2. Berbagi informasi yang
relevan atau bermanfaat
pada anggota tim;
mempertimbangkan
masukan dan keahlian
anggota dalam tim/kelompok
kerja serta bersedia untuk
belajar dari orang lain;
2.3. Membangun komitmen yang
tinggi untuk menyelesaikan
tugas tim.
2 Aktif menjalankan 2.1. Menggunakan gaya
komunikasi komunikasi informal untuk
secara formal dan meningkatkan hubungan
informal ; profesional;
Bersedia 2.2. Mendengarkan pihak lain
mendengarkan secara aktif; menangkap dan
orang lain, menginterpretasikan pesan-
menginterpretasik pesan dari orang lain, serta
an pesan dengan memberikan respon yang
respon yang sesuai;
sesuai, mampu 2.3. Membuat materi presentasi,
menyusun materi pidato, draft naskah, laporan
presentasi, dll sesuai arahan pimpinan
pidato, naskah,
laporan, dll
2 Berupaya 2.1. Menetapkan dan berupaya
meningkatkan mencapai standar kerja
hasil kerja pribadi
yang lebih tinggi pribadi yang lebih tinggi
dari standar kerja yang
dari standar yang ditetapkan organisasi;
ditetapkan, 2.2. Mencari, mencoba metode
mencari, mencoba kerja alternatif untuk
- 97 -
metode alternatif meningkatkan hasil
untuk kerjanya;
peningkatan
kinerja 2.3. Memberi contoh kepada
orang-orang di unit
kerjanya untuk mencoba
menerapkan metode kerja
yang lebih efektif yang
sudah dilakukannya.
5 Pelayanan Publik 2 Mampu 2.1. Menunjukan sikap yakin
mensupervisi/me dalam mengerjakan tugas-
6 Pengembangan diri ngawasi/menyelia
dan orang lain dan menjelaskan tugas
proses pemerintahan/pelayanan
7. Mengelola Perubahan pelaksanaan publik, mampu menyelia dan
tugas tugas menjelaskan secara obyektif
pemerintahan/pel bila ada yang
ayanan publik mempertanyakan kebijakan
secara transparan yang diambil;
2.2.Secara aktif mencari informasi
untuk mengenali kebutuhan
pemangku kepentingan agar
dapat menjalankan
pelaksanaan tugas
pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan publik secara
cepat dan tanggap;
2.3. Mampu mengenali dan
memanfaatkan kebiasaan,
tatacara, situasi tertentu
sehingga apa yang
disampaikan menjadi
perhatian pemangku
kepentingan dalam hal
penyelesaian tugas-tugas
pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan publik.
2 Meningkatkan 2.1. Meningkatkan kemampuan
kemampuan bawahan dengan
bawahan dengan
memberikan memberikan contoh,
contoh dan instruksi, penjelasan dan
penjelasan cara petunjuk praktis yang jelas
melaksanakan kepada bawahan dalam
suatu pekerjaan menyelesaikan suatu
pekerjaan;
2.2. Membantu bawahan untuk
mempelajari proses, program
atau sistem baru;
2.3. Menggunakan metode lain
untuk meyakinkan bahwa
orang lain telah memahami
penjelasan atau pengarahan.
2 Proaktif 2.1. Menyesuaikan cara kerja
beradaptasi lama dengan menerapkan
mengikuti
perubahan metode/proses baru selaras
dengan ketentuan yang
berlaku tanpa arahan orang
lain;
2.2. Mengembangkan
kemampuan diri untuk
menghadapi perubahan;
2.3. Cepat dan tanggap dalam
menerima perubahan.
- 98 -
8. Pengambilan 2 Menganalisis 2.1. Melakukan analisis secara
Keputusan masalah secara mendalam terhadap
mendalam informasi yang tersedia
dalam upaya mencari solusi.
2.2. Mempertimbangkan berbagai
alternatif yang ada sebelum
membuat kesimpulan;
2.3. Membuat keputusan
operasional berdasarkan
kesimpulan dari berbagai
sumber informasi sesuai
dengan pedoman yang ada.
B Sosial Kultural 2 Aktif 2.3 Menampilkan sikap dan
9. Perekat Bangsa mengembangkan perilaku yang peduli akan
nilai-nilai keberagaman dan
sikap saling menghargai perbedaan;
menghargai,
menekankan 2.2. Membangun hubungan baik
persamaan dan antar individu dalam
persatuan organisasi, mitra kerja,
pemangku kepentingan;
2.3. Bersikap tenang, mampu
mengendalikan emosi,
kemarahan dan frustasi
dalam menghadapi
pertentangan yang
ditimbulkan oleh perbedaan
latar belakang,
agama/kepercayaan, suku,
jender, sosial ekonomi,
preferensi politik di
lingkungan unit kerjanya
C. Teknis
10. ……………*6) *7 ……………*8)) ..........................................*9
….
11. …………… ….
….
12 …………… ….
13 ……………
14 …………….
15 .............
III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnya thd jabatan
Mutlak Penting Perlu
A. Pendidikan 1 Jenjang …………………………………… *10)
2 Bidang Ilmu …………………………………… *11)
B. Pelatihan 1 Manajerial ……………….......*12) ….*16) ….*17) ….*18)
2 Teknis …………………… *13) …. …. ….
3 Fungsional …………………… *14) …. …. ….
C. Pengalaman kerja …………………… *15) …. …. ….
D. Pangkat …………………………………… *19)
E. Indikator Kinerja Jabatan .............................................*20).
- 99 -
3. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Terampil
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional terampil adalah sebagai
berikut :
Nama Jabatan : ............................... *1)
Kelompok Jabatan : ............................... *2)
Urusan Pemerintah : ............................... *3)
Kode Jabatan : ............................... *4)
JABATAN FUNGSIONAL TERAMPIL
I. IKHTISAR JABATAN
Ikhtisar Jabatan ……………………………. *5)
…………………………....
II STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial 2 Mampu 2.1. Mengingatkan rekan kerja
1. Integritas mengingatkan, untuk bertindak sesuai
mengajak rekan dengan nilai, norma, dan etika
2. Kerjasama kerja untuk organisasi dalam segala
bertindak sesuai situasi dan kondisi; Mengajak
3. Komunikasi nilai, norma, orang lain untuk bertindak
dan etika sesuai etika dan kode etik.
organisasi 2.2. Menerapkan norma-norma
secara konsisten dalam setiap
situasi, pada unit kerja
terkecil/kelompok kerjanya.
2.3. Memberikan informasi yang
dapat dipercaya sesuai
dengan etika organisasi
2 Menumbuhkan 2.1 Membantu orang lain dalam
tim kerja yang menyelesaikan tugas-tugas
partisipatif dan mereka untuk mendukung
efektif sasaran tim;
2.2. Berbagi informasi yang
relevan atau bermanfaat pada
anggota tim;
mempertimbangkan masukan
dan keahlian anggota dalam
tim/kelompok kerja serta
bersedia untuk belajar dari
orang lain;
2.3. Membangun komitmen yang
tinggi untuk menyelesaikan
tugas tim.
1 Menyampaikan 1.4.Menyampaikan informasi
informasi (data), pikiran atau pendapat
dengan jelas, dengan jelas, singkat dan tepat
lengkap, dengan menggunakan
pemahaman cara/media yang sesuai dan
yang sama mengikuti alur yang logis;
1.5.Memastikan pemahaman yang
sama atas instruksi yang
diterima/diberikan
1.6.Mampu melaksanakan
kegiatan surat menyurat
sesuai tata naskah organisasi.
- 100 -
4. Orientasi pada hasil 1 Bertanggung 1.4.Menyelesaikan tugas dengan
5 Pelayanan Publik jawab untuk tuntas; dapat diandalkan;
memenuhi 1.5.Bekerja dengan teliti dan hati-
6 Pengembangan diri standar kerja hati guna meminimalkan
dan orang lain kesalahan dengan mengacu
pada standar kualitas (SOP).
7. Mengelola Perubahan 1.6.Bersedia menerima masukan,
8. Pengambilan mengikuti contoh cara bekerja
yang lebih efektif, efisien di
Keputusan lingkungan kerjanya
1 Menjalankan 1.1 Mampu mengerjakan tugas-
tugas mengikuti tugas dengan mengikuti
standar standar pelayanan yang
pelayanan. objektif, netral, tidak
memihak, tidak diskriminatif,
transparan dan tidak
terpengaruh kepentingan
pribadi/kelompok/partai
politik;
1.2. Melayani kebutuhan,
permintaan dan keluhan
pemangku kepentingan;
1.3. Menyelesaikan masalah
dengan tepat tanpa bersikap
membela diri dalam kapasitas
sebagai pelaksana pelayanan
publik.
1 Pengembangan 1.1. Mengidentifikasi kebutuhan
diri pengembangan diri dan
menyeleksi sumber serta
metodologi pembelajaran yang
diperlukan;
1.2. Menunjukkan usaha mandiri
untuk mempelajari
keterampilan atau
kemampuan baru dari
berbagai media pembelajaran;
1.3. Berupaya meningkatkan diri
dengan belajar dari orang-
orang lain yang berwawasan
luas di dalam organisasi.
1 Mengikuti 1.1. Sadar mengenai perubahan
perubahan yang terjadi di organisasi dan
dengan arahan berusaha menyesuaikan diri
dengan perubahan tersebut;
1.2. Mengikuti perubahan secara
terbuka sesuai
petunjuk/pedoman;
1.3. Menyesuaikan cara kerja lama
dengan menerapkan
metode/proses baru dengan
bimbingan orang lain.
1 Mengumpulkan 1.1. Mengumpulkan dan
informasi untuk mempertimbangkan informasi
bertindak sesuai yang dibutuhkan dalam
kewenangan mencari solusi.
1.2. Mengenali situasi/pilihan
yang tepat untuk bertindak
sesuai kewenangan.
1.3. Mempertimbangkan
kemungkinan solusi yang
dapat diterapkan dalam